<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#nelayan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/nelayan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/nelayan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Sep 2026 15:29:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#nelayan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/nelayan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penguatan Keselamatan Nelayan Melalui Pemanfaatan Informasi Cuaca Maritim di Sumatera Barat</title>
		<link>https://prokabar.com/penguatan-keselamatan-nelayan-melalui-pemanfaatan-informasi-cuaca-maritim-di-sumatera-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 15:29:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136386</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur turut berpartisipasi sebagai nara sumber dalam Rapat Koordinasi Pemanfaatan Informasi Cuaca Maritim bagi Nelayan yang digelar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penguatan-keselamatan-nelayan-melalui-pemanfaatan-informasi-cuaca-maritim-di-sumatera-barat/">Penguatan Keselamatan Nelayan Melalui Pemanfaatan Informasi Cuaca Maritim di Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur turut berpartisipasi sebagai nara sumber dalam Rapat Koordinasi Pemanfaatan Informasi Cuaca Maritim bagi Nelayan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat pada 10 September 2026 di Ruang Rapat Istana Gubernur Sumatera Barat.</p>
<p>Kegiatan ini dihadiri berbagai pihak terkait guna memperkuat sinergi dalam meningkatkan keselamatan nelayan saat beraktivitas di laut.</p>
<p>Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Syefdinon, S.Sos., M.M. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan informasi cuaca maritim secara optimal agar nelayan dapat membuat keputusan yang tepat sebelum dan selama melaut.</p>
<p>Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kepala BPBD Provinsi Sumatera Barat, para penyuluh perikanan, serta perwakilan nelayan.</p>
<p>Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Maritim Teluk Bayur bersama tim memaparkan berbagai produk informasi cuaca maritim yang dapat dimanfaatkan nelayan.</p>
<p>Materi yang disampaikan mencakup pemanfaatan aplikasi INAWIS, peralatan High Frequency Radar, serta produk rutin seperti prakiraan cuaca perairan dan pelabuhan, peringatan dini gelombang tinggi, potensi banjir pesisir atau rob, informasi cuaca wisata, hingga prakiraan cuaca untuk rute pelayaran.</p>
<p>Dalam pemaparannya, Sahat Mauli Pasaribu yang mewakili Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur menyampaikan bahwa informasi cuaca maritim memiliki peran krusial bagi keselamatan nelayan.</p>
<p>“Manfaat utama informasi cuaca maritim bagi nelayan adalah keselamatan saat melaut, menentukan waktu dan lokasi tangkapan, efisiensi biaya dan waktu, serta perlindungan alat dan kapal,” ujar Sahat Mauli Pasaribu.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa melalui aplikasi INAWIS, nelayan dapat mengakses informasi cuaca secara lebih mudah dan cepat.</p>
<p>“Kami berharap informasi cuaca maritim semakin mudah diterima, dipahami, dan dimanfaatkan oleh nelayan sebagai bahan pertimbangan sebelum dan selama beraktivitas di laut,” kata Sahat Mauli Pasaribu.</p>
<p>Sinergi antara Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi cuaca ke tingkat nelayan di lapangan.</p>
<p>Kehadiran perwakilan dinas perikanan dari berbagai kabupaten dan kota pesisir menjadi langkah penting untuk memastikan informasi tersebut tersampaikan hingga ke tingkat nelayan tradisional.</p>
<p>Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Syefdinon, S.Sos., M.M., dalam arahannya menyatakan bahwa keselamatan nelayan merupakan prioritas bersama.</p>
<p>“Kami mendorong seluruh pihak untuk terus bersinergi agar informasi cuaca maritim dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh nelayan di Sumatera Barat,” kata Syefdinon.</p>
<p>Kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi untuk mengidentifikasi tantangan yang masih dihadapi nelayan dalam mengakses dan memahami informasi cuaca.</p>
<p>Para peserta berkesempatan menyampaikan masukan terkait kebutuhan informasi di lapangan serta cara penyampaian yang lebih efektif sesuai karakteristik wilayah masing-masing.</p>
<p>Dengan adanya koordinasi lintas instansi ini, diharapkan kesadaran nelayan terhadap pentingnya informasi cuaca maritim semakin meningkat. Pemanfaatan informasi yang akurat dan tepat waktu diyakini mampu mengurangi risiko kecelakaan di laut sekaligus mendukung produktivitas usaha perikanan tangkap.</p>
<p>Melalui langkah kolaboratif yang terus diperkuat, Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat berkomitmen menghadirkan informasi cuaca maritim yang lebih mudah diakses dan bermanfaat langsung bagi keselamatan serta kesejahteraan nelayan di wilayah Sumatera Barat.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penguatan-keselamatan-nelayan-melalui-pemanfaatan-informasi-cuaca-maritim-di-sumatera-barat/">Penguatan Keselamatan Nelayan Melalui Pemanfaatan Informasi Cuaca Maritim di Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semen Padang Ajak Nelayan Berpartisipasi di Aplikasi Nabuang Sarok </title>
		<link>https://prokabar.com/semen-padang-ajak-nelayan-berpartisipasi-di-aplikasi-nabuang-sarok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2022 06:26:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[#nabungsampah]]></category>
		<category><![CDATA[#nabungsarok]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#purus]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=107887</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; PT Semen Padang terus gencar mensosialisasikan aplikasi Nabuang Sarok kepada masyarakat. Kali ini, Sabtu (15/10), aplikasi Nabuang Sarok itu disosialisasi kepada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-ajak-nelayan-berpartisipasi-di-aplikasi-nabuang-sarok/">Semen Padang Ajak Nelayan Berpartisipasi di Aplikasi Nabuang Sarok </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; PT Semen Padang terus gencar mensosialisasikan aplikasi Nabuang Sarok kepada masyarakat.</p>
<p>Kali ini, Sabtu (15/10), aplikasi Nabuang Sarok itu disosialisasi kepada puluhan nelayan di kawasan Purus, Kota Padang.</p>
<p>Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati mengatakan, sosialisasi digelar di Sekretariat KUB Saiyo Sakato, Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat. Sosialisasi Nabuang Sarok disampaikan Kepala Unit Health, Safety, and Environment (HSE) PT Semen Padang, Musytaqim Nasra.</p>
<p>Sosialisasi juga dihadiri Kepala Perlabuhan Perikanan Samudera Bungus, Widodo, Kepala Balai Pengolahan Sumber Daya Pesisir dan Laut Padang, Rahmat Irfansyah, dan Koordinator Penyuluh Perikanan Kota Padang, Rusdal Fantri.</p>
<p>&#8220;Selain itu, juga hadir perwakilan Loka Riset Sumber Daya Kerentanan Pesisir, Loka Kawasan Konservasi Perainan Nasional Pekanbaru Satker Taman Wisata Perairan PIEH, serta Satuan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Padang,&#8221; kata Anita.</p>
