<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#mendag Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/mendag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/mendag/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Feb 2022 03:06:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#mendag Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/mendag/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kelangkaan Minyak Goreng Seperti Jalan Tiada Ujung</title>
		<link>https://prokabar.com/kelangkaan-minyak-goreng-seperti-jalan-tiada-ujung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2022 03:06:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ilham bintang]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#mendag]]></category>
		<category><![CDATA[#minyak goreng]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100779</guid>

					<description><![CDATA[<p>URUSAN minyak goreng tidak ada habis-habisnya. Mengingatkan judul novel wartawan legend, Mochtar Lubis, &#8220;Jalan Tak Ada Ujung&#8221; (1952). Novel berlatar perang kemerdekaan Indonesia yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kelangkaan-minyak-goreng-seperti-jalan-tiada-ujung/">Kelangkaan Minyak Goreng Seperti Jalan Tiada Ujung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>URUSAN</strong> minyak goreng tidak ada habis-habisnya. Mengingatkan judul novel wartawan legend, Mochtar Lubis, &#8220;Jalan Tak Ada Ujung&#8221; (1952). Novel berlatar perang kemerdekaan Indonesia yang bercerita tentang Guru Isa, guru sekolah yang membantu para gerilyawan namun hidup dalam ketakutan.</p>
<p>&#8220;Ketakutan&#8221; serupa kini dialami kini para suami di seluruh Indonesia sejak kelangkaan minyak goreng terjadi. Para kepala rumah tangga stres tidak bisa tenang hidupnya, menghadapi istri-istri yang &#8220;merepet&#8221; sepanjang hari mengutuki ironi kelangkaan minyak goreng.</p>
<p>Para suami juga khawatir kondisi itu bakal lebih runyam, merembet bikin imunitas ibu-ibu merosot, padahal itu lebih berbahaya di masa pandemi yang juga tiada ujung.</p>
<h4>Ironi Indonesia</h4>
<p>Kelangkaan (mahalnya minyak nabati) memang merupakan ironi di Indonesia. Negara ini produsen sawit terbesar di dunia. Kita tahu pemerintah memang sudah turun tangan mencoba mengatasi. Sudah menggunakan segala jurus namun belum membuahkan hasil. Sudah empat bulan keadaan runyam ini berlangsung.</p>
<h4><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220218_095416.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-100780" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220218_095416.jpg" alt="" width="640" height="460" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220218_095416.jpg 640w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220218_095416-300x216.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a><br />
Tiada janji Lutfi yang terbukti</h4>
<p>Saya beberapa kali menonton Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bicara di layar televisi, menjanjikan solusi (akan membanjiri pasar minyak goreng dengan harga normal). Meyakinkan. Ibaratnya omong hari ini, esok paling telat keadaan sudah berubah baik.</p>
<p>Namun, hasilnya tiap kali itu hanya bikin ibu- ibu rumah tangga tambah meradang. Hanya memperburuk keadaan. Saya malu pada istri. Tidak ada janji Lutfi yang terbukti.</p>
<p>Pedagang di pasar tradisional maupun warung-warung mengaku tak menjual minyak goreng murah sesuai program pemerintah dan janji Menteri Perdangangan di televisi. &#8220;Beli saja di televisi,&#8221; kata pedagang ketus.</p>
<p>Kalaupun ada stok minyak goreng di pasar tapi harga yang ditawarkan masih dengan harga yang sudah melonjak. Ini bukan kata saya. Tapi begitu berita wartawan di media di seluruh daerah di Tanah Air. Berita sudah terkonfirmasi dengan mudah karena itu tadi: hasil &#8220;berburu&#8221; ibu-ibu di banyak pasar.</p>
<p>Selebihnya, media banyak menyajikan polemik panjang para pakar kebijakan publik dan stakeholder terkait minyak goreng itu.</p>
<p>Para produsen berdalih, kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri menyesuaikan dengan patokan harga minyak sawit (CPO) global.</p>
<p>Di pasaran, harga minyak goreng berada di kisaran Rp 20.000 per liter, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) Kementerian Perdagangan sebesar Rp 11.500 per liter.</p>
<p>Subsidi pemerintah triliunan rupiah, seperti cuma mengalir ke laut. Hingga pun kebijakan berubah yang menetapkan &#8220;domestic market obligation&#8221; (DMO) dan &#8220;domestic price obligation&#8221; (DPO) yang efektif 1 Februari. Tetap saja tak memperbaiki keadaan.</p>
<p>DMO adalah kewajiban produsen yang melakukan ekspor CPO untuk memasok 20 persen kuota ekspornya untuk kebutuhan dalam negeri.</p>
