<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pangan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pangan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Nov 2022 11:18:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pangan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nagari Taram Menuju Mandiri Pangan, Ade Rezki Pratama Beri Dukungan Penuh </title>
		<link>https://prokabar.com/nagari-taram-menuju-mandiri-pangan-ade-rezki-pratama-beri-dukungan-penuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2022 11:18:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#aderezkipratama]]></category>
		<category><![CDATA[#DPRRI]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#nagaritaram]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=109334</guid>

					<description><![CDATA[<p>Limapuluh Kota, Prokabar &#8211; Langkah Nagari Taram menjadi daerah mandiri pangan mendapat dukungan penuh dari anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama. Hal...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nagari-taram-menuju-mandiri-pangan-ade-rezki-pratama-beri-dukungan-penuh/">Nagari Taram Menuju Mandiri Pangan, Ade Rezki Pratama Beri Dukungan Penuh </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Limapuluh Kota, Prokabar</strong> &#8211; Langkah Nagari Taram menjadi daerah mandiri pangan mendapat dukungan penuh dari anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan politisi Gerindra saat kegiatan Pengawalan Desa Madya, yang dilakukan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang di Aula Kantor Wali Nagari Taram, Minggu (27/11).</p>
<p>&#8220;Kita mendukung penuh Nagari Taram yang saat ini sebagai Madya, menjadi Nagari mandiri dalam tingkat provinsi agar menjadi juara di tingkat Nasional. Karena ketahanan pangan adalah solusi terbaik solusi terbaik dalam menghadapi persoalan pangan nantinya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia mengungkapkan, mahalnya pupuk kimia yang dirasakan para petani, memang menjadi kendala dalam upaya peningkatan produksi pangan.</p>
<p>Namun, masyarakat akhirnya juga menemukan solusi dengan menghadirkan pupuk organik.</p>
<p>&#8220;Ini kita harapkan tidak hanya diproduksi (pupuk organik) untuk dipakai sendiri oleh kelompok tani, tetapi juga untuk bisa dipasarkan dan dapat meningkatkan perekonomian. Dan kami akan memberikan bantuan nanti pada kelompok wanita tani,&#8221; ungkap Ade.</p>
<p>Sementara itu, kepala BBPOM Padang, Abdul Rahim yang turut mendampingi menyebut kegiatan ketahanan dan pengawasan pangan ini sudah dilakukan selama dua hari, dan sengaja dipilih Nagari Taram.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://prokabar.com/melalui-kie-ade-rezki-pratama-berdayakan-kaum-ibu-dan-tokoh-masyarakat/">Melalui KIE, Ade Rezki Pratama Berdayakan Kaum Ibu dan Tokoh Masyarakat </a></strong></p>
<p>Bila saat ini Nagari Taram baru Madya, kedepan diharapkan bisa menjadi Nagari Mandiri Pangan.</p>
<p>&#8220;Kita bersyukur, kader ketahanan pangan di sini terus bertambah. Dari sisi kemandirian, keamanan pangan juga mendukung ekonomi masyarakat,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Wali Nagari Taram, Nanang Anwar mengapresiasi kunjungan Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama.</p>
<p>&#8220;Kita diharapkan berkontribusi mewujutkan dan mengawasi keamanan pangan. Termasuk soal stunting. Kita berharap nanti menjadi bagian tim yang ikut memerangi stunting. Kalau sekarang menjadi Nagari Madya, tahun depan semoga bisa mendiri,&#8221; harapnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengungkapkan, nagarinya masuk kategori desa mandiri. Kegiatan kehatanan pangan dikaitkan dengan stunting, komunitas aman pangan, membina pasar tradisional.</p>
<p>&#8220;Kegiatan aman pangan, kami akan membagikan tas kepasar Taram, sehingga masyarakat tidak menggunaman plastik lagi,&#8221; pungkasnya. <strong>(pk)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nagari-taram-menuju-mandiri-pangan-ade-rezki-pratama-beri-dukungan-penuh/">Nagari Taram Menuju Mandiri Pangan, Ade Rezki Pratama Beri Dukungan Penuh </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ujung Tombak Penyedian Pangan, Pemkab Agam Minta Pertanian Jangan Terhenti</title>
		<link>https://prokabar.com/ujung-tombak-penyedian-pangan-pemkab-agam-minta-pertanian-jangan-terhenti/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2020 01:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=66077</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Bupati Agam Indra Catri mengatakan dalam kondisi sulit saat ini, pertanian harus tetap berjalan dan jangan sampai terhenti, karena petani adalah ujung...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ujung-tombak-penyedian-pangan-pemkab-agam-minta-pertanian-jangan-terhenti/">Ujung Tombak Penyedian Pangan, Pemkab Agam Minta Pertanian Jangan Terhenti</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar — </strong>Bupati Agam Indra Catri mengatakan dalam kondisi sulit saat ini, pertanian harus tetap berjalan dan jangan sampai terhenti, karena petani adalah ujung tombak dalam penyediaan pangan.</p>
<p data-reader-unique-id="3">“Apabila pertanian terhenti, apa yang akan mau kita makan,” ujar Indra Catri dilansir dari MC Agam, saat beliau meninjau lahan pertanian bawang merah milik Keltan Maju Jaya, Nagari Parik Panjang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, kemarin (25/4).</p>
<p data-reader-unique-id="4">Bukti pertanian Agam terus berjalan, kata dia bahwa, di bulan Ramadan ini saja, kelompok tani Maju Jaya akan memanen bawang merah seluas 5 hektare dengan kualitas super dan medium. Dalam satu hektare petani dapat memproduksi rata-rata 35 ton. “Ini hasil produksi yang sangat luar biasa, belum lagi di Maninjau dan Silayang,” ujar dia.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Untuk itu, bupati dua periode ini meminta agar tidak ada orang yang mengantar dan menjemput Corona dari luar. Kalau petani sudah terpapar, tentu pertanian juga terhenti.</p>
<p data-reader-unique-id="6">“Kita mengingatkan agar petani dan penyuluh melaksanakan aktivitas sesuai protokol Covid-19, dengan menjaga jarak dan memakai masker, serta menjaga kesehatan,” pinta dia.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Di kesempatan ini, Indra Catri sempat memberikan edukasi pada petani yang akan menanam bawang merah. Untuk itu, ia minta penyuluh untuk selalu mendampingi petani di lapangan. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ujung-tombak-penyedian-pangan-pemkab-agam-minta-pertanian-jangan-terhenti/">Ujung Tombak Penyedian Pangan, Pemkab Agam Minta Pertanian Jangan Terhenti</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komite II DPD RI Ingatkan Pentingnya Ketahanan Pangan dalam Mengatasi Dampak Covid-19</title>
