<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pemalakan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pemalakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pemalakan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Feb 2024 14:43:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pemalakan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pemalakan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pungli di Perumahan Kembali Marak, Oknum RT Palak Pengembang Perumahan Rp125 Juta</title>
		<link>https://prokabar.com/pungli-di-perumahan-kembali-marak-oknum-rt-palak-pengembang-perumahan-rp125-juta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2024 14:43:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#pemalakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=118071</guid>

					<description><![CDATA[<p>Balai Gadang, Prokabar &#8211; Praktek pungli sepertinya tak habis-habis di komplek perumahan di Kota Padang. Baru-baru ini viral seorang oknun Ketua RT di Kelurahan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pungli-di-perumahan-kembali-marak-oknum-rt-palak-pengembang-perumahan-rp125-juta/">Pungli di Perumahan Kembali Marak, Oknum RT Palak Pengembang Perumahan Rp125 Juta</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Balai Gadang, Prokabar</strong> &#8211; Praktek pungli sepertinya tak habis-habis di komplek perumahan di Kota Padang. Baru-baru ini viral seorang oknun Ketua RT di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah meminta uang kepada developer perumahan yang nilainya mencapai Rp125 juta.</p>
<p>Permintaan uang ratusan rupiah ini tertuang dalam berita acara hasil kesepakatan warga terkait kompensasi jalan lingkungan RT 04 RW 011 Kelurahan Balai Gadang.</p>
<p>Dalam surat tersebut pengembang atau developer diwajibkan membayar Rp125 juta dikatakan nilai sebesar itu sudah harga mutlak berdasarkan kesepakatan warga.</p>
<p>Dalam berita acara tersebut juga tertulis pengembang wajib membayar di awal sebelum pemakaian jalan dimulai.</p>
<p>Dalam berita acara juga berbunyi apabila terjadi kerusakan jalan maka pihak pengembang wajib memperbaiki kembali.</p>
<p>Pada poin lainya juga berbunyi pengembang baru menggunakan akses jalan apabila sudah mendapat ijin secara tertulis dari ketua RT.</p>
<p>Anto perwakilan pengembang yang diwawancari prokabar akui sangat tidak masuk akal harga kesepakatan yang diminta oleh oknum RT mencapai Rp125 juta.</p>
<p>&#8220;Sangat besar sekali, sudah belasan lokasi saya membangun rumah, baru kali ini oknum RT meminta yang sefantastis ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Anto juga menambahkan kalau sekedar uang adat dan biaya untuk kegiatan sosial namun dengan nilai yang masuk akal pihaknya akan sangat mendukung, tapi karena pembangunan perumahan yang telah mendesak dengan sangat terpaksa dirinya memenuhi permintaan oknum RT tersebut.</p>
<p>Anto juga mengaku akan melaporkan praktek pungli ini ke pihak kepolisian agar hal serupa tidak terulang kembali dan memberikan efek jera kepada pelaku lain yang ingin melakukan praktek serupa.</p>
<p>Ketika di konfirmasi melalui WA dan melalui telp genggamnya, oknum RT yang menanda tangani berita acara tersebut enggan memberikan jawaban.</p>
<p>Riswandi Rivai yang akrab dipanggil Malin tokoh masyarakat Balai Gadang yang juga Ketua LPM Balai Gadang mengaku tidak tahu menahu akan praktek yang dibuat oleh oknum RT tersebut.</p>
<p>Secara pribadi dan lembaga dirinya sangat mengutuk bentuk aksi pemerasan yang dilakukan oleh oknum RT. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pungli-di-perumahan-kembali-marak-oknum-rt-palak-pengembang-perumahan-rp125-juta/">Pungli di Perumahan Kembali Marak, Oknum RT Palak Pengembang Perumahan Rp125 Juta</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pemalakan di Jembatan Siti Nurbaya</title>
		<link>https://prokabar.com/polisi-ringkus-terduga-pelaku-pemalakan-di-jembatan-siti-nurbaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2023 11:17:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#pemalakan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=111511</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Quick Respon Polsek Padang Selatan Polresta Padang berhasil meringkus satu pelaku dugaan pungutan liar (pungli) dan pemalakan di Jembatan Siti Nurbaya,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/polisi-ringkus-terduga-pelaku-pemalakan-di-jembatan-siti-nurbaya/">Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pemalakan di Jembatan Siti Nurbaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Quick Respon Polsek Padang Selatan Polresta Padang berhasil meringkus satu pelaku dugaan pungutan liar (pungli) dan pemalakan di Jembatan Siti Nurbaya, Kamis (23/2).</p>
