<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#nii Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/nii/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/nii/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 May 2022 11:06:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#nii Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/nii/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ex. NII di Sumbar Cabut Ba&#8217;iat, Kapolda: Terima Kasih dan Apresiasi Seluruhnya Telah Sadar</title>
		<link>https://prokabar.com/ex-nii-di-sumbar-cabut-baiat-kapolda-terima-kasih-dan-apresiasi-seluruhnya-telah-sadar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 11:06:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#baiat]]></category>
		<category><![CDATA[#LimaPuluhKota]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#nii]]></category>
		<category><![CDATA[#poldasumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103590</guid>

					<description><![CDATA[<p>Limapuluh Kota, Prokabar &#8211; Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH. S.Ik. MH menyampaikan terima kasih, apresiasi serta penghargaan yang setinggi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ex-nii-di-sumbar-cabut-baiat-kapolda-terima-kasih-dan-apresiasi-seluruhnya-telah-sadar/">Ex. NII di Sumbar Cabut Ba&#8217;iat, Kapolda: Terima Kasih dan Apresiasi Seluruhnya Telah Sadar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Limapuluh Kota, Prokabar</strong> &#8211; Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH. S.Ik. MH menyampaikan terima kasih, apresiasi serta penghargaan yang setinggi tingginya atas kesadaran warga di Sumbar yang terpapar aliran radikalisme NII (Negara Islam Indonesia), dengan kesadaran tinggi kembali menyatakan kesetiaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p>Hal ini ia sampaikan usai menghadiri prosesi cabut ba&#8217;iat massal dan pengucapan sumpah setia Jilid III kepada NKRI, pada Kamis (12/5) di aula kantor Bupati Limapuluh Kota.</p>
<p>&#8220;Tenggang waktu yang saya berikan sampai 20 Mei, Alhamdulillah sebelum sampai 20 Mei seluruhnya telah cabut ba&#8217;iat,&#8221; ucap Kapolda Sumbar.</p>
<p>Ia menyebut, dari jumlah yang diketahui dari Mabes Polri sebelumnya sejumlah 1.125 orang. Kemudian dari pengembangan yang dilakukan menjadi sejumlah 1.157 orang. &#8220;Jadi ada penambahan anggota NII 32 orang,&#8221; katanya.</p>
<p>Irjen Pol Teddy Minahasa menerangkan, dari yang telah di release di Kabupaten Dharmasraya adalah sebanyak 391 orang, kemudian di Kabupaten Tanah Datar 518 orang, dan untuk hari ini adalah 225 orang.</p>
<p>&#8220;Seluruhnya yang sudah melakukan cabut ba&#8217;iat sejumlah 1.134,&#8221; kata Irjen Pol Teddy Minahasa.</p>
<p>Lanjut Kapolda Sumbar menerangkan, 16 orang pertama telah dilakukan penangkapan, dan ada 7 orang yang meninggal dunia. Meninggal dunianya bukan karena penegakan hukum, tetapi sudah takdirnya meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya seluruh anggota NII yang telah sadar tanpa dipaksa paksa menyatakan setianya kepada NKRI,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Ia pun menambahkan, kepada seluruh mereka yang telah kembali kepada NKRI tersebut, nantinya akan dilakukan pembinaan dan pengawasan serta monitoring secara bersama-sama dengan stakeholder dan juga elemen bangsa.</p>
<p>&#8220;Tugas kita para stakeholder tidak selesai sampai disini, kita tetap memiliki tanggung jawab moral. Kita harus menjadi garda yang terdepan dalam mencegah dan menangkal segala bentuk paham radikal yang merongrong kesaktian Pancasila dan mengganggu keutuhan NKRI,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Itu menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama seluruh elemen bangsa,&#8221; sambung Irjen Pol Teddy Minahasa menutupinya. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ex-nii-di-sumbar-cabut-baiat-kapolda-terima-kasih-dan-apresiasi-seluruhnya-telah-sadar/">Ex. NII di Sumbar Cabut Ba&#8217;iat, Kapolda: Terima Kasih dan Apresiasi Seluruhnya Telah Sadar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, 225 Mantan NII Cabut Bai’at di Kabupaten Limapuluh Kota</title>
