<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Menpar Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/menpar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/menpar/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Aug 2018 01:23:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Menpar Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/menpar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menpar Apresiasi Jember Fashion Carnaval 2018</title>
		<link>https://prokabar.com/menpar-apresiasi-jember-fashion-carnaval-2018/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2018 02:19:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#JFC2018]]></category>
		<category><![CDATA[#Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[#pesonaindonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=16093</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jember, Prokabar — Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memuji dan mengapresiasi pelaksanaan Jember Fashion Carnaval 2018. Pelaksanaan JFC ke-17 kali yang berlangsung pada 07 hingga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menpar-apresiasi-jember-fashion-carnaval-2018/">Menpar Apresiasi Jember Fashion Carnaval 2018</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Prokabar — </strong>Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memuji dan mengapresiasi pelaksanaan Jember Fashion Carnaval 2018.</p>
<p>Pelaksanaan JFC ke-17 kali yang berlangsung pada 07 hingga 12 Agustus 2018 ini sukses memukau penonton dengan sajian karnaval sepanjang 3,6 km dari 2500 peserta dengan tema “ASIA LIGHT” Cahaya Asia Inspirasi Asian Games 2018.</p>
<p>“JFC tahun ini lebih bagus, keren. Temanya Asian Games, sejalan dengan tema Asian Games 2018, Energy of Asia. Ini trik yang bagus untuk meningkatkan wisman (wisatawan mancanegara) apabila banyak ditampilkan delegasi dari luar Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya, Minggu (12/8).</p>
<p>JFC bisa dibilang merupakan _trendsetter fashion carnaval di Indonesia. Selain sebagai karnaval terbaik di Indonesia, JFC kini menempati posisi ke-4 sebagai karnaval terunik dunia setelah karnaval Mardi Grass di Amerika, Rio De Janeiro Brazil, dan The Fastnacht Jerman. Jember pun dinobatkan sebagai Kota Karnaval Terbaik Nasional 2017. Bahkan kepopuleran JFC di Indonesia membuat pelaksanaan JFC 2018 ini menjadi trending topic nasional.</p>
<p>&#8220;JFC menjadi _trending topic_ nasional. Hashtag #WonderfulJFC2018 serta hastag #PesonaJemberFashionCarnavaI menjadi urutan satu dan dua trending topic, mengalahkan hashtag pilpres. JFC telah menjadi standar bagi berbagai karnaval di Indonesia. Selamat kepada Jember yang terpilih sebagai Kota Karnaval Terbaik Nasional 2017,&#8221; kata Menpar Arief Yahya.</p>
<p>Menpar juga mengucapkan selamat kepada JFC yang terpilih sebagai Top-3 Calendar of Event (CoE) Nasional 2018. Apalagi JFC telah memenangkan 11 Penghargaan Internasional untuk kategori Best National Costumes di berbagai event internasional.</p>
<p>Prestasi dan peran besar JFC dalam pariwisata Jember membuat Menpar Arief Yahya akan terus berkomitmen agar JFC bisa setara dengan karnaval besar dunia. “Semoga JFC bisa setara dengan Karnaval Kelas Dunia seperti Rio Carnival – Brazil, Pasadena Flower Carnival – Los Angeles USA, Notting Hill Carnival – London Inggris. Karena itu, Kemenpar berkomitmen selalu mendukung JFC,” kata Menpar Arief Yahya.</p>
<p>JFC 2018 kali ini menargetkan 3000 wisman dan 5000 wisnus. Menurut Menpar Arief Yahya kesuksesan JFC hingga kini telah banyak mendorong perkembangan pariwisata Jember. JFC telah banyak mendatangkan wisman dan wisnus yang artinya ikut membantu perekonomian masyarakat Jember.</p>
