<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#papua Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/papua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/papua/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Nov 2022 00:36:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#papua Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/papua/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petani Binaan Papua Muda Inspiratif Panen 10 Hektar Jagung di Kampung Yakasib</title>
		<link>https://prokabar.com/petani-binaan-papua-muda-inspiratif-panen-10-hektar-jagung-di-kampung-yakasib/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2022 00:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=109190</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jayapura, Papua, Prokabar &#8211; Petani binaan Papua Muda Inspiratif (PMI) melakukan panen jagung di Kampung Yakasib, Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Jagung yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/petani-binaan-papua-muda-inspiratif-panen-10-hektar-jagung-di-kampung-yakasib/">Petani Binaan Papua Muda Inspiratif Panen 10 Hektar Jagung di Kampung Yakasib</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jayapura, Papua, Prokabar</strong> &#8211; Petani binaan Papua Muda Inspiratif (PMI) melakukan panen jagung di Kampung Yakasib, Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Jagung yang dipanen seluas 10 hektar. Setiap jagung dalam satu hektar bisa menghasilkan Delapan sampai 10 ton jagung.</p>
<p>&#8220;Kita tanami jagung di sini ada 10 hektar,&#8221; kata Kordinator PMI Distrik Namblong Kab. Jayapura, Ones Sem, Rabu (23/11/2022).</p>
<p>Panen jagung dimulai secara simbolis oleh Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN, Made Kartikajaya, selaku Pembina PMI.</p>
<p>PMI sendiri adalah sebuah organisasi binaan BIN yang memiliki tugas membawa semangat baru bagi anak-anak muda di Tanah Papua.</p>
<p>Lewat PMI, diharapkan generasi muda Papua itu dapat mengimplementasikan potensi dan ide kreatifnya dalam rangka mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Bumi Cendrawasih tersebut.</p>
<p>Menurut Ones, biasanya para petani kebingungan untuk menjual hasil panen jagung.</p>
<p>Namun kali ini, masalah itu dapat terselesaikan. Sebab, PMI akan memfasilitasi penjualan jagung para petani tersebut.</p>
<p>&#8220;Petani di sini masih ragu untuk tanam, sehingga tanam hanya 10 hektar, tapi setelah adanya PMI, mereka bilang akan membeli produk jagung, mereka senang dan tidak khawatir lagi ke mana jagung harus dijual,&#8221; paparnya.</p>
<p>Ones mengungkapkan, ada 300 hektar potensi lahan pertanian di Distrik Namblong. Ada 50 hektar lahan berpotensi untuk ditanami jagung. Sekarang sudah ditanam 10 hektar jagung, kedepan bakal dikembangkan.</p>
<p>Penanaman pertanian ini sebagai upaya memberdayakan masyarakat agar produktif dan kesejahterannya meningkat.</p>
<p>Program ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, Kepala BIN, Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH, MSi dan ditindaklanjuti oleh Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN, Made Kartikajaya.</p>
<p>Ones mengaku bersyukur telah menjadi bagian dari PMI. Sebab, menjadi bagian dari pemuda Papua yang mempunyai tekad dan kemauan agar masyarakat di Tanah Papua sejahtera.</p>
<p>&#8220;Terimakasih Pak Presiden Joko Widodo dan Kepala BIN, Pak Budi Gunawan atas semua dukungan yang telah diberikan. Serta Pak Deputi IV, Pak Made Kartikajaya yang sering terjun langsung ke pelosok &#8211; pelosok desa di Papua memberikan bimbingan kepada kami. Kita berbuat yang terbaik untuk masyarakat,&#8221; paparnya.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG_20221124_081804.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-109193" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG_20221124_081804.jpg" alt="" width="800" height="534" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG_20221124_081804.jpg 800w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG_20221124_081804-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG_20221124_081804-768x513.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a></p>
<h4>Pabrik Pakan dan Ternak Ayam Petelur PMI</h4>
<p>Sekretaris PMI Kab. Jayapura, Mulyono, memiliki pabrik pakan dan ayam petelur di Jl. Kemiri, Distrik Hinekombe, Kab. Jayapura.</p>
<p>Pabrik yang didirikan sekitar 5 bulan yang lalu ini, kini telah berbadan hukum dalam bentuk CV. Tripilar Perkasa Papua. Saat ini kapasitas produksi pakan sekitar 7 ton perhari dengan nilai jual sekitar Rp 7.900 per kilogram.</p>
<p>Menurut Mulyono, kendala yang dihadapi ialah kurangnya bahan baku pakan yang 55 persen terbuat dari jagung. Namun dengan adanya PMI yang menggulirkan program penanaman jagung, maka semua hasil panen jagung akan dibeli dan dijadikan bahan pakan.</p>
<p>Selain pabrik pakan, Mulyono juga mengembangkan peternakan bibit ayam petelur (pulet) dengan kapasitas hingga 20.000 ekor.</p>
<p>Pulet didatangkan dari surabaya untuk dijual kepada peternak-peternak lokal di Jayapura. Adapun harga jual pulet sekitar Rp 110.500 per ekor dengan usia sekutar 13 minggu.</p>
<p>Selama ini pabrik pakan dan peternakan pulet ini telah mempekerjakan 8 pekerja yang terdiri dari orang asli Papua dan pendatang.</p>
<p>Diharapkan kedepannya, para pemuda Papua dapat lebih mandiri dalam mengembangkan pabrik pakan dan usaha peternakan ayam petelur.</p>
<p>Selain itu, warga sempat menikmati telur ayam milik anggota PMI, saat Pembina PMI, Made Kartikajaya memberikan pengarahan terkait program PMI kepada warga. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/petani-binaan-papua-muda-inspiratif-panen-10-hektar-jagung-di-kampung-yakasib/">Petani Binaan Papua Muda Inspiratif Panen 10 Hektar Jagung di Kampung Yakasib</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Zulkifli Kosepa, Talenta Papua Ketiga di Semen Padang FC Musim Ini</title>
		<link>https://prokabar.com/zulkifli-kosepa-talenta-papua-ketiga-di-semen-padang-fc-musim-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jun 2022 00:06:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#Semen PadangFC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=104506</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar  &#8211; Satu lagi amunisi tambahan untuk lini belakang didaratkan oleh Semen Padang FC. Pemain tersebut adalah Zulkifli Kosepa yang berposisi sebagai bek...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/zulkifli-kosepa-talenta-papua-ketiga-di-semen-padang-fc-musim-ini/">Zulkifli Kosepa, Talenta Papua Ketiga di Semen Padang FC Musim Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong>  &#8211; Satu lagi amunisi tambahan untuk lini belakang didaratkan oleh Semen Padang FC. Pemain tersebut adalah Zulkifli Kosepa yang berposisi sebagai bek kiri. Zulkifli Kosepa menjadi rekrutan ke-24 tim Semen Padang FC dan pemain papua ketiga setelah Vendry Mofu dan Samuel Reimas.</p>
<p>Selain menjadi bek kiri, Kosepa sapaan akrab pemain kelahiran Bintuni, Papua ini juga bisa bermain sebagai penyerang sayap kiri. Kehadiran Kosepa diharapkan mampu memperkuat baik lini pertahanan maupun lini serang tim Semen Padang FC menghadapi Liga 2 2022 nanti. Hal ini disampaikan langsung oleh pelatih kepala Semen Padang FC, Delfiadri.</p>
<p>&#8220;Kosepa kita datangkan untuk menambah kekuatan di sektor bek kiri yang saat ini diisi oleh Yoga Novriandre. Dengan adanya Kosepa tentu kita ingin melihat persaingan positif dari kedua pemain ini untuk memberikan yang terbaik untuk mengisi line-up tim,&#8221; ujarnya, Sabtu (18/6/2022).</p>
<p>&#8220;Kosepa sebelumnya mempunyai pengalaman juga membela Persipura Jayapura sampai 2019. Meski lama tidak main, dia kita lihat mampu menunjukkan kemampuannya dan bisa beradaptasi dengan baik dengan seluruh pemain. Semoga kehadiran dia bisa membantu tim mencapai target lolos ke liga 1,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Kosepa sendiri merasa bersyukur bisa membela tim besar seperti Semen Padang FC. Apalagi ini menjadi pertama kalinya Kosepa bermain dengan tim diluar Papua.</p>
