<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pasamanberduka Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pasamanberduka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pasamanberduka/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Feb 2022 14:10:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pasamanberduka Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pasamanberduka/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tanah Terus Bergerak di Malampah</title>
		<link>https://prokabar.com/tanah-terus-bergerak-di-malampah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2022 14:06:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#laf]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#PasamanBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#pasamanberduka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=101051</guid>

					<description><![CDATA[<p>Simpang Ampek, Prokabar &#8211; Tanah bergerak di Malampah terus terjadi sampai senja jatuh ke dalam pelukan malam. Laporan dari lokasi menyebutkan, peristiwa itu, membuat warga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-terus-bergerak-di-malampah/">Tanah Terus Bergerak di Malampah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Simpang</strong> <strong>Ampek, Prokabar</strong> &#8211; Tanah bergerak di Malampah terus terjadi sampai senja jatuh ke dalam pelukan malam.</p>
<p>Laporan dari lokasi menyebutkan, peristiwa itu, membuat warga benar-benar takut. Sebuah rumah tak jauh dari arus tanah bergerak itu telah ditinggal.<br />
Beberapa video amatir memberi kabar pada awak redaksi, tanah bergerak itu, disebabkan oleh gempa yang Jumat (25/2) pagi terjadi Pasbar.</p>
<p>Belum ada penjelasan resmi dan pernyataan resmi lainnya dari pemangku kepentingan, tapi rakyat sudah sejak pagi menjauhi lokasi.</p>
<p>Warga juga sudah meningggalkan rumahnya di lereng-lereng, karena takut tanah longsor. <strong>(fal)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-terus-bergerak-di-malampah/">Tanah Terus Bergerak di Malampah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kantor Bupati Ramai Sudah, Tenda Belum Ada</title>
		<link>https://prokabar.com/kantor-bupati-ramai-sudah-tenda-belum-ada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2022 14:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#laf]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#PasamanBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#pasamanberduka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=101048</guid>

					<description><![CDATA[<p>Simpang Ampek, Prokabar &#8211; Pengungsi, terutama dari desa Kajai, telah datang ke kantor bupati, di Simpang Ampek, Pasbar. Mereka adalah korban gempa 6,1 SR...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kantor-bupati-ramai-sudah-tenda-belum-ada/">Kantor Bupati Ramai Sudah, Tenda Belum Ada</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Simpang Ampek, Prokabar</strong> &#8211; Pengungsi, terutama dari desa Kajai, telah datang ke kantor bupati, di Simpang Ampek, Pasbar.</p>
<p>Mereka adalah korban gempa 6,1 SR di Pasbar, Jumat (25/2) pagi.</p>
<p>Mereka datang dengan mobil roda empat, dengan motor, singgah di beberapa tempat dan belum makan. Nenek bersama anak, menantu dan cucu, datang membawa tas, kardus, satu sama lain saling jaga.</p>
<p>Di kantor bupati yang belum ada tenda itu, mereka bersilonjoran di ruang pertemuan, di koridor dan di mana saja.</p>
<p>Mereka telah diberi nasi bungkus, air hangat dan makanan cepat siap saji. <strong>(fal)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kantor-bupati-ramai-sudah-tenda-belum-ada/">Kantor Bupati Ramai Sudah, Tenda Belum Ada</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bencana Gempa, Balita Tertimpa Bangunan di Agam</title>
