<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#mri Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/mri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/mri/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Nov 2020 13:46:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#mri Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/mri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Relawan Jadi Penggerak Optimisme Masyarakat di Tengah Pandemi</title>
		<link>https://prokabar.com/relawan-jadi-penggerak-optimisme-masyarakat-di-tengah-pandemi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2020 13:46:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mri]]></category>
		<category><![CDATA[#relawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=78040</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Covid-19 telah memberi dampak bagi roda perekonomian, sosial, kesehatan, bahkan kondisi psikis masyarakat. Jutaan orang menjadi korban, baik secara langsung maupun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/relawan-jadi-penggerak-optimisme-masyarakat-di-tengah-pandemi/">Relawan Jadi Penggerak Optimisme Masyarakat di Tengah Pandemi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Covid-19 telah memberi dampak bagi roda perekonomian, sosial, kesehatan, bahkan kondisi psikis masyarakat. Jutaan orang menjadi korban, baik secara langsung maupun tidak langsung. Di kalangan ekonomi dan bisnis, terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, pedagang gulung tikar, dan pembatasan aktivitas di luar rumah yang berdampak pada pekerja upah harian. Di dunia kesehatan, jumlah yang terkonfirmasi terus meningkat termasuk gugurnya para tenaga medis. Dalam menghadapi kondisi darurat ini, semangat dan solidaritas masyarakat sipil dianggap perlu untuk membangkitkan optimisme bangsa di tengah narasi pesimisme.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Benih-benih optimisme terus ditanam dengan solidaritas kerelawanan terhadap sesama. Patut diakui, peran relawan sangat penting dalam membantu penanganan Covid-19 sebagai bentuk sinergi antara seluruh instrumen bangsa. Tidak hanya di sektor medis saja, relawan kemanusiaan juga dibutuhkan untuk masalah nonmedis dalam menghadapi situasi krisis akibat pandemi Covid-19 dalam melengkapi pemerintah untuk meringankan penderitaan saudara sebangsa. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sisi lain, istilah “relawan” telah menjadi wacana yang populer dan kuat di tengah masyarakat. Relawan menjadi bagian pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan perubahan dan peradaban yang lebih baik. Pun, relawan dan gerakan kerelawanan memiliki konotasi dan persepsi yang positif di tengah masyarakat. Sehingga, diperlukan upaya-upaya serius untuk menjadikan masyarakat relawan sebagai sebuah kekuatan bagi perubahan yang signifikan. Inilah menjadi alasan penting atas kehadiran Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) sebagai aktivitas pemberdayaan masyarakat sipil dalam menjalankan misi kemanusiaan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan kondisi krisis yang bereskalasi, gerakan kepedulian yang lebih besar pun dibutuhkan untuk meluaskan aksi-aksi nyata yang dapat meredam dampak pandemi. Gerakan ‘Bangkit Bangsaku’ yang beberapa hari lalu diinisiasi ACT, menjadi semangat utama dan akan terus digaungkan bersamaan dengan rangkaian aksi nyata berbagai elemen masyarakat dan MRI sebagai salah satu aset publik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peran penting relawan ini disampaikan Ahyudin selaku Ketua Dewan Pembina MRI pada launching logo MRI dan diskusi Kebangsaan, Selasa (24/11). “Relawan dan aktivitas kerelawanan potensial menjadi sebuah gerakan sosial sekaligus menjadi modal sosial yang dahsyat untuk menciptakan perubahan. Hal ini karena, Indonesia tidak hanya dikenal sebagai bangsa para pahlawan namun juga bangsa para relawan. Melalui Gerakan ‘Bangkit Bangsaku’ yang diinisiasi ACT maka kehadiran MRI merupakan pasukan peradaban untuk memantik optimisme anak bangsa dengan skala yang lebih luas lagi. Relawan tidak boleh disematkan untuk apapun yang konotasinya negatif, sebab relawan dan kerelawanan adalah energi kebaikan,” ungkap Ahyudin.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ahyudin menyampaikan pula jika setiap individu adalah relawan. Sebagai manusia, kita harus memahami setiap individu bergantung pada individu atau makhluk hidup lainnya. Hal ini karena relawan adalah sebuah kehidupan, dan kehidupan sesungguhnya adalah kerelawanan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam diskusi ini, disebutkan pula adanya banyak bencana yang telah terjadi dan peristiwa-peristiwa besar di Indonesia, semua merupakan tanda-tanda dari Yang Maha Kuasa untuk memicu kita sebagai manusia untuk meningkatkan semangat gerakan civil society. “Indonesia adalah bangsa besar dan bangsa hebat, melalui kerja-kerja hebat maka negara ini bisa kembali menjadi jati diri bangsa gotong royong, bangsa dermawan. Semua manusia adalah saudara kita, itulah objek-objek kemanusiaan. Inti dari kerelawanan adalah kesukarelaan, terlibat dalam kerja-kerja kebaikan,” tambahnya Ahyudin.