<p><strong>Baca Juga :</strong> <strong><a href="https://prokabar.com/semen-padang-latih-tukang-di-pasbar-gunakan-sepablock/">Semen Padang Latih Tukang di Pasbar Gunakan Sepablock</a></strong></p>
<p>Kepala Unit HSE PT Semen Padang, Musytaqim Nasra dalam sosialisasi tersebut mengatakan, Nabuang Sarok merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang diluncurkan pada puncak HUT ke-64 Pengambilalihan Semen Padang dari Belanda yang diperingati setiap 5 Juli.</p>
<p>Aplikasi Nabuang Sarok ini sengaja diluncurkan PT Semen Padang, untuk membantu pemerintah daerah dalam menekan timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).</p>
<p>Bahkan di Kota Padang, jumlah sampah yang dibawa ke TPA Air Dingin setiap harinya mencapai 400 ton.</p>
<p>&#8220;Aplikasi Nabuang Sarok ini merupakan upaya kami untuk mengajak masyarakat memilah sampah. Dan, sampah yang disetor ke Nabuang Sarok akan kami musnahkan di kiln pabrik, sekaligus menjadi bahan bakar alternatif sebagai subsitusi bahan bakar fosil,&#8221; kata Musytaqim.</p>
<p><strong>Baca Juga :</strong> <strong><a href="https://prokabar.com/percepat-pembangunan-daerah-pt-semen-padang-mou-dengan-11-bupati-di-sumbar/">Percepat Pembangunan Daerah, PT Semen Padang MoU dengan 11 Bupati di Sumbar</a></strong></p>
<p>Aplikasi Nabuang Sarok ini, kata Musytaqim melanjutkan, tidak hanya dapat menekan jumlah timbunan sampah, tapi juga memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat yang menyetorkan sampahnya di Nabuang Sarok.</p>
<p>Namun begitu, tidak semua sampah yang bisa disetor di Nabuang Sarok.</p>
<p>Sampah yang bisa disetor adalah sampah kertas, daun, ranting, tekstil, plastik dan minyak jelantah.</p>
<p>Masing-masing sampah yang ditabung ke aplikasi Nabuang Sarok nantinya dikonversi menjadi poin.</p>
<p>Untuk sampah kertas, daun dan ranting, masing-masing diberikan 3 poin/kg. Kemudian sampah tekstil 4 poin/kg, plastik 5 poin/kg, dan minyak jelantah 6 poin/liter.</p>
<p>&#8220;Poin yang didapat nantinya bisa ditukar dengan item reward yang tersedia di aplikasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala Perlabuhan Perikanan Samudera Bungus, Widodo, mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah mengajak para nelayan untuk memilah sampah melalui aplikasi Nabuang Sarok.</p>
<p>Dan Ia berharap para nelayan dapat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk menambah pendapatan ekonomi keluarga.</p>
<p>&#8220;Reward-nya kan ada dari PT Semen Padang. Dan tentunya ini peluang juga untuk menambah pendapatan para nelayan. Saya harap, para nelayan dapat berpartisipasi di aplikasi Nabuang Sarok ini. Kalau ada sampah yang tersangkut jaring nelayan, kumpulkan dan setor ke aplikasi Nabuang sarok,&#8221; katanya.</p>
<p>Sosialisasi aplikasi Nabuang Sarok ini digelar, sebutnya, merupakan bagian dalam rangka mendukung pelaksanaan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut dan Sosialisasi Kebijakan Konservasi Sumber Daya Ikan.</p>
<p>Dan kegiatan ini, diikuti semua KUB di sepanjang Pantai Purus.</p>
<p>Di antaranya, KUB Ombak Baguluang, KUB Muaro Purus, KUB Ujung Muaro Lasak, KUB Purus Mandiri, KUB Benpur Saiyo, KUB Warga Nelayan Ombak Purus, KUB Berok Sepakat, KUB Udang Kelong, KUB Saiyo Sakato Mandiri, dan KUB Kelompok Nelayan Kasiak Angek Purus (KNKAP).</p>
<p>&#8220;Jadi, sosialisasi Nabuang Sarok ini merupakan sebuah kegiatan yang disingkronkan dengan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut dan Sosialisasi Kebijakan Konservasi Sumber Daya Ikan. Kami bersama PT Semen Padang bersinergi menggelar kegiatan ini, dengan harapan dapat menekan jumlah sampah, termasuk di pantai dan laut,&#8221; ujarnya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-ajak-nelayan-berpartisipasi-di-aplikasi-nabuang-sarok/">Semen Padang Ajak Nelayan Berpartisipasi di Aplikasi Nabuang Sarok </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desember, Kementrian Kelautan dan Perikanan Bakal Tender Pembangunan Pabrik Ikan di Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/desember-kementrian-kelautan-dan-perikanan-bakal-tender-pembangunan-pabrik-ikan-di-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2021 13:41:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kkp]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#pabrikikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96707</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar &#8211; Bupati Pasaman menyerahkan hibah tanah untuk areal pembangunan pabrik pakan ikan seluas 3000 M ke Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hasilnya,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/desember-kementrian-kelautan-dan-perikanan-bakal-tender-pembangunan-pabrik-ikan-di-pasaman/">Desember, Kementrian Kelautan dan Perikanan Bakal Tender Pembangunan Pabrik Ikan di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman,</strong> <strong>Prokabar &#8211; </strong>Bupati Pasaman menyerahkan hibah tanah untuk areal pembangunan pabrik pakan ikan seluas 3000 M ke Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).</p>
<p>Hasilnya, pihak kementrian memastikan, lelang (tender) pembangunan pabrik pakan mandiri Pasaman, dilakukan Desember akhir tahun ini.</p>
<p>Ini sudah final saat zoom meeting memperingati HUT KKP di Pasaman.</p>
<p>Penyerahan tanah diawali penandatanganan surat serah terima antara Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Mara Ondak dengan Dirjend Budidaya KP, diwakili Sesdirjen, Gemi Triastuti.</p>
<p>Bupati Pasaman Benny Utama dalam sambutannya menyebut masyarakat Pasaman menyambut gembira pencanangan Kabupaten Pasaman sebagai salah satu Kampung Perikanan Budidaya Indonesia. Pendirian pabrik pakan ikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, merupakan dambaan sejak lama petani ikan Pasaman, yang baru akan terwujud saat ini.</p>
<p>Diungkapkan Bupati Benny, produksi perikanan air tawar Pasaman mencapai 54 ribu ton pertahun dengan transaksi mencapaiRp1,2 triliyun.</p>
<p>Terdapat hampir 5 ribu hektar luas kolam ikan masyarakat Pasaman, dengan jumlah petani 14 ribu orang, dengan kebutuhan pakan ikan mencapai 72 ton pertahun.</p>
<p>Beroperasinya pabrik pakan mulai tahun depan, lanjut Benny Utama, tentu sangat membantu menekan harga pakan, yang selama ini harus dibeli dengan harga mahal.</p>
<p>&#8220;Yang sangat dibutuhkan masyarakat adalah bibit ikan dan pakan yang murah dan mudah didapat,&#8221; ujar bupati.</p>
<p>Sekretaris Dirjen Perikanan Budidaya Gemi Triastuti menyampaikan, hasil kunjungan Menteri KKP empat bulan lalu ke Pasaman, telah terbit SK Menteri Kelautan dan Perikanan No. 64 tahun 2021 tentang Kampung Perikanan Budidaya, dan salah satunya di Pasaman, dengan komiditi ikan mas.</p>
<p>Penetapan Kampung Perikanan Budidaya ini, akan dapat mendorong peningkatan pereknomian masyarakat Pasaman, berikut peningkatan produksi dan pendapatan masyarakat.</p>
<p>Karena akan banyak support dari kementerian berupa bantuan usaha, permodalan berikut pembinaan.</p>
