<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#melawanasap Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/melawanasap/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/melawanasap/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Oct 2019 06:55:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#melawanasap Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/melawanasap/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabut Asap, Disdik Tanah Datar Pulangkan Lebih Awal Peserta Didik</title>
		<link>https://prokabar.com/kabut-asap-disdik-tanah-datar-pulangkan-lebih-awal-peserta-didik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2019 05:32:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=49171</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali mengeluarkan kebijakan terkait kabut asap yang saat ini menyelimuti wilayah itu. Melalui Kadis Pendidikan, pemerintah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kabut-asap-disdik-tanah-datar-pulangkan-lebih-awal-peserta-didik/">Kabut Asap, Disdik Tanah Datar Pulangkan Lebih Awal Peserta Didik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar —</strong> Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali mengeluarkan kebijakan terkait kabut asap yang saat ini menyelimuti wilayah itu. Melalui Kadis Pendidikan, pemerintah mengeluarkan edarab untuk memulangkan lebih awal seluruh peserta didik pada kamis (17/10).</p>
<p>Dalam edaran tersebut, menyikapi kabut asap hingga pukul 11.00, seluruh keoala sekolah diperbolehkan memulangkan siswanya lebih awal dengan harapan disiapkan tugas rumah. Selain memulangkan lebih awal, edaran itu juga menyebutkan jika jumat (18/10) dan sabtu (19/10) libur belajar di sekolah.</p>
<p>&#8220;Assalamualaikum wr wb,yth bpk/ibuk kepsek menyikapi kondisi kabut asap sampai jam 11 hari ini maka silahkan siswa dipulangkan lbh awal dg harapan disiapkan tugas rumah, lalu mulai jumat dan sabtu 18-19 oktober 2019 libur belajar di sekolah,&#8221; tulis Kadis Pendidikan Tanah Datar, Riswandi.</p>
<p>Ia menambahkan, siswa akan kembali belajar secara efektif hari senen 21 oktober 2019. Meski meliburkan peserta didik, namun kepala sekolah dan guru serta pegawai Tata Usaha tetap melaksanakan tugas tugas strategis di sekolah.</p>
<p>&#8221; Tugas strategis terkait laporan laporan dan persiapan mengajar,&#8221; tutupnya. (<b>eym</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kabut-asap-disdik-tanah-datar-pulangkan-lebih-awal-peserta-didik/">Kabut Asap, Disdik Tanah Datar Pulangkan Lebih Awal Peserta Didik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sumsel dan Jambi Masih Diselimuti Kabut Asap Cukup Tebal</title>
		<link>https://prokabar.com/sumsel-dan-jambi-masih-diselimuti-kabut-asap-cukup-tebal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2019 03:06:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#daruratasap]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jamb]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#Palembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=49162</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kondisi umum di Sumatra masih terdeteksi asap yang cukup tebal di Jambi dan Sumatra Selatan hal ini terlihat dari jarak pandang yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sumsel-dan-jambi-masih-diselimuti-kabut-asap-cukup-tebal/">Sumsel dan Jambi Masih Diselimuti Kabut Asap Cukup Tebal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Kondisi umum di Sumatra masih terdeteksi asap yang cukup tebal di Jambi dan Sumatra Selatan hal ini terlihat dari jarak pandang yang pendek dan kondisi cuaca yang berasap. Sedangkan di Kalimantan karhutla relatif sudah berkurang dan tidak terdeteksi asap di seluruh Kalimantan. Berikut adalah data jarak pandang dan cuaca di beberapa bandara di Sumatra dan Kalimantan yaitu Sibolga 3.2 km (berasap), Pekanbaru 2.0 km (udara kabur), Kerinci 3.0 km (berawan), Jambi 0.4 km (berasap), Palembang 0.8 km (berasap), Pontianak lebih dari 10 km (berawan), Sintang 5.0 km (udara kabur), Pangkalan Bun 6.0 km (berawan), Sampit 7 km (berawan), Palangkaraya lebih dari 10 km (berawan), dan Banjarmasin 5.0 km (udara kabur).</p>
<p>Menurut Kapusdatinmas BNPB Agus Wibowo berdasarkan pantauan hotspot dari LAPAN yang dianalisis oleh BMKG pada jam 07.00 WIB dengan tingkat kepercayaan 81% &#8211; 100%,, menunjukkan Riau 16 titik, Jambi 134 titik, Sumatra Selatan 89 titik, Kalimantan Barat 1 titik, Kalimantan tengah 21 titik, dan Kalimantan Selatan 8 titik.</p>
<p>“Terlihat jumlah <em>hotspot </em>yang cukup banyak di Papua yaitu 267 titik yang sebagian besar terdapat di Kabupaten Merauke yaitu 263 titik yang tersebar di 17 distrik antara lain Animha, Elikobel, Ilwayab, Jagebob, Kaptel, Kimaan, Kurik, Malind, Merauke, Muting, Naukenjerai, Ngguti, Okaba, Sota, Tabonjo, Tanahmiring, Tubang, dan Waan.” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Kamis (17/10).</p>
