<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Marapi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/marapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/marapi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Jan 2025 08:03:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Marapi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/marapi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pendakian Gunung Marapi akan Ditutup Permanen</title>
		<link>https://prokabar.com/pendakian-gunung-marapi-akan-ditutup-permanen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jan 2025 08:03:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#JalurPendakianMarapi]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#pecintalam]]></category>
		<category><![CDATA[#Pendakianmarapiditutup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=125149</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat (Sumbar) akan menutup permanen pendakian ke gunung Marapi. Hal tersebut sampaikan Kepala BKSDA...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pendakian-gunung-marapi-akan-ditutup-permanen/">Pendakian Gunung Marapi akan Ditutup Permanen</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>prokabar</strong> &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat (Sumbar) akan menutup permanen pendakian ke gunung Marapi.</p>
<p>Hal tersebut sampaikan Kepala BKSDA Sumbar Lugi Hartanto, usai menerima laporan hasil pemeriksaan terkait perizinan pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Api Marapi oleh Pjs. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumbar Mellisa Fitri Harahap di Padang, Jumat (24/1/2025) yang dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Bupati Agam Andri Warman serta didampingi OPD terkait.</p>
<p>Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Bupati Agam Andri Warman menyatakan sepakat untuk menutup secara permanen pendakian ke gunung Marapi melalui pintu masuk di masing-masing wilayah. Hal ini dilakukan demi menyelamatkan masyarakat khususnya pendaki gunung.</p>
<p>Sementara itu Kepala BKSDA Sumbar Lugi Hartanto sampaikan ucapan terima kasih kepada Ombudsman yang telah memberi masukan positif atas LHP Inisiasif terkait perizinan pendakian TWA Gunung Api Marapi yang sudah banyak memakan korban pasca bencana erupsi dan galodo beberapa waktu lalu.</p>
<p>&#8220;Terima kasih kepada Ombudsman atas rekomendasi dan masukan yang disampaikan untuk menyelamatkan masyarakat, khususnya para pendaki. Berdasarkan hal tersebut BKSDA Sumbar akan menutup permanen jalur pendakian ke Gunung Marapi pasca terjadinya kembali erupsi gunung api dan saat ini status Gunung Marapi berada pada level II (Waspada) dengan sejumlah rekomendasi dari instansi terkait,&#8221; kata Kepala BKSDA Sumbar Lugi Hartanto.</p>
<p>Hal senada juga dikuatkan oleh Bupati Eka Putra. Ia menyampaikan terima kasih atas LHP inisiatif dari Ombudmas yang telah melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik dan memberikan masukan untuk merevisi SOP pendakian TWA gunung api Marapi dan disarankan untuk di tutup sementara.</p>
<p>&#8220;Terima kasih Ombudsman atas rekomendasi dan masukan yang disampaikan, saat ini Kami (Bupati Tanah Datar dan Bupati Agam) bersama BKSDA sepakat untuk menutup secara permanen pendakian gunung api Marapi, dan akan di tindaklanjuti dengan surat edaran,&#8221; kata Bupati Eka.</p>
<p>Selanjutnya, Pjs. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumbar Mellisa Fitri Harahap juga menyampaikan apresiasi atas tanggapan langsung dari BKSDA dan ke dua Kepala Daerah untuk menyikapi langsung hasil LHP inisiatif Ombudsman dengan kesepakatan untuk menutup secara permanen pendakian gunung api Marapi. <strong>(Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pendakian-gunung-marapi-akan-ditutup-permanen/">Pendakian Gunung Marapi akan Ditutup Permanen</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Curah Hujan Tinggi, BPBD Pantau Sungai Berhulu di Marapi</title>
		<link>https://prokabar.com/curah-hujan-tinggi-bpbd-pantau-sungai-berhulu-di-marapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jan 2025 01:12:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#airbah]]></category>