<p>Sedangkan DPO aturan yang menerapkan harga jual CPO di dalam negeri sebesar Rp9.300 per kilogram dan Rp10.300 per liter.</p>
<p>Dalam keterangannya, tanggal 6 Februari lalu Muhammad Lutfi, mengatakan aturan DMO dan DPO CPO solusi untuk mengamankan stock minyak goreng di dalam negeri.</p>
<p>Dia menjamin tidak akan mengganggu kegiatan ekspor CPO ke luar negeri. Sudah lebih dua minggu setelah DMO dan DPO CPO tak menghentikan ibu-ibu rumah tangga merepet.</p>
<p>Tidak ada itu minyak goreng murah.<br />
Program minyak murah pemerintah justru menambah kelangkaan.</p>
<p>Di berbagai daerah masyarakat justru mengeluh kesusahan mendapatkan komoditas tersebut. Di ritel modern, rak-rak komoditas lebih sering terlihat kosong. Sejurus dengan keadaan pedagang pasar tradisional maupun warung-warung.</p>
<p>Situasi tetap sama sejak bulan November tahun lalu, awal minyak goreng hilang di pasar. Akhir November, kita catat harga minyak goreng sudah berada di level Rp 17.000 per liter. Harga itu terus melonjak hingga akhir tahun 2021 yang dipatok dengan harga Rp 18.000 sampai Rp 19.000 per liter.</p>
<p>Tren itu berlanjut hingga masuk tahun 2022. Di beberapa daerah, harga minyak goreng bahkan menembus Rp 25.000 per liter. YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) sampai mencurigai ada praktik kartel di balik kelangkaan dan meroketnya harga minyak goreng. Kita pun menduga sama. Banyak pihak yang menduga begitu.</p>
<p>&#8220;Keadaan itulah yang kita pantau dan awasi ketat sekarang. Mulai hari ini, semua pejabat Kemendag turun ke lapangan untuk mengetahui masalah di masing-masing wilayah dan mengambil langkah,&#8221; kata Suhanto, Sekjen Kementerian Perdagangan, Kamis( 17/2) malam.</p>
<p>Suhanto berada di Surabaya untuk tugas itu ketika saya hubungi semalam. Sedangkan Mendag Muhammad Lutfi berada di Makassar untuk tugas sama. Konfirmasi Suhanto mengenai keberadaan Mendag sekaligus menjadi alasan mengapa Muhammad Lutfi berhalangan hadiri rapat gabungan di DPR kemarin.</p>
<p>&#8220;DPR kirim undangan satu hari sebelum rapat, sementara pak Mendag sudah punya agenda yang harus beliau hadiri di Makasar dan di Surabaya. Secara formal. Kami sdh berkirim surat untuk di re schedule,&#8221; tambah Sekjen Kemendag itu.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220218_095439.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-100781" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220218_095439.jpg" alt="" width="640" height="398" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220218_095439.jpg 640w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220218_095439-300x187.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h4>Mendag tak hadir, DPR kecewa</h4>
<p>Sebetulnya, tidak hanya minyak goreng, tetapi hampir semua kebutuhan sembilan bahan pokok mengalami lonjakan harga belakangan ini.</p>
<p>Mencemaskan banyak kalangan karena solusi belum ditemukan sementara bulan Ramadhan semakin dekat, yang pada bulan puasa itu biasanya konsumsi sembilan bahan pokok justru semakin meningkat.</p>
<p>Rapat gabungan DPR RI Kamis (17/2) kemarin terpaksa ditunda. Padahal, rapat itu melibatkan Komisi IV, Komisi VI, dan Komisi VII. Melibatkan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian ESDM.</p>
<p>Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri ESDM Arifin Tasrif sudah hadir.</p>
<p>Hadir pula Ketua Komisi IV Sudin, Wakil Ketua Komisi VI Martin Manurung, dan Ketua Komisi VII Sugeng Suparwoto. Para anggota dari tiga komisi dan para pejabat eselon I dari tiga kementerian tersebut juga sudah hadir.</p>
<p>Rapat seyogyanya membahas masalah kelangkaan pangan, harga pangan, dan hal-ihwal tentang pangan secara keseluruhan. Siaran Pers DPR-RI yang diterima redaksi media semalam, menyesalkan dan menyatakan kekecewaan atas ketidakhadiran Mendag.</p>
<p>&#8220;Rapat terpaksa kita undur karena Mendag tidak hadir padahal menteri-menteri yang lain sudah hadir semua. Para menteri itu juga ada acara dan membatalkannya untuk hadir demi rapat yang sangat penting ini. Ini menyangkut hajat hidup rakyat Indonesia. Sikap menteri perdagangan jelas mengecewakan dan kami sesalkan,” kata Rachmat Gobel, Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem yang memimpin rapat tersebut.</p>
<p>Masih kata Rahmat, soal pangan ini tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga tapi harus lintas sektoral.</p>
<p>“Karena itu kita membuat rapat gabungan. Soal kedelai, dulu Indonesia pernah swasembada. Mengapa sekarang 80 persen impor? Mengapa petani bisa kapok menanam kedelai? Pasti ada sebabnya,” katanya.</p>
<p>Soal minyak goreng, hingga kini masih belum selesai, masih langka dan masih mahal padahal sudah ada subsidi. “Ini semua butuh penjelasan dari pemerintah, terutama Menteri Perdagangan. Kita bahas, kita cari solusinya bersama. Tapi ini malah tidak hadir. Tentu saja mengecewakan,” kata Gobel lagi.</p>