		<link>https://prokabar.com/komite-ii-dpd-ri-ingatkan-pentingnya-ketahanan-pangan-dalam-mengatasi-dampak-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2020 04:40:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#DPD]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<category><![CDATA[dpdri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=65158</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lampung, Prokabar — Presiden Joko Widodo telah mengumumkan status Karantina Wilayah dampak dari meluasnya penyebaran pandemi Covid-19. Tentunya Komite II DPD RI memandang hal...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/komite-ii-dpd-ri-ingatkan-pentingnya-ketahanan-pangan-dalam-mengatasi-dampak-covid-19/">Komite II DPD RI Ingatkan Pentingnya Ketahanan Pangan dalam Mengatasi Dampak Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Lampung, Prokabar —</strong> Presiden Joko Widodo telah mengumumkan status Karantina Wilayah dampak dari meluasnya penyebaran pandemi Covid-19. Tentunya Komite II DPD RI memandang hal tersebut akan berdampak secara menyeluruh terhadap ketahanan pangan di daerah.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Wakil Ketua Komite II Bustami Zainudin melihat permasalahan pangan ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah dalam menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan berdampak terhadap ketahanan pangan di daerah. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sektor pertanian menjadi strategis dan sangat vital bagi bangsa Indonesia, karena pertanian merupakan sumber bahan pangan, sandang, bahkan papan, dan energi, yang merupakan kebutuhan pokok manusia di luar telekomunikasi dan pendidikan,” ucap senator asal Provinsi Lampung itu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Bustami bahwa ketahanan pangan dan energi pada saat ini dikatakan akan menjadi syarat kedaulatan dari sebuah Bangsa, sehingga Bangsa yang tidak dapat menciptakan ketahanan pangan dan energinya secara mandiri tidak akan bisa menjadi bangsa yang berdaulat dan mandiri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan hasil pengawasan di Provinsi Lampung yang dilakukan oleh Bustami, pada bulan April ini stok beras akan mulai berkurang karena petani baru mulai menanam padi lagi. Kemudian, dikarenakan salah satu dampak yang terkena imbas pada masa ini adalah produk-produk hewani, maka harus ada strategi untuk mengatasi permasalahan ini. “Contohnya seperti mengganti sumber protein hewani ke sumber protein nabati,” jelasnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, lanjutnya, ada beberapa komoditas pangan yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah dalam menghadapi masa-masa ini. “Komoditas itu adalah daging, kedelai, jagung, gula, bawang putih, bawang bombai, dan cabai,” tutur Bustami. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bustami menilai dalam menghadapi bencana nasional Pandemi Covid-19. Ia meminta kepada aparatur pemerintah provinsi untuk mengamankan cadangan pangan di Provinsi Lampung untuk tiga bulan ke depan. “Saya mengusulkan ke pemerintah pusat untuk menerapkan kebijakan terkait jaminan sosial,” usulnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bustami juga mengusulkan adanya kebijakan nasional pengadaan test kit pangan khusus untuk mengidentifikasi penyakit berbahaya seperti Virus Corona, dan lain-lain. Kebijakan pemerintah pusat juga harus lebih konkrit untuk memperkuat alokasi penganggaran urusan pangan daerah, antara lain dengan dialokasikannya kebijakan Dana Alokasi Khusus (DAK) pangan di masing-masing kabupaten/kota</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tidak berbeda dengan Bustami, Anggota DPD RI dari Provinsi Bali Made Mangku Pastika juga menyampaikan bahwa saat ini ketahanan pangan lndonesia dan khususnya Bali sedang mendapatkan ujian serius. Upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan sebenarnya sudah dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. “Secara tegas mengamanatkan perlunya Indonesia membangun ketahanan pangan mandiri dan berdaulat,” paparnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya dalam ketentuan umum UU Pangan tersebut dijelaskan bahwa ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Oleh karena itu, Made Mangku meminta Pemerintah Daerah Provinsi Bali dan kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya untuk membangun, menyusun, dan mengembangkan sistem informasi pangan yang valid dan dapat dipercaya untuk memberikan rasa aman masyarakat di tengah merebaknya pandemi Covid-19.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Menjaga ataupun menjamin terpenuhinya pangan dengan kondisi ketersediaan yang cukup dan merata dalam arti pangan harus tersedia setiap saat dan merata di seluruh kabupaten/kota,” ujar Made Mangku. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Made Mangku juga menambahkan perlu adanya pemantauan rutin untuk memastikan lancarnya distribusi pasokan pangan atau kebutuhan pokok dan menjaga agar harga pangan tetap dalam kondisi terjangkau dan mudah diperoleh masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Senada dengan Made Mangku, Senator asal Provinsi Jawa Barat Aa Oni Suwarman juga melihat permasalahan pangan perlu menjadi perhatian khusus pemerintah. Dampak dari pandemi Covid-19 pada kondisi pangan dimana suplai beberapa pangan dari luar mulai sedikit terganggu, dan mobilitas masyarakat yang bekerja di sektor pangan mulai menurun karena terpengaruh dengan pembatasan interaksi. “Mulai terlihat pembelian dalam jumlah yang banyak meskipun masih dalam batas kewajaran. Harga pasar sedikit terganggu pada komoditas gula dan cabai,” tuturnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Oni Suwarman mengusulkan agar pemerintah pusat juga harus segera mengeluarkan Permendagri tentang Pedoman Penyusunan APBD. Hal ini untuk mengatur alokasi anggaran urusan pangan dan mendorong inovasi daerah untuk mengembangkan benih lokal dan penggunaannya secara optimal dan jika memungkinkan membangun lab dan litbang benih lokal atau kerjasama dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Hal yang harus diperhatikan adalah ketersediaan pangan belum cukup jika daerah di-lockdown. Selain itu, yang menjadi permasalahan terkait dengan pangan daerah yaitu terjadinya penurunan minat penduduk usia produktif yang bekerja di sektor pertanian pangan,” jelas Oni Suwarman. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Oni Suwarman juga mengharapkan kompetensi pemerintah khususnya tentang pangan dapat lebih dimaksimalkan dalam menyukseskan ketahanan pangan. Artinya, peningkatan jumlah dan kompetensi SDM Dinas Pangan agar kinerja semakin baik seperti peningkatan sarana dan prasarana manajemen pangan juga harus ditingkatkan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pembiayaan sektor pangan masih rendah terkait dengan penganggaran sehingga belum terasa kebijakan nasional terkait alokasi anggaran dalam APBD yang mengatur tentang Pangan, sementara pangan menjadi bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tutup Oni Suwarman. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/komite-ii-dpd-ri-ingatkan-pentingnya-ketahanan-pangan-dalam-mengatasi-dampak-covid-19/">Komite II DPD RI Ingatkan Pentingnya Ketahanan Pangan dalam Mengatasi Dampak Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadapi Wabah, Begini Stok Pangan Di Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/hadapi-wabah-begini-stok-pangan-di-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2020 02:29:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=63915</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Dalam menghadapi ketersediaan pangan ditengah mewabahnya Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi  dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hadapi-wabah-begini-stok-pangan-di-pariaman/">Hadapi Wabah, Begini Stok Pangan Di Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Dalam menghadapi ketersediaan pangan ditengah mewabahnya Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi  dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop &amp; UKM) Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit mengatakan, bahwa stok bahan pangan selama satu bulan kedepan dijamin aman.</p>
<p data-reader-unique-id="2">“Hal itu dilatarbelakangi setelah kita cek ke lapangan, untuk stok bahan makanan yang ada dijual oleh para pedagang kita di pasar, masih terbilang aman sampai akhir April 2020, karena kita tidak menutup pasar sebagai perputaran ekonomi masyarakat dan ketersediaan bahan pangan di Kota Pariaman ini,” ujarnya dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Rabu (1/4).</p>
<p data-reader-unique-id="3">Untuk harga-harga bahan kebutuhan pokok pun, di Pasar Pariaman masih terbilang stabil, belum terjadi kenaikan yang cukup signifikan.</p>
<p data-reader-unique-id="4">“Dari pantauan kami, harga masih stabil, walaupun ada bahan pokok yang naik seperti gula, tetapi tidak naik secara drastis, dan juga barangnya pun masih tersedia cukup untuk masyarakat,”lanjutnya.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Menghadapi kekhawatiran akan terjadinya <em data-reader-unique-id="6">panic buying</em> di tengah masyarakat terkait virus corona, pihaknya juga menghimbau agar masyarakat tidak panik dan membeli kebutuhan bahan pangan secara berlebihan.</p>
<p data-reader-unique-id="7">“Kita mengimbau masyarakat tidak panik dengan situasi ini, masyarakat akan perkembangan virus corona ini tetap belanja seperti biasa, karena stok kita cukup untuk bulan April kedepan,”tuturnya.</p>
<p data-reader-unique-id="8">“Kita juga mengantisipasi nantinya bila terjadi kelangkaan bahan pangan dengan mengadakan operasi pasar, akantetapi dengan Covid-19 ini, tentu kita akan siapkan mekanisme bagaimana penerapan dan pembagiannya untuk masyarakat, agar tidak menimbulkan keramaian,” tambahnya. <b>(*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hadapi-wabah-begini-stok-pangan-di-pariaman/">Hadapi Wabah, Begini Stok Pangan Di Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Jamin Stok Cukup Jika Terjadi Lonjakan Pangan</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-jamin-stok-cukup-jika-terjadi-lonjakan-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2020 06:04:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bulog]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=63766</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah melalui Perum BULOG memastikan mampu mengatasi kebutuhan lonjakan pangan yang tak terduga. Seluruh jajaran BULOG sudah mewaspadai lonjakan tersebut baik menjelang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-jamin-stok-cukup-jika-terjadi-lonjakan-pangan/">Pemerintah Jamin Stok Cukup Jika Terjadi Lonjakan Pangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah melalui Perum BULOG memastikan mampu mengatasi kebutuhan lonjakan pangan yang tak terduga. Seluruh jajaran BULOG sudah mewaspadai lonjakan tersebut baik menjelang Ramadhan dan Idul Fitri maupun kondisi tak terduga lainnya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait akan kebutuhan pangan.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Dalam keterangannya Direktur Utama Perum BULOG Budi Waseso setelah melaksanakan Rapat Direksi Perum BULOG di Jakarta, Senin (30/3) mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran untuk menyiapkan stok beras dan kebutuhan pangan lainnya yang menjadi tanggung jawab BULOG untuk bisa selalu tersedia di masyarakat.<br data-reader-unique-id="4" /><br data-reader-unique-id="5" />“Masyarakat tidak perlu khawatir, BULOG menjamin kebutuhan beras dan pangan lainnya tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba. BULOG akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersedian pangan tersebut”, kata Budi Waseso menanggapi kebutuhan pangan saat ini.<br data-reader-unique-id="6" /><br data-reader-unique-id="7" />BULOG sendiri memastikan seluruh jaringan yang bekerjasama dengan Perum BULOG sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara online maupun <em data-reader-unique-id="8">offline</em>, juga outlet-outlet milik Perum BULOG seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh Indonesia, serta jaringan retail modern yang ada.<br data-reader-unique-id="9" /><br data-reader-unique-id="10" />Guna tetap menjaga <em data-reader-unique-id="11">social distancing</em> dan <em data-reader-unique-id="12">physical distancing</em>, BULOG sendiri sudah memiliki sistem penjualan secara online yaitu iPANGANANDOTCOM yang akan memberikan kemudahan dalam pembelian kebutuhan pangan yang dibutuhkan masyarakat.</p>
<p data-reader-unique-id="13">“Pangan yang dibeli melalui iPANGANANDOTCOM akan diantar langsung ke rumah pembeli sehingga akan mempermudah dan memastikan pendsitrubusian komoditi pangan langsung diterima oleh masyarakat tanpa perlu antri ke pasar,” tambah Budi Waseso.</p>
<p data-reader-unique-id="14">iPANGANANDOTCOM sudah bisa digunakan masyarakat di tujuh kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Jogja, Makassar dan Medan melalui aplikasi Shopee (https://shopee.co.id/ipanganandotcom). Selain menyediakan beras, iPANGANANDOTCOM juga menyediakan beberapa kebutuhan pangan lainnya termasuk gula.<br data-reader-unique-id="15" /><br data-reader-unique-id="16" />Selain dapat dibeli melalui iPANGANANDOTCOM, Gula Manis Kita produksi Perum BULOG dapat dibeli melalui saluran online lainnya di BULOG official store https://bit.ly/pangankita_<em data-reader-unique-id="17">official</em>. Khusus untuk masyarakat yang tinggal di Jakarta yang merupakan daerah epicentrum penyebaran COVID-19, Gula Manis Kita juga dapat dibeli secara <em data-reader-unique-id="18">offline</em> melalui Rumah Pangan Kita GATSU di Jalan Gatot Subroto Kav.59 Jakarta Selatan.</p>
<p data-reader-unique-id="19">Khusus komoditi pangan utama yaitu beras, BULOG memiliki stok yang tersimpan di gudang-gudang BULOG seluruh Indonesia dengan total stok mencapai 1,4 juta ton dari total kapasitas gudang yang tersedia sebesar 3,8 juta ton. Ketersediaan stok beras akan terus bertambah mengingat akan memasuki musim panen raya sehingga pasokan beras betul-betul aman tersedia bagi kebutuhan masyarakat dalam situasi apapun. <b>(*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-jamin-stok-cukup-jika-terjadi-lonjakan-pangan/">Pemerintah Jamin Stok Cukup Jika Terjadi Lonjakan Pangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementan: Stok Pangan Asal Hewan Jelang HBKN Aman</title>