<p>&#8220;Saya memiliki keinginan bermain diluar Papua. Alhamdulillah keinginan itu terwujud dengan membela Semen Padang FC. Saya tentunya bangga karena Semen Padang FC adalah tim bagus dan berprestasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kosepa sendiri juga memiliki tekad yang kuat untuk mampu membuktikan diri bisa memberikan yang terbaik untuk tim Semen Padang FC. Apalagi pemain yang menjadi idola dan panutannya adalah legenda Semen Padang FC, Erol Iba.</p>
<p>&#8220;Sangat menyenangkan saya membela tim yang juga pernah dibela panutan saya, kaka Erol Iba. Saya memiliki posisi sama dengan kaka Erol yaitu bek kiri. Saya berharap bisa sukses seperti kaka Erol Iba di Semen Padang FC,&#8221; sambungnya.</p>
<p>&#8220;Mohon dukungan dan supportnya semuanya semoga kedatangan saya bisa membantu tim promosi tahun depan.&#8221; tutupnya.</p>
<p>Biodata Lengkap Zulkifli Kosepa<br />
Nama Lengkap : Zulkifli Kosepa<br />
Tempat Lahir : Bintuni, Papua<br />
Tanggal Lahir : 30 Oktober 1995<br />
Tinggi Badan : 167 cm<br />
Berat Badan : 55 kg<br />
Posisi : Bek kiri dan Wing kiri</p>
<p>Karir Klub:<br />
2016 : Persipura U-21 (ISC U-21)<br />
2017 : Persintan (Liga 3)<br />
2018 &#8211; 2019 : Persipura Jayapura</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/zulkifli-kosepa-talenta-papua-ketiga-di-semen-padang-fc-musim-ini/">Zulkifli Kosepa, Talenta Papua Ketiga di Semen Padang FC Musim Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musim Depan Liga 1 tanpa Klub Papua dan Sumatera, Netizen: Saatnya Ganti Nama jadi Liga Jawa</title>
		<link>https://prokabar.com/musim-depan-liga-1-tanpa-klub-papua-dan-sumatera-netizen-saatnya-ganti-nama-jadi-liga-jawa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2022 10:19:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#jawa]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumatra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=102165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, bolabeten &#8211; Dominasi klub-klub yang berbasis di pulau Jawa semakin kental pada ajang Liga 1 musim depan setelah Persipura Jayapura dan Persiraja Banda...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/musim-depan-liga-1-tanpa-klub-papua-dan-sumatera-netizen-saatnya-ganti-nama-jadi-liga-jawa/">Musim Depan Liga 1 tanpa Klub Papua dan Sumatera, Netizen: Saatnya Ganti Nama jadi Liga Jawa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, bolabeten</strong> &#8211; Dominasi klub-klub yang berbasis di pulau Jawa semakin kental pada ajang Liga 1 musim depan setelah Persipura Jayapura dan Persiraja Banda Aceh degradasi musim ini.</p>
<p>Persipura, Persiraja, Persela Lamongan menjadi tiga klub yang terdegradasi dari Liga 1 2021/2022. Ketiganya akan digantikan Persis Solo, Rans Cilegon FC, dan Dewa United yang promosi dari Liga 2.</p>
<p>Kondisi itu membuat dominasi klub-klub asal pulau Jawa semakin mendominasi kompetisi Liga 1 musim 2022/2023. Musim depan Liga 1 tidak memiliki klub yang mewakili Papua dan Sumatera setelah Persipura serta Persiraja degradasi.</p>
<p>Total ada 14 klub yang berbasis di Jawa pada Liga 1 musim depan. Sementara empat lainnya berasal dari Bali (Bali United), Sulawesi (PSM Makassar) dan dua dari pulau Kalimantan (Borneo FC dan Barito Putera).</p>
<p>Tak ayal kondisi ini membuat riuh media sosial soal perspeakbolaan nasional. Setelah kehilangan tim Sumatra dan Papua, serta terlalu dominan klub asal Pulau Jawa, membuat Netizen melempar guyon.</p>
<p>Salah satunya meminta nama kompetisi diganti Liga Jawa saja, karena terlalu terfokusnya tim-tim peserta di Pualau Jawa. Ada juga yang menyarankan dibuat kompetisi antar pulau saja, masing-masing juara pulau diadu untuk jadi pemenangnnya.</p>
<p>Terdegradasinya Persipura dari Liga 1 merupakan kejutan sekaligus kehilangan besar bagi kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pasalnya tim berjuluk Mutiara Hitam itu merupakan salah satu tim besar di Indonesia.</p>
<p>Persipura merupakan tim pengoleksi empat gelar Liga Indonesia dan melahirkan banyak pemain hebat Timnas Indonesia, mulai dari Boaz Solossa hingga terakhir Ramai Rumakiek.</p>
<p>&#8220;Kami dari pemain sebenarnya belum bisa menerima hasil yang tadi. Tadi hasil sudah baik kami menang tapi kami tidak bisa bicara dengan satu sama lain. Kami masih tidak percaya tapi itulah hasil pertandingan sepak bola,&#8221; ujar pemain Persipura Yustinus Pae usai timnya degradasi.</p>
<p><strong>Klub Liga 1 Musim Depan</strong><br />
1. BALI UNITED<br />
2. PERSIB BANDUNG<br />
3. BHAYANGKARA FC<br />
4. AREMA FC<br />
5. PERSEBAYA SURABAYA<br />
6. BORNEO FC<br />
7. PSIS SEMARANG<br />
8. PERSIJA JAKARTA<br />
9. MADURA UNITED<br />
10. PERSIKABO 1973<br />
11. PERSIK KEDIRI<br />
12. PERSITA TANGERANG<br />
13. PSS SLEMAN<br />
14. PSM MAKASSAR<br />
15. BARITO PUTERA<br />
16. PERSIS SOLO<br />
17. RANS CILEGON FC<br />
18. DEWA UNITED.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/musim-depan-liga-1-tanpa-klub-papua-dan-sumatera-netizen-saatnya-ganti-nama-jadi-liga-jawa/">Musim Depan Liga 1 tanpa Klub Papua dan Sumatera, Netizen: Saatnya Ganti Nama jadi Liga Jawa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Putra Papua Cetak Gol, Garuda Menang 3-0 atas Timor Leste</title>
		<link>https://prokabar.com/tiga-putra-papua-cetak-gol-garuda-menang-3-0-atas-timor-leste/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jan 2022 14:47:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#timor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100313</guid>

					<description><![CDATA[<p>GIANYAR, prokabar &#8211; Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan 3-0 atas Timor Leste pada pertandingan FIFA Matchday kedua di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-putra-papua-cetak-gol-garuda-menang-3-0-atas-timor-leste/">Tiga Putra Papua Cetak Gol, Garuda Menang 3-0 atas Timor Leste</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GIANYAR, prokabar</strong> &#8211; Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan 3-0 atas Timor Leste pada pertandingan FIFA Matchday kedua di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (30/1) malam.</p>
<p>Ini menjadi kemenangan kedua Timnas Indonesia melawan Timor Leste setelah sebelumnya menang 4-1. Kali ini, bertindak sebagai &#8216;tamu&#8221; tiga gol tim Garuda dicetak oleh tiga pemain asal Papua</p>
<p>Pada pertandingan kali ini, gol Timnas Indonesia dicetak olehTerens Puhiri (5&#8242;), Ramai Rumakiek (41&#8217;), dan gol terakhir dicetak oleh Ricky Kambuaya pada menit ke-73. Ini pun menjadi modal yang bagus bagi Shin Tae-yong sebelum berlaga di Piala AFF U-23.</p>
<p>Babak Pertama, sperti tak mau mengulang kesalahan di pertandingan pertama, Indonesia langsung tampil menggebrak. Peluang demi peluang didapat hanya dalam kurun waktu lima menit.</p>
<p>Hasilnya, Indonesia sudah memimpin 1-0 pada menit kelima. Umpan terobosan Ricky Kambuaya, mampu diteruskan Terens Puhiri menjadi gol. Ini merupakan gol debut bagi Terens di Timnas Indonesia.</p>
<p>Unggul cepat, Indonesia semakin berani menyerang. Menit 12, Marselino melepas tembakan indah dari luar kotak penalti tetapi ditepis Junildo.</p>
<p>Timor Leste sempat menjebol gawang Nadeo di menit ke-19 tetapi gol dianulir karena lebih dulu offside. Fachruddin sempat mendapat peluang di menit ke-26. Sayangnya, sundulan pemain Madura United melenceng tipis dari gawang.</p>
<p>Peluang kembali datang bagi Indonesia di menit ke-36. Sayangnya, tendangan Marselino bisa dihentikan Junildo. Bola muntah coba disambar oleh Ronaldo, tetapi Junildo dengan sigap menangkapnya.</p>
<p>Ramai Rumakiek akhirnya menambah keunggulan Indonesia lewat tendangan keras pada menit ke-41. Gol tersebut memastikan laga Timnas Timor Leste vs Timnas Indonesia berakhir 0-2 di babak pertama.</p>
<p>Pada babak kedua, Timnas Indonesia masih bermain dengan tempo yang sama pada babak kedua ini. Selain itu tidak ada perubahan yang terjadi dari susunan pemain yang ada.</p>