<p>Sejauh catatan kita, ada beberapa persoalan yang pernah membebani masyarakat, hanya bisa diatasi oleh Presiden Jokowi. Tidak cukup hanya menteri maupun anggota parlemen. Tetapi entah kenapa kita belum mendengar Jokowi terusik. Tak sepatah kata pun yang pernah kita dengar terlontar dari Presiden merespons kelangkaan minyak goreng dan kebutuhan pokok masyarakat lainnya. Padahal, urusan begitu Jokowi lah jagonya.</p>
<p>Sudah dibuktikan beberapa kali menurunkan alat-alat kesehatan, seperti tes swab, vaksin, dan lain sebagainya. Bikin pedagangnya yang orang-orang kuat, kabarnya malah ada lingkaran Istana, gigit jari. Ayolah Presiden, &#8220;maturoh&#8221; (bicara) supaya kelangkaan dan lonjakan harga sembilan bahan pokok, khususnya minyak goreng, cepat menemukan ujung. Tidak seperti nasib Isa, guru di dalam novel &#8220;Jalan Tidak Ada Ujung&#8221; Mochtar Lubis. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kelangkaan-minyak-goreng-seperti-jalan-tiada-ujung/">Kelangkaan Minyak Goreng Seperti Jalan Tiada Ujung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jadi Penanggung Jawab Side Events G20, Mendag Lutfi Pastikan Kearifan Lokal Jadi Nilai Lebih</title>
		<link>https://prokabar.com/jadi-penanggung-jawab-side-events-g20-mendag-lutfi-pastikan-kearifan-lokal-jadi-nilai-lebih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2022 14:49:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#mendag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=99593</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Menteri Perdagangan RI sekaligus Ketua Penanggung Jawab penyelenggaraan Side Events G20, Muhammad Lutfi, memastikan kearifan lokal Indonesia menjadi nilai lebih agenda-agenda...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jadi-penanggung-jawab-side-events-g20-mendag-lutfi-pastikan-kearifan-lokal-jadi-nilai-lebih/">Jadi Penanggung Jawab Side Events G20, Mendag Lutfi Pastikan Kearifan Lokal Jadi Nilai Lebih</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Menteri Perdagangan RI sekaligus Ketua Penanggung Jawab penyelenggaraan Side Events G20, Muhammad Lutfi, memastikan kearifan lokal Indonesia menjadi nilai lebih agenda-agenda Side Events G20 tahun 2022 ini.</p>
<p>Hal tersebut juga sebagai upaya menjadikan Presidensi Indonesia di G20 tahun ini semakin menonjol dalam upaya memulihkan ekonomi dunia.</p>
<p>Mendag Lutfi juga optimistis seluruh agenda Side Events G20 akan berdampak penting pada keseluruhan rangkaian Pertemuan G20 yang digelar di Indonesia tahun ini. Tercatat pada 24 Desember 2021 sebagai batas waktu inventarisasi Side Events G20, terdapat 121 side events yang akan berlangsung di 20 kota di Indonesia dari Desember 2021 sampai Oktober 2022 mendatang.</p>
<p>“Side Events G20 bertujuan memberi pemahaman yang lebih lengkap kepada anggota G20 mengenai agenda prioritas Presidensi G20. Side Events G20 juga harus menjadi showcase citra positif kemajuan dan budaya Indonesia. Showcase filosofi nilai budaya luhur ditampilkan secara berkala dalam sejumlah side events tersendiri. Penyelenggaran side events diharapkan dapat memberikan dampak bagi perekonomian, baik di daerah penyelenggaran maupun Indonesia secara umum,” ungkap Mendag Lutfi.</p>
<p>Mendag Lutfi melihat momentum Presidensi Indonesia dalam G20 kali ini sangat krusial. Indonesia menempatkan diri secara aktif sebagai bagian dari upaya dunia memulihkan diri dari pandemi Covid-19, sekaligus berusaha menggerakkan kembali perekonomian dunia yang terdampak pandemi.</p>
<p>“Pertemuan G20 harus menjadi sarana memperkenalkan gaya hidup, daya tahan dalam krisis dan pandemi, serta kemampuan pemulihan kesehatan, ekonomi, dan produk unggulan anggota G20 sehingga dapat turut menggerakkan ekonomi dunia,” kata Mendag Lutfi.</p>
<p>Dari 121 side events, sebanyak tujuh diantaranya akan terlaksana dalam rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada Oktober 2022 mendatang. Bentuk-bentuk kegiatan side events tahun ini antara lain berupa seminar, forum kerja sama ekonomi, gelar budaya, promosi dagang, pameran, <em>kick-off meeting,</em> hingga tinjauan lapangan.</p>
<p>Setidaknya 15 kementerian dan tujuh lembaga menjadi pengampu kegiatan-kegiatan side events selama rangkaian G20 digelar di Indonesia. Ke-15 kementerian tersebut adalah Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Koperasi dan UKM.</p>
<p>Sedangkan tujuh lembaga adalah Bank Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Badan Pemeriksa Keuangan, Indonesian Youth Diplomacy, serta Kamar Dagang dan Industri.</p>