<p>Teguh Samudro, MP Kepala BKIPM (Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan) yang merupakan simplifikasi dari KKP memastikan pihaknya akan berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi, sehingga peluang pasar ikan Pasaman jadi lebih luas.</p>
<p>&#8220;Kegiatan kami terhubung dengan sarana dan prasarana budidaya serta produksi,&#8221; sebut Teguh. <strong>(Ola)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/desember-kementrian-kelautan-dan-perikanan-bakal-tender-pembangunan-pabrik-ikan-di-pasaman/">Desember, Kementrian Kelautan dan Perikanan Bakal Tender Pembangunan Pabrik Ikan di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT Kementrian dan Kelautan, Kelompok Budidaya Ikan Kabupaten Pasaman Dapat Bantuan Alat Berat</title>
		<link>https://prokabar.com/hut-kementrian-dan-kelautan-kelompok-budidaya-ikan-kabupaten-pasaman-dapat-bantuan-alat-berat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2021 13:35:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#budidayaikan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kkp]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96704</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar &#8211; Bupati Pasaman Benny Utama lakukan zoom meeting bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Sakti Trenggono. Ini dalam rangka peringatan Hari Ulang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hut-kementrian-dan-kelautan-kelompok-budidaya-ikan-kabupaten-pasaman-dapat-bantuan-alat-berat/">HUT Kementrian dan Kelautan, Kelompok Budidaya Ikan Kabupaten Pasaman Dapat Bantuan Alat Berat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar &#8211; </strong>Bupati Pasaman Benny Utama lakukan zoom meeting bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Sakti Trenggono. Ini dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke 22 Kementrian KP. HUT KKP ini baru pertama kali dirayakaan, mulai tahun 2021.</p>
<p>Zoom meeting di Pasaman diadakan di Balai Benih Ikan (BBI) Beringin, Kecamatan Rao Selatan, Selasa (26/10).</p>
<p>Sedangkan Menteri KKP bersama pejabat esselon I KKP, Ketua Komisi IV DPR RI, Wakil Gubernur Bangka Belitung, Bupati Blitung, serta pejabat di Provinsi Babel lainnya, ber-zoom meeting dari di salah satu pusat penjualan ikan terbesar di Kabupaten Blitung.</p>
<p>Sementara di BBI Rao, ikut hadir Sekretaris Dirjend Budidaya Perikanan KKP, Kepala BIKPM, Direktur Pakan dan Obat-obatan KKP, Kepala Dinas Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda Pasaman, Wakil Bupati, Sekda, Kepala OPD Pemkab Pasaman, serta para penyuluh, juga kelompok Tani Perikanan se-Kabupaten Pasaman.</p>
<p>Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri KKP No. 64 tahun 2021, Kabupaten Pasaman bersama lima daerah lainnya di Indonesia, ditetapkan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Indonesia, yakni Pasaman, OKU Timur, Pati, Gresik, Kupang dan Lombok Timur.</p>
<p>Dalam acara itu Kementrian KP menyerahkan bantuan uang Rp110 juta dan satu unit excavator buat kelompok perikanan budidaya Pasaman. Bantuan diserahkan Sekretaris Dirjen Perikanan Budidaya, Gemi Triastuti kepada Bupati Benny Utama. <strong>(ola)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hut-kementrian-dan-kelautan-kelompok-budidaya-ikan-kabupaten-pasaman-dapat-bantuan-alat-berat/">HUT Kementrian dan Kelautan, Kelompok Budidaya Ikan Kabupaten Pasaman Dapat Bantuan Alat Berat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapal Payang Nelayan Karam, Diterjang Badai di Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/kapal-payang-nelayan-karam-diterjang-badai-di-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2021 09:48:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kapaltenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91892</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar &#8211; Sebuah kapal payang nelayan yang tengah melaut mencari ikan mengalami musibah di wilayah Desa Taluak, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Minggu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kapal-payang-nelayan-karam-diterjang-badai-di-pariaman/">Kapal Payang Nelayan Karam, Diterjang Badai di Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> Sebuah kapal payang nelayan yang tengah melaut mencari ikan mengalami musibah di wilayah Desa Taluak, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Minggu (1/8).</p>
<p>Kejadian diketahui laporan masyarakat dari sejumlah korban, hujan badai disertai gelombang tinggi menghantam kapal payang dan karam.</p>
<p>&#8220;Angin kencang disertai gelombang tinggi mengakibatkan kapal payang dengan berjumlah nelayan 10 orang sempat menghadapi musibah. Kapal payang berangkat dari Muaro Desa Taluak menuju fishing ground. Namun sesampai ditengah laut, kapal tidak mampu menahan ombak, gelombang disertai angin kencang. Hingga kapal akhirnya tenggelam,&#8221; ungkap Kalaksa BPBD Kota Pariaman melalui Pusdalops PB, Minggu (1/8).</p>
<p>Kondisi korban sudah ditemukan dan seluruh awak kapal payang berhasil diselamat dua kapal nelayan lainnya.</p>
<p>&#8220;Belum dapat diketahui jumlah kerugian dari nelayan kapal payang tersebut. Yang terpenting, 10 orang korban berhasil selamat,&#8221; pungkasnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kapal-payang-nelayan-karam-diterjang-badai-di-pariaman/">Kapal Payang Nelayan Karam, Diterjang Badai di Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Laut Nusantara Makin Kaya Fitur, Kini Nelayan Bisa Deteksi Lokasi Tuna</title>
		<link>https://prokabar.com/aplikasi-laut-nusantara-makin-kaya-fitur-kini-nelayan-bisa-deteksi-lokasi-tuna/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2021 03:04:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#ikantuna]]></category>
		<category><![CDATA[#lautnusantara]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<category><![CDATA[#xlaxiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91144</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Aplikasi Laut Nusantara semakin canggih dengan kemampuan untuk mendeteksi keberadaan ikan-ikan bernilai ekonomi tinggi. Fitur terbaru dalam aplikasi besutan PT XL...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aplikasi-laut-nusantara-makin-kaya-fitur-kini-nelayan-bisa-deteksi-lokasi-tuna/">Aplikasi Laut Nusantara Makin Kaya Fitur, Kini Nelayan Bisa Deteksi Lokasi Tuna</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong><span class="s1">Jakarta, Prokabar — </span></strong><span class="s2">Aplikasi Laut Nusantara semakin canggih dengan kemampuan untuk mendeteksi keberadaan ikan-ikan bernilai ekonomi tinggi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Fitur terbaru dalam aplikasi besutan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) &#8211; Pusat Riset Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia tersebut adalah pendeteksi keberadaan ikan Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru, dan Albacore. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Ketiganya adalah ikan bernilai ekonomi tinggi dan menjadi primadona di pasar dunia. Fitur baru ini sudah bisa dimanfaatkan para nelayan sejak Juli 2021.