<p>Laga berjalan dengan tempo cukup lambat di babak kedua. Indonesia tampil lebih berhati-hati ketimbang di babak pertama, sedangkan Timor Leste terus kesulitan mengembangkan permainan meski sudah mengganti sejumlah pemain. Indonesia baru bisa menciptakan peluang pada menit 59. Namun sepakan Marselino Ferdinan masih melayang.</p>
<p>Menit 69, Indonesia mendapat peluang emas dari situasi sepak pojok. Namun tandukan Rachmat Irianto masih melenceng. Pada menit 72, Alfeandra Dewangga mendapat kesempatan mengancam dari eskekusi tendangan bebas. Namun tembakannya dengan mudah diamankan Junildo.</p>
<p>Pada menit 73, Indonesia akhirnya bisa menambah keunggulan melalui aksi individu Ricky Kambuaya. Pemain asal Sorong tersebut melakukan solo run sebelum melepasan sepakan mendatar ke gawang Junildo, skor berubah 3-0.</p>
<p>Pada menit 80, Indonesia berkesempatan menambah keunggulan. Namun usaha yang dilakukan Marselino Ferdinan tidak membuahkan hasil.</p>
<p>Alfeandra Dewangga kembali mengancam melalui eksekusi tendangan bebas pada menit 89. Namun masih bisa ditangkap dengan lengket oleh Junildo. Tidak ada gol tambahan hinga peluit panjang. Indonesia berhasil menang dengan skor telak 3-0.</p>
<p><strong>SUSUNAN PEMAIN</strong><br />
<strong>TIMOR LESTE (5-3-2)</strong><br />
Junildo Manuel; Jaimito Antonio, Joao Bosco, Joao Panji, Tomas Sarmento, Yohanes Kapitan; Dom Lucas Mouzinho, Paulo Gali; Joao da Costa, Zenivio Morientes<br />
Cadangan: Filonito, Mendonca da Silva, Gumario Augusto, Malik Xavier, Orcelio Nobelito, Portela, Natalino, Santiago Xavier, Alexandro, Correia, Quintao<br />
Pelatih: Fabio Magrao</p>
<p><strong>INDONESIA (4-3-3)</strong><br />
Nadeo Argawinata; Bayu Fiqri, Fachruddin Aryanto, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan; Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya, Marselino Ferdinan; Terens Puhiri, Ronaldo Kwateh, Ramai Rumakiek<br />
Cadangan: Ernando Ari Sutaryadi, Achmad Figo Ramadani, Edo Febriansyah, Sani Rizki Fauzi, Dedik Setiawan<br />
Pelatih: Shin Tae-yong.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-putra-papua-cetak-gol-garuda-menang-3-0-atas-timor-leste/">Tiga Putra Papua Cetak Gol, Garuda Menang 3-0 atas Timor Leste</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Talenta Papua di Piala AFF; Dari Boas Solossa hingga Ricky Kambuaya,  Ellie Aiboy Paling Mentereng</title>
		<link>https://prokabar.com/talenta-papua-di-piala-aff-dari-boas-solossa-hingga-ricky-kambuaya-ellie-aiboy-paling-mentereng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Dec 2021 09:50:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98580</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Pemain asal Papua selalu menjadi langganan masuk Timnas Indonesia, termasuk ketika berlaga di pentas Piala AFF sejak edisi pertama 1996 silam....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/talenta-papua-di-piala-aff-dari-boas-solossa-hingga-ricky-kambuaya-ellie-aiboy-paling-mentereng/">Talenta Papua di Piala AFF; Dari Boas Solossa hingga Ricky Kambuaya,  Ellie Aiboy Paling Mentereng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong> &#8211; Pemain asal Papua selalu menjadi langganan masuk Timnas Indonesia, termasuk ketika berlaga di pentas Piala AFF sejak edisi pertama 1996 silam. Beberapa diantaranya jadi &#8220;mutiara&#8221;. Dari Boas Solossa hingga Ricky Kambuaya, tapi Ellie Aiboy paling mentereng</p>
<p>Pada Piala AFF 2020 kali ini, pelatih Shin Tae-yong memanggil tiga putra daerah asli Papua. Mereka adalah Ricky Kambuaya, Ramai Rumakiek, dan Marckho Sandy Meraudje.</p>
<p>Dalam laga pertama Timnas Indonesia menghadapi Kamboja di Grup B, Kamis (9/12) lalu, Ramai Rumakiek dan Ricky Kambuaya sudah mendapatkan kesempatan bermain dan memperlihatkan kontribusi nyata.</p>
<p>Assist Ricky Kambuaya diselesaikan dengan baik oleh Ramai Rumakiek yang mecetak gol keempat Tim Garuda dalam kemenangan 4-2 atas Kamboja.</p>
<p>Para pemain asal Papua selalu memiliki kualitas jempolan dan stamina yang bagus. Bakat alamiah itu lahir karena didukung oleh kondisi alam yang berbukit sehingga sering jadi andalan Timnas Indonesia.</p>
<p>Pemain asal Papua juga kerap menjadi andalan di Timnas Indonesia, khususnya Piala AFF. Sejak awal keikutsertaan Timnas Indonesia pada 1996, tercatat hanya satu edisi yakni pada 2018 pemain Papua absen di Piala AFF.</p>
<p>Kontribusi pemain Papua pun terus berlanjut di era pelatih Shin Tae-yong. Selalu ada pemain Papua dalam skuat asuhan Shin Tae-yong di kelompok umur maupun senior.</p>
<figure id="attachment_17353" aria-describedby="caption-attachment-17353" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-17353" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2021/12/061375700_1634113736-051509300_1633696214-WhatsApp_Image_2021-10-08_at_00.55.26.jpeg" alt="" width="640" height="360" /><figcaption id="caption-attachment-17353" class="wp-caption-text">Ricky Kambuaya, pemain asal Papua di Piala AFF 2021. (foto: Pssi)</figcaption></figure>
<p>Situasi itu menjadi bukti memang pemain Papua punya nilai lebih di mata Shin Tae-yong sehingga dipercaya membela Timnas Indonesia. Tradisi yang sejauh ini tak pernah mengecewakan mengingat pemain asal Papua punya kualitas dan kemampuan mumpuni.</p>
<p>Elie Aiboy Paling Mentereng<br />
Dari sederet pemain Papua yang pernah membela Timnas Indonesia di Piala AFF, Elie Aiboy menjadi yang paling mentereng. Elie Aiboy tercatat paling sering tampil di Piala AFF yakni sebanyak lima edisi.</p>
<p>Elie Aiboy tampil membela Timnas Indonesia pada Piala AFF 2002, 2004, 2007, 2008, dan 2012. Puncak penampilan Elie Aiboy paling tinggi terjadi pada Piala AFF 2004.</p>
<p>Ketika itu, Elie Aiboy berhasil mencetak empat gol dan membantu Timnas Indonesia menembus final. Uniknya, Elie Aiboy sejajar dengan pemain Papua lain yakni Boaz Solossa yang juga mencetak empat gol.</p>
<p>Sayangnya, ketajaman keduanya gagal membantu Timnas Indonesia meraih gelar Piala AFF. Timnas Indonesia asuhan Peter Withe kalah dengan agregat 2-5 dari Singapura.</p>
<p>Tradisi yang pernah terputus pada 2018 kini kembali tertulis. Timnas Indonesia asuhan pelatih Shin Tae-yong saat ini diperkuat tiga pemain asli Papua.</p>
<p>Mereka adalah Ricky Kambuaya, Ramai Rumakiek, dan Marckho Sandy Meraudje. Dua nama awal sudah pernah bermain di bawah asuhan Shin Tae-yong, sedangkan Marckho Sandy Meraudje menjadi debutan.</p>
<p>Ketiga memang pantas dipanggil Timnas Indonesia. Penilaian Shin Tae-yong mengacu pada kontribusi ketiganya di masing-masing tim pada BRI Liga 1 2021/2022.</p>
<p>Uniknya, ketiga pemain tersebut bermain di posisi krusial. Ricky Kambuaya dan Ramai Rumakiek sebagai gelandang serang, sedangkan Marckho Sandy bermain sebagai bek.</p>
<p>Tanggung jawab besar akan diemban ketiganya di Timnas Indonesia. Mereka harus mampu memberikan penampilan dan kontribusi maksimal karena membawa nama besar tradisi pemain Papua.</p>
<p>Pada laga pertama kontra Kamboja, dua dari tiga pemain Papua itu sudah mendaptkan kesempatan dari Shin Tae-yong.</p>
<p>Tak hanya bermain dalam pertandingan pertama Tim Garuda di Piala AFF 2020 itu, Ricky Kambuaya dan Ramai Rumakiek berhasil memberikan kontribusi nyata. Ramai Rumakiek mencetak gol keempat Timnas Indonesia dengan memaksimalkan assist dari Ricky Kambuaya.</p>
<p><strong>Daftar Pemain Papua di Piala AFF</strong></p>
<p><strong>Piala AFF 1996</strong><br />
Aples Tecuari<br />
Chris Yarangga</p>
<p><strong>Piala AFF 1998</strong><br />
Alexander Pulalo</p>
<p><strong>Piala AFF 2000</strong><br />
Eduard Ivakdalam</p>
<p><strong>Piala AFF 2002</strong><br />
Aples Tecuari<br />
Elie Aiboy</p>
<p><strong>Piala AFF 2004</strong><br />
Ortizan Solossa<br />
Jack Komboy<br />
Boaz Solossa<br />
Elie Aiboy</p>
<p><strong>Piala AFF 2007</strong><br />
Erol Iba<br />
Elie Aiboy</p>
<p><strong>Piala AFF 2008</strong><br />
Erol Iba<br />
Elie Aiboy</p>
<p><strong>Piala AFF 2010</strong><br />
Oktovianus Maniani<br />
Yesaya Desnam</p>
<p><strong>Piala AFF 2012</strong><br />
Elie Aiboy<br />
Cornelius Geddy<br />
Vendry Mofu<br />
Oktovianus Maniani</p>