		<link>https://prokabar.com/lagi-225-mantan-nii-cabut-baiat-di-kabupaten-limapuluh-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 10:55:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#baiat]]></category>
		<category><![CDATA[#LimaPuluhKota]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#nii]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103586</guid>

					<description><![CDATA[<p>Limapuluh Kota, Prokabar &#8211; Setelah di Dharmasraya, dan Tanah Datar, ratusan eks pengikut Negara Islam Indonesia (NII) mencabut bai’at nya dan kembali ke Negara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lagi-225-mantan-nii-cabut-baiat-di-kabupaten-limapuluh-kota/">Lagi, 225 Mantan NII Cabut Bai’at di Kabupaten Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Limapuluh Kota, Prokabar</strong> &#8211; Setelah di Dharmasraya, dan Tanah Datar, ratusan eks pengikut Negara Islam Indonesia (NII) mencabut bai’at nya dan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Kamis (12/5/2022).</p>
<p>Pencabutan bai’at itu digelar di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Sarilamak Kabupaten Limapuluh Kota.</p>
<p>Pencabutan bai’at jilid III diikuti oleh 225 ex. NII yang berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Dharmasraya.</p>
<p>Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaharo Rajo berterimakasih kepada Gubernur Sumbar, Kapolda Sumbar dan aparatur negara yang melaksanakan pengamanan dan yang mengikuti kegiatan pencabutan Bai’at NII jilid III, serta seluruh masyarakat yang akan melakukan pencabutan Bai’at di aula Kantor Bupati Limapuluh Kota.</p>
<p>“Semoga masyarakat yang di cabut Bai’at NII ini menjadi warga negara Indonesia yang patuh terhadap hukum NKRI,” ujar Safaruddin.</p>
<p>Sementara, mantan Ketua Perekrutan anggota NII menyampaikan, agar seluruh masyarakat yang hadir dalam pencabutan Bai’at NII ini menjadi warga negara Indonesia yang baik dan jangan sampai kita menjadi korban hoax.</p>
<p>“Setelah selesai dari NII dapat berkarir bersama masyarakat lain,” ujarnya.</p>
<p>Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah juga menyebutkan, bahwa masyarakat Lima Puluh Kota ini banyak jasanya kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Maka dari itu, masyarakat Sumatera Barat ini jadi garda terdepan dalam menjaga dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p>
<p>Usai sambutan Gubernur Sumbar, dilanjutkan prosesi pencabutan bai’at NII oleh peserta ex. NII dengan mengucapkan ikrar setia mengakui negara Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 dengan menyuarakan “NKRI Harga Mati, Pancasila junjung Tinggi”.</p>
<p>Bai’at massal tersebut, disaksikan langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, Perwakilan Danrem 032 Wirabraja, Kasatgaswil Densus 88 AT, Kabinda Sumbar, Pejabat Utama Polda Sumbar, Bupati Limapuluh Kota, Forkompimda Kab. Limapuluh Kota, Kapolres 50 Kota, Kapolres Payakumbuh, Kapolres Tanah Datar dan Kapolres Dharmasraya.</p>
<p>Jumlah warga yang mengikuti bai’at hari ini merupakan hasil penyelidikan dari Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. Hari ini mereka sepakat dari hati yang paling dalam untuk mencabut bai’at. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lagi-225-mantan-nii-cabut-baiat-di-kabupaten-limapuluh-kota/">Lagi, 225 Mantan NII Cabut Bai’at di Kabupaten Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>91 Orang Warga Tanah Datar Masih Belum Cabut Ba&#8217;iat</title>
