<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#PayTren Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/paytren/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/paytren/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Jun 2018 09:21:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#PayTren Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/paytren/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>E-Money Tiga Izin Oleh: Dahlan Iskan</title>
		<link>https://prokabar.com/e-money-tiga-izin-oleh-dahlan-iskan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jun 2018 04:43:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#DahlanIskan]]></category>
		<category><![CDATA[#Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#PayTren]]></category>
		<category><![CDATA[#YusufMansur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=10536</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar. Seseorang kirim video ke saya: makan di kaki lima dengan bayar pakai hand phone. ”Sudah seperti di China pak,” katanya. Alhamdulillah. Dari segi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/e-money-tiga-izin-oleh-dahlan-iskan/">E-Money Tiga Izin Oleh: Dahlan Iskan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Prokabar</b>. Seseorang kirim video ke saya: makan di kaki lima dengan bayar pakai hand phone. ”Sudah seperti di China pak,” katanya.</p>
<p>Alhamdulillah.</p>
<p>Dari segi teknologi kita memang tidak kalah. Banyak yang sudah siap dengan e-Money. Telkomsel sudah lama ingin masuk ke e-Money. Saya kejar terus mereka. Saat saya jadi atasan mereka. Tapi peraturannya belum siap. Seperti mobil listrik itu. Atau nuklir itu.</p>
<p>Tapi dunia tidak mau menunggu peraturan.</p>
<p>Teknologi selalu lebih cepat melangkah. Masyarakat juga tidak mau menunggu. Itu memudahkan konsumen.</p>
<p>Tiongkok menyambar itu. Dengan kecepatan kungfu panda.</p>
<p>Kini alhamdulillah. Peraturan Bank Indonesia (PBI) sudah mengakomodasikannya.</p>
<p>Memang ini ancaman: bagi bank. Bisnis bank adalah bisnis aturan. Demi keselamatan pemilik uang.<br />
Kini sudah empat izin e-Money keluar: Telkomsel dengan T-Cash-nya, Gojek dengan Go-Pay-nya. dan ini dia: Pay-Tren milik Ustadz Yusuf Mansyur. Satunya lagi milik bank BUMN.<br />
”Izin Pay-Tren sudah keluar tanggal 21 Mei lalu,” ujar uatadz YM. ”Tanggal 1 Juni langsung operasi,” tambahnya.</p>
<p>Kini sang ustadz lebih konsentrasi di Pay-Tren. Saya memuji itu: harus fokus.</p>
<p>Tinggalkan bisnis konvensional. Sudah banyak ummat yang mampu melakukannya. Tapi dari jutaan pebisnis ummat terbukti: hanya Ustadz Yusuf Mansyur yang bisa masuk dunia baru ini. Dengan segala jatuh-bangunnya. Dan kembang-kempisnya. Dan bully-nya.</p>
<p>Pay-Tren (Tren berasal dari kata pesantren. Bukan dari trend) akan jadi tonggak baru. Setelah Bank Persyarikatan milik Muhammadiyah tidak jalan. Juga setelah Nusumma milik NU tidak banyak kedengaran lagi.</p>
<p>Ustadz Yusuf Mansyur pun akan menghadapi realitas itu: hukum besi ekonomi. Sejuta atau lima juta ummatnya memang penting. Tapi uang itu tidak punya agama. Untungnya uang itu tidak anti agama.</p>
<p>Keuntungan Pay-Tren adalah: bukan milik organisasi. Keputusan bisa diambil lebih cepat. Lebih jelas siapa yang harus bertanggung jawab: Yusuf Mansyur. Lebih jelas siapa yang harus dituntut: Yusuf Mansyur.</p>
<p>Keuntungan yang lain: Ustadz YM sudah pernah jatuh. Lalu mampu bangun. Itu penting. Sudah tahu rasanya terpuruk. Tidak akan terjatuh di lubang yang sama. Tapi masih banyak lubang lainnya: itulah perlunya pengalaman terpuruk tadi.</p>
<p>Masih ada keuntungan lain. Bahkan lebih besar: Bank Indonesia membatasi modal asing. Maksimum hanya 49 persen. Ini membuat persaingan tidak seberapa mematikan. Tidak akan ada gerojokan modal dari luar negeri. Kecuali akal bulus ambil peran. Termasuk membulusi pengawas aturan itu.</p>
<p>Sistem pembayaran digital seperti ini sangat padat modal. Bahkan rakus uang cash. Lebih rakus dari jenis bisnis apa pun. Itulah sebabnya: ekspansinya tidak bisa cepat. Setiap ekspansi perlu dukungan uang cash.</p>