<p><strong>Piala AFF 2014</strong><br />
Boaz Solossa<br />
Imanuel Wanggai</p>
<p><strong>Piala AFF 2016</strong><br />
Boaz Solossa<br />
Yanto Basna</p>
<p><strong>Piala AFF 2020</strong><br />
Ramai Rumakiek<br />
Ricky Kambuaya<br />
Marckho Meraudje</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/talenta-papua-di-piala-aff-dari-boas-solossa-hingga-ricky-kambuaya-ellie-aiboy-paling-mentereng/">Talenta Papua di Piala AFF; Dari Boas Solossa hingga Ricky Kambuaya,  Ellie Aiboy Paling Mentereng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renang Sumbang Perak Kedua Untuk Sumbar Di Peparnas</title>
		<link>https://prokabar.com/renang-sumbang-perak-kedua-untuk-sumbar-di-peparnas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2021 02:43:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#adh]]></category>
		<category><![CDATA[#disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#papernas]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97343</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jayapura, Prokabar &#8211; Melyana Ratih Pratama, atlit renang Sumbar dalam Peparnas XVI Papua 2021, sumbang medali perak kedua kamis (11/11). Perak diraih berkat pencapaian...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/renang-sumbang-perak-kedua-untuk-sumbar-di-peparnas/">Renang Sumbang Perak Kedua Untuk Sumbar Di Peparnas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jayapura, Prokabar</strong> &#8211; Melyana Ratih Pratama, atlit renang Sumbar dalam Peparnas XVI Papua 2021, sumbang medali perak kedua kamis (11/11).</p>
<p>Perak diraih berkat pencapaian waktu 2 menit 38 detik pada nomor 200 meter gaya bebas. Tertinggal 14 detik dari Syuci Indriani, peraih medali emas asal Provinsi Riau dengan waktu 2 menit 24 detik.</p>
<p>Keberhasilan ini menambah jumlah medali Sumatera Barat menjadi dua perak, setelah sebelumnya perak juga diraih dari Cabang Olahraga Lompat Jauh, atas nama Farid.</p>
<p>Dengan dua perak, posisi Sumbar di klasemen pun berangsur naik. Sementara pada kategori lainnya, masih di 200 meter gaya bebas, Raudatus syifa mampu berada di urutan ke empat. Dengan pembinaan yang tepat dan terarah kedepannya, syifa memiliki potensi lebih berprestasi kedepannya.</p>
<p>Pada Kamis (11/11) pagi ini, Cabor Judo juga meraih medali perunggu atas nama Firman, yang kalah di semifinal dari judoka asal Jawa Barat. &#8220;Secara otomatis, Firman mendapatkan medali Perunggu,&#8221; sebut Hendri GD, sang pelatih.</p>
<p>Potensi medali emas lainnya pada hari ini, ada di cabor tenis meja atas nama Metri, yang siang ini akan bertanding melawan petenis meja asal jawa tengah. Total dua perak dan satu perunggu, menjadi pencapaian Sumbar, hingga kamis siang. <strong>(adh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/renang-sumbang-perak-kedua-untuk-sumbar-di-peparnas/">Renang Sumbang Perak Kedua Untuk Sumbar Di Peparnas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Tiga Cabor yang Berpeluang Sumbang Emas Untuk Sumbar di Peparnas Papua</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-tiga-cabor-yang-berpeluang-sumbang-emas-untuk-sumbar-di-peparnas-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2021 23:32:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#adh]]></category>
		<category><![CDATA[#disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#papernas]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97327</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kontingen Peparnas Sumbar masih tertahan dengan perolehan satu medali perak hingga hari ke enam pelaksanaan pekan paralimpik nasional ke XVI, di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-tiga-cabor-yang-berpeluang-sumbang-emas-untuk-sumbar-di-peparnas-papua/">Ini Tiga Cabor yang Berpeluang Sumbang Emas Untuk Sumbar di Peparnas Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211; </strong>Kontingen Peparnas Sumbar masih tertahan dengan perolehan satu medali perak hingga hari ke enam pelaksanaan pekan paralimpik nasional ke XVI, di Papua 2021 ini.</p>
<p>Meski begitu, rasa optimisme kontingen membuncah pada rabu petang, usai atlit andalan cabang olahraga tenis meja, Metri, berhasil lolos ke Final, usai mengalahkan lawannya asal sumsel rabu petang.</p>
<p>Di Final Kamis (11/11), Metri akan berhadapan dengan rekan sesama atlet Pelatnas yang berasal Jawa Tengah, Ana Widy Widyasari.</p>
<p>Pada Peparnas sebelumnya di Jawa Barat, Metri harus mengakui keunggulan Ana. Dengan kondisi baru satu perak yang diraih kontingen sumbar, maka harapan meraih medali Emas, tersandar di pundak Metri.</p>
<p>Peluang Emas lainnya ada di Cabang Olahraga renang. Ratih, atlit renang disabilitas asal Sumbar juga ke Final di nomor 200 meter gaya bebas, Kamis (11/11) pagi, pukul 08.30. Sama dengan Metri, Ratih juga atlit pelatnas yang disiapkan menuju Para Sea Games.</p>
<p>Peluang terakhir ada di Cabor Atletik pada nomor 4 x 400 meter. Nomor ini dihelat Sabtu (13/11) pagi.</p>
<p>&#8220;Kami berharap Metri dan Ratih bermain lepas, dan tidak terbebani dengan harapan medali emas Sumbar, ada di pundak mereka,&#8221; sebut Arizal Aries, Ketua NPC Sumbar. <strong>(adh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-tiga-cabor-yang-berpeluang-sumbang-emas-untuk-sumbar-di-peparnas-papua/">Ini Tiga Cabor yang Berpeluang Sumbang Emas Untuk Sumbar di Peparnas Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atlit Judo Sumbar Awali Perjuangan Di Peparnas XVI Papua</title>
		<link>https://prokabar.com/atlit-judo-sumbar-awali-perjuangan-di-peparnas-xvi-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2021 02:22:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#adh]]></category>
		<category><![CDATA[#disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#judo]]></category>
		<category><![CDATA[#papernas]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97176</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kontingen Peparnas Sumbar juga menurunkan dua atlitnya pada cabang olahraga Judo. Dua atlit masing-masing Efrizal dan Firman, akan bertanding pada awal...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/atlit-judo-sumbar-awali-perjuangan-di-peparnas-xvi-papua/">Atlit Judo Sumbar Awali Perjuangan Di Peparnas XVI Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211; </strong>Kontingen Peparnas Sumbar juga menurunkan dua atlitnya pada cabang olahraga Judo.</p>
<p>Dua atlit masing-masing Efrizal dan Firman, akan bertanding pada awal pekan ini.</p>
<p>Efrizal sepanjang pekan lalu, berusaha menjaga berat badan, agar dapat tampil maksimal.</p>
<p>Meski begitu, kenangan pada Peparnas Jawa Barat 2016, terus dikenang oleh dirinya, mengingat keterlambatan sepersekian detik, membuat lawan mengambil kesempatan melakukan teknik bantingan kepada dirinya yang lengah sesaat waktu itu.</p>
<p>&#8220;Saya semangat dan optimis, kenangan waktu 2016 lalu, semakin memotivasi diri untuk mendapatkan hasil lebih baik kali ini,&#8221; sebut efrizal 40 tahun. Disabilitas netra ini, menyebut sejak 2004 lalu telah berlatih Judo dibawah bimbingan <em>sensei</em> Hendri Gusman Darma.</p>
<p>Judoka lainnya Firman, tak kalah optimis, meski Peparnas kali ini, menjadi yang pertama bagi disabilitas netra 22 tahun ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain judo, atletik, catur, renang dan bulutangkis serta tenis meja juga bertanding pada hari ini. Salah satunya adalah pebulutangkis rungu asal Bukittinggi Asrafi Abrar, yang akan menghadapi pebulutangkis asal DIY.</p>
<p>Sebelumnya rafi berhasil menang atas pebulutangkis asal sulawesi selatan dua set langsung.</p>
<p>Sementara untuk cabor atletik, Asril Wong, tetap optimis, target emas masih dapat diraih, dikarenakan pada hari pertama senin lalu, memang banyak atlet sumbar tidak turun di nomor andalannya.<strong> (adh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/atlit-judo-sumbar-awali-perjuangan-di-peparnas-xvi-papua/">Atlit Judo Sumbar Awali Perjuangan Di Peparnas XVI Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tenis Meja Sumbar Targetkan Satu Emas di Peparnas XVI Papua</title>
