<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#MUIPadang Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/muipadang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/muipadang/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Jan 2022 17:14:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#MUIPadang Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/muipadang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MUI Tanah Datar Temukan Ajaran Menyimpang. Pengikut Diperintahkan Menceraikan atau Minta Cerai</title>
		<link>https://prokabar.com/mui-tanah-datar-temukan-ajaran-menyimpang-pengikut-diperintahkan-menceraikan-atau-minta-cerai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2022 13:22:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#ajaranmenyimpang]]></category>
		<category><![CDATA[#bupatitanahdatar]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#MUIPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#muisumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#muitanahdatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=99695</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tanah Datar menemukan adanya penyimpangan pemahaman dan pengamalan yng berbeda dengan ajaran islam di sejumlah daerah di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mui-tanah-datar-temukan-ajaran-menyimpang-pengikut-diperintahkan-menceraikan-atau-minta-cerai/">MUI Tanah Datar Temukan Ajaran Menyimpang. Pengikut Diperintahkan Menceraikan atau Minta Cerai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tanah Datar menemukan adanya penyimpangan pemahaman dan pengamalan yng berbeda dengan ajaran islam di sejumlah daerah di kabupaten tersebut. Temuan ini berdasarkan laporan dan ditindaklanjuti dengan penelitian lapangan oleh tim yang dibentuk MUI Tanah Datar.</p>
<p>Alhasil, penelitian tim teridentifikasi jika ditemukan ajaran yang menyimpang dari ajaran agama Islam yang benar.</p>
<p>Dalam maklumat yang dikeluarkan MUI Tanah Datar nomor 503/U/MUI-TD/I-2022 dituliskan jika berkembang pemahaman dan pengamalan disebagian lapisan masyarakat yang terindikasi bagian dari jamaah bab kesucian.</p>
<p>Dalam ajaran tersebut, setiap pengikut jamaah yang baru bergabung mesti mengulang syahadat. Selain itu, pengikut jamaah yang sudah menikah juga diperintahkan untuk menceraikan istri (kalau suami), atau meminta cerai (kalau istri) pasangannya, kecuali kalau menjadi pengikut jamaah.</p>
<p>Masih dalam ajaran itu, suami istri pengikut jamaah diwajibkan menikah ulang dihadapan guru.</p>
<p>Penyimpangan lain yang ditemukan, pengikut wajib membayar zakat kepada guru dalam jumlah yang cukup besar, dimaksudkan untuk menghindari azab kubur. Selain itu, bagi jamaah yang melakukan kesalahan dapat menebus kesalahan dengan membayar denda kepada guru.</p>
<p>Dalam maklumat itu juga disimpulkan jika pemahaman tersebut keliru dan menyimpang dari petunjuk Al Quran. Ajaran tersebut dinilai telah menimbulkan konflik keluarga dan masyarakat.</p>
<p>Akibat ajaran itu, terjadi pertengkaran antar anggota keluarga, perceraian, dan bahkan dikucilkan oleh masyarakat hingga pidana.</p>
<p>&#8221; Assalamualaikum Wr Wb Izin kami sampaikan tausiyah dan maklumat MUI Tanah Datar, karena setelah hasil penelitian dan memperhatikan prihal terindikasinya adanya pemahaman dan ajaran yang menyimpang di Kab. Tanah Datar. Mohon berkenan Bapak Pengurus Masjid se Tanah Datar dan Para Asatizd membantu mensosialisasikan Tausiyah ini kepada ummat Islam khususnya di Tanah Datar,&#8221; tulis Afrizon, Sekretaris MUI Tanah Datar disalah satu GWA.</p>
<p>Dalam akhir maklumat itu, MUI Tanah Datare mengajak seluruh jamaah yang telah terlanjur bergabung untuk bisa bertobat, dan memperbaiki hubungan dengan keluarga dan masyarakat. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mui-tanah-datar-temukan-ajaran-menyimpang-pengikut-diperintahkan-menceraikan-atau-minta-cerai/">MUI Tanah Datar Temukan Ajaran Menyimpang. Pengikut Diperintahkan Menceraikan atau Minta Cerai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ramadan Tahun Ini, Kota Padang tanpa Tarawih di Masjid dan Musala</title>