<p>Sementara itu, kemarin (16/10) terdeteksi 23 titik api terdeteksi di 11 Distrik di Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (16/10/2019). Berdasarkan data laporan yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari Liaison Officer (LO) BNPB Satuan Danrem Merauke, rata-rata kebakaran lahan tersebut disebabkan oleh faktor kesengajaan manusia untuk tujuan tertentu.</p>
<p>Adapun rincian wilayah yang terdeteksi di antaranya adalah 3 titik di Distrik Animha berupa lahan ladang karet dan akasia dan vegetasi rawa. Masyarakat sengaja membakar untuk membuka lahan akan tetapi upaya pembakaran tersebut dijaga oleh masyarakat supaya apinya tidak menjalar. Selain untuk membuka lahan, tujuan dari pembakaran lahan itu juga dilakukan masyarakan untuk mencari ikan gastor.</p>
<p>Kemudian 2 titik api ditemukan di Distrik Ilwayab masing-masing di Kampung Bibikem dan Kampung Padua. Kebakaran lahan tersebut disebabkan oleh faktor kesengajaan manusia dengan tujuan untuk merangsang pertumbuhan rumput pascakebakaran sebagai makanan utama rusa dan kanguru sebagai hewan buruan masyarakat sekitar. Selain itu pembakaran juga dilakukan sebagai tradisi meminta hujan.</p>
<p>Selanjutnya 3 titik api terpantau berada di Distrik Kurik masing-masing tersebar di Kampung Harapan, Kampung Ivimahad dan Kampung Salor Indah. Titik api tersebut terdeteksi dari jerami yang sengaja dibakar masyarakat dengan tujuan untuk membuka kembali lahan pertanian pascapanen.</p>
<p>Sama halnya dengan Distrik Kurik, titik api yang terdeteksi di 2 lokasi di Distrik Malind masing-masing Kampung Kumbe dan Kampung Rawasari juga terdeteksi dari jerami yang sengaja dibakar masyarakat dengan tujuan untuk membuka kembali lahan pertanian pascapanen.</p>
<p>Kemudian 2 titik api terdeteksi di Distrik Merauke dan 4 di Distrik Naukenjerai dari kebakaran ilalang dan jerami yang sengaja dibakar oleh orang tak dikenal dengan tujuan untuk membersihkan lahan pada musim kemarau dan mencari tikus. Selanjutnya 1 titik api terdeteksi di Kampung Okaba, Distrik Okaba berupa rawa kering yang sengaja dibakar untuk mencari ikan. Titik api selanjutnya terdeteksi di jalan Trans Papua di Distrik Sota dari kebakaran yang berupa ilalang dan semak di kanan-kiri jalan oleh oknum tak dikenal. Adapun tujuannya ialah untuk berburu dan tradisi adat.</p>
<p>Kemudian 2 titik api terdeteksi di Kampung Suwam Distrik Tabonji berupa lahan dan ilalang yang sengaja dibakar untuk merangsang pertumbuhan rumput sebagai makanan utama rusa dan kanguru, hewan buruan masyarakat. Hal serupa juga terjadi di Distrik Tanah Miring dan Distrik Kimaam, yang mana masyarakat masih memegang teguh tradisi berburu dengan cara tersebut selama bertahun-tahun.</p>
<p>Dalam mengatasi hal tersebut , sejauh ini pihak-pihak berwenang telah melakukan langkah upaya pemadaman bersama masyarakat menggunakan alat manual. Selain itu sosialisasi tentang bahaya kebakaran hutan dan larangan membuka lahan dengan cara membakar hutan juga telah dilakukan bersama unsur TNI/POLRI dan Pemerintah Daerah setempat. Kendati demikian masyarakat tetap melakukan pembakaran karena kepercayan mereka hingga saat ini. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sumsel-dan-jambi-masih-diselimuti-kabut-asap-cukup-tebal/">Sumsel dan Jambi Masih Diselimuti Kabut Asap Cukup Tebal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kualitas Udara Sumbar Sentuh Level Diatas Baku Mutu</title>
		<link>https://prokabar.com/kualitas-udara-sumbar-sentuh-level-diatas-baku-mutu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2019 06:04:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=49109</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Kepala Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG/GAW) Bukit Kototabang, Wan Dayantolis mengatakan, kualitas udara di Sumatra Barat (Sumbar) sudah menyentuh level di atas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kualitas-udara-sumbar-sentuh-level-diatas-baku-mutu/">Kualitas Udara Sumbar Sentuh Level Diatas Baku Mutu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Kepala Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG/GAW) Bukit Kototabang, Wan Dayantolis mengatakan, kualitas udara di Sumatra Barat (Sumbar) sudah menyentuh level di atas baku mutu.</p>
<p>&#8220;Pada pagi ini, sejak pukul 06.00 WIB, PM10 sudah terpantau berada level di atas baku mutu,&#8221; kata dia.</p>
<p>Berdasarkan prediksi model menurutnya, terdapat potensi penurunan kualitas udara ke level sedang secara meluas dan akan mencapai puncak pada Rabu, 16 Oktober 2019, pagi hingga malam hari iniPM10 adalah partikel padat atau cairan di atmosfer yang dihasilkan oleh pembakaran, baik pembakaran biasa atau juga dari kendaraan bermotor.</p>
<p>Dampak yang umum terasa adalah penurunan jarak pandang. &#8221; Kami minta pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah dan juga limbah pertanian,&#8221; sarannya.</p>
