<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#PakaianAdatTradisional Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pakaianadattradisional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pakaianadattradisional/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Oct 2019 14:24:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#PakaianAdatTradisional Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pakaianadattradisional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lestarikan Pakaian Adat, Lomba Pemasangan Tangkulak Dihelat Dharmayukti Lubuk Sikaping</title>
		<link>https://prokabar.com/lestarikan-pakaian-adat-lomba-pemasangan-tangkulak-dihelat-dharmayukti-lubuk-sikaping/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2019 14:24:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#PakaianAdatTradisional]]></category>
		<category><![CDATA[#pakaianminangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#tangkuluak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=48806</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Lestarikan pakaian adat Minangkabau, organisasi Dharmayukti Karini Cabang Lubuk Sukaping mengelar lomba pemasangan tangkuluak. Berebut kaum ibu mengikutinya. Rona bundo kanduang pun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lestarikan-pakaian-adat-lomba-pemasangan-tangkulak-dihelat-dharmayukti-lubuk-sikaping/">Lestarikan Pakaian Adat, Lomba Pemasangan Tangkulak Dihelat Dharmayukti Lubuk Sikaping</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Lestarikan pakaian adat Minangkabau, organisasi Dharmayukti Karini Cabang Lubuk Sukaping mengelar lomba pemasangan tangkuluak. Berebut kaum ibu mengikutinya. Rona bundo kanduang pun tampak pekat di sekitar lokasi perlombaan di Aula Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping, Jum&#8217;at (11/10).</p>
<p>&#8220;Kegiatan yang dihelat seharian penuh tadi sekaligus memperingati hari ulang tahun Dharmayukti Karini yang ke-XVII tahun 2019,&#8221; kata Ketua Pengadilan Negeri Lubuksikaping, Cut Carnelia.</p>
<p>Lomba pemasangan Tangkuluak yang diikuti oleh 20 pasang peserta itu berasal dari organisasi wanita se Kabupaten Pasaman.</p>
<p>Cut Carnelia menambahkan, selain lomba pemasangan tangkuluak, dalam peringatan HUT Dharmayukti Karini ini, pihaknya juga menyerahkan bantuan dana beasiawa kepada 15 orang putra putri Dharmayukti Karini Cabang Lubuk Sikaping yang berprestasi di bidang pendidikan.</p>
<p>&#8220;Dari 15 orang siswa/siswi yang mendapatkan beasiswa itu, 10 orangnya berasal dari anak-anak Pengadilan Negeri Lubuk Sukaping, dan 5 orang lagi dari Pengadilan Agama Lubuk Sikaping,&#8221; tukas Cut. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lestarikan-pakaian-adat-lomba-pemasangan-tangkulak-dihelat-dharmayukti-lubuk-sikaping/">Lestarikan Pakaian Adat, Lomba Pemasangan Tangkulak Dihelat Dharmayukti Lubuk Sikaping</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setiap Selasa, ASN di Kementerian Perhubungan Gunakan Pakaian Adat</title>
		<link>https://prokabar.com/setiap-selasa-asn-di-kementerian-perhubungan-gunakan-pakaian-adat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2019 07:26:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ASN]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenhub]]></category>
		<category><![CDATA[#PakaianAdatTradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45641</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Sesuai dengan dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 19 Tahun 2019 tentang Pakaian Dinas Pegawai Kementerian Perhubungan, para Aparatur Sipil Negara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/setiap-selasa-asn-di-kementerian-perhubungan-gunakan-pakaian-adat/">Setiap Selasa, ASN di Kementerian Perhubungan Gunakan Pakaian Adat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Sesuai dengan dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 19 Tahun 2019 tentang Pakaian Dinas Pegawai Kementerian Perhubungan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Perhubungan hari Selasa (3/9) kompak menggunakan pakaian adat sebagai wujud dari rasa cinta tanah air dan kesadaran akan keberagaman Budaya Indonesia.</p>
<p>“Mulai hari ini, setiap hari Selasa kami kompak menggunakan pakaian Adat saat bekerja, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan, di Jakarta, Selasa (3/9).</p>
<p>Hengki menyampaikan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi juga menggunakan pakaian adat saat menghadiri raker dengan DPR hari Selasa ini.</p>
<p>Menurut Hengki, Menhub memberikan arahan agar seluruh jajaran Kemenhub melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bernilai Persatuan dan Kesatuan, Kerja sama, dan Kemanusiaan, sebagai wujud nyata bahwa seluruh insan transportasi mencintai Tanah Air Indonesia.</p>
