<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#nabuangsarok Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/nabuangsarok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/nabuangsarok/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Jul 2025 06:59:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#nabuangsarok Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/nabuangsarok/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nabuang Sarok&#8221; PT Semen Padang Menginspirasi, Kota Pariaman Gagas Transformasi TPA</title>
		<link>https://prokabar.com/nabuang-sarok-pt-semen-padang-menginspirasi-kota-pariaman-gagas-transformasi-tpa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 06:59:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#nabuangsarok]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariamam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=128022</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke PT Semen Padang, Rabu (9/7), untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pengelolaan sampah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nabuang-sarok-pt-semen-padang-menginspirasi-kota-pariaman-gagas-transformasi-tpa/">Nabuang Sarok&#8221; PT Semen Padang Menginspirasi, Kota Pariaman Gagas Transformasi TPA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke PT Semen Padang, Rabu (9/7), untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pengelolaan sampah dan pendampingan teknis di bidang lingkungan.</p>
<p>Kedatangan Mulyadi bersama rombongan disambut Kepala Unit Komunikasi &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, didampingi Pgs. Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris.</p>
<p>Turut serta dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman Feri Andri, Kepala BPKAD Adrial, serta sejumlah staf terkait.</p>
<p>Dalam pertemuan, Mulyadi menyampaikan harapan agar PT Semen Padang dapat mendukung upaya Pemerintah Kota Pariaman dalam menangani persoalan sampah secara optimal dan berkelanjutan. Ia menyebut, timbulan sampah di Kota Pariaman mencapai 40–45 ton per hari dan langsung diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Tungkal Selatan, Kecamatan Pariaman Timur.</p>
<p>Ia menjelaskan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Bapedal Nomor 361 Tahun 2025 tertanggal 17 Maret 2025, yang menetapkan sanksi administratif berupa paksaan penghentian sistem pembuangan terbuka (open dumping) di TPA Tungkal Selatan paling lambat 17 Oktober 2025. Pemerintah Kota Pariaman diwajibkan menyusun dokumen rencana penghentian open dumping serta pengembangan sistem pengelolaan berbasis sanitary landfill.</p>
<p>“Penghentian operasional open dumping merupakan langkah penting menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. Kami berharap PT Semen Padang bisa menjadi mitra dalam alih pengetahuan dan pendampingan teknis. Kami percaya perusahaan ini memiliki pengalaman dan kapasitas dalam pengelolaan limbah serta komitmen terhadap pelestarian lingkungan,” ujar Mulyadi.</p>
<p>Ia menambahkan, sinergi dengan PT Semen Padang diharapkan dapat menghasilkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta berdampak positif bagi masyarakat.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, secara terpisah, Kepala Departemen Hukum &amp; Komunikasi Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis menyatakan kesiapan PT Semen Padang untuk berkolaborasi, khususnya dalam aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Sebagai bagian dari SIG, PT Semen Padang memiliki komitmen kuat terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan serta juga mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, kami berkomitmen untuk berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan penggantian bahar bakar fossil dengan biomass dan bahan bakar terbarukan lainnya pada proses produksi, dan menciptakan sirkular ekonomi yang akan memberikan dampak bagi pemberdayaan masyarkat. Kami terbuka untuk kerja sama dalam bentuk edukasi, pendampingan, dan pemanfaatan sampah sebagai solusi pengelolaan limbah berkelanjutan,” ujar Iskandar.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Kepala Unit Komunikasi &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang Ilham Akbar, memaparkan konsep Program Nabuang Sarok yang digagas PT Semen Padang. Program ini mendorong pengelolaan sampah bernilai ekonomi serta mengurangi beban TPA. Salah satu mekanisme yang diterapkan adalah melalui skema TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle), seperti yang dijalankan oleh Koperasi Desa Merah Putih.</p>
<p>Dalam skema Nabuang Sarok, Bank Sampah berperan sebagai agen penerima. Sampah yang sudah dipilah dari rumah tangga disetor ke Bank Sampah, lalu dikirim ke PT Semen Padang dan dikonversi menjadi poin yang dapat ditukar dengan hadiah melalui aplikasi Nabuang Sarok. Sampah-sampah tersebut digunakan sebagai bahan bakar alternatif.</p>
<p>Jenis sampah yang diterima antara lain kertas, daun, ranting, tekstil, plastik, dan minyak jelantah. Poin yang diberikan yakni 3 poin/kg untuk kertas, daun, dan ranting; 4 poin/kg untuk tekstil; 5 poin/kg untuk plastik; serta 6 poin/liter untuk minyak jelantah.</p>
<p>Ilham melanjutkan, pengelolaan sampah sebaiknya di mulai dari produsen sampah rumah tangga ataupun badan usaha atau di TPS3R, yang dimulai dari pemilahan sampah di tingkat produsen, pemisahan antara sampah organik dan anorganik, hingga pemanfaatannya.</p>
<p>“Sampah anorganik yang telah dicacah dapat digunakan oleh PT Semen Padang. Sementara sampah organik bisa dimanfaatkan oleh penggiat maggot. Maggot hasil budidaya ini bisa dipasarkan kepada pembudidaya ikan atau lembaga terkait,” jelasnya.</p>
<p>Ilham juga memaparkan, proses pengelolaan sampah baik organik maupun sampah anorganik dapat dimasukan ke dalam program Koperasi Desa Merah Putih yang akan di launching pada bulan Juli tahun 2025, sehingga permasalahan sampah yang ada di Kota Pariaman dapat diatasi dengan berkolaborasi dengan semua pihak, baik dengan badan usaha, pemerintah dan masyarakat. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nabuang-sarok-pt-semen-padang-menginspirasi-kota-pariaman-gagas-transformasi-tpa/">Nabuang Sarok&#8221; PT Semen Padang Menginspirasi, Kota Pariaman Gagas Transformasi TPA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transformasi Sampah Menjadi Energi, PT Semen Padang-Pemerintah Daerah Gelar Rakor Pengelolaan Sampah</title>
		<link>https://prokabar.com/transformasi-sampah-menjadi-energi-pt-semen-padang-pemerintah-daerah-gelar-rakor-pengelolaan-sampah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 03:42:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#nabuangsarok]]></category>
		<category><![CDATA[#Rakorsampah]]></category>
		<category><![CDATA[#sig]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=125391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar&#8211; PT Semen Padang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) dan Pemerintah Kota (Pemko) Padang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Sampah Kota...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/transformasi-sampah-menjadi-energi-pt-semen-padang-pemerintah-daerah-gelar-rakor-pengelolaan-sampah/">Transformasi Sampah Menjadi Energi, PT Semen Padang-Pemerintah Daerah Gelar Rakor Pengelolaan Sampah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong>&#8211; PT Semen Padang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) dan Pemerintah Kota (Pemko) Padang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Sampah Kota Padang di Wisma Indarung PT Semen Padang, Selasa (11/2/2025). Diinisiasi oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Rakor ini bertujuan untuk mencari solusi atas permasalahan sampah di Kota Padang yang saat ini mencatat volume sampah tertinggi di Sumbar.</p>