		<category><![CDATA[#BatangMalana]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=124987</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus melakukan pemantauan hulu sungai mengingat tinggi nya curah hujan pada Rabu, (8/1/2025) siang hingga malam. Pemantauan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/curah-hujan-tinggi-bpbd-pantau-sungai-berhulu-di-marapi/">Curah Hujan Tinggi, BPBD Pantau Sungai Berhulu di Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus melakukan pemantauan hulu sungai mengingat tinggi nya curah hujan pada Rabu, (8/1/2025) siang hingga malam.</p>
<p>Pemantauan tersebut dilakukan secara berkala di empat hulu sungai yang berhulu langsung dari Gunung Marapi.</p>
<p>Empat sungai tersebut yaitunya hulu Sungai Batang Lona, Batang Sigarunggung, Kelok Hantu, dan Sungai Pagu-Pagu pada Rabu malam dan Kamis pagi.</p>
<p>&#8220;Kami terus melakukan pemantauan mengingat hujan yang terjadi di wilayah Tanah Datar dan sekitarnya, sampai saat ini kondisi debit air masih aman terkendali,&#8221; kata Kasi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar, Robert Cahneldi di Batusangkar pada Kamis, (9/1/2025).</p>
<p>Robert mengatakan, pemantauan di hulu sungai tersebut dilakukan menggunakan kamera Early Warning System (EWS) yang tersambung ke posko induk kebencanaan.</p>
<p>Dia menyebut, pemantauan akan dilakukan terus jika terjadi hujan di hulu sungai atau area sekitar Gunung Marapi ataupun di wilayah Tanah Datar dan sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya alat EWS ini diharapkan bisa meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan kita terhadap potensi banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengimbau masyarakat yang dekat dengan bantaran sungai diminta waspada terhadap kemungkinan banjir bandang.</p>
<p>&#8220;Saya menghimbau kepada masyarakat Tanah Datar khususnya yang berada di bantaran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi agar selalu waspada terhadap banjir lahan dingin dan banjir bandang mengingat intensitas hujan cukup tinggi,&#8221; kata Bupati. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/curah-hujan-tinggi-bpbd-pantau-sungai-berhulu-di-marapi/">Curah Hujan Tinggi, BPBD Pantau Sungai Berhulu di Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Tanah Datar Larang Keras Warga Mendekati Radius 4,5 Kilometer</title>
		<link>https://prokabar.com/pemkab-tanah-datar-larang-keras-warga-mendekati-radius-45-kilometer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2024 13:55:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#erupsimarapi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=123864</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Pasca meningkat kembali status Gunung Marapi menjadi Level III, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Pusat Vulkanologi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-tanah-datar-larang-keras-warga-mendekati-radius-45-kilometer/">Pemkab Tanah Datar Larang Keras Warga Mendekati Radius 4,5 Kilometer</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar,</strong> <strong>Prokabar-</strong> Pasca meningkat kembali status Gunung Marapi menjadi Level III, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaksanakan rapat koordinasi penanganan erupsi Gunung Marapi di Indojolito Batusangkar Sabtu, (9/11).</p>
<p>Rapat kordinasi tersebut merupakan upaya kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam meminimalisir dampak yang akan terjadi.</p>
<p>Penjabat Sementara Bupati Tanah Datar Arry Yuswandi mengatakan, Pemerintahan daerah melarang keras masyarakat yang bermukim disekitaran Gunung Marapi untuk mendekati radius 4,5 kilometer dari puncak kawah.</p>
<p>Sebab, radius 4,5 tersebut merupakan jarak cukup aman yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk saat ini setelah status Gunung Marapi naik kembali ke level III.</p>
<p>&#8220;Kita harapkan apapun alasannya untuk tidak berada di zona tersebut. Kita tidak ingin hal serupa seperti di Gunung Lewotobi laki-laki terjadi di Tanah Datar dan daerah sekitar gunung Merapi,&#8221; kata Arry Yuswandi saat rapat koordinasi penanganan erupsi gunung Merapi.</p>