		<link>https://prokabar.com/kementan-stok-pangan-asal-hewan-jelang-hbkn-aman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2020 15:15:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kementan]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=61968</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yakni Idul Fitri 1441 Hijriah yang akan jatuh pada bulan Mei 2020, Kementerian Pertanian melalui...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kementan-stok-pangan-asal-hewan-jelang-hbkn-aman/">Kementan: Stok Pangan Asal Hewan Jelang HBKN Aman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yakni Idul Fitri 1441 Hijriah yang akan jatuh pada bulan Mei 2020, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) memastikan bahwa stok pangan asal hewan yang terdiri dari daging ayam dan telur ayam ras serta daging sapi, dalam kondisi aman.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita melalui rilis tertulis, Jum&#8217;at (6/3)</p>
<p>Menurutnya, berdasarkan hasil Survei Konsumsi Bahan Pokok (VKBP) tahun 2017 dan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2019 yang dilaksanakan BPS RI, konsumsi daging ayam ras adalah sebesar 12,79 kg/kapita/tahun.</p>
<p>Kebutuhan daging ayam ras sampai bulan Mei 2020 diperkirakan sebesar 1.450.715 Ton. Sementara berdasarkan potensi produksi daging ayam ras sampai bulan Mei 2020, diperkirakan sebesar 1.721.609 Ton.</p>
<p>&#8220;Sampai bulan Mei 2020, diperkirakan terdapat surplus daging ayam ras sebesar 270.894 Ton, atau rata-rata surplus sebesar 54.179 Ton/bulan,&#8221; jelas Ketut dalam siaran persnya.</p>
<p>Terkait telur ayam ras, Ketut menerangkan bahwa berdasarkan hasil Survei VKBP Tahun 2017 dan Susenas Tahun 2019, konsumsi telur ayam ras adalah sebesar 18,16 kg/kapita/tahun. Kebutuhan telur ayam ras sampai bulan Mei 2020 diperkirakan sebesar 2.059.735 Ton. Sementara berdasarkan potensi produksi telur ayam ras sampai bulan Mei 2020, diperkirakan sebesar 2.084.641 Ton.</p>
<p>&#8220;Hal ini berarti masih ada surplus sebesar 24.906 Ton atau 4.981 Ton per bulan,”ungkapnya.</p>
<p>Lanjut Ketut memaparkan bahwa berdasarkan hasil Survei VKBP Tahun 2017 dan Susenas Tahun 2019, konsumsi daging sapi/kerbau adalah sebesar 2,66 kg/kapita/tahun. Kebutuhan daging sapi/kerbau sampai bulan Mei 2020 diperkirakan sebesar 302.300 Ton. Adapun ketersediaan daging sapi/kerbau sampai Mei 2020 berdasarkan produksi dalam negeri sebesar 165.478 Ton.</p>
<p>Berdasarkan data tersebut, masih diperlukan tambahan sebanyak 136.822 Ton yang akan dipenuhi melalui impor daging sapi/kerbau sebesar 103.043 Ton dan sapi bakalan 252.810 ekor atau setara 56.659 Ton daging. Hal tersebut berdasarkan kondisi realisasi impor sampai dengan tanggal 5 Maret 2020.</p>
<p>&#8220;Artinya sampai Mei 2020, kita akan ada akumulasi surplus daging sebanyak 22.880 Ton,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Ketut berharap bahwa surplus produksi produk pangan asal hewan ini dapat dikelola lebih lanjut menjadi sumber devisa melalui ekspor ataupun diolah menjadi produk olahan untuk menambah nilai jual.</p>
<p>“Dengan data-data produksi dan konsumsi tersebut, saya yakin sampai Mei 2020 ini, stok pangan asal hewan mencukupi,&#8221; tegas Ketut. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kementan-stok-pangan-asal-hewan-jelang-hbkn-aman/">Kementan: Stok Pangan Asal Hewan Jelang HBKN Aman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Supermall Pangan Pertama di Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/supermall-pangan-pertama-di-indonesia-akhirnya-diluncurkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2019 06:26:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bulog]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<category><![CDATA[#supermallpangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=52727</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Perum Bulog resmi luncurkan toko online kebutuhan pangan, yang di berinama PangananDotcom. Supermall pangan ini yang pertama di Indonesia diresmikan oleh Direktur...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/supermall-pangan-pertama-di-indonesia-akhirnya-diluncurkan/">Ini Dia Supermall Pangan Pertama di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Perum Bulog resmi luncurkan toko online kebutuhan pangan, yang di berinama PangananDotcom. Supermall pangan ini yang pertama di Indonesia diresmikan oleh Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) di Kantor Bulog DKI Divre Jakarta dan Banten, Kelapa Gading, Selasa (26/11).</p>
<p>Dalam sambutanya, Buwas menyatakan hal ini merupakan bagian dari mensukseskan program kerja Presiden Joko Widodo ihwal ketahanan pangan. &#8220;Bulog merespons apa yang menjadi programnya Presiden kita, salah satunya ketahanan pangan dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Ini membuktikan Bulog mampu mewujudkan ini, selama didukung dengan pengusaha yang punya mindset untuk merah putih,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Bulog berkomitmen menghadirkan beras berkualitas untuk masyarakat dengan turut meluncurkan 50 merek beras baru dengan berbagai macam kualitas seperti premium dan medium maupun beras khusus seperti beras merah, beras hitam, beras lokal daerah, dan beras organik.</p>
<p>Selain itu Bulog juga memperkenalkan beras fortifikasi yang dilengkapi dengan 8 kandungan nutrisi dan merupakan salah satu upaya Bulog untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat dan mengentaskan stunting.</p>
<p>&#8220;Selama ini stigma orang kepada Bulog itu berasnya beras jelek. Kita ingin menghapus stigma itu dengan turut menghadirkan beras premium di platform ini,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sebelumnya, Perum Bulog dan Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia (Aprindo) menjalin kerjasama terkait penyediaan beras dan komoditi pangan pokok bagi konsumen. Lewat kesepakatan ini, Bulog akan turut menyediakan beras kualitas medium di toko ritel modern.</p>
<p>Buwas menambahkan, pihaknya akan menyalurkan sebanyak mungkin kebutuhan beras kualitas medium ke ritel modern guna menstabilkan harga hingga akhir 2019.</p>
<p>&#8220;Ini untuk jaga kestabilan harga sampai akhir tahun. Karena yang kita butuhkan adalah beras medium. Kalau beras premium kan hari ini sudah dibanjiri di seluruh pasar. Di ritel-ritel itu kan beras premium banyak sekali. Tapi yang medium itu yang tidak ada di ritel,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Buwas, mengatakan Bulog nantinya tak perlu lagi melakukan operasi pasar terkait penyaluran beras, sebab Bulog sudah masuk di dalam jejaring.</p>
