<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#padi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/padi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/padi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2021 10:08:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#padi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/padi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Panen Perdana Padi Organik di Pessel, Ini Curhat Petani Pada Gubernur</title>
		<link>https://prokabar.com/panen-perdana-padi-organik-di-pessel-ini-curhat-petani-pada-gubernur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2021 10:08:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Mahyeldi]]></category>
		<category><![CDATA[#padi]]></category>
		<category><![CDATA[#padiorganik]]></category>
		<category><![CDATA[#panen]]></category>
		<category><![CDATA[#PesisirSelatan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pessel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=92858</guid>

					<description><![CDATA[<p>Painan, Prokabar — Potensi sawah yang dikelola secara organik di Sumatera Barat (Sumbar) masih terbuka luas. Selain karena kondisi alam Sumbar sangat mendukung sistem...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/panen-perdana-padi-organik-di-pessel-ini-curhat-petani-pada-gubernur/">Panen Perdana Padi Organik di Pessel, Ini Curhat Petani Pada Gubernur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Painan, Prokabar —</strong> Potensi sawah yang dikelola secara organik di Sumatera Barat (Sumbar) masih terbuka luas. Selain karena kondisi alam Sumbar sangat mendukung sistem pertanian organik, luas baku lahan sawah yang dibudidayakan secara organik masih sangat minim.</p>
<p>Dari total luas bahan baku sawah Sumbar sebesar 194.281,79 Ha, baru seluas 311,187 Ha atau baru sebesar 0,16 persen dari total luas baku lahan sawah yang telah dibudidayakan secara organik.</p>
<p>Hal ini disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat mengikuti Panen Perdana Padi organik Kelompok Tani Bunga Padi, Nagari Padang XI Punggasan Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (15/8).</p>
<p>Disampaikan gubernur, saat ini, pembangunan pertanian tidak saja diarahkan kepada pertanian yang mendapatkan hasil atau produksi yang tinggi, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek lainnya terutama aspek kesehatan dan aspek lingkungan.</p>
<p>&#8220;Dari aspek kesehatan kita dituntut untuk dapat menyediakan pangan sehat dan aman untuk dikonsumsi. Hal ini bisa dicapai apa bila bapak/ibu mau dan mampu untuk menerapkan praktek budididaya pertanian yang bijaksana. Kebutuhan beras organik juga semakin tinggi,&#8221; kata Mahyeldi.</p>
<p>&#8220;Pupuk organik akan dibantu, termasuk alat panen (combine harvester) dan benihnya. Upayakan tanam serentak panen serentak juga. Pertanian organik ini banyak keuntungannya, bisa 3 kali panen, berasnya bagus dan sehat,&#8221; sambung Buya Mahyeldi.</p>
<p>Ketua Kelompok Tani Bungo Padi, Afendi, berharap kedepan agar dibangun saluran irigasi permanen sehingga pertanian organik ini bisa berkembang.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah hasil panen padi organik kita cukup memuaskan. Soal pupuk tidak ada kendala, hanya saja permasalahan irigasi belum ada yang permanen. Jalan usaha tani juga belum memadai, sehingga biaya angkut padi jadi tinggi,&#8221; kata Afendi.</p>
<p>Menanggapi keluhan petani tersebut, Bupati Pessel Rusma Yul Anwar yang turut mendampingi gubernur menyatakan pihaknya akan kami mengupayakan pembangunan irigasi tersebut, dimulai dengan pembebasan lahan. &#8220;Kalau pembebasan lahan nanti sudah tuntas, kami minta bantu provinsi untuk pembangunan irigasinya,&#8221; ujar Rusma.</p>
<p>Menjawab keinginan petani dan bupati, gubernur minta agar pembebasan lahannya segera dituntaskan secara baik dengan melibatkan unsur-unsur tokoh masyarakat, wali nagari serta wakil rakyat.</p>
<p>&#8220;Untuk irigasi agar disiapkan pembebasan lahannya, dengan mengajak ninik mamak, anggota dewan dan tokoh nagari. siapkan datanya secara baik, insyaallaah bisa selesai. Jika pembebasan lahan sudah selesai, tentu pembangunan irigasi yang diusulkan melalui dana APBN akan diprioritaskan,&#8221; terang Buya Mahyeldi. (<strong>rel</strong>)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/panen-perdana-padi-organik-di-pessel-ini-curhat-petani-pada-gubernur/">Panen Perdana Padi Organik di Pessel, Ini Curhat Petani Pada Gubernur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketersedian Padi di Tanah Datar Aman Untuk Beberapa Bulan Kedepan</title>
