<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pele Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pele/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pele/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jun 2026 13:11:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pele Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pele/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Belanda 18 Kali tak Terkalahkan di Piala Dunia, Pecahkan Rekor Brasil Era Pele</title>
		<link>https://prokabar.com/belanda-18-kali-tak-terkalahkan-di-piala-dunia-pecahkan-rekor-brasil-era-pele/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 13:11:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[#belanda]]></category>
		<category><![CDATA[#pele]]></category>
		<category><![CDATA[#piala dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[#Rekor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=134612</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar &#8211; Timnas Belanda tampil ganas, menggilas Swedia 5-1 dalam laga Grup F Piala Dunia 2026, Minggi (21/6) dinihari WIB. Tidak hanya itu, kemenangan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/belanda-18-kali-tak-terkalahkan-di-piala-dunia-pecahkan-rekor-brasil-era-pele/">Belanda 18 Kali tak Terkalahkan di Piala Dunia, Pecahkan Rekor Brasil Era Pele</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Prokabar</strong> &#8211; Timnas Belanda tampil ganas, menggilas Swedia 5-1 dalam laga Grup F Piala Dunia 2026, Minggi (21/6) dinihari WIB. Tidak hanya itu, kemenangan itu membawa catatan tak terkalahkan di Piala Dunia. De Oranje resmi memecahkan rekor milik Timnas Brasil yang dicatat di zaman legenda sepakbola dunia, Pele.</p>
<p>Menghadapi Swedia di Houston Stadium, Belanda tampil mematikan dan membuat Swedia tak berkutik. Brian Brobbey dan Cody Gakpo jadi bintang kemenangan timnya lewat sepasang gol, sementara sisa satu gol dibuat Crysencio Summerville. Dengan empat poin, Belanda memuncaki grup dan berpeluang besar lolos sebagai juara grup.</p>
<p>Kemenangan ini juga memperpanjang laju tidak terkalahkan Belanda di 18 pertandingan beruntun fase grup Piala Dunia. Terakhir kali Belanda tumbang di fase grup adalah 0-1 dari Belgia di edisi 1994.</p>
<p>Tidak cuma itu, Belanda juga tidak terkalahkan di Piala Dunia selama 14 pertandingan beruntun, menghitung waktu normal dan perpanjangan waktu 2&#215;15 menit. Kekalahan terakhir didapat dari Spanyol di final 2010 lewat gol Andres Iniesta pada menit ke-116.</p>
<p>Belanda melewati rekor milik Brasil yang dicatatkan bersama Pele sedari 1958 hingga 1966. Rincianya Belanda meraih sembilan kemenangan dan lima seri dalam kurun waktu itu.</p>
<p>Hebatnya, Belanda terakhir kali kalah selama 90 menit waktu normal adalah 0-1 dari Portugal di Babak 16 Besar Piala Dunia 2006. Kira-kira Belanda bisa mempertahankan rekor ini berapa lama?.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/belanda-18-kali-tak-terkalahkan-di-piala-dunia-pecahkan-rekor-brasil-era-pele/">Belanda 18 Kali tak Terkalahkan di Piala Dunia, Pecahkan Rekor Brasil Era Pele</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenang Pele Bermain di Stadion Utama Senayan 1972; Main Ala Kadarnya, 75 Ribu Penonton Kecewa</title>
		<link>https://prokabar.com/mengenang-pele-bermain-di-stadion-utama-senayan-1972-main-ala-kadarnya-75-ribu-penonton-kecewa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2022 14:05:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#pele]]></category>
