<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#minangberduka Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/minangberduka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/minangberduka/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Oct 2019 13:13:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#minangberduka Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/minangberduka/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>70 Perantau Minang di Papua Mendarat di Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/70-perantau-minang-di-papua-mendarat-di-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2019 13:13:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#minangberduka]]></category>
		<category><![CDATA[#perantauminang]]></category>
		<category><![CDATA[#wamena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=48387</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sebanyak 70 orang perantau Minang di Wamena, Papua, yang diberangkatkan dari Makassar tiba di Padang. Ke-70 perantau korban kerusuhan di Wamena itu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/70-perantau-minang-di-papua-mendarat-di-padang/">70 Perantau Minang di Papua Mendarat di Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar —</strong> Sebanyak 70 orang perantau Minang di Wamena, Papua, yang diberangkatkan dari Makassar tiba di Padang. Ke-70 perantau korban kerusuhan di Wamena itu mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sekitar pukul 17.00, menggunakan Lion Air.</p>
<p>Dewan Penasehat Ikatan Perantau Minang (IKM) Makasar, Muchlis Muhammad Nur, mengatakan, 70 orang itu diberangkatkan dengan empat keberangkatan dari Makasar. Sementara dari Jakarta menuju Padang diberangkatkan menjadi tiga kali keberangkatan.</p>
<p>&#8220;Ada tiga kedatangan Perantau Minang dan semua yang berangkat menggunakan kapal laut dari Papua menuju Makasar lalu dilanjutkan naik pesawat menuju Sumbar, dan sekarang sudah sampai di Padang,&#8221; kata dia.</p>
<p>Ke-70 perantau yang diberangkatkan menggunakan kapal laut itu merupakan bagian dari 69 orang yang tiba di Padang pada Minggu (6/10). Jadi totalnya sebanyak 139 orang itu sudah tiba di Padang.</p>
<p>&#8220;Kemarin sebanyak 69 orang dan hari ini 70 orang, jadi semuanya sudah sampai di sini,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Menurutnya, meski sudah tiba di Padang, masih ada barang-barang perantau yang akan diberangkatkan hari ini , Selasa (8/10).</p>
<p>Ia mengatakan, jika masih ada perantau Minang dari Papua yang menggunakan kapal dan berhenti di Makasar, pihaknya bersama IKM Makasar akan membantu untuk kepulangan.</p>
<p>&#8220;Semua saudara-saudara perantau dari Papua yang menggunakan kapal sudah sampai di Padang semuanya dan semuanya dalam keadaan sehat,&#8221; tutupnya. (<b>gas</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/70-perantau-minang-di-papua-mendarat-di-padang/">70 Perantau Minang di Papua Mendarat di Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temui Kelurga Korban Kerusuhan Wamena, ACT Sumbar Berikan Bantuan</title>
		<link>https://prokabar.com/temui-kelurga-korban-kerusuhan-wamena-act-sumbar-berikan-bantuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Sep 2019 13:02:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#minangberduka]]></category>
		<category><![CDATA[#wamenadamai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47760</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar — Tragedi Kemanusiaan yang terjadi Wamena &#8211; Papua pada 23 september 2019 lalu menyisakan luka yang sangat mendalam, terutama  bagi Masyarakat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/temui-kelurga-korban-kerusuhan-wamena-act-sumbar-berikan-bantuan/">Temui Kelurga Korban Kerusuhan Wamena, ACT Sumbar Berikan Bantuan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Pesisir Selatan, Prokabar —</strong> Tragedi Kemanusiaan yang terjadi Wamena &#8211; Papua pada 23 september 2019 lalu menyisakan luka yang sangat mendalam, terutama<span class="Apple-converted-space">  </span>bagi Masyarakat di Ranah Minang tentunya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari 33 orang yang meninggal dunia terdapat 9 orang diantaranya merupakan perantau minang yang berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan. Mereka datang ke Wamena untuk berdagang mencari hidup dan menafkahi keluarga di kampung. Kini mereka pulang tanpa nyawa dan tinggal luka bagi keluarga di kampung.