<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pariwisatasumbar Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pariwisatasumbar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pariwisatasumbar/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Nov 2023 13:59:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pariwisatasumbar Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pariwisatasumbar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Didukung Semen Padang, Gua Kelelawar Padayo jadi Objek Wisata Geopark di Kota Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/didukung-semen-padang-gua-kelelawar-padayo-jadi-objek-wisata-geopark-di-kota-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2023 13:59:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#pariwisatasumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=116558</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama PT Semen Padang dan masyarakat, melakukan penandatanganan Pencanangan Kegiatan Penataan dan Pengembangan Gua Kelelawar Padayo, Kamis...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/didukung-semen-padang-gua-kelelawar-padayo-jadi-objek-wisata-geopark-di-kota-padang/">Didukung Semen Padang, Gua Kelelawar Padayo jadi Objek Wisata Geopark di Kota Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama PT Semen Padang dan masyarakat, melakukan penandatanganan Pencanangan Kegiatan Penataan dan Pengembangan Gua Kelelawar Padayo, Kamis (23/11/2023).</p>
<p>Penandatanganan itu dilakukan oleh Wali Kota Padang Hendri Septa bersama Staf Direksi PT Semen Padang Durain Parmanoan, yang hadir mewakili Dirut PT Semen Padang Asri Mukhtar Dt Tumangguang Basa, serta Ketua KAN Lubuk Kilangan Basri Dt Rajo Usali.</p>
<p>Pada kesempatan itu juga dilakukan peletakkan batu pertama pemasangan tiang listrik untuk penerangan kawasan Gua Kelelawar Padayo. Acara itu turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Tri Hadiyanto, Camat Lubuk Kilangan Elfian Putra Ifadi, Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Lija Nesmon, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat, termasuk komunitas Gua Kelelawar Padayo.</p>
<p>Kemudian dari PT Semen Padang hadir, Staf Ahli Direksi PT Semen Padang Durain Parmanoan, Kepala Unit Corporate Social Responsibility (CSR) Dedi Muhammad Sidiq, Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan Nur Anita Rahmawati dan Kepala Unit Pengamanan AKBP Firdaus.</p>
<p>Wali Kota Padang Hendri Septa pada acara itu mengapresiasi PT Semen Padang yang telah mendukung penuh kegiatan penataan dan pengembangan Gua Kelelawar Padayo. Karena, berkat dukungan PT Semen Padang inilah Pemko Padang bisa mewujudkan pencanangan kegiatan penataan dan pengembangan gua yang berada di Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan itu.</p>
<p>&#8220;Dukungan Semen Padang terhadap penataan dan pengembangan Gua Kelelawar Padayo ini sangat besar. Semen Padang sepenuhnya membantu Pemko Padang untuk pengembangan objek wisata ini. Dan, tentunya kami pun melihat bahwa Semen Padang tidak hanya membantu bangun jembatan, bangun musala, masjid dan jalan, tetapi juga ikut membantu kami dalam melestarikan alam,&#8221; katanya.</p>
<p>Hendri Septa menyampaikan bahwa Pemko Padang tertarik mengembangkan objek wisata Gua Kelelawar, karena selain memiliki goa yang cukup luas, di dalam goa juga terdapat bebatuan stalaktit yang masih aktif. Dan tentunya, keberadaan stalaktit itu akan menjadi daya tarik bagi wisatawan. Bahkan, untuk menarik wisatawan untuk datang berkunjung, Pemko Padang pun telah menyiapkan desainnya.</p>