		<category><![CDATA[#penonton]]></category>
		<category><![CDATA[#senayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=110480</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, prokabar &#8211; Legenda sepak bola asal Brasil, Pele tercatat pernah bermain melawan timnas Indonesia. Hal tersebut terjadi pada tahun 1972 silam. Kala itu,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mengenang-pele-bermain-di-stadion-utama-senayan-1972-main-ala-kadarnya-75-ribu-penonton-kecewa/">Mengenang Pele Bermain di Stadion Utama Senayan 1972; Main Ala Kadarnya, 75 Ribu Penonton Kecewa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, prokabar</strong> &#8211; Legenda sepak bola asal Brasil, Pele tercatat pernah bermain melawan timnas Indonesia. Hal tersebut terjadi pada tahun 1972 silam. Kala itu, Pele tergabung dalam klub asal Brasil Santos.</p>
<p>Pada tanggal 21 Juni 1972, Santos berkesempatan menjajal kekuatan timnas Indonesi di Stadion Utama Senayan Jakarta, yang kini bernama Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Santos sukses mengalahkan timnas Indonesia dengan skor 3-2. Salah satu gol Santos dicetak oleh Pele.</p>
<p>Kini, pria kelahiran tahun 1940 ini meninggal dunia pada Jumat (30/12/2022) dinihari WIB. Pele berpulang dalam usia 82 tahun usai berjuang melawan penyakit kanker yang dideritanya.</p>
<p>Ia menderita kanker usus besar (kolon) sejak 2021. Pele dikabarkan meninggal dunia pukul 15.27 waktu setempat. Penyebabnya yakni karena kegagalan organ tubuh akibat perkembangan kanker usus.</p>
<p>Kembali ke kenangan bersama Pele saat menghadapi Timnas Indonesia di Stadion Utama Senayan pada 1972. Sayangnya, Pele tak memperlihatkan aksinya yang berkelas dan membuat publik di Tanah Air kecewa.</p>
<p>Dalam laga persahabatan yang berlangsung pada 21 Juni 1972 itu, Pele tampil bersama Santos. Klub asal Brasil itu menjajal kekuatan Tim Garuda yang kala itu ditangani Endang Witarsa.</p>
<p>Kehadiran Pele mampu mencuri perhantian pencinta sepak bola di Indonesia. Apalagi, pria yang bernama asli Edson Arantes do Nascimento itu menorehkan prestasi mengilap bersama Timnas Brasil, yakni meraih trofi Piala Dunia 1958, 1962, dan 1970.</p>
<p>Sayangnya, penampilan Pele di Jakarta jauh panggang dari api. Alih-alih memukau publik Jakarta dengan gocekannya, Pele justru membuat kecewa.</p>
<p>Majalah Tempo edisi 1 Juli 1972 menggambarkan. &#8220;Pele, Mutiara Hitam Brazil jang mendjadi pusat perhatian, malam itu tidak mengesankan sedikit pun kehadiran “dewa stadion” sebagai jang digelarkan orang Brazil pada dirinja,&#8221;</p>
<p>Aksi ala-kadarnya dari Pele membuat kecewa 75 ribu penonton yang hadir di Senayan saat itu. Menurut Tempo, aksi mayoritas para pemain Santos tidak sesuai dengan honor yang dibayarkan.</p>
<p>Masih menurut Tempo kala itu, Santos dibayar 45 ribu dollar Amerika Serikat -kurs saat itu Rp 420 per 1 dollar.</p>
<p>&#8220;Maka tidak heran kalau gaja permainan prof Santos dan insiden-insiden jang mentjukai waktu permainan jang berharga, menimbulkan kutukan-kutukan penonton,&#8221; tulis Tempo terkait aksi Pele dkk.</p>
<p>Justru, penampilan Pele di luar lapangan jauh lebih mengesankan. Pria kelahiran Minas Gerais itu disebut sederhana dan ramah.</p>
<p>&#8220;Kesederhanaan dan kerendahan hati Pele seperti jang dikesankan pada Captain Partono, pilot CIA “Bali Express” dan pramugari Christina Loing–jang mengangkut Pele dan rombongan ke Djakarta–merata pula pada mereka jang langsung berkenalan dengan Radja Bola ini,&#8221; tulis Tempo.</p>
