<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pabukoan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pabukoan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pabukoan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Apr 2020 17:17:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pabukoan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pabukoan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wabah Corona Melanda. Pedagang Pasa Pabukoan Bertaruh Nyawa Demi Rupiah</title>
		<link>https://prokabar.com/wabah-corona-melanda-pedagang-pasa-pabukoan-bertaruh-nyawa-demi-rupiah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2020 17:17:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#pabukoan]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=66064</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Ditengah pandemi Covid 19 dan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) di Tanah Datar, aktifitas pasar pabukoan masih tetap berlangsung. Pantauan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wabah-corona-melanda-pedagang-pasa-pabukoan-bertaruh-nyawa-demi-rupiah/">Wabah Corona Melanda. Pedagang Pasa Pabukoan Bertaruh Nyawa Demi Rupiah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar &#8211;</strong> Ditengah pandemi Covid 19 dan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) di Tanah Datar, aktifitas pasar pabukoan masih tetap berlangsung.</p>
<p>Pantauan prokabar.com pada Sabtu (25/4) di pasar pabukoan yang terletak tepat di jantung ibu kota Tanah Datar, pasar Batusangkar itu, dari pukul 15.30 hingga pukul 16.30 WIB kodisi pasar pabukoan masih sepi dari pembeli. Satu persatu pembeli baru terlihat datang untuk berburu takjil sekitar pukul 17.00 WIB.</p>
<p>Dalam kondisi normal, pengunjung pasar pabukoan ini bisa membludak, namun di tengah wabah Covid 19 melanda, jumlah pengunjung pasar pabukoan jauh menurun. Persentase penurunan pengunjung bahkan lebih dari 50%.</p>
<p>Taufik Hidayat, salah seorang pedagang kuliner pabukoan di pasar Batusangkar tak menampik jika di tengah wabah Covid 19 angka kunjungan menurun dan sepi pembeli. Antisipasi kerugian, iapun mengakalinya dagangan dengan memasak jumlah yang tidak banyak.</p>
<p>&#8220;Kalau untuk sekarang masih sepi. biar tak rugi kita masaknya tidak terlalu banyak dulu,&#8221; katanya.</p>
<p>Meski berdagang di tengah penyebaran wabah corona, ia mengaku tidak terlalu khawatir akan tertular virus tersebut. Menggunakan masker, menjaga jarak dengan pembeli ia lakukan sebagai bentuk antisipasi penularan Covid 19.</p>
<p>&#8220;Takut tidak, antisipasinya kita tetap terapkan anjuran pemerintah, seperti menggunakan masker, jaga jarak dan menyediakan cuci tangan. Untuk jaga jarak antara pedagang dan pembeli kita juga sekat barang dagangan dari pembeli dengan menggunakan plastik,&#8221; ujarnya lagi.</p>
<p>Di tengah pandemi Covid 19 dan kebijakan PSBB, pasar pabukoan di Batusangkar Sumatera Barat memang mendapatkan izin dari pemerintah setempat. Akan tetapi, dalam beraktifitas, pedagang meski menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid 19 seperti menerapkan sosial distancing, menyediakan cuci tangan, serta menggunakan masker saat berjualan<strong>.(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wabah-corona-melanda-pedagang-pasa-pabukoan-bertaruh-nyawa-demi-rupiah/">Wabah Corona Melanda. Pedagang Pasa Pabukoan Bertaruh Nyawa Demi Rupiah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Pertama Puasa, Pedagang Takjil Banjiri Media Sosial</title>
		<link>https://prokabar.com/hari-pertama-puasa-pedagang-takjil-banjiri-media-sosial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2020 14:41:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#pabukoan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#takjil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=65997</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Hari pertama puasa, kondisi pedagang takjil di pasar tradisional di Pasaman lengang. Tidak seperti biasanya. Hanya beberapa yang berjualan, itupun sepi pembeli....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hari-pertama-puasa-pedagang-takjil-banjiri-media-sosial/">Hari Pertama Puasa, Pedagang Takjil Banjiri Media Sosial</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Hari pertama puasa, kondisi pedagang takjil di pasar tradisional di Pasaman lengang. Tidak seperti biasanya. Hanya beberapa yang berjualan, itupun sepi pembeli.</p>