<p>“Diperlukan sinergi seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk menyukseskan Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022, termasuk dalam pelaksanaan rangkaian side events. Kesuksesan Indonesia pada Presidensi G20 tahun ini akan mendorong percepatan pemulihan kondisi dunia pascapandemi Covid-19 dan turut mendorong Indonesia pulih dari pandemi,” pungkas Mendag Lutfi. <strong>(rls)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jadi-penanggung-jawab-side-events-g20-mendag-lutfi-pastikan-kearifan-lokal-jadi-nilai-lebih/">Jadi Penanggung Jawab Side Events G20, Mendag Lutfi Pastikan Kearifan Lokal Jadi Nilai Lebih</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Expo 2020 Dubai, Mendag: Dunia Akan Saksikan dan Akui Potensi Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/expo-2020-dubai-mendag-dunia-akan-saksikan-dan-akui-potensi-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2021 04:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#DubaiExpo]]></category>
		<category><![CDATA[#mendag]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95402</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dubai, Prokabar – Expo 2020 Dubai di Uni Emirat Arab secara resmi dibuka secara spektakuler. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi sangat optimis Paviliun Indonesia pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/expo-2020-dubai-mendag-dunia-akan-saksikan-dan-akui-potensi-indonesia/">Expo 2020 Dubai, Mendag: Dunia Akan Saksikan dan Akui Potensi Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dubai, Prokabar</strong> – Expo 2020 Dubai di Uni Emirat Arab secara resmi dibuka secara spektakuler. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi sangat optimis Paviliun Indonesia pada Expo<br />
2020 Dubai akan membuat pengunjung dari berbagai negara di dunia terkesima dan mengakui potensi sangat besar Indonesia.</p>
<p>Dengan mengangkat tema “Creating the Future, From Indonesia to the World” Paviliun Indonesia siap menyambut para buyers dan investor dari seluruh dunia.</p>
<p>Hal itu disampaikan Mendag Lutfi saat membuka Paviliun Indonesia secara resmi bersama Minister of State for Foreign Trade Uni Arab Emirates (UAE) Thani bin Ahmed Al Zeyoudi di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), hari Jumat (1/10). Turut mendampingi Duta Besar untuk Uni Emirat Arab (UEA) Husin Bagis.</p>
<p>Pembukaan Paviliun Indonesia dimeriahkan oleh gelaran pertunjukan seni budaya, tari-tarian, dan lagu-lagu yang mewakili beragam daerah di Indonesia. Gelaran ini sekaligus mempromosikan pesona budaya Indonesia untuk menarik para pengunjung. Paviliun Indonesia menempati lahan seluas 1.860 m2 dan luas bangunan sekitar 3.000 m2. Paviliun Indonesia terdiri dari tiga lantai dan<br />
terletak di zona Opportunity District dengan konsep Indonesia Emas 2045.</p>
<p>“Paviliun Indonesia yang menampilkan tiga zona waktu “Yesterday, Today, and Tomorrow” akan membuka mata dunia untuk melihat kekuatan masa lalu, sekarang, dan masa depan Indonesia<br />
sebagai kekuatan global. Izinkan kami menyambut semua orang dari berbagai penjuru dunia di Paviliun Indonesia. Kami berharap, dunia akan menyaksikan dan mengakui kepulauan kita sebagai peluang untuk berdagang, berinvestasi, dan berkunjung,” jelas Mendag Lutfi.</p>
<p>Mendag Lutfi mengungkapkan, Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai akan menjadi rumah di Dubai untuk beberapa bulan ke depan.</p>
<p>“Paviliun Indonesia akan menjadi rumah kami di Dubai untuk beberapa bulan ke depan dan menjadi jendela Indonesia untuk dunia. Kami ingin memperkuat<br />
kemitraan global untuk berbagai budaya dan kuliner kami,” tutur Mendag Lutfi.</p>
<p>Mendag Lutfi mengatakan, Paviliun Indonesia dibangun atas dasar konsep “Unity in Diversity”. Paviliun Indonesia dibungkus dengan tambal sulam berbagai kerajinan tekstil tradisional batik Indonesia. Di dalamnya, Paviliun Indonesia memberikan pengalaman perjalanan interaktif masa lalu, sekarang, dan masa depan. Lebih dari 300 produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan ditampilkan sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah kepada 64 juta UMKM Indonesia untuk go global.</p>
<p>Mendag menuturkan, Paviliun Indonesia menampilkan para kapten industri dan para juara ekonomi digital. Selanjutnya, akan dilakukan presentasi dengan meluncurkan kampanye gastrodiplomatic, yaitu kampanye membumbui dunia yang akan dilaksanakan akhir tahun ini.</p>
<p>“Selama periode pameran, kami juga akan menyelenggarakan serangkaian program untuk menyajikan kekayaan negara kami. Sejumlah 26 tema mingguan dan lebih dari 75 forum bisnis<br />
dalam format hibrida siap diselenggarakan. Kegiatan tersebut juga didukung oleh 22 kementerian dan lembaga, 8 pemerintah provinsi, dan mitra-mitra perusahaan kami,” kata Mendag.</p>
<p>Menurut Mendag Lutfi, keikutsertaan Indonesia pada Expo 2020 Dubai ini juga akan membuat dunia mengakui komitmen kita dalam turut mengambil bagian terkait isu-isu global. Selain itu, juga menegaskan kembali komitmen kita untuk bekerja mewujudkan kesejahteraan planet kita dengan<br />
