<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#milenia Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/milenia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/milenia/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Apr 2019 03:13:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#milenia Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/milenia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Targetkan Partisipasi 77,5 Persen, Kemendagri Tekankan Penting Sosialisasi Untuk Pemilih Milenial</title>
		<link>https://prokabar.com/targetkan-partisipasi-775-persen-kemendagri-tekankan-penting-sosialisasi-untuk-pemilih-milenial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2019 03:13:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemilu 2019]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[#KPU]]></category>
		<category><![CDATA[#milenia]]></category>
		<category><![CDATA[#Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[#pemilu2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34268</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Target tingkat partisipasi pemilih yang dipatok oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 77.5 persen. Pemerintah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/targetkan-partisipasi-775-persen-kemendagri-tekankan-penting-sosialisasi-untuk-pemilih-milenial/">Targetkan Partisipasi 77,5 Persen, Kemendagri Tekankan Penting Sosialisasi Untuk Pemilih Milenial</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Target tingkat partisipasi pemilih yang dipatok oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 77.5 persen. Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri terus menggencarkan sosialisasi Pesta Demokrasi yang puncaknya dihelat melalui pencoblosan kertas surat suara pada tanggal 17 April 2019.</p>
<p>Selain menggelar Rapat Koordinasi Nasional bagi kepala daerah, camat hingga kepala desa sebagai sarana sosialisasi dan persiapan Pemilu, sosialisasi jemput bola dan iklan Pemilu juga telah digencarkan untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi pemilih.</p>
<p>Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar menekankan pentingnya sosialisasi Pemilu untuk pemilih Pemula dan kaum Millenial. Pasalnya, tingkat pemahaman pemilih pemula dianggap masih minim dan belum memadai dalam menghadapi hari ‘H’ pencoblosan pada tanggal 17 April 2019 nanti.</p>
<p>“Adik-adik kita ini yang akan menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019 memang belum cukup banyak informasi yang diketahui. Pemahaman surat suara, bagaimana cara mencoblos, itu hampir <em>blank</em> mereka itu,” kata Bahtiar dilansir, Selasa (9/4).</p>
<p>Dengan gencar dan masifnya sosialisasi Pemilu bagi Pemilih Pemula, Bahtiar mengharapkan adanya transfer pengetahuan dan pemahaman tentang pendidikan politik yang akan membentuk pemilih yang rasional dan cerdas dalam rangka melahirkan pemimpin cerdas.</p>
<p>Lebih lanjut Bahtiar meminta forum atau sosialisasi Pemilu 2019 khususnya bagi pemilih pemula dapat dihadirkan dan digerakkan di seluruh wilayah.</p>
<p>“Sosialisasi semestinya digerakkan di seluruh daerah, di seluruh wilayah kecamatan, baik dilakukan oleh LSM, KPU maupun organisasi masyarakat lainnya. Jangan sampai pemilih pemula kita tidak menggunakan hak pilihnya karena ketidaktahuan atau kekurangan informasi atau sebagainya,” pungkasnya.</p>
<p>Tak hanya itu, kegiatan berupa ajakan kepada seluruh warga negara Republik Indonesia untuk hadir menggunakan hak pilihnya di TPS pada 17 April Tahun 2019 sebagai wujud tanggungjawab sebagai warga negara yang punya hak konstitusional untuk memberikan dukungan dan tingkat partisipasi masyarakat untuk suksesnya Pemilu Serentak Tahun 2019 terus digencarkan Kemendagri melalui berbagai kegiatan seperti apel dan jalan sehat.</p>
<p>Ajakan untuk tidak Golput serta mengajak keluarga, lingkungan, menggerakkan seluruh masyarakat Indonesia yang punya hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya dengan penuh rasa tanggung jawab juga kerap dilakukan melalui berbagai kegiatan. Hal itu dilakukan untuk suksesnya Pemilu Serentak 2019 melalui tingginya tingkat partisipasi pemilih. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/targetkan-partisipasi-775-persen-kemendagri-tekankan-penting-sosialisasi-untuk-pemilih-milenial/">Targetkan Partisipasi 77,5 Persen, Kemendagri Tekankan Penting Sosialisasi Untuk Pemilih Milenial</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Generasi Milenial Ayo Gabung Koperasi</title>
		<link>https://prokabar.com/generasi-milenial-ayo-gabung-koperasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2018 15:13:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkopukm]]></category>
