<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#muarosungailolo Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/muarosungailolo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/muarosungailolo/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Mar 2020 12:54:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#muarosungailolo Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/muarosungailolo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Muaro Sungai Lolo, Nagari di Atas Awan Penyimpan Segudang Sejarah</title>
		<link>https://prokabar.com/muaro-sungai-lolo-nagari-di-atas-awan-penyimpan-segudang-sejarah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2020 06:22:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#muarosungailolo]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=62080</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan cukup ramai akhir-akhir ini. Silih berganti orang-orang berkunjung merealisasikan bantuan, pasca diterjang galodo beberapa pekan lalu....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/muaro-sungai-lolo-nagari-di-atas-awan-penyimpan-segudang-sejarah/">Muaro Sungai Lolo, Nagari di Atas Awan Penyimpan Segudang Sejarah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong><span class="s1">Pasaman, Prokabar — </span></strong>Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan cukup ramai akhir-akhir ini. Silih berganti orang-orang berkunjung merealisasikan bantuan, pasca diterjang galodo beberapa pekan lalu. Di balik itu semua, tersimpan beberapa keindahan dan sejarah yang menarik untuk ditelisik.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Nagari Muaro Sungai Lolo, pantas disebut nagari di atas awan. Jalan ke sana banyak bukit yang teramat tinggi untuk dilalui. Terkadang, kalau lah berjalan subuh, jalanan tertutup kawanan kabut awan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Perihal kemajuan dan fasilitas yang ada, nagari ini jauh dari kata cukup. Bahkan, untuk sebuah sinyal telekomunikasi pun, susah didapat. Ada pula titik tertentu baru bisa dapat sinyal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal inilah yang dirasakan dan disampaikan Pendamping Desa Pemberdayaan Kecamatan Mapattunggul Selatan, Mulyadi Putra, Minggu (8/3).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Teramat banyak hal menarik di Muaro Sungai lolo. Masyarakatnya yang jauh dari beradapan kota, hidup dalam kedamaian, dan perlu perjuangan keras untuk bertahan hidup di sini,&#8221; kata Mulyadi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Paling menarik yang diketahui Mulyadi ialah, adanya pahlawan Nasional yang pernah tinggal di Muaro Sungai Lolo. Pahlawan ini,<span class="Apple-converted-space">  </span>Mr. Syafruddin Prawiranegara. Mulyadi sekaligus pemerhati sejarah dan budaya ini menuturkan, dari berbagai sumber yang ia telisik, pahlawan Mr. Syafruddun Prawiranegara pernah berdiam diri di Rotan Gotah, Nagari Muaro Sungai Lolo, kurang lebih tiga bulan lamanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Mr. Syafruddin Prawiranegara adalah tokoh yang dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada masa Presiden Susilo Bambang Yudoyono. Tepatnya pada tanggal 8 November 2011 silam, di Istana Negara. Alasannya, beliau pernah menjabat Pimpinan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Terhitung dari tanggal 22 Desember 1948 sampai 13 Juli 1949,&#8221; kata Mulyadi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ini saya simpulkan setelah berdialoq dengan salah satu sesepuh Muaro Sungai Lolo, Pak Obak yang usianya 99 tahun,&#8221; lanjut Mulyadi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Diakui Mulyadi, pengakuan Pak Obak, ia adalah salah satu dari sekian orang suruhan Syafruddin untuk pergi menjemput dan mengantarkan air ke kediaman beliau di Rotan Gotah, baik itu untuk keperluan makan dan minum maupun mandinya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Karena faktor umur, Pak Obak cukup terbatas dalam.memberikan informasi. Selanjutnya, apa dan mengapa kegiatan sehari-hari Syafruddin selama tinggal di Rotan Gotah, saya sendiri kurang tahu. Sebab pada masa itu ia sangat jarang terlihat berada di luar rumah. Begitu sangat hati-hatinya beliau saat berada di Rotan Gotah. Itu pengakuan Pak Obak,” jelas Mulyadi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dikatakan Mulyadi, semasa di Muaro Sungai Lolo, Syafruddin menempati rumah kaum dari suku Piliang, yang penghulu datuknya bergelar datuk Mangkudum. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rumah itu sampai sekarang masih eksis, walaupun keadaan fisiknya sudah reot dimakan rayap dan ditelan masa. Tetapi rumah tersebut masih difungsikan sekali dalam setahun<span class="Apple-converted-space">  </span>dalam acara naik ka Rumah Gadang setelah melaksanakan shalat Idul Fitri dari kaum Datuk Mangkudum.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu lanjut Mulyadi, bukti keberadaan Syafruddin yang bisa dilihat sampai detik ini ialah Bukit Kuning. Bukit di mana tiang pancang pemancar radio Syafruddin tidak saja menghujam bumi Rotan Gotah, melainkan suaranya juga pernah bergema dari sana.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Memang, temuan sementara saya ini tidak tersurat dalam buku sejarah atau semacamnya. Dalam buku kajian sejarah Indonesia pun belum pernah ditemukan. Maka sekali lagi, kami mewakili warga Rotan Getah khususnya dan Nagari Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan, mohon perhatian dari pemerintah untuk Muaro Sungai Lolo lebih baik dan bisa dikenal di dalam sejarahnya Pasaman,&#8221; tukas Mulyadi. (<b>Ola</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/muaro-sungai-lolo-nagari-di-atas-awan-penyimpan-segudang-sejarah/">Muaro Sungai Lolo, Nagari di Atas Awan Penyimpan Segudang Sejarah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/47 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 06:13:31 by W3 Total Cache
-->