		<link>https://prokabar.com/91-orang-warga-tanah-datar-masih-belum-cabut-baiat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Apr 2022 15:25:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#ekaputra #richiaprian]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#nii]]></category>
		<category><![CDATA[#porkabar]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103238</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar. Bupati Tanah Datar, Eka Putra menyebut jika sebanyak 91 orang warganya yang terdata sebagai anggota jaringan atau kelompok negara islam indonesia...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/91-orang-warga-tanah-datar-masih-belum-cabut-baiat/">91 Orang Warga Tanah Datar Masih Belum Cabut Ba&#8217;iat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left"><strong>Tanah Datar, Prokabar.</strong> Bupati Tanah Datar, Eka Putra menyebut jika sebanyak 91 orang warganya yang terdata sebagai anggota jaringan atau kelompok negara islam indonesia (NII) belum mengikuti cabut ba&#8217;iat. Umumnya, ke 91 orang itu bermukim di perantauan.</p>
<p>&#8221; ada 91 orang warga kita yang belum ikut cabut ba&#8217;iat. Mereka ini setelah kita telusuri sebagian besar ada di perantauan, KTP nya Tanah Datar,&#8221; ujar Eka Putra.</p>
<p>Bupati mengungkapkan, seperti yang dikatakan Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, pihaknya ditenggat waktu hingga 20 Mei 2022 mendatang, dimana seluruh yang tidak cabut ba&#8217;iat hari ini (Jumat 29 April) dilakukan cabut ba&#8217;iat.</p>
<p>&#8221; jadi kita bersama densus akan berusaha bersama membantu dengan mencari yang belum cabut ba&#8217;iat ini dan masih memegang ideologi NII. Lebaran ini, akan kita usahakan mencarinya, semoga mereka pulang dari rantau. Seperti yang dilakukan tadi, dimana hanya bersumpah kembali ke pangkuan NKRI dan Pancasila,&#8221; ungkap Bupati.</p>
<p>Eka melanjutkan, adapun anggota NII di Tanah Datar tersebar di 5 kecamatan, dan beberapa nagari.</p>
<p>&#8221; di Tanah Datar itu tersebar ada dibeberapa nagari seperti nagari Barulak, Tanjung Alam, Salimpaung, Tabek Patah, Sungai Patai, Simawang dan Sungai Tarab,&#8221; ujar bupati.</p>
<p>Guna membentengi masyarakat dari ideologi menyimpang, kedepannya akan dilakukan sosialisasi bersama pihak pihak terkait.</p>
<p>&#8220;Nantinya kita akan gandeng MUI, LKAAM, dan pihak pihal lainnya agar masyarakat kita tidak mudah terpengaruh ideologi ideologi radikal yang nyatanya tidak baik,&#8221; imbuh bupati.</p>
<p>Setelah dilakukannya cabut ba&#8217;iat terhadap anggota NII, Pemkab Tanah Datar meminta masyarakat untuk tidak melakukan hal hal yang negatif terhadap mantan anggota NII dan menerima mereka dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/91-orang-warga-tanah-datar-masih-belum-cabut-baiat/">91 Orang Warga Tanah Datar Masih Belum Cabut Ba&#8217;iat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Mantan Anggota NII di Delapan 8 Wilayah di Sumbar Jalani Prosesi Cabut Ba’iat</title>
		<link>https://prokabar.com/ratusan-mantan-anggota-nii-di-delapan-8-wilayah-di-sumbar-jalani-prosesi-cabut-baiat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Apr 2022 12:29:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#cabutbaiat]]></category>
		<category><![CDATA[#Densus88]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#nii]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103231</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Sebanyak 518 warga dari Delapan wilayah di Sumatra Barat yang tercatat sebagai anggota jaringan atau kelompok Negara Islam Indonesia (NII), mengikuti...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ratusan-mantan-anggota-nii-di-delapan-8-wilayah-di-sumbar-jalani-prosesi-cabut-baiat/">Ratusan Mantan Anggota NII di Delapan 8 Wilayah di Sumbar Jalani Prosesi Cabut Ba’iat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Sebanyak 518 warga dari Delapan wilayah di Sumatra Barat yang tercatat sebagai anggota jaringan atau kelompok Negara Islam Indonesia (NII), mengikuti prosesi pencabutan Ba’iat dan pengucapan sumpah setia kembali ke NKRI dan Pancasila, Jumat (29/4).</p>