<p>&#8220;Jadi nanti next kita tidak perlu lagi operasi pasar, tidak perlu lagi Bulog ada operasi-operasi karena langsung sudah ada di jejaring ini,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Namun begitu, ia menegaskan, Bulog tak akan lepas tangan dan terus mengikuti perkembangan situasi yang ada. Ini dilakukan guna menjaga kestabilan harga dan menekan inflasi.</p>
<p>&#8220;Mau atau tidaknya lonjakan (harga), tugas Bulog adalah untuk stabilisasi. Jadi jangan sampai ada lonjakan juga. Kestabilan juga penting, karena itu yang akan menstabilkan daripada inflasi. Kita menekan supaya tidak terjadi inflasi,&#8221; tandasnya. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/supermall-pangan-pertama-di-indonesia-akhirnya-diluncurkan/">Ini Dia Supermall Pangan Pertama di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Pessel Tingkatkan Sosialisiasi Konsumsi Pangan Non Beras, Ini Alasannya</title>
		<link>https://prokabar.com/pemkab-pessel-tingkatkan-sosialisiasi-konsumsi-pangan-non-beras-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2019 04:28:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BahanPokok]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[#PesisirSelatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=48628</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus meningkatkan sosialisasi pemanfaatan pangan non beras. Upaya itu bertujuan agar ketahanan pangan nasional yang dimulai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-pessel-tingkatkan-sosialisiasi-konsumsi-pangan-non-beras-ini-alasannya/">Pemkab Pessel Tingkatkan Sosialisiasi Konsumsi Pangan Non Beras, Ini Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s2"><strong>Pesisir Selatan, Prokabar — </strong>Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus meningkatkan sosialisasi pemanfaatan pangan non beras. Upaya itu bertujuan agar ketahanan pangan nasional yang dimulai dari daerah bisa benar-benar tercapai.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Wakil Bupati (Wabup) Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, menjelaskan pemanfaatan bahan pangan non beras memiliki konstribusi terhadap pencapaian ketahanan pangan secara nasional. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Agar Pessel bisa sebagai penyumbang ketanaman pangan nasional, maka sosialisasi pemanfaatan pangan non beras perlu terus di tingkatkan kepada masyarakat,&#8221; ungkapnya dilansir Prokabar dari MC Pessel, Kamis (10/10).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dijelaskanya bahwa salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk mencapai harapan itu adalah dengan cara tidak mengkonsumsi satu jenis bahan makanan saja.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">&#8220;Sebab jika masyarakat masih terbiasa mengkonsumsi satu jenis makanan saja, bisa menjadi penyebab masyarakat mudah terkena rawan pangan,&#8221; ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Agar kerawanan pangan jangan sampai terjadi, sehingga masyarakat harus memulai atau mau mengkonsumsi makanan selain nasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Seperti halnya jagung, ubi-ubian, serta berbagai jenis buah-buahan dan biji-bijian lainya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan serta dibudidayakan di daerah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Upaya itu bisa dilakukan, sebab sumber bahan makan tersebut sangat potensial bisa dikembangkan untuk menjamin ketahanan pangan masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dikatakan lagi bahwa berbagai jenis sumber pangan yang bisa dijadikan sebagai pengganti beras tersebut, juga harus ditingkatkan pula produksinya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">&#8220;Melalui peningkatan produksi tersebut, sehingga ketersedian bahan baku untuk dilakukan  pengolahan menjadi bahan pangan benar-benar terjamin nantinya,&#8221; tuturnya. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-pessel-tingkatkan-sosialisiasi-konsumsi-pangan-non-beras-ini-alasannya/">Pemkab Pessel Tingkatkan Sosialisiasi Konsumsi Pangan Non Beras, Ini Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Cara Kementan Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-kementan-jaga-stabilitas-harga-jelang-idul-fitri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jun 2019 01:59:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[#BahanPokok]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kementan]]></category>
		<category><![CDATA[#lebaran2019]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38706</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) gelar operasi pasar untuk menjaga stabilkan pasokan dan harga pangan dari beberapa komoditas menjelang Hari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-kementan-jaga-stabilitas-harga-jelang-idul-fitri/">Ini Cara Kementan Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) gelar operasi pasar untuk menjaga stabilkan pasokan dan harga pangan dari beberapa komoditas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H.</p>
<p>Kepala  Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi mengatakan operasi pasar dilakukan karena  sudah mendekati Lebaran yang biasanya komoditas pangan naik. “Masyarakat tetap dapat mendapatkan makanan dan minuman empat sehat lima sempurna dengan harga terjangkau di sini,” kata Agung saat membuka pelepasan operasi pasar di Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Jati Padang, Pasar Minggu, Jumat (31/5) kemarin.</p>
<p>Menurutnya harga cabai dan bawang merah di beberapa pasar eceran di DKI mulai bergerak naik. Hal itu disebabkan terganggunya distribusi ke pasar-pasar.</p>
<p>Agung berurai seperti di Pasar Induk Kramat Jati meskipun pasokan masih normal tapi mulai ada pergerakan harga Rp13.000 (cavai rawit merah), Rp24.000 (cabai merah keriting), dan Rp23.000 (bawang merah). Pasokan cabai rawit merah 53 ton, cabai merah keriting 39 ton dan bawang merah 99 ton.</p>
<p>Di tingkat petani produsen diketahui masih normal, pantauan Kementan harga cabai rawit merah dan cabai merah keriting di Tuban Jawa Timur Rp6.000 per kilogram dan Rp13.000 per kilogram, sedangkan bawang merah Brebes di Cirebon Rp20.000 per kilogram dan bawang merah batu di Kabupaten Bandung Rp18.000 per kilogram.</p>
<p>“Komoditas daging ayam menjadi unggulan atau paling diincar konsumen menjelang hari raya lebaran. Kami harus menjaga kebutuhan konsumen supaya teepenuhi,” papar Agung.</p>
<p>Nantinya akan ada 10 pasar eceran yang menjadi sasaran dari operasi pasar ini.</p>
