<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#paralayang Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/paralayang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/paralayang/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 May 2022 15:44:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#paralayang Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/paralayang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Atlet Paralayang Gagal Landing di Lawang, Tim Gabungan Gerak Cepat</title>
		<link>https://prokabar.com/atlet-paralayang-gagal-landing-di-lawang-tim-gabungan-gerak-cepat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 May 2022 15:44:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#matur]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[#puncaklawang]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103436</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar &#8211; Satu unit Tim SAR Polres Agam gerak cepat melakukan pencarian atlet paralayang yang gagal Landing akibat cuaca buruk di objek...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/atlet-paralayang-gagal-landing-di-lawang-tim-gabungan-gerak-cepat/">Atlet Paralayang Gagal Landing di Lawang, Tim Gabungan Gerak Cepat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar</strong> &#8211; Satu unit Tim SAR Polres Agam gerak cepat melakukan pencarian atlet paralayang yang gagal Landing akibat cuaca buruk di objek wisata Puncak Lawang, Kecamatan Matur, Jumat (6/5).</p>
<p>Kejadian disebabkan perubahan angin begitu cepat membuat atlet itu kehilangan pedoman dan keseimbangan.</p>
<p>Dikutip melalui Agam.Polres.id, Kepala Tim SAR Polres Agam, dipimpin Kapolsek Matur Iptu Yance Mardi, atlet paralayang itu hilang kendali karena kondisi cuaca berubah drastis.</p>
<p>&#8220;Atlet itu bernama Galih Gani Irawan (16), pelajar SMA beralamat Komplek Rajawali 5 Nomor 104 Lanud, Roesmin Rojadin AURI, Pekanbaru Provinsi Riau,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Iptu Yance menjelaskan kronologi hilangnya Galih, seorang atlet Paralayang sudah memiliki sertifikat terbang SIM PL 1 ini, berawal pada saat take off pada pukul 11.00 WIB dari lokasi objek wisata Puncak Lawang.</p>
<p>&#8220;Dan sekitar pukul 11.45 tiba-tiba cuaca berubah sehingga Galih kehilangan pedoman untuk tempat landing,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sekira pukul 11.50 lanjutnya, Galih sempat berkomunikasi dengan temannya melalui handy talky atau HT yang dibawanya.</p>
<p>&#8220;Galih mengatakan kalau dia berhasil landing dengan selamat namun tersangkut di sebuah pohon kayu. Ia juga tidak mengetahui dimana posisi atau titik jatuh karena ia bukan warga setempat,&#8221; tutur Iptu Yance.</p>
<p>Iptu Yance menjelaskan saat ini Tim SAR Polres Agam sedang berupaya melakukan pencarian dengan melakukan cek posisi handphone android milik Galih.</p>
<p>Dan posisi atlit itu sudah diketahui dan berada di daerah Jorong Sari Bulan, Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur, sebelah utara Puncak Lawang.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan tak lama lagi Galih bisa kita evakuasi, karena saat ini Tim SAR Polres Agam sudah bergerak dibantu warga setempat untuk mencapai lokasi,&#8221; tutup Kapolsek Matur, Iptu Yance. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/atlet-paralayang-gagal-landing-di-lawang-tim-gabungan-gerak-cepat/">Atlet Paralayang Gagal Landing di Lawang, Tim Gabungan Gerak Cepat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukit Gadang Salimpaung Potensi Paralayang Sumatera Barat</title>
		<link>https://prokabar.com/bukit-gadang-salimpaung-potensi-paralayang-sumatera-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2020 08:47:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69810</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Panorama Bukit Gadang Jorong Nan IX Nagari Salimpaung. Kabupaten Tanah Datar memiliki potensi dalam pengembangan aero sport paralayang. Selain memiliki...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bukit-gadang-salimpaung-potensi-paralayang-sumatera-barat/">Bukit Gadang Salimpaung Potensi Paralayang Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar &#8211;</strong> Panorama Bukit Gadang Jorong Nan IX Nagari Salimpaung. Kabupaten Tanah Datar memiliki potensi dalam pengembangan aero sport paralayang. Selain memiliki potensi, keindahan alam yang ditawarkan juga menjanjikan untuk menyalurkan hobi.</p>