<p>Pjs Arry mengatakan, kepada pemerintah terkecil atau Pemerintah di Nagari untuk proaktif menyampaikan informasi kepada masyarakat di daerah nya masing-masing.</p>
<p>Karena menurutnya kesiapsiagaan ini penting sebagai bentuk upaya dalam meminimalisir dampak yang akan terjadi.</p>
<p>Meskipun berdasarkan data pemetaan lokasi bencana Gunung Marapi, jarak pemukiman terdekat dengan kawah gunung adalah tujuh kilometer, yaitunya di wilayah Koto Baru, Kecamatan X Koto.</p>
<p>&#8220;Namun kita tidak ingin ada keterlambatan, nanti kalau sudah erupsi, lalu meletus, kita baru sibuk semuanya nah tentu ini sudah terlambat bagi kita&#8221; kata dia.</p>
<p>Tidak lupa dia mengingatkan, kepada masyarakat yang bermukim di sekitar lembah ataupun aliran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.</p>
<p>Sementara itu Harmensyah, Widyaiswara Ahli Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyampaikan arahan dari Kepala BNPB agar permasalahan erupsi Gunung Marapi betul-betul dengan baik dengan struktur komando. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-tanah-datar-larang-keras-warga-mendekati-radius-45-kilometer/">Pemkab Tanah Datar Larang Keras Warga Mendekati Radius 4,5 Kilometer</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Marapi Kembali ke Level lll atau Siaga</title>
		<link>https://prokabar.com/marapi-kembali-ke-level-lll-atau-siaga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2024 14:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#PVMBG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=123846</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Agam kembali naik status ke level Siaga ( Level ll) dari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/marapi-kembali-ke-level-lll-atau-siaga/">Marapi Kembali ke Level lll atau Siaga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Agam kembali naik status ke level Siaga ( Level ll) dari sebelumnya waspada (level lll), Selasa (6/11/24).</p>
<p>Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam siaran persnya menyampaikan secara visual akhir-akhir ini aktivitas gunung marapi cenderung mengalami peningkatan.</p>
<p>Aktivitas hembusan dan erupsi/letusan semakin intensif dimana tinggi kolom abu erupsi teramati 2000 meter di atas puncak pada 27 Oktober 2024 dan 1500 meter di atas puncak pada 6 November 2024 pukul 05:44 WIB.</p>
<p>Secara kegempaan, sejak 7 Oktober 2024 terdapat kecenderungan peningkatan terutama gempa Vulkanik Dalam (VA) yang berasosiasi dengan peningkatan pasokan fluida dari kedalaman.</p>
<p>Berdasarkan evaluasi data-data pemantauan, maka secara umum aktivitas gunung marapi mengalami peningkatan. Dengan demikian aktivitas erupsi/letusan dapat terjadi sewaktu waktu sebagai bentuk pelepasan dari akumulasi energi, dan dapat terjadi semakin intensif dengan jangkauan lontaran material letusan yang semakin jauh bila pasokan magma dan gas dari kedalaman berlanjut mengalami peningkatan.</p>
<p>&#8221; Oleh karena itu berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh maka Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan tingkat aktivitas gunung marapi dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) terhitung dari tanggal 6 November 2024 pukul 15:00 WIB,&#8221; tulisnya.</p>
<p>Dengan nainya status gunung marapi, PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar gunung marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4,5 km dari pusat erupsi.</p>
<p>Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung Marapi dihimbau agar mewaspadai potensi/ancaman bahaya lahar<br />
yang dapat terjadi saat musim hujan.</p>
<p>Selain itu, pemerintah daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan gunung marapi. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/marapi-kembali-ke-level-lll-atau-siaga/">Marapi Kembali ke Level lll atau Siaga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalur Padang Panjang &#8211; Bukittinggi Putus Total Diterjang Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi</title>
