<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#PadangEconomicConference Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/padangeconomicconference/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/padangeconomicconference/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Mar 2019 12:27:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#PadangEconomicConference Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/padangeconomicconference/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kominfo RI: Hadapi Disrupsi Digital, Ayo Kurangi Regulasi, Perbanyak Fasilitas</title>
		<link>https://prokabar.com/kominfo-ri-hadapi-disrupsi-digital-ayo-kurangi-regulasi-perbanyak-fasilitas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2019 12:27:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kominfo]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangEconomicConference]]></category>
		<category><![CDATA[#pec2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32483</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI mengirimkan perwakilan untuk memberikan masukan pembangunan Kota Padang di acara Padang Economic Forum (PEC) 2019. PEC...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kominfo-ri-hadapi-disrupsi-digital-ayo-kurangi-regulasi-perbanyak-fasilitas/">Kominfo RI: Hadapi Disrupsi Digital, Ayo Kurangi Regulasi, Perbanyak Fasilitas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI mengirimkan perwakilan untuk memberikan masukan pembangunan Kota Padang di acara Padang Economic Forum (PEC) 2019. PEC 2019 berlangsung selama satu hari di Hotel Grand Inna, Padang, Kamis (14/03).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Plt. Direktur Ekonomi Digital Kominfo Nizam Waham menyatakan, pihaknya sudah cukup progresif dalam menyiapkan infrastruktur digital di Indonesia. Targetnya, di tahun 2019 ini, tidak ada lagi kabupaten / kota yang tidak terhubung dengan internet.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Infrastruktur ini dinilai sangat strategis oleh Kominfo mengingat geliat bisnis digital telah terbukti memberikan sumbangan besar terhadap ekonomi. Pada tahun 2021 nanti, proyeksi dana yang terlibat dalam bisnis digital mencapai Rp 19 triliun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Potensi ekonomi ini berkaitan juga tingkat pengguna internet di Indonesia yang sangat tinggi dibanding negara lain di Asia Pasifik. Saat ini, sekitar 143,26 juta atau 54% populasi Indonesia sudah terbiasa menggunakan internet.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemerintah juga sudah memetakan beberapa sektor yang akan didigitalisasikan, yakni sektor pertanian, logistik dan transportasi, pendidikan, kesehatan, pariwisata, inklusi finansial, dan ekonomi kreatif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mengoptimalkan serapan ekonomi di sektor digital, Nizam memberikan beberapa rekomendasi untuk Pemerintah Kota Padang. Menurut Nizam, yang utama adalah kepemimpinan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ciri kepemimpinan di era disrupsi digital itu: kurangi regulasi, perbanyak memfasilitasi, dan terapkan akselerasi”, pungkas Nizam. (rel/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kominfo-ri-hadapi-disrupsi-digital-ayo-kurangi-regulasi-perbanyak-fasilitas/">Kominfo RI: Hadapi Disrupsi Digital, Ayo Kurangi Regulasi, Perbanyak Fasilitas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BEKRAF Dorong Ekonomi Kreatif di Padang, BI Siap Fasilitasi</title>
		<link>https://prokabar.com/bekraf-dorong-ekonomi-kreatif-di-padang-bi-siap-fasilitasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2019 08:49:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangEconomicConference]]></category>
		<category><![CDATA[#pec2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32466</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Direktur Hubungan antar Lembaga Luar Negeri Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Candra Negara mendorong Kota Padang mengoptimalisasi sektor ekonomi kreatif. Hal ini tidak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bekraf-dorong-ekonomi-kreatif-di-padang-bi-siap-fasilitasi/">BEKRAF Dorong Ekonomi Kreatif di Padang, BI Siap Fasilitasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Direktur Hubungan antar Lembaga Luar Negeri Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Candra Negara mendorong Kota Padang mengoptimalisasi sektor ekonomi kreatif. Hal ini tidak lebas dari pertumbuhan ekonomi kreatif yang sangat menjanjikan. Pada tahun 2010, nilai transaksi ekonomi kreatif mencapai Rp 500 triliun dan naik signifikan pada 2018 yang nilainya sudah lebih dari Rp 1.000 triliun.</p>
