<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Minang Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/minang-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/minang-2/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Feb 2022 02:49:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Minang Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/minang-2/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>29 Pemain Timnas Indonesia U-23; Menunggu Kiprah Dua Anak Minang di Kamboja</title>
		<link>https://prokabar.com/29-pemain-timnas-indonesia-u-23-menunggu-kiprah-dua-anak-minang-di-kamboja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Feb 2022 02:49:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#genta]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100389</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; PSSI resmi mengumumkan daftar 29 pemain Timnas Indonesia U-23 yang akan menjalani pemusatan latihan menuju Piala AFF U-23 2022 di Kamboja....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/29-pemain-timnas-indonesia-u-23-menunggu-kiprah-dua-anak-minang-di-kamboja/">29 Pemain Timnas Indonesia U-23; Menunggu Kiprah Dua Anak Minang di Kamboja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong> &#8211; PSSI resmi mengumumkan daftar 29 pemain Timnas Indonesia U-23 yang akan menjalani pemusatan latihan menuju Piala AFF U-23 2022 di Kamboja. Diantara pemain tersebut terselip dua anak Minang.</p>
<p>Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong selain masih menggunakan sejumlah pemain andalannya pada gelaran Piala AFF 2020 di Singapura, juga memanggil pemain baru, termasuk dua pemain asal Sumbar, yaitu Genta Alparedo dan Muhammad Iqbal.</p>
<p>Genta adalah pemain yang sudah sering dipanggil ke Timnas, dan sekarang bermain di Arema FC dengan status pinjaman dari Semen Padang FC.</p>
<p>Sedangkan Muhammad Iqbal adalah pemain asal Kudu Gantiang Padang Pariaman, yang kini bermain di PSS Sleman. Kudu panggilannya, sebelumnya sempat merumput di kasta kedua Liga Korea.</p>
<p>Menarik ditunggu kiprah dua anak Minang ini di Timnas, Apakah bisa menembus skuad inti atau hanya sekadar masuk daftar, dan hanya sebagai penghangat bench atau bangku cadangan.</p>
<figure id="attachment_17866" aria-describedby="caption-attachment-17866" style="width: 970px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17866" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/02/gen.jpg" alt="" width="970" height="544" /><figcaption id="caption-attachment-17866" class="wp-caption-text">Genta Alparedo, kembali dipanggil Timnas</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, nama-nama tenar seperti Ramai Rumakiek, Alfeandra Dewangga, Rachmat Irianto, Pratama Arhan, Hanis Saghara, hingga Rizky Ridho kembali dipanggil untuk Piala AFF U-23.</p>
<p>Sejumlah nama yang tampil di FIFA matchday melawan Timor Leste juga dipertahankan. Di antaranya Marselino Ferdinan, Ronaldo Kwateh, Bayu Fiqri, sampai Achmad Figo.</p>
<p>Meski demikian, tidak semua pemain muda dengan usia yang masuk kategori U-23 dipertahankan Shin Tae Yong. Kiper Ernando Ari jadi salah satu yang tidak dipanggil untuk TC Timnas Indonesia U-23 kali ini.</p>
<p>Sejumlah wajah baru ikut menghiasi daftar 29 pemain Timnas U-23 kali ini, seperti Muhammad Ferrari, Cahya Supriadi, dan Kakang Rudianto. Kendati demikian, Ferrari dan Kakang tidak asing dengan timnas kelompok umur karena pernah di Timnas U-19.</p>
<p>Satu hal yang menarik dari pemanggilan pemain-pemain kali ini adalah, tidak ada pemain dari luar negeri. Shin Tae Yong tidak menyertakan pemain-pemain muda seperti Bagus Kahfi, David Maulana, dan Brylian Aldama.</p>
<p>Bagus Kahfi pernah dipanggil dalam tim rombongan Timnas Indonesia pada rangkaian uji coba di Turki tahun lalu. Namun, pemain FC Utrecht tersebut tak dibawa ke Piala AFF 2020 (2021).</p>
<p>Kali ini, eks striker Timnas U-19 itu pun tidak masuk dalam daftar pemain untuk proyeksi Piala AFF U-23. Jadwal Piala AFF yang tak sesuai kalender FIFA jadi penyebabnya.</p>
<p>Hampir semua tim Eropa enggan melepas pemain membela timnas jika tidak sesuai jadwal internasional yang disetujui FIFA.</p>
<p>Seusai Piala AFF 2020, Shin Tae Yong memastikan tidak menyertakan sejumlah pemain yang berkiprah di luar negeri seperti Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Elkan Baggott untuk Piala AFF U-23.</p>
<p>Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 rencananya akan digelar mulai Kamis (3/2). Sementara Piala AFF U-23 2022 bak dihelat pada 14-26 Februari.</p>
<p>Berikut daftar pemain Timnas Indonesia U-23:<br />
1. Muhammad Adisatryo, Persik<br />
2. Cahya Supriadi, Persija<br />
3. Muhammad Riyandi, Barito Putera<br />
4. Komang Teguh, Borneo FC<br />
5. Alfeandra Dewangga, PSIS<br />
6. Bayu Fiqri, Persib<br />
7. Rizky Ridho, Persebaya<br />
8. Achmad Figo, Arema FC<br />
9. Pratama Arhan, PSIS<br />
10. Komang Tri, Bali United<br />
11. Muhammad Ferrari, Persija<br />
12. Kakang Rudianto, Persib<br />
13. Rachmat Irianto, Persebaya<br />
14. Subhan Fajri, Persiraja<br />
15. Irsan Lestaluhu, Persipura<br />
16. Bagas Kaffa, Barito Putera<br />
17. Syahrian Abimanyu, Persija<br />
18. Marselino Ferdinan, Persebaya<br />
19. Ramai Rumakiek, Persipura<br />
20. Eka Febri, PSIS<br />
21. Genta Alparedo, Arema FC<br />
22. Muhammad Iqbal, Persita<br />
23. Gunansar Mandowen, Persipura<br />
24. Beckham Putra, Persib<br />
25. Muhammad Kanu, PSS<br />
26. Irfan Jauhari, Persija<br />
27. Ronaldo Joybera, Madura United<br />
28. Hanis Saghara, Tira Persikabo<br />
29. Taufik Hidayat, Persija.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/29-pemain-timnas-indonesia-u-23-menunggu-kiprah-dua-anak-minang-di-kamboja/">29 Pemain Timnas Indonesia U-23; Menunggu Kiprah Dua Anak Minang di Kamboja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Cassio de Jesus Belajar Bahasa Minang; Ciek, Duo, Tigo, dan Takuik Bini</title>
		<link>https://prokabar.com/kisah-cassio-de-jesus-belajar-bahasa-minang-ciek-duo-tigo-dan-takuik-bini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2022 06:54:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[#cassio]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100136</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, prokabar &#8211; Stoper asal Brasil, Cassio de Jesus cukup lancar berbahasa Indonesia meski baru beberapa tahun tinggal di Indonesia. Kemampuannya dalam berbahasa Indonesia...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-cassio-de-jesus-belajar-bahasa-minang-ciek-duo-tigo-dan-takuik-bini/">Kisah Cassio de Jesus Belajar Bahasa Minang; Ciek, Duo, Tigo, dan Takuik Bini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, prokabar</strong> &#8211; Stoper asal Brasil, Cassio de Jesus cukup lancar berbahasa Indonesia meski baru beberapa tahun tinggal di Indonesia. Kemampuannya dalam berbahasa Indonesia patut diacungi jempol. Bahkan Dia bisa juga berbahasa Minang, walau sedikit-sedikit.</p>
<p>&#8220;Saya bilang waktu itu karena saya datang memang tidak bisa bahasa Inggris juga, dan saat di Padang (Semen Padang) mungkin ada satu dua yang bahasa Inggris.&#8221; kata Cassio dalam channel Youtube Tiento Indonesia.</p>
<p>&#8220;Jadi saya tinggal dengan mereka orang-orang Indonesia dan banyak dengar dari mereka karena suara kata di sini seperti di Brasil.&#8221;</p>
<p>&#8220;Artinya tidak susah untuk belajar (bahasa Indonesia), tapi kalau orang sudah bisa bahasa Inggris lebih susah untuk belajar karena mereka lebih sering pakai bahasa Inggris,&#8221; tambah Cassio.</p>
<p>Sebagian orang lanjut Cassio de Jesus mengaku bahasa Indonesia cukup sulit dipelajari dan didengar, padahal kalau dicoba terus akan mudah untuk belajar bahasa Indonesia.</p>
<p>&#8220;Saya bisa bahasa Indonesia karena bermain dengan teman-teman di sini dan mencoba terus bicara juga. Jadi saya lebih belajar dulu bahasa Indonesia daripada bahasa Inggris,&#8221; ucap Cassio.</p>
<p>&#8220;Saya belajar bahasa Inggris cuma saat di Malaysia saja karena di sana bahasa Inggris dan hidup dengan bahasa Inggris. Jadi saya harus belajar tapi tidak ada kendala khusus,&#8221; tambah Cassio.</p>
<p>Justru Cassio mengaku bisa sedikit berbahasa Padang atau bahasa minang setelah dua tahun memperkuat Semen Padang.</p>
<p>&#8220;Bahasa Padang bisa saketek-saketek (sedikit-sedikit) saja, seperti ciek, duo, tigo, ampe, limo. Saya sedikit lupa tapi kalau mereka bicara (bahasa Padang) saya tahu,&#8221; ungkap Cassio.</p>
<p>&#8220;Takuik bini (takut istri),&#8221; cetus Cassio menambahkan salah satu contoh bahasa minang yang melekat di kepalanya.</p>