		<link>https://prokabar.com/jalur-padang-panjang-bukittinggi-putus-total-diterjang-banjir-lahar-dingin-gunung-marapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Apr 2024 14:05:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Bukitinggig]]></category>
		<category><![CDATA[#dingin]]></category>
		<category><![CDATA[#lahar]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#Padang Panjang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=119295</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aie Angek, prokabar &#8212; Banjir lahar dingin Gunung Marapi menerjang beberapa daerah di Sumatera Barat mengakibatkan ruas jalan lintas Bukittinggi-Padang putus total. Kerusakan terpantau...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jalur-padang-panjang-bukittinggi-putus-total-diterjang-banjir-lahar-dingin-gunung-marapi/">Jalur Padang Panjang &#8211; Bukittinggi Putus Total Diterjang Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Aie Angek, prokabar</strong> &#8212; Banjir lahar dingin Gunung Marapi menerjang beberapa daerah di Sumatera Barat mengakibatkan ruas jalan lintas Bukittinggi-Padang putus total.</p>
<p>Kerusakan terpantau juga terjadi di daerah Air Angek, Kabupaten Tanah Datar dan Bukit Batabuah, Canduang dan Sungai Puar, Kabupaten Agam.</p>
<p>&#8220;Kami mendengar dan melihat aliran air yang membesar sebanyak dua kali, pertama sekitar jam 15.00 WIB dan satu jam setelahnya, aliran kedua berbunyi gemuruh,&#8221; kata seorang warga Bukit Batabuah Sutan Makmur (68),  Jumat (5/4) dikutip dari Antara.</p>
<p>Aliran lahar dingin ini terlihat merusak sawah dan pekarangan warga serta memutus akses jalan hingga beberapa kendaraan ikut terjebak.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-119297" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/banjir-195x300.png" alt="" width="195" height="300" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/banjir-195x300.png 195w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/banjir.png 437w" sizes="(max-width: 195px) 100vw, 195px" /></p>
<p>Di Bukit Batabuah, tampak personel kepolisian bersama TNI dan BPBD serta warga berusaha membersihkan sisa material banjir yang hanyut hingga menutup aliran air di bawah jembatan.</p>
<p>Di Aie Angek, tepatnya di jembatan Kelok Hantu, banjir lahar dingin sampai luber ke jalan yang mengakibatkan jalur terpadat di Sumatra Barat itu putus total.</p>
<p>&#8220;Sempat ada pengendara sepeda motor yang terseret namun telah bisa diselamatkan dan dievakuasi. Kami masih melakukan evakuasi dan pembersihan,&#8221; kata Kapolresta Bukittinggi Kombes Yessi Kurniati.</p>
<p>Yessi mengatakan telah melakukan koordinasi dengan BPBD dan pihak lainnya untuk segera membuka akses jalan.</p>
<p>&#8220;Kami tunggu alat berat dan terus melakukan pembersihan karena material banjir menyumbat di jembatan, warga diminta tetap waspada,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain jalur  Padang Panjang &#8211; Bukitinggi, banjir lahar dingin juga menerjang sejumlah daerah di kaki Guynung Marapi. Itu terlihat dengan debit air yang menghitam di sejumlah aliran sungai di Nagari Andaleh, Sabu, dan Paninjauan. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jalur-padang-panjang-bukittinggi-putus-total-diterjang-banjir-lahar-dingin-gunung-marapi/">Jalur Padang Panjang &#8211; Bukittinggi Putus Total Diterjang Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Bulan 4000 Kali Letusan, Ketika Harapan Ribuan Petani Disapu Abu Vulkanik Marapi</title>
		<link>https://prokabar.com/4-bulan-4000-kali-letusan-ketika-harapan-ribuan-petani-disapu-abu-vulkanik-marapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Apr 2024 15:56:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<category><![CDATA[#Vulkanik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=119204</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Rizal Marajo Lewat tengah malam, dentuman bergema membuat kaca-kaca rumah bergetar. Setelahnya disusul bunyi gemuruh yang menakutkan, cukup lama dan membuat cemas warga....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/4-bulan-4000-kali-letusan-ketika-harapan-ribuan-petani-disapu-abu-vulkanik-marapi/">4 Bulan 4000 Kali Letusan, Ketika Harapan Ribuan Petani Disapu Abu Vulkanik Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: <strong>Rizal Marajo</strong></p>
