<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pelestarian Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pelestarian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pelestarian/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2021 22:51:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pelestarian Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pelestarian/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pelestarian Nilai Budaya Bergantung Penuh di Pemerintah Nagari</title>
		<link>https://prokabar.com/pelestarian-nilai-budaya-bergantung-penuh-di-pemerintah-nagari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2021 22:51:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bpnb]]></category>
		<category><![CDATA[#Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pelestarian]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=94008</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Pemerintah Kenagarian merupakan ujung tombang pada pemajuan kebudayaan dan kelestarian nilai budayanya. Sehebat apapun aturan dan kebijakan pemerintah pusat hingga pemerintah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pelestarian-nilai-budaya-bergantung-penuh-di-pemerintah-nagari/">Pelestarian Nilai Budaya Bergantung Penuh di Pemerintah Nagari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Pemerintah Kenagarian merupakan ujung tombang pada pemajuan kebudayaan dan kelestarian nilai budayanya.</p>
<p>Sehebat apapun aturan dan kebijakan pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, jika tidak dilanjutkan pemerintah tingkat bawah mustahil itu akan terwujud.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kasubbag TU BPNB Provinsi Sumatera Barat, Titit Lestari saat menjadi narasumber pelaksanaan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumatera Barat Menyapa Nagari 2021 di Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam, Kamis lalu (2/9). Pemerintah Nagari penentu maju atau mundurnya kebudayaan yang dimiliki.</p>
<p>Kondisi itu sesuai dengan &#8220;Adat Salingka Nagari&#8221; yang telah terikat kuat dimiliki setiap nagari yang ada di wilayah Minangkabau. Ketika Pemerintah Nagari lemah dan tidak fokus dalam penyelamatan kelestarian budayanya, maka tidak heran akan terjadi degradasi budaya. Terkikis bahkan hilang digerus budaya global.</p>
<p>Membuat generasi muda kehilangan arah tanpa tuntunan yang jelas. Hingga kehilangan jati dirinya sebagai generasi Minangkabau sejatinya.</p>
<p>&#8220;Kita sudah sangat merasakan betul akan kondisi teknologi android telah mencuci otak anak-anak kita yang hanya sibuk dengan game online. Tidak peduli lingkungan, etika moral, tidak peduli dengan kebudayaan dan tidak peduli dengan potensi diri dan potensi nagarinya,&#8221; ungkap Titit Lestari, Kasubbag TU BPNB Provinsi Sumatera Barat selaku narasumber, Kamis (2/9).</p>
<p>Pemaparannya tentang Pelestarian Nilai Budaya dan Desa Pemajuan Kebudayaan sangat beralasan.</p>
<p>Karena kegelisahan itu secara merata dirasakan di seluruh pelosok negeri, tidak hanya di Minangkabau juga seluruh suku bangsa Indonesia ini.</p>
<p>Sesuai Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, bertujuan melestarikan dan memajukan adat dan budaya masyarakat desa. Dasar Hukum itu diperkuat dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan, bertujuan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, memperkaya keberagaman budaya, memperteguh jati diri bangsa, memperteguh persatuan dan kesatuan bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa.</p>
<p>Meningkatkan citra bangsa, mewujudkan masyarakat madani, meningkatkan kesejahteraan rakyat, melestarikan warisan budaya dan mempengaruhi arah perkembangan peradapan dunia sehingga kebudayaan menjadi haluan pembangunan nasional.</p>
<p>&#8220;Saat ini Nagari Sungai Batang terpilih sebagai Desa Pemajuan Kebudayaan. Salah satu dari 13 nagari di Sumatera Barat, dan salah satu dari tiga nagari di Kabupaten Agam. Diharapkan menjadi percontohan nantinya. Kita berharap Pemerintah Nagari Sungai Batang mendukung penuh program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ini,&#8221; ajaknya.</p>
<p>Dukungan penuh Pemerintah Nagari Sungai Batang terhadap Platform Program Pemajuan Kebudayaan ini, dengan cara memasukan hasil Temukenali, Pengembangan dan Pemanfaatan ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa atau Nagari serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa atau Nagari.</p>
<p>&#8220;Sangat kita sayangkan jika hal ini tidak dilakukan oleh Pemerintah Nagari. Apalagi Sungai Batang telah terpilih menjadi Platform Program Pemajuan Kebudayaan Desa dari Kemendikbudristek,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pelestarian-nilai-budaya-bergantung-penuh-di-pemerintah-nagari/">Pelestarian Nilai Budaya Bergantung Penuh di Pemerintah Nagari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/50 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.008 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:48:18 by W3 Total Cache
-->