<p>Wan menyebutkan, keberadaan PM10 dengan konsentrasi pada level sedang biasanya memberi dampak kurang baik pada kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia serta kelompok yang memang memiliki riwayat gangguan saluran pernafasan. &#8220;Pada kelompok tersebut kiranya dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan,&#8221; sarannya.</p>
<p>Adanya potensi pengurangan jarak pandang hingga &lt;5km, maka pengendara kendaraan bermotor sebaiknya menyalakan lampu utama pada sepeda motor dan lampu senja pada kendaraan roda empat. &#8220;Jika berada di luar ruangan sebaiknya menggunakan masker guna antisipasi gangguan kesehatan,&#8221; ujarnya lagi. (*/<b>gas</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kualitas-udara-sumbar-sentuh-level-diatas-baku-mutu/">Kualitas Udara Sumbar Sentuh Level Diatas Baku Mutu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantu Korban Kabut Asap di Riau, ACT Sumbar Kirim Truk Kemanusian</title>
		<link>https://prokabar.com/bantu-korban-kabut-asap-di-riau-act-sumbar-kirim-truk-kemanusian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2019 04:01:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#Riau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47580</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Aksi Cepat Tanggap Sumatera Barat mengirim truk Kemanusian untuk membantu korban bencana kabut asap di Riau. Pelepasan truk Kemanusian dilakukan di kantor...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantu-korban-kabut-asap-di-riau-act-sumbar-kirim-truk-kemanusian/">Bantu Korban Kabut Asap di Riau, ACT Sumbar Kirim Truk Kemanusian</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar — </strong>Aksi Cepat Tanggap Sumatera Barat mengirim truk Kemanusian untuk membantu korban bencana kabut asap di Riau. Pelepasan truk Kemanusian dilakukan di kantor ACT Sumbar, Ulak Karang, Padang, Jumat (27/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala ACT Cabang Sumbar Zeng Wellf mengatakan pengiriman truk Kemanusian ini bentuk kepedulian terhadap korban kabut asap di Sumatera, yakni Riau dan Jambi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“ACT Sumbar hari ini mengirim bantuan logistik untuk saudara kita di Riau. Untuk tahap pertama ini sebanyak tujuh ton beras yang kita himpun dari masyarakat” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut dirinya mengatakan, selain bantuan logistik pihaknya juga telah mengirim sejumlah relawan. “Sebelumnya kita telah mengirim sepuluh relawan ke Riau yang terdiri dari tim rescue dan tim kesehatan. Selain itu kemarin juga relawan ke Jambi untuk membantu pemadaman, karena disana masih banyak titik api,” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dirinya menambahkan, selain ACT Sumbar, besok ACT Aceh juga akan menyalurkan bantuan, “Bantuan akan terus mengalir, hari minggu ACT Medan akan mengirimkan bantuan juga untuk suport saudara kita di Riau dan Jambi, mohon doa agar lancar,” tutupnya. (<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantu-korban-kabut-asap-di-riau-act-sumbar-kirim-truk-kemanusian/">Bantu Korban Kabut Asap di Riau, ACT Sumbar Kirim Truk Kemanusian</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan Guyur Pasaman, Masyarakat dan Penambang Pasir Bersyukur</title>
		<link>https://prokabar.com/hujan-guyur-pasaman-masyarakat-dan-penambang-pasir-bersyukur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Sep 2019 14:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hujan]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47444</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Hujan deras mengguyur Pasaman seharian. Sedari pagi hingga malam. Tidak deras, namun turunnya hujan membuat harapan masyarakat lega dan bersyukur. &#8220;Hujan la...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-guyur-pasaman-masyarakat-dan-penambang-pasir-bersyukur/">Hujan Guyur Pasaman, Masyarakat dan Penambang Pasir Bersyukur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Hujan deras mengguyur Pasaman seharian. Sedari pagi hingga malam. Tidak deras, namun turunnya hujan membuat harapan masyarakat lega dan bersyukur.</p>
<p>&#8220;Hujan la terus ya Allah, biar berkurang kabut asap ini,&#8221; pinta Mak Nal, salah seorang masyarakat Lubuk Sikaping.</p>
<p>Tidak saja untuk mengurangi kabut asap, hujan deras juga diminta-minta oleh para penambang pasir dan batu kerikil sungai. Sebab, sudah sepekan lebih, kelangkaan pasir terjadi. Sementara, di Pasaman beberapa proyek pembangunan pemerintah sedang berjalan, dan membutuhkan material dari sungai tersebut.</p>
<p>&#8220;Iya, susah sekali pasir saat ini. Hujan tidak turun-turun, kalau turun, pasir di hulu sampai ke sungai yang di bawah, roda perekonomianpun berputar, kami penambang terbantu, supir truck hingga pemborong bangunan,&#8221; lanjut Mak Karak, salah satu supir truck pengangkut orderan pasir.</p>
