<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#ngalau Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/ngalau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/ngalau/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Aug 2019 19:47:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#ngalau Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/ngalau/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kawasan Ngalau Titik Rawan Pekat di Payakumbuh</title>
		<link>https://prokabar.com/kawasan-ngalau-titik-rawan-pekat-di-payakumbuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2019 00:20:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ngalau]]></category>
		<category><![CDATA[#Payakumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[#pekat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45185</guid>

					<description><![CDATA[<p>Payakumbuh, Prokabar &#8211; Kawasan objek wisata Ngalau Indah Kota Payakumbuh masih menjadi salah satu titik rawan penyakit masyarakat (pekat). Hal itu terbukti dengan banyaknya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kawasan-ngalau-titik-rawan-pekat-di-payakumbuh/">Kawasan Ngalau Titik Rawan Pekat di Payakumbuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>Payakumbuh, Prokabar &#8211;</strong> Kawasan objek wisata Ngalau Indah Kota Payakumbuh masih menjadi salah satu titik rawan penyakit masyarakat (pekat). Hal itu terbukti dengan banyaknya pemuda-pemudi yang diamankan Satpol PP Kota Payakumbuh di lokasi tersebut.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Data mencatat, selama dua pekan terakhir, dari 14 Agustus sampai dengan 27 Agustus, sudah terdapat 15 remaja yang diamankan oleh Petugas Penegak Perda di kawasan Ngalau Indah.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;15 orang remaja itu terdiri dari sembilan laki-laki dan enam perempuan,&#8221; kata Kepala Satpol PP Kota Payakumbuh, Devitra, kemarin.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">
Para remaja tersebut diamankan karena telah melakukan pelanggaran kepada Perda Ketertiban Umum dan Penyakit Masyarakat, Perda Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Pencegahan, Pemberantasan Pekat dan Maksiat.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Sembilan orang ditertibkan karena kedapatan tidur sampai pagi di belakang kantor Dinas Pariwisata. Dan enam orang lainnya ditertibkan pada malam hari karena masih nongkrong laki-laki dan perempuan sampai larut malam,&#8221; lanjutnya.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Diterangkan Devitra, setelah diinterogasi dan didata, ternyata rata-rata umur mereka masih belasan tahun, bahkan seluruh perempuan masih dibawah umur 17 tahun ke bawah. Di samping itu sebagian besar mereka mengaku sudah biasa mengkonsumsi miras, menghisap lem, dan mengkosumsi obat obat penenang seperti eximer dan samcodin.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Tujuh orang diantaranya diserahkan ke Dinas Sosial untuk pembinaan dan rehabilitasi lebih lanjut, dan delapan lain dikembalikan kepada orang tuanya setelah didata, dibina, dan membuat perjanjian,&#8221; katanya.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Devitra menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap keluarganya, khususnya warga Payakumbuh agar lebih memperhatikan dan mengawasi pergaulan anaknya apabila keluyuran sampai tengah malam.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Khusus untuk siswa sekolah agar tidak berkeliaran dan bagi warga yang keluar pada malam hari sampai larut, di samping menghimbau, kami akan terus giat melakukan pengamanan di Kota Payakumbuh tercinta,&#8221; pungkas Devitra.<strong>(*/mbb)</strong></p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kawasan-ngalau-titik-rawan-pekat-di-payakumbuh/">Kawasan Ngalau Titik Rawan Pekat di Payakumbuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/45 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.012 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:05:41 by W3 Total Cache
-->