<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Merapi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/merapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/merapi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Sep 2021 07:54:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Merapi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/merapi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PMI Agam dan Tim Gabungan Selamatkan Korban Terjatuh di Cadas Merapi</title>
		<link>https://prokabar.com/pmi-agam-dan-tim-gabungan-selamatkan-korban-terjatuh-di-cadas-merapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2021 07:54:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[#pmiagam]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=94034</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Agam tindaklanjuti laporan Pokdarwis Batu Palano, telah terjadi kecelakaan pada seorang pemuda di Cadas Gunung, Nagari Batu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pmi-agam-dan-tim-gabungan-selamatkan-korban-terjatuh-di-cadas-merapi/">PMI Agam dan Tim Gabungan Selamatkan Korban Terjatuh di Cadas Merapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Agam tindaklanjuti laporan Pokdarwis Batu Palano, telah terjadi kecelakaan pada seorang pemuda di Cadas Gunung, Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sabtu (4/9) pukul 01.55 WIB. Korban diketahui bernama M. Fajar Ashidiq (18), mengalami luka robek pada dahu dan pendarahan.</p>
<p>Herman Pelani, salah seorang Anggota PMI Kabupaten Agam melaporkan, mendapati laporan tersebut timnya bersama tim gabungan lainnya langsung melakukan upaya penyelamatan ke lokasi. &#8220;Kami langsung mengirim dua orang staff PMI Agam dan lima orang relawan. Dibantu lima orang relawan PMI Padang Panjang,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Selain PMI Agam dan Padang Panjang, juga ikut Basarnas Lima Puluh Kota, BPBD Padang Panjang, TNI/Polri, Pramuka Peduli Padang Panjang dan Renger Merapi. Dari PMI menyediakan ambulan cruiser rescue dan ambulan ambulan marve.</p>
<p>&#8220;Kita akan melakukan pertolongan pertama, evakuasi dan membawanya ke rumah sakit terdekat dengan ambulan, untuk penanganan lebih lanjut,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Kendala yang dihadapi, jaringan seluler dan internet sangat sulit. Sehingga agak kesulitan dalam komunikasi antara sesama tim. Meski demikian, proses tetap berjalan dengan baik,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pmi-agam-dan-tim-gabungan-selamatkan-korban-terjatuh-di-cadas-merapi/">PMI Agam dan Tim Gabungan Selamatkan Korban Terjatuh di Cadas Merapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Dampak Lahar Merapi, BPBD Imbau Warga Jauhi Aliran Sungai</title>
		<link>https://prokabar.com/antisipasi-dampak-lahar-merapi-bpbd-imbau-warga-jauhi-aliran-sungai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2019 07:22:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Merapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=51106</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sleman, DIY, Prokabar &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Slemanmengimbau warga menjauhi daerah aliran sungai sebagai langkah antisipasi potensi terjadinya banjir lahar hujan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/antisipasi-dampak-lahar-merapi-bpbd-imbau-warga-jauhi-aliran-sungai/">Antisipasi Dampak Lahar Merapi, BPBD Imbau Warga Jauhi Aliran Sungai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sleman, DIY, Prokabar &#8211;</strong> Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Slemanmengimbau warga menjauhi daerah aliran sungai sebagai langkah antisipasi potensi terjadinya banjir lahar hujan setelah Gunung Merapi memuntahkan awan panas pada Sabtu pagi.</p>
<p>&#8220;Kalau hujan, kami imbau jangan ada yang berada di aliran sungai,&#8221; kataKepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan di Sleman, Sabtu.</p>
<p>Kendati demikian, menurut perkiraan Makwan, kalaupun terjadi banjir lahar hujan kemungkinan tidak akan mencapai daerah bawah gunung.</p>
<p>&#8220;Saat ini material vulkanis masih berada di sekitar puncak. Hujan jarang terjadi di puncak, hujan sering lereng Merapi,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Jika terjadi banjir lahar hujan, tidak akan terlalu membahayakan pemukiman penduduk, karena saat ini kedalaman sungai yang berada di lereng Merapi sangat dalam,&#8221; katanya.</p>