<p>Di sisi lain, pantauan Prokabar.com, di Pasaman kabut asap masih mengkhawatirkan namun tidak setebal seperti hari sebelumnya. Bahkan aktifitas murid sekolah kembali berjalan yang sebelumnya libur sejak Senin kemarin.</p>
<p>Tidak itu saja, penjual masker juga menjamur. Jadi sumber rezki pula dampak kabut asap ini bagi sebagian masyarakat. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-guyur-pasaman-masyarakat-dan-penambang-pasir-bersyukur/">Hujan Guyur Pasaman, Masyarakat dan Penambang Pasir Bersyukur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kualitas Udara Sumbar Mulai Membaik</title>
		<link>https://prokabar.com/kualitas-udara-sumbar-mulai-membaik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Sep 2019 06:15:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#daruratasap]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47398</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Berdasarkan pantauan GAW Koto Tabang pagi ini, konsentrasi PM10 telah berada di bawah baku mutu yaitu 47 ug/m3 dan AOD menunjukan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kualitas-udara-sumbar-mulai-membaik/">Kualitas Udara Sumbar Mulai Membaik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Berdasarkan pantauan GAW Koto Tabang pagi ini, konsentrasi PM10 telah berada di bawah baku mutu yaitu 47 ug/m3 dan AOD menunjukan indeks &lt;1 yang berarti tingkat partikulat pada pada lapisan atmosfer sudah kondisi baik.</p>
<p>Namun pada beberapa tempat udara masih terlihat kabur meski jarak pandang &gt; 5 km karena hujan yang belum merata sehingga belum membersihkan semua partikel polutan di udara pada tempat-tempat tersebut utamanya pada wilayah dekat pantai.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Kepala Stasiun GAW Bukit Koto Tabang, Wan Dayantolis melalui update informasi perkiraan cuaca BKMG Sumatra Barat, Rabu (25/9).</p>
<p>Sebelumnya, minggu dan senin awal pekan ini sebaran PM10 mencapai level maksimum dengan sebaran tertinggi pada wilayah timur dan perbukitan Sumbar lanjutnya. “Adapun pada pesisir dan pantai barat tingkat partikulat akibat sebaran asap berada pada level moderat. Pada Selasa 24 September kemarin PM10 konsisten berada pada level menengah di bawah baku mutu,” terangnya.</p>
<p>Membaiknya kondisi kualitas udara ini disebabkan adanya hujan yang terjadi mulai senin malam hingga pagi ini, baik di wilayah Sumbar maupun pada daerah-daerah di luar Sumbar yang memiliki kejadian karhutla. “Karna sifat hujan yang bersifat mencuci udara sehingga partikulat polutan di atmosfer terbawa turun ke permukaan bumi,” tuturnya.</p>
<p>Berdasarkan citra satelit Himawari-8 tidak terdeteksi lagi adanya asap di wilayah Sumbar, namun masih terdapat sebaran kecil pada beberapa wilayah di luar Sumbar. Prediksi ke depan, berdasarkan prediksi model global dan adanya potensi curah hujan hingga beberapa hari ke depan, kondisi baik ini akan berlangsung hingga akhir pekan ini. Update akan segera disampaikan jika parameter kualitas udara yang ada menunjukkan perubahan yang signifikan,” pungkas Wan Dayantolis. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kualitas-udara-sumbar-mulai-membaik/">Kualitas Udara Sumbar Mulai Membaik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Imbauan Pemkab Agam Terkait Dampak Kabut Asap Kiriman</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-imbauan-pemkab-agam-terkait-dampak-kabut-asap-kiriman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Sep 2019 11:46:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#daruratasap]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47337</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Agam mengeluarkan imbauan melalui surat edaran terkait dampak kabut asap yang semakin membahayakan kesehatan masyarakat. Himbauan berdasarkan titik panas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-imbauan-pemkab-agam-terkait-dampak-kabut-asap-kiriman/">Ini Imbauan Pemkab Agam Terkait Dampak Kabut Asap Kiriman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar</strong> – Pemerintah Kabupaten Agam mengeluarkan imbauan melalui surat edaran terkait dampak kabut asap yang semakin membahayakan kesehatan masyarakat. Himbauan berdasarkan titik panas hasil pantauan BMKG GAW Koto Tabang di Provinsi Riau, Sumatra Selatan dan Sumatra Barat serta kualitas udara ambien bersama Dinas Lingkungan Hidup.</p>
<p>“Kualitas udara di wilayah Kabupaten Agam cebdrung mengalami penurunan untuk parameter debu PM 10 atau partikel debu ukuran 10 mikrometer dan PM 2.5 atau partikel debu ukuran 2.5 kilometer dengan katagori sedang,” ungkap Bupati Agam, Indra Catri melalui surat edarnya.</p>
<p>Himbauan dilanjutkan dengan menghimbau masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan dan menggunakan masker. “Untuk menghindari dampak negatif terhadap kesehatan dan keselamatan berkendaraan, kami menghimbau masyarakat, warga sekolah dan karyawan untuk menghindari aktifitas di luar ruangan dalam waktu cukup lama,” ujarnya.</p>