fokus pada pembangunan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim.</p>
<p>“Kita tidak boleh lagi mengabaikan potensi besar bangsa kita untuk rakyat Indonesia sendiri dan untuk dunia. Dengan semangat “Creating the Future, From Indonesia to the World” kami<br />
berkontribusi untuk secara global bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik,” tegas Mendag Lutfi.</p>
<p>Mendag Lutfi mengatakan, setiap pameran bertaraf dunia menandai adanya zaman baru dalam masyarakat global kita. Hal tersebut bertujuan menciptakan masa depan dunia yang baru. Indonesia merasa terhormat menjadi bagian dari perjalanan sejarah ini.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Mendag Lutfi juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang berkontribusi dalam perjalanan besar ini.</p>
<p>“Izinkan saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan saya untuk seluruh pihak yang berkontribusi dalam perjalanan besar ini, mulai dari<br />
perencanaan, desain, konstruksi, hingga presentasi. Izinkan kami memperluas keramahan dan mempersilakan dunia menyaksikan bangsa kita yang besar dengan peluang tak berujung yang<br />
ditawarkan Indonesia,” pungkas Mendag Lutfi.</p>
<p>Duta Besar untuk Uni Emirat Arab (UEA) Husin Bagis menambahkan, Paviliun Indonesia dalam Expo 2020 Dubai adalah ajang untuk menampilkan kebolehan dan potensi Indonesia ke dunia. Hal ini<br />
diharapkan dapat turut mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia. (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/expo-2020-dubai-mendag-dunia-akan-saksikan-dan-akui-potensi-indonesia/">Expo 2020 Dubai, Mendag: Dunia Akan Saksikan dan Akui Potensi Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alex Indra Lukman : Wacana Impor Beras Lukai Perasaan Wong Cilik</title>
		<link>https://prokabar.com/alex-indra-lukman-wacana-impor-beras-lukai-perasaan-wong-cilik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2021 01:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#imporberas]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#mendag]]></category>
		<category><![CDATA[#PDIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=84031</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman meminta jajaran Kementeri Perdagangan (Mendag), tak hanya berhitung di atas kertas terkait kebutuhan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/alex-indra-lukman-wacana-impor-beras-lukai-perasaan-wong-cilik/">Alex Indra Lukman : Wacana Impor Beras Lukai Perasaan Wong Cilik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> – Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman meminta jajaran Kementeri Perdagangan (Mendag), tak hanya berhitung di atas kertas terkait kebutuhan beras nasional.</p>
<p>“Luas lahan bisa diukur, panen bisa dihitung, konsumsi bisa diperkirakan, bahkan cuaca juga bisa diprediksi untuk menentukan mulai masa tanam. Sekarang, kok impor beras yang diwacanakan,” kata Alex dalam pernyataan tertulis, Rabu (24/3/2021).</p>
<p>Akibat wacana impor beras itu, terangnya, mengakibatkan jatuhnya harga beras di tingkat petani.</p>
<p>“Sekarang zaman sudah susah. Pandemi Covid19 membuat roda ekonomi bergerak sangat lambat, jangan malah menambahnya dengan wacana yang melukai perasaan wong cilik,” tegas Alex.</p>
<p>Dikatakan Alex, Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah merilis luas baku tanah sawah di Indonesia pada 2019 seluas 7,46 juta hektar atau tepatnya 7.463.948 hektar.</p>
<p>Kemudian, terangnya, Kementan melalui Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) telah merilis, dalam kurun waktu 2015-2019, telah berhasil mencetak sawah baru seluas 224.977 hektare.</p>
<p>Penambahan ini, diperkirakan akan menambah produksi beras nasional sebanyak 673.326 ton per tahun dengan rata-rata produksi 3 ton per hektare.</p>
<p>“Jangan biasakan ambil jalan pintas, untuk memenuhi cadangan beras Bulog yang diamanahkan sebesar 1-1,5 juta ton per tahun,” terangnya.</p>
<p>“Koordinasi Kementan beserta jajaran dengan stakeholder terkait, mesti harus lebih intens. Jangan ego lembaganya saja yang dikedepankan. Mari kita sama-sama bergotong royong untuk mewujudkan visi-misi Presiden Joko Widodo dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.</p>
<p>Selain itu, Alex mengindikasikan pernyataan Lutfi siap melepas jabatannya jika keputusannya (impor beras-red) terbukti salah saat rapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin (22/3/2021) lalu, merupakan salah satu indikator tak jalannya koordinasi lintas kementrian dan lembaga.</p>
<p>“Mari sama-sama bekerja keras untuk membawa bangsa ini lebih sejahtera. Jangan ego sektoral saja yang dikemukakan,” pintanya. <strong>(mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/alex-indra-lukman-wacana-impor-beras-lukai-perasaan-wong-cilik/">Alex Indra Lukman : Wacana Impor Beras Lukai Perasaan Wong Cilik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Surplus</title>
