<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#napi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/napi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/napi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 May 2020 14:33:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#napi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/napi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Enam Napi Asimilasi Padang Ditangkap, Tiga Terpaksa Ditembak</title>
		<link>https://prokabar.com/enam-napi-asimilasi-padang-ditangkap-tiga-terpaksa-ditembak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2020 14:33:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#asimilasi]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#napi]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=67329</guid>

					<description><![CDATA[<p>PADANG,prokabar &#8211; Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatra Barat, meringkus enam narapidana penerima program asimilasi terkait Covid-19. Mereka ditangkap karena kembali terjerat kasus hukum. &#8220;Hingga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/enam-napi-asimilasi-padang-ditangkap-tiga-terpaksa-ditembak/">Enam Napi Asimilasi Padang Ditangkap, Tiga Terpaksa Ditembak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PADANG,prokabar</strong> &#8211; Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatra Barat, meringkus enam narapidana penerima program asimilasi terkait Covid-19. Mereka ditangkap karena kembali terjerat kasus hukum.</p>
<p>&#8220;Hingga saat ini kami telah menangkap sebanyak enam narapidana penerima asimilasi, mereka ditangkap karena kembali terjerat kasus pidana,&#8221; kata Kepala Satuan Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, di Padang, Sabtu (9/5).</p>
<p>Ia mengatakan tiga di antaranya terpaksa dilumpuhkan dengan senjata api karena melawan saat ditangkap. Menurutnya tindakan tegas perlu diambil terhadap napi yang menerima program asimilasi di rumah tersebut.</p>
<p>Pihak kepolisian juga mengingatkan agar narapidana yang keluar penjara lewat program asimilasi tidak kembali melakukan kasus pidana. Hal itu mengingat pihaknya telah mengantongi ratusan nama para warga binaan yang telah keluar tersebut beserta alamat lengkapnya. &#8220;Narapidana yang kembali berulah pasti kami tindak tegas,&#8221; katanya.</p>
<p>Seperti diwartakan republika.co.id,penangkapan terakhir untuk napi penerima asimilasi dilakukan Polresta Padang pada Kamis (7/5) malam, atas nama Yogi Agustian (22). Ia ditangkap bersama empat rekan lainnya karena diduga telah melakukan kasus pencurian dengan kekerasan (begal), dan pencurian sepeda motor.</p>
<p>Saat ditangkap Yogi sempat memberikan perlawanan dan berusaha melarikan diri, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur berupa penembakan. Dari pemeriksaan ia mengaku telah melakukan tindak pencurian dengan Kekerasan (begal) di depan Puskesmas Alai, Padang Utara.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/enam-napi-asimilasi-padang-ditangkap-tiga-terpaksa-ditembak/">Enam Napi Asimilasi Padang Ditangkap, Tiga Terpaksa Ditembak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang Napi Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping Dilarikan ke UGD, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://prokabar.com/seorang-napi-rutan-kelas-ii-b-lubuk-sikaping-dilarikan-ke-ugd-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Feb 2019 12:14:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#napi]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#penganiayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=30549</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Dugaan penganiayaan terjadi di Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping. Kejadian naas ini dialami Rahman Nasution, terpidana kasus kecelakaan lalu lintas yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/seorang-napi-rutan-kelas-ii-b-lubuk-sikaping-dilarikan-ke-ugd-ini-penyebabnya/">Seorang Napi Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping Dilarikan ke UGD, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Dugaan penganiayaan terjadi di Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping. Kejadian naas ini dialami Rahman Nasution, terpidana kasus kecelakaan lalu lintas yang dijatuhi hukuaman enam bulan penjara. Ia diduga dianiaya alias dipukuli petugas penjaga, Wendra.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Tidak itu saja, usai memukuli Ramhan, pelaku Wendra ternyata juga memalak korban. Uang Rp100 ribu milik<span class="Apple-converted-space">  </span>korban yang rencananya bakal digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di dalam rutan, malah diduga diambil paksa oleh pelaku.</p>
<p>Tak ayal, keluarga korban pun langsung bertindak. Hingga berita ini diturunkan, sekitar pukul 15.00 WIB, korban didampingi keluarga tampak melakukan visum di UGD RSUD Lubuk Sikaping.</p>
<p>“Kita tidak terima atas tidakan penganiayaan yang dilakukan petugas penjaga ini. Makanya kasus ini bakal kita bawa ke ranah hukum. Biar tau rasa palaku, begitu juga kepala rutan yang tidak bisa mendidik anggotanya,” kata Eko, kak sepupu korban.</p>
<p>Diakui Eko, saat keluarganya mengklarifikasi kejadian naas ini kepada korban, ia mengaku kejadian naas ini terjadi Kamis (14/2) pagi. Sebelum kejadian, pelaku Wendra bertugas di shif Rabu (13/2) malam hingga Kamis pagi.</p>
<p>“Akan tetapi, saat pergantian shif, entah apa yang terjadi, korban Rahman bersama salah satu napi lainnya dipanggil pelaku. Tahu-tahunya, ia meminta uang Rp100 ribu. Adik saya (korban) di bawah tekanan pun memberikan uang belanjanya. Uang ini diambil pelaku, kemudian pelaku pun main tangan. Kepala adik saya dipukuli beberapa kali. Saya tegaskan, uang ini sudah pindah tangan dari tangan adik saya ke tangan pelaku,” kata Eko.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Wendra langsung dipanggil Kepala Rutan, Edi Kasman. Kepada awak media, Wendra mengaku tidak ada memukul begitu melakukan pungutan liar. Menurutnya, ia hanya melakukan apel pergantian shif.</p>