<p>“Kami sangat senang dan bangga menggunakan pakaian adat. Ini merupakan salah satu wujud nyata kami ASN Kemenhub menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tutur Hengki. <strong>(*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/setiap-selasa-asn-di-kementerian-perhubungan-gunakan-pakaian-adat/">Setiap Selasa, ASN di Kementerian Perhubungan Gunakan Pakaian Adat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren! Desainer Elga Naldy Bawa Songket Koto Gadang Ke Fashion Trade Show Di Rusia</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-desainer-elga-naldy-bawa-songket-koto-gadang-ke-fashion-trade-show-di-rusia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Aug 2019 12:03:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#elganaldy]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PakaianAdatTradisional]]></category>
		<category><![CDATA[#pakaianminangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#songket]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45418</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kesempatan mengenalkan kekayaan budaya Indonesia ke mata dunia, jadi pengalaman berharga bagi desainer Elga Naldy. Tepatnya 3 &#8211; 6 September mendatang,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-desainer-elga-naldy-bawa-songket-koto-gadang-ke-fashion-trade-show-di-rusia/">Keren! Desainer Elga Naldy Bawa Songket Koto Gadang Ke Fashion Trade Show Di Rusia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Kesempatan mengenalkan kekayaan budaya Indonesia ke mata dunia, jadi pengalaman berharga bagi desainer Elga Naldy.</p>
<p>Tepatnya 3 &#8211; 6 September mendatang, Elga bersama sejumlah desainer dipercaya mewakili Indonesia di ajang Collection Premiere Moscow (CPM) Internasional Fashion Trade Show.</p>
<p>&#8220;Senang diberi kesempatan untuk menunjukan warisan budaya Indonesia salah satunya Songket Koto Gadang, Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Saya ingin mengenalkan pada dunia, apa yang dimiliki leluhur saya,&#8221; tutur Elga saat ditemui Prokabar.com di kediamannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jum&#8217;at (30/8).</p>
<figure id="attachment_45420" aria-describedby="caption-attachment-45420" style="width: 1000px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-large wp-image-45420" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/99B3D078-1E7F-4CC7-9AE7-62340470897D-1024x576.jpeg" alt="Foto Beb - Selain design berbahan songket, Elga juga mengenalkan produksinya berupa tas dengan brand Larie" width="1000" height="563" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/99B3D078-1E7F-4CC7-9AE7-62340470897D-1024x576.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/99B3D078-1E7F-4CC7-9AE7-62340470897D-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/99B3D078-1E7F-4CC7-9AE7-62340470897D-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/99B3D078-1E7F-4CC7-9AE7-62340470897D.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption id="caption-attachment-45420" class="wp-caption-text">Foto Beb &#8211; Selain design berbahan songket, Elga juga mengenalkan produksinya berupa tas dengan brand Larie</figcaption></figure>
<p>Diceritakan Elga, saat melakukan research kain khas orang Minang mendapat tawaran dari seorang temannya. Ajakan inilah yang membuat Elga enggan melewatkan kesempatan begitu saja. Apalagi Sumatera Barat merupakan tanah leluhurnya.</p>
<p>&#8220;Sekitar lima bulan lalu saat research bahan kain khas Padang yaitu Songket Koto Gadang, saya mendapat tawaran. Katanya ada event fashion di Rusia yang mengenalkan warisan budaya Indonesia,&#8221; kisahnya.</p>
<p>Tanpa membuang waktu lagi, Elga lantas menyiapkan segalanya. Termasuk memikirkan bagaimana caranya mengaplikasikan kain songket menjadi pakaian yang casual.</p>
<p>&#8220;Kain songket kan digunakan di acara tertentu. Kebanyakan yang mengenakan songket ini kan hanya beberapa jam saja. Karena fisiknya memang kaku, terasa berat karena dibuat dari benang emas,&#8221; sebut Elga.</p>
<p>Melihat keunikan dari kain songket inilah yang membuat Elga tertantang. Elga lantas melakukan perpaduan teknologi yang dipakai orang India.</p>
<p>&#8220;Saya kan bolak balik ke India membuka usaha tekstil di sana. Lalu saya tawarkan bisa nggak orang sana buat seperti Songket Koto Gadang dengan teknologi yang ada. Ternyata mereka bisa menghasilkan kain mirip songket yang bisa dipakai sehari-hari,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-45421" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/4A93323F-B918-4D11-A7CC-C4A20AB18C88-1024x576.jpeg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/4A93323F-B918-4D11-A7CC-C4A20AB18C88-1024x576.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/4A93323F-B918-4D11-A7CC-C4A20AB18C88-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/4A93323F-B918-4D11-A7CC-C4A20AB18C88-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/4A93323F-B918-4D11-A7CC-C4A20AB18C88.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" />Meski melakukan perpaduan teknologi, Elga tidak menghilangkan pakem dari Songket Koto Gadang. Warna yang dipilih pun lebih ke warna alam, seperti, hijau, hitam, coklat, putih dan oranye.</p>