		<link>https://prokabar.com/neraca-perdagangan-indonesia-kembali-surplus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2020 01:41:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#impor]]></category>
		<category><![CDATA[#mendag]]></category>
		<category><![CDATA[#neracaperdagangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=79181</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Neraca perdagangan bulanan Indonesia kembali mencatat surplus pada bulan November 2020. Capaian ini melanjutkan tren surplus neraca perdagangan yang telah terjadi sejak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/neraca-perdagangan-indonesia-kembali-surplus/">Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Surplus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Neraca perdagangan bulanan Indonesia kembali mencatat surplus pada bulan November 2020. Capaian ini melanjutkan tren surplus neraca perdagangan yang telah terjadi sejak periode Mei 2020.</p>
<p data-reader-unique-id="5">“Surplus perdagangan November 2020 mencapai USD2,61 miliar. Meskipun surplusnya menurun dibandingkan surplus Oktober lalu yang sebesar USD3,58 miliar, surplus November ini merupakan surplus tertinggi ketiga yang dicatatkan sepanjang 2020,” ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (18/12).</p>
<p data-reader-unique-id="6">Selain itu, lanjut Mendag, surplus perdagangan bulan November berbeda dengan surplus yang terjadi sebelumnya. Surplus ini terjadi karena adanya pertumbuhan ekspor yang lebih tinggi dari pertumbuhan impor, bukan akibat impor yang melemah lebih dalam dibanding ekspor.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Agus menjelaskan, surplus neraca perdagangan Indonesia periode November 2020 bersumber dari surplus sektor nonmigas sebesar USD2,94 miliar dan defisit migas USD322,9 juta. Meskipun defisit migas bulan November mengalami penurunan, namun surplus neraca perdagangan secara total lebih rendah dibandingkan surplus bulan Oktober lalu.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Penurunan surplus neraca perdagangan bulan November ini dilatarbelakangi adanya penurunan surplus nonmigas yang cukup besar jika dibandingkan surplus nonmigas Oktober.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Surplus neraca nonmigas November 2020 sebesar USD2,94 miliar, turun USD1,10 miliar dibandingkan surplus neraca nonmigas Oktober 2020 yang sebesar USD4,04 miliar. Sementara pada sisi migas, defisit neraca migas November sebesar USD322,9 juta, turun USD142,5 juta dibandingkan defisit migas pada Oktober lalu yang sebesar USD465,4 juta.</p>
<p data-reader-unique-id="11"><strong data-reader-unique-id="12">Ekspor November 2020 Tumbuh Lampaui Kinerja Ekspor November 2019</strong></p>
<p data-reader-unique-id="11">Pada November 2020 ekspor Indonesia tercatat sebesar USD15,28 miliar, tumbuh 6,36 persen (MoM) atau 9,54 persen (YoY).</p>
<p data-reader-unique-id="14">Mendag menyampaikan, pertumbuhan ekspor bulan November 2020 didorong terjadinya pertumbuhan ekspor antara lain produk lemak dan minyak nabati naik, bahan bakar mineral, besi dan baja, serta mesin dan peralatan dari mesin.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Secara sektoral semua sektor berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekspor bulan November. Sektor pertanian tumbuh 6,33 persen (MoM) atau 33,33 persen (YoY), sektor manufaktur 2,95 persen (MoM) atau 14,47 persen (YoY), dan sektor pertambangan naik 25,08 persen (MoM) atau menurun 2,05 persen (YoY).</p>
<p data-reader-unique-id="16">Di tengah pandemi COVID-19, secara kumulatif total ekspor Indonesia selama Januari – November 2020 mencapai USD146,78 miliar, sedikit mengalami penurunan yaitu 4,22 persen (YoY). Pada sektor nonmigas, sepanjang Januari – November 2020 ekspor sektor nonmigas turun sebesar 2,18 persen, begitu juga dengan ekspor sektor migas turun 31,59 persen.</p>
<p data-reader-unique-id="17">“Ekspor bulan November semakin menunjukkan perkembangan pemulihan perekonomian global yang semakin baik. Menjelang setahun merebaknya pandemi COVID-19, masyarakat dunia kini semakin baik beradaptasi dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Dengan demikian, masyarakat dapat terus beraktivitas dan bekerja dengan produktif sehingga aktivitas perekonomian global ikut membaik,” jelas Mendag.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Nilai ekspor Indonesia pada November 2020 ke negara mitra utama terus tumbuh, antara lain ke Tiongkok tumbuh 16,17 persen (MoM), Jepang tumbuh 11,67 persen (MoM), India tumbuh 10,04 persen (MoM), Australia 16,56 persen (MoM), dan Korea Selatan tumbuh 7,12 persen (MoM).</p>