<p>“Ini masalah internal kami, saya di SK kan. Tidak saya memukul, tidak ada saya pungli,” kata Wendra.</p>
<p>Ironisnya, saat diklarifikasi Kepala Rutan, Edi Kasman, ternyata pelaku memang melakukan pemukulan. Bahkan, Edi Kasman mengaku uang yang diminta itu diminta untuk Narapidana lain.</p>
<p>“Saya sudah mendidik petugas ini supaya tidak melanggar aturan. Sekarang ini terjadi, berani berbuat, berani tanggung jawab. Pada intinya, saya sangat menyayangkan hal ini terjadi dan saya serahkan semuanya kepada keluarga korban untuk proses visum dan tindakan penyelesaian selanjutnya,” tukas Edi. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/seorang-napi-rutan-kelas-ii-b-lubuk-sikaping-dilarikan-ke-ugd-ini-penyebabnya/">Seorang Napi Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping Dilarikan ke UGD, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Narapidana Kabur dari Lapas Sawahlunto, Ini Video Penangkapannya</title>
		<link>https://prokabar.com/enam-narapidana-kabur-dari-lapas-sawahlunto-ini-video-penangkapannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Oct 2018 14:01:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Video]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Kabur]]></category>
		<category><![CDATA[#napi]]></category>
		<category><![CDATA[#NapiKabur]]></category>
		<category><![CDATA[#Narapidana]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sawahlunto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21258</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sawahlunto, Prokabar &#8211; Enam narapidana di Lapas Sawahlunto berhasil kabur. Enam orang ini keluar dari lapas dengan cara menodongoan senjata ke penjaga lapas. Mereka...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/enam-narapidana-kabur-dari-lapas-sawahlunto-ini-video-penangkapannya/">Enam Narapidana Kabur dari Lapas Sawahlunto, Ini Video Penangkapannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sawahlunto, Prokabar &#8211;</strong> Enam narapidana di Lapas Sawahlunto berhasil kabur. Enam orang ini keluar dari lapas dengan cara menodongoan senjata ke penjaga lapas. Mereka kabur melalui gerbang utama.</p>
<p>Aksi ini kemudian dilaporkan penjaga ke polisi. Polsek berjarak hanya sejengkal dari lapas. Tak butuh waktu lama untuk polisi mengejar para Napi. 15 menit setelah kejadian lima orang berhasil diringkus, tak jauh dari lapas.</p>
<p>Berikut video penangkapan narapidana yang direkam oleh wartawan di Sawahlunto Indra Yosef</p>
<p><iframe class="my-youtube-video" title="Enam Narapidana Kabur dari Lapas Sawahlunto, Ini Video Penangkapannya" width="500" height="375" src="https://www.youtube.com/embed/Fkc_bxlPyMM?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/enam-narapidana-kabur-dari-lapas-sawahlunto-ini-video-penangkapannya/">Enam Narapidana Kabur dari Lapas Sawahlunto, Ini Video Penangkapannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Napi Koruptor Dilarang Jadi Caleg, Diapresiasi Pengamat Politik</title>
		<link>https://prokabar.com/napi-koruptor-dilarang-jadi-caleg-diapresiasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jun 2018 13:55:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#cvs]]></category>
		<category><![CDATA[#Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[#KPU]]></category>
		<category><![CDATA[#KPUSumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#napi]]></category>
		<category><![CDATA[prokontra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=8246</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, Prokabar &#8211; Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang melarang mantan nara pidana koruptor jadi calon anggota legislatif diapreasiasi Ahmad Atang, pengamat politik Universitas Muhamadiyah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/napi-koruptor-dilarang-jadi-caleg-diapresiasi/">Napi Koruptor Dilarang Jadi Caleg, Diapresiasi Pengamat Politik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Kupang, Prokabar &#8211; </b>Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang melarang mantan nara pidana koruptor jadi calon anggota legislatif diapreasiasi Ahmad Atang, pengamat politik Universitas Muhamadiyah Kupang.</p>
<p>&#8220;Mencermati keputusan KPU yang melarang mantan napi koruptor jadi caleg mestinya perlu diberikan apresiasi karena akan memberikan perbaikan terhadap citra lembaga parlemen kita,&#8221; kata Ahmad Atang.</p>
<p>semua pihak perlu mendukung dan memberikan apresiasi karena akan memberikan perbaikan citra lembaga parlemen. Bukan rahasia lagi bahwa salah satu lnstitusi terkorup adalah DPR, sehingga peluang untuk melakukan korupsi sangat terbuka.</p>
<p>Jika DPR diisi oleh mantan napi bukan tidak mungkin perilaku korupsi akan muncul kembali karena mereka berada dalam lingkungan yang tidak steril.</p>
<p>&#8220;Maka bagi saya, keputusan KPU sejalan dengan semangat bangsa ini yang sedang giat-giatnya memberantas korupsi,&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan demikian, bagi yang menyetujui napi korupsi menjadi caleg perlu dicurigai komitmennya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, katanya. <b>(*/cvs)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/napi-koruptor-dilarang-jadi-caleg-diapresiasi/">Napi Koruptor Dilarang Jadi Caleg, Diapresiasi Pengamat Politik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 42/114 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.019 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 05:18:31 by W3 Total Cache
-->