		<link>https://prokabar.com/tenis-meja-sumbar-targetkan-satu-emas-di-peparnas-xvi-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 23:05:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#emas]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<category><![CDATA[Metri]]></category>
		<category><![CDATA[Peparnas XVI Papua 2021]]></category>
		<category><![CDATA[Tenis Meja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97072</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Jayapura &#8211; Berbekal enam atlet, Pelatih dan Oficial Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Meja menargetkan medalis emas pada ajang Peparnas XVI Papua 2021.  Pelatih...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tenis-meja-sumbar-targetkan-satu-emas-di-peparnas-xvi-papua/">Tenis Meja Sumbar Targetkan Satu Emas di Peparnas XVI Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a>,<a href="https://prokabar.com/tag/papua/"> Jayapura</a> &#8211; Berbekal enam atlet, Pelatih dan Oficial Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Meja menargetkan medalis emas pada ajang Peparnas XVI Papua 2021. </strong></p>
<p>Pelatih Tenis Meja Sumatera Barat (Sumbar) Vilga Vernanda mengungkapkan ini jelang pertarungan Peparnas XVI Papua 2021.</p>
<p>Sebanyak enam atletnya yang akan bertarung memperebutkan medali emas itu adalah Rusdi Noverry dan Metri (tuna Grahita), Andi Mahmudin, Eriyon, dan Yulhendri (Tuna Daksa), kemudia Syamki Afviora (Tuna Rungu).</p>
<p>Persiapan seluruh atlet menurut Vilga Vernanda sudah sangat baik. Latihan intensif selama dua bulan terakhir membuat kondisi atlet siap tempur.</p>
<p><a href="https://milenialisme.com/sastra/kekuatan-dalam-gelapnya-malam/"><strong>Kekutan dalam Gelapnya Malam</strong></a></p>
<p>&#8220;Kondisi atlet sudah membaik setelah penerbangan dan latihan sehari pasca tiba pada Selasa (2/11) pagi WIT. Secara umum atelt  siap secara fisik dan mental,&#8221; kata Vilga Vernanda.</p>
<p>Meski andalan pada Cabor Tenis Meja ini adalah Metri, Vilga Vernanda tak menutup kemungkinan atletnya yang lain mampu menyumbangkan medali.</p>
<p>Jadwal pertandingan cabor ini pada Senin (8/11) hingga Sabtu (13/11) di Istora Papua Bangkit dan Hall Hotel.</p>
<p>Pelatih dan ofisial serta atlet sangat mengharapkan doa terbaik dari masyarakat Sumbar agar dapat menyumbangkan medali emas dan meraih prestasi maksimal pada Peparnas XVI Papua 2021.</p>
<p>Pada technical meeting cabang olahraga tenis meja, berlangsung cukup alot, pada jum&#8217;at sejak pagi hingga sore hari. (Adh)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tenis-meja-sumbar-targetkan-satu-emas-di-peparnas-xvi-papua/">Tenis Meja Sumbar Targetkan Satu Emas di Peparnas XVI Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Atlit Papernas Sumbar, Wagub Audy Hadir Langsung di Papua</title>
		<link>https://prokabar.com/dukung-atlit-papernas-sumbar-wagub-audy-hadir-langsung-di-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 13:19:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#papernas]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#SumateraBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#Wagub]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97053</guid>

					<description><![CDATA[<p>Papua, Prokabar &#8211; Salah satu bentuk perhatian Pemprov Sumbar terhadap dunia olahraga adalah mendukung atlit yang berlaga pada even-even nasional. Selain penyediaan anggaran untuk...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dukung-atlit-papernas-sumbar-wagub-audy-hadir-langsung-di-papua/">Dukung Atlit Papernas Sumbar, Wagub Audy Hadir Langsung di Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Papua, Prokabar</strong> &#8211; Salah satu bentuk perhatian Pemprov Sumbar terhadap dunia olahraga adalah mendukung atlit yang berlaga pada even-even nasional.</p>
<p>Selain penyediaan anggaran untuk persiapan dan pelaksanaan kegiatan, juga bantuan moril langsung berupa kunjungan menyemangati duta olahraga yang sedang berjuang.</p>
<p>Serupa penyelenggaraan PON lalu, perhatian sejenis juga ditunjukkan Wakil Gubernur Audy Joinaldy dengan hadir langsung di Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) ke-XVI, Papua 2021.</p>
<p>&#8220;Kita tidak beda-bedakan baik atlit biasa maupun disabilitas. Semuanya sama. Apalagi satu tujuan, berjuang mengharumkan nama Sumatera Barat. Untuk itu, Saya hadir langsung disini memberi support kepada paralympian (atlit difabel.red) Sumbar,&#8221; ujar Audy di Jayapura Papua, Jumat (5/11).</p>
<p>Rencananya disamping menghadiri pembukaan, Wagub Audy juga bakal menyambangi beberapa lokasi dimana paralympian Sumbar berlaga.</p>
<p>&#8220;Setelah menghadiri opening ceremony hari ini, besok (Sabtu, 6/11.red) saya akan meninjau beberapa venue memberi semangat kepada atlit Sumbar yang bertanding,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dia berharap seluruh atlit yang tampil mampu memberikan hasil terbaik bagi Ranah Minang. Tak lupa wagub milenial ini memberi saran kepada tim untuk selalu menjaga kesehatan.</p>
<p>&#8220;Jangan kasih kendor. Berikan upaya maksimal, biar hasilnya nanti Allah yang tentukan. Terpenting, jaga juga kesehatan. Jangan lupa terapkan prokes. Pulang pwrgi kita tetap sehat wal&#8217;afiat,&#8221; pesan pemilik enam gelar akademik ini.</p>
<p>Terakhir dia menyebutkan paralympian yang berprestasi diajang empat tahunan ini juga akan diganjar bonus yang besarannya disamakan dengan peraih medali PON Papua 2021.</p>
<p>&#8220;Ya, pasti diberi bonus untuk peraih medali. Nilainya sama dengan atlit PON kemarin dan dianggarkan di APBD 2022. Seperti Saya bilang tadi, tak ada yang dibeda-bedakan. Nilai bonusnya sama,&#8221; pungkasnya tegas.</p>
<p>Papernas Papua sendiri berlangsung 2-15 November 2021. Sumatera Barat mengirimkan 45 paralympian dan 57 offisial dengan mengikuti 9 dari 12 cabor yang dipertandingkan. <strong>(rel)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dukung-atlit-papernas-sumbar-wagub-audy-hadir-langsung-di-papua/">Dukung Atlit Papernas Sumbar, Wagub Audy Hadir Langsung di Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dibuka Wapres Malam Ini,  Kontingen Sumbar Ikuti Upacara Pembukaan Peparnas Papua 2021</title>
		<link>https://prokabar.com/dibuka-wapres-malam-ini-kontingen-sumbar-ikuti-upacara-pembukaan-peparnas-papua-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 11:38:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#peparnas]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97038</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kontingen Sumatra Barat ikut ambil bagian dalam Upacara Pembukaan Peparnas Papua XVI 2021 di Stadion Mandala Kota Jayapura, Jumat (5/11) malam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dibuka-wapres-malam-ini-kontingen-sumbar-ikuti-upacara-pembukaan-peparnas-papua-2021/">Dibuka Wapres Malam Ini,  Kontingen Sumbar Ikuti Upacara Pembukaan Peparnas Papua 2021</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Kontingen Sumatra Barat ikut ambil bagian dalam Upacara Pembukaan Peparnas Papua XVI 2021 di Stadion Mandala Kota Jayapura, Jumat (5/11) malam ini.</p>
<p>Berdasarkan  keputusan rapat CDM sebelumnya yang ikut dalam pembukaaan sebanyak 28 orang duduk di tribun dengan id card antara lain, wagub satu orang, CdM dan Deputy 4 orang, Ketua NPC 1 orang, Keamanan 4 orang, ofisial 3 orang, atlet dan pendamping 15 org.</p>
<p>Sementara yang mengikuti Parade sebanyak 10 orang terdiri dari satu orang berkursi roda, dan 7 orang lainnya, serta 2 orang berpakaian adat.</p>
<p>Panitia memberlakukan protokol kesehatan yang ketat dan membatasi jumlah pengunjung yang hadir.  Selain defile atlit dari 33 provinsi se Indonesia, penonton juga disuguhkan atraksi 500 drone yang didatangkan langsung dari California dan Dubai.</p>
<p>Peparnas ke enambelas 2021 ini diikuti oleh 1985 atlet dan mempertandingkan 12 cabang olahraga. Provinsi Sumatera Barat sendiri akan ambil bagian dalam sembilan cabang olahraga, dengan target minimal tiga emas.</p>