<p>Desain yang telah disiapkan itu di antaranya memasang lampu-lampu di dalam yang bisa menyorot bebatuan stalaktit, dan juga membuat walking pad atau jalan kecil yang tidak merusak alam sekitar goa agar tetap asri, serta membuat walking way di dalam goa. &#8220;Desain ini disiapkan, agar bisa membuat decak kagum para wisatawan yang datang berkunjung. Target kami, ini semua selesai Mei 2024,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Terkait akses jalan ke Gua Kelelawar Padayo, Hendri Septa menyebut bahwa Pemko Padang akan membuka akses jalan ke Goa Kelelawar Padayo dari Jalan Padang-Solok, tepatnya dari kawasan Pondok Bambu, Indarung. Melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp21 miliar, pembukaan akses jalan sepanjang 3 km itu akan dilakukan pada 2024.</p>
<p>&#8220;Dengan dana DAK tersebut, kami pun juga akan membangun gedung konservasi tentang kelelawar, serta fasilitas-fasilitas lainnya di sepanjang jalan menuju Goa Kelelawar Padayo. Salah satunya, fasilitas bagi masyarakat untuk berjualan souvenir yang tentunya bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan ekonominya,&#8221; beber Hendri Septa.</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Sani dalam sambutannya menyampaikan bahwa penataan dan pengembangan objek wisata Gua Kelelawar Padayo ini merupakan ide dari Wali Kota Padang Hendri Septa dengan tujuan, agar objek wisata dengan konsep<br />
geopark ini bisa menjadi destinasi wisata baru di wilayah bagian timur Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Selama ini Kota Padang itu dikenal dengan wisata pantai dan kepulauan. Padahal, Kota Padang juga punya gua yang potensinya luar biasa. Makanya, dari awal kami siapkan grand desainnya dengan meminta masukan juga dari pihak-pihak geopark agar grand desain yang kami siapkan tidak merusak keasrian dari Gua Kelelawar Padayo ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Pada kesempatan itu, dia pun juga menyampaikan bahwa untuk pengelolaan Gua Kelelawar Padayo, Pemko Padang akan membentuk badan pengelola dengan melibatkan unsur dari KAN Lubuk Kilangan dan masyarakat setempat. &#8220;Pembentukan badan pengelola ini bertujuan supaya keberadaan dari destinasi wisata alam Gua Kelelawar Padayo ini nantinya betul-betul memberikan kenyamanan bagi wisatawan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketua KAN Lubuk Kilangan Basri Dt Rajo Usali mengapresiasi Pemko Padang dan PT Semen Padang yang telah berkolaborasi untuk melakukan penataan dan pengembangan objek wisata Gua Kelelawar Padayo. Dan tentunya, kegiatan ini adalah sebagai bentuk tanggung jawab menyelamatkan Gua Kelelawar Padayo. Apalagi, penataan dan pengembangan itu dilakukan dengan tidak merusak habitat dari kelelawar yang ada di dalam gua.</p>
<p>&#8220;Semoga, penataan dan pengembangan Gua Kelelawar Padayo ini sesuai dengan harapan bersama. Saya mewakili masyarakat Lubuk Kilangan, sangat berterima kasih kepada Pemko Padang dan Semen Padang. Kemudian jika penataan dan pengembangan ini telah selesai dan sudah ada badan pengelola yang dibentuk, saya pun mengajak untuk bersama-sama menjaga dan memelihara gua ini dengan sebaik-baiknya,&#8221; kata Basri.</p>
<p>Sementara itu, Staf Ahli Direksi PT Semen Padang Durain mengatakan, PT Semen Padang telah tumbuh dan berkembang selama 113 tahun. Dan, manajemen perusahaan pun menyadari bahwa PT Semen Padang akan tumbuh besar bersama lingkungan.</p>
<p>Untuk itu, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Semen Padang pun mendukung penataan dan pengembangan objek wisata Gua Kelelawar Padayo dengan harapan, kegiatan tersebut dapat mendukung program pengembangan masyarakat yang berbasis pelestarian alam dan peningkatan ekonomi.</p>