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Chief Corporate Affairs Officer XL Axiata, Marwan O Baasir mengatakan, memang terus berupaya meningkatkan fungsi dan manfaat dari aplikasi Laut Nusantara ini. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Visi kami jelas, yaitu membantu para nelayan Indonesia untuk mampu produktif dan aman dalam bekerja sehingga akan meningkatkan kualitas hidup mereka. Apalagi, teman-teman dari BROL memiliki semua kompetensi yang dibutuhkan untuk memperkaya manfaat aplikasi ini, dengan data-data hasil riset yang melimpah, dan bisa diimplementasikan menjadi sarana digital yang mendukung masyarakat nelayan kecil di seluruh Indonesia. Secara bertahap akan terus bertambah fitur-fitur baru yang bisa meningkatkan kemampuan aplikasi Laut Nusantara.” terangnya, Minggu (18/7).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Sementara itu, Kepala Pusat Riset Kelautan, Dr. I Nyoman Radiarta, menyampaikan bahwa keberadaan fitur baru pendeteksi ikan-ikan bernilai ekonomi tinggi merupakan terobosan dalam upaya meningkatkan pendapatan para nelayan dengan mengubah paradigma nelayan dari mencari ikan menjadi menangkap ikan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dalam aplikasi ini, informasi ditampilkan secara sederhana untuk membantu nelayan sehingga kegiatan penangkapan ikan dapat dilakukan secara efektif, efisien dan aman.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Peneliti BROL, Eko Susilo menjelaskan, cara kerja fitur pendeteksi ikan-ikan tersebut adalah dengan mendeteksi lokasi daerah penangkapan ikan berdasarkan kesesuaian kondisi laut, yang menurut berbagai penelitian sebagai area tempat ikan berkumpul. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Kesesuaian tersebut didasarkan pada kriteria front suhu dan tingginya kesuburan perairan. Front suhu adalah daerah pertemuan antara massa air hangat dan dingin. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Sedangkan kesuburan perairan yang tinggi berasosiasi dengan tersedia makanan ikan, berupa plankton, yang melimpah. Kedua kriteria tersebut dianalisis menggunakan data citra satelit.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Sedangkan untuk pelikan tuna dan cakalang, dihasilkan melalui pendekatan kesesuaian habitat ikan. Kriteria kesesuaian habitat ikan tersebut dianalisis menggunakan pemodelan numerik dan pendekatan statistik non-linear. Yang jelas, lokasi-lokasi keberadaan ikan Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru, dan Albacore ditampilkan secara sederhana sehingga bisa dengan mudah digunakan oleh nelayan, ” papar Eko.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Ikan Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru, dan Albacore tersebut memang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Dari data Pusat Informasi Pelabuhan Kementerian Kelautan dan Perikanan, harga Tuna Sirip Kuning di kisaran Rp 50.000/kg, Tuna Sirip Biru sekitar Rp. 100.000/kg, dan Albacore sekitar Rp 50.000/kg. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Sampai tingkat konsumen, harga jual bisa mencapai hingga 3 kali lipatnya. Sementara itu di pasar internasional, seekor tuna Bluefin harganya pernah menembus rekor dunia dengan harga Rp 25 miliar dengan bobot 276 kg.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Sebelumnya, aplikasi Laut Nusantara telah memiliki fitur pendeteksi ikan bernilai ekonomi tinggi lainnya yaitu Lemuru Bali, Tuna Mata Besar, dan Cakalang. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Ikan Tuna dan Ikan Cakalang punya nilai permintaan yang tinggi di Indonesia dan pasar Internasional. Pada tahun 2017, Indonesia memasok lebih dari 16% produksi Tuna, Tongkol dan Cakalang dunia. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dari data Kementerian Kelautan dan Perikanan, selama triwulan I 2021 komoditas Tuna, Tongkol, dan Cakalang (CTC) menempati primadona kedua untuk ekspor dengan nilai 228,55 juta dollar AS atau 13,08 dari total nilai ekspor sektor perikanan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Hal ini menjadikan Tuna, Tongkol, dan Cakalang menjadi prioritas KKP. Sementara itu, Lemuru merupakan ikan khas/spesifik di selat Bali.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Sejauh ini sudah ada 55 ribu pengguna aktif aplikasi Laut Nusantara. Mayoritas pengguna merupakan masyarakat nelayan yang tersebar di seluruh Indonesia melalui sosialisasi yang diselenggarakan bersama Balai Riset dan Observasi Laut maupun instansi lainnya seperti BAKAMLA dan Pemerintah Daerah. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Hingga saat ini ada lebih dari 5.000 nelayan yang telah menerima sosialisasi langsung. Mereka kemudian menginformasikan penggunaan aplikasi ini kepada para sejawatnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Hingga tahun 2020 lalu, XL Axiata dan BROL telah menjalin Kerjasama dengan sekitar 29 wilayah kabupaten/kota di berbagai provinsi untuk implementasi aplikasi Laut Nusantara. (<strong>Rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aplikasi-laut-nusantara-makin-kaya-fitur-kini-nelayan-bisa-deteksi-lokasi-tuna/">Aplikasi Laut Nusantara Makin Kaya Fitur, Kini Nelayan Bisa Deteksi Lokasi Tuna</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan Salingka Danau Singkarak Terima Bantuan</title>
		<link>https://prokabar.com/nelayan-salingka-danau-singkarak-terima-bantuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2021 12:55:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#tanah datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=89054</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar serahkan bantuan perahu dan alat kelengkapan lainnya kepada 16 Kelompok Usaha Bersama (KUB), Senin, (14/6). Penerima bantuan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nelayan-salingka-danau-singkarak-terima-bantuan/">Nelayan Salingka Danau Singkarak Terima Bantuan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Pemerintah Kabupaten Tanah Datar serahkan bantuan perahu dan alat kelengkapan lainnya kepada 16 Kelompok Usaha Bersama (KUB), Senin, (14/6). Penerima bantuan merupakan nelayan yang berasal dari Salingka Danau Singkarak.</p>
<p>Bupati menyampaikan, perairan umum danau singkarak merupakan salah satu sumber daya alam yang potensial untuk dijadikan sebagai modal dasar pembangunan.</p>
<p>Dengan demikian, dalam pemanfaatan perairan umum tersebut harus memperhatikan faktor lingkungan sebagai tempat berlangsungnya hubungan timbal balik antar makhluk hidup dan alamnya agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.</p>
<p>&#8221; Untuk kelestarian danau dan ikan yang ada didalam danau singkarak dibutuhkan peran dari sektor dan instansi terkait untuk menjaga dan melestarikan agar masyarakat Salingka danau dapat memanfaatkan sebagai sumber perekonomian khususnya bagi nelayan,&#8221; ujar bupati.</p>
<p>Bantuan ini bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan di danau singkarak.</p>
