<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Naqsabandiyah Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/naqsabandiyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/naqsabandiyah/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jun 2023 09:34:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Naqsabandiyah Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/naqsabandiyah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jamaah Naqsabandiyah dan Kader GP Ansor di Padang Gelar Aksi Peduli Pantai</title>
		<link>https://prokabar.com/jamaah-naqsabandiyah-dan-kader-gp-ansor-di-padang-gelar-aksi-peduli-pantai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 11:04:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#GPAnsor]]></category>
		<category><![CDATA[#Naqsabandiyah]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113789</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sebanyak limapuluh orang Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Alkholidiyah dan kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor menggelar aksi peduli di Pantai Bitung, Kelurahan Teluk...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jamaah-naqsabandiyah-dan-kader-gp-ansor-di-padang-gelar-aksi-peduli-pantai/">Jamaah Naqsabandiyah dan Kader GP Ansor di Padang Gelar Aksi Peduli Pantai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sebanyak limapuluh orang Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Alkholidiyah dan kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor menggelar aksi peduli di Pantai Bitung, Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Tekuk Kabung, Kota Padang, Minggu (25/6/2023).</p>
<p>Aksi peduli pantai tersebut sebagai wujud perhatian terhadap lingkungan, dimana setiap individu juga dituntut untuk peduli dengan alam ciptaan Tuhan.</p>
<p>Ketua GP Ansor Kecamatan Koto Tangah yang hadir dalam kesempatan itu Musri Hariansyah mengatakan bahwa kolaborasi antara kader GP Ansor dengan Jamaah Tarekat Naqsabandiyah merupakan hal yang perlu dilakukan setiap waktu.</p>
<p>Karena, ujar Musri, warga nahdliyin itu salah satu ciri khasnya adalah bertarekat.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya aksi peduli pantai ini setidaknya bisa menjadi wadah untuk berdakwah di tengah masyarakat,&#8221; ujar Gusmus, sapaan akrab Musri.</p>
<p>Sementara itu Ketua Bidang Kaderisasi GP Ansor Sumbar Fadhlul Rahman Anshas mengungkapkan bahwa kader Ansor di Sumbar dalam kesempatan apa pun harus bisa memberikan manfaat untuk masyarakat.</p>
<p>Guslur, sapaan akrab Fadhlur menambahkan dengan adanya kegiatan sosial ini bisa menjadi wadah mengkampanyekan bahwa kader Ansor siap bergerak untuk kepentingan sosial.</p>
<p>&#8220;Saya mengapresiasi kegiatan ini, saya juga menyampaikan salam dari Ketua GP Ansor Sumbar Rahmat Tk Sulaiman yang saat ini tengah melaksanakan ibadah hadi di Tanah Suci,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Soal kolaborasi dengan jamaah tarekat, Guslur menegaskan bahwa hal tersebut harus dilakukan oleh kader GP Ansor.</p>
<p>Menurutnya, sebagai warga nahdliyin dengan akidah ahlussunnah waljamaah asyariyah, bertarekat itu adalah suatu keniscayaan.</p>
<p>&#8220;Kita memang berharap sahabat-sahabat kader ansor untuk bertarekat, apakah itu Syatariyah, Naqsabandiyah, Samaniah dan lainnya,&#8221; imbuh Sekretaris NU Sijunjung itu.</p>
<p>Pimpinan YKAD Padang Argomez menerangkan bahwa jamaah yang dipimpinnya disamping membersihkan hati, juga diminta bisa menghormati sang pencipta, salah satunya dengan aksi peduli pantai ini.</p>
<p>&#8220;Membersihkan pantai itu berarti kita menghormati alam, dan menghormati alam berarti kita menghormati sang pencipta,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia juga mengharapkan kader GP Ansor di Sumbar untuk bertarekat dan terus mendakwahkan bahwa bertarekat itu adalah jalan untuk menuju kesempurnaan dalam beribadah.</p>
<p>&#8220;Untuk kesempurnaan Islam orang harus menbersihkan hatinya dan jalan membersihkan hati salah satunya dengan tarekat,&#8221; jelas Gomez yang punya surau tarekat di Kecamatan Koto Tangah itu.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jamaah-naqsabandiyah-dan-kader-gp-ansor-di-padang-gelar-aksi-peduli-pantai/">Jamaah Naqsabandiyah dan Kader GP Ansor di Padang Gelar Aksi Peduli Pantai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tikam Jejak Surau Gadang, Saksi Bisu Tarikat Naqsabandiyah Di Tanjung Raya</title>