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terkait kondisi tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat mengunjungi ke salah satu rumah duka di Sungai Rampan, koto Nan Tigo IV koto Hilie, Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada keluarga korban, Minggu (29/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di lokasi, tim ACT Sumbar menemui Keluarga Bapak Zal (35), yang merupakan korban yang selamat dari tragedi kemanusian di Wamena-Papua,<span class="Apple-converted-space">  </span>namun Istri dan Anak Beliau tidak dapat selamat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut keterangan dari Bapak Zal, dirinya dan keluarga saat berada di kios, didatangi kerumunan massa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami ketika itu melihat orang berkerumunan beramai-ramai mendatangi kios-kios, termasuk ke kios kami. Kami dikepung di dalam rumah yang ada dibelakang kios, jumlahnya sekitar 30-an. Dan Kami sudah pasrah untuk mati semua. Ada Keponakan kami yang bernama Yoga menahan pintu. Namun kerumunan diluar memaksa untuk membuka pintu. Kami dilempari dan ditembaki dengan panah.” ceritanya kepada tim ACT Sumbar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dirinya selamat setelah dalam keadaan setengah sadar meminta bantuan pada Kodim setempat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa dikarenakan mobil tidak bisa lewat. Dua jam setelah itu barulah bantuan datang. Saya mengalami luka bakar di beberapa badan saya. Anak dan Istrisaya sudah terbakar. Saya langsung dibawa ke Rumah Sakit untuk langsung diobati pihak medis.” Sambungnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setelah dari tempat Zul, tim ACT Sumbar bersama Dinas Sosial Kabupaten Pensisir Selatan mendatangi Keluarga Bapak Darwin, yang mana anaknya yang bernama Muhammad Iswan (24) menjadi korban tragedi kemanusiaan di Wamena-Papua.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut keterangan Darwin, Muhammad Iswan atau panggilan keseharian Iwan sudah merantau selama 3 tahun di Wamena-Papua. “Iwan dua hari sebelum kejadian sempat mengontak kami dan menginformasikan bahwa keadaan disini semakin tegang dan chaos. Saya mendapat kabar Iwan sudah meninggal yakni pukul 22.00 WIB”. ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lanjutnya, Iwan ke Papua untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga. Dia merantau 3 tahun yang lalu pamit untuk bekerja di Papua. Namun, kami tidak menyangka dengan adanya kejadian ini anak kami Iwan meninggal Dunia akibat Tragedi Kemanusiaan di Wamena-Papua ini, tutupnya sambil mengusap air matanya yang mengalir saat beliau bercerita kepada Tim ACT Sumbar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Cabang ACT Sumbar Zeng Wellf mengatakan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk membantu keluarga korban yang menjadi tragedi kemanusiaan di Wamena-Papua. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saat ini tim ACT juga sudah berada di Posko Kemanusiaan Jayapura, Papua. Disana kami telah membuka layanan kesehatan dan memberikan bantuan logistik untuk para pengungsi tentunya. Dan kami akan terus menguapayakan untuk memenuhi kebutuhan dari para pengungsi termasuk mencoba memfasilitasi yang ingin balik ke kampong halamannya.” ungkapnya. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/temui-kelurga-korban-kerusuhan-wamena-act-sumbar-berikan-bantuan/">Temui Kelurga Korban Kerusuhan Wamena, ACT Sumbar Berikan Bantuan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendagri Minta Kepala Daerah di Papua Berdialog dengan Tokoh Setempat</title>
		<link>https://prokabar.com/mendagri-minta-kepala-daerah-di-papua-berdialgo-dengan-tokoh-setempat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2019 15:30:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[#minangberduka]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#rusuhpapua]]></category>
		<category><![CDATA[#wamenadamai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47700</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan kepala daerah di Papua  dan Papua Barat untuk mengutamakan dialog dengan tokoh masyarakat, tokoh agama,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mendagri-minta-kepala-daerah-di-papua-berdialgo-dengan-tokoh-setempat/">Mendagri Minta Kepala Daerah di Papua Berdialog dengan Tokoh Setempat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan kepala daerah di Papua  dan Papua Barat untuk mengutamakan dialog dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta  tokoh adat.</p>