<p>Pencabutan ba&#8217;iat sendiri dilakukan di gedung Suri Mahararajo Dirajo dan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Bupati Richi Aprian, Kapolres 8 Wilayah.</p>
<p>Menurut Kapolda Sumatra Barat Irjen Pol Teddy Minahasa, mereka yang hari ini mencabut Ba’iat dan mengucapkan ikrar setia kepada NKRI dan Pancasila itu berasal dari Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Agam, Kota Payakumbuh, Limapuluh Kota dan Kabupaten Sijunjung.</p>
<p>“Saya yakin dan percaya saudara telah disesatkan dan dibujuk. Maka dari itu, kembalilah ke pangkuan NKRI (bagi yang belum). Dari lubuk hati saya paling dalam, saya sampaikan rasa apresiasi, rasa haru dan penghargaan setinggi-tingginya atas kesadaran untuk Kembali ke NKRI,” kata Irjen Pol Teddy Minahasa dihadapan peserta cabut Ba’iat.</p>
<p>Irjen Pol Teddy Minahasa melanjutkan, jika dilihat dari sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagian besar aktor intelektualnya berasal dari Minangkabau. Sebut saja ada Bung Hatta, Tan Malaka, Imam Bonjol, Sutan Syahrir, M Natsir, Rasuna Said</p>
<p>Maka dari itu kata Irjen Pol Teddy Minahasa, ia berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menodai warisan dari tokoh Minang yang sudah berjuang mengobarkan darah dan air mata demi berdirinya NKRI.</p>
<p>“Jangan nodai warisan tokoh pendiri bangsa dari Minang ini, jangan nodai dengan rencana yang disusun oleh saudara (kelompok radikal) baik itu makar tau tindakan separatis lainnya. Karena, saya dan Polri akan menjadi garda terdepan dan benteng terakhir demi menjaga keutuhan NKRI,”tegas Irjen Pol Teddy Minahasa.</p>
<p>Irjen Pol Teddy Minahasa menegaskan, bagi anggota ataupun simpatisan jaringan Negara Islam Indonesia yang belum mencabut Ba’iat dan mengucapkan ikrar setia kepada NKRI dan Pancasila, untuk segera melakukan itu paling lambat hingga 20 Mei 2022 atau bertepatan dengan hari kebangkitan Nasional.</p>
<p>“Saya akan tegakkan hukum negara sekeras-kerasnya. Saya beri waktu untuk mencabut Ba’iat dan mengucapkan sumpah setia kepada NKRI dan Pancasila paling lambat 20 Mei mendatang. Kembalilah ke NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945,”tutup Irjen Pol Teddy Minahasa.</p>
<p>Kapolda pun akan memberi jaminan keamanan bagi yang telah mencabut ba&#8217;iat dan kembali ke pangkuan ibu pertiwi.</p>
<p>&#8220;tentu kita akan memberikan jaminan terhadap mereka yang telah melakukan cabut ba&#8217;iat hari ini. Bagi yang belum, kita tunggu sampai 20 Mei 2022,&#8221; tegasnya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ratusan-mantan-anggota-nii-di-delapan-8-wilayah-di-sumbar-jalani-prosesi-cabut-baiat/">Ratusan Mantan Anggota NII di Delapan 8 Wilayah di Sumbar Jalani Prosesi Cabut Ba’iat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Mantan Anggota NII di Dharmasraya Ucap Sumpah Setia Kepada NKRI</title>
		<link>https://prokabar.com/ratusan-mantan-anggota-nii-di-dharmasraya-ucap-sumpah-setia-kepada-nkri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2022 14:56:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[#nii]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103167</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dharmasraya, Prokabar &#8211; Sebanyak 363 orang yang terpapar paham organisasi terlarang Negara Islam Indonesia (NII) mengikuti acara Cabut Baiat Massal Mantan Anggota NII Kabupaten...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ratusan-mantan-anggota-nii-di-dharmasraya-ucap-sumpah-setia-kepada-nkri/">Ratusan Mantan Anggota NII di Dharmasraya Ucap Sumpah Setia Kepada NKRI</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dharmasraya, Prokabar</strong> &#8211; Sebanyak 363 orang yang terpapar paham organisasi terlarang Negara Islam Indonesia (NII) mengikuti acara Cabut Baiat Massal Mantan Anggota NII Kabupaten Dharmasraya dan Pengucapan Sumpah Setia Kepada NKRI, di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Rabu (27/4/2022) sore.