<p>&#8220;Kami berharap, dengan adanya penataan dan pengembangan Goa Kelelawar Padayo sebagai tujuan destinasi wisata dengan konsep geopark ini, nantinya dapat memberikan manfaat secara multiplier effect untuk masyarakat dan pemerintah, serta perusahaan,&#8221; pungkas Durain. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/didukung-semen-padang-gua-kelelawar-padayo-jadi-objek-wisata-geopark-di-kota-padang/">Didukung Semen Padang, Gua Kelelawar Padayo jadi Objek Wisata Geopark di Kota Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tunjang Perekonomian, Pemprov Sumbar Matangkan Rencana Pengembangan Kepariwisataan</title>
		<link>https://prokabar.com/tunjang-perekonomian-pemprov-sumbar-matangkan-rencana-pengembangan-kepariwisataan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2020 00:39:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[#pariwisatasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#wisatahalal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=59198</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Dalam rangka pengembangan kepariwisataan secara strategis, Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat telah melakukan pertemuan dengan sejumlah instansi terkait. Kepala Dispar Sumbar, Novrial...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tunjang-perekonomian-pemprov-sumbar-matangkan-rencana-pengembangan-kepariwisataan/">Tunjang Perekonomian, Pemprov Sumbar Matangkan Rencana Pengembangan Kepariwisataan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar — </strong></span><span class="s1">Dalam rangka pengembangan kepariwisataan secara strategis, Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat telah melakukan pertemuan dengan sejumlah instansi terkait.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dispar Sumbar, Novrial mengatakan bahwa salah satu penunjang peningkatan perekonomian adalah pariwisata.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Hal juga sesuai dengan amanat Perda Sumbar Nomor 3 Tahun 2014 tentang Revisi Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Sumatera Barat,” sebutnya dilansir Prokabar dari MC Sumbar, Sabtu (8/2).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya pembangunan dan pengembangan kepariwisataan yang strategis, tutur Novrial, semestinya didukung oleh banyak sektor dan stakeholder terkait.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kepariwisataan Sumbar harus memperhatikan beberapa hal, antaranya konsep pariwisata halal, pengembangan Taman Bumi (Geopark), pariwisata berbasis digital serta penguatan pengalaman wisatawan,” papar Novrial.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pariwisata halal disini tidak ditafsirkan secara ekstrim, tapi bagaimana mengemas pariwisata yang Muslim Friendly dalam artian setiap objek wisata dan perhotelan di Sumbar harus ada fasilitas ibadah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Untuk Taman Bumi (Goepark) selain Destinasi Sumbar yang telah ada Sumbar seperti Danau Singkarak, Danau Maninjau, Harau Valley dan lain sebagainya, menurutnya pengembangan pariwisata untuk Geopark dengan menjaga keaslian dan melengkapi sarana prasarananya,” ujar Novrial.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sedangkan untuk Digital Tourism penggunaan Informasi Teknologi (IT), sangat berperan untuk pengembangan pariwisata salah satunya dengan menginputkan kegiatan-kegiatan Pariwisata yang ada. </span><span class="s1">Terakhir penguatan pengalaman wisatawan melalui pengembangan atraksi-atraksi menarik dan inovatif sehingga wisatawan tidak hanya berwisata, tetapi juga lama menetap serta berbelanja di Sumatera Barat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dispar Sumbar, Doni Hendra menambahkan untuk pengembangan pariwisata di Sumatera Barat tidak bisa dilakukan oleh pihaknya saja, namun dibutuhkan sinergi dari seluruh stakeholder terkait. </span><span class="s1">Sementara menurut Kepala Seksi Kemitraan Informasi dan Komunikasi Diskominfo Sumbar, M. Ridwan Afif, pengembangan pariwisata Sumbar sejatinya distressing ke arah digital tourism.