<div class="post-excerpt-detail">
<div dir="auto">&#8220;Kami minta kepada kepala daerah untuk terus melakukan komunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh adat,&#8221; kata Mendagri, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/9).</div>
<div dir="auto">
<p>Menurut Mendagri, dialog tersebut untuk memastikan ada kesamaan pandangan dalam menghadapi masalah.</p>
<p>Dia berharap semua pihak di wilayah Papua, tidak terpengaruh dengan isu-isu yang justru bisa memancing konflik.</p>
<p>&#8220;Hati-hati terhadap berita hoaks, jangan mudah termakan isu, ini harus disadarkan kepada semua pihak, hati-hati itu isu yang bisa adu domba lewat media-media sosial yang tidak bertanghung jawab,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dia juga mengimbau  seluruh pemerintah daerah di wilayah Papua, dan Papua Barat  tetap  melayani masyarakat dengan baik.</p>
<p>&#8220;Kalau ada demo, diterima dengan baik, diajak dialog dengan baik apa aspirasinya sampaikan aspirasinya baik ke pusat maupun DPR. Saya kira membangun komunikasi dialog penting. Kita ini sesama bangsa. Mari membangun dialog, jangan percaya pada isu yang katanya,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya, terjadi kerusuhan  di Wamena, dan Pegunungan Bintang, Papua. (*/<b>hdp</b>)</p>
</div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mendagri-minta-kepala-daerah-di-papua-berdialgo-dengan-tokoh-setempat/">Mendagri Minta Kepala Daerah di Papua Berdialog dengan Tokoh Setempat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT Ajak Masyarakat Bantu Korban Kerusuhan Wamena</title>
		<link>https://prokabar.com/act-ajak-masyarakat-bantu-korban-kerusuhan-wamena/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2019 13:45:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#minangberduka]]></category>
		<category><![CDATA[#wamenadamai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47691</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, telah menyebabkan banyak kerugian. Kendaraan dan gedung hancur, puluhan orang luka-luka, sekitar 5.000 warga terpaksa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-ajak-masyarakat-bantu-korban-kerusuhan-wamena/">ACT Ajak Masyarakat Bantu Korban Kerusuhan Wamena</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, telah menyebabkan banyak kerugian. Kendaraan dan gedung hancur, puluhan orang luka-luka, sekitar 5.000 warga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman bahkan 32 orang meregang nyawa akibat bentrok antarkelompok. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai lembaga kemanusiaan terdepan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan selalu hadir dalam setiap bencana; baik bencana alam hingga bencana sosial korban perang ataupun konflik. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan kondisi yang ada, ACT akan turut membantu para korban tragedi kemanusiaan di Wamena sebagai aksi nyata kepedulian terhadap saudara sebangsa yang terusir dari rumah-rumah mereka. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketua Dewan Pembina ACT, Ahyudin, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas situasi terkini di Wamena khususnya yang mengarah kepada tragedi kemanusiaan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“ACT dan segenap relawan kemanusiaan yang tergabung dalam organisasi Masyatakat Relawan Indonesia (MRI) atas nama kemanusiaan, Kami menyampaikan duka yang amat mendalam atas jatuhnya banyak korban jiwa, banyaknya warga yang menjadi pengungsi, binasanya harta benda milik warga,<span class="Apple-converted-space">  </span>hancurnya sejumlah bangunan, serta banyaknya warga yang memilih eksedus ke luar Papua. Semoga Allah Ta&#8217;ala meridhoi segala ikhtiar kita untuk membantu saudara sebangsa di Wamena, Papua. Aamiin Yaa Rabbal&#8217;alamin,&#8221; ungkap Ahyudin, melalui siaran Pers, Sabtu (28/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan kondisi terbaru yang diterima ACT, warga yang mengungsi dari lokasi pusat kerusuhan mengalami trauma. Korban trauma dan ketakutan mayoritas dialami kelompok rentan seperti anak-anak, ibu-ibu dan lansia dengan mayoritas pengungsi berada di Jayapura. Para warga pun merelakan harta benda demi menyelamatkan nyawa menuju posko pengungsian yang aman. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terdapat pula mereka yang rela berdesak-desakan, mengantri tiket pesawat Hercules untuk eksodus bertemu sanak keluarga di luar Wamena. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepada seluruh elemen bangsa, ACT mengajak untuk ambil peran dalam gerakan solidaritas kemanusiaan bagi para korban. Gerakan solidaritas ini sebagai bentuk kepedulian dengan mengedepankan semangat persatuan, persaudaraan, perdamaian dan kedermawanan.<span class="Apple-converted-space"> </span>Panggilan kemanusiaan ini hadir untuk Sahabat Dermawan melalui<span class="Apple-converted-space">  </span>Bank Mandiri 127 000 77 21242 dan Bank Nagari Syariah 71000 2202 9999 8. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Tim relawan sudah hadir dilokasi, selanjutnya akan digerakkan pengiriman bantuan baik logistik, kesehatan dan lain-lain kepada para pengungsi. Mari, bantu mereka yang semakin sulit hidupnya akibat konflik kemanusiaan,” tutup Ahyudin. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-ajak-masyarakat-bantu-korban-kerusuhan-wamena/">ACT Ajak Masyarakat Bantu Korban Kerusuhan Wamena</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tagar #MinangBerduka Jadi Trending Topic Twitter</title>
		<link>https://prokabar.com/tagar-minangberduka-jadi-trending-topic-twitter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2019 13:18:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kerusuhanwamena]]></category>
		<category><![CDATA[#minangberduka]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#wamenadamai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47682</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sekitar 900 warga Minang di Wamena saat ini menunggu untuk dipulangkan, sedangkan saat ini sudah 10 orang yang menjadi korban kerusuhan yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tagar-minangberduka-jadi-trending-topic-twitter/">Tagar #MinangBerduka Jadi Trending Topic Twitter</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar — </strong>Sekitar 900 warga Minang di Wamena saat ini menunggu untuk dipulangkan, sedangkan saat ini sudah 10 orang yang menjadi korban kerusuhan yang terjadi di Wamena Papua.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kondisi ini, membuat warganet menyampaikan rasa duka cita dan prihatinya di Twittet. Hingga berita ini diturunkan tagar #MinangBerduka menempati posisi dua trending twitter di Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tidak kurang lebih dari 11 ribu cuitan menggunakan tagar tersebut dimana isinya banyak yang mempertanyakan kepedulian pemerintah pusat terhadap para perantau minang disana. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seperti kicauan dari akun @damnoise yang menyampaikan rasa dukanya terhadap kondisi perantau minang di Wamena</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“#MinangBerduka, mungkin kami bagi saja dengan Minang-Minang yang lain. Pengharapan telah kami kubur bersama jasad-jasad kaku, yang mungkin Hari Raya dimuka tidak lagi memberi kabar ke kampung halaman.” tulisnya.</span></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-47683" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/2B5DA1C4-7009-4067-8A45-251B8B8AB98B.jpeg" alt="" width="750" height="935" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/2B5DA1C4-7009-4067-8A45-251B8B8AB98B.jpeg 750w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/2B5DA1C4-7009-4067-8A45-251B8B8AB98B-241x300.jpeg 241w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p>Kicauan akun @damnoise ini bahkan di retweet 109 kali dan di sukai 213 orang.</p>
<p class="p1"><span class="s2">Sementara itu </span><span class="s1">akun @Deni_Sidauruk berkicau &#8220;Indonesia sedang tidak baik-baik saja pak Jokowi! #MinangBerduka.&#8221;</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemilik akun @NandoEko mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab atas korban dan kejadian di Wamena.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“#MinangBerduka, </span><span class="s2">Kemana yang katanya penguasa Negeri ini? Siapa yang harus bertanggung jawab atas semua ini?”</span><span class="s1">tulisnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain tagar tersebut, pantauan Prokabar, banyak pemilik akun yang juga mengganti foto profilnya dengan bendera marawa yang bertuliskan #MinangBerduka. (<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tagar-minangberduka-jadi-trending-topic-twitter/">Tagar #MinangBerduka Jadi Trending Topic Twitter</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/106 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 10:16:38 by W3 Total Cache
-->