<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#menkeu Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/menkeu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/menkeu/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Oct 2018 07:06:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#menkeu Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/menkeu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menkeu : APBN Aman Dan Terus Membaik</title>
		<link>https://prokabar.com/menkeu-apbn-aman-dan-terus-membaik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2018 07:06:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#apbn]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#menkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#pemerintah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21938</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam kondisi aman dan terus mengalami perbaikan. &#8220;APBN...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menkeu-apbn-aman-dan-terus-membaik/">Menkeu : APBN Aman Dan Terus Membaik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam kondisi aman dan terus mengalami perbaikan.</p>
<p>&#8220;APBN kita aman, kredibel dan sehat. Defisit APBN setiap tahun menurun dari 2014,&#8221; kata Sri Mulyani di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (23/10).</p>
<p>Menurut Menkeu, APBN terus mengalami perbaikan yang cukup signifikan sejak 2014, dimana salah satu indikator perbaikan tersebut adalah defisit APBN yang terus menurun. Defisit APBN di tahun 2014 tercatat sebesar 2,3% terhadap produk domestik bruto (PDB).</p>
<p>&#8220;Tahun ini, defisit APBN diperkirakan berada di 2,1% terhadap PDB dan di tahun depan bisa berada di bawah 2%,&#8221; ujar Menkeu.</p>
<p>Dijelaskannya, defisit keseimbangan primer juga diturunkan mendekati Rp 0 di tahun depan. Tren penurunan defisit keseimbangan primer terjadi sejak 2014 dari Rp 93,3 triliun atau 0,92% terhadap PDB menjadi Rp 64,8 triliun atau 0,44% terhadap PDB tahun ini.</p>
<p>Kemudian, pada 2015 defisit keseimbangan primer sebesar Rp 142,5 triliun atau 1,23% terhadap PDB, 2016 sebesar Rp 125,6 triliun atau 1,01% terhadap PDB. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menkeu-apbn-aman-dan-terus-membaik/">Menkeu : APBN Aman Dan Terus Membaik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dollar Kembali Tembus Rp15.000, Ini Tanggapan Menkeu</title>
		<link>https://prokabar.com/dollar-kembali-tembus-rp15-000-ini-tanggapan-menkeu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2018 02:21:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Dollar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#menkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#nilaitukar]]></category>
		<category><![CDATA[#Rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, bahwa dirinya bersama-sama Bank Indonesia (BI) dan Menko Perekonomian terus melihat perkembangan nilai tukar rupiah,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dollar-kembali-tembus-rp15-000-ini-tanggapan-menkeu/">Dollar Kembali Tembus Rp15.000, Ini Tanggapan Menkeu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, bahwa dirinya bersama-sama Bank Indonesia (BI) dan Menko Perekonomian terus melihat perkembangan nilai tukar rupiah, yang pada perdagangan hari ini sudah menemus angka Rp15.000 per dollar AS.</p>
<p>“Bahwa perkembangan ini tentu akan direspons oleh para pelaku ekonomi,” kata Sri Mulyani kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/10) sore.</p>
<p>Menkeu meyakinkan dirinya akan melihat terus indikator-indikator yang menopang perekonomian dalam negeri. Umpamanya kalau dari sisi perbankan apakah sektor perbankan cukup kuat dan terus akan bisa menyesuaikan dengan nilai Rp15.000 ini.</p>
<p>“Kita lihat dari <em>capital adequacy ratio</em> (CAR) nya mereka, dilihat dari <em>non performing loan</em> mereka, dilihat dari <em>landing rate</em> mereka, semuanya sampai dengan bulan Oktober ini dan nampaknya <em>adjustment </em> terhadap angka Rp15.000 terjadi secara cukup baik,” terang Sri Mulyani.</p>
<p>Sementara kalau dilihat dari sektor riil pertumbuhan ekonomi, menurut Menkeu Sri Mulyani Indrawati, hingga kuartal ketiga diperkirakan masih cukup tinggi.</p>