<p>&#8220;Dengan memakai alat tangkap yang ramah lingkungan dan mengantisipasi agar tidak menggunakan bagan dan peralatan lainnya  sebagai alat tangkap yang dilarang atau mengancam kelangsungan populasi ikan,&#8221; sampai Bupati.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Tanah Datar Hilmi melaporkan bantuan perahu, alat penangkap ikan dan perlengkapan diserahkan kepada 16 kelompok Usaha Bersama Nelayan Salingka Danau berasal dari Kecamatan Rambatan dan Batipuh Selatan.</p>
<p>&#8220;Bantuan di serahkan kepada 16 KUB Nelayan terdiri dari perahu sebanyak 22 unit, mesin perahu 33,5 ps  22 unit, jaring gilmet 4 inci 88 buah, senter kepala 88 buah dan jaket pelampung 88 buah yang bersumber dari DAK Kelautan dan Perikanan Sumbar pada Bidang Budidaya dan Tangkap pada Dinas Pangan dan Perikanan sebesar Rp 528 juta, &#8221; sampainya.</p>
<p>Hilmi tambahkan, pemberian bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan nelayan dalam penangkapan ikan dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan di danau singkarak. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nelayan-salingka-danau-singkarak-terima-bantuan/">Nelayan Salingka Danau Singkarak Terima Bantuan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Target Produksi Ikan Laut 118.203 Ton, Pemkab Pasaman Barat Bakal Bantu Nelayan</title>
		<link>https://prokabar.com/target-produksi-ikan-laut-118-203-ton-pemkab-pasaman-barat-bakal-bantu-nelayan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2021 15:37:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#PasamanBarat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=81030</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman Barat, Prokabar — Nelayan di Pasaman barat bakal dibantu pemerintah setempat. Bantuan yang akan diberikan berupa mesin long tail, mesin tempel, bantuan perahu ukuran...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/target-produksi-ikan-laut-118-203-ton-pemkab-pasaman-barat-bakal-bantu-nelayan/">Target Produksi Ikan Laut 118.203 Ton, Pemkab Pasaman Barat Bakal Bantu Nelayan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman Barat, Prokabar — </strong>Nelayan di Pasaman barat bakal dibantu pemerintah setempat. Bantuan yang akan diberikan berupa mesin long tail, mesin tempel, bantuan perahu ukuran dibawah 30 GT Gross Tonage (GT), bantuan GPS, bantuan mesin diesel dan bantuan alat tangkap gill net.</p>
<p>Hal ini diterangkan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Pasaman Barat, Zulfi Agus. “Selain itu Pemkab Pasaman Barat juga akan memberikan bantuan alat tangkap jaring udang, bantuan jaring udang double net, bantuan fish box dan bantuan becak motor pengangkut ikan,” kata Zulfi</p>
<p>Diakuinya, bantuan ini dalam rangka meningkatkan produksi ikan. Sumber bantuan berasal dari beberapa sumber, mulai dari DAK KKP, Pokir anggota DPRD Provinsi Sumbar dan Kabupaten Pasaman Barat serta APBD Provinsi sumbar dan Pasaman Barat.</p>
<p>Perihal bantuan, tidak terlepas dari target produksi ikan yang sekitar 118.203 ton selama 2021. Jumlah ini naik dibandingkan target produksi ikan tahun 2020 sebesar 115.290 ton.</p>
<p>“Bantuan ini tentu sangat berdampak besar bagi para nelayan, makanya kita berharap target produksi di 2021 bisa tercapai. Semakin tinggi angka produksi, otomatis, nelayan sejahtera,” pungkas Zulfi. (<strong>ola</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/target-produksi-ikan-laut-118-203-ton-pemkab-pasaman-barat-bakal-bantu-nelayan/">Target Produksi Ikan Laut 118.203 Ton, Pemkab Pasaman Barat Bakal Bantu Nelayan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan di Agam Diminta Bergabung dengan Kelompok Berbadan Hukum</title>
		<link>https://prokabar.com/nelayan-di-agam-diminta-bergabung-dengan-kelompok-berbadan-hukum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 01:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80541</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam mendorong nelayan untuk bergabung dengan kelompok, yang memiliki badan hukum, agar bisa menerima bantuan dari pemerintah. Kepala DPKP Agam,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nelayan-di-agam-diminta-bergabung-dengan-kelompok-berbadan-hukum/">Nelayan di Agam Diminta Bergabung dengan Kelompok Berbadan Hukum</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar — </strong>Pemerintah Kabupaten Agam mendorong nelayan untuk bergabung dengan kelompok, yang memiliki badan hukum, agar bisa menerima bantuan dari pemerintah.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Kepala DPKP Agam, Ermanto, mengatakan, syarat nelayan mendapat bantuan dari pemerintah harus bergabung dengan kelompok yang memiliki badan hukum.</p>
<p data-reader-unique-id="4">“Bagi yang belum tergabung, segera bergabung atau bentuk kelompok yang berbadan hukum,” ujarnya dilansir Prokabar dari MC Agam, Rabu (20/1).</p>
<p data-reader-unique-id="5">Ketentuan ini, katanya, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 123 Tahun 2018, tentang Perubahan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 32 Tahun 2011, tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari APBD.</p>
<p data-reader-unique-id="6">“Bagi nelayan yang tidak tergabung dalam kelompok berbadan hukum, maka tidak dapat bantuan berupa alat tangkap dan kebutuhan lainnya,” sebut Ermanto.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Untuk itu, pihaknya menghimbau nelayan yang belum tergabung dalam kelompok berbadan hukum agar melapor ke pemerintah nagari atau penyuluh.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Saat ini, jumlah kelompok nelayan yang memiliki badan hukum di Agam baru 16 kelompok. “Kita setiap tahun mengalokasikan dana untuk bantuan bagi nelayan dan bantuan itu tidak boleh diperjual belikan,” terangnya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Sementara itu, Pemerintah Nagari Tiku V Jorong siap memfasilitasi nelayan untuk membentuk kelompok yang berbadan hukum. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nelayan-di-agam-diminta-bergabung-dengan-kelompok-berbadan-hukum/">Nelayan di Agam Diminta Bergabung dengan Kelompok Berbadan Hukum</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pessel Tingkatkan Pengawasan Terhadap Pecurian Ikan</title>
		<link>https://prokabar.com/pessel-tingkatkan-pengawasan-terhadap-pecurian-ikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2021 02:57:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#pencurianikan]]></category>