<p>&#8220;Kami optimis, persiapan dua bulan terakhir dapat memenuhi target tersebut,&#8221; sebut Arizal Aries, Ketua NPC Prov Sumbar.</p>
<p>Pada Peparnas terakhir di Bandung Jawa Barat, Sumbar meraih 1 emas, 2 perak dan tujuh perunggu.</p>
<p>Adapun pembukaan Peparnas XVI Tahun 2021 di Stadion Mandala dijadwalkan dimulai pada pukul 19.00 WIT, yang akan dilakukan oleh Wakil Presiden, Maaruf Amin.</p>
<p>Sebelum menggelar Peparnas, pada Oktober lalu Papua juga telah sukses menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX. Berkaca dari gelaran PON yang sukses, penyelenggaraan Peparnas juga diharapkan dapat mengikuti jejak kesuksesan PON.<strong>(Adh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dibuka-wapres-malam-ini-kontingen-sumbar-ikuti-upacara-pembukaan-peparnas-papua-2021/">Dibuka Wapres Malam Ini,  Kontingen Sumbar Ikuti Upacara Pembukaan Peparnas Papua 2021</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catatan Usil: Ketika Marawa Menghilang di Papua</title>
		<link>https://prokabar.com/catatan-usil-ketika-marawa-menghilang-di-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Oct 2021 15:30:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#catatan]]></category>
		<category><![CDATA[#marawa]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#usil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95766</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Rizal Marajo Para atlet Sumatra Barat masih berjuang, bertarung, dan berlomba di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua. Medali demi medali...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/catatan-usil-ketika-marawa-menghilang-di-papua/">Catatan Usil: Ketika Marawa Menghilang di Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh <strong>Rizal Marajo</strong></p>
<p><strong>Para</strong> atlet Sumatra Barat masih berjuang, bertarung, dan berlomba di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua. Medali demi medali mulai dikantongi oleh kontingan Tuah Sakato.</p>
<p>Luar biasa, ada yang dapat emas, ada yang mengamankan perak, dan ada pula yang cuma kabagian perunggu. No problemo, asal dapat medali pasti naik panggung untuk menerima pengalungan medali dan upacara penghormatan pemenang.</p>
<p>Berada di moment <em>The medals ceremonies</em> seperti itu, adalah saat-saat terindah bagi seorang atlet. Di podium itulah mereka mengekspresikan semuanya. Ada kegembiraan, keharuan, pastinya sebuah kebangggaan dengan berbalutkan atribut dan seragam kontingen yang super keren.</p>
<p>Tak terkecuali bagi atlet-atlet Sumbar yang berjuang di arena PON Papua kali ini. Sayangnya, ada yang menggelitik, menimbulkan pertanyaan, sekaligus agak miris, tatkala melihat atlet-atlet Sumbar ada di podium medali.</p>
<p>Salah satu pertanyaaanya, seragam kontingen atau training pack Sumbar itu ada berapa warna?</p>
<p>Begini, Iwan Samurai menerima medali dengan jacket warna putih, tapi pakai bawahan hitam. Beda lagi dengan atlet taekwondo Delva Reski yang berjaket putih, bawahannya juga putih saat menerima medali.</p>
<p>Sebelumnya, atlet gantole Nsr.Yalatif menerima medali emas pertama Sumbar dengan jacket warna hijau. Ada juga atlet senam putri bergaya dengan jaket hijau muda.</p>
<p>Kalau saja tak ada logo Tuah Sakato, pasti orang akan menilai itu jacket Sumatra Utara atau Jatim yang identik dengan warna hijau. Pokoknya terlihat gado-gado, pelangi,  dan &#8220;gaje&#8221; training pack Sumbar di hajatan PON kali ini.</p>
<p>Paling miris, ketika atlet angkat besi Pardani menerima medali perak dengan masih memakai celana pertandingan, dengan jaket warna Biru. Sepertinya tak ada emblem berbau Sumbar di jaket tersebut. Apakah atlet ini tak punya seragam kontingen?</p>
<p>Berbeda dengan dua pemenang lainnya dari Lampung dan Jawa Timur, yang tampil begitu rapi, komplit dengan seragam kebanggaan kontingen mereka masing-masing.</p>
<p>Mungkin ini hal sepele, mungkin tak dianggap penting juga. Faktanya di sebuah pesta olahraga, seragam adalah identitas.</p>
<p>Seharusnya tak layak dianggap hanya remeh temeh, jika sudah menyangkut urusan identitas dan kebanggaan daerah.</p>
<p>Setiap daerah pasti memiliki suatu identitas yang membedakan dengan daerah lain, termasuk Sumatra Barat, yang lazim dan bangga disebut sebagai Ranah Minang atau Ranah Bundo.</p>
<p>Identitas daerah, merupakan satu ciri yang dimilki satu daerah yang secara filosofi membedakan daerah tersebut dengan daerah lain, termasuk soal warna khas kebanggaan daerah.</p>
<p>Di Bali misalnya, perpaduan tiga warna yang menjadi khas daerahnya adalah kombinasi merah-Putih-hitam, yang disebut Tridatu. Riau juga bangga dengan warna khas daerahnya, hijau-kuning-merah, yang merupakan simbol warna khas Melayu di Riau.</p>
<p>Sumbar juga punya &#8220;Marawa&#8221;, dengan warna khas Merah-hitam-Kuning, yang menjadi simbol atau identitas yang sarat filosofi bagi Orang Sumbar atau orang Minang.</p>
<p>Kembali masalah <em>training pack</em> atau seragam kontingen tadi, sepanjang sejarah ikut multi iven, apakah itu PON atau Porwil, atau iven-iven lain yang namanya kontingen Sumbar pastilah konsisten mengusung warna marawa untuk seragam kontingen.</p>
<p>Kalau tidak merah atau kuning sebagai warna dominan, warna hitam selalu ada dalam kombinasi yang melengkapi nuansa kuat marawa di seragam kontingen. Tapi pada PON kali ini tidak terlihat, marawa seperti hilang di Papua.</p>
<p>Sudahlah warnanya tidak seragam, warna yang dipilih juga jauh dari warna khas kebanggaan Sumbar itu. Entah ide atau pembaharuan apa yang terpikir oleh orang yang mengurus seragam kontingen, kita tidak tahu.</p>
<p>Tapi bagi banyak orang yang paham apa itu Sumbar, apa itu Ranah Minang, dan apa itu marawa, akan mengerinyitkan dahi melihat kekacauan di sisi seragam kontingen Sumbar di PON Papua.</p>
<p>Ah.. sudahlah,  urusan seragam saja sudah belepotan ,  bagaimana urusan lain yang lebih rumit.<br />
Apalah arti sebuah warna, mungkin itu kata mereka yang mengurus, yang penting berangkat PON.</p>
<p>Salam simple</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/catatan-usil-ketika-marawa-menghilang-di-papua/">Catatan Usil: Ketika Marawa Menghilang di Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perolehan Medali PON XX 2021: Hampa Medali Hari Ini, Sumbar Terluncur ke Posisi 18</title>
		<link>https://prokabar.com/perolehan-medali-pon-xx-2021-hampa-medali-hari-ini-sumbar-terluncur-ke-posisi-18/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Oct 2021 12:16:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#medali]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#PON]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95736</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jayapura, prokabar &#8211; Posisi Kontingen Sumbar terluncur ke posisi 18, setelah hari ini, Jumat (8/10) gagal menambah perolehan medali. Tuah Sakato masih mengantongi total...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perolehan-medali-pon-xx-2021-hampa-medali-hari-ini-sumbar-terluncur-ke-posisi-18/">Perolehan Medali PON XX 2021: Hampa Medali Hari Ini, Sumbar Terluncur ke Posisi 18</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jayapura, prokabar</strong> &#8211; Posisi Kontingen Sumbar terluncur ke posisi 18, setelah hari ini, Jumat (8/10) gagal menambah perolehan medali. Tuah Sakato masih mengantongi total 17 medali sejauh ini di PON XX 2021 Papua.</p>
<p>Dari jumlah tersebut empat diantaranya  medali emas, empat perak, dan sembilan perunggu. Emas terakhir disumbangkan atlet dasa lomba putra, Fauma Depril Jumra, Kamis kemarin.</p>
<p>Harapan medali yang diharapkan dari lifter putri Mayang Sari yang tampil di kelas 76kg putri gagal menyumbang medali di auditorium Universitas Cendrawasih (Uncen) Kota Jayapura, Jumat.</p>
<p>Walau gagal, pelatih angkat besi Sumbar Martin tetap mengapresiasi anak didiknya Mayang Sari yang tampil sudah maksimal. &#8220;Mayang sudah memberikan yang terbaik. Kita juga harus mengakui kualitas lawan yang juga tak kalah bagus,&#8221; kata Martin.</p>