		<link>https://prokabar.com/ketersedian-padi-di-tanah-datar-aman-untuk-beberapa-bulan-kedepan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2020 01:49:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padi]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=65061</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar — Ketersediaan pangan khususnya padi di Kabupaten Tanah Datar diperkirakan cukup dalam beberapa bulan mendatang. Hal ini disebabkan panen padi merata setiap...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketersedian-padi-di-tanah-datar-aman-untuk-beberapa-bulan-kedepan/">Ketersedian Padi di Tanah Datar Aman Untuk Beberapa Bulan Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar — </strong>Ketersediaan pangan khususnya padi di Kabupaten Tanah Datar diperkirakan cukup dalam beberapa bulan mendatang. Hal ini disebabkan panen padi merata setiap bulan.</p>
<p data-reader-unique-id="2">Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar, Yulfiardi menjelasakan, sesuai tugas dan fungsi Dinas Pertanian, dilakukan pendataan dan pemantauan produksi pertanian termasuk dalam kondisi pandemi Covid-19.</p>
<p data-reader-unique-id="4">“Dalam kondisi pandemi Covid-19, Dinas Pertanian terus melaporkan kondisi produksi pertanian setiap minggunya ke pusat, termasuk hari ini pemantauan langsung melalui video conference dengan Menteri Pertanian beserta seluruh jajaran,”kata Yulfiardi dilansir Prokabar dari MC Tanah Datar, Rabu (15/4).</p>
<p data-reader-unique-id="5">Ia menyebutkan, di Tanah Datar panennya merata setiap bulannya, tidak ada istilah panen raya, jadi keuntungannya gabah tersedia sepanjang bulan. Sebagai gambaran, sampai kondisi bulan Maret, luas panen padi sebanyak 13.639 ha, sementara April s/d Desember 2020 seluas 41.210 ha dan rata-rata panen per bulan 4.571 ha.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Jika dikonversi menjadi beras, ulas Yulfiardi ada surpulus 36.204,7 ton dari produksi beras Januari s/d Maret 2020 sebanyak 46.644 ton dan konsumsi 10.439 ton.“Surplus ketersediaan beras ini yang dikirim ke daerah lain,”ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Sementara secara umum perkiraan kondisi ketersediaan delapan pangan di Tanah Datar tiga bulan mendatang, enam komoditi kondisi surplus yaitu beras, jagung, cabe, daging sapi, daging ayam dan telur sementara bawang merah dan bawang putih neracanya minus.“Bawang merah dan bawang putih neraca minus, masih butuh pasokan dari luar daerah,” terang Yulfiardi.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Ketua Kelompok Topi Lawik Yulius merasa bahagia dengan masuknya masa panen padi bagi anggota kelompoknya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">“Saat ini sudah panen sekitar 7 ton dari 34 ha yang terhampar di hamparan sawah ini, Insya Allah produksinya 4,5 sampai 5 ton per hektarnya,” ucap Yulius yang memiliki anggota kelompok 74 orang yang mayoritas petani penggarap.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Yulius berharap panen kelompoknya dapat mendukung ketersediaan pangan di Tanah Datar terutama kondisi pandemi Covid-19 ini.“Selain untuk pasokan lokal, beras di sini juga diminati dari luar daerah terutama Provinsi Riau,” tutupnya. <b>(*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketersedian-padi-di-tanah-datar-aman-untuk-beberapa-bulan-kedepan/">Ketersedian Padi di Tanah Datar Aman Untuk Beberapa Bulan Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Solok Targetkan 388 Ribu Ton Produksi Padi</title>
		<link>https://prokabar.com/pemkab-solok-targetkan-388-ribu-ton-produksi-padi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2020 01:43:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#padi]]></category>
		<category><![CDATA[#Solok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=61643</guid>

					<description><![CDATA[<p>Arosuka, Prokabar &#8211; Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat menargetkan produksi 388.173 ton padi pada 2020 atau naik sebanyak 6.478 ton dari target 2019 yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-solok-targetkan-388-ribu-ton-produksi-padi/">Pemkab Solok Targetkan 388 Ribu Ton Produksi Padi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Arosuka, Prokabar &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat menargetkan produksi 388.173 ton padi pada 2020 atau naik sebanyak 6.478 ton dari target 2019 yang hanya 381.695 ton.</p>
<p>&#8220;Untuk mencapai produksi itu, tahun ini kami akan memaksimalkan teknologi pertanian sistemJarwo atau Jajar Legowo,&#8221; kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Si Is, Rabu (4/3).</p>
<p>Ia menjelaskan teknik tanam Jajar Legowo adalah cara tanam padi dimana padi ditanam dalam beberapa barisan dengan diselingi satu barisan kosong.</p>