		<category><![CDATA[#PesisirSelatan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pessel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=79973</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pessel, Prokabar — Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yang termasuk sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan laut dan pesisir pantai yang panjang, dituntut harus mampu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pessel-tingkatkan-pengawasan-terhadap-pecurian-ikan/">Pessel Tingkatkan Pengawasan Terhadap Pecurian Ikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pessel, Prokabar — </strong>Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yang termasuk sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan laut dan pesisir pantai yang panjang, dituntut harus mampu menjaga dan melestarikan potensi tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Harapan itu disampaikan karena potensi itu diyakini mampu memberikan kontribusi yang besar kepada daerah, terutama dalam meningkatkan perekonomian masyarakatnya.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Wakil Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, menegaskan bahwa daerah itu akan terus  berupaya meningkatkan pengawasan terhadap praktek-praktek yang dapat merusak ekosistem laut.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Pengawasan yang dilakukan di antaranya, pencurian ikan dengan menggunakan bom dan racun, pencemaran,  sedimentasi, penambangan, pembangunan konstruksi pantai dan lainnya.</p>
<p data-reader-unique-id="7">&#8220;Upaya itu perlu dilakukan, sebab bila ekosistem laut rusak, akan berimplikasi terhadap penurunan kualitas lingkungan untuk sumberdaya ikan. Termasuk juga erosi pantai yang bisa memicu terjadinya kerusakan pada tempat pemijahan dan daerah asuhan ikan, berkurangnya populasi benur, nener dan produktivitas tangkap udang,&#8221; katanya dilansir Prokabar dari MC Pessel, Kamis (7/1).</p>
<p data-reader-unique-id="8">Ditambahkannya bahwa untuk mereduksi tingkat kerusakan ekosistem laut berupa terumbu karang dan penyu, beberapa pulau di daerah itu telah pula ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD).</p>
<p data-reader-unique-id="9">Pulau-pulau itu antara lain, Pulau  Penyu, Karabak Ketek, Karabak Gadang, Aur Besar dan Pulau Aur Kecil.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Diungkapkannya bahwa di beberapa pulau itu sekarang telah dibangun pula sarana dan prasarana pendukung kegiatan konservasi, dan untuk tempat penangkaran penyu, pos jaga dan dermaga.</p>
<p data-reader-unique-id="11">&#8220;Kegiatan penangkaran penyu bertujuan agar setelah tukik menjadi dewasa dapat dilepas kembali ke perairan umum atau laut. Sedangkan kegiatan transplantasi terumbu karang telah dilakukan pula di sejumlah pulau seperti Aur Besar dan Aur Kecil,&#8221; sebutnya.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Karena berbagai upaya itu, sehingga dia berharap kepada seluruh elemen yang ada di daerah itu agar menjaga kelestarianya.</p>
<p data-reader-unique-id="13">&#8220;Sebab potensi yang cukup besar itu, memang dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata serta budi daya perikanan,&#8221; ingatnya mengakhiri. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pessel-tingkatkan-pengawasan-terhadap-pecurian-ikan/">Pessel Tingkatkan Pengawasan Terhadap Pecurian Ikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temui Nasrul Abit, Nelayan Padang Mengadu ke Sesama Anak Nelayan</title>
		<link>https://prokabar.com/temui-nasrul-abit-nelayan-padang-mengadu-ke-sesama-anak-nelayan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2020 07:48:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#NAIC]]></category>
		<category><![CDATA[#NasrulAbitIndraCatri]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=78012</guid>

					<description><![CDATA[<p>PADANG, PROKABAR—Calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, berdialog dengan nelayan se-Kota Padang di Rumah Perjuangan Relawan Raden Saleh, Selasa (24/11). Para nelayan itu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/temui-nasrul-abit-nelayan-padang-mengadu-ke-sesama-anak-nelayan/">Temui Nasrul Abit, Nelayan Padang Mengadu ke Sesama Anak Nelayan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PADANG, PROKABAR—</strong>Calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, berdialog dengan nelayan se-Kota Padang di Rumah Perjuangan Relawan Raden Saleh, Selasa (24/11). Para nelayan itu menumpangkan harapan mereka kepada Nasrul Abit, yang juga anak nelayan dan tinggal di Pantai Air Haji, Pesisir Selatan, sewaktu dulu.</p>
<p>Menurut perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kota Padang, Herman, dari empat calon Gubernur Sumbar, hanya Nasrul Abit yang mengerti laut. Bahkan dia tahu bahwa Nasrul Abit hobi memancing.</p>
<p>“Hanya beliau yang mengerti laut, dan persoalan laut harus diserahkan kepada yang mengerti laut. Yang mengurusi nelayan, ya, anak nelayan,” ujarnya.</p>
<p>Herman menyampaikan bahwa persoalan selama ini banyak bantuan untuk nelayan yang tidak sesuai dengan kebutuhan nelayan. Akibatnya, bantuan itu tidak dimanfaatkan oleh nelayan.</p>
<p>“Bantuan walaupun sedikit asalkan keinginan nelayan. Selama ini dinas tidak menyerap aspirasi nelayan yang akan dibantu sehingga bantuan tidak dipakai. Mereka butuh jaring, tetapi diberi mesin, tentu tidak nyambung,” tuturnya.</p>
<p>Ketua Nelayan Pasie Nan Tigo, Rusdi, mengatakan bahwa banyak persoalan nelayan yang harus diselesaikan. Misalnya, soal rumah tak layak huni, bantuan alat tangkap, dan pengurusan surat menyurat kapal.</p>
<p>“Kami berharap kepada Pak Nasrul Abit. Beliau anak nelayan tentu paham persoalan nelayan,” ucapnya.</p>
<p>Juliadi, nelayan Bungus Teluk Kabung, juga berharap bantuan alat tangkap, seperti mesin tempel, jaring gambolo, dan jaring nilon, untuk menangkap ikan. Selain itu, dia ingin ada solusi dari sulitnya kepengurusan surat-menyurat kapal, khususnya untuk kapal 10 GT ke bawah.</p>
<p>“Kami nelayan kecil 10 GT ke bawah jangan sampai dipersulit. Harapan kami nelayan kami tumpangkan kepada Pak Nasrul Abit,” ujarnya.</p>
<p>Setelah mendengar aspirasi para nelayan, Nasrul Abit berjanji menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. Jika dia menjadi gubernur, Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, akan langsung datang ke Sumbar.</p>
<p>“Pak Edhy Prabowo sudah janji kepada saya. Beliau akan datang ke Sumbar begitu kami dilantik. Nanti, semua persoalan nelayan kita sampaikan kepada beliau. Kemudian, sektor kelautan menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Gubernur bisa langsung mengambil sikap terkait persoalan nelayan,” ucapnya.</p>
<p>Nasrul Abit setuju bahwa bantuan harus sesuai keinginan nelayan. Sewaktu menjabat Bupati Pesisir Selatan, dia pernah menolak bantuan kapal dari pemerintah pusat karena tidak sesuai dengan kebutuhan nelayan setempat ketika itu.</p>
<p>“Saya tolak karena tak ada manfaatnya bagi nelayan. Untuk apa? Nelayan butuh jaring, tetapi dikasih kapal. Kan ndak nyambung. Maksud saya begini, kita bantu sesuai keinginan mereka,” tuturnya.</p>
<p>Adapun soal memberikan rumah layak huni kepada nelayan, Wakil Gubernur Sumbar yang sedang cuti pilkada itu mengatakan bahwa pemerintah provinsi di bawah Ditjen Perumahan sedang mendata rumah tak layak huni di Sumbar.</p>
<p>“Semua rumah didata, termasuk rumah nelayan. Dirjen Perumahan saat ini Pak Kalawi dan pernah di Pessel dulu. Orang Sumbar juga. Jadi, amanlah itu. Ada 41.000 keluarga nelayan di Sumbar yang harus kita perhatikan,” katanya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/temui-nasrul-abit-nelayan-padang-mengadu-ke-sesama-anak-nelayan/">Temui Nasrul Abit, Nelayan Padang Mengadu ke Sesama Anak Nelayan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan Kapal 3 GT untuk Nelayan Pariaman Memasuki Tahap Penyelesaian</title>