<p>&#8220;Ini bisa dilihat dengan penuhnya semua hotel yang ada di Jember saat perhelatan JFC. Bukan saja sektor perhotelan, tapi juga kuliner, souvenir, transportasi. Imbasnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pariwisata,&#8221; kata Menpar Arief Yahya.</p>
<p>Dengan tema “ASIA LIGHT” Cahaya Asia Inspirasi Asian Games 2018, 10 Defile yang merepresentasikan negara-negara Asia: Bian Lian (China), Babilonia Empire (Iraq), India, Kujang (Indonesia), Ottoman Empire (Turki), Saudi Arabia, Silla (Korea), Star, Thailand, dan Shogun (Jepang). Presiden JFC Dynand Fariz mengatakan konsep ini memang disesuaikan dengan perhelatan Akbar Asian Games 2018.</p>
<p>Karnaval 2018 ini diikuti 2500 peserta meliputi JFC International Exhibition, Pets Carnival, JFC International Conference, JFC Kids Carnival, JFC Rhythm Artwear Carnival, Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (Waci), dan JFC Grand Carnival. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menpar-apresiasi-jember-fashion-carnaval-2018/">Menpar Apresiasi Jember Fashion Carnaval 2018</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Kesimpulan Penting Rakornas Pariwisata I 2018</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-kesimpulan-penting-rakornas-pariwisata-i-2018/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2018 14:33:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#AriefYahya]]></category>
		<category><![CDATA[#Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[#Rakornas]]></category>
		<category><![CDATA[#Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/ini-kesimpulan-penting-rakornas-pariwisata-i-2018/</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUSA DUA, PROKABAR &#8211; Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata I Kementerian Pariwisata berakhir, Jumat (23/3) sore. Rapat di Nusa Dua Convention Center, Bali, menghasilkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-kesimpulan-penting-rakornas-pariwisata-i-2018/">Ini Kesimpulan Penting Rakornas Pariwisata I 2018</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>NUSA DUA, PROKABAR &#8211; </b>Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata I Kementerian Pariwisata berakhir, Jumat (23/3) sore. Rapat di Nusa Dua Convention Center, Bali, menghasilkan sejumlah rumusan. Dan ini akan menjadi landasan dalam menentukan program utama Kemenpar tahun 2018.</p>
<p>Staf Khusus Bidang Komunikasi Kemenpar, Don Kardono, mengatakan destinasi digital dan nomadic tourism merupakan sebuah terobosan. Sebuah langkah nyata untuk mengembangkan pariwisata Indonesia. Keduanya sangat tepat diaplikasikan untuk menjawab tantangan saat ini.</p>
<p>&#8220;Tidak bisa dipungkiri, industri digital telah mengubah dunia dengan generasi milenia-nya. Dari tiada menjadi ada. Mengubah seluruh tatanan. Baik itu pekerjaan, pola hidup, maupun prilaku berwisata. Destinasi digital dan nomadic tourism adalah formula tepat untuk menjawab tantangan tersebut,&#8221; kata Don Kardono.</p>
<p>Mengenai destinasi digital Don Kardono mengatakan, gaya hidup wisatawan milenia adalah serba digital. Generasi yang disebut generasi zaman now, mencari informasi destinasi, memperbandingkan antar produk melalui digital. Untuk itu, destinasi pun berubah ke arah destinasi digital.</p>
<p>Konsepnya harus yang Instagramable. Dekorasi harus bagus. Agar terlihat kece buat berselfie. Destinasi digital memiliki positioning, differentiation, dan branding. Positioning-nya, yaitu esteem economy. Differentiation-nya Instagrammable dan digitalable photogenic. Sementara branding-nya, menjadi destinasi zaman now.</p>