		<link>https://prokabar.com/tikam-jejak-surau-gadang-saksi-bisu-tarikat-naqsabandiyah-di-tanjung-raya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2019 00:30:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Naqsabandiyah]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sejarahislam]]></category>
		<category><![CDATA[#sejarahminangkabau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=42508</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanjung Raya, Prokabar — Islam sebagai agama terkuat dan mutlak diamalkan Suku Bangsa Minangkabau. Sejak dulu, pengamalannya sangat kental hingga ke seluruh pelosok negeri...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tikam-jejak-surau-gadang-saksi-bisu-tarikat-naqsabandiyah-di-tanjung-raya/">Tikam Jejak Surau Gadang, Saksi Bisu Tarikat Naqsabandiyah Di Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanjung Raya, Prokabar —</strong> Islam sebagai agama terkuat dan mutlak diamalkan Suku Bangsa Minangkabau. Sejak dulu, pengamalannya sangat kental hingga ke seluruh pelosok negeri penganut sistem kekerabatan Matriakat ini.</p>
<p>Dulunya, Islam dengan alirannya, didomimasii Tarikat Syatariah dan Tarikat Naqsabandiyah. Islam semakin berkembang sejak Syekh Burhanuddin kembali menyiarkan Islam, setelah belajar banyak dari guru besarnya di Aceh, Syekh Abdur Rauf As-Singkili.</p>
<p>Sejak itu, penyiaran Islam di Ranah Minang terus berkembang pesat. Hal tersebut juga berkembang pesat di Selingkar Danau Maninjau berpusat di Nagari Sungai Batang dulunya. Berkembang sampai ke Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.</p>
<p>Salah satu bukti kuat perkembangan tarikat Naqsabandiyah di sana adalah, masih berdiri kokohnya Surau Gadang dengan corak arsitektur beratap menjulang tinggi dan bertingkat-tingkat. Memiliki tonggak besar dibagian tengah (tongga macu), disertai 8 tonggak pendampingnya.</p>
<p>Semua bangunan terbuat dan berlantai kayu andalas. Di halaman surau tuo ini selalu ada kolam ikan dan tempat berwuduk. Bangunan tersebut sangat dirawat masyarakat setempat. Sangat langka masih ada surau tua dengan tongga macu yang utuh.</p>
<p>Menurut Haji Lukman Khatib Pamuncak (83), salah satu tokoh agama setempat, Surau Gadang dibangun pada 1800-an oleh Syekh Abdullah. Kemudian dilanjutkan muridnya Haji Hasanuddin. Kedua ulama tersebutlah yang menyiarkan Islam di Koto Baru, Jorong Mudiak, Nagari Duo Koto tersebut.</p>
<p>Ia melanjutkan kayu surau diambil dari hutan daerah Taban, 1 km dari Surau Gadang. &#8220;Sulit kita logikakan, membawa tongga macu yang sangat besar itu dibawa melalui tenaga manusia. Apalagi ditambah 8 tonggak pendampingnya yang juga lumayan panjang dan besar,&#8221; terangnya.</p>
<p>Konon menurut orang tua-tua dulu lanjutnya, untuk mendirikan tonggak macu yang besar dan tinggi sekitar 10 meter itu dengan zikir. &#8220;Orang tua-tua dulu banyak yang kiramat dan sangat dekat dengan Sang Pencipta. Sehingga doa mereka sangat mabrur dan cepat diridhoi Illahi,&#8221; ungkap Lukman.</p>
<p>Sementara itu, kegiatan keagamaan setiap malam melaksanakan pengajian, salawat dulang, zikir, dan belajar membaca hingga hafalan Al-Quran. &#8220;Dulu di saat zaman pergejolakan, ada tentara yang memanfaatkan surau sebagai tempat persembunyian. Karena sempat berbuat tidak sesuai ajaran Islam, tiba-tiba Ular besar datang dari atas tonggak macu. Seluruh tentara tersebut langsung berhamburan keluar surau,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Setiap pasukuan seperti Suku Piliang, Caniago, Koto, Guci dan lainnya memiliki surau kecil. Dan masing-masing miliki Kadi, Khatib, Imam dan Bilal. Dan setiap pasukuan mendapat giliran untuk menjadi Imam, Khatib dan Bilal khusus di hari Jum&#8217;at (Sholat Jum&#8217;at). Dan hal ini melatih masyarakat untuk siap dan taat beragama.</p>
<p>Namun sejak masjid baru telah berdiri, peranan Imam, Khatib dan Bilal di setiap pasukuan, mulai dilakukan regenerasi. &#8220;Peranan Imam, Khatib dan Bilal sudah mulai digantikan anak-anak dan remaja. Bertujuan generasi penerus memiliki bekal dan ilmu agama yang lebih baik,&#8221; ujar Haji Khatib Pamuncak tersebut.</p>