		<link>https://prokabar.com/bantuan-kapal-3-gt-untuk-nelayan-pariaman-memasuki-tahap-penyelesaian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2020 01:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=77796</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Program Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman untuk Pembuatan kapal 3 GT guna membantu nelayan di Kota Pariaman sudah dalam tahap...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantuan-kapal-3-gt-untuk-nelayan-pariaman-memasuki-tahap-penyelesaian/">Bantuan Kapal 3 GT untuk Nelayan Pariaman Memasuki Tahap Penyelesaian</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Program Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman untuk Pembuatan kapal 3 GT guna membantu nelayan di Kota Pariaman sudah dalam tahap penyelesaian (finishing) dan tinggal menunggu  mesin serta kelengkapan lainnya, yang sedang dalam proses pemesanan.</p>
<p data-reader-unique-id="1">Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Dasril, dilansir dari MC Pariaman, Jumat (20/11).</p>
<p data-reader-unique-id="5">&#8220;Ya, memang demikian, kapal sudah siap tinggal lagi menunggu mesin dan perlengkapan lainya, Pengadaan kapal itu dengan DAK tahun 2020 sebesar Rp1,2 miliar, jumlah kapal 16 unit,&#8221; terang Dasril.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Menurut dia, bila item tersebut tiba semua, kapal dalam keadaan lengkap akan diserahkan kepada nelayan penerima, atau kelompok nelayan yang sudah ditetapkan. Karena bantuan ini lebih bersifat untuk kelompok, maka tidak semua nelayan mendapat bantuan.</p>
<p data-reader-unique-id="7">&#8220;Kalau diukur dengan waktu pelaksanaan, masih belum terlambat, sebab batas waktu pengadaan kegiatan itu akan berakhir pertengahan Desember tahun ini, yang jelas tak akan melewati batas kontrak yang sudah dibuat, kan masih ada satu bulan lagi,&#8221; kata dia.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantuan-kapal-3-gt-untuk-nelayan-pariaman-memasuki-tahap-penyelesaian/">Bantuan Kapal 3 GT untuk Nelayan Pariaman Memasuki Tahap Penyelesaian</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tangkapan Nelayan Menurun dalam Lima Bulan Belakang, DPRD Pariaman Carikan Solusi</title>
		<link>https://prokabar.com/tangkapan-nelayan-menurun-dalam-lima-bulan-belakang-dprd-pariaman-carikan-solusi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2020 02:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#dprdpariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=77531</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Ketua DPRD Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Fitri Nora mengatakan terjadi penurunan tangkapan nelayan di daerah itu dalam lima bulan terakhir yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tangkapan-nelayan-menurun-dalam-lima-bulan-belakang-dprd-pariaman-carikan-solusi/">Tangkapan Nelayan Menurun dalam Lima Bulan Belakang, DPRD Pariaman Carikan Solusi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Ketua DPRD Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Fitri Nora mengatakan terjadi penurunan tangkapan nelayan di daerah itu dalam lima bulan terakhir yang disebabkan karena cuaca buruk dan alat tangkap yang masih tradisional.</p>
<p data-reader-unique-id="3">&#8220;Tangkapan mereka sangat menurun, bahkan ketika mereka pergi melaut pulangnya tidak bawa apa-apa padahal sudah keluarkan modal,&#8221; kata dia dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Senin (16/11).</p>
<p data-reader-unique-id="4">Ia mengatakan untuk itu pihaknya berupaya mencarikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh nelayan tersebut baik berupa alat tangkap maupun alat pengawet ikan.<br data-reader-unique-id="5" /><br data-reader-unique-id="6" />Menurutnya, alat tersebut akan diperjuangkan baik melalui DPRD Kota Pariaman maupun DPRD Provinsi Sumbar, serta DPR RI.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Namun, lanjutnya dalam kondisi sekarang nelayan tersebut butuh motivasi agar dapat bertahan hidup apalagi saat ini di masa pandemi COVID-19 yang berdampak pada ekonomi.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Meskipun saat ini masa pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk tingkat Sumbar di Pariaman, tegasnya namun pemerintah maupun anggota DPRD harus melihat kondisi nelayan dan kelompok profesi lainnya.&#8221;Meskipun itu bukan konstituen (orang yang tinggal di daerah pemilihan) kita namun mereka adalah warga Pariaman,&#8221; katanya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan &#8220;Usaha Nelayan&#8221; di Pariaman, Zulfikar (53) mengatakan nelayan di daerah itu banyak duduk dan sebagian lainnya mengambil ikan dari daerah lainnya untuk dijual ke rumah-rumah warga.&#8221;Sebenarnya cuaca tidak menjadi masalah namun alat tangkap ini yang kurang memadai, jadi ketinggalan dari daerah lain,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Ia mengatakan jika alat tangkap yang dimiliki kurang memadai dan ditambah cuaca buruk maka pihaknya pesimis dapat bersaing dengan nelayan dari daerah lain.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Sebelumnya sekitar 95 persen dari 1.183 orang nelayan di Kota Pariaman, Sumatera Barat masih bersifat nelayan tradisional sehingga mempengaruhi produksi ikan tangkap di daerah itu.</p>
<p data-reader-unique-id="12">&#8220;Saat ini masih banyak nelayan yang menggunakan kapal-kapal kecil dengan mesin robin yang dimodifikasi dengan jarak tempuh yang pendek,&#8221; kata Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Citrha Aditur Bahri.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Ia menjelaskan meskipun nelayan di daerah itu ada yang memiliki kapal ukuran diatas 5 gross ton (gt) namun jumlahnya sedikit sehingga tidak heran produksi ikan tangkap di Pariaman setiap tahunnya berkisar enam ribu ton. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tangkapan-nelayan-menurun-dalam-lima-bulan-belakang-dprd-pariaman-carikan-solusi/">Tangkapan Nelayan Menurun dalam Lima Bulan Belakang, DPRD Pariaman Carikan Solusi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPPP Kota Pariaman Salurkan 150.000 Bibit Ikan</title>
		<link>https://prokabar.com/dppp-kota-pariaman-salurkan-150-000-bibit-ikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2020 03:46:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bibitikan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76764</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Seratus lima puluh ribu ekor bibit ikan, bantuan untuk masyarakat di Kota Pariaman telah selesai diserahkan kepada 150 orang penerima. Jumlah tersebut...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dppp-kota-pariaman-salurkan-150-000-bibit-ikan/">DPPP Kota Pariaman Salurkan 150.000 Bibit Ikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Seratus lima puluh ribu ekor bibit ikan, bantuan untuk masyarakat di Kota Pariaman telah selesai diserahkan kepada 150 orang penerima.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Jumlah tersebut terdiri dari ikan nila, gurami dan lele,&#8221; kata Kabid Perikanan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Kota Pariaman, Citrha Aditur Bahri dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Minggu (1/11).</p>