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tidak hanya sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sipil, MRI menjadi organisasi masa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, berupaya mengokohkan kebersamaan, membangun<span class="Apple-converted-space">  </span>harmoni sosial antar masyarakat, dan memiliki spirit nasionalisme kebangsaan. Kedepannya, peran strategis MRI, selain aktif melakukan aksi-aksi kemanusiaan, juga akan memperkuat peran pada level advokasi, dan peran makro seperti isu-isu emergency di masyarakat. Artinya, bahwa relawan MRI harus mampu memberikan kontribusi pada perubahan lingkungan masyarakat luas, nasional, bahkan lingkungan global.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sekjen MRI, Ibnu Khajar juga menambahkan dengan tema besar &#8220;Bangkit Bangsaku&#8221;, MRI menjadi salah satu tonggak yang akan menyukseskan implementasi gerakan ini di tengah masyarakat. “Pemberdayaan masyarakat sipil sangat penting. Hal ini karena<span class="Apple-converted-space">  </span>masyarakat merupakan komunitas inti dan bagian terpenting dari konstruksi sebuah bangsa dan negara. Peran masyarakat sipil juga menentukan eksistensi sebuah bangsa, derajat sebuah bangsa, dan menjadi ukuran harga diri sebuah bangsa dan negara,” kata Ibnu. Alasan itu pula, lanjut Ibnu, yang membuat masyarakat bersolidaritas mendukung satu sama lain.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Bangsa kita butuh disemangati sebuah gerakan, penyadaran terhadap berbagai permasalahan, pembuka jalan solusi dan implementasi nyata, serta penjaga optimisme tetap menyala. Seluruh aksi ini membutuhkan kolaborasi besar berbagai elemen masyarakat. Semua anak bangsa diundang kontribusinya, menyiarkan semangat dan ide untuk bangkitkan bangsa. Bersama, kita akan gulirkan bola salju kepedulian kita untuk Indonesia,” tutup Ibnu. (<b>rel</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/relawan-jadi-penggerak-optimisme-masyarakat-di-tengah-pandemi/">Relawan Jadi Penggerak Optimisme Masyarakat di Tengah Pandemi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kondisi Getir Penyintas Konflik Suriah</title>
		<link>https://prokabar.com/kondisi-getir-penyintas-konflik-suriah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2020 14:10:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mri]]></category>
		<category><![CDATA[#suriah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=57532</guid>

					<description><![CDATA[<p>Idlib, Prokabar — Seperti dilansir dari Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), di bulan Januari 2020, korban meninggal dunia telah mencapai 80 jiwa. Sementara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kondisi-getir-penyintas-konflik-suriah/">Kondisi Getir Penyintas Konflik Suriah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Idlib, Prokabar —</strong> Seperti dilansir dari Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), di bulan Januari 2020, korban meninggal dunia telah mencapai 80 jiwa. Sementara itu, UNOCHA menyatakan 11,7 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Para pengungsi juga berada dalam kondisi sulit dan membutuhkan banyak bantuan. Terutama ketika eskalasi konflik terjadi seperti awal tahun ini, di tengah musim dingin yang menusuk tulang. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jutaan orang terpaksa mengungsi dari Suriah akibat konflik. Sekitar 5,6 juta jiwa harus keluar dari Suriah, di antaranya ke Turki dan negara-negara Eropa. Sementara 6,2 juta jiwa harus jadi pengungsi di negara sendiri. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal tersebut disampaikan oleh Bambang Triyono selaku Direktur Global Humanity Response (GHR) – Aksi Cepat Tanggap (ACT). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dari total 11,8 juta jiwa pengungsi itu, ada 2,6 juta itu anak-anak. Jadi kita bisa bayangkan 9 tahun konflik, maka korban paling menyedihkan tentu saja anak-anak. Dari 2,6 juta jiwa, 1,1 juta adalah anak yatim. Mereka tinggal dalam kondisi yang seadanya. Kalau pengungsi lama barangkali sudah berganti tenda pengungsian beberapa kali karena sudah bertahun-tahun di situ.”