<p>Bahkan bulan September kemarin, lanjut Sri Mulyani, mengalami penurunan deflasi, dan <em>gross</em>terutama dikontribusikan dari sektor konsumsi, investasi dan pada <em>degree </em>tertentu adalah ekspor dan belanja pemerintah yang sudah tumbuh diatas 8% bisa memberikab kontribusi yang bagus.</p>
<p>Sementara dari sisi kestabilan secara umum, Sri Mulyani meyakini Bank Indonesia akan terus mengelola nilai tukar ini sehingga bisa mengawal perekonomian menyesuaikan dengan suatu tingkat <em>equilibrium </em>baru.</p>
<p>“Kita tentu semuanya berharap dan akan terus menjaga menggunakan instrumen yang ada,” tegas Sri Mulyani seraya menambahkan, dari Kementerian Keuangan sendiri akan menggunakan instrumen APBN fiskal di dalam menjaga perekonomian, baik dalam artian menjaga pertumbuhan ekonomi, meningkatkan stabilitas dan juga untuk melindungi terutama kelompok masyarakat yang paling rawan.</p>
<p>Karena itu, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dirinya melihat pergolakan nilai tukar rupiah ini sebagai suatu tingkat yang harus dilihat secara seksama.</p>
<p>Namun Sri Mulyani juga melihat bahwa <em>adjustment</em> atau penyesuaian dari perekonomian kita terhadap level normalisasi dari kebijakan moneter Amerika yang berdampak terhadap nilai rupiah bisa berjalan cukup baik.</p>
<p>Karena itu, Menkeu berharap penyesuaian  ini akan bisa muncul dalam bentuk tetap indikator-indikator perekonomian yang bisa dijaga secara baik. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dollar-kembali-tembus-rp15-000-ini-tanggapan-menkeu/">Dollar Kembali Tembus Rp15.000, Ini Tanggapan Menkeu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Waspadai Perkembangan Situasi Perekonomian Global</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-waspadai-perkembangan-situasi-perekonomian-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Sep 2018 09:40:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[#menkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#SriMulyani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=18650</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Bersama Bank Indonesia yang bertanggung jawab menjalankan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas harga dan nilai tukar, dan OJK serta LPS yang menjaga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-waspadai-perkembangan-situasi-perekonomian-global/">Pemerintah Waspadai Perkembangan Situasi Perekonomian Global</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Bersama Bank Indonesia yang bertanggung jawab menjalankan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas harga dan nilai tukar, dan OJK serta LPS yang menjaga kesehatan sektor keuangan dan perbankan, Pemerintah akan terus menjaga perekonomian melalui kebijakan fiskal dan kebijakan sektor riil lainnya.</p>
<p>Disampaikan kerja sama dan kepercayaan dunia usaha juga sangat penting dalam menjaga perekonomian Indonesia untuk terus dapat maju di tengah gelombang pasang dunia.</p>
<p>&#8220;Pemerintah tetap waspada dan terus memantau perkembangan situasi global dan kondisi perekonomian kita, seperti perkembangan perang dagang Amerika Serikat dengan China, Eropa dan negara lain,&#8221; kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (16/9).</p>
<p>Menurut Menkeu, perkembangan kebijakan kenaikan suku bunga Fed Fund Rate dan pengetatan likuiditas, dinamika harga minyak dunia, perkembangan krisis di negara-negara emerging dan kondisi geopolitik di seluruh kawasan yang memiliki potensi spillover (efek pengaruh dan penularan) yang signifikan.</p>
<p>Menkeu menegaskan, Pemerintah akan memonitor dampak dari kebijakan yang telah diambil, misalnya kebijakan pengedalian impor, penundaan proyek dan kenaikan suku bunga Bank Indonesia yang dapat melemahkan pertumbuhan ekonomi. Upaya meminimalkan dampak negatif dilakukan dengan memacu sumber pertumbuhan lain, seperti investasi dalam negeri.</p>
<p>&#8220;Setiap kebijakan dan tindakan korektif untuk menyelesaikan suatu masalah, pasti memiliki dampak yang kadang tidak mudah. Namun pemerintah tidak akan segan mengambil kebijakan untuk melindungi kepentingan perekonomian dan kepentingan bersama,&#8221; kata Menkeu.</p>
<p>Ia menambahkan, Pemerintah juga akan senantiasa menyesuaikan bauran kebijakan sesuai dengan perkembangan yang terjadi, fleksibilitas dan pragmatisme diperlukan pada saat negara menghadapi ketidakpastian tinggi.</p>