<p>Tidak hanya itu, di depan halaman surau, terdapat kolam ikan, pemandian dan tempat wuduk. &#8220;Mau hujan atau kemarau, air selalu lancar dan tidak pernah keruh. Konon air tersebut berasal dari Bonjol Pasaman,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Walinagari Duo Koto, Joni Safri menambahkan, Surau Gadang merupakan peninggalan nenek moyang yang harus dijaga dan dilestarikan. Salah satu bukti sejarah dengan peradapan Islam tempo dulu.</p>
<p>&#8220;Surau ini belum terdaftar sebagai situs cagar budaya. Dan kami berencana akan mendaftarkanya ke Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Agam serta Balai Cagar Budaya di Batu Sangkar. Untuk pelestarian, kami Pemerintah Nagari dan masyarakat akan terus menjaga dan merawatnya,&#8221; pungkas Walinagari Duo Koto tersebut. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tikam-jejak-surau-gadang-saksi-bisu-tarikat-naqsabandiyah-di-tanjung-raya/">Tikam Jejak Surau Gadang, Saksi Bisu Tarikat Naqsabandiyah Di Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebaran Lebih Awal, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Tetap Hargai Yang Lagi Berpuasa</title>
		<link>https://prokabar.com/lebaran-lebih-awal-jemaah-tarekat-naqsabandiyah-tetap-hargai-yang-lagi-berpuasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2019 11:22:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 1440 H]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#IdulFitri]]></category>
		<category><![CDATA[#lebaran2019]]></category>
		<category><![CDATA[#Naqsabandiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38909</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Pauh Kota Padang melaksanakan salat Ied, hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah di Musala Baitul Makmur, Pauh,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lebaran-lebih-awal-jemaah-tarekat-naqsabandiyah-tetap-hargai-yang-lagi-berpuasa/">Lebaran Lebih Awal, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Tetap Hargai Yang Lagi Berpuasa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Pauh Kota Padang melaksanakan salat Ied, hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah di Musala Baitul Makmur, Pauh, Padang, Senin, (3/6/).</p>
<p>Meski lebih cepat melaksanakan hari raya idul fitri, namun mereka tetap menghormati umat yang tengah menunaikan ibadah puasa.</p>
<p>&#8220;Kami sudah pesankan ke seluruh jemaah, kalau kita diluar tidak boleh merokok atau makan sembarangan tempat. Kita hormati yang masih berpuasa,”sebut, Sekretaris Tarekat Naqsabandiyah Padang, Edizon.</p>
<p>Menyikapi perbedaan perayaan hari raya Idul Fitri, Edizon berpendapat perbedaan adalah keindahan dalam beragama.</p>
<p>&#8220;Perbedaan tidak seharusnya membuat muslim terpecah, tetapi bagaimana agar saling menjaga,&#8221; kata dia</p>
<p>Sebelumnya, setiap tahunnya jemaah tarekat Naqsyabandiyah selalu melaksanakan puasa selama 30 hari. Jemaah Naqsabandiyah tidak pernah melakukan puasa selama 29 hari seperti yang dilakukan sebagian muslim lainnya.</p>
<p>Menurutnya, penghitungan tanggal tersebut berdasarkan metode hisab dan rukyat yang ada dalam kitab Munjid, yaitu kitab yang dijadikan pegangan oleh ulama jemaah Naqsabandiyah secara turun menurun sejak dahulunya.</p>
<p>“Kemarin kita sudah sampai puasa 30 hari. Sekarang sudah 1 Syawal. Kita merayakan lebaran perhitungannya kita punya dua metode, yakni hisab dan rukyat. Rukyat itu kita melihat hilal, hisab kita menghitung. Kita mulai dari nisfu Sya’ban, 21 hari kemudian baru tetapkan 1 Ramadhan. Hitungan kita sesuai dengan kitab yang kita punya yaitu Munjid, maka bertemulah antara hisab dan rukyat tadi,” kata Edizon. (<b>gas</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lebaran-lebih-awal-jemaah-tarekat-naqsabandiyah-tetap-hargai-yang-lagi-berpuasa/">Lebaran Lebih Awal, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Tetap Hargai Yang Lagi Berpuasa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selenggarakan Tarawih Malam Ini, Jemaah Naqsabandiyah Besok Mulai Berpuasa</title>