<p>Di sisi lain, pedagang takjil yang biasanya membuka lapak mereka di pasar, lebih memilih menjajakan dagangannya melalui dunia maya. Hal ini disebabkan, kondisi yang tidak memungkinkan.</p>
<p>&#8220;Tapi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), okelah tidak ada larangan tegas berjualan, orang ke pasar itu benar yang tidak ada,&#8221; kata Diah, salah seorang pedagang takjil.</p>
<p>Tidak sampai di situ saja, hal serupa juga diakui Yolan. Pedagang makanan yang menjual dagangannya melalui dunia maya.</p>
<p>Ia mengaku, saat ini, harus berpandai-pandai dalam menyiasati penjualan. &#8220;Pasar tidak lagi menjadi pilihan utama untuk menjajakan takjil begiti juga pembeli, malas ke pasar. Orang (konsumen) lebih memilih berdiam di rumah saat kondisi sekarang. Maka itulah, dunia maya menjadi primadona. Facebook, WA hingga instagram menjadi wadah untuk membuka lapak bagi para pedagang, terutama saya,&#8221; jelas Yolan.</p>
<p>Perihal hasil penjualan, diakui Yolan cukup tinggi. Bahkan, ia sempat kewalahan membuatkan pesanan, lantaran butuhnya konsumen karena keadaan sekarang. (<strong>Ola</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hari-pertama-puasa-pedagang-takjil-banjiri-media-sosial/">Hari Pertama Puasa, Pedagang Takjil Banjiri Media Sosial</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Padang Tiadakan Pasa Pabukoan Selama Ramadan</title>
		<link>https://prokabar.com/kota-padang-tiadakan-pasa-pabukoan-selama-ramadan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2020 13:37:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#pabukoan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=65211</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan untuk Ramadan 1441 H ini pihaknya meniadakan Pasa (pasar) Pabukoan (jajanan berbuka). Menurut Mahyeldi Pasa Pabukoan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kota-padang-tiadakan-pasa-pabukoan-selama-ramadan/">Kota Padang Tiadakan Pasa Pabukoan Selama Ramadan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan untuk Ramadan 1441 H ini pihaknya meniadakan Pasa (pasar) Pabukoan (jajanan berbuka). Menurut Mahyeldi Pasa Pabukoan rentan menimbulkan keramaian sehingga berpotensi memperpanjang penularan virus corona atua covid-19.</p>
<p>&#8220;Pasa pabukoan kan jelas itu mengumpulkan orang banyak. Kalau kami tidak memfasilitasi itu Ramadan kali ini,&#8221; kata Mahyeldi.</p>
<p>Mahyeldi tidak melarang bila selama Ramadhan kali ini masyarakat secara mandiri berjualan aneka jajanan berbuka di Kota Padang. Tapi Pemerintah Kota Padang akan membuat imbauan supaya masyarakat pedagang dan pembeli menggunakan masker.</p>
<p>Kemudian pedagang tidak diperkenankan menyediakan tempat duduk. Yang artinya kata Mahyeldi jajanan yang dibeli masyarakat hanya untuk dibawa pulang.</p>
<p>Pemko Padang lanjut Mahyeldi juga membatasi waktu pedagang berjualan. Yakni paling lama sampai pukul 22.00 WIB. &#8220;Hanya boleh berdagang sampai jam 10 malam,&#8221; ucap Mahyeldi, dikutip republika.co.id</p>
<p>Pasa Pabukoan biasanya menjadi objek menarik bagi warga Kota Padang mencari aneka jajanan untuk berbuka. Tahun lalu Pasa Pabukoan ada di Pasar Raya Padang, Pasar Nanggalo Siteba dan Pasar Lubuk Buaya.<strong>(*/mht)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kota-padang-tiadakan-pasa-pabukoan-selama-ramadan/">Kota Padang Tiadakan Pasa Pabukoan Selama Ramadan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Tips Dari BPOM Padang Saat Membeli Pabukoan</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-tips-dari-bpom-padang-saat-membeli-pabukoan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 May 2019 22:09:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 1440 H]]></category>