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pada era 4.0 ini seluruh pelaku usaha sektor pariwisata Sumbar bersama dengan stakeholder terkait seyogyanya bertransformasi ke arah digital tourism, agar perkembangan pariwisata tidak tertinggal dengan daerah-daerah lainnya,” tutur Ridwan ymengakhiri. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tunjang-perekonomian-pemprov-sumbar-matangkan-rencana-pengembangan-kepariwisataan/">Tunjang Perekonomian, Pemprov Sumbar Matangkan Rencana Pengembangan Kepariwisataan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yulviadi “AbangAdek” Pimpin Sumbar Kreatif</title>
		<link>https://prokabar.com/yulviadi-abangadek-pimpin-sumbar-kreatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Dec 2019 03:56:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#pariwisatasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#sumbarkreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54573</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Musyawarah Besar (Mubes) Forum Sumbar Kreatif memutuskan Yulviadi “Abang Adek” sebagai ketua Periode 2019 &#8211; 2022. Pemilihan awalnya berlangsung hangat namun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/yulviadi-abangadek-pimpin-sumbar-kreatif/">Yulviadi “AbangAdek” Pimpin Sumbar Kreatif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar —</strong> Musyawarah Besar (Mubes) Forum Sumbar Kreatif memutuskan Yulviadi “Abang Adek” sebagai ketua Periode 2019 &#8211; 2022. Pemilihan awalnya berlangsung hangat namun akhir berhasil mencapai kata mufakat</p>
<p>“Ke depannya kita akan terus meningkatkan kolaborasi antar subsektor,” kata Yulviadi, pada sambutan pertamanya setelah dinyatakan sebagai ketua.</p>
<p>Abang adek, juga menyatakan terimakasih kepada pengurus sebelumnya dibawah kepemimpinan Deni Masriyaldi sebagai ketua dan Haris Satria, sebagai sekretaris. Kepengurusan perdana tersebut dinilai mampu menggerakan forum sumbar kreatif ke berbagai daerah dan nasional.</p>
<p>Mubes Sumbar Kreatif diikuti tiga orang perwakilan dari 16 subsektor Ekonomi Kreatif. Selain itu, hadir juga perwakilan Dinas Pariwisata dan peserta undangan lainnya.</p>
<p>Sumbar Kreatif merupakan forum kolaborasi dari 16 subsektor di Sumatera Barat. Didirikan pada tahun 2016 untuk menjawab kebutuhan terhadap wadah penampung kerjasama antar sektor Ekraf.</p>
<p>Dalam perjalanannya pengurus sebelumnya telah berhasil membentuk kota kreatif di beberapa daerah di Sumatera Barat. “Semua kota terjejaring dalam jaringan kota kreatif atau biasa disebut ICCN,” kata Haris Satria.</p>
<p>Tandri Eka Putra, panitia Mubes menyebutkan proses tersebut telah mengalami beberapa waktu pengunduran untuk penyesuaian jadwal peserta. “Syukur sekarang nyaris seluruh perwakilan subsektor bisa hadir dan memberikan pendapat serta suaranya,” tutu Tandri didampingi Kiwi panitia Mubes lainnya (rel)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/yulviadi-abangadek-pimpin-sumbar-kreatif/">Yulviadi “AbangAdek” Pimpin Sumbar Kreatif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Pariwisata Pendorong Ekonomi Masyrakat Sumbar? ini Kata Kepala Perwakilan BI Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/apa-pariwisata-pendorong-ekonomi-masyrakat-sumbar-ini-kata-kepala-perwakilan-bi-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Dec 2019 06:06:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#BankIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pariwisatasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#sektorpariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=53841</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar — Kepala perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Barat