<p>Tak hanya di DKI Jakarta, operasi pasar juga akan terus dilakukan di luar Jakarta jika ditemukan harga yang tidak wajar. “Bila diperlukan lakukan OP dan Gelar Pasar Murah, bekerjasama dengan produsen/gapoktan dan distributor pangan untuk menjaga stabilitas harga pangan di wilayahnya,&#8221; tambahnya. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-kementan-jaga-stabilitas-harga-jelang-idul-fitri/">Ini Cara Kementan Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Jamin Pasokan Pangan Aman Hingga Lebaran</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-jamin-pasokan-pangan-aman-hingga-lebaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2019 01:06:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 1440 H]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lebaran2019]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<category><![CDATA[#Ramadan1440H]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=36967</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah melaui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-jamin-pasokan-pangan-aman-hingga-lebaran/">Pemerintah Jamin Pasokan Pangan Aman Hingga Lebaran</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah melaui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi.</p>
<p>Dia memastikan, 12 komoditas bahan pokok yang dipastikan tersedia seperti beras, jagung, kedelai minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi dan kerbau, daging ayam ras, dan telur ayam. &#8220;Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Idul Fitri,&#8221; kata Agung.</p>
<p>Dia menjelaskan, jelang Ramadhan dan Lebaran terdapat permintaan konsumsi yang meningkat sebesar 10-20 persen. Hal itu diantisipasi, kata dia, salah satunya dengan menyiapkan dan menanam 3-4 bulan produksi jelang panen dalam mengantisipasi puasa dan lebaran.</p>
<p>Agung menerangkan, pemerintah memiliki pengalaman yang baik dalam menjaga inflasi jelang Lebaran terutama untuk tiga tahun terakhir, di mana permintaan yang meningkat tidak mengakibatkan lonjakan harga seperti tahun-tahun sebelumnya. Pada Juni 2018, inflasi mampu dijaga cukup rendah yakni 0,59 persen. “Beberapa komoditas seperti telur ayam ras, beras, bawang putih, dan cabai merah bahkan memberikan andil deflasi,” kata dia.</p>
<p>Adapun mengenai isu beberapa harga komoditas yang sempat mengalami gejolak, Kementan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menstabilkan harga dengan melaksanakan operasi pasar (OP). Harga bawang putih saat ini, kata dia, berangsur kembali ke harga normal setelah sebelumnya mencapai Rp 70 ribu per kilogram (kg), begitu juga dengan cabai merah.</p>
<p>Agung menjelaskan, saat ini 90 persen kebutuhan bawang putih memang masih berasal dari impor sehingga harga sangat terkait dengan pasokan dari luar. Akan tetapi, dia mengatakan, Kementan sudah melakukan sejumlah langkah untuk menghilangkan ketergantungan tersebut dengan mewajibkan para importir untuk menanam lima persen dari kuota impor yang diberikan.</p>
<p>&#8220;Hasilnya, saat ini sudah ada 20 ribu lahan baru pertanaman bawang putih dari sebelumnya yang hanya 2.000 hektare. Seluruh panennya langsung dijadikan benih sehingga di 2021 kita bisa swasembada dengan 60 ribu hektare lahan atau setara 600 ribu hektare bawang putih,&#8221; kata Agung.</p>
<p>Sedangkan untuk bahan pangan pokok lain pihaknya meminta pemerintah untuk tidak mengkhawatirkan. Berdasarkan neraca kumulatif yang dimilikinya, komoditas seperti beras Indonesia masih tersedia stok hingga 15 juta ton, minyak goreng 13 juta ton, gula pasir 389 ribu ton, daging sapi 32 ribu ton, telur 471 ribu ton, dan bawang merah 83 ribu ton.</p>
<p>Sementara Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar memastikan, stok beras secara nasional menjelang bulan Ramadhan 2019 terbilang stabil.</p>
<p>Ia menjelaskan, stok beras yang dimiliki menjelang bulan Ramadhan cukup stabil, yakni 2,05 juta ton.<br />
”Beras 2,05 juta ton itu sisa stok pengadaan dalam negeri tahun lalu, pengadaan tahun ini, dan juga beras dari luar negeri,” kata Bachtiar.</p>
<p>Stok beras itu juga diprediksi bertambah, karena bakal terjadi panen di wilayah Jata Timur, Jawa Barat, hingga Sulawesi pada bulan Mei. Dengan tambahan musim panen tersebut, Bulog optimistis terjadi pertambahan jumlah produksi beras mencapai 10 ribu ton per hari.</p>
<p>Bachtiar menambahkan, Bulog lebih banyak membeli gabah dari petani ketimbang beras. Sebab, gabah lebih mudah diolah saat dibutuhkan untuk digiling langsung. &#8220;Sekarang Bulog banyak membeli gabah ketimbang beras, terutama untuk segi keamanan.Kalau gabah, risiko turun mutunya sedikit. Jadi, lebih baik kami menyimpan gabah daripada beras.” tutupnya.<b> (*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-jamin-pasokan-pangan-aman-hingga-lebaran/">Pemerintah Jamin Pasokan Pangan Aman Hingga Lebaran</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Pangan Meningkat Jadi &#8216;Penyakit&#8217; Tahunan, Ini Penjelasan Pemerintah</title>
		<link>https://prokabar.com/harga-pangan-meningkat-jadi-penyakit-tahunan-ini-penjelasan-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2019 16:23:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=36898</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Sudah jadi kebiasaan, jelang Ramadan hingga Idul Fitri harga pangan mengalami peningkatan. Hal tersebut disampaikan Direktur Pengadaan Perum Bulog, Bachtiar dalam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/harga-pangan-meningkat-jadi-penyakit-tahunan-ini-penjelasan-pemerintah/">Harga Pangan Meningkat Jadi &#8216;Penyakit&#8217; Tahunan, Ini Penjelasan Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Sudah jadi kebiasaan, jelang Ramadan hingga Idul Fitri harga pangan mengalami peningkatan. Hal tersebut disampaikan Direktur Pengadaan Perum Bulog, Bachtiar dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 yang diselenggarakan di Ruang Serbaguna Roeslan Abdulgani, di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (13/5).</p>
<p>Acara yang mengusung tema “Pengendalian Bahan Pangan” ini, Bachtiar menjadi satu dari empat narasumber. Mereka antara lain, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdhalifah Machmud, Sekjen Departemen Perdagangan Karyanto Suprih, dan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi.</p>
<p>&#8220;Bulog bergerak sesuai regulasi yang mengacu pada PP 13 tahun 2016 dan Keppres 48 tahun 2016. Di mana disebutkan, Bulog memiliki peran terkait ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi harga,” kata Bachtiar.</p>
<figure id="attachment_36899" aria-describedby="caption-attachment-36899" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-36899" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190513-WA0016.jpg" alt="" width="720" height="461" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190513-WA0016.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190513-WA0016-300x192.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190513-WA0016-768x491.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190513-WA0016-1024x655.jpg 1024w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-36899" class="wp-caption-text">Foto Beb &#8211; Narasumber yang hadir dalam acara FMB9 : Pengendalian Bahan Pangan</figcaption></figure>
<p>Terkait ketersediaan, Bachtiar mengatakan, Bulog melakukan pengadaan stok ke seluruh indonesia. Baik terkait stok dalam negeri maupun impor.</p>