<p>Rakor dibuka oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, yang mewakili Gubernur Sumbar. Hadir dalam kegiatan ini Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumbar dan Kota Padang, Manager PT PLN Indonesia Power UBP Teluk Sirih Lufti Nul Hakim, akademisi, serta pelaku pengelolaan sampah, termasuk kelompok masyarakat yang telah mengembangkan metode inovatif dalam pengelolaan limbah.</p>
<p>Dirut PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, menyatakan kebanggaannya atas keterlibatan perusahaan dalam upaya pengelolaan sampah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi lingkungan menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan solusi inovatif dan berkelanjutan. Dan, dia pun menyampaikan bahwa PT Semen Padang telah lama mendukung pengelolaan sampah melalui pemanfaatan limbah sebagai Alternative Fuel and Raw Material (AFR) dalam produksi semen serta program budidaya magot BSF bekerja sama dengan Pemko Padang.</p>
<p>Program ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah tetapi juga menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Perusahaan juga tengah meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif, seperti sekam padi, serbuk gergaji, dan sampah organik, untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara. “Penggunaan bahan bakar alternatif di PT Semen Padang saat ini baru mencapai 3 persen dari total kebutuhan 1,2 juta ton batu bara per tahun. Kami menargetkan peningkatan menjadi 6 persen pada 2025 dan 30 persen pada 2029,” katanya.</p>
<p>Disebutkannya, Rakor ini perlu dilakukan, karena pengelolaan sampah yang efektif menjadi tantangan bagi banyak kota di Indonesia, termasuk Kota Padang. Dan, PT Semen Padang sejauh ini proaktif mendukung pemerintah dalam pengelolaan sampah.</p>
<p>&#8220;Upaya ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Maka dari itu, dengan memanfaatkan AFR dan budidaya magot, kita dapat mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan serta menciptakan nilai tambah dari limbah yang dihasilkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>PT Semen Padang, lanjutnya, terus berusaha untuk meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif, salah satunya melalui penggunaan kaliandra yang didukung oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar. Bahkan, PT Semen Padang sudah menanam kaliandra yang merupakan sumber energi baru terbarukan (EBT) di kawasan perhutanan sosial. &#8220;Penanaman kaliandra ini dilakukan dengan memberdayakan masyarakat sekitar perhutanan sosial,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Indrieffouny juga menyampaikan bahwa PT Semen Padang juga bekerjasama dengan Pemko Padang terkait penggunaan Refuse Derived Fuel (RDF) yang akan dibangun Pemko Padang. &#8220;Menurut kami, jika pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi RDF itu selesai, maka target PT Semen Padang di tahun 2029 itu bisa terwujud, disamping memanfaatkan bahan bakar alternatif lainnya seperti sampah, fiber safit, sekam padi, kaliandra dan lain sebagainya,&#8221; kata Indrieffouny.</p>
<p>Pj Sekda Provinsi Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, mengapresiasi PT Semen Padang dan menyambut baik pihak yang terlibat dalam Rakor ini yang tentunya memiliki komitmen kuat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang No 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah bahwa pemerintah dan pemerintah daerah ditugaskan untuk melakukan koordinasi antar Lembaga pemerintah, masyarakat dan dunia usaha agar dapat keterpaduan dalam pengelolaan sampah.</p>
<p>Dia mengatakan, pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan menjadi tantangan yang besar, namun pihaknya percaya bahwa melalui kolaborasi yang sinergis antara pemerintah, masyarakat, universitas dan sektor swasta. &#8220;Maka dari itu, peran serta masyarakat sangat diperlukan dalam pengelolaan sampah dari sumbernya. Karena, tingginya timbunan sampah di Kota Padang dibandingkan kota dan kabupaten lainnya di Sumbar, cenderung terus meningkat setiap harinya. Berdasarkan data, timbunan sampah di Kota Padang didominasi dari rumah tangga sekitar 462 ton/hari, pasar 88-100 ton/hari, dan pusat perniagaan dan perkatontoran masing-masing 20 ton/hari,&#8221; katanya.</p>
<p>Mengingat upaya pengelolaan sampah di TPA Air Dingin belum optimal, kata dia, maka diperlukan upaya bersama dalam mencari penyelesaiannya. Dan, Pemprov Sumbar berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif-inisiatif pengelolaan sampah berbasis pada prinsip ekonomi sirkular dan ramah lingkungan dengan memperkuat regulasi, menyediakan fasilitas pendukung, dan menggalakan edukasi kepada masyarakat untuk sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan letari.</p>
<p>Dia berharap melalui Rakor ini, ke depannya dapat menargetkan peningkatan capaian pengelolaan sampah di Kota Padang yang diikuti dengan peningkatan sirkuler eknomi pengelolaan sampah yang ditandai dengan lima hal. Pertama, pengurangan sampah yang masuk ke TPA dengan cara daur ulang melalui budidaya magot dan bank sampah. Kedua, pengurangan sampah yang masuk ke TPA melalui pengelolaan sampah di PT Semen Padang.</p>
<p>Ketiga, peningkatan pendapatan kelompok masyarakat melalui sirkular ekonomi melalui budidaya magot dan bank sampah. Keempat, peningkatan ketersediaan pakan ternak dan pupuk organik dari produksi budidaya magot, dan kelima, terbukanya peluang usaha dari budidaya magot. &#8220;Kami berharap kolaborasi yang kita jalin hari ini bisa memberikan inspirasi yang lebih banyak bagi pihak-pihak lain untuk kemudian berpartisipasi dalam gerakan kepedulian lingkungan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Tasliatul Fuaddi, menekankan pentingnya Rakor ini sebagai upaya Bersama untuk menyelesaikan persoalan sampah di Kota Padang yang mencatat volume tertinggi di Sumbar. &#8220;Oleh sebab itu, kami pun mengajak seluruh stakeholders untuk bersama-sama melakukan upaya pengurangan dan pengolahan sampah dari sumber. Dan, PT Semen Padang sebagai perusahaan yang peduli terhadap lingkungan, sudah menawarkan diri dan berkenan membantu dalam menyelesaikan persoalan sampah di Kota Padang. Bahkan, PT Semen Padang telah memulainya melalui program Nabuang Sarok yang mendorong masyarakat memilah dan mengelola sampah secara lebih efektif,&#8221; katanya. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/transformasi-sampah-menjadi-energi-pt-semen-padang-pemerintah-daerah-gelar-rakor-pengelolaan-sampah/">Transformasi Sampah Menjadi Energi, PT Semen Padang-Pemerintah Daerah Gelar Rakor Pengelolaan Sampah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ubah Sampah jadi Emas. Tim Nabuang Sarok Raih Juara SIG-GIA 2024</title>
		<link>https://prokabar.com/ubah-sampah-jadi-emas-tim-nabuang-sarok-raih-juara-sig-gia-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 07:35:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#nabuangsarok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=125032</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar&#8211; Tim Nabuang Sarok yang merupakan tim inovasi PT Semen Padang yang berasal dari Unit Alternative Fuel &#38; Raw Material (AFR), meraih Juara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ubah-sampah-jadi-emas-tim-nabuang-sarok-raih-juara-sig-gia-2024/">Ubah Sampah jadi Emas. Tim Nabuang Sarok Raih Juara SIG-GIA 2024</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong>&#8211; Tim Nabuang Sarok yang merupakan tim inovasi PT Semen Padang yang berasal dari Unit Alternative Fuel &amp; Raw Material (AFR), meraih Juara 1 SIG Group Innovation Award (SIG-GIA) Tahun 2024 untuk kategori Community Development.</p>