<p>Bahkan ada pula kata-kata kasar atau makian bahasa Minang yang dia kuasai, karena diajari oleh pemain lokal Semen Padang. Tapi dia hanya mengucapkan saja, tanpa beban, karena dia hanya fasih mengucapkan.</p>
<p>Prestasi Cassio soal berbahasa memang cukup baik. Sebab, ada beberapa pemain asing yang sudah lama tinggal Indonesia belum juga fasih berbahasa Indonesia.<br />
Bahkan pelatih Persib Bandung asal Belanda, Robert Alberts hingga saat ini belum bisa berbahasa Indonesia.</p>
<p>Padahal pelatih berusia 67 tahun itu, sudah 12 tahun lebih berkarier di Indonesia, yakni sejak tahun 2009 lalu. Lain halnya dengan Cassio de Jesus.</p>
<p>Stoper yang pernah memperkuat Barito Putera ini cukup lancar berbahasa Indonesia meski baru tiga tahun berkarier di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Banyak yang bertanya bagaimana saya belajar bahasa Indonesia, apakah saya belajar dari buku? Saya bilang tidak,&#8221; kata Cassio mengakhiri. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-cassio-de-jesus-belajar-bahasa-minang-ciek-duo-tigo-dan-takuik-bini/">Kisah Cassio de Jesus Belajar Bahasa Minang; Ciek, Duo, Tigo, dan Takuik Bini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Minang Hadirkan Masjid di Wilayah Terdampak Gempa Mamuju</title>
		<link>https://prokabar.com/masyarakat-minang-hadirkan-masjid-di-wilayah-terdampak-gempa-mamuju/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jan 2022 03:44:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#gempamamuju]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=99813</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mamuju, Prokabar &#8211; Gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Mamuju dan beberapa wilayah lain di Sulawesi Barat awal 2021 lalu, tak hanya merusak rumah warga,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masyarakat-minang-hadirkan-masjid-di-wilayah-terdampak-gempa-mamuju/">Masyarakat Minang Hadirkan Masjid di Wilayah Terdampak Gempa Mamuju</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mamuju, Prokabar</strong> &#8211; Gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Mamuju dan beberapa wilayah lain di Sulawesi Barat awal 2021 lalu, tak hanya merusak rumah warga, tapi juga fasilitas umum termasuk masjid.</p>
<p>Masjid Babussalam di Dusun Tampomea, Desa Orobatu, Tapalang, Mamuju, misalnya. Pascagempa, warga mendirikan masjid darurat dengan bahan seadanya agar bisa tetap ibadah berjemaah.</p>
<p>Ustaz Hasanuddin (67), Imam Rawatib Masjid Babussalam, mengatakan, masjid tersebut sangatlah berarti bagi warga sekitar.</p>
<p>Bukan tanpa alasan, sejak masjid ini berdiri delapan tahun silam, aktivitas ibadah warga dipusatkan di Masjid Babussalam.</p>
<p>“Sejak masjid rusak diguncang gempa, warga tidak punya tempat ibadah yang layak dan aman lagi,” ungkap Ustaz Hasanuddin.</p>
<p>Namun, sekarang Masjid Babussalam kembali berdiri kokoh. Jumat (14/1), bangunan masjid yang baru, diresmikan.</p>
<p>Warga sekitar menyambut bahagia, mereka menghidangkan penganan tradisional untuk disantap bersama-sama dan menggelar solat Jumat. Turut hadir dalam peresmian, perwakilan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, Bupati Agam Andri Warman, Pemkot Padang, Ikatan Keluarga Minang dan Pemprov Sulawesi Barat untuk meresmikan pusat ibadah warga ini.</p>
<p>Sri Eddy Kuncoro dari tim ACT, mengatakan, kembali berdirinya Masjid Babussalam merupakan wujud nyata kedermawanan dari masyarakat Sumatra Barat lewat gerakan Minang Dermawan. Masjid ini diresmikan setelah melewati masa pembangunan kembali lima bulan lamanya.</p>
<p>“Wakaf yang masyarakat Sumatra Barat tunaikan kini telah dirasakan betul manfaatnya oleh saudara yang terpisah jarak ribuan kilometer. Melalui gerakan Minang Dermawan, semua ini terfasilitasi dan semoga menjadi inspirasi kebaikan lainnya,” jelasnya.</p>
<p>Selain bangunan, buah kedermawanan Minang Dermawan juga melengkapi masjid dengan sarana sanitasi. Fasilitas ini merupakan kedermawanan dari Komunitas Guru Belajar Sijunjung. <strong>(rel)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masyarakat-minang-hadirkan-masjid-di-wilayah-terdampak-gempa-mamuju/">Masyarakat Minang Hadirkan Masjid di Wilayah Terdampak Gempa Mamuju</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyanyi Legendaris Minang Elly Kasim Meninggal Dunia</title>
		<link>https://prokabar.com/penyanyi-legendaris-minang-elly-kasim-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2021 23:48:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#penyanyi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93437</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Penyanyi Minang legendaris, Elly Kasim meninggal dunia, Rabu (25/8) di RS MMC Kuningan Jakarta, dalam usia 77 tahun. Kabar meninggalnya pelantun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penyanyi-legendaris-minang-elly-kasim-meninggal-dunia/">Penyanyi Legendaris Minang Elly Kasim Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong> &#8211; Penyanyi Minang legendaris, Elly Kasim meninggal dunia, Rabu (25/8) di RS MMC Kuningan Jakarta, dalam usia 77 tahun.</p>
<p>Kabar meninggalnya pelantun tembang &#8220;Ayam den lapeh&#8221; itu, disampaikan oleh Tokoh masyarakat Sumbar, H. Basril Djabar dalam sebuah WA grup. Disebutkan, Elly Kasim meninggal menjelang Subuh, pukul 03.42 WIB.</p>
<p>&#8220;Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Allahummafirlaha Warhamha Wa&#8217;afihi Wafuanha . Telah berpulang ke Rahmatullah uni kita tercinta, Elly Kasim Binti Bgd Ali Umar Rabu pagi ini jelang subuh jam 03.42 di RS MMC Kuningan Jkt. Mohon doa nya kiranya Uni Elly diterima amal ibadahnya, diampuni salah dan dosanya , dan diberi tempat yg mulya oleh Allah SWT.&#8221;tulisnya</p>
<p>Elly Kasim lahir di Tiku, Tanjung Mutiara, Agam, Sumatra Barat, 27 September 1944. Almarhumah dikenal seorang penyanyi yang sering membawakan lagu-lagu Minang. Banyak lagu-lagunya yang melegenda, sampai sekarang dengan suarnya yang sangat khas.</p>
<p>Sampai saat ini Elly Kasim telah merilis kurang lebih 100 buah album solo. Selain menyanyi, kegiatan lain perepuan yang akrab disapa Cik Uniang itu sibuk mengurusi wedding organizer khusus adat minang, dengan label Elly Kasim Collection.</p>
<p>Elly Kasim yang merupakan penyanyi wanita Minang, Legend yang bertahan hingga kini dengan tembang karya-karya yang pernah dibawakan dan direkam yang berjumlah ratusan serta tidak sedikit pula yang menjadi hits di Indonesia pada jamannya.</p>
<p>Bersama almarhum suaminya Nazif Basir, Elly Kasim merupakan pendiri Sanggar Tari Nasional Bunda, yang lebih dikenal dengan nama Sangrina Bunda pada 1978.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penyanyi-legendaris-minang-elly-kasim-meninggal-dunia/">Penyanyi Legendaris Minang Elly Kasim Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sembilan Pemain Wakil Ranah Minang di Liga 1 2021/2022</title>
		<link>https://prokabar.com/sembilan-pemain-wakil-ranah-minang-di-liga-1-2021-2022/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2021 13:36:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#ranah]]></category>
		<category><![CDATA[#wakil]]></category>
		<category><![CDATA[liga 1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93365</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Pemain asal Sumbar akan ikut meramaikan Kompetisi Liga 1 2021/2022. Setidaknya, sampai saat ada sembilan pemain asal Ranah Minang yang terdeteksi,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sembilan-pemain-wakil-ranah-minang-di-liga-1-2021-2022/">Sembilan Pemain Wakil Ranah Minang di Liga 1 2021/2022</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong> &#8211; Pemain asal Sumbar akan ikut meramaikan Kompetisi Liga 1 2021/2022. Setidaknya, sampai saat ada sembilan pemain asal Ranah Minang yang terdeteksi, dan akan menjadi &#8220;wakil&#8221; Ranah Minang di kompetisi kasta tertinggi tersebut.</p>
<p>Sembilan pemain tersebut tersebar di sejumlah tim kontestan Liga 1. Walaupun Semen Padang FC masih berkutat di Liga 2, namun potensi pemain-pemain asal Sumbar tetap dilirik klub-klub lain.</p>
<p>Tidak sekadar tercatat sebagai anggota skuad, tapi banyak diantara mereka yang diyakini bisa bersaing untuk merebut posisi di tim inti.</p>
<p>Berikut catatan <em>bolabeten.com</em> sembilan pemain asal Sumbar yang akan berkompetisi di Liga 1 2021/2022:</p>
<p><strong>1. Irsyad Maulana</strong><br />
Pemain berpengalaman yang sudah malang melintang di kompetisi level elit Indonesia. Saat ini pemain berusia 28 tahun ini memperkuat Persita Tangerang. Bergabung sejak Piala Menpora 2021, Persita memperpanjang masa kerja Irsyad untuk Liga 1 2021/2022.</p>