<p data-reader-unique-id="19">Kinerja ekspor di beberapa negara di kawasan ASEAN dan Uni Eropa juga masih terus tumbuh, seperti ekspor ke Malaysia dan Thailand masing-masing sebesar 24,5 persen dan 8,79 persen; serta ke Jerman dan Belanda sebesar 35,38 persen (MoM) dan 7,52 persen (MoM).</p>
<p data-reader-unique-id="20"><strong data-reader-unique-id="21">Impor Semua Kelompok Barang pada November 2020 Menguat</strong></p>
<p data-reader-unique-id="20">Impor Indonesia pada November 2020 tumbuh 17,40 persen (MoM) mencapai USD12,66 miliar; sementara jika dibandingkan November 2019 impor turun cukup dalam sebesar 17,46 persen.</p>
<p data-reader-unique-id="23">Peningkatan impor November 2020 ini disebabkan adanya peningkatan impor migas sebesar 0,59 persen (MoM) dengan nilai USD6,3 juta dan peningkatan impor nonmigas sebesar 19,27 persen (MoM) dengan nilai mencapai USD1,87 miliar.</p>
<p data-reader-unique-id="24">Peningkatan impor migas sejalan dengan peningkatan konsumsi energi dan aktivitas masyarakat. Sementara, lonjakan impor nonmigas yang cukup tinggi mencapai USD11,58 miliar atau naik 19,27 persen (MoM) namun turun 12,33 persen (YoY), disumbang dari impor produk golongan mesin dan perlengkapan elektrik yang meningkat 23,82 persen (MoM) atau sebesar USD354,4 juta.</p>
<p data-reader-unique-id="25">Secara penggunaan barang, pertumbuhan impor terbesar berasal dari impor barang modal dengan pertumbuhan mencapai 31,54 persen (MoM) dengan nilai USD2,43 miliar; diikuti pertumbuhan impor barang konsumsi yang mencapai 25,52 persen (MoM) dengan nilai USD1,3 miliar dan bahan baku/penolong yang mencapai 13,02 persen (MoM) dengan nilai USD8,93 miliar.</p>
<p data-reader-unique-id="26">Mendag mengungkapkan, peran golongan bahan baku/penolong mencapai 70,51 persen dari total impor Indonesia pada November 2020.</p>
<p data-reader-unique-id="27">Secara kumulatif, nilai impor Indonesia Januari – November 2020 mencapai USD127,13 miliar, turun sebesar 18,91 persen (YoY). Selama Januari – November 2020 nilai impor seluruh golongan penggunaan barang turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, antara lain penurunan terjadi pada kelompok barang konsumsi (turun 12,59 persen YoY), bahan baku/penolong (turun 19,78 persen YoY), dan barang modal (turun 18,61 persen YoY).</p>
<p data-reader-unique-id="28">Impor nonmigas Indonesia selama Januari – November 2020 didominasi impor barang asal Tiongkok dengan nilai USD34,91 miliar (dengan pangsa 30,53 persen total impor nonmigas Indonesia), Jepang USD9,77 miliar (8,54 persen), dan Singapura USD7,38 miliar (6,45 persen).</p>
<p data-reader-unique-id="29">Sementara itu secara kawasan, impor nonmigas dari ASEAN mencapai USD21,16 miliar dan berkontribusi sebesar 18,50 persen terhadap impor nonmigas Indonesia. Sedangkan impor dari kawasan Uni Eropa tercatat sebesar USD9,06 miliar dengan pangsa 7,92 persen.</p>
<p data-reader-unique-id="30">“Selama pandemi COVID-19 ini, pangsa impor dari Tiongkok mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini dilatarbelakangi pemulihan pandemi COVID-19 yang relatif cepat di Tiongkok dibandingkan dengan negara lain sehingga pasokan dari Tiongkok menjadi alternatif utama bagi pasar Indonesia,” tutup Mendag. (<b>rel</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/neraca-perdagangan-indonesia-kembali-surplus/">Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Surplus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendag Tinjau Operasi Pasar Gula</title>
		<link>https://prokabar.com/mendag-tinjau-operasi-pasar-gula/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2020 03:05:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#gula]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mendag]]></category>
		<category><![CDATA[#operasipasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=67923</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto meninjau operasi pasar (OP) untuk memastikan masyarakat dapat membeli gula sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp12.500/kilo...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mendag-tinjau-operasi-pasar-gula/">Mendag Tinjau Operasi Pasar Gula</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto meninjau operasi pasar (OP) untuk memastikan masyarakat dapat membeli gula sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp12.500/kilo gram (kg).</p>
<p data-reader-unique-id="6">“OP gula yang merupakan kerja sama antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan Sungai Budi Group ini memasok 24 ton gula kemasan 1 kg kepada pedagang di pasar rakyat setiap hari hingga Lebaran mendatang dan sebagian dijual ke konsumen secara langsung,” ujar Mendag yang didampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto beserta Satgas Pangan meninjau operasi pasar (OP) gula pasir di Pasar Baru, Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (17/5).</p>