<p>Penyerahan penghargaan untuk pemenang SIG-GIA 2024 itu dilakukan oleh Direktur Bisnis &amp; Pemasaran SIG, Subhan, kepada perwakilan Tim Nabuang Sarok, Doche Delson, pada peringatan HUT ke-12 SIG yang digelar secara hybrid di South Quarter, Jakarta, Selasa (7/1/2025).</p>
<p>Dirut PT Semen Padang Indrieffouny Indra yang turut hadir pada peringatan HUT SIG secara daring di Wisma Indarung PT Semen Padang, mengapresiasi Tim Nabuang Sarok yang kembali meraih penghargaan inovasi.</p>
<p>&#8220;Selamat untuk tim Nabuang Sarok. Semoga penghargaan ini semakin menambah motivasi insan perusahaan untuk terus berkarya dan melahirkan ide-ide inovasi yang tentunya dapat memberikan benefit terhadap perusahaan,&#8221; kata Indrieffouny.</p>
<p>Perwakilan tim Nabuang Sarok, Doche Delson, usai menerima penghargaan dari SIG, mengaku bangga dan bersyukur bisa meraih penghargaan inovasi dari SIG. &#8220;Alhamdulillah, ini sebuah kebanggaan buat kami dari Tim Nabuang Sarok. Penghargaan ini semakin menambah motivasi kami untuk terus berkarya dan memberi dampak dan masyarakat&#8221; katanya.</p>
<p>Tim Nabuang Sarok terdiri dari Juke Ismara sebagai fasilitator tim, Musytaqim Nasra sebagai ketua, dan Doche Delson sebagai sekertaris. Sedangkan untuk anggota tim, terdiri dari Sarman Durmalay, Fernanda Eka Putra dan Haris Budiman.</p>
<p>Dijelaskannya, Nabuang Sarok merupakan program pengelolaan sampah berbasis aplikasi dimana masyarakat akan mendapatkan edukasi dan sosialisasi terkait pemilahan sampah dari sumbernya serta penerapan sirkular ekonomi pada masyarakat Dan program ini didirikan juga sebagai jawaban atas permasalahan sampah di Kota Padang dan Sumbar pada umumnya.</p>
<p>Berdasarkan data Sistem Informasi Pengolahan Sampah Nasional tahun 2024, di Sumbar jumlah timbunan sampah pada tahun 2022 mencapai 2.625 ton/hari. Dari jumlah tersebut, upaya pengurangan timbunan sampah baru mencapai 62,92 persen dari jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.</p>
<p>&#8220;Melihat kondisi penanggulan sampah ini lah PT Semen Padang meluncurkan program Nabuang Sarok berbasis aplikasi yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam penanggulangan sampah, mengingat beberapa TPA sampah seperti TPA Anak Air milik Pemko Padang, akan mencapai kapasitas penuh di tahun 2026,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sejak diluncurkan, PT Semen Padang juga bekerjasama dengan sejumlah instasi pemerintahan kabupaten/kota. Bahkan, program ini telah berhasil mengumpulkan 378 ton sampah terpilah dari berbagai wilayah di Sumbar, seperti Kota Padang, Kota Solok dan Kabupaten Agam, termasuk sampah laut melalui kerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).</p>
<p>Bagi PT Semen Padang sendiri, kata Doche, sampah terpilah yang tidak bernilai yang ditampung di program Nabuang Sarok, dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk kiln di pabrik PT Semen Padang menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).</p>
<p>&#8220;Sampah yang diolah menjadi RDF ini telah berhasil menggantikan sebagian bahan bakar batubara di pabrik PT Semen Padang. Hasilnya, program ini mampu mengurangi emisi karbon sebesar 151,2 ton CO₂,&#8221; bebernya.</p>
<p>Tidak hanya itu, selain pengurangan CO₂ dan efisiensi biaya, program ini juga berdampak positif pada lingkungan seperti mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA, seperti TPA Aie Dingin di Kota Padang, termasuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang ikut terlibat dalam menyetorkan sampah ke Nabuang Sarok.</p>
<p>Pasalnya, sampah yang disetor masyarakat ke Nabuang Sarok akan ditukar dengan poin yang ada di aplikasi Nabuang Sarok. &#8220;Nah, poin yang terkumpul itu nantinya bisa ditukar kembali ke aplikasi Nabuang Sarok dengan berbagai hadiah menarik seperti emas, peralatan rumah tangga dan lain sebagainya,&#8221; pungkas Doche. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ubah-sampah-jadi-emas-tim-nabuang-sarok-raih-juara-sig-gia-2024/">Ubah Sampah jadi Emas. Tim Nabuang Sarok Raih Juara SIG-GIA 2024</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Nabuang Sarok Raih Juara SIG-GIA 2024</title>
		<link>https://prokabar.com/tim-nabuang-sarok-raih-juara-sig-gia-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 01:20:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#nabuangsarok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=124956</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Tim Nabuang Sarok yang merupakan tim inovasi PT Semen Padang yang berasal dari Unit Alternative Fuel &#38; Raw Material (AFR), meraih Juara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tim-nabuang-sarok-raih-juara-sig-gia-2024/">Tim Nabuang Sarok Raih Juara SIG-GIA 2024</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Tim Nabuang Sarok yang merupakan tim inovasi PT Semen Padang yang berasal dari Unit Alternative Fuel &amp; Raw Material (AFR), meraih Juara 1 SIG Group Innovation Award (SIG-GIA) Tahun 2024 untuk kategori Community Development.</p>
<p>Penyerahan penghargaan untuk pemenang SIG-GIA 2024 itu dilakukan oleh Direktur Bisnis &amp; Pemasaran SIG, Subhan, kepada perwakilan Tim Nabuang Sarok, Doche Delson, pada peringatan HUT ke-12 SIG yang digelar secara hybrid di South Quarter, Jakarta, Selasa (7/1/2025).</p>
<p>Dirut PT Semen Padang Indrieffouny Indra yang turut hadir pada peringatan HUT SIG secara daring di Wisma Indarung PT Semen Padang, mengapresiasi Tim Nabuang Sarok yang kembali meraih penghargaan inovasi.</p>
<p>&#8220;Selamat untuk tim Nabuang Sarok. Semoga penghargaan ini semakin menambah motivasi insan perusahaan untuk terus berkarya dan melahirkan ide-ide inovasi yang tentunya dapat memberikan benefit terhadap perusahaan,&#8221; kata Indrieffouny.</p>
<p>Perwakilan tim Nabuang Sarok, Doche Delson, usai menerima penghargaan dari SIG, mengaku bangga dan bersyukur bisa meraih penghargaan inovasi dari SIG. &#8220;Alhamdulillah, ini sebuah kebanggaan buat kami dari Tim Nabuang Sarok. Penghargaan ini semakin menambah motivasi kami untuk terus berkarya dan memberi dampak dan masyarakat&#8221; katanya.</p>
<p>Tim Nabuang Sarok terdiri dari Juke Ismara sebagai fasilitator tim, Musytaqim Nasra sebagai ketua, dan Doche Delson sebagai sekertaris. Sedangkan untuk anggota tim, terdiri dari Sarman Durmalay, Fernanda Eka Putra dan Haris Budiman.</p>
<p>Dijelaskannya, Nabuang Sarok merupakan program pengelolaan sampah berbasis aplikasi dimana masyarakat akan mendapatkan edukasi dan sosialisasi terkait pemilahan sampah dari sumbernya serta penerapan sirkular ekonomi pada masyarakat Dan program ini didirikan juga sebagai jawaban atas permasalahan sampah di Kota Padang dan Sumbar pada umumnya.</p>
<p>Berdasarkan data Sistem Informasi Pengolahan Sampah Nasional tahun 2024, di Sumbar jumlah timbunan sampah pada tahun 2022 mencapai 2.625 ton/hari. Dari jumlah tersebut, upaya pengurangan timbunan sampah baru mencapai 62,92 persen dari jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.</p>
<p>&#8220;Melihat kondisi penanggulan sampah ini lah PT Semen Padang meluncurkan program Nabuang Sarok berbasis aplikasi yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam penanggulangan sampah, mengingat beberapa TPA sampah seperti TPA Anak Air milik Pemko Padang, akan mencapai kapasitas penuh di tahun 2026,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sejak diluncurkan, PT Semen Padang juga bekerjasama dengan sejumlah instasi pemerintahan kabupaten/kota. Bahkan, program ini telah berhasil mengumpulkan 378 ton sampah terpilah dari berbagai wilayah di Sumbar, seperti Kota Padang, Kota Solok dan Kabupaten Agam, termasuk sampah laut melalui kerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).</p>