<figure style="width: 1040px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/03/img-20180323-wa0032771362998.jpg" class="size-full wp-image-4697" width="1040" height="780" title="(Laf)" alt="(Laf)"><figcaption class="wp-caption-text">(Laf)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Destinasi digital ala anak-anak GenPI, konsepnya simple. Tetapi, dipikirkan matang. Sangat Instagramable. Kalau di foto, layak posting di medsos, dan banyak likes, comments, banyak repost, share, dan interaksi positif. Saat ini sudah ada 11 pasar digital ala anak GenPI. Tahun ini target Kemenpar membangun 100 destinasi digital baru,&#8221; ujar Don Kardono.</p>
<p>Don Kardono menambahkan, destinasi digital bikinan GenPI ini memberikan commercial value dan creative value. Anak-anak GenPI bisa menciptakan bisnis bidang 3A (Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas) di destinasi wisata.</p>
<p>Dijelaskannya, untuk membuat destinasi digital dibutuhkan peran aktif pemerintah daerah. Dalam hal ini, pemerintah daerah wajib menyediakan lahan dan infrastruktur dasar. Yaitu terdiri dari Jalan, Air, Listrik (JALIS), juga utilitas dasar berupa telekomunikasi yaitu koneksi WiFi, serta manajemen sampah, toilet.</p>
<p>&#8220;Kami akan mendorong peran aktif daerah untuk segera menyiapkan segala kebutuhan dasar. Sehingga percepatan dapat dilakukan,&#8221; paparnya. Langkah selanjutnya ialah membentuk GenPI. &#8220;Karena nantinya destinasi digital ini di gerakkan oleh GenPI. Tanpa GenPI destinasi digital ini tidak akan booming. Karena GenPI lah yang memviralkan distinasi ini di media sosial,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kesimpulannya, Kemenpar segera dibentuk Tim Training On Trainer (TOT) untuk membentuk GenPI-GenPI baru di Provinsi yang belum terbentuk, serta mengaktivasi GenPI yang sudah terbentuk.</p>
<p>&#8220;Nantinya secara pararel Kemenpar membentuk Tim TOT Destinasi Digital, dengan target 100 Destinasi Digital di 34 Provinsi di bulan Oktober 2018,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Percepatan pun dilakukan untuk Nomadic Tourism. Inilah gaya berwisata baru ala milenia. &#8220;Ini merupakan solusi pembangunan amenitas yang dibutuhkan Indonesia. Kalau membangun amenitas berupa hotel atau penginapan. Berapa miliar yang kita butuhkan. Solusinya nomadic amenitas. Medianya bisa berupa caravan, glamcamp, atau homepods,&#8221; terang Don Kardono.</p>
<p>Mengenai aksesibilitas, nomadic tourism menggunakan konsep yang simpel. Artinya para wisatawan bisa lebih cepat bisa sampai ke destinasi. Tawarannya ada di seaplane, helicity, dan live a board.</p>
<p>“Untuk aksesibilitas, dibutuhkan solusi yang sesuai. Aksesibilitas fokus ke kondisi sekarang yang sedang tren. Kebutuhan ini harus dikejar karena pengembara dunia suka akses yang simpel. Ketiga moda itu sangat mengakomodir wisatawan saat ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk itu Rakornas Pariwisata I Tahun 2018 memberikan rekomendasi percepatan Deregulasi terkait operasional Caravan sebagai Nomadic Tourism Amenities, Sea-Plane dan Live a board sebagai Nomadic Tourism Access, berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan.</p>
<p>Selain itu juga merekomendasikan percepatan Deregulasi terkait perizinan pemanfaatan Taman Nasional sebagai Glamping Ground, berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan. Kemenpar juga merekomendasi untuk percepatan Deregulasi pajak bea masuk impor yang terkait dengan investasi Nomadic Tourism, berkolaborasi dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal.</p>
<p>&#8220;Semua sudah kita proses. Respon positif juga diberikan oleh lembaga yang membawahinya,&#8221; kata Don Kardono.</p>
<p>Selain itu Kemenpar juga mendorong Pemerintah Daerah untuk mendata wilayahnya yang berpotensi dibangun Nomadic Tourism Amenities. Sehingga bisa segera berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata.</p>
<p>&#8220;Kami harapkan data dimaksud selambat-lambatnya diterima oleh Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata di tanggal 30 April 2018. Kelengkapan data antara lain Lokasi dengan titik GPS dengan menyebutkan atraksi utama (alam) di daerah tersebut,&#8221; terang Don Kardono.</p>