<p><strong>Bertemu Presiden Soeharto</strong></p>
<figure id="attachment_21830" aria-describedby="caption-attachment-21830" style="width: 1236px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-21830" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/12/pele.png" alt="" width="1236" height="872" /><figcaption id="caption-attachment-21830" class="wp-caption-text">Pele bertemu Presiden Soeharto tahun 1974, dan memberi hadiah Jersy Brasil nomor 10. (*)</figcaption></figure>
<p>Tahun 1974, Pele untuk kedua kalinya berkunjung ke Indonesia. Bukan agenda pertandingan, tapi dia sempat bertemu dengan Presiden Indonesia saat itu, Soeharto, dan melakoni banyak kegiatan.</p>
<p>Diantaranya Pele juga memberikan pelatihan kepada para pesepak bola muda Indonesia di Yayasan Sekolah Sepak Bola. Pelatihan ini diberikan di Stadion Utama Senayan, yang kini malih nama jadi Gelora Bung Karno (GBK).</p>
<p>Selepas itu, Pele bersua Seoharto dan mereka membicarakan banyak peluang kerja sama, mulai dari ekonomi hingga sepak bola antara Indonesia dan Brasil. Pele juga membawa beberapa hadiah.</p>
<p>Selepas berbincang hangat, Pele memberikan hadiah spesial bagi Soeharto. Dia memberikan hadiah berupa jersey sepak bola nomor punggung 10, serta medali khusus yang menandakan pensiunnya Pele dari sepak bola sebagai pemain, kepada Soeharto.</p>
<p>Bukan cuma untuk Soeharto, Pele juga memberikan hadiah kepada Anggota Dewan Komisaris PSSI saat itu, Barsodono. Dia memberikan hadiah berupa bola, yang sudah dibubuhi tanda tangannya.(*)</p>
<p>*) Dari berbagai Sumber</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mengenang-pele-bermain-di-stadion-utama-senayan-1972-main-ala-kadarnya-75-ribu-penonton-kecewa/">Mengenang Pele Bermain di Stadion Utama Senayan 1972; Main Ala Kadarnya, 75 Ribu Penonton Kecewa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Obituary O Rei Pele; Manusia Terhebat yang Pernah Memainkan Sepakbola</title>
		<link>https://prokabar.com/obituary-o-rei-pele-manusia-terhebat-yang-pernah-memainkan-sepakbola/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2022 11:25:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#obituary]]></category>
		<category><![CDATA[#pele]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=110474</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sao Paolo, prokabar &#8211; Legenda sepakbola Brasil dan dunia, Pele, meninggal dunia di Sao Paolo, Kamis (30/12) waktu setempat. Pria bernama asli Edson Arantes...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/obituary-o-rei-pele-manusia-terhebat-yang-pernah-memainkan-sepakbola/">Obituary O Rei Pele; Manusia Terhebat yang Pernah Memainkan Sepakbola</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sao Paolo, prokabar</strong> &#8211; Legenda sepakbola Brasil dan dunia, Pele, meninggal dunia di Sao Paolo, Kamis (30/12) waktu setempat. Pria bernama asli Edson Arantes di Nascimento itu meninggal di usia 82 tahun setelah berjuang melawan kanker.</p>
<p>Pele, disebut-sebut oleh begitu banyak orang sebagai manusia terhebat yang pernah memainkan sepakbola di planet ini, walaupun banyak yang masih memperdebatkan sebagi pemain sepakbola terbaik sepanjang masa.</p>
<p>Pele sudah sejak lama berjuang melawan masalah kesehatan. Ia menggunakan kursi roda di Piala Dunia 2018 dan dilarikan ke rumah sakit setelah kolaps lantaran kelelahan satu bulan setelah turnamen.</p>