<p>Bagi PT Semen Padang sendiri, kata Doche, sampah terpilah yang tidak bernilai yang ditampung di program Nabuang Sarok, dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk kiln di pabrik PT Semen Padang menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).</p>
<p>&#8220;Sampah yang diolah menjadi RDF ini telah berhasil menggantikan sebagian bahan bakar batubara di pabrik PT Semen Padang. Hasilnya, program ini mampu mengurangi emisi karbon sebesar 151,2 ton CO₂,&#8221; bebernya.</p>
<p>Tidak hanya itu, selain pengurangan CO₂ dan efisiensi biaya, program ini juga berdampak positif pada lingkungan seperti mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA, seperti TPA Aie Dingin di Kota Padang, termasuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang ikut terlibat dalam menyetorkan sampah ke Nabuang Sarok.</p>
<p>Pasalnya, sampah yang disetor masyarakat ke Nabuang Sarok akan ditukar dengan poin yang ada di aplikasi Nabuang Sarok. &#8220;Nah, poin yang terkumpul itu nantinya bisa ditukar kembali ke aplikasi Nabuang Sarok dengan berbagai hadiah menarik seperti emas, peralatan rumah tangga dan lain sebagainya,&#8221; pungkas Doche. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tim-nabuang-sarok-raih-juara-sig-gia-2024/">Tim Nabuang Sarok Raih Juara SIG-GIA 2024</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PPST Unand Berhasil Kumpulkan 53 Kepingan Emas dari Program Nabuang Sarok Semen Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/ppst-unand-berhasil-kumpulkan-53-kepingan-emas-dari-program-nabuang-sarok-semen-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 11:24:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#nabuangsarok]]></category>
		<category><![CDATA[#Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=118819</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Upaya Universitas Andalas (Unand) dalam mengolah sampah organik berupa daun dan ranting melalui Pusat Pengelolaan Sampah Terpatu (PPST), berhasil menghasilkan 53...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ppst-unand-berhasil-kumpulkan-53-kepingan-emas-dari-program-nabuang-sarok-semen-padang/">PPST Unand Berhasil Kumpulkan 53 Kepingan Emas dari Program Nabuang Sarok Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Upaya Universitas Andalas (Unand) dalam mengolah sampah organik berupa daun dan ranting melalui Pusat Pengelolaan Sampah Terpatu (PPST), berhasil menghasilkan 53 kepingan emas dari program Nabuang Sarok PT Semen Padang.</p>
<p>Pada Jumat (15/3/2024) sore, kepingan emas dari program menabung sampah berbasis aplikasi itu diserahkan oleh Direktur Keuangan &amp; Umum PT Semen Padang, Oktoweri, kepada Rektor Unand, Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM, Akt., CA, CRGP, di Rektorat Unand.</p>
<p>&#8220;Terima kasih kepada Unand yang telah ikut mendukung program Nabuang Sarok. Program berbasis aplikasi ini menawarkan banyak reward, salah satunya emas. Unand sendiri mendapatkan 53 kepingan emas dari program ini,&#8221; kata Oktoweri usai acara penyerahan puluhan keping emas kepada Rektor Unand.</p>
<p>Oktoweri mengatakan, puluhan keping emas ini diserahkan ke Unand, karena PPST Unand telah menyetorkan sampah daun dan ranting yang telah diolah menjadi produk teknologi olah sampah dari sumber (TOSS) ke program Nabuang Sarok, jumlahnya sekitar 9 ton.</p>
<p>&#8220;Bagi Semen Padang sendiri, produk TOSS berupa residu biomassa kering itu akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif yang dapat mensubstitusi bahan bakar batubara dalam proses produksi semen di pabrik,&#8221; ujar Oktoweri.</p>
<p>Kepala Departemen Perencanaan &amp; Pengendalian Produksi PT Semen Padang, Juke Ismara, yang turut hadir mendampingi Oktoweri menambahkan bahwa PT Semen Padang melalui program Nabuang Sarok menerima berbagai jenis sampah. Sampah yang diterima oleh Nabuang Sarok ditukar menjadi poin.</p>
<p>&#8220;Nah, PPST Unand sendiri mendapatkan puluhan kepingan emas dari Nabuang Sarok Semen Padang, karena berdasarkan akumulasikan poin yang telah dikumpulkan selama ini. Semoga, poin yang didapat dari Nabuang Sarok ini semakin memotivasi banyak pihak untuk mengolah sampah dari sumber,&#8221; katanya.</p>
<p>Program Nabuang Sarok ini, lanjutnya, telah diluncurkan PT Semen Padang pada 5 Juli 2022 lalu untuk membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan sampah. Bahkan, sejak diluncurkan, program sudah banyak dimanfaatkan oleh sejumlah instansi dan juga masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saat ini, sudah ada sekitar 150 ton sampah yang telah terkumpul di Nabuang Sarok. Sampah tersebut berasal dari 1400 member Nabuang Sarok yang terdiri dari masyarakat sekitar perusahaan, juga dari sejumlah instansi dan sekolah-sekolah, serta Bank Sampah, dan juga kelompok nelayan,&#8221; bebernya.</p>
<p>Rektor Unand, Efa Yonnedi, mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memberikan puluhan kepingan emas sebagai reward dari poin yang telah dikumpulkan oleh PPST Unand selama ini di program Nabuang Sarok.</p>
<p>&#8220;Kami sangat senang dengan reward emas yang kami dapat. Tentunya, reward ini mengartikan bahwa Unand sendiri berhasil mengolah sampah menjadi emas. Ini luar biasa sekali,&#8221; kata Mantan Dekan Fakultas Ekonomi Unand ini.</p>
<p>Sampah dan ranting kering yang diolah menjadi residu biomassa kering ini, tambah Rektor, berasal dari daun-daun kering yang dikumpulkan dari sekitar lingkungan kampus. &#8220;Dalam pengolahannya, PPST Unand menggunakan teknologi TOSS,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dikutip dari laman Unand, Dr. Ir. Fadjar Goembira, S.T., M.Sc. selaku Tim Green Campus UNAND menjelaskan bahwa teknologi TOSS ini memiliki prinsip untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif, sehingga masalah sampah dapat teratasi.</p>
<p>“Jadi, bahan bakar alternatif ini dapat digunakan oleh PLN dan Pabrik Semen untuk mengganti sebagian bahan bakar batubara, sehingga tidak hanya masalah sampah dapat diselesaikan, namun bahan bakar fosil dapat diganti menjadi non-fosil,” katanya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ppst-unand-berhasil-kumpulkan-53-kepingan-emas-dari-program-nabuang-sarok-semen-padang/">PPST Unand Berhasil Kumpulkan 53 Kepingan Emas dari Program Nabuang Sarok Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PPS Bungus Lakukan Perjanjian Kerjasama dengan Semen Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/pps-bungus-lakukan-perjanjian-kerjasama-dengan-semen-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 05:30:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bungus]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#nabuangsarok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113614</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- PT Semen Padang kembali melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tentang Program Pengelolaan Sampah di Wilayah Laut...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pps-bungus-lakukan-perjanjian-kerjasama-dengan-semen-padang/">PPS Bungus Lakukan Perjanjian Kerjasama dengan Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> PT Semen Padang kembali melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tentang Program Pengelolaan Sampah di Wilayah Laut dan Pesisir Kota Padang melalui Aplikasi Nabuang Sarok, Kamis (15/6/2023) kemarin.</p>
<p>Kali ini, PKS itu dilakukan bersama Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. Penandatangan PKS itu berlangsung di lokasi Penas Petani dan Nelayan XVI yang digelar di Pangkalan Udara Sutan Sjahrir, Kota Padang.</p>
<p>Dari PT Semen Padang, PKS tersebut ditandatangani oleh Kepala Departemen Perencanaan &amp; Pengendalian Produksi PT Semen Padang, Juke Ismara. Sedangkan dari PPS Bungus, ditandatangani oleh Analis Pengelola Keuangan, Bayu Eko Wibowo, yang hadir mewakili Kepala PPS Bungus, Widodo.</p>