		<link>https://prokabar.com/bencana-gempa-balita-tertimpa-bangunan-di-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2022 12:52:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#PasamanBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#pasamanberduka]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=101031</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar &#8211; Bencana gempa yang melanda Pasaman Barat turut dirasakan masyarakat Kabupaten Agam, Jumat pagi (25/2). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bencana-gempa-balita-tertimpa-bangunan-di-agam/">Bencana Gempa, Balita Tertimpa Bangunan di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar</strong> &#8211; Bencana gempa yang melanda Pasaman Barat turut dirasakan masyarakat Kabupaten Agam, Jumat pagi (25/2). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, mencatat satu balita mengalami luka pada bagian kepala di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.</p>
<p>Kepala balita itu tertimpa plafon rumahnya, serta enam sekolah rusak ringan. &#8220;Korban atas nama Nofa berumur 2,5 tahun, balita yang tinggal di perumahan PT Perkebunan Palalu Raya Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Luka berat tertimpa plafon rumah yang jatuh akibat getaran gempa,&#8221; ungkap Kepala Pelaksana BPBD Agam, Muhammad Lutfi di Lubuk Basung, Jumat (25/2).</p>
<p>Korban sempat dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan dan tujuh jahitan dari petugas medis. &#8220;Korban sudah dibawa pulang orang tuannya dan kondisi sudah membaik,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain itu, lanjut Lutfi, enam unit sekolah dasar mengalami rusak ringan dengan kondisi dinding mengalami retak-retak. &#8220;Dua unit bangunan di Kecamatan Ampek Nagari dan empat unit bangunan Kecamatan Palupuh,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bencana-gempa-balita-tertimpa-bangunan-di-agam/">Bencana Gempa, Balita Tertimpa Bangunan di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa Pasbar: Malam Tiba, Hujan Menambah Ketakutan</title>
		<link>https://prokabar.com/gempa-pasbar-malam-tiba-hujan-menambah-ketakutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2022 12:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#nrs]]></category>
		<category><![CDATA[#PasamanBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#pasamanberduka]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=101028</guid>

					<description><![CDATA[<p>Simpang Ampek, Prokabar &#8211; Malam datang seperti menjulurkan kaki-kaki ketakutan di Pasbar. Gelap datang bersama makin tebalnya awan hitam di sebagian langit daerah itu....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-pasbar-malam-tiba-hujan-menambah-ketakutan/">Gempa Pasbar: Malam Tiba, Hujan Menambah Ketakutan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Simpang Ampek, Prokabar</strong> &#8211; Malam datang seperti menjulurkan kaki-kaki ketakutan di Pasbar. Gelap datang bersama makin tebalnya awan hitam di sebagian langit daerah itu.</p>
<p>Sementara Talamau, longsor, seolah mengirimkan kabar pertakut pada desa-desa di kakinya. Tanah bergerak, menari nari dialiran sungai, membawa lumpur pekat. Teriakan Allahu Akbar menggema dari bibir bibir yang sudah pucat.</p>
<p>Gempa 6,1 SR di Pasbar, Jumat pagi, membuat warga seperti berada dalam ayunan. Rumah ambruk, bangunan lain rubuh,. Masjid, seperti bersujud pada Illahi Robbi.</p>
<p>Sebanyak 10 ribu pengungsi, pergi dari rumah membawa serta ketakutan. Akan bermalam di tenda-tenda kendor, dengan tiang-tiang seadanya. Di beberapa tempat, tenda telah terpasang dalam jumlah sedikit.<br />
Gubernur Mahyeldi menemui pengungsi di kantor bupati, yang tenda belum terpasang.</p>
<p>Bantuan dari parpol, seperti Gerindra, telah sampai, Dari BUMN, BRI telah tiba. Tim Reaksi Cepat PT. Semen Padang, meluncur jauh ke daerah terdampak paling parah.</p>
<p>Dan memang, daerah paling parah, Kajai, malam ini kuyup oleh hujan lebat. Tak tentu mana yang akan diurus, sebab warga tinggal di pengungsian.</p>
<p>Di sini, gempa benar-benar membuat remuk redam, warga masih ketakutan, kini hujan lebat datang pula.</p>