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-103169" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220427-WA0031-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220427-WA0031-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220427-WA0031-1024x682.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220427-WA0031-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220427-WA0031-1536x1023.jpg 1536w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220427-WA0031.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Prosesi cabut baiat ini diawali dengan pengucapan sumpah secara bersama, dipimpin seorang mantan aktivis NII, yang disaksikan langsung oleh para pejabat diantaranya Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa, Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Purmanto, Kadensus 88 AT Polri, Irjen. Pol. Marthinus Hukom, Kabinda Sumbar, Hendra, dan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku KerajaanSumpah berisikan 4 poin, yakni mengakui bahwa Pancasila dan UUD 1945 tidak bertentangan dengan syariat Islam. Kedua, meninggalkan dan menjauhi segala bentuk paham yang bisa memecah belah NKRI. Ketiga, setia dan patuh terhadap Pancasila dan UUD 1945, dan terakhir, setia kepada NKRI.</p>
<p>Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara cabut baiat, dari masing-masing perwakilan beberapa nagari di Dharmasraya, kemudian menyanyikan bersama lagu Bagimu Negeri, dan ditutup dengan tausiyah dan wawasan kebangsaan.</p>
<p>Gubernur Mahyeldi, dalam sambutannya sebelum pencabutan baiat massal mengajak warga untuk bersama-sama kembali berbaur, bersama membangun nagari, membangun Dharmasraya, Sumbar dan Indonesia.</p>
<p>&#8220;Orang Sumbar sangat cinta NKRI, sejarah sudah mengukirnya. Dalam darah kita mengalir darah para pemersatu bangsa ini.<br />
Orang Sumbar juga suka persatuan dan kesatuan, ditandai dengan kehidupan bermusyawarah serta suka memuliakan tamu. Saya yakin masyarakat ini banyak yang ikut-ikutan saja mungkin karena menghormati tamu, memuliakan tamu. Saya yakin mereka ikut mencoblos juga pada saat pemilu kemaren,&#8221; ujar gubernur.</p>
<p>Gubernur menambahkan, perlu langkah-langkah solutif ke depan, yang harus dibersamai. Apalagi di Dharmasraya akan dibangun exit Tol dan program-program pembangunan lainnya. Termasuk juga persoalan kesehatan dan stunting yang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh gubernur saja atau bupati saja. tapi harus kompak bersatu semua unsur.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan dengan kebersamaan ini akan menghasilkan hal-hal positif bagi bangsa dan negara,&#8221; sambung gubernur.</p>
<p>Kadensus 88 AT Polri, Irjen. Pol. Marthinus Hukom, sebelumnya juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, masyarakat Minangkabau punya akar budaya serta identitas yang kuat, yang menjadi modal dasar dalam mempertahankan NKRI.</p>
<p>&#8220;Saya bangga hari ini terlihat semangat menjaga NKRI. Makanya saya tidak khawatir. Saya mewakili negara dan hukum, saya titip saudara kita ini pada masyarakat Bupati, Gubernur, Kapolda, Danrem, dan semua unsur lainnya sehingga mereka tidak sendiri dan ikut berpartisipasi menjaga keutuhan NKRI,&#8221; kata Marthinus.</p>
<p>Sementara itu, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa, menghimbau kepada masyarakat lainnya yang terpapar paham radikalisme untuk melakukan cabut baiat paling lambat hingga 20 Mei mendatang.</p>
<p>&#8220;Seluruhnya yang telah terekspos sejumlah 1.125 harus cabut baiat. Kalau masih ada yang tidak cabut baiat, saya akan terapkan penegakkan hukum negara sekeras- kerasnya. Saya bersama Densus 88 Anti Teror dan unsur Forkopimda lainnya sudah sepakat untuk itu, NKRI harga mati, Pancasila harus dijunjung tinggi,&#8221; tegas Kapolda.(doa/MMC)</p>