		<category><![CDATA[#BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pabukoan]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#Ramadan1440H]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadhan2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=36273</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Selam bulan puasa banyak pedagang menjual minuman berwarna. Hal itu mereka lakukan semata mata untuk menarik minat pembeli. Menanggapi hal itu, Badan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-tips-dari-bpom-padang-saat-membeli-pabukoan/">Ini Tips Dari BPOM Padang Saat Membeli Pabukoan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar — </strong></span><span class="s1">Selam bulan puasa banyak pedagang menjual minuman berwarna. Hal itu mereka lakukan semata mata untuk menarik minat pembeli. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menanggapi hal itu, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Padang terus melakukan pengawasan dengan cara uji sampel makanan dan minuman selama Ramadhan di 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ada beberapa bahan yang digunakan pedagang dalam bulan Ramadhan yang biasanya menjadi temuan BPOM saat uji sampel. Oknum nakal biasa menggunakan bahan berbahaya seperti boraks, rhodamin dan formalin,&#8221; Kepala BPOM Padang Martin Suhendri. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain mengawasi, Kepala BPOM Padang Martin Suhendri juga memberikan tips makanan yang sehat dan terhindar dari bahan berbahaya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Agar terhindar dari bahan berbahaya tersebut, secara kasat mata masyarakat bisa membedakan dari warna dan tekstur. Biasanya yang mengandung pengawet seperti formalin sangat rapuh dan tidak dihinggapi lalat pada ikan. Sedangkan makanan dan minuman yang mengandung rhodamin warnanya sangat mencolok.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sedangkan boraks biasanya dicampur bakso, mie, gorengan, kerupuk, ketupat, lontong, cimol, dan lain sebagainya. Ciri makanan yang mengandung boraks biasa berwarna sangat mencolok dari aslinya, beraroma menyengat yang mencurigakan, bahkan binatang seperti lalat pun enggan untuk menempel.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Secara kasat mata bisa juga kita deteksi, jika ada menemukan seperti diatas sebaiknya tidak dibeli,&#8221; ujarnya. (<b>gas</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-tips-dari-bpom-padang-saat-membeli-pabukoan/">Ini Tips Dari BPOM Padang Saat Membeli Pabukoan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pabukoan dan Mukena untuk Masjid dan Panti Asuhan di Padang. Emang Ada, dari Siapa?</title>
		<link>https://prokabar.com/pabukoan-dan-mukena-untuk-masjid-dan-panti-asuhan-di-padang-emang-ada-dari-siapa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 May 2018 08:24:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[#Mukena]]></category>
		<category><![CDATA[#pabukoan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=7482</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIK-SP) mengadakan kegiatan berbagi wakaf dan pabukoan ke sejumlah masjid dan panti asuhan yang ada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pabukoan-dan-mukena-untuk-masjid-dan-panti-asuhan-di-padang-emang-ada-dari-siapa/">Pabukoan dan Mukena untuk Masjid dan Panti Asuhan di Padang. Emang Ada, dari Siapa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211; </b>Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIK-SP) mengadakan kegiatan berbagi wakaf dan pabukoan ke sejumlah masjid dan panti asuhan yang ada di Padang.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini merupakan kegiatan berbagi wakaf dan pabukoan di bulan baik ini. Pabukoan yang kita bagikan ada 362 paket dan 290 helai mukena yang tersebar di lim masjid dan satu panti asuhan di Kota Padang,&#8221; kata salah seorang penasehat FKIK Rezi Thamrin usai menyerahkan wakaf mukena dan pabukoan di Masjid Nurul Iman, Kota Padang, Jumat, 25 Mei 2018.</p>