		<link>https://prokabar.com/ramadan-tahun-ini-kota-padang-tanpa-tarawih-di-masjid-dan-musala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2020 00:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#MUIPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#tarawih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=65687</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang memutuskan untuk meniadakan salat tarwih di masjid dan musala di Kota Padang. Keputusan ini diambil secara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ramadan-tahun-ini-kota-padang-tanpa-tarawih-di-masjid-dan-musala/">Ramadan Tahun Ini, Kota Padang tanpa Tarawih di Masjid dan Musala</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang memutuskan untuk meniadakan salat tarwih di masjid dan musala di Kota Padang. Keputusan ini diambil secara bersama-sama melalui rapat bersama MUI se-Sumatera Barat melalui video conference beberapa waktu lalu.</p>
<p data-reader-unique-id="3">“MUI Sumatera Barat dan MUI Kota Padang sepakat bahwa Ramadan tahun ini tanpa tarawih di masjid dan musala,” ungkap Ketua MUI Kota Padang, Duski Samad, Selasa (21/4).</p>
<p data-reader-unique-id="4">Dikatakan Duski, keputusan ini diambil guna menerapkan physical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.</p>
<p data-reader-unique-id="5">“Kita sekarang ditengah wabah virus Corona, jika berkumpul dipastikan mudaratnya bagi perorang maupun komunitas. Apalagi akibat yang tak akan tertanggung oleh kita semua,” ucapnya.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Duski Samad mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai Rabu 22 April hingga 5 Mei 2020 akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutuskan mata rantai penularan Covid-19.</p>
<p data-reader-unique-id="7">&#8220;Untuk itu kami berharap, Pemerintah Kota Padang dapat bergandengan dengan MUI Kota Padang mensosialisasikan PSBB kepada masyarakat. Sehingga PSBB dapat berjalan dengan baik selama 14 baik kedepan,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ramadan-tahun-ini-kota-padang-tanpa-tarawih-di-masjid-dan-musala/">Ramadan Tahun Ini, Kota Padang tanpa Tarawih di Masjid dan Musala</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MUI Padang Ingatkan Umat Muslim Tidak Kenakan Atribut Natal</title>
		<link>https://prokabar.com/mui-padang-ingatkan-umat-muslim-tidak-kenakan-atribut-natal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Dec 2019 09:48:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#MUIPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#natal]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#toleransi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54588</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang mengingatkan kepada umat muslim agar tidak ikut-ikutan dalam merayakan natal. Khususnya bagi karyawan dan pegawai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mui-padang-ingatkan-umat-muslim-tidak-kenakan-atribut-natal/">MUI Padang Ingatkan Umat Muslim Tidak Kenakan Atribut Natal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang mengingatkan kepada umat muslim agar tidak ikut-ikutan dalam merayakan natal. Khususnya bagi karyawan dan pegawai agar tidak menggunakan atribut natal. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal ini diungkapkan karena telah adanya imbauan dari MUI Sumbar. Dan pihaknya mengajak umat untuk taati fatwa MUI Pusat nomor 56 tahun 2016 Tentang Hukum Menggunakan Atribut Keagamaan Non Muslim. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketua MUI Kota Padang, Duski Samad yang dihubungi Prokabar, mengatakan silahkan masing-masing umat beragama memakai pakaian dan atribut sesuai keyakinannya. Namun tetap patuhi aturan untuk kebaikan bersama.