<p>Dinas Kominfotik Sumbar</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ratusan-mantan-anggota-nii-di-dharmasraya-ucap-sumpah-setia-kepada-nkri/">Ratusan Mantan Anggota NII di Dharmasraya Ucap Sumpah Setia Kepada NKRI</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>391 Mantan Anggota NII Dharmasraya Cabut Baiat dan Ikrar Setia Kepada NKRI</title>
		<link>https://prokabar.com/391-mantan-anggota-nii-dharmasraya-cabut-baiat-dan-ikrar-setia-kepada-nkri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2022 14:32:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#nii]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103158</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dharmasraya, Prokabar &#8211; Dari 740 jumlah orang mantan anggota jaringan Organisasi Negara Islam Indonesia (NII) yang tercatat berdomisili di wilayah Dharmasraya, 391 orang diantaranya mengelar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/391-mantan-anggota-nii-dharmasraya-cabut-baiat-dan-ikrar-setia-kepada-nkri/">391 Mantan Anggota NII Dharmasraya Cabut Baiat dan Ikrar Setia Kepada NKRI</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>Dharmasraya, Prokabar</strong> &#8211; Dari 740 jumlah orang mantan anggota jaringan Organisasi Negara Islam Indonesia (NII) yang tercatat berdomisili di wilayah Dharmasraya, 391 orang diantaranya mengelar kegiatan pencabutan baiat masal di Gedung Auditotium Kantor Bupati Dharmasraya, Rabu (27/4/2022). Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.</p>
</div>
<p dir="ltr">Ratusan orang yang mengikuti baiat ini mengikatkan pita warna merah putih melingkar di kepalanya. Mereka disumpah kembali untuk setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p dir="ltr">Secara bersamaan mereka mengucapkan yel- yel &#8220;NKRI harga mati, pancasila junjung tinggi&#8221;.</p>
<p dir="ltr">Pencabutan baiat ini dipandu langsung oleh mantan jaringan NII Ustadz Wawan yang berbunyi, mengakui bahwa pancasila UU 1945 tidak bertentangan dengan syariat Islam. Meninggalkan dan menjauhi segala bentuk dan paham yang bisa memecah belah NKRI. Setia dan patuh kepada Pansila dan UUD 1945. Dan setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p>
<p dir="ltr">Usai mengucapkan sumpah dilanjutkan dengan penandatangan pencabutam baiat.</p>
<p dir="ltr">Hadir pada kesempatan itu Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH. S.Ik. MH, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Purmanto, Ketua DPRD Dharmasraya, Pariyanto, dan undangan lainnya.</p>
<p dir="ltr">Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah dalam sambutannya menyampaikan, sejak awal penangkapan 12 anggota jaringan NII oleh Datasemen Khusus (Densus) 88 pada Jumat (25/3/2022) lalu, banyak masyarakat melapor ke pihak kepolisian. Masyarakat bingung lantaran 12 orang yang ditangkap ini aktif mengikuti pengajian dengan mereka.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Setelah kita melakukan penelusuran dan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. Kami sepakat mereka ini adalah korban dari orang orang yang memiliki tujuan tertentu,&#8221; terangnya.</p>
<p dir="ltr">AKBP Nurhadiansyah mengaku, dirinya bersama Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan sepakat menggelar kegiatan cabut baiat mantan anggota NII.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Dari cacatan pihak kepolisian jumlah mantan anggota NII 740 orang. Hari ini yang ikut cabut baiat 391 orang. Selebihnya ada yang merantau ke luar Dharmasraya dan juga masih usia anak-anak. Bagi yang belum hadir pada hari ini akan dilanjutkan cabut baiat dikemudian hari,&#8221; terang kapolres sembari manambahkan, untuk pengamanan acara cabut baiat masal mantan anggota NII ini diterjunkan 250 orang personil gabungan, polisi, TNI, Pol PP dan Dishub.</p>