<p>Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan hasil yang luar biasa dicapai dengan cara yg tidak biasa. Destinasi digital dan nomadic tourism merupakan cara yang tidak biasa. Tetapi menjadi sebuah solusi untuk mencapai hasil yang maksimal.</p>
<p>&#8220;Saya perkirakan kedua-duanya akan meledak. Karena ini merupakan sebuah solusi atas permintaan pasar. Secara geografis pun ini sangat mungkin dilakukan,&#8221;</p>
<p>Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menjelaskan, Destinasi Digital dan Nomadic Tourism memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Treatmenya juga relatif mudah. Idealnya seluruh stakeholder pariwisata baik itu pemerintah maupun industri segera mengembangkan bisnis ini, sehingga percepatan dapat dilakukan.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-4696" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/03/img-20180323-wa0031-959426830.jpg" width="1032" height="581" data-temp-aztec-id="bbae6b7e-cd30-47fb-8161-eca8363ae0ac"></p>
<p>&#8220;Destinasi Digital dan Nomadic Tourism merupakan sebuah solusi ideal pariwisata Indonesia. Saya menyebutnya 5S, Solusi Sementara, Sebagai Solusi Selamanya,&#8221; kata Menpar Arief Yahya. <b>(*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-kesimpulan-penting-rakornas-pariwisata-i-2018/">Ini Kesimpulan Penting Rakornas Pariwisata I 2018</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Menpar Launching Taste of Padang </title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bmenpar-launching-taste-of-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2018 02:58:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#TasteofPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=4125</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211;&#160;Mentri Pariwisata, Arif Yahya meresmikan penggunaan Taste of Padang, sebagai branding pariwisata Sumbar di Taman Muaro Lasak Rabu (7/2) malam. Hadir dalam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bmenpar-launching-taste-of-padang/">​Menpar Launching Taste of Padang </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211;&nbsp;</b>Mentri Pariwisata, Arif Yahya meresmikan penggunaan Taste of Padang, sebagai branding pariwisata Sumbar di Taman Muaro Lasak Rabu (7/2) malam. Hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian.&nbsp;</p>
<p>Peresmian tersebut ditandai dengan penekanan tombol serta pesta kembang api. Langit di atas monumen merpati perdamaian dipenuhi warna warni kembang api.&nbsp;</p>
<p>Kegiatan ini dimeriahkan oleh penampilan IP Band. Gubernur Irwan Prayitno berperan sebagai drummer dan vokalis saat membawakan beberapa buah lagu.&nbsp;</p>
<p>Puncak acara pada malam peluncuran brand Taste of Padang dan calender of Event Sumbar ini, menampilkan grup band Kotak. Saat memasuki panggung teriakan penonton membahana. Kotak Band sukses menghibur pengunjung walaupun sempat diguyur hujan.&nbsp;</p>
<p>Dalam penampilannya, Tantri, Vokalis Band Kotak, mengajak Menpar dan Gubernur Sumbar ikut bernyanyi. &#8220;Pak Menteri, Kami siap menjadi duta pariwisata Indonesia,&#8221; kata Tantri, yang disambut tepuk tangan penonton.&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian mengajak masyarakat untuk bersama sama membangun pariwisata melalui momentum ini.&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kita lupakan pro kontra masa lalu, mari bersama sama memajukan pariwisata Sumbar,&#8221; ajak Oni Yulfian.&nbsp;</p>
<p>Menteri Pariwisata Arif Yahya berpesan kepada masyarakat dan pemerintah Sumbar, untuk fokus membenahi pariwisata, karena peluang Sumbar untuk mendapatkan PAD dari sektor ini sangat berpeluang besar.&nbsp;</p>
