<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#palangkaraya Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/palangkaraya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/palangkaraya/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 May 2019 02:06:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#palangkaraya Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/palangkaraya/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Desain Istana Negara di Palangkaraya Masuk Laporan Hoaks</title>
		<link>https://prokabar.com/desain-istana-negara-di-palangkaraya-masuk-laporan-hoaks/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 May 2019 23:47:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hoax]]></category>
		<category><![CDATA[#ibukota]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[#palangkaraya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=36164</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan bahwa “Rancangan Istana Negara di Palangkaraya”yang beredar melalui sebuah postingan di media sosial Twitter merpakan informasi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/desain-istana-negara-di-palangkaraya-masuk-laporan-hoaks/">Desain Istana Negara di Palangkaraya Masuk Laporan Hoaks</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan bahwa “Rancangan Istana Negara di Palangkaraya”yang beredar melalui sebuah postingan di media sosial Twitter merpakan informasi hoaks atau ujaran kebohongan.</p>
<p>“Tidak benar, karena foto rancangan istana negara itu merupakan proyek prestisius di era Presiden ke 2 RI Soeharto bernama Gedung Graha Garuda Tiara Indonesia,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu, Sabtu (4/5)</p>
<p>Ferdinandus Setu menjelaskan, rancangan gedung Istana itu berlokasi di daerah Cileungsi Bogor Jawa Barat. Namun, proyek yang dimulai tahun 1995 itu telah rata dengan tanah.</p>
<p>“Berdasarkan penampakan menggunakan citra satelit, bangunan itu sekarang sudah rata dengan tanah, dan tidak berbekas wujud bangunan yang berbentuk Garuda itu,” jelas Ferdinandus.</p>
<p>Ia menjelaskan, gambar yang viral tersebut menjadi salah satu dari 13 hoaks pada hari Jumat (3/5).</p>
<p>Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo juga menyebutkan, konten hoaks yang cukup viral lainnya ikut menyeret nama Ustad Yusuf Mansur (UYM). Pasalnya, beredar sebuah artikel di media sosial yang berjudul, “Tanggapi People Power, UYM: Jihad Bela Prabowo “Mati Syahid”, Namun Pasti Masuk Neraka!!”</p>
<p>Namun, Ferdinandus menjelaskan, artikel yang diunggah pada hari Selasa (30/4) dengan memasang foto UYM itu telah diklarifikasi langsung oleh UYM melalui akun Instagramnya.</p>
<p>“Judul artikel itu tidak benar, karena sesuai klarifikasi oleh Ustadz Yusuf Mansur pada akun Instagramnya @yusufmansurnew, pada hari Kamis (2/5), bahwa dirinya tidak pernah membuat pernyataan seperti itu,” kata Ferdinandus. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/desain-istana-negara-di-palangkaraya-masuk-laporan-hoaks/">Desain Istana Negara di Palangkaraya Masuk Laporan Hoaks</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadapi Karhutla, Perlu Penggunaan Alat Pemadam Praktis</title>
		<link>https://prokabar.com/hadapi-karhutla-perlu-penggunaan-alat-pemadam-praktis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2018 01:47:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#palangkaraya]]></category>
		<category><![CDATA[karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=17673</guid>

					<description><![CDATA[<p>Palangka Raya, Prokabar — Hal yang kerap dikeluhkan oleh personil damkar maupun tim penaggulangan bencana daerah saat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hadapi-karhutla-perlu-penggunaan-alat-pemadam-praktis/">Hadapi Karhutla, Perlu Penggunaan Alat Pemadam Praktis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Palangka Raya, Prokabar — </strong>Hal yang kerap dikeluhkan oleh personil damkar maupun tim penaggulangan bencana daerah saat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, yakni ketika posisi titik api menjorok jauh di dalam area lahan sehingga menyebabkan peralatan pemadam tidak berfungsi menjangkau secara maksimal.</p>
<p>Menyikapi hal tersebut Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto menyarankan pemerintah kota (pemko) Palangka Raya melalui instansinya untuk mempelajari alat pemadam yang praktis akan tetapi model terbaru, sebagai upaya  untuk antisipasi karhutla.</p>
<p>&#8220;Bila apinya jauh dari jangkauan, tentu peralatan pemadam tak mampun menjangkau. Maka itu saran saya, instansi seperti BPBD atau Damkar coba pelajari alat pemadam yang praktis,&#8221; cetusnya, Senin (3/9).</p>
<p>Sigit mencontohkan, ada alat pemadam model baru yang bisa menempel atau digendong pada bagian badan.</p>
<p>“Jadi alatnya itu gendong tapi bisa langsung menyemprotkan air. Kisaran air yang bisa dibawa pada alat itu berkisar antara 30-60 liter,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Menurut Sigit, BPBD mapun pihak Damkar bisa menganalisis alat itu, kalau memang representatif maka bisa saja dicoba. Hal itu misalkan untuk antisipasi karhutla  maka pengadaan awal bisa disediakan 10 alat untuk digunakan tim penanggulangan di semua kelurahan yang ada di Palangka Raya.</p>
<p>“Di Palangka Raya ada 30 kelurahan, sediakan masing-masing 10 unit alat tersebut kepada tim penanggulangan karhutla. Saya pikir cukup untuk antisipasi awal,&#8221; saran Sigit. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hadapi-karhutla-perlu-penggunaan-alat-pemadam-praktis/">Hadapi Karhutla, Perlu Penggunaan Alat Pemadam Praktis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Titik Panas di Kalteng Berkurang</title>
		<link>https://prokabar.com/titik-panas-di-kalteng-berkurang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2018 01:21:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[#palangkaraya]]></category>
		<category><![CDATA[karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=17343</guid>

					<description><![CDATA[<p>Palangka Raya, Prokabar — Hujan yang mengguyur wilayah Provinsi Kalimantan Tengah berdampak cukup signifikan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Titik panas atau hotspot berkurang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/titik-panas-di-kalteng-berkurang/">Titik Panas di Kalteng Berkurang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Palangka Raya, Prokabar — </strong>Hujan yang mengguyur wilayah Provinsi Kalimantan Tengah berdampak cukup signifikan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).</p>
<p>Titik panas atau hotspot berkurang drastis. Lahan yang terbakar padam dengan sendirinya. Hasilnya, titik api terpantau sangat sedikit, bahkan ada disalah satu daerah nihil hotspot.</p>
<p>Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya bahwa hotspot pada 27-28 Agustus hanya terpantau 11 titik saja.</p>
<p>Akumulasi hotspot ini terpandau dari lima daerah yakni Kabupaten Sukamara 5 titik, Kabupaten Katingan 1 titik, Kabupaten Pulang Pisau 3 titik, Kabupaten Seruyan 1 titik, dan Kabupaten Kotawaringin Barat 1 titik, Kota Palangka Raya nihil.</p>
<p>Ke-11 hotspot ini terpantau oleh satelit TERRA, AQUA, dan SNPP pada 27 Agustus 2018 pukul 07.00 WIB hingga 28 Agustus 2019 pukul 06.00 WIB.</p>
<p>Sementara itu khusus untuk wilayah Kota Palangka Raya hingga sore kondisi cuaca mendung, sedangkan untuk Kabupaten Sukamara dilaporkan diguyur hujan. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/titik-panas-di-kalteng-berkurang/">Titik Panas di Kalteng Berkurang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/72 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.016 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:22:50 by W3 Total Cache
-->