<p>Ia menerima perawatan rutin semenjak menjalani operasi untuk mengangkat tumor dari usus besarnya pada September 2021, tetapi kembali dirawat di rumah sakit di pengujung tahun 2022. Kondisinya tak membaik, dan Pele menetap di rumah sakit di Sao Paulo sepanjang Piala Dunia 2022 pun di hari Natal.</p>
<p>Putri Pele, Kely Nascimento, memberikan kabar terkini secara reguler terkait kondisi sang ayah selama sebulan terakhir, sebelum Pele dikonfirmasi meninggal pada Kamis, 29 Desember 2022 waktu setempat.</p>
<p>Pele melakoni debutnya untuk Santos pada 1956, langkah pertama dari sebuah karier yang kisahnya melegenda sampai seluruh penjuru dunia.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-21822" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/12/pele.jpg" alt="" width="549" height="400" /></p>
<p>Sang penyerang Brasil tersebut merevolusi sepakbola dengan gaya bermainnya serta ketajamannya selama 21 tahun kemudian, melahirkan sebuah legasi sebagai salah satu pemain terbaik dan paling berbakat yang pernah menginjakkan kaki di lapangan hijau.</p>
<p>Di usia 17 tahun, Pele menggaungkan namanya dengan spektakuler di Piala Dunia 1958, membantu Brasil juara dengan No.10 di punggungnya dengan berbagai skill yang tak pernah terlihat sebelumnya, sehingga mendapat julukan O Rei (Sang Raja).</p>
<p>Hat-trick di semi-final kontra Prancis, plus brace di final ke gawang Swedia, Pele kembali beraksi di Piala Dunia 1962 sebagai pemain terbaik yang pernah ada saat itu.</p>
<p>Di level klub, selama 18 tahun mengabdi untuk Santos, Pele menjuarai enam titel Liga Brasil dan dua Copa Libertadores. Ia lalu menghabiskan dua tahun terakhirnya sebagai pemain di NASL yang tengah booming bersama New York Cosmos. Ia menghabiskan sebagian besar masa pensiunnya sebagai ambassador di seluruh dunia.</p>
<p>Ia pensiun dengan tiga Piala Dunia &#8211; satu-satunya pemain yang mampu melakukannya &#8211; dan masih memegang gelar top skor Brasil dengan 77 gol dari 92 laga. Pele dilaporkan mencetak lebih dari 1200 gol sepanjang kariernya, termasuk laga persahabatan dan tur dunia, sembari menginspirasi generasi-generasi sepakbola mendatang lewat bakat yang tak terpungkiri.</p>
<p><strong>Inspirasi Sepakbola Modern</strong></p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-21823" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/12/pele-2.jpg" alt="" width="736" height="552" /><br />
Sebuah rekaman menunjukkan beberapa bintang sepakbola modern menggunakan keterampilan Pele sebagai penghormatan kepada mendiang ikon Brasil.</p>
<p>Sebagai penghormatan kepada mendiang Pele, yang meninggal dunia pada usia 82 setelah berjuang melawan kanker, sebuah kompilasi muncul di media sosial yang menyoroti betapa berpengaruhnya dia dalam membentuk permainan modern.</p>
<p>Rekaman tersebut menunjukkan pemain seperti Lionel Messi, Zinedine Zidane, Cristiano Ronaldo, Ronaldinho dan banyak lagi yang bermain dengan skill meniru cara Pele memainkan si kulit bundar.</p>
<p>Pengaruh Pele pada sepakbola jelas sangat besar. Setelah menembus tim utama Santos pada usia 15, ia kemudian membawa Brasil meraih kejayaan Piala Dunia dua tahun berselang pada 1958 dan membentuk dirinya sebagai salah satu pemain terhebat yang pernah ada.</p>
<p>Keahliannya tidak seperti yang lain pada saat itu, dan instingnya untuk mencetak gol sama menakjubkannya. Setelah berjuang melawan kanker yang membuatnya dirawat di rumah sakit Sao Paolo pada akhir November, Pele meninggal dunia pada 29 Desember.</p>