<p>Juke Ismara mengatakan, PKS dengan KKP tentang Program Pengelolaan Sampah di Wilayah Laut dan Pesisir Kota Padang melalui Aplikasi Nabuang Sarok ini merupakan yang kedua dilakukan. &#8220;Sebelumnya, penandatangan PKS dilakukan bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, KKP,&#8221; katanya.</p>
<p>Aplikasi Nabuang Sarok ini, kata Juke melanjutkan, diluncurkan oleh PT Semen Padang pada HUT ke-64 Pengambilalihan pabrik pada tanggal 5 Juli 1958 dari Tangan Belanda. Tujuannya, untuk membantu pemerintah daerah dalam mengurangi sampah menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dengan cara memilah sampah dari sumbernya.</p>
<p>Awalnya, aplikasi Nabuang Sarok ini diperuntukkan untuk masyarakat sekitar perusahaan. Namun dalam perjalanannya, ternyata aplikasi Nabuang Sarok diminati banyak pihak, termasuk KKP yang dalam hal ini adalah Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut dan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah sejak aplikasi Nabuang Sarok digulirkan tahun lalu, sudah ada beberapa instansi yang bekerjasama dengan kami dan untuk KKP, ini merupakan yang kedua&#8221;, ujarnya.</p>
<p>Juke menyebut, aplikasi Nabuang Sarok bernilai ekonomis bagi nelayan. Karena, sampah yang telah dipilah kemudian disetor ke Nabuang Sarok akan ditukar menjadi poin. Kemudian, poin tersebut juga dapat ditukar dengan berbagai hadiah yang disediakan di aplikasi Nabuang Sarok.</p>
<p>Secara tidak langsung, berbagai hadiah menarik itu juga dapat memotivasi para nelayan untuk mengumpulkan sampah di laut. &#8220;Kemudian bagi Semen Padang, sampah yang disetor ke Nabuang Sarok akan dimanfaatkan sebagai substitusi batubara yang merupakan bahan bakar utama dalam proses produksi semen,&#8221; bebernya.</p>
<p>Sementara itu, Analis Pengelola Keuangan PPS Bungus, Bayu Eko Wibowo, mengapresiasi PT Semen Padang yang telah bersedia melakukan PKS dengan PPS Bungus. Karena, PKS tentang Program Pengelolaan Sampah di Wilayah Laut dan Pesisir Kota Padang ini juga sejalan dengan program KKP, yaitu Bulan Cinta Laut (BCL).</p>
<p>Di mana, pada program BCL tersebut, sampah yang ada dilaut diambil oleh nelayan untuk dikompensasi menjadi uang. Program tersebut berlangsung selama 1 bulan lamanya. Namun, Kepala PPS Bungus yang ketika itu selaku Koordinator BCL di Sumbar, menginginkan bagaimana agar nelayan terus mengambil sampah laut.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, aplikasi Nabuang Sarok milik Semen Padang menjadi solusi bagi kami. Karena, Semen Padang mau menerima sampah laut untuk dijadikan bahan bakar alternatif yang dapat mensubstitusi batubara. Jadi, karena itulah penandatangan PKS dengan Semen Padang ini kami lakukan,&#8221; katanya.</p>
<p>Bagi PPS Bungus, sebutnya, PKS dengan PT Semen Padang ini merupakan bagian dari upaya untuk mengantisipasi kerusakan laut yang disebabkan oleh sampah, terutama sampah plastik. Karena, sampah plastik yang terlarut di dalam laut yang disebut dengan mikroplastik, akan dimakan oleh ikan-ikan kecil, dan ikan-ikan kecil itu juga akan dimakan oleh ikan-ikan besar.</p>
<p>&#8220;Nah, ketika ikan itu kita makan, maka mikroplastik yang ada di ikan ini secara akumulatif akan terkumpul dan terakumulasi di dalam perut kita. Inilah yang dapat menyebabkan karsinogen atau penyebab kanker. Kemudian bagi kesehatan laut, sampah plastik akan menggangu ekosistem ikan. Bahkan bagi Penyu, sampah plastik dianggap sebagai ubur-ubur. Ketika plastik itu dimakan Penyu, maka Penyu akan mati,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, lanjutnya, sampah plastik yang hanyut atau masuk ke dalam laut juga akan menutupi karang yang tentunya dapat menyebabkan karang menjadi mati. &#8220;Kalau karang mati, maka ekosistem di dalam laut tidak sehat dan pada akhirnya ikan menjadi tidak ada. Untuk itu, kepada masyarakat Kota Padang dan masyarakat pesisir pantai di Sumbar pada umumnya, jangan buang sampah sembarangan, termasuk ke sungai dan ke laut,&#8221; katanya.</p>
<p>PPS Bungus sendiri, tambahnya, sejauh ini telah berupaya menjaga kesehatan laut dari sampah. KKP pun juga telah menekankan bahwa nelayan tidak boleh membuang sampah di laut. Bahkan, KKP dengan tegas meminta setiap nelayan untuk membawa pulang sampah makanannya. &#8220;kalau sampai tidak ada sampahnya, KKP akan menunda pembuatan atau pengurusan dokumen-dokumen terkait kelayakan kapal,&#8221; pungkas Bayu. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pps-bungus-lakukan-perjanjian-kerjasama-dengan-semen-padang/">PPS Bungus Lakukan Perjanjian Kerjasama dengan Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ditjen PRL KKP Adopsi Program Nabuang Sarok PT Semen Padang untuk Atasi Sampah Laut</title>
		<link>https://prokabar.com/ditjen-prl-kkp-adopsi-program-nabuang-sarok-pt-semen-padang-untuk-atasi-sampah-laut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 May 2023 15:29:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#DirjenKKP]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#nabuangsarok]]></category>
		<category><![CDATA[#SampahLaut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113000</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batam, Prokabar- Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT Semen Padang, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ditjen-prl-kkp-adopsi-program-nabuang-sarok-pt-semen-padang-untuk-atasi-sampah-laut/">Ditjen PRL KKP Adopsi Program Nabuang Sarok PT Semen Padang untuk Atasi Sampah Laut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batam, Prokabar-</strong> Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT Semen Padang, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang “Program Pengelolaan Sampah di Wilayah Laut dan Pesisir Kota Padang Melalui Aplikasi Nabuang Sarok”, Rabu (10/5/2023) malam.</p>
<p>Bertempat di Radisson Golf &amp; Convention Center Batam, Kota Batam, PKS tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Asri Mukhtar Dt Tumangguang Basa dan Direktur Direktorat Jenderal (Dirjen) PRL, Victor Gustaaf Manoppo.</p>
<p>Penandatanganan PKS turut disaksikan oleh Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Anshar Ahmad, Direktur Utama SIG selaku induk usaha PT Semen Padang, Donny Arsal, serta jajaran KKP, TNI, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.</p>
<p>Direktur Utama PT Semen Padang, Asri Mukhtar Dt Tumangguang Basa mengatakan, PKS ini mencakup penerapan program dan aplikasi Bernama Nabuang Sarok yang diluncurkan PT Semen Padang pada tahun 2022.</p>
<p>“Aplikasi Nabuang Sarok tidak hanya dapat membantu pemerintah dalam pengolahan berbagai sampah yang ada di darat maupun laut, namun juga membantu mengubah budaya pengelolaan sampah masyarakat selama ini ke arah pemilahan sampah,&#8221; kata Asri Mukhtar.</p>
<p>&#8220;Ini adalah bentuk kontribusi kami untuk membantu pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan sampah. Sebab, pengelolaan sampah secara terpilah akan membuat jumlah timbunan sampah di tempat penampungan akhir sampah menjadi berkurang,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Asri Mukhtar menambahkan, bahwa sampah terpilah yang diterima dari masyarakat melalui Program Nabuang Sarok, nantinya akan dimanfaatkan oleh PT Semen Padang sebagai substitusi batubara yang merupakan bahan bakar utama dalam proses produksi semen.</p>
<p>Sejauh ini, sampah yang diterima dari nelayan pada umumnya merupakan sampah yang ditemukan terapung di laut dan sampah yang terbawa oleh jaring nelayan dalam bentuk sampah plastik, batok kelapa, kertas, sampah ranting kering dan lain sebagainya. Selain sebagai upaya membersihkan laut dan pantai, Nabuang Sarok juga bernilai ekonomis bagi nelayan.</p>