<p>Irsyad diyakini akan mendapat menit bermain yang banyak di Persita, karena selama Piala Menpora 2021, mantan kapten tim Semen Padang FC ini cukup mendapat kepercayaan dari pelatih Widodo C Putra.</p>
<p><strong>2. Novri Setiawan</strong><br />
Pemain jebola SAD Uruguay ini, menjadi pemain tak tergantikan di Persija Jakarta. Enam musim di klub ibukota itu, Novri memang sulit disentuh oleh klub-klub lain. Pemain asal Padang Pariman ini memang sudah terlanjur betah di Persija.</p>
<p>Pemain serba bisa ini mampu bermain di berbagai posisi, baik sebagai full back maupun sebagai winger. Bahkan untuk Liga 1 kali ini, Novri sudah bertekad akan membawa Persija menjuarai Liga 1.</p>
<p><strong>3. Leo Guntara</strong><br />
Lepas dari PSM Makassar dan sempat pulang ke Semen Padang FC untuk musim 2020. Beruntung, Leo Guntara tak lama-lama menganggur karena dilirik oleh Borneo FC, dan kjlub asal Kalimantan Timur itu pun menjadi pelabuhan jebolan Semen Padang FC U-21, yang juara ISL U-21 2014.<br />
Leo pemain yang berposisi sebagai bek kiri, kembali mencuat namanya saat Liga 1 2019 bersama Semen Padang. Walaupun SPFC tak selamat dari degradasi, tapi penampilan Leo cukup menyita perhatian. Setelah itu dia direkrut PSM Makassar, tapi kompetisi dibatalkan.</p>
<p><strong>4. Aed Tri Oka</strong><br />
Pemain asal Sungai Tarab ini, beruntung bisa meneruskan karirnya di Tira Persikabo. Walaupun saat Piala Menpora lalu, Oka tak dapat menit bermain. Eks PSPS, Persija, dan Persela Lamongan ini ternyata mampu memikat pelatih Tira Persikabo.</p>
<p>Namun, untuk mendapat menit bermain dan masuk skuad inti, pemain yang berposisi sebagai center bek ini bakal cukup sulit. Terlalu banyak pesaing berkelas disana, Oka bakal jadi cadangan mati disana jika tak mampu meningkatkan kualitas permainannya secara signifikan.</p>
<p><strong>5. Jandia Eka Putra</strong><br />
Sejak tahun 2017 di PSIS Semarang, kiper gondrong ini telah menjadi idola suporter Laskar Mahesa Jenar. Walau tergolong kiper senior yang kini brusia 34 tahun, Jandia hampir dipastikan akan menjadi kiper utama PSIS Semarang.</p>
<p>Pemain yang diguyoni sebagai &#8220;kembaran&#8221; Virgil van Dijk ini, adalah portiere andalan Semen Padang FC sebelum dia hijrah ke PSIS, usai SPFC terdegradasi dari Liga 1 tahun 2017.</p>
<p><strong>6. Teja Paku Alam</strong><br />
Pemain asal Pesisir Selatan ini masuk jajaran kiper elit di Indonesia. Berkali-kali dapat panggilan Timnas, tetapi belum dapat kesempatan me3ntatatkan caps di Timnas. Persib beruntung mendapatkan jasa mantan kiper Semen Padang dan Sriwijaya FC ini.</p>
<p>Teja berpeluang menjadi kiper utama Persib, walau punya saingan yang tak kalah berkelas seperti kiper senior I Made Wirawan, Muhammad Natshir, dan kiper muda Aqil Savik.</p>
<p><strong>7. Afdal Yusra</strong><br />
Pemain asal Padang Panjang ini termasuk striker muda potensial. Namun, cedera panjang menerpanya yang membuatnya hampir absen satahun. Mantan striker Semen Padang U-19 dan Persita Tangerang ini adalah striker oportunis dan petarung hebat.</p>
<p>Barito Putera menjadi pelabuhan karir pemain berusia 23 tahun ini. Mungkin belum akan menjadi striker utama, namun pemain yang memakai jersey nomor 99 Barito ini, berpotensi bangkit menjadi striker muda yang akan menggebrak Liga 1.</p>
<p><strong>8. Fadillah Nur Rahman</strong><br />
Anak Lubuk Alung yang kini berseragam Madura United, adalah salah satu pemain muda yang diprediksi bakal unjuk kemmpuan di Liga 1 2021. Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan sudah memberikan sinyal, akan memberikan menit bermain yang banyak bagi pemain mudanya.</p>
<p>Termasuk Fadil, adalah pemain muda potensial Madura United. Apalagi, jebolan PPLP Sumbar ini sudah banyak pengalaman saat memperkuat Timnas U-16 dan Timnas U-19. Pemain serba bisa yang bisa berposisi sebagai center bek dan gelandang bertahan ini adalah kandidat bintang muda yang bakal unjuk kemampuan di Liga 1.</p>
<p><strong>9. Aldo Claudio</strong><br />
Pemain muda asal Padang, tepatnya binaan PSTS Tabing ini adalah pemain yang berposisi sebagai Bek Tengah. Sebelum menjadi pemain Persik Kediri, Aldo sempat bermain di Klub Persiwa Wamena dan sempat juga membela Timnas usia muda.</p>
<p>Sayangnya,  karir Aldo sempat tercemar karena hukuman Komdis PSSI, setelah terlibat kasus pemukulan wasit saat memperkuat Persiwa Wamena tahun 2018. Aldo dijatuhi hukuman tak boleh bermain di kompetisi PSSI seumur hidup. Namun, berkat banding yang diajukannya, Aldo bisa bebbas dari hukuman itu. Aldo pun berlabuh di Persik Kediri sejak akhir tahun 2020.<strong>(RMO)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sembilan-pemain-wakil-ranah-minang-di-liga-1-2021-2022/">Sembilan Pemain Wakil Ranah Minang di Liga 1 2021/2022</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Anak Minang Mengadu Nasib di PSKC Cimahi, Sabar Menunggu Liga 2 2021 dalam Ketidakpastian</title>
		<link>https://prokabar.com/tiga-anak-minang-mengadu-nasib-di-pskc-cimahi-sabar-menunggu-liga-2-2021-dalam-ketidakpastian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2021 12:05:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#cimahi]]></category>
		<category><![CDATA[#Liga2]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#pskc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91172</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cimahi, prokabar – Tiga pemain asal Sumbar, Mardiono, Usman Diarra, dan Aldi Dahlan, saat ini sedang mengadu nasib di klub Liga 2, PSKC Cimahi....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-anak-minang-mengadu-nasib-di-pskc-cimahi-sabar-menunggu-liga-2-2021-dalam-ketidakpastian/">Tiga Anak Minang Mengadu Nasib di PSKC Cimahi, Sabar Menunggu Liga 2 2021 dalam Ketidakpastian</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cimahi, prokabar</strong> – Tiga pemain asal Sumbar, Mardiono, Usman Diarra, dan Aldi Dahlan, saat ini sedang mengadu nasib di klub Liga 2, PSKC Cimahi. Ketiga anak Minang itu, bersabar menunggu kompetisi Liga 2 digulir, walau dalam ketidakpastian.</p>
<p>PSKC Cimahi tetap menggelar latihan ditengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di pulau Jawa dan Bali.</p>
<p>Klub promosi Liga 3 2019 ke Liga 2 2020 berlatih di markas tim Stadion Sangkuriang, Cimahi. Pelatih kepala Robby Darwis tidak meliburkan tim namun menjalani latihan 1 kali sehari. Hanya saja, program persiapan tim berjulukan Laskar Sangkuriang dilakukan tertutup</p>
<p>Mardiono, pemain PSKC Cimahi membenarkan hal ini kepada bolabeten.com via pesan WhatsApp (WA) pribadinya, pada akhir pekan lalu.</p>
<p>Pemain asal Sijunjung, Sumatera Barat ini mengaku manajemen tim dan jajaran pelatih belum meliburkan tim. Dirinya dan rekan-rekan masih menjalani latihan meski hanya satu kali sehari.</p>
<p>“Libur belum ada. Kami tetap latihan tapi cuma satu kali sehari. Latihannya tertutup,” ucapnya.</p>
<figure id="attachment_91175" aria-describedby="caption-attachment-91175" style="width: 582px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class=" wp-image-91175" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/07/Capture-300x218.png" alt="" width="582" height="423" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/07/Capture-300x218.png 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/07/Capture.png 593w" sizes="(max-width: 582px) 100vw, 582px" /><figcaption id="caption-attachment-91175" class="wp-caption-text">Usman Diarra, saat PSKC Cimahi berujicoba dengan Persib Bandung. (foto: instagram)</figcaption></figure>
<p>Jebolan PPLP Sumbar 2011 yang kerap melalang nusantara dalam melakoni karir sepakbola profesionalnya, mengatakan dia bersabar tunggu kepastian bergulirnya Liga 2 2021/2022.</p>
<p>Nono, sapaan singkat pemain kelahiran 4 Maret 1993 bersama pemain asal Sumbar lainnya, M. Aldi Dahlan, Usman Diarra, setia menantikan kick-off kompetisi yang kembali tertunda akibat wabah Covid-19.</p>
<p>“Situasi sulit sama dengan musim lalu. Kami yang mencari penghidupan di sepakbola hanya bisa menentramkan hati. Berharap kompetisi kembali berjalan,” tukas penyerang sayap yang pernah membela Semen Padang FC, PSP Padang, Persikad Depok, PSS Sleman, Persebaya Surabaya, Persiba Balikpapan dan sekarang PSKC Cimahi.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-anak-minang-mengadu-nasib-di-pskc-cimahi-sabar-menunggu-liga-2-2021-dalam-ketidakpastian/">Tiga Anak Minang Mengadu Nasib di PSKC Cimahi, Sabar Menunggu Liga 2 2021 dalam Ketidakpastian</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menunggu Aksi Wonderkid Indonesia dari Ranah Minang</title>