<p>Selamat Jalan, O Rei</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/obituary-o-rei-pele-manusia-terhebat-yang-pernah-memainkan-sepakbola/">Obituary O Rei Pele; Manusia Terhebat yang Pernah Memainkan Sepakbola</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>22 Moment Terbaik Piala Dunia; (3) Penyelamatan Mustahil Gordon Banks, Pele Terlanjur Berteriak Goool!</title>
		<link>https://prokabar.com/22-moment-terbaik-piala-dunia-3-penyelamatan-mustahil-gordon-banks-pele-terlanjur-berteriak-goool/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2022 11:49:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#moment]]></category>
		<category><![CDATA[#pele]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=108083</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Pada Piala Dunia 1970 di Meksiko, satu moment terbaik yang akan selalu di kenang adalah penyelamatan yang dilakukan kiper Inggris, Gordon...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/22-moment-terbaik-piala-dunia-3-penyelamatan-mustahil-gordon-banks-pele-terlanjur-berteriak-goool/">22 Moment Terbaik Piala Dunia; (3) Penyelamatan Mustahil Gordon Banks, Pele Terlanjur Berteriak Goool!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong> &#8211; Pada Piala Dunia 1970 di Meksiko, satu moment terbaik yang akan selalu di kenang adalah penyelamatan yang dilakukan kiper Inggris, Gordon Banks.</p>
<p>Moment ini disebut-sebut sebagai penyelamatan terbaik oleh kiper sepanjang sejarah sepakbola. Sundulan bintang Brasil Pele yang diyakini 99 persen gol dan sepertinya mustahil digagalkan. Tapi, secara ajaib sundulan itu dimentahkan oleh Banks.</p>
<p>Pele merasa sangat yakin sundulannya masuk dan jadi gol, bahkan dia sudah mengangkat tangan berselebrasi dan berteriak goool! . Tapi ajaib, tepisan Banks membuat bola melenting diatas mistar gawang.</p>
<p>&#8220;Saat saya menyundulnya, saya yakin itu masuk. Saya sudah mulai melompat untuk merayakan gol.&#8221;kenang Pele</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-20272" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/10/pele-1970-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1707" /></p>
<p>Gordon Banks yang hebat juga mengakui aksinya itu diluar dugaan. “Dia menyundulnya seperti yang dikatakan semua pelatih: memantul ke palangan, yang membuatnya lebih sulit bagi penjaga gawang,” kenang kiper Inggris yang meninggal dunia 12 Februari 2019.</p>
<p>&#8220;Saya bahkan mendengar dia berteriak &#8216;Gol!&#8217; Saya tidak membayangkan bahwa saya bisa menghentikan bola. Dan, meskipun saya mengacungkan jempol, saya berasumsi itu telah masuk. Sampai saya mendengar Bobby Moore bertepuk tangan.&#8221;</p>
<p>Pele, yang benar-benar terkejut, merasa ingin ikut bertepuk tangan. “Saya mencetak banyak gol dalam hidup saya, tetapi orang-orang selalu bertanya tentang gol yang tidak saya berhasil cetak&#8230; karena penyelamatan itu,” katanya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-20273" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/10/pele70-1.jpg" alt="" width="615" height="452" /></p>
<p>“Itu adalah salah satu yang terbaik yang pernah saya lihat, dalam kehidupan nyata dan dalam ribuan pertandingan yang telah saya tonton sejak itu.&#8221;tambah Pele</p>
<p>“Dia datang entah dari mana dan melakukan sesuatu yang menurut saya tidak mungkin. Bahkan sekarang ketika saya menontonnya, saya tidak bisa mempercayainya. Saya tidak percaya bagaimana dia bergerak dengan begitu jauh, begitu cepat.&#8221;</p>