<p>Atlet senior sekaligus pelatih paralayang Kabupaten Solok Aldi Mustika mengatakan Panorama Bukit Gadang sudah lama dicari dan tidak mengecewakan. Dalam uji terbang yang dilakukan, ia juga memboyong klub paralayang Alang Parapente asal Saningbaka Kabupaten Solok serta penghobi paralayang lainnya dari Lima Puluh Kota dan Padang.</p>
<p>“Bukit Gadang tempat ini unik, istimewa dan menantang penerbang yang suka cross country (lintas alam), uniknya karena potensi pembentukan thermal cocok untuk melakukan aktifitas terbang cross country, tantangannya karena tempat ini punya potensi thermicnya bagus,” urainya lagi.</p>
<p>Ditambahkan Aldi kedatangannya untuk melakukan tes uji terbang lokasi baru sekaligus menilai dan bisa memberikan masukan kepada pemuda setempat untuk pengembangan pariwisata paralayang.</p>
<p>“Masyarakat di sini sangat antusias menjadikan puncak panorama Bukit Gadang sebagai bukit paralayang tetapi perlu diingat tidak boleh merusak lingkungan yang sudah ada,” ucap Aldi lagi.</p>
<p>Aldi berharap Tanah Datar bisa memajukan wisata paralayang sebagai wisata tambahan yang bisa menghidupkan perekonomian masyarakat.</p>
<p>“Semoga potensi wisata paralayang bisa berkembang di Tanah Datar dan putra putri daerah bisa juga menekuni olahraga ini,” harapnya.</p>
<p>Aldi juga mengakui Tanah Datar punya potensi untuk berkembang karena banyak daerah yang bisa dikembangkan untuk wisata paralayang seperti Puncak Aua Sarumpun, Puncak Malalo dan Bukit Gadang.</p>
<p>Salah seorang penerbang Reymond asal Kabupaten Lima Puluh Kota juga menuturkan pengalaman saat terbang di atas Bukit Gadang.</p>
<p>“Sungguh menyenangkan, tadi bisa terbang sekitar 30 menit, dapat angin yang sedikit berisi serta pantulan angin dari dinding bukit sehingga membuat parasut semakin naik,” ucap Reymon yang sudah menekuni olahraga ini 5 tahun terakhir.<strong> (eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bukit-gadang-salimpaung-potensi-paralayang-sumatera-barat/">Bukit Gadang Salimpaung Potensi Paralayang Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puncak Macau Malalo Diburu Para Pecinta Paralayang</title>
		<link>https://prokabar.com/puncak-macau-malalo-diburu-para-pecinta-paralayang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2020 07:30:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#malalo]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#paralayang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56508</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Puncak Macau Malalo. Sebuah lokasi ketinggian yang terletak di Nagari Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Untuk bisa sampai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puncak-macau-malalo-diburu-para-pecinta-paralayang/">Puncak Macau Malalo Diburu Para Pecinta Paralayang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Puncak Macau Malalo. Sebuah lokasi ketinggian yang terletak di Nagari Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Untuk bisa sampai ke puncak ini, tidaklah terlalu jauh hanya satu kilometer dari jalan utama Malalo menuju Solok.</p>
<p>Baru-baru ini, puncak itu mendapat perhatian warganet, karena memiliki alamnya yang masih asri dan dari atas puncak, setiap pengunjung dapat menikmati keindahan danau Singkarak 180°. Diatas Puncak, juga terdapat pohon yang dinamakan Kayu Macau. Konon dari sanalah cikal bakal nama Puncak Macau itu.</p>
<p>Kini, puncak macau telah menjadi sebuah lokasi Paralayang yang dihelat dalam rangkaian Pesona Malalo. Puncak Macau Malalo digadang-gadangkan menjadi tempat strategis untuk kegiatan Paralayang, karena diketinggian tersebut angin berhembus cukup stabil. Banyak dari pengiat Paralayang berdatangan hanya untuk melaksanakan latihan, atau hanya sekedar menikmati pemandangan yang menakjubkan.</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar Abdul Hakim mengatakan kedepannya Puncak Macau Malalo akan masuk ke dalam daftar tujuan paket tour wisata untuk menarik lebih banyak lagi kunjungan wisata ke Tanah Datar.</p>
<p>“Destinasi ini memang terbilang baru, dengan memasukannya ke dalam paket tour wisata, kita optimis kunjungan ke wisata ke Tanah Datar dapat meningkat, guna menumbuhkan ekonomi masyarakat, kedepan kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menyediakan home stay di sekitar objek wisata ini,” ujar Abdul Hakim.</p>