		<link>https://prokabar.com/menunggu-aksi-wonderkid-indonesia-dari-ranah-minang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 May 2021 14:59:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#ranah]]></category>
		<category><![CDATA[#wonderkid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=87485</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Timnas Indonesia telah terbang ke Dubai, Uni Emirate Arab (UEA) pada Senin (17/5). Diantara rombongan Timnas, menyelip gelandang muda Semen Padang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menunggu-aksi-wonderkid-indonesia-dari-ranah-minang/">Menunggu Aksi Wonderkid Indonesia dari Ranah Minang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong> &#8211; Timnas Indonesia telah terbang ke Dubai, Uni Emirate Arab (UEA) pada Senin (17/5). Diantara rombongan Timnas, menyelip gelandang muda Semen Padang FC asli putra Ranah Minang, Genta Alparedo.</p>
<p>Pemain berusia 19 ini, memang ramai diperbincangkan dan menjadi salah satu pemain Timnas yang paling banyak mendapat sorotan dari publik sepakbola Indonesia. Bahkan media-media olaraga ternama tanah air tak luput mengulas keberadaannya di Timnas.</p>
<p>Genta, anak Kuranji, Kota Padang itu telah menyita perhatian. Dia merupakan satu-satunya pemain Liga 2 yang dipanggil coach Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan di Dubai sebagai persiapan menuju lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.</p>
<p>Padahal, Genta belum pernah mencicipi kompetisi resmi bersama klubnya di Semen Padang FC. Menit bermainnya masih nol, tapi dia tetap dipanggil. Tidak terlalu jelas apa referensi dan dasar pemanggilan Genta.</p>
<p>Terlepas dari hal itu, tentunya pelatih sekaliber Shin Tae Yong tak sembarang memanggil pemain untuk timnya. Pastinya dia melihat sesuatu yang istimewa pada diri pemain.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-87487" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/agen-1-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/agen-1-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/agen-1.jpg 640w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Saat dimainkan Timnas beberapa menit ketika ujicoba melawan Bali United beberapa waktu lalu, Genta mampu menjawab karaguan, dan tampil cukup apik dalam laga itu saat menggantikan Evan Dimas.</p>
<p>Kabarnya, dari info yang didapatkan dari internal Timnas, Genta punya potensi menjanjikan jika dimainkan sebagai gelandang Serang dalam skema 4-4-2 yang diusung Shin Tae Yong.</p>
<p>Nah, menarik ditunggu jika Genta dimainkan Shin Tae Yong dalam tiga laga sisa kualifikasi Piala Dunia 2022. Hal itu tentunya semakin membuktikan bahwa pemain muda Ranah Minang ini memang spesial.</p>
<p>&#8220;Genta berangkat hari ini om ke Dubai, mohon doanya selamat sampai tujuan dan bisa sukses bersama tim.&#8221;bunyi pesan WA Genta kepada bolabeten.</p>
<p>Sebuah sejarah akan ditorehkan Genta, jika dia dimainkan dalam laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand, Vietnam, dan Uni Emirat Arab.</p>
<p>Karena tidak banyak, bahkan mungkin belum ada pemain asal Sumbar yang bermain di kualifikasi Piala Dunia.</p>
<p>Apalagi jika Genta mampu bermain eksplosif dan memberi kontribusi nyata bagi tim Timnas senior di usia yang baru 19 tahun.</p>
<p>Maka, dengan segala harapan, potensi, dan proses yang sudah dilaluinya sejauh ini, mungkin tak berlebihan jika suatu saat label &#8220;Wonderkid&#8221; atau anak ajaib Indonesia layak disematkan pada Genta Alparedo.<strong>(mht)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menunggu-aksi-wonderkid-indonesia-dari-ranah-minang/">Menunggu Aksi Wonderkid Indonesia dari Ranah Minang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak Minang di Kiblat sepakbola Dunia; Dari Nilmaizar Sampai Genta Alparedo</title>
		<link>https://prokabar.com/anak-minang-di-kiblat-sepakbola-dunia-dari-nilmaizar-sampai-genta-alparedo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2021 14:24:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#dunia]]></category>
		<category><![CDATA[#genta]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#NilMaizar]]></category>
		<category><![CDATA[#SepakBola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=79902</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Rizal Marajo Terpilihnya pemain muda semen Padang Fc, Genta Alparedo menjalani latihan ke Spanyol bersama Timnas Indonesia U-19, tentunya sesuatu yang membanggakan. Sebagai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/anak-minang-di-kiblat-sepakbola-dunia-dari-nilmaizar-sampai-genta-alparedo/">Anak Minang di Kiblat sepakbola Dunia; Dari Nilmaizar Sampai Genta Alparedo</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-79903 alignleft" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/01/medal-219x300.jpg" alt="" width="168" height="230" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/01/medal-219x300.jpg 219w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/01/medal-747x1024.jpg 747w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/01/medal-768x1053.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/01/medal-1120x1536.jpg 1120w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/01/medal.jpg 1331w" sizes="auto, (max-width: 168px) 100vw, 168px" /><br />
Oleh: <strong>Rizal Marajo</strong></p>
<p>Terpilihnya pemain muda semen Padang Fc, Genta Alparedo menjalani latihan ke Spanyol bersama Timnas Indonesia U-19, tentunya sesuatu yang membanggakan. Sebagai pemain muda berpotensi, bisa mencicipi latihan di salah satu negara kiblat sepakbola tentunya menjadi pengalaman yang sangat langka. Sangat berharga dan tentunya tak ingin disia-siakan oleh pemain belia seperti Genta.</p>
<p>Kalau ditelusuri jejak-jejak pemain sepakbola asal Sumbar yang sempat mencicipi latihan di dua kutub sepakbola dunia, Eropa dan Amerika Latin, Genta memang bukan yang pertama. Entah itu namanya ikut TC Timnas, program khusus tim binaan, atau trial di klub-klub Eropa.</p>
<p>Nama pertama yang harus disebut tentu saja Nilmaizar, pria 51 tahun asal Payakumbuh ini bisa dikatakan salah satu pendobrak tebalnya tembok sepakbola Eropa, tidak hanya bagi pemain asal Ranah Minang, tapi juga Indonesia.</p>
<p>Ketika masuk skuad Tim Garuda II 1990, Nilmaizar dan kawan-kawan sempat menjalani TC di Cekoslowakia. Seminggu setelah pulang ke Indonesia, Nil bersama tiga rekannya; Rochy Poetiray, Agus Yuwono, dan Heriansyah terbang kembali ke negara Eropa Timur itu. Mereka direkomendasikan pelatih Josef Masopust untuk berlatih di klub besar negara itu.</p>
<p>Nil dan Agus berlatih di Sparta Praha, sementara Rochy dan Heriansyah di Dukla Praha. Namun, dalam kompetisi Nil dan Agus dipinjamkan bermain di klub kasta kedua Cekoslowakia, Benossov. Nil sempat bermain disana selama setengah musim. Itulah kiprah Nil, anak Nunang Payakumbuh menembus Eropa.</p>
<p>Sebelumnya, ada yang menyebutkan bahwa Suhatman Imam pernah trial di klub Eredivisie Belanda, Go Ahead Eagles, atas rekomendasi pelatih Timnas saat itu Wiel Coerver. Namun, tidak ada referensi dan bukti tertulis yang cukup valid untuk menunjukan legenda hidup sepakbola Sumbar itu memang pernah mengecap trial di Belanda.</p>
<p>Setelah Nilmaizar, anak Minang lain yang sempat mencicipi Eropa adalah duet Primavera, Gusnedi Adang dan Yeyen Tumena. Mereka berlatih di Tavarone, Italia, melalui Proyek yang didanai oleh pengusaha Nirwan Bakrie, bekerja sama dengan Sampdoria, klub elite Italia saat itu.</p>
<p>Lewat jalur Sampdoria, tim muda Indonesia yang dilatih Romano Matte itu bisa bertanding di kompetisi Primavera musim 1993-1994. Disanalah Gusnedi dan Yeyen mencicipi kompetisi di negara Eropa. Kedua jebolan Primavera ini karirnya cukup sukses baik di klub, maupun Timnas Indonesia era 1990-an.</p>
<p>Bobby Satria juga sempat menjalani TC di Eropa, tepatnya di Belanda. Bersama Timnas U-23 yang dipersiapkan untuk Asian Games Doha Qatar 2006. Dibawah asuhan pelatih Foppe de Haan, Bobby dan kawan-kawan berlatih enam bulan di Herenveen, Belanda. Bahkan, anak PSTS Tabing itu juga dipercaya sebagai kapten timnas U-23 saat itu.</p>
<p>Setelah Bobby, program sepakbola yang cukup banyak menarik pemain asal Sumbar atau berdarah Minang berlatih di luar negeri adalah Sociedad Anonima Deportiva, atau yang dikenal SAD. Inilah program paling lama dalam mengirimkan pemain ke luar negeri. Namun, para pemain yang terpilih mengikuti program tersebut tidak dibawa berlatih ke Eropa, tetapi ke kutub lain sepakbola dunia yaitu Amerika Selatan, tepatnya di Uruguay.</p>