<p dir="ltr">Kemudian Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengajak peserta baiat dan semua pihak agar selalu menjaga kekompakan dan kerukunan serta selaturahmi. Bentengi diri agar tidak terpengaruh dengan hal hal yang bisa merugikan diri sendiri, keluarga dan daerah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Semoga niat baik kita pada hari ini diridhoi Allah SWT,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Kepala Ďatasemen Khusus (Densus) 88 Irjen. Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si menyebutkan, bersyukur acara tersebut bertepatan pada bulan suci ramadhan. Menurutnya, kegiatan cabut baiat kali ini merupakan yang terbanyak dan terbesar.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Terimakasih  atas kebijakan dan respon positif pemerintah terhadap peristiwa yang terjadi. Kejasama dan respon semua pihak dengan Densus 88 menghasilkan hal yang luar biasa. Kami sebagai penegak hukum hadir sebagai anak bangsa yang mencitai negeri ini, negara ini dan sesama kita. Kami hadir dengan cinta dan asih, hadir berdiskusi untuk bersama sama membangun negara Republik Indonesia ini,&#8221; sebutnya.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, membangun negara ini harus diawali dari diri sendiri, menjadi polisi bagi diri sendiri. Sehingga akan tercipta keamanan serta kanyaman.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kehadiran kita disini pertanda kita sama- sama cinta dengan NKRI,&#8221; pungkasnya.</p>
<p dir="ltr">Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan,  masyaralat minang suka dengan kebersamaan. Ini ditandai dengan kehidupan masyarakat terbiasa dengan musyawarah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Barangkali karena ketidaktahuan saudara saudara kita ini mereka terjebak dengan hal yang sebenarnya mereka tidak tahu. Saya yakin pada pemilu kemarin saudara saudara kita ikut menggunakan hak pilih karena cinta dengan NKRI,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, salah seorang anggota jaringan NII yang mengikuti kegiatan cabut masal baiat AN (28) mengaku kanget ketika dirinya tercatat didalam jaringan NII. Ia mengenang diawal ketika sejumlah orang bertamu ke ruamahnya pada tahun 2019 lalu. Tamu tersebut mengajarkan dirinya tentang tata cara salat yang baik sesuai syariat islam dan ajaran baiknya lainnya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Tamu itu datang cuman sekali. Tidak mengajarkan hal-hal yang melanggar hukum, apalagi sampai mengajak akan menjatuhkan kepemimpinan negara ini. Saya tidak tahu tamu yang datang itu adalah jaringan NII, karena dari penampilan dan cara mereka berdialog sangat sopan. Ketika saya tercatat dalam jaringan NII, saya kanget dan dirundung ketakutan, cemas dan stres. Alhamdulillah sekarang saya sudah lega karena sudah dilakukan pencabutan baiat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p dir="ltr">Hal serupa juga disampaikan, G (32). Katanya, pada tahun 2018 lalu didatangi tamu dan mengajak ngobrol tentang agama islam, serta pernah diajak satu kali mengikuti pengajian, hanya satu kali, setelah itu tidak pernah hingga sekarang. Ketika mengikuti pengajian tersebut disodorkan absen nama.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Takut, cemas, sedih bercampur jadi satu ketika saya dinyatakan tergabung jaringan NII. Ditambah lagi NII terduga teroris. Sempat mau kabur, tapi niat itu saya batalkan karen ingat anak dan istri. Alhamdulillah sekarang saya lega karena sudah dilakukan pencabutan baiat,&#8221; pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/391-mantan-anggota-nii-dharmasraya-cabut-baiat-dan-ikrar-setia-kepada-nkri/">391 Mantan Anggota NII Dharmasraya Cabut Baiat dan Ikrar Setia Kepada NKRI</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 40/117 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.027 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:40:33 by W3 Total Cache
-->