<p>&#8220;Untuk memajukan pariwisata harus ada CEO Commitment seluruh kepala daerah, jauhkan ego sektoral, dan buat kawasan strategis sehingga ada kepastian dalam pengembangan pariwisata,&#8221; tukuk mantan Dirut Telkom ini.&nbsp;</p>
<p>Selanjutnya brand Taste of Padang akan dijadikan sebagai branding memperkenalkan Sumatera Barat di Indonesia dan dunia internasional.<b> (rilis)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bmenpar-launching-taste-of-padang/">​Menpar Launching Taste of Padang </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​#CEOMessage32 WIN Way Champions</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bceomessage32-win-way-champions/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2017 11:45:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#AriefYahya]]></category>
		<category><![CDATA[​#CEOMessage32]]></category>
		<category><![CDATA[#Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2670</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Dr Ir Arief Yahya MSc Berbagai capaian menggembirakan yang kita dapat beberapa waktu lalu adalah cambuk bagi kita untuk tancap gas bekerja lebih...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bceomessage32-win-way-champions/">​#CEOMessage32 WIN Way Champions</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Oleh Dr Ir Arief Yahya MSc</b><br />
Berbagai capaian menggembirakan yang kita dapat beberapa waktu lalu adalah cambuk bagi kita untuk tancap gas bekerja lebih cepat lagi. Pertumbuhan jumlah kunjungan wisman lebih dari 20% dibanding tahun lalu di saat pesaing-pesaing kita melambat adalah momentum yang dahsyat. &nbsp;&nbsp;</p>
<p>Persaingan ke depan adalah siapa yang cepat memakan yang lambat. Bukan yang besar mengalahkan yang kecil. Kalau para regulator masih lelet, maka daya saing negeri ini tidak akan sanggup berkompetisi di level global. Dari situlah kita harus memperbaiki diri, dengan membangun corporate culture, untuk mengubah kebiasaan lama yang buruk. Misi terbesar saya saat memimpin adalah membentuk sebuah perusahaan atau organisasi yang berkarakter dan memiliki daya saing global. &nbsp;Corporate Culture menjadi pilar pembentuk karakter.</p>
<p>Sejalan dengan revolusi mental yang dicanangkan Presiden, saya juga menetapkan sebuah corporate culture atau budaya kinerja untuk Kemenpar yang saya beri nama WIN-Way atau Wonderful Indonesia Way! Jurus atau budaya kerja untuk memenangi kompetisi, yaitu dengan Solid, Speed, dan Smart (3S).</p>
<p>Untuk memacu kinerja dari setiap unit perlu suatu cara agar semua unit bekerja dengan kapasitas maksimum (all out). Untuk itu, cara yang paling efektif adalah dengan melombakannya. Pada dasarnya setiap manusia tidak mau mengalah satu sama lain. Dan jika kita bisa mengarahkannya untuk hal-hal yang baik, sifat ini bisa membuat kita selalu memiliki semangat tinggi dalam memenangkan kompetisi.</p>
<p>Karena itulah saya meminta Prof. Ahman Sya selaku Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan untuk mengadakan program WIN Way Champions (WWC) sebagai tolok ukur peningkatan budaya kinerja di Kemenpar. WWC bertujuan untuk membangun karakter pemenang dengan budaya kerja (3S).</p>
<p>Perlu diketahui, semua perusahaan besar, punya budaya kerja yang menancap kuat di semua level. Korporasi raksasa dunia, General Electric (GE) ditangan John Francis Welch Jr melahirkan The GE Way. Tujuh prinsip yang dipegang teguh Jack Welch itu mengubah budaya lama, dan membangun budaya kerja baru.&nbsp;</p>
<p>Saking pentingnya sebuah corporate culture, Seorang pemimpin seperti Jack Welch sangat menanamkan spirit untuk menjadi yang nomor satu. Atau jika terpaksa menjadi nomor dua “bolehlah”. Akan tetapi dia mempersilakan karyawan GE yang “berhasil tetapi tidak menggunakan cara-cara GE (GE Way &#8211; values dan spirit GE)” untuk keluar dari GE. Saya juga menginginkan Kemenpar melakukan hal yang sama. Setiap “bukit-bukit kemenangan” haruslah dicapai dengan cara-cara WIN Way.</p>