<p>Mayang harus mengakui keunggulan lifter putri asal Jawa Tengah Diah Ayu Permatasari dengan angkatan 215 yang sekaligus menyabet medali emas.</p>
<p>Medali perak untuk kelas ini disabet atlet angkat besi asal Lampung Fena Yuliani dengan total angkatan 197 kilogram, sementara perunggu diperoleh Gusti Melinda dari Jambi dengan total angkatan 197 kilogram sama dengan total angkatan peraih medali perak. Sementara Mayang Sari hanya mampu mengangkat dengan total angkatan 195 kilogram.</p>
<p>Sementara di cabang olahraga menembak, Sumbar juga gagal menyumbang medali untuk Ranahminang, setelah atletnya, Arnizal hanya mampu finish diurutan ke enam pada pertandingan yang digelar di Lapangan Menembak Indoor Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Jumat (8/10).</p>
<p>Arnizal yang turun pada nomor menembak 10 meter air pistol women itu, sebelumnya mampu menyingkirkan beberapa lawannya pada babak kualifikasi. Namun saat berada di final round Arnizal harus mengakui keunggulan penembak Bali, Kalimantan Selatan, Jawa Timur dan Jawa Barat.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Pelatih Menembak Sumbar Rudi Wiralaga mengatakan, sejauh ini persiapannya sudah matang, hanya saja kali ini kita belum beruntung.</p>
<p>Perbakin Sumbar sendiri, pada PON XX Papua 2021 hanya mengirim satu orang atlet dan satu nomor pertandingan.</p>
<p><strong>Daftar Peraih medali Sumbar Hingga Jumat (8/10)</strong></p>
<p><strong>Emas:</strong><br />
1. Gantole: Ketepatan Mendarat Perorangan Kelas B Terbuka: NSR. Yalatief M.<br />
2. Tae Kwon Do: Gyorugi-Heavy (Over 73 Kg: max 73,01 Kg) Putri: Delva Risky<br />
3. Binaraga: Kelass 75 Kg Putra: Muswar (Iwand Samuray)<br />
4. Atletik: Dasa Lomba Putra: Fauma Depril Jumra</p>
<p><strong>Perak:</strong><br />
5. Gantole: Ketepatan Mendarat Beregu Kelas A Terbuka<br />
6. Gantole: Ketepatan Mendarat Peroranagan Kelas A Terbuka: Khaidir Anas<br />
7. Tae Kwon Do: Gyorugi-Welter (74,01 Kg-80,00 Kg) Putra: Bimantara Subrata<br />
8. Angkat Besi: Kelas 61 Kg Putra: Pardani</p>
<p><strong>Perunggu</strong><br />
9. Gantole: Ketepatan Mendarat Beregu Kelas B Terbuka<br />
10. Dayung: Canoeing Slalom K &#8211; 1 Putri: Siska Depi<br />
11, Dayung: Canoeing Slalom C &#8211; 1 Putri: Siska Depi<br />
12. Sepak Takraw: Regu Putra<br />
13. Muaythai: Kelas 67 Kg Putra: Dion Saputra<br />
14. Tae Kwon Do: Gyorugi Light (Under 74 Kg) Putra: Densa Mara Astrit<br />
15. Cricket: Super Eight Putra<br />
16. Tae Kwon Do: Gyorugi &#8211; Fly (Under 58 Kg) Putra: Marstio E.Hidayatullah<br />
17. Muaythai: Kelas 45 Kg Putra: Gilang Dwi Fajri</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perolehan-medali-pon-xx-2021-hampa-medali-hari-ini-sumbar-terluncur-ke-posisi-18/">Perolehan Medali PON XX 2021: Hampa Medali Hari Ini, Sumbar Terluncur ke Posisi 18</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fauma Depril Jumra Sumbang Emas untuk Sumbar di Dasalomba PON XX Papua</title>
		<link>https://prokabar.com/fauma-depril-jumra-sumbang-emas-untuk-sumbar-di-dasalomba-pon-xx-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2021 11:15:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#Dasa]]></category>
		<category><![CDATA[#emas]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#PON]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95685</guid>

					<description><![CDATA[<p>TIMIKA, prokabar &#8211; Fauma Depril Jumra akhirnya menyumbangkan emas untuk Sumatera Barat, setelah berhasil menjadi juara di nomor dasalomba pada cabang olahraga (cabor) atletik...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fauma-depril-jumra-sumbang-emas-untuk-sumbar-di-dasalomba-pon-xx-papua/">Fauma Depril Jumra Sumbang Emas untuk Sumbar di Dasalomba PON XX Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMIKA, prokabar</strong> &#8211; Fauma Depril Jumra akhirnya menyumbangkan emas untuk Sumatera Barat, setelah berhasil menjadi juara di nomor dasalomba pada cabang olahraga (cabor) atletik PON XX Papua tahun 2021.</p>
<p>Fauma Depril Jumra berhasil mengumpulkan poin 6.788. Sementara untuk medali perak diraih Gayus Sibung atlet Kalimantan Timur, dan medali perunggu diraih Afif Setiawan dari Lampung.</p>
<p>Nomor dasalomba pada Cabor Atletik ini, seorang atlet harus menyelesaikan 10 nomor perlombaan, mulai dari lari 100 meter, lompat jauh, lempar cakram, lompat tinggi, lari 400 meter, tolak peluru, lari gawang 110 meter, lompat galah, lempar lembing, dan lari 1500 meter.</p>
<p>Perlombaan dasalomba sendiri digelar selama dua hari, yakni 6-7 Oktober 2021 di GOR Atletik Mimika Sport Complex (MSC), Mimika, Papua.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah saya bisa meraih medali emas dan ini sesuai target. Dimana, pada perlombaan saya di instruksikan untuk tetap fokus dan memperbaiki teknik-teknik,&#8221; katanya.</p>
<p>Kata dia, di nomor dasalomba ini dirinya kehilangan pada empat nomor, seperti di lompat galah dirinya pernah mencapai 4.50 meter, lempar lembing pernah mencapai 5.80 meter, lempar cakram, dan lari 1500 meter.</p>
<p>&#8220;Kalau empat nomor itu bisa dikuasai, maka rekor untuk PON mungkin bisa tercapai,&#8221; katanya.</p>
<p>Faktor yang membuat dirinya kurang pada empat nomor ini, kata Fauma, kalau persiapan cukup dan tidak kurang. Kemungkinan faktor kelelahan, karena harus melalui 10 perlombaan.</p>
<p>Namun demikian tidak membuat dirinya putus asa dan harus lebih fokus.</p>
<p>&#8220;Dalam lomba ini, saya tidak peduli dengan lawan. Tapi lebih fokus pada diri sendiri, dan bersyukur bisa menang dan menyumbangkan medali untuk daerah,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Adapun atlet yang mengikuti nomor dasalomba sebagai berikut:</p>
<p>1. Fauma Depril Jumra (Sumatera Barat) dengan poin 6.788.<br />
2. Gayus Sibung (Kalimantan Timur) dengan poin 6.264.<br />
3. Afif Setiawan (Lampung) dengan poin 6.161.<br />
4. Alif M Baskar (Jawa Barat) dengan poin 6.072.<br />
5. Yusak Refasi (Papua) dengan poin 5.932.<br />
6. Arif Anugrah Ilah (Kalimantan Tengah) dengan poin 5.408.<br />
7. Dedi Hermawan (Riau) dengan poin 5.186.<br />
8. Yosep Ndiken (Papua) dengan poin 5.029.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fauma-depril-jumra-sumbang-emas-untuk-sumbar-di-dasalomba-pon-xx-papua/">Fauma Depril Jumra Sumbang Emas untuk Sumbar di Dasalomba PON XX Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sisi Lain PON XX Papua: Antara Jakarta dan Jayapura, Betapa luas Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/sisi-lain-pon-xx-papua-antara-jakarta-dan-jayapura-betapa-luas-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2021 13:45:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#PON]]></category>
		<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95377</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh:  Jafar M Sidik TERLAMBAT  hanya sekitar sepuluh menit dari jadwal terbang seharusnya, pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA0656 lepas landas meninggalkan Bandara Soekarno...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sisi-lain-pon-xx-papua-antara-jakarta-dan-jayapura-betapa-luas-indonesia/">Sisi Lain PON XX Papua: Antara Jakarta dan Jayapura, Betapa luas Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: <strong> Jafar M Sidik</strong></p>
<p><strong>TERLAMBAT </strong> hanya sekitar sepuluh menit dari jadwal terbang seharusnya, pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA0656 lepas landas meninggalkan Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, Jakarta, langsung menuju Bandara Sentani di Jayapura, Kamis 30 September lalu sekitar pukul 00.15 WIB.</p>
<p>Terbang di atas ketinggian 36 ribu kaki atau sekitar 11.000 meter di atas permukaan laut, pesawat Boeing 737-800 itu menembus awan guna menjelajahi langit bersih di bawah tatapan bulan sabit memancarkan sinar keputihan di sepanjang separuh timur wilayah udara Indonesia dari Jakarta sampai ujung timur republik ini di Jayapura.</p>