<p>&#8220;Detail benang emasnya yang berbentuk bunga-bunga dipadu warna cerah jadi semarak dilihatnya. Itulah yang membuat saya tertarik ingin mengangkat warisan budaya leluhur saya ke mata dunia,&#8221; ujarnya bersemangat.</p>
<p>Kekuatan disain Elga kali ini bermain dengan bordiran, kain-kain etnik khas Indonesia seperti kain songket Padang. Kain-kain tersebut disulap menjadi busana yang casual, dan sangat cocok utk dipakai sehari-hari.</p>
<p>Selain itu, Elga juga membuat busana-busana malam dengan motif yang diciptakannya sendiri. Motif bunga-bunga di atas bahan silk, mendominasi karya Finalis Gadis Sampul ini. Padu padan bordir, kain songket, dan lace menyatu dalam disain ibu muda ini.</p>
<p>“Persiapan untuk Show CPM Internasionl Fashion Trade Show Moscow ini, sudah saya lakukan sejak beberapa bulan lalu. Karena ini ajang internasional dan membawa nama Indonesia saya sangat serius menyiapkan segala keperluan untuk show dan pameran. Saya nggak mau malu-maluin nama Indonesia, karenanya saya total berkonsentrasi menyiapkannya”, pungkas Elga. (<b>beb</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-desainer-elga-naldy-bawa-songket-koto-gadang-ke-fashion-trade-show-di-rusia/">Keren! Desainer Elga Naldy Bawa Songket Koto Gadang Ke Fashion Trade Show Di Rusia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Gunakan Pakaian Adat Tradisional saat Sampaikan Pidato Kenegaraan, Presiden Jokowi Tunjukkan Betapa Indonesia Beragam</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bgunakan-pakaian-adat-tradisional-saat-sampaikan-pidato-kenegaraan-presiden-jokowi-tunjukkan-betapa-indonesia-beragam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Aug 2017 11:28:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Indonesiakerjabersama72]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#PakaianAdatTradisional]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2904</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Ada yang berbeda dalam penampilan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika tiba di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Rabu 16...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bgunakan-pakaian-adat-tradisional-saat-sampaikan-pidato-kenegaraan-presiden-jokowi-tunjukkan-betapa-indonesia-beragam/">​Gunakan Pakaian Adat Tradisional saat Sampaikan Pidato Kenegaraan, Presiden Jokowi Tunjukkan Betapa Indonesia Beragam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta, Prokabar &#8211; </b>Ada yang berbeda dalam penampilan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika tiba di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Rabu 16 Agustus 2017.<br />
Presiden Jokowi berpakaian Jas Tutu Bugis, sementara Wapres Jusuf Kalla mengenakan beskap Gaya Solo. Baru kali ini dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD, Kepala Negara dan wakilnya menggunakan pakaian adat tradisional.</p>
<p>Tak kalah dengan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ibu Iriana Jokowi pun tampak cantik dengan balutan busana adat Bali berwarna merah dengan hiasan di rambutnya. Sementara itu Ibu Mufidah Kalla memakai kebaya berwarna biru dipadu dengan kerudung cokelat.</p>
<p>Pesan simbolik kuat ditunjukkan oleh Presiden Jokowi yang hadir untuk menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia itu. Bahwa Indonesia itu beragam, terdiri dari berbagai suku dan budaya.</p>
<p>Pesan tersebut kemudian kembali diperkuat dalam pidatonya melalui salam kebangsaan dalam bahasa daerah Sabang, Merauke, Miangas, dan Rote. Hal itu menunjukkan bahwa Presiden menaruh perhatian pada setiap jengkal wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote.</p>
<p>Dengan pakaian adat daerah, Presiden dan Wakil Presiden juga ingin menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia itu terdiri dari berbagai suku, budaya, ras dan agama, namun tetap satu, dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p>
<p>Semangat itulah yang ingin dibangkitkan kembali oleh Presiden Jokowi melalui pesan simbolis, dengan mengenakan busana adat tradisional saat menyampaikan pidato kenegaraan pagi ini.</p>
<p>Semangat persatuan, semangat kebersamaan, dan semangat kerja bersama demi mewujudkan mimpi para pendiri bangsa ini, mimpi anak cucu kita di masa datang, kejayaan Indonesia.<b> (rls)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bgunakan-pakaian-adat-tradisional-saat-sampaikan-pidato-kenegaraan-presiden-jokowi-tunjukkan-betapa-indonesia-beragam/">​Gunakan Pakaian Adat Tradisional saat Sampaikan Pidato Kenegaraan, Presiden Jokowi Tunjukkan Betapa Indonesia Beragam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 39/105 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.019 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:53:08 by W3 Total Cache
-->