<p>Sementara itu, Camat Batipuh Selatan Heru Rachman mengatakan untuk selanjutnya beberapa destinasi wisata di Batipuh Selatan dikoneksikan secara keseluruhan, sehingga para wisatawan dapat berlama-lama dan bermalam di daerah itu.</p>
<p>“Banyak potensi wisata di Batipuh Selatan, nantinya semua itu dirangkum menjadi satu perjalanan menarik, wisatawan cukup naik boat di Tanjung Mutiara bisa berkunjung ke Galundi Singkarak, Wisata Sumpur, Raflesia Padang Laweh hingga ke Puncak Macau Malalo, bagi wisatawan yang ingin menginap, Batipuh Selatan mempunyai satu Hotel dipinggir Danau Singkarak,” ujar Heru Rachman.</p>
<p>Tak hanya itu, berbekal pengalamannya sewaktu menghidupkan kembali destinasi wisata Rumah Pohon Tabek Patah di Kecamatan Salimpaung, ia optimis untuk dapat memajukan potensi wisata yang ada di Batipuh Selatan, tentunya dengan kontribusi seluruh pihak yang harus bersinergi memajukan potensi pariwisata di daerah itu.</p>
<p>“Kami harapkan tentunya dengan keseriusan dan harapan yang tinggi dapat menciptakan program maupun kegiatan untuk mendukung pariwisata itu sendiri. Di Nagari kita arahkan dalam Perencanaan Dana APB Nagari 2020 fokus untuk pembangunan dan pemberdayaan Masyarakat ke arah pengembangan pariwisata. Contohnya seperti pembangunan fisik objek dan pelatihan serta sosialisasi pelaku wisata dan masyarakat agar ramah dan baik dalam melayani tamu,” tutup Heru Rachman. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puncak-macau-malalo-diburu-para-pecinta-paralayang/">Puncak Macau Malalo Diburu Para Pecinta Paralayang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cari Tempat Pendaratan Ekstrim, Penerjun Wanita Naila Novaranti Hunting Ke Taiwan</title>
		<link>https://prokabar.com/cari-tempat-pendaratan-ekstrim-penerjun-wanita-naila-novaranti-hunting-ke-taiwan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2019 06:51:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#extreamsport]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[#terjunpayung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=43610</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Naila Novaranti, penerjun &#8216;ekstrim&#8217; wanita kebanggaan Indonesia belum lama ini berkunjung ke Taiwan. Selain menikmati liburan, Naila &#8216;hunting&#8217; ke sejumlah tempat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cari-tempat-pendaratan-ekstrim-penerjun-wanita-naila-novaranti-hunting-ke-taiwan/">Cari Tempat Pendaratan Ekstrim, Penerjun Wanita Naila Novaranti Hunting Ke Taiwan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Naila Novaranti, penerjun &#8216;ekstrim&#8217; wanita kebanggaan Indonesia belum lama ini berkunjung ke Taiwan. Selain menikmati liburan, Naila &#8216;hunting&#8217; ke sejumlah tempat paling ekstrim di sana.</p>
<p>Sudah menjadi kebiasaan bagi Naila mencari spot pendaratan terjun di setiap kunjungannya ke negara lain. &#8220;Ke Taiwan sebagai negara yang dikunjungi, biar sekalian nyari tempat yang baru. Terutama pendaratan terjun payungnya,&#8221; sebut Naila saat ditemui awak media di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.</p>
<p>Menurut Naila di setiap negara memiliki titik pendaratan yang beragam. Termasuk yang dicarinya yaitu tempat yang paling ekstrim.</p>
<p>&#8220;Kalau cari spot pendaratan sebenarnya banyak, disetiap negara ada saja. Hanya masalah perijinannya saja, boleh atau tidaknya harus sesuai prosedur,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selama empat hari di Taiwan, akhir Juli lalu, Naila mengunjungi lokasi seperti Yehliu Geopark, Menara 101 dan Pingxi Old Street. Ketiga tempat ini ditaksir Naila sebagai tempat yang ekstrim untuk pendaratan.</p>
<p>Yehliu Geopark adalah Taman Batu Karang plus pemandangan laut biru yang mempesona. Tempat wisata ini menyuguhkan pemandangan batu karang beraneka bentuk yang sangat menakjubkan yang berada di kawasan semenanjung dengan panjang 1.700 meter.</p>
<p>Kemudian Menara 101 Taipei Taiwan, menara ini menjadi gedung tertinggi kedua di dunia yang memiliki 101 lantai dengan luas total 450.000 meter persegi.</p>
<p>Terakhir Pingxi Old Street adalah kota yang kaya akan sejarah budaya dengan pemandangan alam yang indah yang dulunya bisa dinikmati sepanjang perjalanan di kereta. Ada teradisi kuno yang dilakukan di tempat tersebut adalah lokasi doa yang menjadi objek wisata ini dengan menerbangkan puluhan lampion.</p>