<p>Lewat tengah malam, dentuman bergema membuat kaca-kaca rumah bergetar. Setelahnya disusul bunyi gemuruh yang menakutkan, cukup lama dan membuat cemas warga. Di kegelapan malam tak jarang terlihat pijaran api memerah di puncak Gunung Marapi.</p>
<p>Itulah kondisi menakutkan yang sudah menjadi &#8220;makanan&#8221; sehari-hari masyarakat di sekitar Gunung berketinggian 2891 dpl itu. Kondisi yang selama 4 bulan terakhir menjadi pemandangan sehari-hari yang mereka lihat dan alami.</p>
<p>Belum pernah ada gunung yang berlokasi di teritorial Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam itu, menunjukan aktivitas vulkanik yang begitu lama dan awet seperti sekarang.</p>
<p>Seperti biasa, besok pagi mereka akan melihat debu-debu vulkanik atau kapundan itu sudah memenuhi halaman dan atap rumah, jalan-jalan, dan tentunya lahan-lahan pertanian mereka. Tak bisa berbuat apa-apa, kecuali pasrah.</p>
<p>Tercatat, setidaknya sebanyak 5.115 KK petani pemilik lahan 1.514 ha di Tanah Datar, Sumbar, gagal panen sejak gunung yang dikagumi dan sarat cerita mitos itu terus meletus.</p>
<p>Menurut catatan BMKG sampai hari Senin (1/4/2024) gunung itu sudah mengalami erupsi sebanyak 3.876 kali sejak pertama kali meletus 3 Desember tahun lalu. Sudah hampir 4000 kali. Kecamatan X Koto mengalami dampak terparah dari siraman kepundan yang dimuntahkan Marapi.</p>
<p>Salah satu Nagari paling menderita adalah Nagari Paninjauan, yang masyarakatnya 90 persen menggantungkan hidup pada pertanian, khusunya sayur mayur dan holtikultura.</p>
<p>Gagal panen karena debu vulkanik yang kian hari kian tebal membungkus apa yang ditanam petani, adalah hal yang sudah mereka &#8220;telan&#8221;, sejak musibah itu terjadi akhir tahun lalu. Petanyaannya kini, entah kapan Marapi akan berhenti meletus.</p>
<p>Sekarang petani di Nagari yang menjadi sentra penghasil sayur mayur dan holtikultura dengan kualitas terbaik di kawasan Padang Panjang dan X Koto itu kian merana.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-119205" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/4-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/4-300x225.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/4-1024x768.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/4-768x576.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/4.jpg 1040w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Data dari Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar, lebih 2000 hektar lahan hortikultura di Tanah Datar “tertimbun” abu vulkanik sejak 4 bulan ini. Kondisi itu telah menghentakkan petani ke lantai kemiskinan, dengan kerugian ditaksir sekitar Rp40 miliar.</p>
<p>Sebagai wujud tanggungjawab Pemkab atas musibah yang menimpa warganya, melalui dana BTT Pemkab Tanah Datar telah disalurkan BLT uuntuk 3.545 KK yang terdampak. Itupun baru untuk tahap 1, sesuai data dari 3 Desember 2023 – 26 Januari 2024.</p>
<p>Masih ada sekitar 1.570 KK terdampak sesuai data setelah 26 Januari 2024 – akhir Maret yang belum dapat difasilitasi Pemda untuk mendapatkan BLT, karena keterbatasan anggaran daerah. Namun Pemkab yang dikomandoi Bupati Eka Putra, terus berupaya mencari dana.</p>
<p>Bupati Eka menyebut, dalam sekejap saja jumlah petani yang gagal panen, naik. Yang semula 3000an KK naik jadi 5000 KK dan hari terakhir terus meningkat hampir 7000 KK.</p>
<p>“Makin hari kian bertambah petani yang jadi korban, karena itu kami sangat memerlukan bantuan banyak pihak,” kata Sang Bupati.</p>
<p>Bagaimana tidak miris, ambil contoh di Paninjauan yang subur dan mengagumkan pertanian holtikulturanya, kini benar-benar lumpuh disapu kapundan. Sesayup mata memandang, yang terlihat hanyalah dedaunan sayur mayur yang memutih diterpa abu vulkanik yang seketika membuat tanaman layu, lalu hangus.</p>
<p>Berapa waktu lalu, aktivitas Marapi sempat mereda sekitar dua minggu. Hal ini membuat semangat para petani berkobar lagi. Lahan pun mulai menghijau, senyum kembali merekah, harapan panen terbayang di pelupuk mata.</p>