<p>Hujan telah memberi tanda sejak sore, tatkala awam hitam kian merendah. Warga bergerombol, dari celah awam hitam itu, memandang jauh ke depan.</p>
<p>Di depan sana, pipi Gunung Talamau telah robek-robek oleh longsor. Tanahnya menggeduru ke bawah.<br />
Longsoran itu akan hanyut ke bawah dan kian ke bawah, jika hujan lebat terus turun.</p>
<p>Sementara itu, warga tidak bisa berkomunikasi. Jaringan telpon seluler putus, listrik apalagi. Maka lengkaplah derita mereka untuk malam ini. <strong>(nrs)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-pasbar-malam-tiba-hujan-menambah-ketakutan/">Gempa Pasbar: Malam Tiba, Hujan Menambah Ketakutan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasaman Berduka, Mantan Orang Nomor Satu di Daerah Itu Tutup Usia</title>
		<link>https://prokabar.com/pasaman-berduka-mantan-orang-nomor-satu-di-daerah-itu-tutup-usia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Feb 2019 12:51:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#pasamanberduka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=29840</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Langit Kabupaten Pasaman diselimuti awan gelap, Minggu (3/2) pagi. Seakan mengiringi duka yang mendalam bagi masyarakat di tanah Pasaman Saiyo melepas Drs....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasaman-berduka-mantan-orang-nomor-satu-di-daerah-itu-tutup-usia/">Pasaman Berduka, Mantan Orang Nomor Satu di Daerah Itu Tutup Usia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Langit Kabupaten Pasaman diselimuti awan gelap, Minggu (3/2) pagi. Seakan mengiringi duka yang mendalam bagi masyarakat di tanah Pasaman Saiyo melepas Drs. Zainoen, mantan orang nomor satu di daerah itu kembali pada Yang Maha Kuasa.</p>
<p>Zainoen meninggal dunia dini hari sekitar pukul 04.50 WIB. Mantan orang nomor satu yang pernah memimpin Pasaman dari tahun 1968-1975 ini menutup usianya di angka 88 tahun.</p>
<p>&#8220;Iya, kabar duka ini saya dapat dari keluarga dekat almarhum,&#8221; kata Budi Hermawan, mantan Kabag Humas Pemkab Pasaman yang kini bertugas di Sekretariat Pemko Padang Panjang.</p>
<p>Diakui Budi, rencananya almarhum dikebumukan di Sungai Puar, Kabupaten Agam. Almarhum meninggalkan satu orang istri, enam orang putra, satu orang putri, 15 org cucu dan satu orang cicit. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasaman-berduka-mantan-orang-nomor-satu-di-daerah-itu-tutup-usia/">Pasaman Berduka, Mantan Orang Nomor Satu di Daerah Itu Tutup Usia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meninggal Dunia, Ini Torehan Manis Tangan Almarhumah Gustinar Yusuf Lubis Untuk Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/meninggal-dunia-ini-torehan-manis-tangan-almarhumah-gustinar-yusuf-lubis-untuk-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2018 08:04:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#pasamanberduka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Kabar duka meninggalnya Gustinar Yusuf Lubis, Istri Bupati Pasaman Yusuf Lubis benar-benar membuat Pasaman berduka. Lahir di Jambi pada 19 Agustus 1955,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/meninggal-dunia-ini-torehan-manis-tangan-almarhumah-gustinar-yusuf-lubis-untuk-pasaman/">Meninggal Dunia, Ini Torehan Manis Tangan Almarhumah Gustinar Yusuf Lubis Untuk Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Kabar duka meninggalnya Gustinar Yusuf Lubis, Istri Bupati Pasaman Yusuf Lubis benar-benar membuat Pasaman berduka.</p>
<p>Lahir di Jambi pada 19 Agustus 1955, almarhumah semasa hidup ternyata telah banyak berbuat, mengabdikan diri di bidang pemberdayaan perempuan, keluarga hingga masyarakat.<span class="Apple-converted-space">  </span>Akan tetapi, kehendak Tuhan berkata lain, almarhumah menderita kangker usus sejak setahun terakhir.</p>