<p>Program Nabuang Sarok menawarkan berbagai hadiah menarik bagi nelayan, mulai dari alat tangkap ikan hingga emas murni. Bahkan, setiap satu kilogram sampah plastik yang terkumpul dan disetorkan ke Nabuang Sarok, dihargai senilai harga ikan yang terendah di wilayah Padang.</p>
<p>&#8220;Hadiah yang disediakan di aplikasi Nabuang Sarok tersebut, secara tidak langsung juga dapat memotivasi para nelayan untuk mengumpulkan sampah di laut maupun di pantai. Pemanfaatan program Nabuang Sarok dari Semen Padang ini sudah kita lakukan di 14 lokasi,&#8221; imbuh Asri Mukhtar.</p>
<p>Setelah Program Nabuang Sarok dari PT Semen Padang ini menarik perhatian KKP, khususnya Dirjen PRL, program dari perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara itu, juga akan diadopsi untuk mengatasi sampah laut yang sedang marak di perairan seluruh Indonesia.</p>
<p>“Bentuk kerjasama ini, juga akan kami kembangkan di beberapa daerah pesisir lainnya di Indonesia melalui SIG. Seperti Semen Kupang di Nusa Tenggara Timur, Semen Gresik di Tuban, Jawa Timur, Semen Tonasa di Makasar, Sulawesi Selatan, Solusi Bangun Indonesia (SBI) di Cilacap, Jawa Tengah dan Aceh. Hal ini dilakukan, karena bentuk kerjasama dengan Semen Padang ini dapat mengatasi pencemaran lingkungan hidup di seluruh lepas pantai Indonesia,&#8221; kata Dirjen PRL, Victor Gustaaf Manoppo.</p>
<p>Victor menjelaskan, kerjasama dengan PT Semen Padang ini mulai dilakukan untuk tahun 2023 hingga 2026 nanti. Kini, masyarakat atau nelayan pesisir Kota Padang sudah mulai bisa mengambil sampah di laut dan di pantai dan mendapatkan nilai tambah dari sampah-sampah yang dikumpulkan tersebut.</p>
<p>“Program Nabuang Sarok Semen Padang ini sudah dirasakan manfaatnya dalam mengatasi persoalan sampah, khususnya sampah laut yang menjadi salah satu masalah Indonesia saat ini. Artinya, secara tidak langsung program Nabuang Sarok ini juga mendukung program Bulan Cinta Laut yang merupakan salah satu kebijakan Ekonomi Biru yang digagas KKP,&#8221; ujarnya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ditjen-prl-kkp-adopsi-program-nabuang-sarok-pt-semen-padang-untuk-atasi-sampah-laut/">Ditjen PRL KKP Adopsi Program Nabuang Sarok PT Semen Padang untuk Atasi Sampah Laut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semen Padang Dukung Nelayan Pantai Purus Bersihkan Laut dari Sampah Lewat Nabuang Sarok</title>
		<link>https://prokabar.com/semen-padang-dukung-nelayan-pantai-purus-bersihkan-laut-dari-sampah-lewat-nabuang-sarok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2023 13:22:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#nabuangsarok]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=110800</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Program Nabung Sarok berbasis aplikasi yang diluncurkan PT Semen Padang pada puncak HUT ke-64 Pengambilalihan Semen Padang dari tangan Belanda yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-dukung-nelayan-pantai-purus-bersihkan-laut-dari-sampah-lewat-nabuang-sarok/">Semen Padang Dukung Nelayan Pantai Purus Bersihkan Laut dari Sampah Lewat Nabuang Sarok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Program Nabung Sarok berbasis aplikasi yang diluncurkan PT Semen Padang pada puncak HUT ke-64 Pengambilalihan Semen Padang dari tangan Belanda yang diperingati setiap 5 Juli, terus dimanfaatkan banyak pihak.</p>
<p>Kali ini, para nelayan Pantai Purus, Kota Padang yang memanfaatkan program Nabung Sarok milik perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara tersebut. Dan itu, dibuktikan dengan disetorkannya sampah laut seberat 142,8 kg ke Nabung Sarok, Jumat (13/1/2023) sore.</p>
<p>Bertempat di bawah Fly Over Taplau, Jalan Samudera, Pantai Purus, penyetoran sampah oleh nelayan itu disaksikan Kepela Departemen Perencanaan dan Pengendalian Produksi PT Semen Padang, Juke Ismara, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar, Desniarti.</p>
<p>Tidak hanya itu. Bahkan, Plt Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Perikanan dan Kelauatan, Rahmat Irfansyah, juga turut hadir menyaksikan penyetoran berbagai jenis sampah dari laut tersebut.</p>
<p>Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar, Desniarti, mengapresiasi Semen Padang yang telah menjadi solusi bagi para nelayan Pantai Purus yang selama ini telah peduli terhadap kebersihan laut. Dia berharap, program Nabung Sarok Semen Padang ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para nelayan.</p>
<p>&#8220;Nelayan harus memanfaatkan program Nabung Sarok ini. Karena, juga bernilai ekononis bagi para nelayan. Sebab, sampah yang diserahkan nelayan ke Nabung Sarok akan ditukar dengan poin. Selanjutnya, poin yang didapatkan nelayan bisa ditukar dengan berbagai reward yang ada di aplikasi Nabung Sarok,&#8221; katanya.</p>
<p>Namun yang lebih peting sekali, katanya melanjutkan, keberadaan program Nabung Sarok itu diharapkan dapat meningkatkan motivasi para nelayan untuk terus menjaga kesehatan lautnya. Karena, keberadaan sampah di laut akan berdampak buruk bagi para nelayan. &#8220;Kalau laut sehat, nelayan sejahtera,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Plt Kepala BPSPL Padang, Rahmat Irfansyah juga mengapresiasi Semen Padang. Karena, Nabung Sarok ini juga dapat mendukung program Bulan Cinta Laut (BCL) Kementerian Kelauatan dan Perikanan yang diperingati sebulan sekali dalam satu tahun. Dimana, program BCL digulirkan sebagai upaya untuk mengentaskan persoalan sampah plastik di laut.</p>
<p>Dalam mendukung program BCL, Irfansyah menyebut bahwa BPSPL Padang bekerjasama dengan Bank Sampah Pancadaya yang telah teruji kredibilitasnya, dan merupakan bank sampah binaan Pemprov Sumbar. Dalam kerjasama ini, BPSPL juga mendorong nelayan untuk membuat bank sampah sendiri.</p>
<p>Hal itu dilakukan, sehingga pada saat menangkap ikan dan ditemukannya sampah plastik di laut, nelayan bisa menyimpannya di bank sampah milik nelayan sendiri.<br />
Begitu jumlahnya sudah cukup banyak, nelayan kemudian menyerahkannya ke Bank Sampah Pancadaya melalui menabung emas.</p>
<p>&#8220;Nah, itu untuk persoalan plastik. Bagaimana dengan sampah lainnya seperti kayu dan kain yang sering ditemukan para nelayan di laut? Itu lah fungsi dari Nabung Sarok Semen Padang ini bagi nelayan. Makanya, kami dari BPSPL Padang sangat mengapresiasi Semen Padang yang telah memberdayakan nelayan melalui Nabuang Sarok ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Semen Padang melalui Nabuang Sarok, lanjutnya, menjadi solusi bagi nelayan untuk menampung dan menerima sampah-sampah laut yang dikumpulkan nelayan di luar sampah plastik. Dan tentunya, kehadiran Semen Padang di Pantai Purus yang merupakan Kampung Nelayan Cinta Laut ini telah menjawab dua masalah utama yang sebelumnya dihadapi nelayan dalam mengelola sampah laut.</p>
<p>Masalah pertama, soal sampah laut selain plastik yang selama ini tidak bisa dikelola. Dan ini, sudah terjawab, karena Semen Padang bisa memanfaatkan sampah laut untuk mensubstitusi bahan bakar batubara. Kedua, masalah pendistribusian sampah laut ke Nabuang Sarok Semen Padang. Karena, antara Purus dan Semen Padang di Indarung cukup jauh.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, pihak Semen Padang siap memfasilitasi pengangkutan sampahnya. Dan tentunya, ini memudahkan para nelayan dalam pengelolaan sampah laut selain plastik. Jadi, kehadiran Program Nabuang Sarok Semen Padang ini memberikan motivasi yang luar biasa bagi nelayan, dan Semen Padang juga menjamin sirkulasi ekonominya,&#8221; kata Irfansyah.</p>