		<link>https://prokabar.com/selenggarakan-tarawih-malam-ini-jemaah-naqsabandiyah-besok-mulai-berpuasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 May 2019 14:02:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Naqsabandiyah]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadhan2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=36059</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Ratusan jemaah yang tergabung dalam Tarekat Naqsabandiyah malam ini sudah mulai melaksanakan sholat tarwih. Pimpinan Tarekat Naqsabandiyah Syafri Malin Mudo mengatakan,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/selenggarakan-tarawih-malam-ini-jemaah-naqsabandiyah-besok-mulai-berpuasa/">Selenggarakan Tarawih Malam Ini, Jemaah Naqsabandiyah Besok Mulai Berpuasa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Ratusan jemaah yang tergabung dalam Tarekat Naqsabandiyah malam ini sudah mulai melaksanakan sholat tarwih. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pimpinan Tarekat Naqsabandiyah Syafri Malin Mudo mengatakan, jamaahnya akan mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1440 H pada Sabtu (4/5). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami sudah mulai tarawih. Sabtu puasa,&#8221; kata Syafri. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Syahfri mengatakan keputusan Tarekat Naqsabandiyah memulai bulan Ramadhan lebih awal setelah sejumlah pengurus mereka melakukan hisab. Seperti diketahui Naqsabandiyah melakukan hisab berdasarkan malam saat Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah. Jemaah tarekat Naqsabandiyah akan berpuasa selama 30 hari.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jadinya pada Senin (3/6) tarekat Naqsabandiyah sudah akan melaksanakan ibadah solat Hri Raya Idul Fitri 1440 H.  &#8220;Senin awal Juni sudah Idul Fitri,&#8221; ujar Syafri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Syafri mengatakan jemaah tarekat Naqsabandiyah di Sumbar sekarang hanya berjumlah puluhan. Ia mengaku ada banyak jemaah yang masuk dan keluar. Ada juga jemaah yang berkurang karena meninggal dunia. (<b>gas</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/selenggarakan-tarawih-malam-ini-jemaah-naqsabandiyah-besok-mulai-berpuasa/">Selenggarakan Tarawih Malam Ini, Jemaah Naqsabandiyah Besok Mulai Berpuasa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Naqsabandiyah, Sumbar Mulai Puasa Hari Ini</title>
		<link>https://prokabar.com/naqsabandiyah-sumbar-mulai-puasa-hari-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 May 2018 04:28:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#Naqsabandiyah]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=6569</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar Kapan Anda mulai berpuasa? Terserah saja. Yang pasti jamaah Tarekat Naqsabandiyah, Sumbar mulai melaksanakan puasa Ramadhan 1439 Hijriah Selasa. Shalat tarawih pertama...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/naqsabandiyah-sumbar-mulai-puasa-hari-ini/">Naqsabandiyah, Sumbar Mulai Puasa Hari Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar</p>
<p>Kapan Anda mulai berpuasa? Terserah saja. Yang pasti jamaah Tarekat Naqsabandiyah, Sumbar mulai melaksanakan puasa Ramadhan 1439 Hijriah Selasa. Shalat tarawih pertama mereka, Senin (14/5) malam.<br />
Keyakinan jamaah ini merujuk pada ilmu yang mereka pelajari sejak lama. &#8220;Kami mengambil berdasarkan hisab berdasarkan malam saat Rasulullah SAW hijrah dari Mekah ke Madinah,&#8221; kata pimpinan Tarekat Naqsabandiyah Sumbar, Syafri Malin Mudo di Padang, Selasa.</p>
<p>Perhitungannya, kata dia, dihitung saat Rasulullah hijrah pada Rabu petang, dan malam Kamis. Artinya satu hari puasa dihitung berdasarkan malam Nabi hijrah. Setiap tahun Hijriah puasa digenapkan hingga 30 hari. Lalu ditambah puasa sunat pada awal Syawal.<br />
Idul Fitri akan jatuh pada 1 Syawal tepatnya 13 Juni 2018. Untuk tarawih, shubuh dan Idul Fitri akan dipusatkan di Mushalla Baitul Makmur, Pasar Baru, Kecamatan Pauh Padang. Dia menegaskan Naqsabandiyah tidak memiliki perbedaan dengan tarekat mana pun dan semua bebas ikut shalat tarawih atau shubuh berjamaah.<br />
Warga Minangkabau menghormati perbedaan itu. Selama ratusan tahun satu sama lain menjaga ukhuwah islamiyah. (*/nrs)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/naqsabandiyah-sumbar-mulai-puasa-hari-ini/">Naqsabandiyah, Sumbar Mulai Puasa Hari Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 41/107 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.017 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:16:58 by W3 Total Cache
-->