<p>Di negara pemegang dua kali juara Piala Dunia ini, program ini berjalan sejak 2008 hingga 2012. Para pemain Indonesia tak hanya sekadar berlatih, melainkan juga ambil bagian di kompetisi junior Uruguay, Quinta Division.</p>
<p>Dari empat kali pengiriman pemain sejak 2008, terdapat nama-nama pemain asal Sumbar. SAD angkatan pertama terdapat nama Davitra dan Randi Chandra dari Sumbar. Selain itu ada nama Alan Martha dan Novri Setiawan. Juga ada nama berdarah minang seperti Syamsir Alam. Namun, dari nama-nama tersebut, yang bertahan sampai sekarang di level kompetisi kasta tertinggi hanya Novri Setiawan.</p>
<p>Generasi berikutnya dari SAD yang menonjol adalah Teja Paku Alam. Portiere jebolan SAD 2011 ini bahkan menjelma menjadi salah satu kiper terbaik Indonesia saat ini. Lelaki asal Pesisir Selatan yang kini memperkuat Persib Bandung, juga berulangkali mendapat panggilan Timnas Indonesia, walau sejauh ini masih menunggu caps pertamanya berseragam merah putih.</p>
<p>Pasca program SAD, masih ada anak Minang lain yang bertualang ke benua biru Eropa memperdalam ilmu sepakbola. Melalui Timnas U-19 2014, Febli Gushendra anak Lubuk Basung dan Rully Desrian dari Pessel, mengikuti TC di Barcelona untuk persiapan Piala Asia U-20 2014.</p>
<p>Di Barcelona, tim ini tak hanya berlatih, tetapi sempat ujicoba melawan tim Barcelona B, yang diperkuat oleh dua pemain kelas dunia, Luis Suarez dan Thomas Vermaelen. Selain Barcelona B, mereka juga sempat melawan tim yunior klub-klub besar Spanyol, seperti Atletico Madrid dan Real Madrid,</p>
<p>Akhirnya, sampailah pada Genta Alparedo di penghujung 2020 terbang ke Spanyol. &#8220;Anak Kuranji itu ke Barcelona&#8221;, antara lain beberapa media menggambarkan mission imposible seorang anak muda yang punya bakat bagus di sepakbola, mencoba meraih mimpinya.</p>
<p>Apapun itu, tentunya sebuah kesempatan bagi Genta untuk memanfaatkan kesempatan yang langka itu. Setidaknya bagi dirinya sendiri, kalau memang ingin menjadikan sepakbola sebagai masa depannya.  Semen Padang FC, Timnas, Barcelona, dan Spanyol, akan menjadi referensi hebat yang akan mewarnai karirnya di masa depan.</p>
<p>Bagaimanapun, pola pikir, cara pandang, pengalaman, dan motivasinya akan berbeda dibanding pemain yang belum mendapat kesempatan seperti dirinya, pasti akan sangat berbeda. Tapi disini pula ujian terberatnya, kembali ke dirinya sendiri. Bisa tidak memanfaatkan kesempatan itu dengan baik, atau cukup puas sekadar bisa tur ke Barcelona. Genta bisa belajar dari para senior dan pendahulunya.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/anak-minang-di-kiblat-sepakbola-dunia-dari-nilmaizar-sampai-genta-alparedo/">Anak Minang di Kiblat sepakbola Dunia; Dari Nilmaizar Sampai Genta Alparedo</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fadillah Nur Rahman, Dari Lubuk Alung Berjuang Menjadi Anak Minang Pertama yang Tampil di Piala Dunia</title>
		<link>https://prokabar.com/fadillah-nur-rahman-dari-lubuk-alung-berjuang-menjadi-anak-minang-pertama-yang-tampil-di-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2020 02:03:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#piala Dunia 2021]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69594</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar – Timnas Indonesia U-19 telah dipastikan menghuni Grup A penyisihan Piala Asia (AFC) U-19 yang akan berlangsung di Uzbekistan, 14– 31 Oktober...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadillah-nur-rahman-dari-lubuk-alung-berjuang-menjadi-anak-minang-pertama-yang-tampil-di-piala-dunia/">Fadillah Nur Rahman, Dari Lubuk Alung Berjuang Menjadi Anak Minang Pertama yang Tampil di Piala Dunia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong> – Timnas Indonesia U-19 telah dipastikan menghuni Grup A penyisihan Piala Asia (AFC) U-19 yang akan berlangsung di Uzbekistan, 14– 31 Oktober 2020 nanti. Sebanyak 44 pemain juga telah diumumkan PSSI untuk melakoni pemusatan latihan (TC) berjalan Timnas Indonesia U-19 sejak Mei 2020.</p>
<p>Seorang diantaranya adalah Fadilah Nur Rahman. Anak muda 18 tahun asal Sumatera Barat, Lubuk Alung-Padang Pariaman.</p>
<p>Kepada <em>prokabar</em>, Kamis malam (18/6/2020), Fadilah membenarkan Ia sedang fokus ikuti TC Virtual Timnas Indonesia U-19. Dan akan berjuang keras masuk ke dalam Timnas dan berlaga untuk negara di Piala Asia U-19 di Uzbekistan.</p>
<p>Untuk jangka Panjang, dia juga akan berjuang keras masuk Timnas Indonesia U-20 yang akan tampil di Piala Dunia U-20 2021, dimana Indonesia akan menjadi tuan rumah. Jika cita-citanya terwujud, dipastikan dia akan menjadi putra minang pertama yang akan tampil di Piala Dunia sepanjang sejarah.</p>
<p>Konsentrasinya bisa tercurah penuh karena baru saja menamatkan pendidikan di Diklat Ragunan tahun ajaran 2020 ini. “Tahun ini tamat di Diklat Ragunan dan sekarang sudah pulang ke kampung, Pariaman. TC Timnas U-19 secara virtual saya jalani dari sini,” ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-69595" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/06/alung-1.jpg" alt="" width="580" height="333" /></p>
<p>Sekilas Fadilah, Ia merupakan penghuni skuad Timnas Indonesia U-16 tahun 2018 asuhan Fakhri Husaini. Menjuarai Piala AFF U-16 2018 dan perempat finalis Piala Asia U-16 2018.</p>
<p>Dominan dengan kaki kirinya, fasih bermain di tiga posisi, Bek Kiri, Bek Tengah dan Gelandang Bertahan.Duetnya dengan Komang Teguh di sentral pertahanan, bak batu karang dan tembok kokoh dalam membentengi gawang.</p>
<p>Hasilnya, Timnas U16 juara di Asia Tenggara dengan catatan enam kemenangan tanpa terkalahkan, minim kebobolan dan trengginas merobek jala lawan-lawan. Fadil pun ikut mencatatkan sebiji gol di tabungan 23 gol Indonesia.</p>
<p>Sayang, Fadil kemudian hilang dari peredaran Garuda Muda. Berbarengan dengan naiknya sejumlah rekan-rekan Timnas U-16 2018, seperti Bagas Kaffa, Komang Teguh, Bagus Kahfi, Mochamad Supriadi, Sutan Zico dan lain-lain ke Timnas U-19 untuk Piala AFF U18 2019 di Vietnam.</p>
<p>Berlanjut ke kualifikasi Piala AFC U19 2019, lagi-lagi Fadil terdepak dari 23 nama pemain. Beruntung, ‘injury time’, Ia dipanggil lagi ketika Indonesia akan mengawali laga perdana melawan Timor Leste.</p>
<p>Menggantikan Fadhil Aditya yang cedera. Fadil minim menit bermain tapi Indonesia menjuarai Grup K dari 3 laga dan lolos ke Piala Asia U-19 2020. “Awalnya dipulangkan dan tidak masuk 23 pemain. Tapi dipanggil lagi pas Indonesia main lawan Timor Leste,” ujarnya.</p>
<p>Tahun ini, Timnas U-19 menuju Piala Asia U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021. Fadil mendapat kesempatan lagi masuk 44 nama pemain TC berjalan. Waktunya luang karena belum terikat dengan klub manapun di kompetisi PSSI.</p>
<p>“Persaingan positif dan kompetitif. Saya akan semaksimal mungkin jalani TC ini. Soal klub profesional belum ada,” tukas eks. PPLP Sumbar tersebut.</p>
<p><strong>BIODATA</strong><br />
Nama : Fadilah Nur Rahman<br />
Tempat/Tanggal lahir : Lubuk Alung/10 Februari 2002<br />
Tinggi Badan : 170 cm<br />
Berat Badan : 63 kg<br />
Posisi bermain : Bek Kiri, Bek Tengah, Gelandang,</p>
<p><strong>KARIR</strong></p>
<p>– SSB Nagari Kataping<br />
– Persepar Padang Pariaman<br />
– Minang United<br />
– PPLP Sumbar<br />
– Diklat Ragunan<br />
2018 : Timnas Indonesia U-16 (19/1)<br />
2019 : Timnas Indonesia U-19</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadillah-nur-rahman-dari-lubuk-alung-berjuang-menjadi-anak-minang-pertama-yang-tampil-di-piala-dunia/">Fadillah Nur Rahman, Dari Lubuk Alung Berjuang Menjadi Anak Minang Pertama yang Tampil di Piala Dunia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daftar Pelatih Liga 1 2020; Masih Ada Aroma Ranah Minang yang Tersisa</title>
		<link>https://prokabar.com/daftar-pelatih-liga-1-2020-masih-ada-aroma-ranah-minang-yang-tersisa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2020 08:39:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#liga1]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=61282</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Liga 1 2020 resmi bergulir pada Sabtu (29/2/2020), dan semua sudah selesai mempersiapkan segala perlengkapan &#8220;perang&#8221;. Salah satu yang terpenting ialah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/daftar-pelatih-liga-1-2020-masih-ada-aroma-ranah-minang-yang-tersisa/">Daftar Pelatih Liga 1 2020; Masih Ada Aroma Ranah Minang yang Tersisa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Liga 1 2020 resmi bergulir pada Sabtu (29/2/2020), dan semua sudah selesai mempersiapkan segala perlengkapan &#8220;perang&#8221;. Salah satu yang terpenting ialah sosok pelatih sebagai juru taktik setiap klub.</p>