<p>Tetapi apalah daya, harapan yang mulai tumbuh itu kembali redup dalam seminggu terakhir. Marapi kembali marah, menumpahkan abu-abu yang melumpuhkan tulang belulang dan harapan para petani.</p>
<p><strong><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-119206" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/2-271x300.jpg" alt="" width="271" height="300" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/2-271x300.jpg 271w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/2-768x849.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/2.jpg 900w" sizes="(max-width: 271px) 100vw, 271px" /></strong></p>
<p>Justru volume letusan semakin tinggi. Jika semula tinggi kolom letusan masih kisaran 500-700 meter, sekarang justru naik pada kisaran ketinggian 1000 – 1500 meter dan makin sering.</p>
<p>Entah sampai kapan, &#8220;kemarahan&#8221; Marapi akan ditanggung masyarakat di daerah sekitar kaki-kaki Marapi. Entah sampai kapan, masyarakat Nagari Panyalaian, Paninjauan, Aie Angek dan lain-lainnya yang dihuni 7.068 KK terdampak itu berdomisili, bisa kembali ke ladang dengan semangat dan rasa bahagia mengolah lahan harapan meraka.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/4-bulan-4000-kali-letusan-ketika-harapan-ribuan-petani-disapu-abu-vulkanik-marapi/">4 Bulan 4000 Kali Letusan, Ketika Harapan Ribuan Petani Disapu Abu Vulkanik Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dibawah Guyuran Abu Vulkanik, Rintihan Petani di Kaki Gunung Marapi</title>
		<link>https://prokabar.com/dibawah-guyuran-abu-vulkanik-rintihan-petani-di-kaki-gunung-marapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Mar 2024 08:16:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Abu]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#Vulkanik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=118455</guid>

					<description><![CDATA[<p>Paninjauan, prokabar &#8211; Sudah tiga bulan sejak erupsi besar tanggal 3 Desember 2023 lalu, aktivitas vulkanik Gunung Marapi belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Bahkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dibawah-guyuran-abu-vulkanik-rintihan-petani-di-kaki-gunung-marapi/">Dibawah Guyuran Abu Vulkanik, Rintihan Petani di Kaki Gunung Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Paninjauan, prokabar</strong> &#8211; Sudah tiga bulan sejak erupsi besar tanggal 3 Desember 2023 lalu, aktivitas vulkanik Gunung Marapi belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Bahkan akhir-akhir ini menunjukan peningkatan aktivitas.</p>
<p>Dari data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA), Aktivitas Marapi meningkat sepanjang awal bulan ini. Pada 1 Maret, Marapi sekali erupsi dan 74 kali alami hembusan. Kemudian pada 2 Maret, Marapi 11 kali erupsi dan 46 kali hembusan.</p>
<p>Pada Minggu (3/3), 13 kali erupsi dan 63 kali alami hembusan. Gunung yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar itu mengalami 26 kali erupsi dan 207 hembusan hingga Senin (4/3/2024) pukul 06.00 WIB.</p>
<p>Kondisi ini semakin membuat resah masyarakat di sekitar gunung berketinggian 2891 dpl itu, yang hampir setiap hari berhadapan dengan guyuran abu vulkanik. Terutama kalangan petani yang sangat mengalami dampaknya kepada tanaman mereka.</p>
<p>Salah satu nagari yang paling marasai diguyur abu vulkanik adalah Paninjauan, Kecamtan X Koto Tanah Datar, yang berada di kaki gunung bagian selatan. Tiap hari diguyur abu vulkanik atau lazim disebut kapundan, membuat mayoritas masyarakatnya yang hidup sebagai petani sangat menderita.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-118456" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/03/2-271x300.jpg" alt="" width="271" height="300" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/03/2-271x300.jpg 271w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/03/2-768x849.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/03/2.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 271px) 100vw, 271px" /></p>