<p>Yang mengharukan, ikon Brasil itu juga kemudian berbicara tentang &#8220;kelegaan&#8221; akan kegagalan gol itu karena &#8220;itu adalah awal dari persahabatan di antara kami yang akan selalu saya hargai&#8221;. “Setiap kali Gordon dan saya bertemu, seperti kami tidak pernah berpisah.”ujar legenda Brasil itu.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/22-moment-terbaik-piala-dunia-3-penyelamatan-mustahil-gordon-banks-pele-terlanjur-berteriak-goool/">22 Moment Terbaik Piala Dunia; (3) Penyelamatan Mustahil Gordon Banks, Pele Terlanjur Berteriak Goool!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Piala Dunia:  Swedia 1958, Pele Datang, Brasil Juara untuk Pertama Kali</title>
		<link>https://prokabar.com/sejarah-piala-dunia-swedia-1958-pele-datang-brasil-juara-untuk-pertama-kali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2022 13:53:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#pele]]></category>
		<category><![CDATA[#Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=107630</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Piala Dunia 1958 dituanrumahi oleh Swedia, berlangsung 8-29 Juni 1958. Ini adalah Piala Dunia keenam yang digelar, dan Brasil berhasil mengangkat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sejarah-piala-dunia-swedia-1958-pele-datang-brasil-juara-untuk-pertama-kali/">Sejarah Piala Dunia:  Swedia 1958, Pele Datang, Brasil Juara untuk Pertama Kali</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-20017 alignleft" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/10/1958.png" alt="" width="118" height="118" /><strong>Padang, prokabar</strong> &#8211; Piala Dunia 1958 dituanrumahi oleh Swedia, berlangsung 8-29 Juni 1958. Ini adalah Piala Dunia keenam yang digelar, dan Brasil berhasil mengangkat trofi Piala Dunia pertamanya.</p>
<p>Piala Dunia 1958 masuk ke dalam sejarah. Sebab ini adalah Piala Dunia FIFA pertama yang dimainkan di negara Nordik.</p>
<p>Brasil mengalahkan Swedia 5-2 di final di Stockholm Solna untuk mengklaim gelar pertama mereka.</p>
<p>Salah satu yang membuat Piala Dunia 1958 sangat spesial, karena inilah Piala Dunia yang menandai kedatangan Pele yang saat itu berusia 17 tahun di panggung dunia.<br />
Kelak Pele akan menjadi pemain sepakbola terhebat sepanjang Masa, dan Swedia 1958 adalah moment lahirnya sang legenda yang bernama asli Edson Arantes de Nascimento.</p>
<p>Pemilihan Swedia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 1958 saat itu berlangsung sengit. Negara tersebut harus bersaing dengan sejumlah negara potensial lainnya sebelum akhirnya ditunjuk FIFA sebagai tuan rumah.</p>
<p>Argentina, Cile, Meksiko, dan Swedia menyatakan minatnya untuk menjadi tuan rumah turnamen tersebut.</p>
<p>Delegasi Swedia melobi negara-negara lain pada Kongres FIFA yang diadakan di Rio de Janeiro sekitar pembukaan putaran final Piala Dunia 1950 dan akhirnya berhasil.</p>
<p>Final Piala Dunia 1958 dimainkan di Solna. Sekitar 50.000 orang menyaksikan. Jumlah penonton tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang turnamen sebelum dipatahkan pada tahun 2018.</p>
<p>Brasil memenangkan Piala Dunia tersebut mengalahkan Swedia, dan memenangkan trofi untuk pertama kalinya.</p>
<p><strong>Venue pertandingan:</strong><br />
Sebanyak 12 kota di seluruh bagian tengah dan selatan Swedia menjadi tuan rumah turnamen tersebut. Peraturan FIFA mengharuskan setidaknya enam stadion memiliki kapasitas minimal 20.000.</p>