		<category><![CDATA[#koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[#milenia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21598</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung, Prokabar — Mengantisipasi bonus demografi dan perkembangan revolusi industri 4.0, Kementerian Kopererasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mendorong generasi milenial untuk mau terlibat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/generasi-milenial-ayo-gabung-koperasi/">Generasi Milenial Ayo Gabung Koperasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bandung</strong>,<strong> Prokabar — </strong>Mengantisipasi bonus demografi dan perkembangan revolusi industri 4.0, Kementerian Kopererasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mendorong generasi milenial untuk mau terlibat aktif memajukan koperasi di tanah air.</p>
<p>“Koperasi ini harusnya diisi oleh anak-anak muda yang produktif dan kreatif, tapi sayangnya  kalau mendengar kata koperasi anak-anak muda agak kurang tertarik,” kata Pelakana Tugas (Plt) Deputi bidang Pengembangan SDM Kemenkop UMK, Nuri Nuryanto, dalam forum tematik Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) yang digelar di Hotel Holiday Inn, Bandung, Jabar, Kamis (18/10).</p>
<p>Nuri menduga banyak anak muda yang mungkin kurang tertarik dengan koperasi karena mereka belum paham apa itu koperasi. Padahal, lanjut dia, badan usaha yang berbadan hukum di Indonesia ini hanya ada 2 (dua), Perseroan Terbatas (PT) dan Koperasi. Artinya apa, kalau secara formil kekuatan hukum koperasi itu sama dengan PT.</p>
<p>Ditegaskan Plt Deputi bidang Pengembangan SDM Kemenkop UMK itu, bahwa koperasi bisa saja bergerak di bidang yang digandrungi generasi milenial, yaitu teknologi informasi yang ke depannya membutuhkan kolaborasi. “Nah kalau dengan semangat kolaborasi itu yang paling dibutuhkan ya koperasi.  Itu yang paling benar,” ujarnya.</p>
<p>Ia menunjuk contoh beroperasinya bisnis berbasis aplikasi seperti  Go Jek yang  bertumpu pada <em>sharing</em> ekonomi. Para pengemudi  Go Jek itu kan bukan karyawan Go Jek tapi sebutannya mitra. Nah dii koperasi, lanjut Nuri,  anggotanya ya pemilik. Koperasi bukan milik pengurus tapi milik anggotanya. Artinya,  mereka punya hak yang sama untuk mengutarakan pendapatnya.</p>
<p>Disebutkan Nuri, bahwa Kemenkop UKM saat ini sedang ameluncurkan program  reformasi total koperasi. Program ini terdiri dari tiga langkah yaitu reorientasi, rehabilitasi dan pengembangan koperasi.</p>
<p>“Reorientasi sekarang pendekatannya tidak lagi pendekatan kuantitas tapi kita bicara kualitas,” jelas Nuri seraya menambahkan, bicara kualitas Koperasi sangat terkait dengan bagaimana didirikannya.</p>
<p>Kemenkop UKM, lanjut Nuri, menginginkan agar koperasi didirikan oleh orang-orang yang paham koperasi. Jadi tidak sekedar ikut-ikutan  tapi didirikan oleh orang yang paham koperasi,maka yang namanya penyuluhan itu penting.</p>
<p>Sedangkan Rehabilitasi Koperasi, sambung Plt Deputi bidang Pengembangan SDM Kemenkop UMK itu, salah satu langkahnya melalui pemutakhiran data. Nantinya, koperasi-koperasi yang tidak bisa dihidupkan lagi, dilakukan langkah-langkah pembubaran.</p>
<p>Ketiga melalui pengembangan, koperasi diharapkan bisa berkembang sebagaimana usaha-usaha sebagaimana badan usaha lain. Contohnya, ada koperasi yang melantai di Bursa Efek Indonesia, ada Kospin Jasa, juga Koperasi Karyawan Telkomsel yang sudah modern dan  mempunyai 5 anak perusahaan yang bergerak dibidang telekomunikasi.</p>
<p>Dibandingkan dengan PT, menurut Nuri, koperasi punya kelebihan karena  boleh memiliki PT.  Sedangkan PT tidak bisa memiliki koperasi.</p>
<p>“PT nya ada tapi koperasinya itu milik karyawan PT tersebut. Seperti Koperasi Karyawan PT Semen Gresik yang juga punya banyak anak perusahaan dan pabrik,” terang Nuri.</p>
<p>Untuk itu, Nuri kembali mendorong generasi milenial untuk bergabung dalam koperasi-koperasi dari memiliki usaha sendiri-sendiri dan bersaing satu sama lain, yang bikin capai.</p>
<p>“Mending bekerja sama atas nama koperasi. Sama-sama hobi otomotif misalnya, dirikan aja koperasi bergerak di bidang otomotif, biarkan koperasinya yang menyediakan kebutuhan anggotanya,” ujar Nuri.</p>
<p>Kemudian daripada anggotanya memasarkan produk masing-masing dengan harga saling bersaing, menurut Nuri, biarkan koperasi yang memasarkan produknya. Dengan demikian, anggota hanya fokus pada meningkatkan usaha masing-masing. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/generasi-milenial-ayo-gabung-koperasi/">Generasi Milenial Ayo Gabung Koperasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/64 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:53:29 by W3 Total Cache
-->