<p>Tapi skala usaha ini memang menakjubkan. Tidak usahlah semua pemegang HP. Yang 50 juta saja. Menggunakan HP mereka untuk membayar. Perputaran uangnya bisa 20 triliun sebulan.</p>
<p>Saya terharu ketika Ustadz YM belajar sampai Tiongkok. ”Saya lagi di Ali-Pay,” tulis Ustadz YM kepada HP saya. Saat saya di Amerika.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-10535 size-full aligncenter" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/download-2-1533815449..jpg" alt="" width="286" height="176" /></p>
<p>Ali-Pay adalah salah satu sistem pembayaran mobile terbesar di Tiongkok. Dari grup Alibaba. Milik Jack Ma.</p>
<p>Sambil menunggu istri di rumah sakit saya kontak beliau. Via HP. Sekaligus menanyakan Pay-Tren-nya.</p>
<p>”Sekarang sistem teknologi Pay-Tren sudah sekelas Ali-Pay,” ujar Ustadz YM kemarin.</p>
<p>Ustadz YM menghayati benar bisnis ini. Hafal istilah-istilah dan aturannya. Sebagai ustadz yang hafal Quran tentu mudah menghafalkan semua itu.</p>
<p>”Alhamdulillah. Saya sudah dapat tiga izin,” ujar ustadz YM. ”Izin dari Bank Indonesia, izin dari OJK dan izin dari Allah,” tambahnya. <b>(dis)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/e-money-tiga-izin-oleh-dahlan-iskan/">E-Money Tiga Izin Oleh: Dahlan Iskan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Ustad Yusuf Mansyur Akrab dengan Grab, Kenapa?</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bustad-yusuf-mansyur-akrab-dengan-grab-kenapa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Dec 2017 14:01:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Grab]]></category>
		<category><![CDATA[#PayTren]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#UstadMansyur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3821</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; PayTren milik ustad Yusuf Mansyur, makin berkibar. Mulai Rabu (13/12) menjalin kerja sama dengan Grab. PayTren merupakan aplikasi pembayaran dan transaksi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bustad-yusuf-mansyur-akrab-dengan-grab-kenapa/">​Ustad Yusuf Mansyur Akrab dengan Grab, Kenapa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta, Prokabar &#8211; </b>PayTren milik ustad Yusuf Mansyur, makin berkibar. Mulai Rabu (13/12) menjalin kerja sama dengan Grab. PayTren merupakan aplikasi pembayaran dan transaksi mobile. Operasionalnya baru akan tancap gas pada Januari 2018 nanti.<br />
&#8220;Iya kami mulai jalin kerja sama,&#8221; kata Ustad. Menurut dia, &#8220;Bermitra dengan Grab merupakan langkah PayTren dalam menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pelaku usaha dunia financial technology (fintech) dan pemberdayaan UMKM,&#8221; papar Ustaz Yusuf Mansur, dalam siaran pers yang diterima&nbsp;<a href="http://Prokabar.com">Prokabar.com</a>.</p>
<p>Kenapa PayTren masuk Grab? Karena di sini aplikasi itu, menawarkan para penggunanya memperoleh penghasilan tambahan lewat komisi. Komisi itu didapat dengan menjual paket internet dan pulsa telepon, token listrik, hingga tiket pesawat.&nbsp;</p>
<p>Yang dilakukan setelah ini, kata ustad, mitra PayTren akan diikuti pelatihan dan tata cara mendaftarkan mitra pengemudi Grab.</p>
<p>Grab memang sedang berbenahdi Indonesia. Mulai Januari nanti, Grab akan puya bos baru, yaitu Monika Rudijono. Jabatannya President Uber Indonesia . Sebelumnya ia Presiden Direktur di Grey, salah satu perusahaan periklanan dan pemasaran terkemuka di dunia.</p>
<p>Wanita berdarah Manado, Jawa dan Cirebon ini merupakan profesional yang cemerlang diharapkan akan membuat Grab makin berkibar. Monika lulus dengan gelar Business Administration in Marketing and Finance dari UC Berkeley&#8217;s Haas School of Business pada tahun 1997. <b>(eda)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bustad-yusuf-mansyur-akrab-dengan-grab-kenapa/">​Ustad Yusuf Mansyur Akrab dengan Grab, Kenapa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/74 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/15 queries in 0.012 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:38:15 by W3 Total Cache
-->