<p>&#8220;Selain karena saya seneng mencari spot &#8211; spot pendaratan yang ekstrim, saya juga suka tantangan. Ternyata di Taiwan itu ada beberapa lokasi yang layak dijadikan tempat terjun payung yang ekstrim apalagi dengan view yang indah banget,&#8221; ujar Naila.</p>
<p>Meski ingin mencobanya, namun Naila butuh waktu persiapan dan perijinan terlebih dahulu. Apalagi tahun ini target Naila ingin menaklukan Antartika.</p>
<p>&#8220;Harus di coba sih tapi belum tahu kapan karena butuh persiapan dan ijin juga. Tidak bisa asal terjun kita ada kode etiknya lah. Pokoknya cari lokasi baru sekaligus menikmati keindahan Taiwan,&#8221; pungkas Naila. (<b>beb</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cari-tempat-pendaratan-ekstrim-penerjun-wanita-naila-novaranti-hunting-ke-taiwan/">Cari Tempat Pendaratan Ekstrim, Penerjun Wanita Naila Novaranti Hunting Ke Taiwan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sisi Lain Hening Paradigma, Atlet Cabor Paralayang Yang Bikin Salut</title>
		<link>https://prokabar.com/sisi-lain-hening-paradigma-atlet-cabor-paralayang-yang-bikin-salut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Sep 2018 06:23:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#AsianGames2018]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#HeningParadigma]]></category>
		<category><![CDATA[#paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=18147</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Nama Hening Paradigma tak asing lagi di dunia paralayang. Pria asal Semarang, Jawa Tengah ini telah mengharumkan nama Indonesia dengan meraih...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sisi-lain-hening-paradigma-atlet-cabor-paralayang-yang-bikin-salut/">Sisi Lain Hening Paradigma, Atlet Cabor Paralayang Yang Bikin Salut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Nama Hening Paradigma tak asing lagi di dunia paralayang. Pria asal Semarang, Jawa Tengah ini telah mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas di Asian Games beberapa waktu lalu.</p>
<p>Siapa sangka dibalik prestasi yang membanggakan, ia juga seorang pengusaha sukses. Pria yang akrab disapa Digma ini tak sengaja terjun di dunia bisnis. Berbeda dengan bisnis kebanyakan, Digma jadi pengusaha cireng (jajanan khas Jawa Barat yang terbuat dari tepung kanji).</p>
<figure id="attachment_18148" aria-describedby="caption-attachment-18148" style="width: 480px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-18148" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0004.jpg" alt="" width="480" height="760" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0004.jpg 714w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0004-189x300.jpg 189w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0004-646x1024.jpg 646w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-18148" class="wp-caption-text">Tempat usaha Hening Paradigma di Bogor, Jawa Barat</figcaption></figure>
<p>Digma berkisah ketika sedang mengikuti lomba paralayang di daerah Sumedang, Jawa Barat, ia tertarik dengan jajanan cireng. &#8220;Saya baru melihat dan merasakan sensasi jajanan khas Sumedang, namanya cireng. Saat itu pemilik kontrakan yang jualan, saya beli terus karena rasanya enak dan bentuknya unik,&#8221; kenang Digma ketika ditemui Prokabar.com belum lama ini.</p>
<p>Rupanya panganan yang disukai Digma saat itu tak lagi dijual karena faktor modal. Yakin dengan citarasa cireng ini, Digma membantu si penjual cireng mengembangkan usahanya.</p>
<figure id="attachment_18149" aria-describedby="caption-attachment-18149" style="width: 480px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-18149" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0003.jpg" alt="" width="480" height="853" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0003.jpg 585w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0003-169x300.jpg 169w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0003-576x1024.jpg 576w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-18149" class="wp-caption-text">Foto Beb &#8211; Hening Paradigma saat mendapat penghargaan dari Go-Jek</figcaption></figure>