<p>Selanjutnya, masyarakat menggunakan masker di saat keluar ruangan dan beraktifitas di luar rumah. “Kami juga menghimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah dan lahan, serta waspadai terjadinya bencana kebakaran,” pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-imbauan-pemkab-agam-terkait-dampak-kabut-asap-kiriman/">Ini Imbauan Pemkab Agam Terkait Dampak Kabut Asap Kiriman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Hutan Kembali Terjadi Di Agam</title>
		<link>https://prokabar.com/kebakaran-hutan-kembali-terjadi-di-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Sep 2019 10:03:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#kebakaranhutan]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47321</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar – Kebakaran hutan kembali terjadi di Kabupaten Agam, Selasa (24/9). Sekitar 1,5 hektar lahan baru buka terbakar di Jorong Tapian Kandih, Nagari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kebakaran-hutan-kembali-terjadi-di-agam/">Kebakaran Hutan Kembali Terjadi Di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar –</strong> Kebakaran hutan kembali terjadi di Kabupaten Agam, Selasa (24/9). Sekitar 1,5 hektar lahan baru buka terbakar di Jorong Tapian Kandih, Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.</p>
<p>“Benar, kami mendapat laporan sekitar pukul 14.00 WIB dan tim gabungan telah meluncur dan memadamkan api,” terang Kalak BPBD Agam, Muhammad Lutfi melalui Kabid KL, Wahyu Bestari.</p>
<p>Lahan tersebut diketahui milik warga setempat bernama Amin (70). Warga tersebut membuka lahan baru, kemudian sisa material pembukaan lahan melebar dan membakar hutan sekitar terbakar. Dikarenakan angin kencang sehingga api bertambah besar, dan merambat ke sisa-sisa penebangan yang lain.</p>
<p>Tim Satgas BPBD Agam bersama Satpol PP dan Damkar, Polsek Palembayan, Pemerintah Kecamatan, Nagari dan masyarakat telah berusaha memadamkan api secara manual.</p>
<p>“Akses ke lokasi sangat sulit dilewati dan tidak terdapat sumber air serta jauh dari pemukiman warga. Meski demikian unruk sementara, api sudah bisa dikendalikan. Kondisi tersebut masih perlu dilakukan pengawasan dan waspada bila terjadi angina kencang. Karena dapat kembali memicu percikan api dan kembali membakar lahan,” pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kebakaran-hutan-kembali-terjadi-di-agam/">Kebakaran Hutan Kembali Terjadi Di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Semakin Parah, Pelajar Di Agam Diliburkan Selama Tiga Hari</title>
		<link>https://prokabar.com/kabut-asap-semakin-parah-pelajar-di-agam-diliburkan-selama-tiga-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Sep 2019 01:21:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#daruratasap]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47264</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar – Dampak kabut asap kiriman yang berlangsung di Sumatra Barat membuat kondisi udara di Kabupaten Agam semakin buruk. Hal tersebut membuat Pemerintah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kabut-asap-semakin-parah-pelajar-di-agam-diliburkan-selama-tiga-hari/">Kabut Asap Semakin Parah, Pelajar Di Agam Diliburkan Selama Tiga Hari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar –</strong> Dampak kabut asap kiriman yang berlangsung di Sumatra Barat membuat kondisi udara di Kabupaten Agam semakin buruk. Hal tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Agam mengambil kebijakan satuan pendidikan TK/PAUD, SD, SMP/Sederajad, dan SMA/ Sederajad diliburkan. “Ya, sekolah kita liburkan dari Senin hingga Rabu, yakni dari tanggal 23 hingga 25 September 2019,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Isra kepada Prokabar.com, Senin (23/9).</p>
<p>Kebijakan tersebut hasil rapat pimpinan Sekretaris Daerah Agam dan pantauan Global Atsmosphere Watch (GAW) Bukit Koto Tabang menerangkan Partikel Matter (PM10) kualitas udara tidak sehat. “Untuk menghindari dampak buruk udara tidak sehat akibat kabut asap kiriman ini, kami sepakat meliburkan sekolah selama tiga hari. Dari tingkat Taman Kanak-kanak dan Paud, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama,” tutur Kadis.</p>
<p>Sementara Itu, Kepala SMP Negeri 1 Tanjung Raya, Eva Indrayeni membenarkan informasi tersebut. “Kami mendapat informasi dari pimpinan untuk meliburkan anak didik dari senin hingga rabu mendatang. Karena kondisi udara sudah sangat tidak sehat. Kami berharap kondisi ini cepat berlalu dan kembali normal beraktifitas,” ulasnya.</p>
<p>Saat ini lanjutnya, pelajar kami sudah ada 5 orang pelajar yang terjangkit ISPA diduga kuat akibat kabut asap kiriman tersebut. “Beberapa anak kami sudah terjangkit gangguan pernafasan akibat kabut asap kiriman ini. Ada yang dirawat di Puskesmas Maninjau dan ada juga istirahat di rumahnya,” terang Kepala SMP Negeri 1 Tanjung Raya tersebut.</p>