<p>Jika Denmark lolos, penyelenggara telah merencanakan untuk menggunakan Idraetsparken di Kopenhagen untuk pertandingan grup Denmark.</p>
<p>Untuk ukuran stadion zaman dulu, ke-12 venue Piala Dunia 1958 ini punya kapasitas penonton yang sangat banyak.</p>
<p>Namun tetap saja, yang terbanyak adalah Stadion Stadion Ullevi yang mampu memuat 53.500 penonton.</p>
<p>1. Stadion Stadion Ullevi (Gothenburg)<br />
Kapasitas: 53.500<br />
Diresmikan: 1958</p>
<p>2. Stadion Rosunda (Solna daerah Stockholm)<br />
Kapasitas: 52.400<br />
Diresmikan: 1958</p>
<p>3. Stadion Malmo (Malmo)<br />
Kapasitas: 30.000<br />
Diresmikan: 1958</p>
<p>4. Stadion Olympia (Helsingborg)<br />
Kapasitas: 27.000)<br />
Diresmikan: 1898</p>
<p>5. Stadion Tunavallen (Eskilstuna)<br />
Kapasitas: 22.000<br />
Diresmikan: 1924</p>
<p>6. Stadion Idrottsparken (Norrköping)<br />
Kapasitas: 20.000<br />
Diresmikan: 1903</p>
<p>7. Stadion Jernvallen (Sandviken)<br />
Kapasitas: 20.000<br />
Diresmikan: 1938</p>
<p>8. Stadion Rimnersvallen (Uddevalla)<br />
Kapasitas 17.778<br />
Diresmikan: 1923</p>
<p>9. Stadion Ryavallen (Boras)<br />
Kapasitas: 15.000<br />
Diresmikan: 1941</p>
<p>10. Stadion rjans Val (Halmstad)<br />
Kapasitas: 15.000<br />
Diresmikan: 1922</p>
<p>11. Stadion Eyavallen (Rebro)<br />
Kapasitas: 13.000<br />
Diresmikan: 1923</p>
<p>12. Stadion Arosvallen (Vsteras)<br />
Kapasitas: 10.000<br />
Diresmikan: 1931</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-20015" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/10/1958-1.jpg" alt="" width="2048" height="1487" /></p>
<p><strong>Hasil pertandingan:</strong><br />
Pertandingan Piala Dunia 1958 menggunakan sistem gugur dengan terdiri atas babak perempat final, semifinal, perebutan tempat ketiga, dan pertandingan final.</p>
<p>Brasil menjuarai turnamen setelah mengalahkan Swedia pada pertandingan final, sementara Prancis meraih posisi ketiga setelah mengalahkan Jerman Barat pada pertandingan perebutan tempat ketiga.</p>
<p>Dalam seluruh pertandingan pada babak ini, jika skor kedua tim imbang sampai akhir 90 menit waktu pertandingan, maka akan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu dengan durasi 2×15 menit.</p>
<p>Jika skor kembali imbang setelah perpanjangan waktu, maka adu penalti dilaksanakan.</p>
<p>Perempat final:<br />
Brasil 1-0 Wales<br />
Prancis 4-0 Irlandia Utara<br />
Swedia 2-0 Uni Soviet<br />
Jeman Barat 1-0 Yugoslavia</p>
<p>Semifinal:<br />
Brasil 5-2 Prancis<br />
Swedia 3-1 Jerman Barat</p>
<p>Final:<br />
Brasil 5-2 Swedia</p>
<p>Perebutan juara ketiga:<br />
Prancis 6-3 Jerman Barat</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-20016" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/10/1958.jpg" alt="" width="1280" height="720" /></p>
<p><strong>Data dan Statistik:</strong><br />
Tuan Rumah: Swedia<br />
Waktu Penyelenggaraan: 8 hingga 29 Juni 1958.<br />
Peserta: 16 (dari 3 konfederasi)<br />
Juara: Brasil<br />
Jumlah Laga: 35<br />
Jumlah Gol: 126 (3,6 per pertandingan)<br />
Jumlah Penonton: 919.580 (26.274 per pertandingan)<br />
Top Skorer: Just Fontaine (13 gol)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sejarah-piala-dunia-swedia-1958-pele-datang-brasil-juara-untuk-pertama-kali/">Sejarah Piala Dunia:  Swedia 1958, Pele Datang, Brasil Juara untuk Pertama Kali</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/125 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/19 queries in 0.022 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:14:00 by W3 Total Cache
-->