<p>Kapolsek Padang Selatan, AKP Nanang Irawadi mengatakan, pelaku berinisial YA (26) dan ditangkap pasca video viral yang beredar di platform media sosial (Medsos) TikTok dan Instagram.</p>
<p>“Saya langsung yang memimpin penangkapan pelaku,&#8221; kata Kapolsek Padang Selatan.</p>
<p>Kapolsek Padang Selatan AKP Nanang Irawadi mengatakan, pelaku ditangkap di kawasan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).</p>
<p>Kapolsek Padang Selatan juga menghimbau kepada warga Kota Padang yang pernah dimintai uang oleh pelaku agar dapat membuat laporan ke kantor Polsek Padang Selatan.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban dan merasa dirugikan dimintai oleh pelaku agar datang ke kantor Polsek Padang Selatan untuk membuat laporan,&#8221; terang Kapolsek Padang Selatan.</p>
<p>Saat ini pelaku sedang di proses oleh unit Reskrim Polsek Padang Selatan untuk dimintai keterangan dan pendalaman pemeriksaan. <strong>(*)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/polisi-ringkus-terduga-pelaku-pemalakan-di-jembatan-siti-nurbaya/">Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pemalakan di Jembatan Siti Nurbaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Tangkap Pelaku Dugaan Pemalakan di Pantai Padang </title>
		<link>https://prokabar.com/polisi-tangkap-pelaku-dugaan-pemalakan-di-pantai-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2021 06:16:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#pemalakan]]></category>
		<category><![CDATA[polresta padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96549</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Polresta Padang mengamankan pelaku pemalakan yang beraksi di Kawasan Wisata Pantai Purus. Polisi menangkap pelaku di Kawasan Pantai Purus, Senin dini...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/polisi-tangkap-pelaku-dugaan-pemalakan-di-pantai-padang/">Polisi Tangkap Pelaku Dugaan Pemalakan di Pantai Padang </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400"><strong>Padang, Prokabar</strong> – Polresta Padang mengamankan pelaku pemalakan yang beraksi di Kawasan Wisata Pantai Purus.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Polisi menangkap pelaku di Kawasan Pantai Purus, Senin dini hari (25/10/2021) sekitar pukul 00.30 WIB</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir mengatakan, pihaknya menangkap pelaku berawal dari viralnya berita pemalakan di Pantai Purus tersebut sejak Sabtu kemarin sore.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Mendapatkan informasi tersebut Kapolresta Padang memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Pelaku atas nama ZG (22) telah kami amankan tadi di sebuah rumah di Purus V, kota Padang,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Setelah mengetahui keberadaan pelaku, gabungan tim Opsnal dan Intel Polsek Padang Barat bergerak menuju lokasi dan sesampainya di lokasi pelaku sedang berada di dalam sebuah rumah dan petugas langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan,” jelas Imran .</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Pelaku selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Padang Barat, guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku” tambah imran</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Lebih lanjut Kapolresta Padang berharap, untuk melakukan proses lebih lanjut kepada pelaku ini, pihak korban agar membuat laporan kejadian tersebut ke Polsek Padang Barat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Viralnya aksi pelaku pemalak ini di sejumlah media kita dukung juga, jadi ini bisa sebuah efek jera juga bagi yang lain agar tidak melakukan aksi pemalakan di kawasan Objek Wisata Pantai Padang, kami tidak akan diam dan akan meringkus pelaku pemalakan yang meresahkan pengunjung di kawasan itu,” tegas Kombes Pol Imran Amir. <strong>(*)</strong></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/polisi-tangkap-pelaku-dugaan-pemalakan-di-pantai-padang/">Polisi Tangkap Pelaku Dugaan Pemalakan di Pantai Padang </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, Aksi Pemalakan Terjadi Di Pantai Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/lagi-aksi-pemalakan-terjadi-di-pantai-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Oct 2021 12:24:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#adh]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#pantaipadang]]></category>