<p>Camat Tanjung Raya, Handria Asmi melalui Kasi Tata Pemerintahan dan Pelayanan, Bayu Wiranata menghimbau masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan. “Kondisi kabut asap kiriman sudah mengganggu kondisi kualitas udara tidak sehat. Kami menghimbau masyarakat untuk menghindari sering keluar rumah atau keluar ruangan. Bila ke luar rumah, kita harapkan masyarakat untuk menggunakan masker,” pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kabut-asap-semakin-parah-pelajar-di-agam-diliburkan-selama-tiga-hari/">Kabut Asap Semakin Parah, Pelajar Di Agam Diliburkan Selama Tiga Hari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Kiriman Semakin Parah Di Agam</title>
		<link>https://prokabar.com/kabut-asap-kiriman-semakin-parah-di-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Sep 2019 01:15:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#daruratasap]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47258</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maninjau, Prokabar – Penampakan kabut asap kiriman di Selingkar Danau Maninjau, Khususnya di Kecamatan Tanjung Raya, kabupaten Agam semakin parah di Senin (23/9). Kondisi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kabut-asap-kiriman-semakin-parah-di-agam/">Kabut Asap Kiriman Semakin Parah Di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maninjau, Prokabar –</strong> Penampakan kabut asap kiriman di Selingkar Danau Maninjau, Khususnya di Kecamatan Tanjung Raya, kabupaten Agam semakin parah di Senin (23/9). Kondisi tersebut membuat tim medis Puskesmas Maninjau semakin gencar melakukan sosialisasi dan memberian masker ke masyarakat.</p>
<p>“Kita sudah melakukan aksi cepat untuk memberikan masker ke seluruh sekolah di Kecamatan Tanjung Raya. Dan sekarang, melihat kondisi bertambah buruk, kami kembali memberikan masker ke setiap perkantoran dan rumah warga. Berharap dapat mencegah penyakit ISPA yang sangat rawan terjadi di saat kabut asap kiriman berlangsung,” ujar Kepala Puskesmas Maninjau, Azra Nofrizal kepada Prokabar.com, Senin (23/9).</p>
<p>Kondisi kabut asap kiriman tersebut sudah menutupi perbukitan dan jarak pandang. “Bila ini terus berlangsung, sangat berbahaya untuk kesehatan masyarakat. Semoga kondisi ini tidak terus berlangsung,” tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Camat Tanjung Raya, Handria Asmi melalui Bayu Wiranatha Agrawijaya selaku Kasi Tata Pemerintahan dan Pelayanan Kecamatan Tanjung Raya membenarkan kondisi tersebut. “Kita sudah sama-sama melihat, kabut asap kiriman ini sudah sangat mengganggu aktifitas masyarakat pada umumnya. Dan kita menghimbau seluruh masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah dan bila keluar, gunakan pelindung agar menghindari terjangkit penyakit ISPA,” Pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kabut-asap-kiriman-semakin-parah-di-agam/">Kabut Asap Kiriman Semakin Parah Di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Masker Untuk Masyarakat Pasaman Dibagikan</title>
		<link>https://prokabar.com/ribuan-masker-untuk-masyarakat-pasaman-dibagikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2019 15:45:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#fmpkpasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47223</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Forum Masyarakat Peduli Kemanusian (FMPK) bersama sejumlah anggota DPRD Pasaman membagikan ribuan masker untuk warga Pasaman. Tim menyasar bergerak mulai dari perkotaan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ribuan-masker-untuk-masyarakat-pasaman-dibagikan/">Ribuan Masker Untuk Masyarakat Pasaman Dibagikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Forum Masyarakat Peduli Kemanusian (FMPK) bersama sejumlah anggota DPRD Pasaman membagikan ribuan masker untuk warga Pasaman. Tim menyasar bergerak mulai dari perkotaan hingga ke daerah terisolir, Senin (23/9).</p>
<p>Jumlah masker yang dibagikan kepada warga sekitar 3500 buah, ditambah vitamin 1000 buah.</p>
<p>Dalam realisasi masker ini, Tim FMKP bersama tiga orang anggota DPRD Pasaman yakni Yulisman, Hendri dan Welly Suheri membagi tiga tim. Tim pertama membagikan masker di Kecamatan Lubuk Sikaping, tim kedua di Kecamatan Rao, dan Kecamatan Mapattunggul dan tim Tiga di Kecamatan Bonjol.</p>
<p>Anggota DPRD Pasaman, Yulisman bersama dua orang tim FMKP, Umar Rizal dan Dwi membagikan masker sebanyak 2000 di sekolah-sekolah di Kecamatan Rao, kemudian terus menelusi rumah-rumah daerah terisolir di Kecamatan Mapattunggul.</p>
<p>&#8220;Ada seribuan warga yang kita temui di enam kejorongan sejak siang hingga sore di Kecamatan Mapattunggul. Mereka sangat bersyukur mendapatkan masker gratis, meski harganya murah tapi di kecamatan tersebut tidak ada toko atau kedai yang menjual&#8221; kata Yulisman.</p>
<p>Kemudian, di Kecamatan Rao tim membagikan masker pada ratusan siswa pesantren Darul Ulum Mudik Tampang, di pinggir jalan lintas Medan Padang, dan pada guru-guru PAUD di Rao.</p>