<p>Sungai Gendolmisalnya,palungnya dalam karena sudah ditambang sehingga saat terjadi lahar hujan, material vulkanik yang terbawa air akan mengisi bekas galian tambang terlebih dahulu.</p>
<p>&#8220;Banjir lahar hujan diprediksi tidak akan sampai ke daerah bawah. Apalagi material vulkanik yang dilontarkan Merapi tidak sebanyak seperti erupsi Merapi 2010,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, Sabo dam penahan banjir juga banyak dan kapasitasnya besar. &#8220;Jadi potensi membahayakan pemukiman penduduk kecil,&#8221; katanya.</p>
<p>Gunung Merapi di Perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 9 November 2019 pukul 06.21 WIB memunculkan awan panas dengan kolom letusan terpantau setinggi 1.500 meter dari puncak condong ke arah barat.</p>
<p>Komandan SAR DIY Brotoseno pada peringatan sembilan tahun erupsi Merapi 2010 beberapa waktu lalu mengatakan seluruh relawan SAR Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini menganggap status Merapi sudah pada level Awas dan siaga turun sewaktu-waktu ada gejolak di Merapi.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/antisipasi-dampak-lahar-merapi-bpbd-imbau-warga-jauhi-aliran-sungai/">Antisipasi Dampak Lahar Merapi, BPBD Imbau Warga Jauhi Aliran Sungai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Merapi Semburkan Awan Panas</title>
		<link>https://prokabar.com/gunung-merapi-semburkan-awan-panas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2019 06:25:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Merapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=51101</guid>

					<description><![CDATA[<p>Magelang, Prokabar &#8211; Beberapa Desa di Kecamatan Sawangan dan Dukun Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu pagi,terkena hujan abu tipis akibat terjadinya awan panas letusan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gunung-merapi-semburkan-awan-panas/">Gunung Merapi Semburkan Awan Panas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Magelang, Prokabar &#8211;</strong> Beberapa Desa di Kecamatan Sawangan dan Dukun Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu pagi,terkena hujan abu tipis akibat terjadinya awan panas letusan Gunung Merapi.</p>
<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan tidak ada dampak signifikan akibat letusan Gunung Merapi.</p>
<p>Terjadi awan panas letusan Gunung Merapi pada Sabtu pukul 06.21 WIB. Awan panas letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 65 mm dan durasi sekitar 160 detik. Terpantau kolom letusan setinggi 1.500 meter dari puncak condong ke arah barat.</p>
<p>&#8220;Memang beberapa desa terjadi hujan abu tipis, antara lain di Desa Wonolelo Kecamatan Sawangan dan Babadan Kecamatan Dukun,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mengatakan dengan adanya hujan abu tipis tersebut tidak berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat.</p>
<p>&#8220;Masyarakat tetap beraktivitas ke ladang seperti biasa,&#8221; katanya.</p>
<p>Petugas pengamatan Gunung Merapi Pos Babadan Magelang, Yulianto mengatakan selain beberapa desa di Kabupaten Magelang, hujan abu tipis juga terjadi di Tlogolele wilayah Kabupaten Boyolali.</p>
<p>Ia mengatakan letusan pagi ini tidak membuat masyarakat panik, karena mereka sebelumnya telah mendapatkan sosialisasi.</p>
<p>Ia menyampaikan setelah terjadi letusan tahun 2010, letusan Gunung Merapi cenderung kecil. Hingga sekarang status aktivitas Gunung Merapi tetap waspada<strong>.(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gunung-merapi-semburkan-awan-panas/">Gunung Merapi Semburkan Awan Panas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Merapi Erupsi, Bandara Adisucipto Ditutup Sementara</title>
		<link>https://prokabar.com/gunung-merapi-erupsi-bandara-adisucipto-ditutup-sementara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2018 04:35:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Adisucipto]]></category>