</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sementara yang sekitar 300 ribu ini, karena mereka pendatang baru. Ada yang ditampung oleh pengungsi lain, kemudian ada yang menerima bantuan tenda yang tidak cukup layak untuk bisa mereka tinggali. Ditambah Januari ini ada serangan lagi. Jadi hampir 50 ribu orang lari lagi ke wilayah utara,” ujar Bambang lewat keterangan tertulis, Senin (20/1).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kesaksian pun hadir dari salah satu aktor yang ikut bersama tim ACT, Fauzi Baadila. Ia sempat merasakan bermalam bersama para pengungsi dari Suriah di sebuah tenda yang hanya terbuat dari terpal dan memiliki dinding yang tipis. Selain suhu yang dingin suara tembakan dari senjata api kerap terdengar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Itu yang namanya tenda tipis sekali, jadi pernah saya mau tidur tiba-tiba ada suara &#8216;dem dem dem duar&#8217; itu saya langsung duduk dan berdoa, karena takut nyasar. Itu benar-benar menyayat hati saya ya, melihat rumah-rumah yang sudah bolong dindingnya akibat terkena serangan rudal dan kaca yang sudah pecah juga,&#8221; ujarnya saat diwawancara salah satu media nasional. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia merasakan kesedihan yang luar biasa selama memberikan bantuan kepada para pengungsi. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Firdaus Guritno dari Tim GHR &#8211; ACT yang beberapa hari lalu berada di Suriah pun mengamini hal tersebut. Menurutnya, pengungsi saat ini dalam kondisi sulit, mengingat saat ini Suriah juga sedang memasuki musim dingin. “Karena memang mereka kondisi di dalam sana, mereka yang tinggal di kamp pengungsian, selain masih menghadapi serangan juga menghadapi musim dingin. Suhunya mencapai 3-5 derajat Celsius, khususnya di malam hari yang tentunya sangat dingin untuk wilayah Idlib dan sekitarnya,” ujar Firdaus.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dia saat itu sedang memberikan bantuan pangan untuk para pengungsi dan menjabarkan bahwa musim dingin membuat tenda-tenda para pengungsi dalam keadaan basah karena hujan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Keadaannya sangat menyedihkan karena becek bahkan ada beberapa yang harus dievakuasi karena tenda tersebut terkena air. Tentunya karena kondisi geografis Idlib sendiri, apabila terkena hujan akan susah sekali kering. Bisa 2 sampai 3 hari, apalagi sekarang musim penghujan. Sanitasi sendiri juga sangat-sangat buruk karena banyak sekali kamp-kamp pengungsian yang belum memiliki toilet. Jangankan toilet pribadi, toilet umum juga mereka belum memiliki,” tutur Firdaus.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak 2012, ACT senantiasa mendistribusikan bantuan untuk masyarakat Suriah. Bantuan diberikan melalui sejumlah program kemanusiaan berkelanjutan di bidang pangan, sandang, layanan kesehatan, pendidikan, dan lainnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Adapun sejumlah program yang disiapkan untuk merespon kondisi krisis musim dingin saat ini adalah 1.000 paket pangan, 2.000 paket roti, peralatan musim dingin (pakaian hangat, selimut, bantal, kasur, bahan bakar, dll), emergency house seluas 24 m², dan 10 unit bus yang bersiaga untuk memobilisasi eksodus penduduk jika terjadi serangan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, ACT akan terus melanjutkan program-program yang sebelumnya sudah diimplementasikan untuk Suriah. Di antaranya adalah apartemen di Idlib yang sudah menampung sekitar 25 kepala keluarga, kemudian Indonesia Humanitarian Center (IHC) yang akan terus dimasifkan untuk memenuhi kebutuhan logistik pengungsi, serta melanjutkan pemberian bantuan pangan dan bantuan musim dingin melalui Rekening Aksi Cepat Tanggap : BNI Syariah 8660 2910 1904 0096 atau melalui link bit.ly/LetsHelpSuriah. (<b>rel</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kondisi-getir-penyintas-konflik-suriah/">Kondisi Getir Penyintas Konflik Suriah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT-MRI Kembali Salurkan Bantuan Untuk Pondok Pesantren di Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/act-mri-kembali-salurkan-bantuan-untuk-pondok-pesantren-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2020 03:27:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#harisantri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=57262</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sejak memperingati Hari Santri 2019, Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) kota Padang hingga kini terus menggulirkan program...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-mri-kembali-salurkan-bantuan-untuk-pondok-pesantren-di-sumbar/">ACT-MRI Kembali Salurkan Bantuan Untuk Pondok Pesantren di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Sejak memperingati Hari Santri 2019, Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) kota Padang hingga kini terus menggulirkan program Beras untuk Santri Indonesia atau di singkat BERISI. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program bantuan bahan pokok pangan berupa beras ini di salurkan ke pondok pesantren yang santrinya di asramakan dan pada umumnya pesantren yang tidak pungut biaya pendidikan untuk santrinya terutama santri yatim piatu, dhuafa dan prasejahtera.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak di launcing pada hari Santri lalu hingga kini program BERISI ini terus memberikan kebahagiaan bersama santri yang ada di Indonesia, khusus kota Padang dan daerah Sumatera Barat lainnya ada sekitar 6 pondok pesantren yang sudah menerima manfaat program ini dan ini akan terus menjangkau pondok pesantren yang ada di daerah Sumatera Barat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Program BERISI ini akan terus kita perluas kebermanfaatannya bagi santri kita yang ada di pondok pesantren yang ada di Sumatera Barat karena masih banyak Pesantren yang tidak memungut biaya untuk santrinya dan tentu saja mereka butuh support kita untuk menjaga kebutuhan pokok santrinya terutama beras sehingga santri bisa lebih fokus dalam belajar” Ujar Aan selaku Program ACT Padang, Kamis (16/1/2020).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hari ini (17/1), program BERISI di implementasikan di pondok pesantren Perkampungan Minangkabau Shine Alfalah yang menampung santri sebanyak 442 santri dan 30 orang pengurus. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pesantren ini tidak memungut biaya sama sekali bagi santrinya yang prasejahtera, yatim piatu dan Dhuafa. Kecuali jika ada santri yang mampu dan donatur yang ingin menjamin santri tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Alhamdulilah ini kali ke-2 program BERISI ACT-MRI ini di salurkan di pondok pesantren kami. Dan sebelumnya juga banyak program baik ACT di salurkan ke kami. Santri kami sangat banyak sekali dan itu semua untuk kebutuhan pokok seperti beras sangat-sangat butuh sekali dalam jumlah banyak sehingga dengan adanya program BERISI ACT-MRI ini sangat meringankan beban kami. Bahkan pada tahap pertama BERISI ini di salurkan di pesantren ini, waktu itu kami benar-benar kehabisan beras dan kami bingung mencari solusinya seperti apa tapi alhamdulillah Allah kirim orang-orang dermawan melalui program BERISI ACT-MRI sehingga santri kami bisa makan dengan baik lagi” ungkap Buk Lisa selaku Humas Pondok pesantren Perkampungan Minangkabau Shine Alfalah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program BERISI ini tentu saja akan terus berjalan dengan dukungan sahabat dermawan semua maka untuk itu bagi yang ingin memberikan kebahagiaan untuk santri yang ada di Indonesia ini bisa ikut berpastisipasi melalui Rekening Aksi Cepat<span class="Apple-converted-space">  </span>Tanggap BNI Syariah 8660 2910 1910 0148 atau bisa langsung antar ke kantor yang beralamat di Jln. S. Parman No. 170 C, Ulak Karang Selatan, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat. <b>(*/hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-mri-kembali-salurkan-bantuan-untuk-pondok-pesantren-di-sumbar/">ACT-MRI Kembali Salurkan Bantuan Untuk Pondok Pesantren di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT Sumbar Bekali Relawan Dengan Kemampuan Water Rescue</title>
		<link>https://prokabar.com/act-sumbar-bekali-relawan-dengan-kemampuan-water-rescue/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2019 05:19:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mri]]></category>
		<category><![CDATA[#waterrescue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Banjir hampir sebulan terakhir menimpa sejumlah wilayah rawan banjir di Sumatera Barat. Tanpa jeda, banjir terus menerjang Tanah Datar, Lima Puluh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-sumbar-bekali-relawan-dengan-kemampuan-water-rescue/">ACT Sumbar Bekali Relawan Dengan Kemampuan Water Rescue</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Banjir hampir sebulan terakhir menimpa sejumlah wilayah rawan banjir di Sumatera Barat. Tanpa jeda, banjir terus menerjang Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Sijunjung, Pasaman Barat, Agam, Solok Selatan bahkan Kota Padang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat sebagai Lembaga Kemanusiaan dengan prinsip Total Disaster Management menyikapi bencana banjir secara menyeluruh. Mulai dari fase emergency seperti evakuasi, bantuan logistik, pelayanan kesehatan cuma-cuma, trauma healing sampai pada fase recovery infrastruktur.