<p>Sementara itu Anggota DPRD Pasaman, Hendri, Welly Suheri mengatakan dengan adanya pembagian masker di sejumlah kecamatan ini warga sangat terbantu. Apalagi kondisi asap yang semakin tebal dan tidak sehat.</p>
<p>Disisi lain, dari FMPK Pasaman, Heri Prasetio, Indral dan Eki mengatakan ribuan masker dan vitamin tersebut berasal dari sumbangan para dermawan yang dikumpulkan setiap hari. Hingga saat ini FMPK Pasaman masih tetap menggalang dana untuk pembelian masker.</p>
<p>&#8220;Kita terus menggalang dana untuk pembelian masker dan vitamin, sebab warga masih banyak yang membutuhkan masker. Bagi para dermawan yang ingin menyumbangkan silah transfer ke rekening 544801 022232 53 3 BRI atas nama Forum Masyarakat Peduli Kemanusiaan&#8221; tukasnya. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ribuan-masker-untuk-masyarakat-pasaman-dibagikan/">Ribuan Masker Untuk Masyarakat Pasaman Dibagikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akibat Asap, Ratusan Masyarakat Pasaman Terjangkit Penyakit</title>
		<link>https://prokabar.com/akibat-asap-ratusan-masyarakat-pasaman-terjangkit-penyakit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2019 15:30:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47217</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Korban asap mulai muncul di Pasaman. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang terdampak. Dinas Kesehatan Pasaman mencatat, sedikitnya 577 orang warga Kabupaten Pasaman...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akibat-asap-ratusan-masyarakat-pasaman-terjangkit-penyakit/">Akibat Asap, Ratusan Masyarakat Pasaman Terjangkit Penyakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Korban asap mulai muncul di Pasaman. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang terdampak. Dinas Kesehatan Pasaman mencatat, sedikitnya 577 orang warga Kabupaten Pasaman terjangkit penyakit akibat kabut asap yang melanda daerah itu beberapa minggu terakhir.</p>
<p>Ratusan masyarakat yang terjangkit penyakit tersebut, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman dari 2-15 September kemarin.</p>
<p>Kepala Bidang Pengendalian dan Pemperantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Arma Putera mengatakan, ratusan masyarakat yang terjangkit penyakit akibat kabut asap itu, tidak ada satupun penyakit yang akut.</p>
<p>“Rata-rata yang berobat ke Puskesmas masyarakat yang terkena penyakit, influensa, batuk dan sakit tenggorokan. Tidak ada yang terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” kata Arma Putera, Senin (23/9).</p>
<p>Meski begitu, pihaknya terus berupaya mengajak masyarakat untuk berobat ke Puskesmas terdekat, jika ada gejala-gejala tentang penyakit saluran pernafasan ini.</p>
<p>“Di Puskesmas-puskesmas, kita juga telah menyediakan obat-obatan tentang berbagai macam penyakit yang ditimbulkan akibat kabut asap ini. Selain itu, kita juga telah menginstruksikan kepada pihak Puskesmas untuk menyediakan masker bagi masyarakat,” tukas Arma. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akibat-asap-ratusan-masyarakat-pasaman-terjangkit-penyakit/">Akibat Asap, Ratusan Masyarakat Pasaman Terjangkit Penyakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai Besok, Sekolah Libur di Pasaman Barat</title>
		<link>https://prokabar.com/mulai-besok-sekolah-libur-di-pasaman-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2019 15:05:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#daruratasap]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47206</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman Barat, Prokabar — Aktifitas sekolah diliburkan di Pasaman Barat. Mulai dari PAUD hingga setingkat SLTA. Ini dipastikan Bupati Pasaman Barat, Yulianto, Senin (23/9). &#8220;Kualitas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mulai-besok-sekolah-libur-di-pasaman-barat/">Mulai Besok, Sekolah Libur di Pasaman Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman Barat, Prokabar — </strong>Aktifitas sekolah diliburkan di Pasaman Barat. Mulai dari PAUD hingga setingkat SLTA. Ini dipastikan Bupati Pasaman Barat, Yulianto, Senin (23/9).</p>
<p>&#8220;Kualitas udara di daerah Pasaman Barat semakin tidak sehat dan ini sangat mengkhawatirkan. Kabut asap yang semakin pekat dapat merusak kesehatan,&#8221; kata Yulianto.</p>
<p>Menurut Yulianto, kualitas udara di Pasaman Barat sudah berada di titik yang sangat rawan untuk kesehatan warga. Untuk itu dinas terkait sudah diperintahkan agar segera melakukan tindakan.</p>
<p>Yulianto mengatakan meski para pelajar tingkat atas kewenangan dari pihak provinsi, namun pelajar yang berada di wilayah Pasbar menjadi tanggung jawab pemerintah Pasbar. &#8220;Saya yakin pihak provinsi memaklumi itu, lagian pihak provinsi pun sudah melakukan surat edaran,&#8221; katanya.</p>