<p data-reader-unique-id="7">Menurut Mendag, OP ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam upaya stabilisasi harga gula pasir yang belakangan mengalami kenaikan.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Penjualan langsung gula oleh produsen yang dimulai sejak 16 Mei 2020 di Tangerang dan dilanjutkan di Bogor ini dilakukan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. Pedagang dan pembeli harus memakai masker serta menerapkan jaga jarak (<em data-reader-unique-id="9">physical distancing</em>).</p>
<p data-reader-unique-id="10">Selain meninjau OP gula, Mendag juga meninjau barang kebutuhan pokok lainnya di Pasar Baru, Bogor. Dari hasil pantauan Mendag, harga dan pasokan barang kebutuhan pokok di Pasar Baru relatif stabil dan cukup. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mendag-tinjau-operasi-pasar-gula/">Mendag Tinjau Operasi Pasar Gula</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengusaha Harus Siap Menghadapi Revolusi Industri, Kata Mendag</title>
		<link>https://prokabar.com/pengusaha-harus-siap-menghadapi-revolusi-industri-kata-mendag/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2018 08:48:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hipmi]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#mendag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=26248</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Pengusaha harus mempersiapkan diri mereka untuk menghadapi revolusi industri 4.0 yang serba digital agar tetap bertahan di masa yang akan datang....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengusaha-harus-siap-menghadapi-revolusi-industri-kata-mendag/">Pengusaha Harus Siap Menghadapi Revolusi Industri, Kata Mendag</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Pengusaha harus mempersiapkan diri mereka untuk menghadapi revolusi industri 4.0 yang serba digital agar tetap bertahan di masa yang akan datang.</p>
<p>Hal itu dikatakan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita, Kamis (13/12) ketika membuka Rakerda BPD HIPMI Sumbar di Politeknik Negeri Padang.</p>
<p>“Revolusi industri terus terjadi mulai dari revolusi yang pertama hingga saat ini, pengusaha juga harus berbenah dan memperisapkan diri untuk bersaing secara global,” katanya.</p>
<p>Menurut dia apabila generasi mempersiapkan diri mereka dengan keterampilan dalam bidang ilmu pengetahuan tentu dalam menghadapi bonus demografi nanti akan lebih mudah.</p>
<p>Namun sebaliknya, apabila sejak hari ini pengusaha muda ini belum berbenah maka bonus demografi nanti akan menjadi beban bagi bangsa ini.</p>
<p>Ia mengatakan revolusi industri ini tentunya memberikan keuntungan tersendiri pada pengusaha muda, ia mencontohkan saat ini untuk memulai usaha tidak perlu membuka toko dengan usaha besar seperti dulu namun dapat memanfaatkan ruang di internet untuk berusaha</p>
<p>“Itu salah satu hal yang positif dari revolusi industri. Dalam hal ini tentu mereka harus jeli memanfaatkan hal tersebut,” katanya.</p>
<p>Ia mengatakan modal tersebesar seorang pengusaha adalah kejujuran dan konsistensi, apabila itu dimiliki setiap pengusaha muda mereka akan maju dalam bidang usaha tersebut.</p>
<p>“Kami dari Kementerian nantinya akan memberikan pendampingan kepada pengusaha muda di Sumatera Barat dalam menghadapi era revolusi industri,” katanya.</p>
<p>Sementara Ketua BPP HIPMI Bahlil Lahadalia mengatakan ada konsep yang salah di generasi muda Indonesia terutama mereka yang baru lulus kuliah. Mereka pasti berangan-angan menjadi orang kaya namun pekerjaan yang ingn mereka dapatkan adalah menjadi karyawan seperti karyawan BUMN, PNS dan lainnya.</p>
<p>Menurut dia pekerjaan sebagai pegawai negeri, karyawan BUMN atau swasta bahkan menjadi kepala daerah baik bupati maupun gubernur, menteri sekalipun tidak akan membuat mereka kaya. Berbeda dengan pengusaha, mereka memiliki gaji besar dan dibutuhkan oleh pemerintah untuk melangsungkan pembangunan.</p>
<p>Dari penelitian HIPMI dengan Universitas Indonesia sekitar 83 persen pekerjaan yang ingin didapatkan oleh mahasiswa yang baru lulus adalah menjadi pegawai atau karyawan, sementara yang ingin menjadi pengusaha hanya sekitar empat persen.</p>
<p>“Ini tugas kita bersama untuk mengajak generasi muda berani menjadi pengusaha dan berbuat langsung untuk bangsa ini,” kata dia. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengusaha-harus-siap-menghadapi-revolusi-industri-kata-mendag/">Pengusaha Harus Siap Menghadapi Revolusi Industri, Kata Mendag</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 36/142 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.056 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:03:41 by W3 Total Cache
-->