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelum jauh masuk ke fase pemulihan, permulaan yang paling penting adalah di fase kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana. Upaya ini disikapi ACT Sumbar dengan menyiapkan tim rescue yang punya kemampuan mumpuni.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam kasus bencana banjir, kemampuan ini bertumpu pada urusan water rescue, atau kemampuan menyelamatkan nyawa korban di dalam air.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan pelatihan water rescue di Bandakali GOR H Agus Salim atau GHAS Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan water rescue pada Senin (23/12), dipimpin oleh instruktur ACT Pusat serta diikuti para relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan wartawan yang hadir.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Cabang ACT Sumbar, Zeng Wellf mengatakan pelatihan dasar penyelamatan itu dimaksudkan untuk penyelamatan korban bencana di air.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, kegiatan kali ini bertujuan untuk upaya penyelamatan korban di air. &#8220;Kemarin (Senin, 23/12) kami mempelajari dasar tentang penyelamatan korban di air. Semua peralatan lengkap ada perahu dan peralatan yang lainnya,&#8221; kata Zeng Wellf melalui keterangan tertulis, Selasa (24/12).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelum melakukan pelatihan, instruktur memberikan informasi mengenai nama peralatan dan guna alat keselamatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Water rescue yang dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB menyiapkan peralatan seperti pelampung, tali, helm, dayung, serta perahu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Tujuannya ya tentu saja untuk upaya penyelamatan korban di air,&#8221; jelas Zeng Wellf. Saat pelaksanaan kegiatan, setiap perahu diisi oleh 6 hingga 7 penumpang. Nantinya setiap penumpang akan berperan sebagai korban yang harus diselamatkan. Upaya penyelamatan korban dilakukan secara bergantian.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu instruktur juga memberikan pengetahuan mengenai bagaimana menggunakan perahu secara baik. &#8220;Saya harap pelatihan ini dapat dijadikan kegiatan positif yang nantinya dapat membantu para korban,&#8221; paparnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya dalam hal ini juga serah terima bantuan perlengkapan rescue dari OVO untuk Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat yang nantinya bisa digunakan untuk kebutuhan rescue di daerah Sumatera Barat. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-sumbar-bekali-relawan-dengan-kemampuan-water-rescue/">ACT Sumbar Bekali Relawan Dengan Kemampuan Water Rescue</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT Sumbar Gelar Aksi Peduli Palestina</title>
		<link>https://prokabar.com/act-sumbar-gelar-aksi-peduli-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Mar 2019 11:21:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#cfd]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mri]]></category>
		<category><![CDATA[#pelestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32178</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — ACT &#8211; MRI Sumbar menggelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan yang bertemakan “Sumbar Selamatkan Palestina” pada acara Millenial Road Festival  Car Free Day...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-sumbar-gelar-aksi-peduli-palestina/">ACT Sumbar Gelar Aksi Peduli Palestina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — ACT &#8211; MRI Sumbar menggelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan yang bertemakan “Sumbar Selamatkan Palestina” pada acara Millenial Road Festival<span class="Apple-converted-space">  </span>Car Free Day (CFD) Khatib Sulaiman, Ahad (10/3).</p>
<p>Adapun kegiatan ini bertujuan untuk kembali mengingatkan saudara-saudara kita yang ada di Palestina. Seperti yang diketahui kondisi Palestina saat ini sedang dilanda semua krisis baik itu dari segi ekonomi, pendidikan, pangan, air bersih dan lainnya.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Kegiatan pendukung lainnya juga ikut memeriahkan Aksi Solidaritas kemanusiaan ini seperti seperti Orasi ilmiah ke Palestina-an dan Aksi Freeze Mob. Disela aksi berlangsung juga diadakan penggalangan dana yang dilakukan oleh pihak ACT Sumbar dibantu oleh sejumlah komunitas di Kota Padang yang ikut terlibat. Adapun beberapa komunitas yang ikut mendukung aksi ini seperti Komunitas Bonsai, Sahabat Umar, HPTT Sumbar, BEM FPP UNP, Forsia FMIPA UNP.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“Aksi ini merupakan aksi serentak yang dilakukan oleh ACT-MRI se Indonesia. Selain atribut aksi berupa spanduk dan poster, terdapat juga atribut huruf &#8220;SAVE PALESTINA&#8221; yang bisa digunakan untuk berfoto oleh pengunjung di CFD,”ungkap Aan Saputra selaku Ketua Aksi Solidaritas Kemanusiaan.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Lebih lanjut, pihaknya berharap semakin banyak masyarakat berkontribusi menyukseskan Misi Kapal Kemanusiaan Palestina 2 yaitu dengan memberikan donasi terbaik. “Direncanakan ACT akan mengirim 10.000 ton logistik untuk warga Palestina dalam waktu dekat,” harapnya.</p>