<p>Sumatra Barat sebagai salah satu daerah terbanyak yang memiliki pelatih berlisensi A AFC ataupun APC Pro, hanya mengutus dua nama untuk beradu ilmu di pentas sepakbola tertinggi Indonesia itu.</p>
<p>Aroma Ranah Minang yang tersisa di bench-bench tim Liga 1 adalah, Nilmaizar yang mendapat musim keduanya bersama Persela Lamongan. Satu lagi, Hendri Susilo yang meroket namanya setelah membawa Persiraja Banda Aceh ke Liga 1. Kini pelatih asal Bukittinggi itu dipercaya kembali memimpin skuad &#8220;Lantak Laju&#8221; di Liga 1.</p>
<p>Dari 18 kontestan klub yang terdapat di musim Liga 1 tahun ini terdapat 11 pelatih asing dan 7 pelatih lokal. Dari 11 pelatih, terdapat dua pelatih asing yang baru saja didatangkan. Mereka adalah Sergio Farias dan Bojan Hodak.</p>
<p>Sisanya pernah melatih klub Indonesia. Sebut saja nama-nama seperti Robert Rene Alberts, Igor Kriushenko, Paul Munster, dll.</p>
<p>Adapun terdapat klub yang mempercayakan kursi kepelatihan ke pelatih-pelatih lokal yakni Persebaya, Persik, Persiraja, Madura United, Persita, Barito Putera, dan Persela.</p>
<p>Kampiun Liga 2 musim lalu, Persik Kediri menunjuk Joko Susilo sebagai musim ini. Ia menggantikan peran Budiardjo Thalib yang terkendala lisensi, Budiardjo baru memiliki lisensi B AFC.</p>
<p>Madura United memakai jasa Rahmad Darmawan setelah sebelumnya dilatih oleh Rasiman.<br />
Selain itu ada Nil Maizar, Aji Susanto, Widodo C. Putro, Hendri Susilo, dan Djadjang Nurdjaman yang masih dipertahankan klub lamanya.</p>
<p>Daftar pelatih asing di Liga 1 2020:<br />
Igor Kriushenko (Persikabo)<br />
Paul Munster (Bhayangkara FC)<br />
Edson Tavares (Borneo FC)<br />
Sergio Farias (Persija)<br />
Dragan Djukanovic (PSIS)<br />
Bojan Hodak (PSM Makassar)<br />
Mario Gómez (Arema FC)<br />
Stefano Cugurra (Bali United)<br />
Robert Rene Albert (Persib)<br />
Jacksen F. tiago (Persipura)<br />
Dejan Antonic (PSS Sleman)</p>
<p>Daftar pelatih lokal Liga 1 2020:<br />
Nil Maizar (Persela Lamongan)<br />
Aji Santoso (Persebaya Surabaya)<br />
Djadjang Nurdjaman (Barito Putera)<br />
Joko Susilo (Persik Kediri)<br />
Widodo C. Putro (Persita Tangerang)<br />
Hendri Susilo (Persiraja Banda Aceh)<br />
Rahmad Darmawan (Madura United). <strong>(mht)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/daftar-pelatih-liga-1-2020-masih-ada-aroma-ranah-minang-yang-tersisa/">Daftar Pelatih Liga 1 2020; Masih Ada Aroma Ranah Minang yang Tersisa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Milad Pertama, Momen Perantau Solok Saiyo Sakato Pererat Persaudaraan</title>
		<link>https://prokabar.com/milad-pertama-momen-perantau-solok-saiyo-sakato-pererat-persaudaraan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jan 2020 02:52:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#Perantau]]></category>
		<category><![CDATA[#perantauminang]]></category>
		<category><![CDATA[#Solok]]></category>
		<category><![CDATA[#soloksaiyosakato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56921</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Diiringi lantunan pembacaaan ayat suci Alquran, rangkaian acara milad Perantau Solok Saiyo Sakato (S3) Sumbar ke-1 resmi dimulai, Minggu (12/1). Acara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/milad-pertama-momen-perantau-solok-saiyo-sakato-pererat-persaudaraan/">Milad Pertama, Momen Perantau Solok Saiyo Sakato Pererat Persaudaraan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Diiringi lantunan pembacaaan ayat suci Alquran, rangkaian acara milad Perantau Solok Saiyo Sakato (S3) Sumbar ke-1 resmi dimulai, Minggu (12/1).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Acara yang dihelat di salah satu cafe di Kota Padang ini dihadiri ratusan perantau yang berasal dari Kota Solok, Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat membuka acara, Ketua Perantau S3 Sumbar, Suwirpen mengatakan, selain ajang silaturahmi dan mempererat persaudaraan, dalam acara ini juga dibahas kegiatan-kegiatan kongkrit yang dapat membantu ranah dan rantau.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Setahun ini kegiatan kita lebih berorientasi sosial. Harus dipikirkan juga sesuatu yang bermanfaat buat anggota, seperti pendirian koperasi perantau,&#8221; ucap Suwirpen melalui keterangan tertulis, Senin (13/1).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ditambahkannya, lewat koperasi, anggota yang sedang mengalami kesulitan akan dapat terbantu, terutama dalam segi finansial.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada kesempatan sama, Ketua Pelaksana, Dedi Diantolani menjelaskan, nantinya koperasi tersebut dapat mengakomodir kebutuhan anggota.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Selain simpan pinjam, yang umum ada dalam sebuah koperasi, juga kita bentuk unit usaha bagi perantau yang akan menjual produknya,&#8221; jelas Dedi yang didampingi Sekretaris Pelaksana, Alfiandri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Alfiandri juga menambahkan, koperasi tersebut saat ini sedang digodok pengurus dan mudah-mudahan segera terbentuk.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Acara milad Perantau S3 sendiri berlangsung meriah dan diisi berbagai acara seperti pertujukan tari, nyanyian dan ditutup permainan KIM dengan hadiah yang luar biasa. (<b>rel</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/milad-pertama-momen-perantau-solok-saiyo-sakato-pererat-persaudaraan/">Milad Pertama, Momen Perantau Solok Saiyo Sakato Pererat Persaudaraan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dunsanak Minang, Berikut Kondisi Pasar Pedagang yang Terendam Banjir</title>
		<link>https://prokabar.com/dunsanak-minang-berikut-kondisi-pasar-pedagang-yang-terendam-banjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jan 2020 05:28:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#perantauminang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56088</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Kondisi terkini sejumlah pasar di Jakarta hari ini, ribuan pedagang di Pasar Cipulir, Tanah Abang, Ciledug dan Jatinegara tidak bisa berjualan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dunsanak-minang-berikut-kondisi-pasar-pedagang-yang-terendam-banjir/">Dunsanak Minang, Berikut Kondisi Pasar Pedagang yang Terendam Banjir</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211; </strong>Kondisi terkini sejumlah pasar di Jakarta hari ini, ribuan pedagang di Pasar Cipulir, Tanah Abang, Ciledug dan Jatinegara tidak bisa berjualan karena banjir. Tidak itu saja barang dagangan mereka juga terendam air. Terbayang berapa kerugian mereka?</p>
<p>Pasar di Jakarta, mayoritas diisi oleh pedagang berasal dari Sumatera Barat. Pergi lah jalan jalan ke pasar pasar itu, Bahasa minang adalah bahasa keseharian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_56090" aria-describedby="caption-attachment-56090" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-56090" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0011.jpg" alt="" width="720" height="531" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0011.jpg 1080w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0011-300x221.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0011-768x566.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0011-1024x755.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-56090" class="wp-caption-text">Pasar Ciledug</figcaption></figure>
<p>Kini perantau minang itu tengah berduka. Toko, lapak dan tempat berdagang mereka habis ditelan air. Baju yang mereka jual, menjadi kain kotor. Padahal modalnya tidak sedikit.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_56091" aria-describedby="caption-attachment-56091" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-56091" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0012.jpg" alt="" width="720" height="482" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0012.jpg 1079w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0012-300x201.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0012-768x514.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0012-1024x685.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-56091" class="wp-caption-text">Pasar benhil</figcaption></figure>
<p>&#8220;Banyak rugi saya, tidak satupun barang dagangan yang bisa diselamatkan,&#8221; ujar Anto, pedagang di Tanah Abang seraya berharap kepedulian dari banyak pihak. (laf)</p>
<div class="mceTemp"></div>