<p>Bagi BPSPL Padang, termasuk Semen Padang dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar, tambah Irfansyah, apa yang dilakukan ini merupakan kolaborasi yang luar biasa, kolaborasi berbasis nelayan. &#8220;Nelayan mengambil sampah di laut, dan masalah sampah bersama-sama kami atasi. Dengan begitu, kesehatan laut jadi semakin terjaga,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang nelayan dari Kampung Nelayan Cinta Laut bernama Irianto, menyampaikan bahwa sebelumnya sampah yang didapat para nelayan di laut seperti kain dan kayu, biasanya dimusnahkan dengan cara dibakar. Namun dengan adanya Nabuang Sarok ini, maka ke depannya sampah laut seperti kayu dan kain akan dikumpulkan dan disetor ke Nabuang Sarok.</p>
<p>&#8220;Sekarang ini dan ke depannya, sampah laut selain plastik akan kami kumpulkan dan diserahkan ke Semen Padang untuk ditabung di aplikasi Nabuang Sarok. Termasuk sampah plastik yang tidak diterima bank sampah juga akan kami kumpulkan untuk Nabuang Sarok,&#8221; kata Irianto, yang juga Sekretaris Nelayan Kelompok Usaha Bersama Sakato Saiyo Mandiri binaan BPSPL Padang.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis menyampaikan bahwa program Nabuang Sarok sengaja diluncurkan Semen Padang bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan sampah. Terutama, untuk sampah rumah tangga.</p>
<p>Namun dalam perjalannya, ternyata pihak BPSPL Padang juga butuh dukungan dari Semen Padang dalam mengatasi sampah laut selain plastik yang dikumpulkan nelayan, khususnya di Kampung Nelayan Cinta Laut, Pantai Purus. Kemudian, dilakukan uji coba dan hasilnya, sampah laut bisa dimanfaatkan untuk mensubstitusi bahan bakar batubara.</p>
<p>&#8220;Setelah kami koordinasikan hasil pengujiannya ke pihak BPSPL Padang, makanya sore ini kami jemput langsung sampah lautnya untuk dibawa ke Semen Padang, dan akan dimanfaatkan untuk mensubstitusi bahan bakar batubara dalam proses produksi semen. Kami pun ke depannya berkomitmen kalau sampahnya sudah banyak terkumpul, kami siap untuk kembali menjemputnya,&#8221; pungkas Iskandar.<br />
<strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-dukung-nelayan-pantai-purus-bersihkan-laut-dari-sampah-lewat-nabuang-sarok/">Semen Padang Dukung Nelayan Pantai Purus Bersihkan Laut dari Sampah Lewat Nabuang Sarok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semen Padang Gencar Sosialisasikan Nabuang Sarok dan Kaliandra</title>
		<link>https://prokabar.com/semen-padang-gencar-sosialisasikan-nabuang-sarok-dan-kaliandra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2022 11:43:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<category><![CDATA[#nabuangsarok]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=107897</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- PT Semen Padang terus melakukan berbagai transformasi dalam mendukung operasional perusahaan yang ramah lingkungan. Hal itu dilakukan dengan menjadi pionir pengembangan tanaman...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-gencar-sosialisasikan-nabuang-sarok-dan-kaliandra/">Semen Padang Gencar Sosialisasikan Nabuang Sarok dan Kaliandra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> PT Semen Padang terus melakukan berbagai transformasi dalam mendukung operasional perusahaan yang ramah lingkungan. Hal itu dilakukan dengan menjadi pionir pengembangan tanaman kaliandra sebagai salah satu bahan bakar alternatif terbarukan, dan penggunaan aplikasi Nabuang Sarok, sebagai solusi mengatasi masalah sampah dan alternatif pengurangan bahan bakar fosil.</p>
<p>&#8220;Penanaman pohon Kaliandra dan implementasi aplikasi Nabuang Sarok merupakan dua transformasi berbasis lingkungan yang dilakukan perusahaan di tahun 2022 ini. Program ini selain ramah lingkungan, juga dapat membantu pemerintah dan meningkatkan perekonomian masyarakat,&#8221; kata Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati di Padang, Selasa (18/10).</p>
<p>Anita menjelaskan, aplikasi Nabuang Sarok merupakan aplikasi berbasis web milik Semen Padang yang diluncurkan pada puncak HUT ke-64 Pengambilalihan Semen Padang dari tangan Belanda, 5 Juli 2022. Aplikasi ini sengaja diluncurkan dalam membantu pemerintah dalam mengurangi sampah.</p>
<p>Sejak diluncurkan hingga sekarang, PT Semen Padang terus gencar mensosialisasikan aplikasi Nabuang Sarok kepada masyarakat melalui berbagai instansi, seperti pemerintah daerah dan sekolah-sekolah dengan harapan agar masyarakat memilah sampahnya sebelum dibuang, sehingga jumlah timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dapat berkurang.</p>
<p>&#8220;Sampah itu permasalahan utama pemerintah. Tidak hanya pemerintah daerah, tapi juga pemerintah pusat. Melalui aplikasi Nabuang Sarok ini, kami mengajak masyarakat untuk memilah sampah sebelum dibuang. Kemudian sampah yang telah dipilah diharapkan dapat disetor ke aplikasi Nabuang Sarok. Sampah disetor itu nantinya akan digunakan PT Semen Padang sebagai alternatif bahan bakar,&#8221; kata Anita.</p>
<p>Menurut Anita, dengan dijadikannya sampah yang telah dipilah sebagai alternatif pengurangan bahan bakar fosil, maka PT Semen Padang tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi jumlah timbunan sampah di TPA, tapi juga berkontrubusi dalam pengurangan bahan bakar fosil. Namun begitu, tidak semua sampah yang dipilah bisa dimanfaatkan PT semen Padang sebagai bahan bakar pengganti fosil.</p>
<p>Sampah yang dimanfaatkan adalah kertas, daun, ranting, tekstil, plastik dan minyak jelantah. Masing-masing sampah yang disetor ke Nabuang Sarok akan dikonversi menjadi poin. Untuk sampah kertas, daun, dan ranting, masing-masing diberikan 3 poin/kg, sampah tekstil 4 poin/kg, plastik 5 poin/kg, dan minyak jelantah 6 poin/liter. “Poin yang didapat bisa ditukar dengan item reward yang tersedia di aplikasi Nabuang Sarok,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, terkait penanaman pohon kaliandra, kata Anita, telah dilakukan PT Semen Padang bekerja sama pemerintah daerah, dan masyarakat. Ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara PT Semen Padang dengan Pemprov Sumbar, serta sejumlah kepala daerah (bupati) di Sumbar tentang peningkatan ekonomi masyarakat sekitar hutan.</p>
<p>&#8220;Kenapa pohon kaliandra yang kami rekomendasikan untuk ditanam? karena ada tiga alasannya. Pertama, soal isu lingkungan. Sebab, kaliandra dapat dijadikan wood pellet dan tentunya bisa menjadi alternatif bahan bakar yang ramah lingkungan, dimana pohon kaliandra dapat mensubsitusi penggunaan bahan bakar batubara,&#8221; terang Anita.</p>
<p>Alasan kedua, soal isu cadangan karbon dunia untuk menyeimbangkan emisi. Dan, ketiga adalah pemberdayaan masyarakat. Kata Anita, PT Semen Padang memberdayakan masyarakat untuk melakukan penanaman pohon kaliandra, karena banyak manfaatnya. Selain bisa digunakan sebagai wood pellet, daun kaliandra juga bisa dijadikan sebagai pakan ternak dan bunganya untuk konsumsi madu.</p>
<p>&#8220;Makanya kami mendorong masyarakat untuk menanam kaliandra. Kalau sudah bisa dipanen, PT Semen Padang siap menjadi off taker. Tentunya, ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Kemudian bagi PT Semen Padang juga akan ada profit yang didapat, karena dengan melakukan off taker kaliandra, akan dapat mengurangi biaya bahan bakar batubara. Apalagi, harga batubara lebih mahal dibandingkan kaliandra,&#8221; jelas Anita.</p>
<p>Secara terpisah, Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Rinold Thamrin menambahkan, PT Semen Padang hingga kini masih terus mensosialisasikan kaliandra ke pelbagai kabupaten dan kota di Sumbar, termasuk membagikan bibit kaliandra secara gratis kepada masyarakat. Dari sosialisasi yang dilakukan, ada sekitar 7000 Ha lahan yang siap untuk ditanami kaliandra. Bahkan, ada juga beberapa daerah telah menanam kaliandra.</p>