<p>Senada dengan Aan Saputra selaku Koordinator Lapangan pada kegiatan Aksi, Pimpinan Cabang ACT Sumbar , Zeng Wellf menyampaikan rasa terimakasih atas partisipasi warga Kota Padang. &#8220;Semoga dengan kontribusi yang kita berikan akan membuat kita semua lebih bersyukur bahwa kita hidup di negara yang aman dan damai, tidak seperti di Palestina yang hanya 2 jam sehari dialiri listrik,” tutupnya. <span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Dan aksi ini ditutup dengan doa bersama untuk kemenangan bangsa Palestina. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-sumbar-gelar-aksi-peduli-palestina/">ACT Sumbar Gelar Aksi Peduli Palestina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT-MRI Sumbar Terus Galang Bantuan Untuk Korban Gempa Solok Selatan</title>
		<link>https://prokabar.com/act-mri-sumbar-terus-galang-bantuan-untuk-korban-gempa-solok-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Mar 2019 06:22:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mri]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#SolokSelatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31856</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat menggalang bantuan dari masyarakat untuk disumbangkan bagi korban gempa Solok Selatan. Gempa ini terjadi, Kamis (28/2)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-mri-sumbar-terus-galang-bantuan-untuk-korban-gempa-solok-selatan/">ACT-MRI Sumbar Terus Galang Bantuan Untuk Korban Gempa Solok Selatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat menggalang bantuan dari masyarakat untuk disumbangkan bagi korban gempa Solok Selatan. Gempa ini terjadi, Kamis (28/2) tepatnya di Kabupaten Solok Selatan.</p>
<p>&#8220;Penggalangan bantuan untuk warga di Solok Selatan masih akan terus dilakukan. Bagi warga yang ingin menyumbang bisa melalui rekening Bank Nagari Syariah 71000 2202 99998. Kemudian, bantuan juga dapat disalurkan langsung melalui kantor ACT Sumbar di Jalan S. Parman Nomor 170 C, Ulak Karang Selatan, Padang Utara,&#8221; pungkas Staff Program ACT Sumbar, Aan Saputra, melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (5/2).</p>
<p>Selain menggalang bantuan dari masyarakat, ACT Sumbar bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sumbar sudah berada di lokasi bencana untuk membantu di dapur umum dan pemulihan bagi masyarakat.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“Dapur Umum ini sendiri menyediakan 600 porsi perhari untuk masyarakat sekitar. MRI-ACT Sumbar juga telah membuka posko yang berada di Kecamatan Sangir Balai Janggo,” tambahnya.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, melalui hasil pendataan MRI-ACT Sumbar yang berkoordinasi dengan BPBD Solok Selatan terdapat sebanyak 61 jiwa yang luka-luka, 479 unit rumah mengalami kerusakan, 15 unit fasilitas umum rusak. Kerugian akibat bencana itu diperkirakan sekitar Rp25,6 miliar.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Solok Selatan telah menetapkan 14 hari masa tanggap darurat sejak bencana terjadi dan diperkirakan akan membutuhkan waktu lama untuk pemulihan pasca bencana.</p>
<p>“Bencana ini mengakibatkan kerugian materil yang cukup besar karena banyak rumah warga rusak. Oleh karena itu pemerintah harus bisa menjamin penampungan yang layak serta tersedianya logistik bagi korban sehingga ditetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari,&#8221; ungkap Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman</p>
<p>Sementara itu Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat, Zeng Wellf turut menghimbau masyarakat untuk ikut membantu memberikan bantuan kepada korban Gempa</p>
<p>“Mari bersama hadapi bencana Gempa Solok Selatan ini. Kami ACT Sumbar masih akan terus menanti kedermawan dari masyrakat tentunya. Karena kalalu bencana ini kita hadapi bersama, Insya Allah akan lebih mudah membantu korban Gempa Solok Selatan tersebut.” tutupnya. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-mri-sumbar-terus-galang-bantuan-untuk-korban-gempa-solok-selatan/">ACT-MRI Sumbar Terus Galang Bantuan Untuk Korban Gempa Solok Selatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/119 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.084 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 14:00:35 by W3 Total Cache
-->