<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#meningitis Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/meningitis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/meningitis/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Aug 2018 02:40:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#meningitis Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/meningitis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waspada, Bayi Enggan Menyusu dan Selalu Lemah Tertidur Tanda Bayi Terkena Meningitis</title>
		<link>https://prokabar.com/waspada-bayi-enggan-menyusu-dan-selalu-lemah-tertidur-tanda-bayi-terkena-meningitis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Aug 2018 02:40:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#cegahmeningitis]]></category>
		<category><![CDATA[#ibudananak]]></category>
		<category><![CDATA[#Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#meningitis]]></category>
		<category><![CDATA[#parenting]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#rsk]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=15086</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Bakteri bisa datang dari mana saja. Penularan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi pneumonia, telinga dan rongga hidung (sinus)  juga bisa datang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspada-bayi-enggan-menyusu-dan-selalu-lemah-tertidur-tanda-bayi-terkena-meningitis/">Waspada, Bayi Enggan Menyusu dan Selalu Lemah Tertidur Tanda Bayi Terkena Meningitis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211; </strong>Bakteri bisa datang dari mana saja. Penularan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi <em>pneumonia</em>, telinga dan rongga hidung (sinus)  juga bisa datang dari siapa pun, bahkan bisa dari ibu bayi itu sendiri.</p>
<p>Contoh kecil, percikan batuk (droplet) orang-orang di dekat si kecil itu pun merupakan salah satu trigger dari tumbuhnya  bakteri <em>Streptococcus pneumoniae</em> dan <em>Haem influenza</em> yang menyebabkan bayi terkena meningitis, yaitu kondisi yang menyebabkan peradangan pada selaput otak (meninges).</p>
<p>Adapun proses bersarangnya bakteri tersebut pada diri si kecil, adalah dengan masuk melalui saluran pernapasan yang nantinya dimulai dari gejala batuk, pilek. Karena kuman yang masuk amat ganas dan invasine, maka bakteri tersebut pun akhirnya menyebar dengan mudahnya ke darah dan seluruh tubuh termasuk meningen.</p>
<p>Sebenarnya setiap bayi berusia satu tahun, ia sudah mempunyai bakteri <em>pneumokokus</em> yang hidup di tenggorokannya, hanya saja keberadaan bakteri tersebut tidak selalu dapat diartikan kalau akan menderita <em>pneumokokus</em>. Karena dari 90 jenis bakteri <em>pneumokokus</em> hanya sedikit yang bisa menyebabkan penyakit berbahaya itu.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Bayi Enggan Menyusu dan Selalu Tertidur Tanda Bayi Terkena Meningitis</strong></p>
<p>Gejala Meningitis pada bayi, masih sulit untuk di ketahui tanpa adanya tindakan medis. Namun umumnya, bayi yang terkena meningitis akan terlihat:</p>
<ul>
<li>Demam</li>
<li>Tangan dan kaki dingin, namun suhu tubuh hangat</li>
<li>Bayi menggigil padahal tidak terlalu dingin</li>
<li>Leher bayi menjadi lebih kaku</li>
<li>Rewel dan menangis terutama saat digendong</li>
<li>Muntah terus menerus</li>
<li>Enggan menyusu, menolak saat diberi makan</li>
<li>Sangat mengantuk, hingga bayi sulit dibangunkan</li>
<li>Ruam merah atau berwarna gelap pada tubuh bayi</li>
<li>Pada bagian ubun-ubun terlihat menonjol</li>
</ul>
<p>Dalam beberapa kasus, untuk mengetahui seseorang menderita meningitis adalah melalui pengambilan sampel cairan otak untuk mendiagnosa meningitis. Dimana pada orang sehat, cairan otak tampak bening. Sedang penderita, pada penderita <em>pneumococcal meningitis</em> warna cairan terlihat keruh dan tes laboratorium akan mengindikasikan banyak bakteri dan jumlah sel darah putih yang berlebih.</p>
<p>Lalu apakah pengambilan sampel cairan otak itu juga dilakukan oleh bayi? Ya, pengambilan cairan otak harus dilakukan untuk mendiagnosa meningitis berapapun usianya. Apalagi mengingat gejala meningitis pada bayi tidak sejelas orang dewasa.</p>
<p>Pengobatan penderita meningitis pada bayi adalah diberikannya antibiotika sesuai hasil kultur cairan otak. Tetapi secara umum dosis antibiotika yang diberikan harus dengan dosis yang tinggi selama 10-14 hari tergantung jenis kumannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Cegah Meningitis Lewat Vaksin</strong></p>
<p>Untuk mencegah meningitis, Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia pun merekomendasikan vaksin <em>konjugat pneumokokus.</em> Vaksin tersebut dianjurkan diberikan kepada bayi dan anak yang berusia 2 bulan hingga 9 tahun. Dan pemberian vaksin paling baik dilakukan pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 12 – 15 bulan. Adapun vaksinasi pneumokokus bisa diberikan bersamaan dengan vaksin lain, seperti vaksin DTP/HiB, DtaP, Hib, IPV, Hepatitis B, MMR, dan Varicella.<strong> (rsk)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspada-bayi-enggan-menyusu-dan-selalu-lemah-tertidur-tanda-bayi-terkena-meningitis/">Waspada, Bayi Enggan Menyusu dan Selalu Lemah Tertidur Tanda Bayi Terkena Meningitis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/50 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.021 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:31:21 by W3 Total Cache
-->