<p>Catatan Candra, ada lima unsur yang wajib bekerja sama jika Kota Padang menghendaki keberhasilan di sektor ekonomi kreatif.</p>
<p>“Ekonomi kreatif bisa bertumbuh jika ada lima unsur bekerja sama, yakni akademisi, pebisnis, seniman atau pekerja kreatif, pemerintah, dan media”, ungkap Candra.</p>
<p>Bahasan ini mengemuka di acara Padang Economic Conference (PEC) 2019, Kamis (14/3) di Hotel Grand Inna, Padang.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat Endy Dwi Tjahjono menyatakan, Bank Indonesia (BI) sudah memiliki program yang bisa memfasilitasi pertumbuhan ekonomi kreatif. BI menyatakan, sektor ekonomi baru, seperti ekonomi kreatif, diharapkan mendorong pertumbuhan dan lapangan kerja sehingga bisa mendongkrak ekonomi kreatif.</p>
<p>“Sayangnya, Usaha Mikro Kecil Menenengah (UMKM) memiliki beberapa kendala, seperti modal terbatas, akses ke pasar, keterampilan sumber daya manusia, kesenjangan informasi di kalangan UMKM, dan kendala kerja sama dengan stakeholder lain”, urai Endy.</p>
<p>Karena itu, BI menerapkan empat strategi untuk tetap memberikan insentif kepada penggerak UMKM. Strategi tersebut adalah, pemberian infrstruktur keuangan sesuai peran bank sentral, peningkatan kapasitas UMKM dengan pelatihan, penurunan kesenjangan informasi di kalangan UMKM, dan memfasilitasi kerja sama UMKM dengan stakeholder lain.</p>
<p>Melengkapi gagasan dari Candra dan Endy, Guru Besar Universitas Andalas Prof. Sjafrizal menyampaikan empat ide konkret untuk ketangguhan ekonomi Kota Padang. Saran Prof. Sjafrizal yakni pemanfaatan potensi wisata, penjaminan ketersediaan bahan baku lokal, lokasi kegiatan usaha yang menguntungkan, dan proses produksi yang efisien. (rel/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bekraf-dorong-ekonomi-kreatif-di-padang-bi-siap-fasilitasi/">BEKRAF Dorong Ekonomi Kreatif di Padang, BI Siap Fasilitasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Padang: Mari Gelontorkan Ide untuk Pembangunan Padang lewat PEC 2019</title>
		<link>https://prokabar.com/wali-kota-padang-mari-gelontorkan-ide-untuk-pembangunan-padang-lewat-pec-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2019 07:19:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangEconomicConference]]></category>
		<category><![CDATA[#pec2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32458</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Padang Economic Conference (PEC) 2019 resmi dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Dr. Iskandar Simorangkir. Pembukaan berlangsung...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wali-kota-padang-mari-gelontorkan-ide-untuk-pembangunan-padang-lewat-pec-2019/">Wali Kota Padang: Mari Gelontorkan Ide untuk Pembangunan Padang lewat PEC 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Padang Economic Conference (PEC) 2019 resmi dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Dr. Iskandar Simorangkir. Pembukaan berlangsung di tempat berlangsungnya konferensi, di Hotel Grand Inna, Padang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembukaan dihadiri oleh Wali Kota Padang H. Mahyeldi, Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia H.E. Roy Ferguson, Ketua Pengarah Malindo Business &amp; Cultural Center (MBCC) Asia Prof Dato’ Sri Alex Ong, jajaran pemerintah Kota Padang dan Sumatera Barat, para investor dan tamu undangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada opening remarks-nya, Iskandar SImorangkir menyatakan apresiasinya terhadap kinerja pemerintahan daerah, termasuk Pemerintah Kota Padang karena kontribusi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai hambatan karena situasi global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ternyata kita masih mampu mengatasi ketidakpastian global. Pak Wali Kota Padang menyatakan, pertumbuhan ekonomi Kota Padang lebih tinggi dari ekonomi nasional. Sementara, negara lain banyak yang mengalami penurunan pertumbuhan. ini tidak lepas dari pertumbuhan daerah, salah satunya di Kota Padang ini.”, ungkap Iskandar dalam pidatonya, yang dilanjutkan dengan seremoni pembukaan acara secara resmi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, masih dalam rangkaian acara pembukaan, Wali Kota Padang H. Mahyeldi menyampaikan tekadnya menjadikan Kota Padang sebagai international city yang fokus ke empat hal, yakni ketersediaan energi, tersedianya air minum, tersedia transportasi yang nyaman dan memadai, serta mempersiapkan masyarakat yang ramah dan perduli terhadap perkembangan kota.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berlandaskan tujuan tersebut, Mahyeldi mengajak peserta PEC 2019 untuk urun rembuk dan berkontribusi dengan memberikan ide untuk pembangunan Padang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mari kita berdiskusi, menggelontorkan ide yang inovatif dan bernas, untuk kota kita tercinta”, ungkap Mahyeldi sebelum menutup sambutannya.  (rel/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wali-kota-padang-mari-gelontorkan-ide-untuk-pembangunan-padang-lewat-pec-2019/">Wali Kota Padang: Mari Gelontorkan Ide untuk Pembangunan Padang lewat PEC 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masa Depan Padang di 2025 Jadi Bahasan Utama Padang Economic Conference 2019</title>