<figure id="attachment_56089" aria-describedby="caption-attachment-56089" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-56089" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0013.jpg" alt="" width="720" height="503" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0013.jpg 1080w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0013-300x210.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0013-768x537.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0013-1024x716.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-56089" class="wp-caption-text">Pasar Cipulir</figcaption></figure>
<figure id="attachment_56093" aria-describedby="caption-attachment-56093" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-56093" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0010.jpg" alt="" width="720" height="437" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0010.jpg 1080w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0010-300x182.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0010-768x466.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0010-1024x622.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-56093" class="wp-caption-text">Pasar Cileduk</figcaption></figure>
<figure id="attachment_56094" aria-describedby="caption-attachment-56094" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-56094" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0008.jpg" alt="" width="720" height="890" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0008.jpg 1036w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0008-243x300.jpg 243w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0008-768x949.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0008-829x1024.jpg 829w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-56094" class="wp-caption-text">Pasar Jati Negara</figcaption></figure>
<figure id="attachment_56092" aria-describedby="caption-attachment-56092" style="width: 480px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-56092" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0009.jpg" alt="" width="480" height="592" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0009.jpg 809w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0009-243x300.jpg 243w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200102-WA0009-768x946.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-56092" class="wp-caption-text">Pasar Jati Negara</figcaption></figure>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dunsanak-minang-berikut-kondisi-pasar-pedagang-yang-terendam-banjir/">Dunsanak Minang, Berikut Kondisi Pasar Pedagang yang Terendam Banjir</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fadli Zon: Pemerintah Gagal Jamin Keselamatan Orang Minang dan Etnis Lain di Papua</title>
		<link>https://prokabar.com/fadli-zon-pemerintah-gagal-jamin-keselamatan-orang-minang-dan-etnis-lain-di-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Sep 2019 04:04:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#fadlizon]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#wamena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47726</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konflik dan kerusuhan yang terjadi di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Senin, 23 September 2019 lalu, merupakan tragedi kemanusiaan. Konflik telah mengakibatkan korban...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadli-zon-pemerintah-gagal-jamin-keselamatan-orang-minang-dan-etnis-lain-di-papua/">Fadli Zon: Pemerintah Gagal Jamin Keselamatan Orang Minang dan Etnis Lain di Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Konflik dan kerusuhan yang terjadi di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Senin, 23 September 2019 lalu, merupakan tragedi kemanusiaan. Konflik telah mengakibatkan korban jiwa dan pengungsian. Pemerintah telah gagal menjamin keselamatan warga Minang dan etnis lain di Papua.</p>
<p>Sebagai anak dari sebuah bangsa yang warganegaranya sangat plural, setiap konflik yang melibatkan sentimen etnik memang pantas menyakiti rasa kebangsaan kita. Apalagi, akibat konflik tersebut kini lebih dari lima ribu orang mengungsi, dan ribuan lainnya terpaksa eksodus dengan perasaan traumatik. Tak terasa kehadiran negara dan belum ada ungkapan belasungkawa dari Presiden Joko Widodo.</p>
<p>Sebagai Ketua Umum DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Ikatan Keluarga Minang (IKM), ada beberapa poin yang ingin saya sampaikan.</p>
<p>Pertama, saya ingin menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya warga Minangkabau, serta saudara-saudara saya dari etnis lainnya pada bentrokan yang terjadi awal pekan kemarin. Kita sangat menyesalkan kejadian tersebut. Tindakan pembantaian terhadap warga Minang adalah perbuatan biadab. Orang Minang adalah warga cinta damai dan selalu berprinsip “Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.”</p>
<p>Kedua, IKM meminta agar aparat keamanan dan pemerintah setempat bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan semua orang yang ada di Wamena. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya harus bisa melindungi dan memastikan keamanan masyarakat Minangkabau, juga etnis pendatang lainnya, yang bertahan di Wamena. Jaminan keamanan dan keselamatan ini penting, agar konflik dan kerusuhan kemarin tidak memancing konflik lebih luas. Informasi yang dihimpun dari Pengurus DPW IKM Papua, saat ini ada sekitar 981 perantau Minang di Provinsi Papua, di mana 500 orang di antaranya tinggal di Wamena.</p>
<p>Ketiga, karena ini bukan pertama kalinya terjadi konflik horisontal berlatar belakang sentimen etnis di Wamena, pemerintah dan aparat keamanan mestinya menggunakan pendekatan yang hati-hati. Semua pihak harus mendorong terjadinya resolusi konflik. Kerjasama yang terjadi antara pemerintah Provinsi Papua dengan Provinsi Sumatera Barat dalam menangani para korban saya kira sudah bagus dan bisa meredam konflik ini agar tak meluas.</p>
<p>Keempat, saya meminta semua tokoh, baik tokoh Minang maupun tokoh Papua, baik yang ada di Papua maupun di Jakarta, agar bisa segera duduk bersama untuk menenangkan masyarakat, terutama untuk memastikan agar tidak muncul kesalahpahaman dan prasangka pasca-konflik kemarin. Kita harus sama-sama berkepentingan konflik tersebut tidak merembet ke mana-mana.</p>
<p>Karena pasca-kerusuhan kemarin banyak warga Minang tak lagi merasa aman, sehingga meminta dipulangkan ke kampung halaman, IKM berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memfasilitasi aspirasi tersebut dan membantu para korban. Sejauh ini saya mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua dan Sumatera Barat yang telah mengambil tanggung jawab dalam mengurus serta memulangkan jenazah para korban. Bantuan hendaknya juga diberikan untuk korban yang mengungsi, eksodus, dan mengalami trauma.</p>
<p>Kita berharap kasus ini segera ditangani tuntas, agar tidak muncul kegelisahan di kalangan para perantau di Papua. Perdamaian adalah buah ikhtiar bersama. Tak boleh lagi ada diskriminasi agama, suku, golongan, maupun etnis tertentu. Dan negara harus hadir dalam melindungi warganya sebagai amanat konstitusi.</p>
<p><strong>Dr. Fadli Zon, M.Sc.</strong><br />
<em>Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minangkabau</em></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadli-zon-pemerintah-gagal-jamin-keselamatan-orang-minang-dan-etnis-lain-di-papua/">Fadli Zon: Pemerintah Gagal Jamin Keselamatan Orang Minang dan Etnis Lain di Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tan Rajo Khairul : Kasus LGBT Coreng Wibawa Minangkabau</title>
		<link>https://prokabar.com/tan-rajo-khairul-kasus-lgbt-coreng-wibawa-minangkabau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Sep 2019 15:28:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#Minangkabau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47115</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar-Keberadaan prilaku menyimpang LGBT yang melakukan perbuatan tidak senonoh di fasilitas publik dinilai telah mencoreng wibawa masyarakat Minangkabau. Minangkabau yang dikenal berbudaya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tan-rajo-khairul-kasus-lgbt-coreng-wibawa-minangkabau/">Tan Rajo Khairul : Kasus LGBT Coreng Wibawa Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong>Keberadaan prilaku menyimpang LGBT yang melakukan perbuatan tidak senonoh di fasilitas publik dinilai telah mencoreng wibawa masyarakat Minangkabau. Minangkabau yang dikenal berbudaya dan beragama, dan memegang teguh  falsafah hidup Adat Basandi Syarak, Syrak Basandi Kitabullah (ABS- SBK),maka  tidak seharusnya hal tersebut bisa terjadi.</p>
<p>&#8221; Peristiwa di Batusangkar sangat mencoreng wibawa kita sebagai orang Minangkabau yang berbudaya dan beragama,&#8221; ucap Tan Rajo Khairul Anwar, penggiat sosial kemasyarakatan.</p>