<p>Kegiatan yang digagas oleh pengurus FKIK ini akan berlangsung selama Ramadan. &#8220;Kegiatan ini berlangsung setiap hari Jumat selama Ramadan. Setiap hari jumat kita kan turun dan bagikan langsung pabukoan ke masjid-masjid yang telah kita survei terlebih dahulu. Fokus utama kita pada masjid-masjid yang berada di dekat pasar dengan jamaah yang lebih banyak, dan mukena yang diwakafkan juga lebih bermanfaat,&#8221; katanya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0014-1.jpg" class="alignnone wp-image-7481 size-full" width="1280" height="720" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0014-1.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0014-1-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0014-1-768x432.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0014-1-1024x576.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Ia menambahkan untuk dana atau donatur dari kegiatan ini murni datang dari anggota FKIK. &#8220;Kegiatan yang baru pertama kali digelar ini mendapat sambutan yang luar biasa. Ibuk-ibuk tergerak hatinya untuk menyumbang dan berbagi terhadap sesama,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dijelaskannya, hingga saat ini pihaknya masih menerima donasi dari pihak yang masih ingin berbagi. Untuk paket pabukoan seharga Rp 40 ribu dengan rincian takjil, buah dan nasi kotak. Sedangkan untuk mukena, per helainya seharga Rp 150 ribu.</p>
<p>&#8220;Untuk hari ini, ada lima masjid dan satu panti asuhan yang kita kunjungi, yakni Masjid Nurul Iman dengan 30 Pabukoan dan 20 Mukena, Masjid Taqwa; 25 Pabukoan dan 25 Mukena, Masjid Muhajirin Belakang Rocky dengan 20 Pabukoan dan 20 Mukena, Masjid Plaza Andalas dengan 25 Pabukoan dan 20 Mukena, Masjid Adiqatul Iman Tunggul Hitam sebanyak 15 Mukena, dan Panti Asuhan Anak Mentawai Mata air 70 Pabukoan,&#8221; tuturnya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0015-1.jpg" class="alignnone size-full wp-image-7479" width="1280" height="720" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0015-1.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0015-1-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0015-1-768x432.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0015-1-1024x576.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Sementara itu, ketua panitia Ramadan Masjid Nurul Iman Padang, Ahmad Lidra mengucapkan syukur dan terima kasih atas donasi dari FKIK-SP. &#8220;Semoga donasi ini bermanfaat dan membawa berkah untuk pihak keluarga besar Semen Padang dan juga pihak yag menerimanya. Bermnafaat dan berhagia didunia dan dibalas dengan surga Allah SWT di akhirat nantinya,&#8221; katanya.</p>
<p>Dikatakannya, kegiatan Ramadan di Masjid Raya Nurul Iman diwali dengan kajian sore pada pukul 17.45 Wib. Kajian sore ini menghadirkan pihak luar yang berkompetensi dibidangnya. &#8220;Setiap harinya ada kajian yang berbeda. Untuk Senin, kita membahas soal Tafsir Pilihan, Selasa soal Akhak, Rabu soal Hadist Pilihan, Kamis soal Wawasan Islamiah, Jumat soal Fiqih Puasa, Sabtu soal Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Minggu soal Shirah Nabawiyah,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Diakui Ahmad, setiap harinya ada 200 pabukoan yang disediakan oleh pihak masjid. &#8220;100 dari dana masjid dan 100 lagi dari donatur. Sehingga dengan adanya donasi pabukoan dari pihak FKIK-SP ini bisa membantu dan bermanfaat bagi jamaah yang berbuka puasa disini,&#8221; jelasnya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0017.jpg" class="alignnone wp-image-7478 size-full" width="1280" height="720" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0017.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0017-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0017-768x432.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180526-WA0017-1024x576.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Ia berharap semoga kegiatan ini berjalan rutin sehingga berbagi terhadap sesama menjadi hal yang berjalan dengan baik dan tentunya bermanfaat untuk sesama<b>. (*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pabukoan-dan-mukena-untuk-masjid-dan-panti-asuhan-di-padang-emang-ada-dari-siapa/">Pabukoan dan Mukena untuk Masjid dan Panti Asuhan di Padang. Emang Ada, dari Siapa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Waspada, Rhodamin di Menu Pabukoan</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bwaspada-rhodamin-di-menu-pabukoan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 May 2017 12:32:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#pabukoan]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[#Rhodamin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=1828</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar.&#160;Menu pabukoan pasti enak dilihat, apalagi dicari sebelum berbuka. Rasanya dibeli saja semua yang terlihat.&#160; Tapi hati hati, BBPOM mengingatkan bahwa dibalik menu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bwaspada-rhodamin-di-menu-pabukoan/">​Waspada, Rhodamin di Menu Pabukoan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar.&nbsp;</b>Menu pabukoan pasti enak dilihat, apalagi dicari sebelum berbuka. Rasanya dibeli saja semua yang terlihat.&nbsp;<br />
Tapi hati hati, BBPOM mengingatkan bahwa dibalik menu dengan warna yang meriah itu, tersimpan bahaya. Nama zat berbahaya itu Rhodamin B.&nbsp;</p>
<p>Rhodamin ini biasanya digunakan untuk pewarna tekstil dan kertas. &#8220;Masih banyak produsen yang mencampur zat ini di makanan&#8221; Kata Kepala BBPOM Padang, Zulkifli melalui akun twitter BBPOM.</p>
<p>Dari beberapa sidak yang dilakukan Rhodamin ini ditemukan di kerupuk, bahan cendol, es delima, agar agar dan makanan lainnya.</p>
<p>Senin (29/5/2017) kemaren, BBPOM melakukan pemeriksaan makanan di sejumlah tempat di Kecamatan Pauh. Hasilnya masih ditemukan makanan yang mengandung Rhodamin.&nbsp;</p>
<p>Rhodamin dalam jangka panjang menyebabkan kanker hati, pembesaran ginjal, dan gangfuang fisiologis tubuh.</p>
<p>&#8220;Masyarakat harus cerdas memilih pangan yang aman, bermutu dan bergizi&#8221; Ujar Zulkifli</p>
<p>Hati hati memilih makanan, jangan terperdaya dengan warna. Dan makanlah sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan. <b>(laf)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bwaspada-rhodamin-di-menu-pabukoan/">​Waspada, Rhodamin di Menu Pabukoan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Tempat Pabukoan Favorit di Sumatera Barat.</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8btempat-pabukoan-favorit-di-sumatera-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 May 2017 06:22:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[#pabukoan]]></category>
		<category><![CDATA[#Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[#RamadhanProkabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=1736</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, ProKabar. Puasa lalu berbuka, pasti sangat ditunggu siapa saja. Untuk mempersiapkan menu buka puasa harus spesial. Apalagi pada puasa tua. Puasa tua adalah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8btempat-pabukoan-favorit-di-sumatera-barat/">​Tempat Pabukoan Favorit di Sumatera Barat.</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, ProKabar.</b> Puasa lalu berbuka, pasti sangat ditunggu siapa saja. Untuk mempersiapkan menu buka puasa harus spesial. Apalagi pada puasa tua. Puasa tua adalah istilah masyarakat Sumbar menyebut hari pertama puasa. Biasanya keluarga besar berkumpul pada hari pertama buka puasa ini.<br />
Bagi anda yang ingin, menikmati takjil yang variatif, tak ada salahnya menyambangi pusat pasar pabukoan di hampir seluruh daerah.</p>
<p>Di Sumatera Barat ada pusat pabukoan yang terkenal :&nbsp;</p>
<p><b>1. Pasa Pabukoan Bukitinggi</b></p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495866465670.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495866465670.jpg" alt="" class="wp-image-1738 alignnone size-full" width="1820" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495866465670.jpg 1820w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495866465670-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495866465670-768x432.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495866465670-1024x576.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495866465670-359x201.jpg 359w" sizes="auto, (max-width: 1820px) 100vw, 1820px" /></a></p>