mengatakan jika sektor pariwisata merupakan sektor unggulan Sumatera Barat untuk membawa kemajuan ekonomi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/apa-pariwisata-pendorong-ekonomi-masyrakat-sumbar-ini-kata-kepala-perwakilan-bi-sumbar/">Apa Pariwisata Pendorong Ekonomi Masyrakat Sumbar? ini Kata Kepala Perwakilan BI Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar —</strong> Kepala perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Barat mengatakan jika sektor pariwisata merupakan sektor unggulan Sumatera Barat untuk membawa kemajuan ekonomi masyarakatnya, disamping sektor pendorong ekonomi terbesar yakni pertanian. Untuk itu, pengembangan dan pengelolaan pariwisata perlu dilakukan dan membutuhkan roadmap dan rencana yang jelas, fokus dan tegas serta dilakukan oleh pemimpin yang kuat.</p>
<p>Hal ini disampaikan Wahyu Purnama dalam laporan perekonomian provinsi (LPP) dan kajian pariwisata Sumatera Barat bersama awak jurnalis di hotel emersia Batusangkar, sabtu (7/12).</p>
<p>Ia menjelaskan, perlunya pengembangan pariwisata di Sumatera Barat dikarenakan sektor pertanian tidak sepenuhnya sebagai pendorong kuat ekonomi masyarakat. Untuk itu, pemerintah harus memiliki target dalam pengembangan serta pengelolaan kepariwisataan.</p>
<p>&#8220;Kita harus melakukan perubahan. Kalau tidak, akan begitu begitu saja. Bengkulu bisa melewati kita (sumbar). Terus apa provinsi dibawah kita, tidak adalagi. Karena kita itu kaya,&#8221; ucap pria yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya itu.</p>
<p>Berbicara pengelolaan dan pengembangan pariwisata sebagai pendorong ekonomi masyrakat, lebih lanjut Wahyu mengatakan jika pemerintah juha perlu mempromosikan keunggulan potensi daerah salah satunya songket. Perlu sebuah transformasi terhadap songket, dimana songket tidak hanya selendang melainkan juga bisa digunakan sbeagai bahan baju.</p>
<p>Sebagai lembaga pengendali inflasi, menurut Wahyu jika inflasi sumbar tidaklah begitu susah, karena sumbar adalah wilayah surflus dan jauh berbeda dengan Riau dan Bangka Belitung serta Kepri. 3 provinsi tersebut, minus. Dibandingkan tahun lalu, angka Inflasi Sumatra Barat 2,6%, namun pada tahun 2019 angka inflasi Sumbar dibawah 2,6%. Posisi pada bulan november berada diangka 1,8%.</p>
<p>&#8220;Kita tidak perlu bekerja susah keras seperti mereka lah. makanya pengendalian inflasi di Sumbar telah berjalan dengan baik, kita mengandalkan TTIC, TTI disamping kita bagaimana meningkatkan produksi,&#8221; katanya</p>
<p>Wahyu juga mengkhwatirkan, tingginya curah hujan akhir akhir ini, bisa memicu kenaikan angka inflasi di Sumatera Barat. Selain itu, harga tiket trasportasi yang tinggi juga turut menjadi faktor pemicu.</p>
<p>&#8220;Seperti kenaikan harga tiket trasportasi dan beberapa jenis kebutuhan pokok, beras, bawang, bawang merah. Tiga pokok itu mungkin akan memicu kenaikan inflasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementra, untuk pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat, Wahyu mengatakan jika pada tahun lalu angka pertumbuhan ekonomi berada diposisi 5, 14%. Semetara, untuk tahun 2019 angka pertumbuhan ekonomi Sumbar tidak akan jauh berbeda dari angka tersebut.</p>
<p>&#8220;Apa ancamanya, ancamanya masih globalisasi. Karena kita masih terpengaruh oleh ekspor juga. Perang dagang dua negara itu juga. Kemudian faktor pendorong perekonomian kita relatif masih sama, pertanian paling besar. Karena pertanian porsi paling besar 22, sekian %. Maka pertanian harus kita jaga. Meski pertanian menjadi faktor pendorong perekonomian, namun pertanian dinilai tidak semerta merta sebagai penggolak ekonomi yang kuat di Sumatera Barat. Jika mengandalkan pertanian, maka untuk pertumbuhan ekonomi, pertanian tidak memiliki nilai pendorong yang kuat, kecuali pertanian dapat diolah dengan tidak hanya mengandalkan hasil pertanian, melainkan dapat melalui proses pengolahan lebih lanjut,&#8221; ujar pria asli asal Solok kelahiran Padang pada 2 Maret 1968 itu. (<b>eym</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/apa-pariwisata-pendorong-ekonomi-masyrakat-sumbar-ini-kata-kepala-perwakilan-bi-sumbar/">Apa Pariwisata Pendorong Ekonomi Masyrakat Sumbar? ini Kata Kepala Perwakilan BI Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yurnaldi : Pariwisata Jangan Hiburan Saja. Terus Apa?</title>