<p>“Ini termasuk juga penyerapan beras per hari, yang mencapai di atas 10 ribu ton. Bahkan pada April sampai dengan Mei mencapai 14 ribu ton. Sedangkan total stok beras saat ini ada 2.100.000 ton, baik dari dalam maupun luar negeri,” tambahnya lagi.</p>
<p>Kenaikan pada bahan pangan pun meningkat 10 hingga 20 persen. Pemerintah pun melakukan berbagai upaya supaya bahan pangan tetap tersedia dan harga tetap terkendali.</p>
<p>Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdalifah Mahmud mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.</p>
<p>&#8220;Untuk ramadan dan hari raya lebaran dan perayaan lain, kita sudah lakukan koordinasi-koordinasi terkait kebijakan penyediaan stok. Kita komunikasikan tentang persediaan barang pokok seperti beras dan komoditas lain yang menjadi penyebab inflasi lainnya,&#8221; ujar Musdhalifah.<br />
L<br />
Tak hanya ketersediaan bahan pangan, Musdhalifah pun memandang masalah distribusi merupakan hal yang penting diperhatikan. Persoalan distribusi ini pun dikomunikasikan dengan Kementerian perdagangan.</p>
<p>Diharapkan dengan adanya distribusi yang lebih baik, membuat masyarakat lebih cepat mendapatkan bahan pangan.</p>
<p>&#8220;Kami meyakinkan bahwa ketersediaan itu ada, daging, ayam, telur dan lainnya itu betul-betul tersedia. Dua tahun terakhir kita bisa menjaga harga pangan di level yang sama di pasar, mudah-mudahan tahun ini juga seperti itu,&#8221; ujarnya<strong>. (beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/harga-pangan-meningkat-jadi-penyakit-tahunan-ini-penjelasan-pemerintah/">Harga Pangan Meningkat Jadi &#8216;Penyakit&#8217; Tahunan, Ini Penjelasan Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Pangan Di Padang Stabil, Stok Beras Aman Hingga Enam Bulan</title>
		<link>https://prokabar.com/harga-pangan-di-padang-stabil-stok-beras-aman-hingga-enam-bulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2019 03:58:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#BahanPokok]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<category><![CDATA[#PemkoPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=35417</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Dinas Pangan Kota Padang memastikan harga pangan di Kota Padang masih stabil dalam tiga bulan terakhir. Harga pangan diyakini masih akan tetap...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/harga-pangan-di-padang-stabil-stok-beras-aman-hingga-enam-bulan/">Harga Pangan Di Padang Stabil, Stok Beras Aman Hingga Enam Bulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Dinas Pangan Kota Padang memastikan harga pangan di Kota Padang masih stabil dalam tiga bulan terakhir. Harga pangan diyakini masih akan tetap stabil apabila tidak terjadi bencana yang dapat membuat masuknya pangan terhambat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Pangan Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan tiga bulan terakhir, dari sample kami di Pasar Raya. Nyaris hanya bawang putih yang mengalami peningkatan harga, memang naiknya cukup tinggi dari Rp20.000 di Bulan Februari sampai Rp45.000 pada April ini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sedangkan untuk bahan pokok seperti beras, katanya, masih stabil dan tidak ada kenaikan dalam tiga bulan terakhir. Sebab, stok beras di Kota Padang masih terbilang aman untuk 6 bulan ke depan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Saat ini stok kita di pemerintahan itu ada 6.000 ton beras yang dititipkan di Gedung Perum Bulog Divre Sumbar. Menjelang Ramadan ini akan kita tambah lagi,&#8221; katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, kata Syahrial, pihaknya akan terus memastikan keamanan pangan utama menjelang Bulan Ramadan ini. Kepastian keamanan pangan sebenarnya terus dilakukan pihaknya setiap bulan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pangan utama yang terus dilakukan pengecekan oleh Dinas Pangan adalah sayuran segar. Namun, dengan akan meningkatnya konsumsi di bulan Ramadan, keamanan pangan juga akan lebih ditingkatkan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ada beberapa dinas dan badan yang bekerja sama dengan kami untuk memastikan keamanan pangan ini, seperti BPOM, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Dinas Kelautan dan Perikanan,&#8221; katanya. (<b>Ip/hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/harga-pangan-di-padang-stabil-stok-beras-aman-hingga-enam-bulan/">Harga Pangan Di Padang Stabil, Stok Beras Aman Hingga Enam Bulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Distributor Pangan Jangan Menimbun Stok di Akhir Tahun</title>
		<link>https://prokabar.com/distributor-pangan-jangan-menimbun-stok-di-akhir-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Dec 2018 01:25:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=27013</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) mengingatkan distributor  komoditas pangan untuk tidak berbuat nakal, menimbun stok. Akibatnya harga bahan pokok menjadi meningkat,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/distributor-pangan-jangan-menimbun-stok-di-akhir-tahun/">Distributor Pangan Jangan Menimbun Stok di Akhir Tahun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) mengingatkan distributor<span class="Apple-converted-space">  </span>komoditas pangan untuk tidak berbuat nakal, menimbun stok. Akibatnya harga bahan pokok menjadi meningkat, demi meraih keuntungan lebih.</p>
<p>“Menjelang tutup tahun 2018, di Sumbar belum ada masalah dan gejolak terhadap harga sembilan bahan pokok (Sembako). Jangan ada distributor yang menimbun stok,” katanya, Sabtu (22/12)</p>
<p>Nasrul Abit menjelaskan, dari pantauan di lapangan, sejauh ini ketersediaan bahan pokok masih mencukupi. Begitupula dengan harga pangan yang masih stabil.</p>
<p>Pihaknya berharap, ketersediaan pangan tak mengalami gejolak di Sumatera Barat. Apalagi 3 bulan mendatang akan dilaksanakan pesta demokrasi tahun 2019.</p>
<p>“Semoga stok pangan mencukupi, masyarakat tenang dan aman sampai Pemilu 2019 nanti,” ucapnya.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Di penghujung tahun, Nasrul Abit juga mengimbau masyarakat agar teliti dalam berbelanja. Sebab, ada kemungkinan pedagang nakal yang sengaja menjual barang-barang kedaluwarsa, dalam memanfaatkan kondisi tingginya konsumsi masyarakat di akhir tahun. (<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/distributor-pangan-jangan-menimbun-stok-di-akhir-tahun/">Distributor Pangan Jangan Menimbun Stok di Akhir Tahun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaga Ketahanan Pangan, Pemko Padang Gelar Bimtek</title>
