<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#mina Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/mina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/mina/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Aug 2019 00:51:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#mina Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/mina/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terkait Informasi Hujan Es di Mina, Ini Penjelasan Kadaker Mekkah</title>
		<link>https://prokabar.com/terkait-informasi-hujan-es-di-mina-ini-penjelasan-kadaker-mekkah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2019 00:51:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Haji]]></category>
		<category><![CDATA[#haji1440H]]></category>
		<category><![CDATA[#haji2019]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Mekkah]]></category>
		<category><![CDATA[#mina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44091</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mekkah, Prokabar — Beredar kabar bahwa Senin (12/08) kemarin terjadi hujan es di wilayah Makkah dan sekitarnya, termasuk Mina. Namun, hal ini dibantah oleh Kepala...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terkait-informasi-hujan-es-di-mina-ini-penjelasan-kadaker-mekkah/">Terkait Informasi Hujan Es di Mina, Ini Penjelasan Kadaker Mekkah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left"><strong>Mekkah, Prokabar — </strong>Beredar kabar bahwa Senin (12/08) kemarin terjadi hujan es di wilayah Makkah dan sekitarnya, termasuk Mina. Namun, hal ini dibantah oleh Kepala Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Makkah Subhan Cholid.</p>
<p>“Yang kami rasakan di Mina itu hujan air biasa saja seperti di tanah air. Tapi karena terjadi di tanah suci, kita bisa rasakan bedanya,” kata Subhan, dilansir dari MCH Kemenag, Rabu (14/8).</p>
<p>Subhan menyampaikan ada beberapa akibat dari hujan. Pertama, hujan memang membuat sebagian karpet di tenda Mina basah, tetapi tidak membuat jemaah keluar dari tenda. “Karpet yang basah dilipat dan sudah kembali selesai. Yang kedua, betul ada beberapa maktab yang listriknya dimatikan. Ini untuk menghindari korsleting listrik akibat genangan air,” kata Subhan.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-44093" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/9BC7DBED-1B79-441E-A6FF-4993C055FB58.jpeg" alt="" width="419" height="386" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/9BC7DBED-1B79-441E-A6FF-4993C055FB58.jpeg 419w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/08/9BC7DBED-1B79-441E-A6FF-4993C055FB58-300x276.jpeg 300w" sizes="(max-width: 419px) 100vw, 419px" /></p>
<p>Saat hujan kemarin, petugas menurut Subhan juga mengimbau jemaah untuk tetap ada di tenda. Ini untuk menghindari resiko penumpukan di wilayah jamarat. “Jemaah diimbau tetap di tenda. Karena di luaran hujan. Dan juga jemaah yang selesai melontar jumrah, berhenti di jamarat karena berlindung dari hujan. Kalau yang ditenda berangkat ke jamarat, bisa terjadi penumpukan,” jelas Subhan.</p>
<p>Akibat hujan, beberapa eskalator yang mengarah ke jamarat juga terpaksa dihentikan. “Adapun satu atau dua eskalator yang dimatikan karena memang berada di tempat terbuka. Menghindari korslet dan bisa berakibat pada jemaah. Maka oleh pertahanan sipil Makkah, sambungan listrik dimatikan,” imbuhnya.</p>
<p>Ada pun menanggapi maraknya gambar mau pun video yang beredar tentang kondisi Mina, Subhan menjelaskan bahwa kenyataannya itu sesungguhnya hanyalah genangan air saja. “Karena petugas kita sudah langsung melakukan antisipasi dengan sigap berada di tenda jamaah. Berkoordinasi dengan pengurus maktab. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutur Subhan yang juga mengabarkan bahwa kondisi cuaca di Makkah dan Mina hari ini sangat cerah.</p>
<p>Kondisi kondusif di Mina juga dibenarkan oleh jemaah haji yang tergabung dalam kloter 20 embarkasi Batam (BTH 20) Zaini. “Kemarin kondisinya aman-aman saja, gak ada apa-apa. Ada bocor sikit-sikit mah wajar ya kan. Tempat kita ndak ada banjir. Kalau di luar tenda ada ya kan, tapi ya cuma air ngalir,” ujar jemaah asal Riau ini.</p>
<p>“Kalau listrik mati itu ada hanya sebentar, setelah itu diperbaiki langsung bisa lagi,” imbuhnya.</p>
<p>Surati, jemaah asal Indragiri Hilir, juga menyampaikan hal senada. “Biasa-biasa aja, ndak ada bocor, ndak ada apa. Cuma embun saja lah itu sifatnya. Gak ada apa-apa. Memang di luar tenda ada lah tapi ya air mengalir itu,” ujarnya. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terkait-informasi-hujan-es-di-mina-ini-penjelasan-kadaker-mekkah/">Terkait Informasi Hujan Es di Mina, Ini Penjelasan Kadaker Mekkah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudah 16 Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Mina</title>
		<link>https://prokabar.com/sudah-16-jemaah-haji-indonesia-yang-wafat-di-mina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2019 14:35:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hahi1440h]]></category>
		<category><![CDATA[#Haji]]></category>