<p>Garuda Indonesia menggunakan Boeing 737-800 untuk melayani rute jarak pendek dan regional termasuk untuk melayani penerbangan Jakarta – Jayapura ini. Untuk rute jarak menengah, maskapai BUMN ini mengerahkan armada Airbus A330-200/300/900neo, sedangkan Boeing B777-300ER mereka operasikan untuk membidik rute jarak jauh.</p>
<p>Mengutip laman maskapai raksasa nasional yang bergabung dengan salah satu dari tiga aliansi penerbangan terbesar di dunia SkyTeam pada 5 Maret 2014 itu, Garuda Indonesia saat ini memiliki total 142 pesawat yang di antaranya armada Boeing 737-800NG.</p>
<p>Dengan kecepatan sekitar 432 knot, Boeing-737 800 tujuan Jayapura ini bakal tiba 5 jam 25 menit kemudian di ibu kota Papua yang menjadi provinsi paling wetan Indonesia itu, pukul 05.40 WIB yang bertepatan dengan pukul 07.40 WIT (Waktu Indonesia Timur).</p>
<p>&#8220;Kecepatan (sekitar 432 knot) ini sama dengan kecepatan 800 km per jam kendaraan di darat,&#8221; kata kapten Ricky Chandra yang memiloti pesawat ini, kepada para penumpang GA0656 saat sang pilot berangsur menaikkan ketinggian jelajah terbang pesawat yang dikemudikannya ke level aman 36 ribu kaki di atas permukaan laut.</p>
<p>Pesawat yang ditumpangi kebanyakan orang-orang yang terkait langsung dengan PON Papua 2021 itu, termasuk atlet-atlet berbagai provinsi, adalah penerbangan langsung paling jauh di Indonesia dan mungkin salah satu penerbangan domestik terjauh di dunia.</p>
<p>Penerbangan menempuh jarak 3.778 kilometer ini melebihi jarak dan waktu yang ditempuh penerbangan langsung intra-benua dari Paris di Prancis di bagian barat Eropa sampai Moskow di bagian timur Eropa di Rusia, yang di antaranya dioperasikan oleh maskapai Air France.</p>
<p>Air France membutuhkan waktu 3 jam 50 menit untuk mengangkut penumpang dari ibu kota Prancis yang juga pusat mode dunia itu, ke Moskow di bagian paling timur Eropa, yang jarak terbangnya sejauh 2.461 km.</p>
<p>Ini lebih pendek dari jarak Jakarta ke Papua. Tetapi berbeda dari Jakarta -Jayapura yang hanya salah satu penerbangan domestik di Indonesia, penerbangan Paris &#8211; Moskow itu melintasi empat negara lainnya selain Prancis dan Rusia.</p>
<p><strong>Lebih panjang</strong><br />
Penerbangan langsung Jakarta-Jayapura ini juga sedikit lebih jauh dan lebih lama dibandingkan penerbangan langsung yang menghubungkan kota paling barat di benua Australia di Perth dengan Brisbane yang berada di bagian paling timur Australia di Queensland.</p>
<p>Jarak terbang Perth &#8211; Brisbane mencapai 3.606 km dan memerlukan waktu sekitar 4 jam 20 menit untuk menempuh jarak sejauh itu. Dalam kata lain, sama dengan jika dibandingkan dengan penerbangan Paris &#8211; Moskow, rute Jakarta &#8211; Papua tetap lebih jauh dan lebih lama.</p>
<p>Penerbangan Soekarno-Hatta ke Papua ini juga masih lebih jauh dan lebih lama dibandingkan rute internasional Jakarta &#8211; Hong Kong, apalagi jika dibandingkan dengan penerbangan regional dari Jakarta ke ibu kota atau kota-kota utama di negara-negara Asia Tenggara mana pun, termasuk Yangon di Myanmar yang bersama Hanoi di Vietnam merupakan dua kota utama ASEAN yang berjarak paling jauh dari ibu kota Indonesia.</p>
<p>Penerbangan langsung Garuda dari Jakarta ke salah satu dari dua kota paling timur Indonesia yang berbatasan langsung dengan Papua New Guinea ini sebagian besar berlangsung di atas laut, tepatnya di atas Laut Jawa dan Laut Banda yang merupakan salah satu laut paling dalam di dunia.</p>
<p>Lepas Laut Banda, pesawat akan masuk langit daratan Papua, sekitar selama 40 menit sampai satu jam sampai pesawat mendarat di Bandara Sentani.</p>
<p>Bayangkan, ini baru Jakarta &#8211; Jayapura. Bagaimana kalau separuh timur wilayah Indonesia ini disambungkan dengan separuh baratnya, dari Banda Aceh atau Kota Sabang di ujung barat Indonesia?</p>
<p>Itu niscaya lebih luas lagi, sekitar dua kali lipat dari Jakarta &#8211; Jayapura. Dihitung-hitung, jarak Banda Aceh &#8211; Jayapura mencapai 5.126 kilometer.</p>
<p>Jarak sejauh itu melebihi jauh jarak dari Reykjavik di Islandia di ujung timur Eropa hanmpir di Atlantik Utara, ke Moskow di Rusia. Itu juga hanya berselisih 500 km dari jarak Rekykjavik ke Ankara di Turki yang kira-kira mencapai 5.677 km.</p>
<p>Indonesia memang ‘hanya’ negara dengan total wilayah terluas ke-14 di dunia, tetapi jarak dari tepi timur sampai tepi baratnya adalah salah satu yang terpanjang di dunia. Hanya Rusia, Amerika Serikat, dan Kanada yang mengalahkan panjang jarak tepi barat ke tepi timur Indonesia.</p>
<p>China, Brazil, India, Argentina, Kazakhstan, Kongo, Arab Saudi dan Meksiko yang semuanya memiliki total luas wilayah lebih besar dari Indonesia, tak memiliki bentangan tepi ke tepi sejauh dimiliki Indonesia.</p>
<p><strong>Luas dan elok</strong><br />
Yang pasti gambaran itu mengilustrasikan betapa luas wilayah Indonesia. Dan manakala semua itu dilihat lebih dekat lagi, kesangat-luasan itu ternyata berdampingan dengan kesangat-kayaan Indonesia, tidak saja sumber daya alam dan keelokan wilayahnya, namun juga budaya dan tradisi para penghuninya.</p>
<p>Tentu saja yang terakhir ini tak bisa dikenali hanya dari ketinggian pesawat yang tengah menjelajah langit. Sebaliknya, Anda perlu merasakannya langsung dengan menjejakkan kaki di atas bumi Nusantara mana pun, termasuk Papua di mana PON Papua 2021 yang menjadi event olahraga besar nasional pertama era pandemi, digelar.</p>
<p>Namun, dari atas pesawat sekalipun, nuansa eksotis tanah Papua sudah terasa kuat dan terlihat lumayan jelas. Rangkaian hutan nan hijau dan tanah yang tak terlalu tersentuh polusi dan tangan jahil manusia terlihat indah dari ketinggian, sekaligus membangkitkan rasa kemanfaatannya bagi manusia dan kehidupan, termasuk menjadi paru-paru dunia.</p>
<p>Begitu mendarat, aura eksotisme itu kian besar saja, apalagi ketika tanah dipijak dan segala hal yang berada di atasnya dikenali, termasuk manusia-manusia yang menghuninya.</p>
<p>Tak banyak bangsa yang dikaruniai wilayah dan budaya sekaya dan seluas Indonesia. Sebaliknya, sedikit saja negara di dunia ini yang mengelola dengan begitu baik wilayah-wilayah yang tak hanya dipisahkan oleh laut dan teluk namun juga dibatasi adat istiadat dan budaya manusia yang bisa sangat berlain satu sama lain. Tapi dengan semua itu Indonesia lestari dan harmoni dalam bingkai sebuah negara.</p>
<p>Situasi ini terasa ironis jika dibandingkan dengan sebagian wilayah lain di dunia ini di mana beberapa negara hancur lebur atau kesulitan mempertahankan atau merawat eksistensinya karena terus dirongrong konflik, termasuk karena sektarianisme yang akut dan kerja yang tak pernah tuntas dalam mengharmonikan mayoritas dengan minoritas.</p>
<p>Indonesia tak seperti itu. Ini karena semua komponen masyarakat Indonesia berusaha terus mau mengenal satu sama lain sampai bisa memetik persamaan-persamaan yang membuat bangsa ini terus terikat dalam satu kesatuan.</p>
<p>Tapi itu semua mesti dirawat. Dan salah satu cara merawatnya adalah mendorong bangsa ini terus saling mengenal dengan saling mengunjungi dan saling berkomunikasi dengan meninggikan pluralisme, bukan primordialisme, meninggikan nasionalisme, bukan komunalisme, memuliakan persatuan dan kolektivisme, bukan sektarianisme dan kepartisanan.</p>
<p>Dengan cara seperti ini, kaum lebih sedikit merasa diayomi oleh kaum lebih banyak. Sebaliknya kaum lebih banyak merasa wajib meninggikan kaum lebih sedikit sehingga segala perbedaan pun lebih dilihat sebagai perekat untuk makin menyatu dan menjadi modal dalam menguatkan nasionalitas.</p>
<p>Namun begitu, jangan pernah menihilkan perbedaan, karena mengenali perbedaan malah bisa membantu mengidentifikasi kekurangan dan kekeliruan praktik bernegara yang pada akhirnya membuat negara selalu bisa menemukan cara dalam membuat bangsa ini makin menyatu hidup dalam harmoni.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sisi-lain-pon-xx-papua-antara-jakarta-dan-jayapura-betapa-luas-indonesia/">Sisi Lain PON XX Papua: Antara Jakarta dan Jayapura, Betapa luas Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 41/253 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.020 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 18:41:42 by W3 Total Cache
-->