<p>&#8220;Namun fokus pemerintah akan tetap sama, yaitu bagaimana terus membangun fondasi ekonomi yang makin kokoh dan terus berupaya melindungi dan memperkuat kelompok masyarakat yang paling rentan dan miskin,&#8221; pungkasnya. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-waspadai-perkembangan-situasi-perekonomian-global/">Pemerintah Waspadai Perkembangan Situasi Perekonomian Global</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menkeu: Melemahnya Rupiah Lebih Berpengaruh Pada Defisit Transaksi Berjalan</title>
		<link>https://prokabar.com/menkeu-melemahnya-rupiah-lebih-berpengaruh-pada-defisit-transaksi-berjalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Sep 2018 07:05:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#krisis]]></category>
		<category><![CDATA[#menkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#SriMulyani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=18366</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hanoi, Prokabar — Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, imbas dari penguatan nilai tukar dollar AS kepada rupiah bukan pada hutangnya tetapi pada Defisit...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menkeu-melemahnya-rupiah-lebih-berpengaruh-pada-defisit-transaksi-berjalan/">Menkeu: Melemahnya Rupiah Lebih Berpengaruh Pada Defisit Transaksi Berjalan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Prokabar — </strong>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, imbas dari penguatan nilai tukar dollar AS kepada rupiah bukan pada hutangnya tetapi pada Defisit Transaksi Berjalan/Current Account Defisit.</p>
<p>“Apa yang membedakan setiap negara adalah kerentanan terhadap faktor eksternal. Indonesia bukan pada hutangnya, namun pada defisit transaksi berjalan,” kata Sri Mulyani dalam wawancara dengan Bloomberg di sela kegiatan World Economic Forum (WEF) untuk ASEAN di Hanoi, Vietnam,  Rabu (12/9).</p>
<p>Menkeu mengingatkan, undang-undang di Indonesia mengatur bahwa Defisit Transaksi Berjalan tidak boleh melewati angka 3 persen dari Product Domestic Product (PDB). “Angka tersebut masih dalam kendali,” tegasnya.</p>
<p>Menurut Menkeu, ketika Amerika Serikat memiliki sentimen terhadap negara berkembang di belahan dunia lain, hal itu menciptakan dinamika. Melihat tantangan tersebut, Pemerintah menurunkan defisit fiskal dan defisit transaksi berjalan diatasi dengan membatasi impor secara selektif untuk menjaga momentum.</p>
<p>Selain itu, Pemerintah juga tengah berupaya meredam gejolak dinamika ekonomi global dengan membuat kebijakan yang memperhatikan faktor psikologis atau sentimen pasar disertai dengan aktif mengkomunikasikan kebijakan kepada para pemangku kepentingan. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menkeu-melemahnya-rupiah-lebih-berpengaruh-pada-defisit-transaksi-berjalan/">Menkeu: Melemahnya Rupiah Lebih Berpengaruh Pada Defisit Transaksi Berjalan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertumbuhan Diprediksi 5,2%, Fitch Pertahankan Peringkat Utang Indonesia Pada Posisi BBB</title>
		<link>https://prokabar.com/pertumbuhan-diprediksi-52-fitch-pertahankan-peringkat-utang-indonesia-pada-posisi-bbb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2018 03:19:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#menkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=17751</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Lembaga pemeringkat utang Fitch pada Senin (3/9) kemarin mengumumkan bahwa peringkat utang (rating) Indonesia tetap pada posisi BBB dengan outlook stable. Ini...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pertumbuhan-diprediksi-52-fitch-pertahankan-peringkat-utang-indonesia-pada-posisi-bbb/">Pertumbuhan Diprediksi 5,2%, Fitch Pertahankan Peringkat Utang Indonesia Pada Posisi BBB</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Lembaga pemeringkat utang Fitch pada Senin (3/9) kemarin mengumumkan bahwa peringkat utang <em>(rating)</em> Indonesia tetap pada posisi BBB dengan <em>outlook</em> <em>stable</em><strong><em>.</em></strong> Ini berarti Indonesia berhasil mempertahankan peringkat BBB yang diperolehnya sejak Desember 2017 itu. Sebelumnya, Fitch telah memasukkan Indonesia dalam kategori <em>investment grade</em> sejak 2011.</p>
<p>Mengenai peringkat BBB yang diperolehnya kali ini, menurut Fitch, karena tingkat beban utang pemerintah yang rendah dan pertumbuhan ekonomi yang baik merupakan faktor positif bagi peringkat utang Indonesia.</p>