<p>Yulianto berharap ninik mamak, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda turut memberikan pemahaman bahaya asap ini. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mulai-besok-sekolah-libur-di-pasaman-barat/">Mulai Besok, Sekolah Libur di Pasaman Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kualitas Udara Berbahaya, Aktifitas Sekolah Diliburkan di Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/kualitas-udara-berbahaya-aktifitas-sekolah-diliburkan-di-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2019 14:16:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#daruratasap]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47204</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Kondisi kabut asap di Kabupaten Pasaman sudah pada level berbahaya. Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengambil kebijakan. Anak sekolah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kualitas-udara-berbahaya-aktifitas-sekolah-diliburkan-di-pasaman/">Kualitas Udara Berbahaya, Aktifitas Sekolah Diliburkan di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Kondisi kabut asap di Kabupaten Pasaman sudah pada level berbahaya. Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengambil kebijakan. Anak sekolah diliburkan.</p>
<p>&#8220;Iya, tadi mulai liburnya. Lamanya belum ditentukan,&#8221; kata Asisten I Setdakab Pasaman, Mulyatmin, Senin (23/9).</p>
<p>Mulyatmi didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rosben Aguswar menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan, untuk hal yang tak bisa dihindari agar menggunakan masker.</p>
<p>&#8220;Kepada para Kepala OPD agar dapat menyediakan masker untuk seluruh personilnya,&#8221; himbau Asisten I, Mulyatmin.</p>
<p>Dilanjutkan Kepala Dinas Kesehatan Arnida, Dinas Kesehatan bersama seluruh jajaran Puskesmas dalam keadaan siap siaga menghadapi segala kemungkinan potensi terjadinya gangguan ISPA akibat tebalnya kabut asap. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kualitas-udara-berbahaya-aktifitas-sekolah-diliburkan-di-pasaman/">Kualitas Udara Berbahaya, Aktifitas Sekolah Diliburkan di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT – MRI Sumbar Kirim Sepuluh Relawan ke Riau</title>
		<link>https://prokabar.com/act-mri-sumbar-kirim-sepuluh-relawan-ke-riau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2019 13:40:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#daruratasap]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kabutasap]]></category>
		<category><![CDATA[#melawanasap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47198</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sumatera Barat terus berkomitmen memberikan bantuan untuk masyarakat yang terkena...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-mri-sumbar-kirim-sepuluh-relawan-ke-riau/">ACT – MRI Sumbar Kirim Sepuluh Relawan ke Riau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sumatera Barat terus berkomitmen memberikan bantuan untuk masyarakat yang terkena dampak kabut asap. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini tim dari ACT-MRI Sumatera Barat telah memberikan ribuan masker ke daerah-daerah di Sumatera Barat yang terkena dampak kabut asap. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Zeng Wellf selaku Branch Manager ACT Sumatera Barat mengatakan, ACT-MRI Sumatera Barat terus berkomitmen untuk membantu korban kabut asap ini baik masker maupun berupa logistik nantinya akan langsung dikirim dari Padang menuju Jambi dan Riau yang merupakan titik api kebakaran hutan dank abut asap terparah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kita dari tim ACT-MRI Sumatera Barat terus berkomitmen untuk memberikan bantuan terbaik kita. ACT sendiri akan kembali melayarkan Kapal Kemanusiaan KAbut Asap ini dengan bantuan 1000 Ton logistik untuk Sumatera dan Kalimantan”, ungkapnya</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut ia mengatakan, Pihaknya kembali mengirimkan 10 relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sumatera Barat ke Riau, Senin (23/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pemerintah Riau sudah mengeluarkan status darurat pencearan udara karena Kabut Asap ini. Melihat situasi yang demikian hari ini kita mengirimkan 10 relawan menuju Riau. 10 relawan inilah yang nantinya akan membantu Tim ACT dan MRI Pekanbaru dalam memberikan bantuan terhadap masyarakat nantinya.” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut ia mengatakan, sepuluh relawan ini adalah relawan terlatih dibidangnya, dan telah melalui seleksi baik dibidang kesehatan maupun dibidang rescue yang siap diturunkan untuk membantu saudara-saudara yang terkena dampak kabut asap di Riau. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-mri-sumbar-kirim-sepuluh-relawan-ke-riau/">ACT – MRI Sumbar Kirim Sepuluh Relawan ke Riau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 41/213 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.019 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:48:48 by W3 Total Cache
-->