<p>&#8220;Saya ikut bantu modal dan membenahi manajemen keuangannya. Sampai sekarang cireng Margarasa masih tetap jadi primadona di Sumedang. Ditambah lagi ada fasilitas antar online,&#8221; bangga Digma.</p>
<p>Modal yang didapat dari kejuaraan paralayang ini dipakai Digma mengembangkan usahanya. Kini pria kelahiran 24 Juni 1986 ini sudah punya puluhan karyawan.</p>
<p>Tak hanya berjualan cireng saja, Digma merambah kuliner lainnya. Putra bungsu dari dua bersaudara pasangan Joko Bisowarno dan Nining ini jualan brownies di Bogor, Jawa Barat.</p>
<figure id="attachment_18150" aria-describedby="caption-attachment-18150" style="width: 480px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-18150" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0002-1.jpg" alt="" width="480" height="480" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0002-1.jpg 698w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0002-1-150x150.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0002-1-300x300.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180909-WA0002-1-80x80.jpg 80w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-18150" class="wp-caption-text">Aksi Hening Paradigma saat mendarat</figcaption></figure>
<p>&#8220;Jadi brownies meleleh itu, &#8216;fresh di oven&#8217; begitu beli, dimasak dan langsung makan di tempat, makanya meleleh,&#8221; jelas Digma yang berjualan di daerah rumahnya di Mulyaharya, Bogor Selatan, Kota Bogor.<strong> (beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sisi-lain-hening-paradigma-atlet-cabor-paralayang-yang-bikin-salut/">Sisi Lain Hening Paradigma, Atlet Cabor Paralayang Yang Bikin Salut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jafro Megawanto Persembahkan Emas Kedua Cabang Paragliding</title>
		<link>https://prokabar.com/jafro-megawanto-persembahkan-emas-kedua-cabang-paragliding/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Aug 2018 05:11:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#asiagames2018]]></category>
		<category><![CDATA[#AsianGames]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=16879</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cianjur, Prokabar — Cabang olahraga paragliding (paralayang) mempersembahkan medali emasnya yang kedua bagi kontingen Indonesia, setelah Jafro Megawanto memimpin dalam nomor ketepatan mendarat putra, dalam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jafro-megawanto-persembahkan-emas-kedua-cabang-paragliding/">Jafro Megawanto Persembahkan Emas Kedua Cabang Paragliding</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cianjur, Prokabar — </strong>Cabang olahraga paragliding (paralayang) mempersembahkan medali emasnya yang kedua bagi kontingen Indonesia, setelah Jafro Megawanto memimpin dalam nomor ketepatan mendarat putra, dalam lomba yang digelar di Gunung Mas, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (23/8) pagi.</p>
<p>Jafro meraih total nilai 27 menyisihkan 32 peserta lainnya, termasuk peringkat kedua Jirasak Witeetham dari Thailand yang memperoleh nilai 47, dan Chulso Lee dari Korea Selatan yang meraih medali perunggu dengan nilai 128.</p>
<p>Sementara atlet paragliding asal Indonesia, Joni Efendi, yang ikut berlomba dalam nomor tersebut hanya berada di peringkat kelima.</p>
<p>Dengan tambahan medali dari Jafra Megawato itu, maka cabang olahraga paragliding hingga hari ini sudah menyumbangkan 2 medali emas, dan 1 perak. Satu medali emas sebelumnya dipersembahkan oleh Tim Indonesia yang tampil dalam nomor beregu ketepatan mendarat, dan satu medali perak lainnya dipersembahkan oleh tim putri juga dalam nomor ketepatan mendarat.</p>
<p>Bersamaan dengan hasil gemilang Jafro yang mempersembahkan meraih medali emas, pasangan Julianti dan Yayah Rokayah mendapatkan medali perunggu dari cabang <em>rowing.</em> Sementara itu, perak didapat tim putra yang tampil pada nomor Lightweight Men’s Four (LM4-).</p>
<p>Dengan demikian, jumlah total medali yang sudah diraih kontingen Indonesia dalam Asian XVIII tahun 2018 hingga siang ini adalah 7 emas, 5 perak, dan 8 perunggu<strong>. (*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jafro-megawanto-persembahkan-emas-kedua-cabang-paragliding/">Jafro Megawanto Persembahkan Emas Kedua Cabang Paragliding</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 52/130 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.014 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:30:38 by W3 Total Cache
-->