<p data-reader-unique-id="4">Bibit ikan itu rata-rata ukuran 5 &#8211; 8 Cm, terdiri dari Gurami, Nila dan Lele dan bantuan diserahkan kepada 150 orang penerima atau dengan jumlah 150 paket.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Penerima itu adalah anggota kelompok pembudidaya ikan, yang pada waktu sebelumnya belum dapat bantuan, dan ada pula warga yang memang secara identifikasi berhak mendapatkan bantuan perikanan budidaya tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Tindak lanjut dari bantuan bibit ikan yang sudah diserahkan kepada masyarakat tersebut, akan dipantau melalui penyuluh dan petugas dari dinas bersangkutan.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Hal ini penting untuk mengukur tingkat keberhasilan, kendala yang ditemui sampai kepada hitungan produksi akhir, jadi semua akan terukur, kata Citrha.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Diharap nantinya ketika panen, penerima bantuan selain dapat meningkatkan kesejahteraanya juga bisa beli bibit ikan lagi secara mandiri dan begitu seterusnya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan memanfaatkan APBD Kota Pariaman tahun 2020, lebih kurang sebesar Rp200 juta. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dppp-kota-pariaman-salurkan-150-000-bibit-ikan/">DPPP Kota Pariaman Salurkan 150.000 Bibit Ikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan Pasie Nan Tigo Padang Titipkan Harapan kepada NA-IC</title>
		<link>https://prokabar.com/nelayan-pasie-nan-tigo-padang-titipkan-harapan-kepada-na-ic/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2020 09:33:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#IndraCatri]]></category>
		<category><![CDATA[#NAIC]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76733</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar —Sejumlah nelayan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang menyampaikan keluh kesah kepada calon Wakil Gubernur Sumatra Barat, Indra Catri. Mereka...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nelayan-pasie-nan-tigo-padang-titipkan-harapan-kepada-na-ic/">Nelayan Pasie Nan Tigo Padang Titipkan Harapan kepada NA-IC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar —</strong>Sejumlah nelayan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang menyampaikan keluh kesah kepada calon Wakil Gubernur Sumatra Barat, Indra Catri. Mereka menyampaikan itu ketika Indra Catri berkunjung ke sana pada Jumat (30/10).</p>
<p>Wakil Ketua Kelompok Nelayan Jambak Saiyo di Pasie Nan Tigo, Wardi, menyampaikan bahwa nelayan di daerahnya membutuhkan bantuan pemerintah, seperti bantuan mesin tempel perahu.</p>
<p>“Motor tempel ini sangat kami butuhkan untuk melaut. Jika NA-IC terpilih nanti dalam Pilgub sumbar 2020 kami tumpangkan harapan ini,” katanya.</p>
<p>Wardi menilai Nasrul Abit-Indra Catri cukup paham persoalan masyarakat di pesisir pantai yang mayoritas bekerja sebagai nelayan. Alasannya, Nasrul Abit merupakan anak nelayan dan tumbuh besar di wilayah pesisir. Hal itu juga yang membuat nelayan di daerah itu menjatuhkan pilihan kepada Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC).</p>
<p>“Kami bangga sekali dengan pasangan ini, bahkan baru kali ini juga kami berdiskusi langsung dengan kepala daerah maupun calon kepala daerah,” tuturnya.</p>
<p>Indra Catri mengatakan bahwa ia menampung aspirasi nelayan tersebut. Pihaknya juga sudah menyusun program-program terkait dengan peningkatan perekonomian untuk diwujudkan.</p>
<p>“Mesin tempel, alat tangkap, dan sarana lainnya tentu dibutuhkan nelayan. Semua harapan sudah kami catat untuk menjadi pekerjaan rumah ke depannya,” kata Indra Catri didampingi Anggota Fraksi Gerindra DPRD Padang Manufer Putra Firdaus.</p>
<p>Karena itu, ia meminta doa dan dukungan masyarakat setempat agar proses pilgub ini berjalan lancar dan pasangan NA-IC meraih suara terbanyak. Jika menang, pihaknya berjanji menindaklanjuti semua harapan masyarakat Sumbar yang sudah ia tampung.</p>
<p>Manufer menyebutkan, dia bersama tim dan DPC Gerindra Kota Padang siap memenangkan NA-IC di Kota Padang. “Kami terus bergerak menyosialisasikan pasangan ini ke tengah-tengah masyarakat. Mohon doa dan dukungan semua,” kata putra birokrat senior Kota Padang, Firdaus Ilyas ini. (*)</p>
<p>Nelayan Pasie Nan Tigo Padang Titipkan Harapan kepada NA-IC</p>
<p>PADANG—Sejumlah nelayan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang menyampaikan keluh kesah kepada calon Wakil Gubernur Sumatra Barat, Indra Catri. Mereka menyampaikan itu ketika Indra Catri berkunjung ke sana pada Jumat (30/10).</p>
<p>Wakil Ketua Kelompok Nelayan Jambak Saiyo di Pasie Nan Tigo, Wardi, menyampaikan bahwa nelayan di daerahnya membutuhkan bantuan pemerintah, seperti bantuan mesin tempel perahu.</p>
<p>“Motor tempel ini sangat kami butuhkan untuk melaut. Jika NA-IC terpilih nanti dalam Pilgub sumbar 2020 kami tumpangkan harapan ini,” katanya.</p>
<p>Wardi menilai Nasrul Abit-Indra Catri cukup paham persoalan masyarakat di pesisir pantai yang mayoritas bekerja sebagai nelayan. Alasannya, Nasrul Abit merupakan anak nelayan dan tumbuh besar di wilayah pesisir. Hal itu juga yang membuat nelayan di daerah itu menjatuhkan pilihan kepada Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC).</p>
<p>“Kami bangga sekali dengan pasangan ini, bahkan baru kali ini juga kami berdiskusi langsung dengan kepala daerah maupun calon kepala daerah,” tuturnya.</p>
<p>Indra Catri mengatakan bahwa ia menampung aspirasi nelayan tersebut. Pihaknya juga sudah menyusun program-program terkait dengan peningkatan perekonomian untuk diwujudkan.</p>
<p>“Mesin tempel, alat tangkap, dan sarana lainnya tentu dibutuhkan nelayan. Semua harapan sudah kami catat untuk menjadi pekerjaan rumah ke depannya,” kata Indra Catri didampingi Anggota Fraksi Gerindra DPRD Padang Manufer Putra Firdaus.</p>
<p>Karena itu, ia meminta doa dan dukungan masyarakat setempat agar proses pilgub ini berjalan lancar dan pasangan NA-IC meraih suara terbanyak. Jika menang, pihaknya berjanji menindaklanjuti semua harapan masyarakat Sumbar yang sudah ia tampung.</p>
<p>Manufer menyebutkan, dia bersama tim dan DPC Gerindra Kota Padang siap memenangkan NA-IC di Kota Padang. “Kami terus bergerak menyosialisasikan pasangan ini ke tengah-tengah masyarakat. Mohon doa dan dukungan semua,” kata putra birokrat senior Kota Padang, Firdaus Ilyas ini<strong>. (*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nelayan-pasie-nan-tigo-padang-titipkan-harapan-kepada-na-ic/">Nelayan Pasie Nan Tigo Padang Titipkan Harapan kepada NA-IC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 49/239 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.148 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 08:05:47 by W3 Total Cache
-->