<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pembayarandigital Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pembayarandigital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pembayarandigital/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Dec 2019 09:21:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pembayarandigital Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pembayarandigital/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pasar Raya Padang Siap Terapkan QRIS Sebagai Pembayaran Non Tunai</title>
		<link>https://prokabar.com/pasar-raya-padang-siap-terapkan-qris-sebagai-pembayaran-non-tunai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2019 09:30:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#BankIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#pasarrayapadang]]></category>
		<category><![CDATA[#pembayarandigital]]></category>
		<category><![CDATA[#qris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54359</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Pemerintah Kota Padang menyambut baik penerapan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang diluncurkan Bank Indonesia (BI) dalam rangka mendorong implementasi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasar-raya-padang-siap-terapkan-qris-sebagai-pembayaran-non-tunai/">Pasar Raya Padang Siap Terapkan QRIS Sebagai Pembayaran Non Tunai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Pemerintah Kota Padang menyambut baik penerapan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang diluncurkan Bank Indonesia (BI) dalam rangka mendorong implementasi transaksi non tunai di Pasar Raya Padang. Dimana implementasi QRIS sendiri secara nasional efektif berlaku baru mulai 1 Januari 2020.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa dalam sambutannya pada peresmian implementasi QRIS yang dilangsungkan di pintu masuk Blok III Pasar Raya Padang, Kamis (12/12).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut dirinya menyebut, pengimplementasian QRIS memang sangat tepat dilakukan pada masa ini sebagai respon cepat dalam penggunaan digitalisasi terhadap transaksi non tunai.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Alhamdulillah hari ini kita juga bahagia melihat pengunjung atau pedagang di Pasar Raya Padang sangat antusias terhadap penerapan QRIS tersebut. Kita tadi juga sudah melakukan ujicoba di beberapa toko yang telah menggunakan aplikasi barcode itu. Kita tentu berharap, seluruh pedagang akan mengikutinya dengan menggunakan QRIS ini,&#8221; imbuhnya<span class="Apple-converted-space">  </span>dilansir Prokabar dari Humas Padang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Manfaat dari sisi pengguna adalah fleksibel dalam memilih sumber dana pembayaran. Sementara dari sisi pedagang manfaatnya praktis hanya perlu satu kode QR yang bisa dibaca oleh semua,&#8221; terangnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hendri pun menyampaikan kepada seluruh warga Kota Padang bahwa QRIS bukanlah suatu hal yang menyusahkan. Sebaliknya merupakan jawaban dari tantangan zaman yakni revolusi industri 4.0 dengan menggunakan semua sistem digitalisasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kalau kita semua sudah menggunakan itu maka yakinlah kita bisa memajukan kehidupan kita dan juga bernegara dengan baik. Serta pemerintah tentu akan bisa menilai dan mengambil catatan dari penggunaan QRIS itu dengan cepat. Karena menggunakan sistem digital dan berapa perkembangan transaksi di Kota Padang juga bisa diketahui. Tadi saya mencoba melakukan transaksi dengan menggunakan aplikasi Go Pay dan telah berbelanja kebutuhan pokok di Pasar Raya Padang ini,&#8221; ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seementara itu Kepala BI Perwakilan Sumbar Wahyu Purnama mengungkapkan, alasan pihaknya mengembangkan sistem non tunai karena melihat pembayaran tunai selama ini mahal, tidak efisien dan belum lagi keamanannya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Untuk penerapan QRIS di Kota Padang kita memulai di Pasar Raya Padang sebagai pilot projectnya. Setelah ini akan kita lanjutkan ke pasar-pasar lainnya termasuk ke depan di berbagai kabupaten/kota di Sumbar,&#8221; ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia pun berharap masyarakat secara cepat mengenal, memahami dan melakukan transaksi menggunakan QRIS sebagaimana dilakukan secara cepat dan mudah. Sebagaimana cara penggunaan QRIS cukup mudah dengan memindai barcode menggunakan telepon pintar (hp android) kemudian memasukan PIN dan nominal yang akan dibayarkan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Semoga masyarakat dapat melakukannya secara menyeluruh, karena bisa melalui Go Pay, OVO dan lainnya bisa digunakan untuk QRIS ini. Jadi transaksi dengan cara non tunai tidak susah, namun memiliki manfaat dengan terlaksananya transaksi non tunai yang aman, cepat dan kita sudah menuju ke era pembayaran digital yang maju,&#8221; jelasnya. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasar-raya-padang-siap-terapkan-qris-sebagai-pembayaran-non-tunai/">Pasar Raya Padang Siap Terapkan QRIS Sebagai Pembayaran Non Tunai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Pencapaian Platform Pembayaran OVO Selama 2018</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-pencapaian-platform-pembayaran-ovo-selama-2018/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Dec 2018 13:46:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#nontunai]]></category>