<p>Solid untuk menegaskan agar sesama regulator itu harus kompak, bersatu, membangun Indonesia Incorporated. Jangan karena berbeda kepentingan, masing-masing pihak saling mengunci, saling memveto, saling bertengkar, yang membuat program tidak bisa running. Jangan juga ada konflik kepentingan di level regulator atau pemerintah.&nbsp;</p>
<p>Speed, dimaksudkan agar program itu berjalan dengan cepat. Aturan-aturan yang njelimet harus disederhanakan agar bisa bergerak lebih cepat.&nbsp;</p>
<p>Sementara Smart adalah cara &nbsp;bekerja yang cerdas. Yang terbaik &nbsp;adalah benchmark. Bandingkan diri kita, organisasi kita, dengan yang lain. Para pesaing, dan musuh atau rival kita sudah melakukan apa.</p>
<p>Melalui WIN Way, saya ingin setiap insan Kemenpar bermental pemenang, bukannya pecundang. Setiap insan Kemenpar harus mampu menciptakan “bukit-bukit kemenangan” dan secara terus-menerus.</p>
<p><b>The Winner</b></p>
<p>Pada CEO Message kali ini, saya mengumumkan pemenang program pilot project WIN Way Champions Batch I yang telah kita selenggarakan akhir tahun kemarin dengan melalaui tahap implementasi selama 4 bulan. Berikut adalah 8 besar pemenang yang telah melalui beberapa tahap penjurian.</p>
<p>Saya ucapkan selamat kepada tim Asdep Pasar Asia Pasifik sebagai pemenang dengan skor tertinggi. Namun, kemenangan ini jangan membuat terlena, Karena masih akan ada kompetisi-kompetisi berikutnya. Seperti yang sudah saya singgung di awal, perlombaan ini akan kita adakan terus menerus dan langsung saya pantau perkembangannya melalui WAR Room.&nbsp;</p>
<p>Saya meminta kepada Bu Riwud Mujirahayu sebagai Asdep Pengembangan SDM Aparatur untuk terus menggeber program ini agar memacu spirit berkompetisi antar unit kerja sehingga corporate culture 3S yang kita tetapkan bisa terinternalisasi dan semakin mandarah daging di kalangan insan Kemenpar.&nbsp;</p>
<p>Mengakhiri CEO Message ini, saya mengingatkan bahwa penghargaan dengan kriteria yang jelas, proses penilaian yang kredibel, dan kompetisi yang ketat dari para pesertanya akan membuat penghargaan tersebut menjadi prestisius. Dan bagi yang mendapatkannya akan memperoleh kebanggaan serta rasa percaya diri yang besar untuk mencapai keberhasilan-keberhasilan.</p>
<p>Salam Pesona Indonesia!!!&nbsp;</p>
<p><b>*Menteri Pariwisata Republik Indonesia.</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bceomessage32-win-way-champions/">​#CEOMessage32 WIN Way Champions</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Go Digital Menpar Arief Mengguncang Sumbar dengan “Padang City Guide”</title>
		<link>https://prokabar.com/go-digital-menpar-arief-mengguncang-sumbar-dengan-padang-city-guide/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2017 21:54:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#GoDigital]]></category>
		<category><![CDATA[#Menpar]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangCityGuide]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2316</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8212;&#160;Lagi-lagi, gelombang “Go Digital” yang didrive oleh Menpar Arief Yahya membuat terobosan. Kini berwisata di Kota Padang jauh lebih mudah. Sebab, tersedia...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/go-digital-menpar-arief-mengguncang-sumbar-dengan-padang-city-guide/">Go Digital Menpar Arief Mengguncang Sumbar dengan “Padang City Guide”</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8212;</b>&nbsp;Lagi-lagi, gelombang “Go Digital” yang didrive oleh Menpar Arief Yahya membuat terobosan. Kini berwisata di Kota Padang jauh lebih mudah. Sebab, tersedia aplikasi berbasis android dalam gawai atau telepon genggam pintar tentang Petunjuk Kota Padang. Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis di perangkat Android dan iOS.<br />