		<link>https://prokabar.com/masa-depan-padang-di-2025-jadi-bahasan-utama-padang-economic-conference-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2019 08:13:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#Balaikota]]></category>
		<category><![CDATA[#diskominfopadang]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mediacenter]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangEconomicConference]]></category>
		<category><![CDATA[#pec2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32393</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Penanaman Modal dan Catatan Sipil (DPMPTSP) Kota Padang akan menggelar pertemuan dan diskusi tentang masa depan ekonomi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masa-depan-padang-di-2025-jadi-bahasan-utama-padang-economic-conference-2019/">Masa Depan Padang di 2025 Jadi Bahasan Utama Padang Economic Conference 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Penanaman Modal dan Catatan Sipil (DPMPTSP) Kota Padang akan menggelar pertemuan dan diskusi tentang masa depan ekonomi Kota Padang tahun 2025 melalui suatu <span class="s5">event</span> yang diberi nama <span class="s5">Padang Economic Conference</span> (PEC) 2019.</p>
<p class="s4"><span class="s5">Event</span> ini merupakan media penyampaian hasil riset tentang peluang bisnis di Kota Padang, pandangan para ekonom tentang Padang, kelebihan dan kelemahan Kota Padang, testimoni para pelaku usaha atau investor tentang Padang, serta merumuskan kebijakan sektor ekonomi Kota Padang jangka menengah.</p>
<p>Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Rudy Rinaldy saat desiminasi informasi di Media Center, Balai Kota Padang, Rabu (13/3) mengatakan Event dengan tema “The Future of Padang 2025” ini akan di buka secara resmi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Dr.Iskandar Simorangkir.</p>
<p>“Wali Kota Padang H. Mahyeldi akan membawakan keynote speech berjudul “Trend dan Peluang Investasi di Kota Padang. Sementara Prof. Elfindri akan membawakan keynote speech berjudul “Geliat Investasi Kota Padang: Tantangan Multi Sektor” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu beberapa tokoh lain yang hadir sebagai narasumber di antaranya Dubes Selandia Baru untuk Indonesia H.E. Roy Ferguson, Ketua Pengarah Malindo Business Center (MBCC) Asia Prof. Dato’ Sri Alex Ong, Presiden Direktur Jababeka Infrastruktur Tjahajadi Rahardja, Para pejabat direktur di Kemenko Perekonomian RI, Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Kominfo RI, Kementerian Pariwisata RI, Kementerian PUPR, Badan Ekonomi Kreatif, Bank Indonesia, akademisi dari perguruan tinggi di Sumatera Barat, dan para pengusaha nasional dan lokal.</p>
<p>“Forum sehari ini akan mempertemukan kalangan birokrasi/ pembuat kebijakan, para pakar ekonomi/akademisi, perbankan, serta pemangku kepentingan lainnya, dengan tujuan yakni menciptakan ekonomi Kota Padang semakin kuat untuk jangka menengah, serta rekomendasi jangka panjang hingga tahun 2025.” sambungnya.</p>
<p>Sementara itu beberapa topik yang akan dibahas dalam PEC 2019 diantaranya pada panel pertama yakni Ekonomi Kreatif dan Akselerasi Menuju Ketangguhan Ekonomi Daerah. Panel kedua, Pengembangan Sektor Wisata, Perdagangan serta Industri, dan Kontribusinya untuk Kemandirian Ekonomi.</p>
<p>Selanjutnya, pada ketiga akan mengangkat topik Penerapan Smart City dan Teknologi Informasi menuju Padang The Livable City. Dan pada panel ke empat akan membahas, Digital Support dan Integrasi Data dalam mewujudkan Easy Invest &amp; Easy License.</p>
<p>“Sementara itu juga ada Innovation Paper Contest (IPC) khusus dirancang untuk mahasiswa se-Sumatera Barat. Kompetisi ini diharapkan memberikan masukan, baik gagasan dan kritikan terkait pariwisata, kebencanaan, smart city, ekonomi kreatif dan transportasi Kota Padang untuk lebih baik, “ ujarnya. (hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masa-depan-padang-di-2025-jadi-bahasan-utama-padang-economic-conference-2019/">Masa Depan Padang di 2025 Jadi Bahasan Utama Padang Economic Conference 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 27/85 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.462 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 07:04:41 by W3 Total Cache
-->