		<link>https://prokabar.com/pengamat-pariwisata-sumbar-semakin-maju-promosi-juga-ditingkatkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jun 2018 09:19:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pariwisatasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=11050</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar &#8211; Pengamat Pariwisata Sumbar sekaligus Mantan Wartawan Senior Harian Kompas, Yurnaldi menanggapi kemajuan Pariwisata Sumbar semakin lebih baik. Hal tersebut disampaikan ke...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengamat-pariwisata-sumbar-semakin-maju-promosi-juga-ditingkatkan/">Yurnaldi : Pariwisata Jangan Hiburan Saja. Terus Apa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> Pengamat Pariwisata Sumbar sekaligus Mantan Wartawan Senior Harian Kompas, Yurnaldi menanggapi kemajuan Pariwisata Sumbar semakin lebih baik. Hal tersebut disampaikan ke Prokabar.com, saat berjumpa di Pantai Cermin, Pariaman, Sabtu siang (23/06).</p>
<p>Ia menyebutkan Sumatera Barat memiliki keunggulan objek wisata yang bervariasi. Seperti memiliki wisata danau, pantai, pulau, gunung, seni budaya, kerajinan, sejarah dan kuliner.</p>
<p>&#8220;Saya sudah banyak menempuh perjalanan liputan dari Sabang, Aceh hingga Ke Papua. Perbandingan dan keunggulan alam yang kita miliki sungguh nikmat terbesar dari Illahi. Dan pemerintah daerah juga semakin sadar dan terus meningkan potesi wisata yang dimilikinya,&#8221; kata Wakil Komisi Informasi Sumbar ini.</p>
<p>Perhatian pemerintah pada pariwisata saat ini sudah tinggi. Buktinya, PAD daerah 19 kabupaten dan kota se-sumbar rata-rata saat ini sudah menonjol dari pengelolaan objek wisata.</p>
<p>Ia melanjutkan, selain ragam keindahan alamnya, wisata kuliner juga menjadi magnet tersendiri dari wisatawan mancanegara. Salah satunya rendang yang menjadi makanan terlezat di dunia saat ini.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemda Kab/Kota sudah melakukan pembinaan pada masyarakat. Membentuk pokdarwis (kelompok sadar wisata) dimasing-masing objek, menetapkan kepastian harga parkir dan menu makanan, dan merangkul semua pihak agar pengelolaan menjadi aman, nyaman, bersih dan tentram.</p>
<p>Yang perlu ditingkatkan adalah mempromosikan objek wisata baru yang belum maksimal. Banyak lokasi wisata baru yang belum diketahui banyak orang. Padahal lokasi tersebut sangat menarik dikunjungi. Selain hiburan, juga menjadi edukasi, katanya.</p>
<p>&#8220;Padang Pariaman dan Kota Pariaman contohnya, mulai dari Pantai Ketaping, Pantai Ulakan Tapakis, Pantai Sunur, Pantai Kata, Pandai Cermin hingga ke Pantai Gandoriah sangat indah dan menarik. &#8220;Keindahan pantai disertai kuliner Gulai Kepala Ikan atau Nasi Sek (Sepuluh ribu kenyang) menjadi unggulan tersendiri dari daerah ini,&#8221; tutup Mantan Wartawan Senior Kompas tersebut. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengamat-pariwisata-sumbar-semakin-maju-promosi-juga-ditingkatkan/">Yurnaldi : Pariwisata Jangan Hiburan Saja. Terus Apa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 40/104 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.042 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:01:28 by W3 Total Cache
-->