<p>Ia juga menilai jika lingkaran LGBT cukup banyak di Sumatera Barat, dan malah, kelompok itu, juga secara terang-terangan melakukan kegiatannya di muka publik.  Anehnya, banyak orang yang suka dengan sikap mereka  karena dianggap menghibur. Jasa mereka juga digunakan sebagai tata rias dan bentuk lainnya</p>
<p>&#8220;Ranah ini sudah sakit, lingkaran LGBT cukup banyak di Sumatera Barat, bahkan ada yg terang terangan melakukan kegiatan di muka publik,&#8221; ucap pria yang juga Konsultan Kementrian Desa PDTT ini.</p>
<p>Konsultan Ahli Program Inovasi Desa Sumatera Barat ini pun berharap, pemerintah serius menyikapi kasus ini. Pemerintah mesti memetakan  dan memberikan pembinaan serius terhadap mereka.  Pembinaan yang diingikan tidaklah setengah- setengah,  sebab merubah perilaku sangatlah sulit, terlebih kelompok mereka sudah terorganisir cukup lama di negeri ini.</p>
<p>&#8221; Jangan hanya janji-janji kampanye saja, sementara ranah ini makin suram dari harkat kita sebagai yang mengaku religius dan berbudaya,&#8221; tutupnya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tan-rajo-khairul-kasus-lgbt-coreng-wibawa-minangkabau/">Tan Rajo Khairul : Kasus LGBT Coreng Wibawa Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peresmian Renovasi Rumah Gadang Pusako Kaum Pili Dt. Rajo Marah</title>
		<link>https://prokabar.com/peresmian-renovasi-rumah-gadang-pusako-kaum-pili-dt-rajo-marah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jul 2019 06:18:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#DtRajoMarah]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#Pusako]]></category>
		<category><![CDATA[#RumahGadang]]></category>
		<category><![CDATA[eda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=40868</guid>

					<description><![CDATA[<p>Palembayan, Prokabar &#8211; Sekian lama merantau ke Negeri Jiran, Malaysia, anak kemenakan Kaum Pili Dt. Rajo Marah di Jorong Piladang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peresmian-renovasi-rumah-gadang-pusako-kaum-pili-dt-rajo-marah/">Peresmian Renovasi Rumah Gadang Pusako Kaum Pili Dt. Rajo Marah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Palembayan, Prokabar &#8211;</strong> Sekian lama merantau ke Negeri Jiran, Malaysia, anak kemenakan Kaum Pili Dt. Rajo Marah di Jorong Piladang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam akhirnya dapat berkumpul kembali. Dikisahkan, sekitar tahun 1800-an, tiga orang anak kemenakan Dt. Rajo Marah khususnya generasi ketiga merantau ke Malaysia. Perantau ini kemudian menikah dengan warga Malaysia dan melahirkan banyak keturunan. Terhitung berdasarkan ranji kekerabatan, sekarang sudah generasi keenam dan ketujuh.</p>
<p>&#8220;Antara anak kemenakan yang di Malaysia dan yang di kampung, sempat terputus komunikasi. Namun dapat dijalin kembali pada sekitar tahun 1980-an. Saat itu saya mengikuti pertukaran pemuda antar negara. Sampai di Malysia saya mencari sanak saudara saya dan kami dapat berkumpul kembali,&#8221; ujar Abdul Wahdi didampingi Mohammad Ali saat diwawancarai usai kegiatan peresmian renovasi Rumah Gadang kaum Pili Dt. Rajo Marah, Sabtu(29/06).</p>
<figure id="attachment_40876" aria-describedby="caption-attachment-40876" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-40876 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.49.07.jpeg" alt="" width="720" height="480" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.49.07.jpeg 720w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.49.07-300x200.jpeg 300w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-40876" class="wp-caption-text">Rumah Gadang Kaum Pili Dt. Rajo Marah setelah direnovasi</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada oktober 2017, sambung Muhammad Ali, ada anak kemenakan yang ingin menikah di Palembayan. Saat itu dia memutuskan untuk pulang kampung. &#8220;Saya lihat kondisi rumah gadang sudah memperihatinkan, karena itu saya ingin merenovasi, bukan membuat yang baru. Saya pintakan agar tidak mengubah bentuk. Alhamdulillah, semua tiang masih baik. Tujuan saya direnovasi, agar nantinya apapun keramaian, rumah gadang ini bisa dimanfaatkan. Karena di Malaysia, saya juga punya rumah yang mirip seperti ini juga,&#8221; kata Muhammad Ali menyebut proses renovasi menghabiskan waktu 17 bulan serta menelan dana hingga 2 miliar rupiah.</p>
<p>Sementara itu, Endri Aldilla yang memberikan pidato sambutan mewakili kemenakan Dt. Rajo Marah di kampung, berharap bangunan rumah gadang yang baru saja direnovasi dapat menjadi ikon dan aset budaya.</p>
<figure id="attachment_40872" aria-describedby="caption-attachment-40872" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-40872 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.33.20.jpeg" alt="" width="720" height="480" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.33.20.jpeg 720w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.33.20-300x200.jpeg 300w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-40872" class="wp-caption-text">Pencetus renovasi rumah gadang, Muhammad Ali (tengah).</figcaption></figure>
<p>&#8220;Rumah gadang ini tidak hanya untuk kaum Pili, tapi untuk semua. Kami berharap kepada pemerintah agar perjalanan berliku ke lokasi ini, diberikan akses yang lebih lancar. Masyarakat petani yang membawa hasil pertaninan akan makin berkembang jika aksesnya sudah semaikin baik,&#8221; harapnya.</p>
<p>Wali Nagari Ampek Koto Palembayan, Junaida berharap Rumah Gadang Kaum Pili Dt. Rajo Marah tersebut supaya menjadi motivasi bagi rumah gadang lainnya. &#8220;Cukup banyak rumah gadang dinagari ini yang dapat direnovasi. Dengan semakin banyaknya rumah gadang, maka dapat pula dimanfaatkan musyawarah ninik mamak maupun musyawarah nagari,&#8221; katanya.</p>
<p>Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria dalam pidatonya mengatakan, salah satu tanda sayang kampung, ditinggalkan sejenak untuk kemudian kembali pulang.</p>
<figure id="attachment_40874" aria-describedby="caption-attachment-40874" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-40874 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.33.21.jpeg" alt="" width="720" height="480" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.33.21.jpeg 720w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.33.21-300x200.jpeg 300w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-40874" class="wp-caption-text">Suasana keakrapan dan diskusi di rumah gadang</figcaption></figure>
<p>&#8220;Mengganti nan Lapuak bukan makna zahir saja. Banyak makna tersirat. Atas nama pemerintah Kabupaten Agam, diharapkan nilainyadapat dipetik. Salah satunya, rumah gadang adalah simbol tempat kembali pulang saat lelah dirantau. Untuk kembali menenangkan batin dan pikiran serta membangun kampung halaman,&#8221; kata Trinda.</p>
<p>Sebagai rumah milik kaum, tambah Trinda Farhan, rumah gadang tidak hanya untuk tempat istiraha. Semua denyut kehidupan dimulai dari rumah gadang.</p>
<p>&#8220;Harapan kami jangan hanya simbol, tapi untuk membangun karakter pendidikan keluarga. Hendaknya memiliki fungsi yang sama dengan surau, sebagai pondasi menwujudkan Agam Madani,&#8221; pintanya.</p>
<figure id="attachment_40873" aria-describedby="caption-attachment-40873" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-40873 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.33.201.jpeg" alt="" width="720" height="480" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.33.201.jpeg 720w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/07/WhatsApp-Image-2019-07-01-at-12.33.201-300x200.jpeg 300w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-40873" class="wp-caption-text">Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria melakukan pengguntingan pita.</figcaption></figure>
<p>[wds id=&#8221;6&#8243;]</p>
<p>Selepas memberikan pidato, Wakil Bupati diiringi para datuk dan ninik mamak serta keluarga Kaum Pili Dt. Rajo Marah melakukan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya rumah gadang hasil renovasi tersebut. Seluruh tamu dan undanan kemudian menaiki rumah gadang untuk mendengarkan petatah petitih para datuk dan diakhiri makan siang bersama. <strong>(*/eda)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peresmian-renovasi-rumah-gadang-pusako-kaum-pili-dt-rajo-marah/">Peresmian Renovasi Rumah Gadang Pusako Kaum Pili Dt. Rajo Marah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 39/327 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/23 queries in 0.034 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:41:03 by W3 Total Cache
-->