		<category><![CDATA[#Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[#Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=6333</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta, Prokabar &#8211; Pascaerupsi freatik Gunung Merapi yang terjadi pada 11/5/2018 pukul 07.32 WIB menyebabkan hujan abu terjadi si beberapa tempat khususnya di bagian...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gunung-merapi-erupsi-bandara-adisucipto-ditutup-sementara/">Gunung Merapi Erupsi, Bandara Adisucipto Ditutup Sementara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta, Prokabar &#8211; Pascaerupsi freatik Gunung Merapi yang terjadi pada 11/5/2018 pukul 07.32 WIB menyebabkan hujan abu terjadi si beberapa tempat khususnya di bagian selatan hingga barat daya dari puncak kawah Gunung Merapi. Bandara Adi Sucipto Yogyakarta untuk sementara ditutup karena terdampak sebaran hujan abu vulkanik Gunung Merapi. Pihak otoritas Bandara Adisucipto telah menyampaikan penutupan sementara bandara berlaku dari pukul 10.42 WIB sampai dengan 11.10 WIB pada 11/5/2018. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi.</p>
<p>Hujan abu terjadi di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Sleman Yogyajarta meliputi Kecamatan Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan, Ngemplak dan sebagian Kecamatan Sleman. Di Slemam hujan abu turun di daerah Jombor, Ngaglik, Pasar Sleman, Jakal KM 10, Godean, Depok dan Gamping. Di Kota Yogyakarta hujan abu di daersh Stasiun Tugu, Bumijo, Malioboro, Gamping, dan Timoho.</p>
<p>Hingga saat ini tidak ada erupsi susulan. BPPTK PVMBG tidak merekam adanya peningkatan kegempaan di Gunung Merapi. Pascaerupsi, kegempaan yang terekam tidak mengalami perubahan dan suhu kawah mengalami penurunan. Status Gunung Merapi tetap Normal (Level I).</p>
<p>Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang. Tidak perlu panik. Lakukan antisipasi. Gunakan masker jika melakukan aktitivitas di luar rumah. (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gunung-merapi-erupsi-bandara-adisucipto-ditutup-sementara/">Gunung Merapi Erupsi, Bandara Adisucipto Ditutup Sementara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Merapi Meletus Lagi</title>
		<link>https://prokabar.com/gunung-merapi-meletus-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2018 03:41:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=6330</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta,Prokabar &#8211; Gunung Merapi yang terletak di Kabupaten Klaten, Megelang, Boyolali dan Sleman meletus freatik pada Jumat (11/5/2018) sekitar pukul 07.32 WIB. Letusan disertai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gunung-merapi-meletus-lagi/">Gunung Merapi Meletus Lagi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta,Prokabar &#8211; Gunung Merapi yang  terletak di Kabupaten Klaten, Megelang, Boyolali dan Sleman meletus freatik pada Jumat (11/5/2018) sekitar pukul 07.32 WIB. Letusan disertai suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat dan tinggi kolom 5.500 meter dari puncak kawah. Letusan melontatkan abu vulkanik, pasir dan material piroklatik.</p>
<p>Letusan berlangsung tiba-tiba. Jenis letusan adalah letusan freatik yang terjadi akibat dorongan tekanan uap air yang terjadi akibat kontak massa air dengan panas di bawah kawah Gunung Merapi. Jenis letusan ini tidak berbahaya dan dapat terjadi kapan saja pada gunungapi aktif. Biasanya letusan hanya berlangsung sesaat. Gunung Merapi sebelumnya pernah terjadi letusan freatik.</p>
<p>Status Gunung Merapi hingga saat ini masih tetap normal (Level I) dengan radius berbahaya adalah 3 kilometer dari puncak kawah. PVMBG tidak menaikkan status Gunung Merapi dan masih terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik.</p>
<p>Masyarakat dihimbau tetap tenang. Belum ada laporan korban jiwa. BPBD dan aparat masih melakukan pemantauan. BPBD Sleman telah menginstruksikan masyarakat yang tinggal dalam radius 5 km seperti daerah Kinahrejo sudah diinstruksikan untuk evakuasi ke bawah di barak pengungsi. Masyarakat merespon dengan evakuasi mandiri ke tempat yang aman. </p>
<p>Para pendaki gunung Merapi dihimbau mengikuti rekomendasi dan tidak memaksakan diri mendekati puncak kawah. Berdasarkan laporan sementara terdapat sekitar 120 orang yang mendaki dan mendekati Pasar Bubrah. Kondisinya semua selamat.</p>
<p>BPBD telah mendistribusikan masker. Hujan abu diperkirakan turun di sekitar Gunung Merapi khususnya di bagian selatan dan tergantung dari arah angin. Dilaporkan hujan abu vulkanik terjafi di Tugu Kaliurang Sleman Yogyakarta. Posko BNPB terus berkoordinasi dengan BPPTKG PVMBG dan BPBD.  (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gunung-merapi-meletus-lagi/">Gunung Merapi Meletus Lagi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 38/100 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.019 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:03:54 by W3 Total Cache
-->