<p>Baris tanaman dan baris kosongnya disebut satu baris legowo. Bila terdapat dua baris tanam per unit legowo maka disebut legowo 2:1 dan empat baris per unit disebut 4:1.</p>
<p>Penanaman dengan sistem ini akan mempermudah perawatan, menambah populasi padi sekitar 20 hingga 30 persen, mengurangi kemungkinan terserang hama dan penyakit, juga menghemat pupuk dan lainnya.</p>
<p>Sebelumnya produksi padi pada 2019 mencapai 369.153,3 ton dengan luas tanam 65.535 hektare. Produksi pada 2019 menurun dari 2018 yang mencapai 374.210,5 ton dengan luas tanam 64.942,8 hektare.</p>
<p>&#8220;Produksi pada 2019 sedikit turun karena sempat terjadi meningkatnya serangan hama tikus, blast, wereng dan bencana kabut asap,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Ia menyebutkan beberapa kecamatan sebagai sentra produksi padi di Solok yaitu di Kecamatan Gunung Talang, Bukit Sundi, Kubung, Lembang Jaya, dan X Koto Singkarak.</p>
<p>Selain itu untuk meningkatkan produksi pihaknya akan memberikan pupuk bersubsidi pada kelompok tani.</p>
<p>Menurutnya, bencana banjir yang terjadi beberapa waktu yang lalu di Solok, tidak menurunkan produktivitas padi secara signifikan di daerah setempat<strong>. (*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-solok-targetkan-388-ribu-ton-produksi-padi/">Pemkab Solok Targetkan 388 Ribu Ton Produksi Padi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Sijunjung Punya Varietas Padi Baru</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-sijunjung-punya-varietas-padi-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2019 02:31:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padi]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[#sijunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=52166</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sijunjung, Prokabar — Prestasi membanggakan Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung. Varietas Lampai Sirandai yang merupakan riset Badan Tenaga Nuklir (Batan) dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung ditetapkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-sijunjung-punya-varietas-padi-baru/">Keren, Sijunjung Punya Varietas Padi Baru</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Sijunjung, Prokabar</strong> — Prestasi membanggakan Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung. Varietas Lampai Sirandai yang merupakan riset Badan Tenaga Nuklir (Batan) dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung ditetapkan sebagai varietas padi baru milik Kabupaten Sijunjung.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penetapan Lampai Sirandah sebagai varietas padi baru milik Kabupaten Sijunjung setelah melalui sidang evaluasi dan penilaian calon varietas tanaman pangan dihadapan tim Penilai Varietas Tanaman Pangan (PVTP) di Bogor, beberapa waktu lalu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung, Ronaldi mengatakan, varietas padi Lampai Sirandah merupakan pengembangan dari varietas padi Lampai Kuniang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">”Lampai Sirandah ini merupakan hasil kerjasama riset Badan Tenaga Nuklir (Batan) dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung,” kata Ronaldi dilansir Prokabar dari MC Sijunjung, Kamis (21/11).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Varietas Lampai Sirandah memiliki banyak keunggulan. Seperti ketahanan terhadap hama dan penyakit. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Varietas ini menunjukan reaksi yang lebih baik dari induknya, terutama untuk hama dan penyakit, wereng batang coklat, hawar daun bahteri, tungro inokolum dan blas. Selain tahan hama penyakit, keunggulan Lampai Sirandah lainnya, yakni produktivitasnya cukup tinggi. Hasil ubinan, mencapai 9 ton gabah kering tinggi (GKT).” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dirinya menambahkan, keunggulan lain Lampai Sirandah, yakni memiliki tinggi tanaman yang lebih pendek dan tahan rebah. Bahkan, berdasarkan hasil pengujian umur panen lebih panjang dibandingkan dengan varietas asal Lampai Kuniang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara rasa nasi dan aromanya sama seperti varietas Lampai Kuniang, yakni enak, pera dan aromatik serta harga jual berasnya lebih tinggi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“ Varietas baru Lampai Sirandah ini berhasil diperpendek masa tanamnya dari 135 hari menjadi 105 hari, sementara tingginya dari 160 cm dipangkas menjadi 104 cm,” ujarnya</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-sijunjung-punya-varietas-padi-baru/">Keren, Sijunjung Punya Varietas Padi Baru</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/96 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:14:34 by W3 Total Cache
-->