<p>“Di Pessel, yaitu di kawasan Sungai Pinang, itu sudah ditanam kaliandra, termasuk di Kabupaten Sijunjung. Kemudian, kami juga telah mengirim bibit kaliandra ke Tanah Datar, Agam, Dharmasraya, dan Sawahlunto. Jumlah bibit yang dikirim ke masing-masing daerah 1500-2000 batang. Kaliandra ini bisa tumbuh dimana pun, termasuk di lahan reklamasi tambang batu kapur PT Semen Padang. Di sana, juga sudah ditanam kaliandra ” katanya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-gencar-sosialisasikan-nabuang-sarok-dan-kaliandra/">Semen Padang Gencar Sosialisasikan Nabuang Sarok dan Kaliandra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memperingati HUT ke-22, FKIKSP Sosialisasikan Aplikasi Nabuang Sarok</title>
		<link>https://prokabar.com/memperingati-hut-ke-22-fkiksp-sosialisasikan-aplikasi-nabuang-sarok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2022 08:02:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#nabuangsarok]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=107567</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Dalam rangka memperingati HUT ke-22, Forum Komunikasi Istri Karyawan Semenadang (FKIKSP) menggelar sosialisasi Nabuang Sarok kepada 200 sekolah yang di Kota Padang,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/memperingati-hut-ke-22-fkiksp-sosialisasikan-aplikasi-nabuang-sarok/">Memperingati HUT ke-22, FKIKSP Sosialisasikan Aplikasi Nabuang Sarok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Dalam rangka memperingati HUT ke-22, Forum Komunikasi Istri Karyawan Semenadang (FKIKSP) menggelar sosialisasi Nabuang Sarok kepada 200 sekolah yang di Kota Padang, Kamis (6/10).</p>
<p>Bertempat di Gedung Serba Guna PT Semen Padang, sosialisasi itu dibuka oleh Direktur Operasi PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, dan turut dihadiri Kepala Unit HSE PT Semen Padang, Musytaqim Nasra, sebagai narasumber sosialisasi Nabuang Sarok.</p>
<p>Sosialisasi tersebut juga disaksikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Vianti Zasmi, dan Fungsional Umum Dinas Pendidikan Sumbar, Tity Sandri.</p>
<p>Kemudian dari FKIK-SP, hadir Ny. Irfak Izma (Ketua I), Ny. Ujang Friatna (Ketua II), Ny. Irwan Kartadi P (Ketua III), Ny. Santoro (Sekretaris I), Ny. Ferdi Dinardo (Sekretaris II), dan Ny. M. Ikhlas (Bendahara), beserta puluhan anggota FKIK-SP.</p>
<p>Direktur Operasi PT Semen Padang, Indrieffouny Indra dalam sambutannya mengapresiasi FKIK-SP yang telah menggelar sosialisasi Nabuang Sarok ini. Apalagi, Nabuang Sarok merupakan program PT Semen Padang untuk lingkungan.</p>
<p>&#8220;Terima kasih kepada FKIKSP yang telah membantu manajemen dalam mensosialisasikan aplikasi Nabuang Sarok kepada masyarakat. Kami berharap FKIKSP terus berperan mendukung berbagai program perusahaan,&#8221; kata Indrieffouny.</p>
<p>Aplikasi Nabuang Sarok ini, kata Indrieffouny melanjutkan, karena sarok atau sampah, merupakan masalah utama di Sumbar, termasuk Indonesia. Dan itu, tidak terlepas dari kebiasaan masyarakat membuang sampah tanpa pemilahan.</p>
<p>Kehadiran program Nabuang Sarok ini, merupakan bentuk komitmen Semen Padang dalam upaya menjaga lingkungan dari sampah. Bagi Semen Padang, sampah yang dipilah itu digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang tentunya, dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.</p>
<p>&#8220;Target kami, sampah yang dipilah dan dikumpulkan melalui Nabuang Sarok itu, akan kami manfaatkan untuk mensubsitusi batubara. Mudah-mudahan, melalui sosialisasi ini kami di Semen Padang dapat mengumpulkan banyak sampah yang bisa digunakan untuk mensubsitusi batubara,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepala Unit HSE PT Semen Padang, Musytaqim Nasra mengatakan, Nabuang Sarok adalah sebuah aplikasi berbasis web milik Semen Padang yang diluncurkan pada puncak HUT ke-64 Pengambilalihan Semen Padang dari tangan Belanda yang diperingati setiap 5 Juli.</p>
<p>Aplikasi Nabuang Sarok ini memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat yang menyetorkan sampahnya di aplikasi Nabuang Sarok. Namun begitu, Musytaqim menyampaikan tidak semua sampah yang bisa ditabung di aplikasi Nabuang Sarok.</p>
<p>Sampah yang bisa ditabung adalah sampah kertas, daun, ranting, sekam padi, tekstil, plastik dan minyak jelantah.<br />
Masing-masing sampah yang ditabung ke aplikasi Nabuang Sarok nantinya akan dikonversi menjadi poin.</p>
<p>Untuk sampah kertas, daun, ranting dan sekam, masing-masing diberikan 3 poin/kg. Kemudian sampah tekstil 4 poin/kg, plastik 5 poin/kg, dan minyak jelantah 6 poin/liter. “Poin yang didapat nantinya bisa ditukar dengan item reward yang tersedia di aplikasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Vianti Zasmi, mengapresiasi sosialisasi Nabuang Sarok tersebut. Karena, sampah merupakan masalah utama di Sumbar dan bukan lagi menjadi masalah pemerintah daerah, tapi masalah bersama.</p>
<p>Sampah sebutnya, terutama sampah plastik dari tahun ketahun jumlahnya pun meningkat. Dan untuk melenyapkannya di muka bumi ini, butuh waktu bertahun-tahun. Namun dengan adanya Nabuang Sarok ini, tentunya menjadi solusi untuk mengatasi sampah plastik, termasuk sampah lainnya.</p>
<p>&#8220;Di Indonesia, baru Semen Padang yang punya program Nabuang Sarok ini. Makanya, kami di Dinas Lingkungan Hidup sangat apresiasi program ini, apalagi program ini juga mengajak pihak sekolah. Mudah-mudahan, sekolah-sekolah di Padang ini bisa menyetorkan sampahnya ke Nabuang Sarok ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketua Panitia Sosialisasi Nabuang Sarok, Ny Eti Edi Fahrizal mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi Nabuang Sarok untuk sekolah di Kota Padang ini digelar dalam rangka HUT ke-22 FIKISP dengan tema “Smart Wise and inspiring”.</p>
<p>&#8220;Sekolah sengaja dilibatkan sebagai peserta sosialisasi Nabuang Sarok ini, dengan harapan agar para siswa bisa menjadi penggerak untuk kehidupan yang lebih baik dan bersih. Ada 200 sekolah yang kami undang, dari SD sampai SMA,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Semen Padang, Gusriadi, menyebut aplikasi Nabuang Sarok ini sangat bermanfaat bagi sekolah, termasuk siswa dan lingkungan tempat tinggalnya. Untuk itu, pihaknya akan segera memanfaatkan aplikasi Nabuang Sarok tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami akan segera mengimplementasikan aplikasi Nabuang Sarok ini. Apalagi, Nabuang Sarok ini memberikan banyak manfaat. Selain untuk menjaga kebersihan dan mengurangi timbunan sampah, Nabuang Sarok ini juga dapat membentuk jiwa kewirausahaan siswa. Sebab, ada poin dari sampah yang disetor ke Nabuang Sarok. Dan poin tersebut bisa dikonversi menjadi rewadr,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala sekolah SMA N 12 Padang, Parendangan, juga menyebut bahwa aplikasi Nabuang Sarok ini sekaligus akan dapat memotivasi masyarakat untuk menjaga lingkungan agar bersih dari sampah. Dan menurutnya, sekolah dilibatkan dalam sosialisasi ini, karena masyarakat di sekolah memiliki keseragaman.</p>
<p>&#8220;Sekolah itu sangat mudah mengelola sampahnya, karena masyarakatnya seragam, semuanya anak sekolah. Dan tentunya, kami akan segera mensosialisasikan apa yang kami dapat ini ke para siswa kami nantinya,&#8221; kata Parendangan.</p>
<p>Di SMA N 12 Padang, tambah Parendangan, juga sudah tersedia kontainer sampah. Hanya saja selama ini, sampah yang diambil tidak termanfaatkan, karena dibawa ke TPA. &#8220;Makanya, kami sambut baik sosialisasi ini. Kalau dibawa ke Semen Padang, tentu sampahnya bisa bernilai ekonomis, baik bagi Semen Padang maupun bagi kami di sekolah. Jadi pada intinya, kami siap untuk kerja sama di aplikasi Nabuang Sarok ini,&#8221; pungkasnya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/memperingati-hut-ke-22-fkiksp-sosialisasikan-aplikasi-nabuang-sarok/">Memperingati HUT ke-22, FKIKSP Sosialisasikan Aplikasi Nabuang Sarok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/149 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.013 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:22:05 by W3 Total Cache
-->