		<category><![CDATA[#haji2019]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44078</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mekkah, Prokabar — Jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di Mina dalam prosesi mabit dan lontar jumrah bertambah menjadi 16 orang. Kebanyakan yang wafat adalah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sudah-16-jemaah-haji-indonesia-yang-wafat-di-mina/">Sudah 16 Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Mina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mekkah, Prokabar — </strong>Jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di Mina dalam prosesi mabit dan lontar jumrah bertambah menjadi 16 orang. Kebanyakan yang wafat adalah jemaah usia tua yang menderita penyakit bawaan.</p>
<p>Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Mina Akhmad Jauhari mengatakan jumlah wafat itu tercatat selama tiga hari hingga Senin (12/08).</p>
<p>&#8220;Periode Mina tercatat 16 jemaah meninggal dunia selama prosesi Mina,&#8221; kata Jauhari dilansir dari Media Center Haji (MCH).</p>
<p>Sehari sebelumnya, jumlah jemaah yang wafat enam orang. Pada hari Senin ini saja, menurut data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kemenag (Siskohat) delapan orang meninggal dunia.</p>
<p>Jauhari juga mengatakan, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mina juga merawat jemaah yang sakit. Saat ini, jemaah yang mendapat perawatan di KKHI hanya 10 orang karena kebanyakan dievakuasi ke KKHI Mekkah atau rumah sakit Arab Saudi.</p>
<p>&#8220;Prosesnya ketika jemaah itu sangat ngedrop langsung dievakuasi ke KKHI Mekkah maupun Rumah Sakit Arab Saudi untuk stabilisasi jemaah,&#8221; kata Jauhari.</p>
<p>Jauhari mengatakan, jumlah jemaah yang wafat saat ini lebih sedikit dibanding periode yang sama tahun lalu. Menurut data tim medis KKHI, pada periode mina 2018, 25 jemaah wafat.</p>
<p>Jemaah yang wafat kebanyakan telah berusia lanjut antara 60 hingga 90 tahun. Menurut Dr. Nafi Mahfudz penghubung kesehatan KKHI, mereka yang wafat kebanyakan menderita penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung atau infeksi saluran pernafasan.</p>
<p>&#8220;Berbagai penyakit ini dipicu oleh dehidrasi atau heatstroke,&#8221; kata Nafi.</p>
<p>Prosesi mabit dan lempar jumrah di Mina adalah salah satu tahapan terberat ibadah haji. Jemaah harus berjalan paling tidak 5 kilometer pulang pergi dari maktab ke jamarat. Untuk itu, jemaah lansia diimbau untuk dibadalkan saja. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sudah-16-jemaah-haji-indonesia-yang-wafat-di-mina/">Sudah 16 Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Mina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mina Diguyur Hujan, Begini Kondisi Jemaah Haji Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/mina-diguyur-hujan-begini-kondisi-jemaah-haji-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2019 16:35:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Haji]]></category>
		<category><![CDATA[#haji1440H]]></category>
		<category><![CDATA[#haji2019]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lemparjumrah]]></category>
		<category><![CDATA[#mina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44000</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mekkah, Prokabar — Hujan deras mengguyur kawasan Mina, Makkah, Senin (12/08) pukul 15.30 sore. Kepala Satuan Operasional (Kasatops) Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna) memastikan kondisi di tenda jemaah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mina-diguyur-hujan-begini-kondisi-jemaah-haji-indonesia/">Mina Diguyur Hujan, Begini Kondisi Jemaah Haji Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mekkah, Prokabar — </strong>Hujan deras mengguyur kawasan Mina, Makkah, Senin (12/08) pukul 15.30 sore. Kepala Satuan Operasional (Kasatops) Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna) memastikan kondisi di tenda jemaah haji Indonesia saat ini aman terkendali.</p>
<p>“Petugas siaga di pos masing-masing untuk memastikan kondisi aman dan layanan kepada jemaah berjalan sebagaimana biasanya,” tegas Jaetul Muchlis di Mina dilansir dari MCH Kemenag.</p>
<p>Saat ini, hujan sudah mulai reda. Pergerakan jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia, dari tenda Mina ke tempat lontar jumrah (Jamarat) atau sebaliknya juga berjalan. Ribuan jemaah memanfaatkan payung untuk melindungi diri saat hujan.</p>
<p>“Dampak hujan berupa sampah di jalanan karena kantong-kantong sampah hanyut dan sekarang dalam tahap pembersihan,” tuturnya.</p>
<p>“Layanan katering di dapur tetap berjalan. Petugas haji terus memantau agar distribusi makan malam untuk jemaah berjalan normal,” sambungnya.</p>
<p>Muchlis memastikan, petugas haji Indonesia siaga di pos masing-masing untuk membantu jemaah. “Sementara ini, jemaah haji Indonesia yang masih di Mina, diminta untuk menahan diri tidak ke jamarat. Selain cukup padat oleh jemaah dari negara lain, kondisi jalan juga masih basah dan licin,” tandasnya. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mina-diguyur-hujan-begini-kondisi-jemaah-haji-indonesia/">Mina Diguyur Hujan, Begini Kondisi Jemaah Haji Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/77 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:14:56 by W3 Total Cache
-->