		<link>https://prokabar.com/jaga-ketahanan-pangan-pemko-padang-gelar-bimtek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2018 11:57:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=26710</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sebagai kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki dan harus dipenuhi setiap saat, pemenuhan kebutuhan pangan harus senantiasa terjaga dengan baik, serta layak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jaga-ketahanan-pangan-pemko-padang-gelar-bimtek/">Jaga Ketahanan Pangan, Pemko Padang Gelar Bimtek</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Sebagai kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki dan harus dipenuhi setiap saat, pemenuhan kebutuhan pangan harus senantiasa terjaga dengan baik, serta layak dan aman dikonsumsi oleh tubuh manusia. Terlebih, keamananan pangan juga tak kalah wajib diperhatikan, demi mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda fisik yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan.</p>
<p>Menyikapi itu, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pangan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan yang diikuti para lurah/aparatur kelurahan se-Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Sasaran Bimtek ini adalah, untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman aparat pelaksana kegiatan ketahanan pangan di setiap kelurahan se-Kota Padang. Yaitunya tentang, bagaimana terciptanya pangan yang aman untuk dikonsumsi serta upaya memanfaatkan lahan pekarangan sebagai solusi sumber pangan keluarga ke depan,&#8221; terang Plt Dinas Pangan Kota Padang, Syahrial Kamat sekaligus ketua penyelenggara bimtek yang dilangsungkan di Hotel Kyriad Bumi Minang, Selasa (18/12) itu.</p>
<p>Syahrial melanjutkan, tujuan Bimtek ini antara lain, untuk menambah wawasan bagi bagi aparat pelaksana kegiatan ketahanan pangan tentang perlindungan kepada konsumen. Kemudian menjamin bahwa semua produk pangan sejak produksi, penanganan, penyimpanan, pengolahan dan distribusi adalah aman, layak dan sesuai untuk konsumsi manusia serta memenuhi persyaratan keamanan dan mutu pangan.</p>
<p>&#8220;Selanjutnya bagaimana memanfaatkan lahan pekarangan yang ada untuk memenuhi pangan keluarga ke depan,&#8221; terangnya lagi.</p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Padang diwakili Asisten Ekbang Kesra, Hermen Peri menyambut baik digelarnya Bimtek tersebut. Kegiatan ini dirasa penting karena mendapatkan pangan atau makanan yang aman adalah hak azizi setiap orang. Namun tidak dipungkiri, pada kenyataannya hingga saat ini belum semua orang bisa mendapatkan akses terhadap makanan yang aman.</p>
<p>&#8220;Hal itu ditandai dengan tingginya angka kematian dan kesakitan yang diakibatkan oleh penyakit bawaan makanan (PBM),&#8221; cetusnya.</p>
<p>Diketahui, secara umum PBM dapat diakibatkan oleh bahaya biologi, fisik dan kimia. Terdapat 3 konsekuensi yang ditimbulkan oleh PBM yaitu gizi buruk, dampak sosio ekonomi di masyarakat dan penyakit sekunder yang timbul akibat PBM.</p>
<p>Sementara jumlah penduduk yang terus bertambah juga menyebabkan meningkatnya kebutuhan pangan, sedangkan lahan pertanian semakin hari semakin sempit karena beralih fungsi ntuk perumahan, pertokoan, perkantoran dan lain sebagainya.</p>
<p>&#8220;Mengatasi permasalahan tersebut perlu digunakan alternatif lain seperti menerapkan sistem pertanian vertikultur. Karena di Kota Padang saat ini banyak rumah yang tidak memiliki lahan yang luas untuk bertanam, tetapi masih terdapat lahan kosong yang relatif sempit yang belum digunakan. Kita rasa penanaman dengan sistem vertikultur ini sangat efisien, sehingga dapat terciptanya lingkungan yang asri dan indah,&#8221; imbuh Hermen.</p>
<p>&#8220;Untuk itu, melalui Bimtek Ketahanan Pangan ini diharapkan kita semua dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang ketahanan pangan, serta kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya di lapangan. Karena aparat pelaksana di kelurahan merupakan ujung tombak dalam pencapaian program dan kegiatan ketahanan pangan ini nantinya,&#8221; tukas Asisten Ekbang Kesra mengakhiri.</p>
<p>Adapun nara sumber bimtek ini diantaranya dari BBPOM Kota Padang dengan materi pengawasan keamanan pangan sebagai upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kemudian Ir. H. Djoni dengan materi pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga serta Dinas Pangan Kota Padang terkait pengawasan keamanan pangan segar di Kota Padang. (<b>Rel/Hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jaga-ketahanan-pangan-pemko-padang-gelar-bimtek/">Jaga Ketahanan Pangan, Pemko Padang Gelar Bimtek</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Cara Polsek Panti Pasaman Turut Sukseskan Swasembada Pangan</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-cara-polsek-panti-pasaman-turut-sukseskan-swasembada-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2018 13:26:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#pangan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<category><![CDATA[#polsek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=26190</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Puluhan hektar tanaman padi milik petani di sisi Utara Pasaman memasuki musim panen. Mulai dari Kecamatan Panti hingga Rao. Banyak pentani yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cara-polsek-panti-pasaman-turut-sukseskan-swasembada-pangan/">Ini Cara Polsek Panti Pasaman Turut Sukseskan Swasembada Pangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Puluhan hektar tanaman padi milik petani di sisi Utara Pasaman memasuki musim panen. Mulai dari Kecamatan Panti hingga Rao. Banyak pentani yang tersenyum sumbringah memasuki musim panen, namun juga ada beberapa yang merugi, akibat dilanda bencana banjir akhir-akhir ini.</p>
<p>Meski begitu, tidak menyurutkan semangat para petani untuk tetap ke sawah. Demi mengasapi dapur dan mensukseskan program swasembada pangan oleh pemerintah Indonesia.</p>
<p>&#8220;Guna menjaga semangat swasembada itu, kami pihak Polri ikut berpartisipasi dalam keluh kesah para petani. Banyak keluhan yang diutarakan para petani pada kami, pada intinya suara-suara mereka ingin didengar. Apakah itu kebutuhan untuk pengairan irigasi di sawah sampai kebutuhan pupuk,&#8221; kata Bhabinkamtibmas Nagari Sontang Cubadak, Polsek Panti, Polres Pasaman, Brigadir Aldedi Putra Dika usai menghampiri petani, Rabu (12/12).</p>
<p>Kapolsek Panti, Iptu Yoni Handra menegaskan, aspirasi yang diserap dari masyarakat di wilayah hukum yang dipimpinnya itu bakal diurai dan diatasi sebisa mungkin oleh pihaknya. Terutama pengawasan harga hingga pendiatribusian pupuk untuk para petani.</p>
<p>&#8220;Kami Polri juga ambil bagian untuk mensukseskan swasembada pangan ini. Caranya saja yang berbeda dengan instansi lain. Kami cenderung hadir di tengah masyarakat untuk memberikan keamanan dan kenyamanan atas kebutuhan petani. Terutama jika ada yang mempermainkan petani atas kebutuhan pupuk,&#8221; tutup Iptu Yoni. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cara-polsek-panti-pasaman-turut-sukseskan-swasembada-pangan/">Ini Cara Polsek Panti Pasaman Turut Sukseskan Swasembada Pangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 46/227 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.080 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:08:44 by W3 Total Cache
-->