<p>“Fitch juga menggarisbawahi beberapa upaya pemerintah dan otoritas dalam menjaga stabilitas di tengah tekanan yang dihadapi negara-negara berkembang, seperti kebijakan Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga, mengendalikan arus modal keluar, dan menjaga inflasi tetap berada di level yang rendah,” tulis Fitch sebagaimana dikutip dari siaran pers Kementerian Keuangan RI, Senin (3/9).</p>
<p>Lebih lanjut, Fitch juga melihat kondisi keuangan eksternal Indonesia lebih kuat dibanding periode Taper Tantrum di tahun 2013 yang merupakan hasil dari disiplin kebijakan fiskal dan langkah makro-prudensial yang meredam kenaikan tajam utang luar negeri swasta.</p>
<p>Selain itu, yang turut mendukung stabilitas adalah kesepakatan bilateral swap dengan Australia, Jepang dan Korea Selatan, serta tetap berpartisipasi dalam Chiang Mai Initiative.</p>
<p>Pada sisi pengelolaan fiskal, Fitch memandang konsolidasi fiskal dapat memperbaiki posisi utang publik Indonesia yang saat ini sudah cukup rendah dibandingkan dengan rata-rata negara <em>peers. </em>Terlebih jauh, risiko sektor perbankan juga masih terbatas didukung antara lain rasio kecukupan modal yang tetap kuat.</p>
<p>Fitch juga menilai, bahwa pertumbuhan PDB Indonesia lebih baik dibandingkan negara-negara <em>peers</em>. “Fitch memperkirakan PDB Indonesia meningkat sebesar 5,2 persen di 2019 dan 5,3 persen di 2020 yang didukung oleh peningkatan belanja infrastruktur publik,” tulis siaran pers Kementerian Keuangan RI.</p>
<p>Di sisi lain, Fitch melihat adanya risiko yang dapat timbul dari peningkatan ketegangan perdagangan internasional bagi negara berkembang, termasuk Indonesia. Dampak yang mungkin ditimbulkan antara lain sentimen negatif dan penurunan harga komoditas.</p>
<p>Fitch juga melihat adanya ruang perbaikan bagi Indonesia ke depan seperti pada peningkatan tingkat penerimaan negara, peningkatan pendapatan per kapita, serta perbaikan tata kelola. Perbaikan tersebut dapat didorong melalui upaya reformasi berkelanjutan.</p>
<p>Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dianggap Fitch dapat mendorong peningkatan peringkat utang Indonesia ke depan yakni penguatan keuangan eksternal, perluasan basis ekspor manufaktur, dan turunnya ketergantungan terhadap arus modal portofolio.</p>
<p>Di sisi fiskal, perbaikan terus menerus terhadap rasio penerimaan negara juga dapat menjadi faktor pendorong kenaikan peringkat utang, serta terus membaiknya standar tata kelola.</p>
<p>Kementerian Keuangan RI menilai, langkah Fitch mempertahankan peringkat utang Indonesia pada posisi BBB dengan <em>outlook stable</em> tersebut menunjukkan bahwa fokus Pemerintah pada upaya menjaga stabilitas di tengah gejolak global dinilai baik.</p>
<p>Selain itu reformasi struktural dan fiskal yang dilakukan pemerintah bersama dengan pemangku kepentingan lainnya juga dipandang terus memberikan hasil positif.</p>
<p>“Pengumuman ini juga menunjukan adanya kepercayaan yang cukup tinggi dari dunia internasional kepada perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian global,” tegas Kementerian Keuangan.</p>
<p>Apresiasi dari lembaga internasional terkemuka, seperti lembaga <em>rating</em>, terhadap kinerja perekonomian Indonesia, menurut siaran pers Kementerian Keuangan RI, memiliki peran penting untuk mewujudkan APBN yang lebih sehat, adil, dan mandiri serta perannya kepada perbaikan perekonomian Indonesia secara umum.</p>
<p>Namun demikian, Pemerintah juga menyadari bahwa masih banyak tantangan yang harus diatasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan.</p>
<p>“Pemerintah telah dan akan terus melakukan langkah-langkah proaktif untuk mewujudkan hal tersebut, melalui pengelolaan APBN dan kebijakan fiskal yang kredibel dan efektif,” tulis Kementerian Keuangan seraya mengingatkan, peranan dari berbagai pihak dan masyarakat luas juga sangat penting dalam mewujudkan perekonomian yang lebih inklusif ke depan. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pertumbuhan-diprediksi-52-fitch-pertahankan-peringkat-utang-indonesia-pada-posisi-bbb/">Pertumbuhan Diprediksi 5,2%, Fitch Pertahankan Peringkat Utang Indonesia Pada Posisi BBB</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/104 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.039 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 16:03:43 by W3 Total Cache
-->