Usai diunduh dan disimpan, masyarakat sudah langsung mengetahui beragam informasi tentang kota yang dahulunya merupakan daerah rantau orang luhak atau nenek moyang orang Minangkabau. &#8220;Tinggal unduh dan semua tempat yang ada di Padang tersaji di aplikasi tersebut,&#8221; kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi.</p>
<p>Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi menjelaskan, aplikasi ini sudah ada sejak awal tahun. Namun, saat itu masih fokus ke destinasi wisata, hiburan, hotel, dan restoran.</p>
<p>Momen liburan Lebaran dinilai sangat tepat untuk mengenalkan aplikasi ini ke masyarakat dan tentunya warga padang yang sedang merantau di luar daerah, sekaligus bagian dari pengembangan pariwisata.</p>
<p>&#8220;Hadirnya aplikasi ini diharapkan bisa memudahkan perantau dan wisatawan yang akan berlibur ke Padang. Sehinga wisatawan tidak ragu dan bertanya-tanya lagi ketika ingin berwisata ke Padang. Semuanya sudah lengkap di aplikasi itu. Untuk informasi pariwisata sudah 70% ada di sana, nanti bertahap kami perbarui,” ucap Medi.</p>
<p>Aplikasi yang belum lama diluncurkan itu sudah diunduh 1.000 lebih pengguna. Aplikasi itu memuat informasi mengenai objek wisata, kuliner dan rumah makan, transportasi, ATM, perkantoran, tempat ibadah, hotel, tempat hiburan, perbankan, dan informasi lainnya.</p>
<p>“Kebutuhan informasi wisatawan yang semakin kompleks, aplikasi itu dikembangkan dengan menambah ribuan informasi mengenai Kota Padang. Ke depannya aplikasi ini dan terhubung dengan transportasi online, juga pemesanan hotel, jadi sangat gampang,” kata Medi.</p>
<p>Mengenai hal ini, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengucapkan selamat atas diluncurkannya aplikasi Padang City Guide. Dirinya semakin yakin dengan aksi transformasi digital bakal membawa gerbong Kementerian Pariwisata RI melompat jauh menuju target menjaring 20 juta wisatawan di 2019.</p>
<p>“Jika tidak ikut Go Digital, saya jamin destinasi wisata yang dimiliki daerah itu tidak akan maju. Karena itu no return point, harus familiar dengan digital,&#8221; kata Menpar Arief Yahya.</p>
<p>Lanjutnya lagi, itulah mengapa ada istilah More Digital More Personal, karena marketing sudah langsung masuk ke smartphone ke customers dan komunikasi data ke pelanggannya sudah detail sampai ke personal. Dengan digital itu semua informasi bisa diupload, dipromosikan secara global, dan semua orang yang memiliki aplikasi yang sama bisa langsung connect.</p>
<p>“Kalau tak segera mengubah pola pikir ke digital, kita pasti ketinggalan. Sulit mengejar rival-rival utama kita,” tukas Menteri yang juga mantan Dirut Telkom itu.<b> (rls)</b></p>
<figure style="width: 514px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/unnamed-2-1.png"><img decoding="async" width="514" height="636" alt="" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/unnamed-2-1.png" title="" class="size-full wp-image-2315" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/unnamed-2-1.png 514w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/unnamed-2-1-242x300.png 242w" sizes="(max-width: 514px) 100vw, 514px" /></a><figcaption class="wp-caption-text">Aplikasi Padang City Guide</figcaption></figure>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/go-digital-menpar-arief-mengguncang-sumbar-dengan-padang-city-guide/">Go Digital Menpar Arief Mengguncang Sumbar dengan “Padang City Guide”</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/118 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/15 queries in 0.097 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 11:26:55 by W3 Total Cache
-->