		<category><![CDATA[#pemalakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96491</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Aksi pemalakan kembali terjadi di objek wisata Pantai Purus Kota Padang. Seorang pengunjung bakuhantam dengan oknum yang mengaku petugas parkir karena...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lagi-aksi-pemalakan-terjadi-di-pantai-padang/">Lagi, Aksi Pemalakan Terjadi Di Pantai Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Aksi pemalakan kembali terjadi di objek wisata Pantai Purus Kota Padang. Seorang pengunjung bakuhantam dengan oknum yang mengaku petugas parkir karena enggan memberikan uang.</p>
<p>Peristiwa terjadi tepat di kawasan Pantai Purus depan toilet umum, oknum yang mengaku petugas tidak mengenakan identitas diri dan rompi saat memungut uang dari pengunjung.</p>
<p>Seorang pengunjung pantai Padang, Joni (35 tahun) menceritakan, awalnya dia sedang bermain pasir bersama anaknya. Tiba-tiba datang seorang pria yang mengaku petugas parkir dan meminta uang parkir.</p>
<p>&#8220;Saya jawab, nanti sebentar lagi saya bayar, saya kan baru datang, saya lagi main sama anak,&#8221; ujar Joni, Sabtu 23 Oktober 2021.</p>
<p>Namun pria tersebut tidak terima, sambil berkata-kata kasar memaksa minta bayaran uang parkir dan menggancam akan mengusir Joni jika tidak mau membayarnya.</p>
<p>&#8220;Bayar parkir atau barangkek ang dari siko. Aden ka setoran, lah jam bara hari ko,&#8221; tutur Joni mengulangi kata-kata oknum pemalak itu.</p>
<p>Mendengar kata-kata yang tidak pantas dari pria tersebut Joni mendekatinya dan menanyakan identitas sebagai petugas parkir. Namun yang terjadi si pria malah naik pitam.</p>
<p>&#8220;Sia ang panggakkan disiko ndak takuik den do, lah kalua masuak pinjaro den, ndak katakuik den do,&#8221; lebih kurang begitu kata-katanya, ujar Joni.</p>
<p>Mendengar diancam, Joni balik mengatakan akan melaporkan perbuatannya pada dinas terkait dan penanggungjawab parkir area Pantai Purus Padang.</p>
<p>Pada saat itulah terjadi perkelahian antara keduanya dan beruntung sejumlah pengunjung segera datang menengahi perseteruan tersebut.</p>
<p>Seorang petugas parkir yang enggan disebutkan namanya mengatakan pria tersebut memang sering bersiliweran di kawasan pantai Padang dan meminta uang pada penggunjung.</p>
<p>&#8220;Dia itu warga Purus 3, sering tawuran juga, bikin resah disini,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sementara itu, salah satu saksi mata Armen (55 tahun) mengaku sangat terganggu dengan keberadaan tukang palak di Pantai Padang. Sebab, tidak hanya mengalami hal yang sama, ia juga sering melihat pengunjung dipalak oleh preman di kawasan pantai.</p>
<p>&#8220;Ini sangat merusak citra objek wisata pantai, orang-orang seperti ini harus diberi efek jera, jangan hanya ditangkap, dibina, gak akan mempan, bahkan setelah ke luar dari penjara mereka makin sombong,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia berharap hal ini menjadi perhatian serius Pemkot Padang dan instansi yang bertanggungjawab terhadap parkir. &#8220;Kita ingin bersantai dengan keluarga di pantai tanpa gangguan pemalak,&#8221; ulasnya.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan oleh pengunjung Rina yang berada di lokasi kejadian saat itu, bahwa oknum pemalak langsung memperlihatkan arogannya pada pengunjung ketika minta bayaran parkir.</p>
<p>&#8220;Saya melihat yang ngaku petugas parkir mendorong Abang itu duluan dan berkata kasar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia mengaku kejadian serupa pernah dialaminya, bahkan lebih dari sekali. Modus oknum pemalak beragam, ada yang memaksa pengunjung membeli minuman yang ditawarkan dengan cara memaksa dan harga yang tidak wajar.</p>
<p>Ada yang mengaku sebagai petugas parkir, padahal saat parkir juga sudah diminta sewa parkir oleh petugas resminya. Namun saat sedang duduk santai, datang lagi yang mengaku petugas karena tidak ingin ribut ia langsung membayarnya.</p>
<p>&#8220;Saya sudah lebih dari tiga kali mengalaminya, kadang kita bawa keluarga dari luar kota, mau dilawan gak enak juga terpaksa dibayar saja,&#8221; katanya.</p>
<p>Pernah juga dia mengalami kejadian yang sama, didatangi pemalak dan dia menolak untuk membayarnya, akhirnya oknum tersebut datang dengan membawa sejumlah preman.</p>
<p>Dia berharap ada petugas jaga yang aktif mengontrol agar para pengunjung aman dan nyaman untuk datang ke pantai Padang.</p>
<p>&#8220;Kalau seperti ini terus dari tahun ke tahun kapan pariwisata di Padang akan maju, harga makanan juga gak bersahabat, pelayanan gak bagus-bagus amat, ditambah lagi tukang palak,&#8221; ulasnya. <strong>(adh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lagi-aksi-pemalakan-terjadi-di-pantai-padang/">Lagi, Aksi Pemalakan Terjadi Di Pantai Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 36/86 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.022 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:49:59 by W3 Total Cache
-->