<p>Segala pengobatan dijalani, mulai berobat di RSUD Lubuk Sikaping, RS Yarsi Bukittinggi, RS Siti Rahmah Padang hingga akhirnya almarhumah mengakhiri perjuangannya melawan penyakitnya dan menghembuskan nafas terakhir, Selasa (16/10) malam di RS Siloam Jakarta. Kini banyak kenangan manis yang menjadi abadi di tengah masyarakat untuk dikenang.</p>
<p>Asisten pribadi almarhumah, Ria Karlina merilis, semasa hidupnya almarhumah menjalani pendidikan dasar di SD Fransiskus Bukittinggi, SMP di Bukittinggi, SMA Lubuk Sikaping hingga lulus kuliah dengan gelar sarjana hukum di Bukittinggi tahun 1978.</p>
<p>&#8220;Usai tamat kuliah, almarhumah mendedikasikan diri sebagai PNS di Badan Pemberdayaan Masyarakat Sumbar hingga tahun 2008 dan selanjutnya di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Pasaman hingga 2010,&#8221; kata Ria.</p>
<p>Dalam menjalani masa mudanya dulu, Tuhan mempertemukan almarhumah dengan Bupati Yusuf Lubis. Bahligai rumah tangga merekapun diarungi. Kini, dalam duka yang mendalam, almarhumah meninggalkan tiga orang anak, Dolly Nurdin Lubis, Fera Susanti dan Tondi Perwira Lubis yang sukses di bidang masing-masing.</p>
<p>Disaat kepemimpinan Bupati Yusuf Lubis, almarhumah dipercayai memimpin tim penggerak PKK Pasaman. Di tangan dinginnya ini, berbagai prestasi berhasil diraih. Mulai dari juara I lomba adminitrasi PKK Sumbar tahun 2017, juara I lomba cipta menu beragam bergizi seimbang dan aman tingkat Sumbar tahun 2017, juara I pelaksana terbaik posyandu tingkat Sumbar, juara I pelaksana terbaik kegiatan kesatuan gerak PKK-KB Sumbar hingga beberapa prestasi lainnya.</p>
<p>&#8220;Kini, almarhumah telah berpulang. Kami berduka, harap kami mohon maaf jika ada kesalahan dan kakhilafan almarhumah semasa hidupnya. Amin,&#8221; tutup Ria. (Ola)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/meninggal-dunia-ini-torehan-manis-tangan-almarhumah-gustinar-yusuf-lubis-untuk-pasaman/">Meninggal Dunia, Ini Torehan Manis Tangan Almarhumah Gustinar Yusuf Lubis Untuk Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasaman Berduka, Istri Bupati ‘Berpulang’</title>
		<link>https://prokabar.com/pasaman-berduka-istri-bupati-berpulang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2018 01:27:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#pasamanberduka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21478</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Cuaca Pasaman teramat mendung, Rabu (17/10). Langit yang kelam seakan mengiringi kepergian Gustinar Yusuf Lubis, istri Bupati Pasaman, Yusuf Lubis. Ucapan dukapun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasaman-berduka-istri-bupati-berpulang/">Pasaman Berduka, Istri Bupati ‘Berpulang’</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Cuaca Pasaman teramat mendung, Rabu (17/10). Langit yang kelam seakan mengiringi kepergian Gustinar Yusuf Lubis, istri Bupati Pasaman, Yusuf Lubis.</p>
<p>Ucapan dukapun menyeruak dari semua kalangan. Bahkan ada juga yang tak menyangka, istri orang nomor satu di Pasaman itu, telah kembali kepadaNya.</p>
<p>&#8220;Kabar duka ini memang benar. Almarhum meninggal di Jakarta pada Selasa malam sekitar pukul 23.00 WIB. Almarhum meninggal karena sakit yang diderita. Pagi ini, pak bupati beserta keluarga sedang mengurus kepulangan jenazah,&#8221; kata Kabag Humas Pemkab Pasaman, Delsi Syafei.</p>
<p>Bila tidak ada rintangan, dijadwalkan jenazah berangkat dari Jakarta &#8211; Padang pukul 07.45 WIB dan sampai di Padang pukul 10.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Setelah itu jenazah almarhumah bakal bertolak ke Lubuk Sikaping dan diperkirakan pukul 14.00 WIB sampai di rumah dinas. Rencananya almarhum bakal dikebumikan di Kampuang Tongah, Kecamatan Panti,&#8221; tutup Delsi Syafei. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasaman-berduka-istri-bupati-berpulang/">Pasaman Berduka, Istri Bupati ‘Berpulang’</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 38/118 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.034 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 11:35:36 by W3 Total Cache
-->