		<category><![CDATA[#OVO]]></category>
		<category><![CDATA[#pembayarandigital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=26907</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — PT Visionet Internasional (PT VI), platform pembayaran dan layanan finansial dari Indonesia yang beroperasi di bawah merek OVO, hadir sebagai fintech terdepan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-pencapaian-platform-pembayaran-ovo-selama-2018/">Ini Pencapaian Platform Pembayaran OVO Selama 2018</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>PT Visionet Internasional (PT VI), <em>platform</em> pembayaran dan layanan finansial dari Indonesia yang beroperasi di bawah merek OVO, hadir sebagai <em>fintech</em> terdepan di Indonesia yang telah mengubah lanskap ritel dan teknologi di tahun 2018. </span></p>
<p><span>Sejak November 2017, basis pengguna OVO telah tumbuh lebih dari 400%, dengan lima transaksi terbesar di sektor transportasi, ritel, dan<em> e-commerce</em>. Kerjasama dengan Grab, penyedia layanan <em>ride hailing </em>terdepan di Asia Tenggara, dan Tokopedia, <em>e-commerce</em> terkemuka di Indonesia, menjadikan OVO sebagai <em>platform</em>pembayaran digital pertama di Indonesia yang diterima di jaringan ritel, warung, <em>e-commerce, </em>hingga jasa <em>online</em> dan <em>on-demand</em>, dengan lebih dari 500,000 gerai <em>offline</em>.</span></p>
<p><span>OVO semakin memperkuat posisinya sebagai<em> platform</em> <em>fintech</em> di Indonesia. Di bulan Oktober dan November 2018, OVO telah mencatatkan pertumbuhan jumlah <em>merchant</em> lebih dari 70%. Tahun ini, OVO juga berfokus untuk mengembangkan QR Code untuk mendukung pemberdayaan  UMKM. Berawal dari 9,000 UMKM yang bekerjasama dengan OVO di bulan Agustus 2018, saat ini pengguna OVO  dapat melakukan pembayaran di hampir 180.000 <em>merchants </em>UMKM di berbagai wilayah di Indonesia dengan QR <em>code</em>.</span></p>
<p><span>“2018 adalah tahun dengan perkembangan eksponensial bagi OVO. Berawal dari <em>pilot project </em>di wilayah Karawaci, di penghujung 2018 ini OVO hadir di 303 kota di Indonesia. Pencapaian ini menegaskan peran OVO sebagai solusi inklusi keuangan, tidak hanya di kota metropolitan, namun di mana saja; di seluruh Indonesia. OVO telah menjangkau Sabang hingga Merauke dengan 77% pengguna OVO  berada di luar Jabodetabek,” ungkap <span>Harianto</span> <span>Gunawan</span><strong>, </strong><span>Director </span><span>OVO</span><strong>.</strong></span></p>
<p><span>Dengan strategi tiga pilar, OVO terus memperluas jaringan dan berintegrasi ke dalam berbagai industri yang paling sering digunakan oleh masyarakat Indonesia: pertama dengan gerai ritel (mal, warung, toko kelontong dan lainnya), kedua melalui layanan <em>online-to-offline (O2O)</em>, serta baru-baru ini melalui kerja sama dengan <em>e-commerce</em>. Strategi ini membuat pengguna semakin mudah menggunakan OVO kapanpun, dimanapun, untuk membayar apapun. </span></p>
<p><span>Mengantisipasi pertumbuhan lebih pesat di 2019, OVO akan terus memperluas kemitraannya dengan merek ternama di dalam lingkup teknologi dan ritel. OVO juga akan memperkuat layanan keuangan untuk menjawab kebutuhan <em>merchants</em> dan pelanggan, hal ini merupakan bagian dari upaya OVO untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan tingkat inklusi keuangan nasional.</span></p>
<p><span>Sementara itu, Albert<b> </b>Lucius<b>, </b>Chief<b> </b>Product<b> </b>Officer OVO</span><span>, menjelaskan, “Kami selalu menjadikan <em>merchants </em>dan pengguna sebagai landasan dari strategi inovasi OVO. Layanan kami memberikan berbagai kemudahan yang tak hanya dirasakan dalam jangka pendek. Tujuan kami adalah mendukung bisnis <em>merchants, </em>khususnya dari sektor UKM untuk mengembangkan bisnis dan mencapai inklusi keuangan yang berkesinambungan.” ujarnya.</span></p>
<p><span>Sepanjang 2018, OVO telah melakukan sejumlah terobosan untuk mendukung pertumbuhan <em>platform</em> pembayarannya seperti </span><span>memperluas tim kepemimpinan dengan merekrut karyawan dari perusahaan seperti Facebook, Visa, Grab, Lippo, Commonwealth Bank, dan MoneyGram. (<b>Rel</b>/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-pencapaian-platform-pembayaran-ovo-selama-2018/">Ini Pencapaian Platform Pembayaran OVO Selama 2018</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/66 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 4/11 queries in 0.013 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 18:32:17 by W3 Total Cache
-->