<p>Pasa pabukoan Bukittinggi berlokasi lokasi parkir di depan Mesjid Taqwa, jalan menuju kebun binatang. Di pasar ini banyak makanan unik yang dijual. Salah satunya adalah lamang tapai, sari kayo, beragam jenis pecal, dan tentu saja ada berbagai lauk. Sebut saja tunjang, rendang, sambal otak dan banyak lainnya.<br />
Untuk yang mencari minuman segar, menu yang paling dicari adalag buah buahan segar yang dipotong cukup besar, disiram dengan kuah santan. Hmmm</p>
<p>Lokasi ini cocok untuk mencari menu berbuka, atau hanya sekedar ngabuburit.</p>
<p><b>2. Pasa Pabukoan di Padang</b></p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865687276.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865687276.jpg" alt="" class="wp-image-1733 alignnone size-full" width="1820" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865687276.jpg 1820w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865687276-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865687276-768x432.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865687276-1024x576.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865687276-359x201.jpg 359w" sizes="auto, (max-width: 1820px) 100vw, 1820px" /></a></p>
<p>Kota Padang adalah sorga nya kuliner jelang berbuka puasa. Banyak tempat menyediakan takjil. Pusatnya adalah di lapangan parkir Taman Imam Bonjol.&nbsp;<br />
Disini anda mau menu apa? Sebut saja, pasti tersedia. Mulai dari minuman es cendol, es tebak, bubur kampiun, makanan ikan daging ayam, dan ada juga makanan tradisional sumbar lainnya.</p>
<p>Jika anda ingin mencoba makanan modern, datang saja ke jalan patimura. Disini anak anak muda menjajakan beragam jenis makanan modern di sebelah mobil mewah mereka. Lalu ada sate dan es cendol patimura yang terkenal itu.</p>
<p><b>3. Pasa Pabukoan di Batusangkar</b></p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865761411.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865761411.jpg" alt="" class="wp-image-1734 alignnone size-full" width="1820" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865761411.jpg 1820w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865761411-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865761411-768x432.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865761411-1024x576.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865761411-359x201.jpg 359w" sizes="auto, (max-width: 1820px) 100vw, 1820px" /></a></p>
<p>Batu Sangkar juga salah satu tempat paling enak berburu kuliner. Banyak lokasi yang menjual menu pabukoan, salah satunya adalah pasar bqtusangkar. Apa yang paling banyak dicari? Orang luar pasti memburu lamang tapai.<br />
<b>4. Pasa Pabukoan Payakumbuh</b></p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865809233.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865809233.jpg" alt="" class="wp-image-1735 alignnone size-full" width="1820" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865809233.jpg 1820w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865809233-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865809233-768x432.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865809233-1024x576.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/05/PhotoGrid_1495865809233-359x201.jpg 359w" sizes="auto, (max-width: 1820px) 100vw, 1820px" /></a></p>
<p>Bicara Payakumbuh, bicara tentang kuliner yang lezat. Lalu bagaimana jika kelezatan itu bergabung dalam satu tempat? Inilah tempatnya, pasa pabukoan Payakumbuh.<br />
Pasar pabukoan ini menawarkan berbagai takjil. Yang pasti ada sate dan martabak. Hmmn siapa yang tidak mengenal sate dangung dangung dan martabak kubang? Jika anda melewati Payakumbuh di sore hari pada Ramadhan, tak ada salahnya menikmati berbuka puasa di kota ini.<b>(laf)</b></p>
<p><b><i>Sumbet Foto : net</i></b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8btempat-pabukoan-favorit-di-sumatera-barat/">​Tempat Pabukoan Favorit di Sumatera Barat.</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 41/175 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/18 queries in 0.463 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:24:20 by W3 Total Cache
-->