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Umat islam saya imbau untuk tidak ikut-ikutan merayakanya. Apalagi sampai menggunakan atribut natal. Itu tidak boleh. Jadi jangan campur adukkan antara akidah dengan pergaulan sosial,&#8221; katanya, Minggu (15/12)</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pihaknya juga menghimbau kepada pemilik usaha dan manager baik pusat perbelanjaan, mall, hotel, swalayan atau perusahaan agar tidak memaksakan karyawanya yang beraga islam untuk menggunakan atribut natal atau merayakanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kepatuhan pada regulasi dan moral mewajibkan pemilik usaha tidak memaksakan pakaian, atribut dan apapun yang berkaitan dengan beda iman. Dan yang paling penting umat non muslim yang akan natal, hormati adat, moral, dan aturan itu artinya sudah menjaga kehormatan bersama.” ujarnya. (<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mui-padang-ingatkan-umat-muslim-tidak-kenakan-atribut-natal/">MUI Padang Ingatkan Umat Muslim Tidak Kenakan Atribut Natal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terdapat Unsur Riba, Tukar Uang di Pinggir Jalan Haram</title>
		<link>https://prokabar.com/terdapat-unsur-riba-tukar-uang-di-pinggir-jalan-haram/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jun 2018 13:45:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#MUIPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#riba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=8234</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Duski Samad mengatakan penukaran uang di jalan bisa tergolong haram, jika terpenuhi unsur riba...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terdapat-unsur-riba-tukar-uang-di-pinggir-jalan-haram/">Terdapat Unsur Riba, Tukar Uang di Pinggir Jalan Haram</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211; </b>Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Duski Samad mengatakan penukaran uang di jalan bisa tergolong haram, jika terpenuhi unsur riba dalam proses tukar menukar tersebut.</p>
<p>Kerapnya jasa penukaran uang baru saat Ramadan terutama menjelang Lebaran, membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang menghimbau masyarakat untuk lebih cerdas dan tidak terpengaruh hal yang tidak baik.</p>
<p>“Jual beli uang recehan baru ada dua jenis hukum. Jika prinsipnya menolong tanpa dipatok berapa jasanya ya boleh saja. Namun jika dipastikan jasanya misalnya penukaran Rp100 ribu yang diterima hanya Rp95 ribu itu riba hukumnya sudah dipastikan haram,&#8221; ujarnya, Sabtu (2/6).</p>
<p>Dirinya menambahkan, jika penyedia jasa penukaran uang beranggapan hanya mengambil uang jasa, maka tetap tidak dibenarkan karena pihak berwenang dalam hal ini adalah Bank Indonesia dan perbankan telah menyediakan penukaran secara cuma-cuma.</p>
<figure style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-8237" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/D874CCB4-5260-40D7-BBF6-BAA6AB3F6861.png" width="1080" height="810" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/D874CCB4-5260-40D7-BBF6-BAA6AB3F6861.png 1080w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/D874CCB4-5260-40D7-BBF6-BAA6AB3F6861-300x225.png 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/D874CCB4-5260-40D7-BBF6-BAA6AB3F6861-768x576.png 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/D874CCB4-5260-40D7-BBF6-BAA6AB3F6861-1024x768.png 1024w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption class="wp-caption-text">Warga tengah menukar pecahan uang kecil di Bank Indonesia. MUI Padang menghimbau agar masyarakat tidak menukarkan uang pada pedagang jasa penukaran di pinggir jalan. (Huda)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Jika penyedia jasa berdalih mereka telah antre untuk menukarkan uang. Dan layak untuk mendapatkan uang atas jasa yang dilakukannya maka ini adalah pemahaman yang salah,&#8221;katanya.</p>
<p>Ia mengingatkan Islam tidak melarang jual beli barang dan jasa namun tidak dibenarkan mencari keuntungan dengan cara tidak baik.</p>
<p>MUI meminta masyarakat untuk melakukan penukaran uang baru di BI maupun di Bank-bank lain yang tidak memungut uang jasa. Selain itu juga mengimbau masyarakat merayakan Lebaran dengan sederhana.</p>
<p>&#8220;Jangan rusak ibadah puasa dengan melakukan hal-hal yang haram,&#8221;katanya.<b> (*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terdapat-unsur-riba-tukar-uang-di-pinggir-jalan-haram/">Terdapat Unsur Riba, Tukar Uang di Pinggir Jalan Haram</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/108 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/15 queries in 0.028 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:50:15 by W3 Total Cache
-->