<p>Tanaman sayur-sayuran yang menjadi andalan pendapatan mereka, sudah pasti mengalami kerusakan. Bahkan, tanaman yang sudah tumbuh subur pada akhirnya gagal panen. Hal ini membuat mereka hanya bisa merintih dalam kepasrahan.</p>
<p>&#8220;Mau bilang apa lagi, sudah jalannya seperti ini. Kami hanya bisa berharap dan berdo&#8217;a agar kapundan Marapi ini segera berhenti.&#8221;ucap Firdaus, salah seorang petani yang lahan pertaniannya rusak dilanyau abu vulkanik.</p>
<p>Menurutnya jenis tanaman yang tak tahan dari abu vulkanik yang bersifat daun, seperti sawi, seledri, kol, tomat. &#8220;Kalau sudah terkena kapundan biasanya langsung layu. Apalagi kalau ditambah cuaca panas akan langsung kering dan hangus.&#8221;katanya.</p>
<p>Lain lagi cerita Amirudin, yang tetap berinisiatif memanen sayuran yang penuh abu kapundan, lalu mencucinya. Tapi hal itu tak banyak menolong, karena sayuran tak lagi segar dan harganyapun turun drastis.</p>
<p>Diakui Firdaus dan Amrudin, selama tiga bulan aktivitas vulkanik Gunung Marapi, telah berdampak produksi pertanian di Paninjauan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Padahal Paninjauan sebelumnya dikenal sebagai salah satu sentra penghasil palawija di wilayah tersebut.</p>
<p>Ditanya apakah ada bantuan bagi petani yang terdampak erupsi Marapi dari Pemkab Tanah Datar, memang pernah diminta melaporkan kerugian melalui jorong masing-masing. &#8220;Tapi sampai saat ini belum ada informasi kapan bantuan itu sampai ke petani.&#8221;ucap Amirudin.</p>
<figure id="attachment_118457" aria-describedby="caption-attachment-118457" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-118457" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/03/4-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/03/4-300x225.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/03/4-1024x768.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/03/4-768x576.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/03/4.jpg 1040w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-118457" class="wp-caption-text">Lahan pertanian yang rusak terkena abu vulkanisk Marapi di Paninjauan. (ist)</figcaption></figure>
<p>Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level III (Siaga). Masyarakat di sekitar gunung dan pendaki, pengunjung, wisatawan dilarang memasuki dan tidak melakukan kegiatan di radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek).</p>
<p>Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran, bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.(*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dibawah-guyuran-abu-vulkanik-rintihan-petani-di-kaki-gunung-marapi/">Dibawah Guyuran Abu Vulkanik, Rintihan Petani di Kaki Gunung Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nekat. Ternyata masih ada Pendaki yang Naik Ke Marapi</title>
		<link>https://prokabar.com/nekat-ternyata-masih-ada-pendaki-yang-naik-ke-marapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2023 08:40:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#erupsimarapi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#Pendaki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=110702</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Meski jalur pendakian gunung marapi telah ditutup pasca erupsi sejak sabtu lalu, namun ternyata masih ada saja pendaki yang nekat untuk...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nekat-ternyata-masih-ada-pendaki-yang-naik-ke-marapi/">Nekat. Ternyata masih ada Pendaki yang Naik Ke Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Meski jalur pendakian gunung marapi telah ditutup pasca erupsi sejak sabtu lalu, namun ternyata masih ada saja pendaki yang nekat untuk mendaki. Hal ini terungkap saat rapat kordinasi mitigasi bencama marapi pemkab Tanah Datar bersama stakeholder dan OPD terkait, Selasa (10/1).</p>
<p>Camat X koto mengakui masih ada pendaki yang nekad naik ke marapi pada selasa pagi. Para pendaki tersebut naik dengan cara kucing kucingan melalui jalur Batu Palano.</p>
<p>&#8221; iya tadi pagi ada yang nekat naik ke marapi, itu kucing kucingan. Alasan mereka itu mau foto erupsi marapi,&#8221; ucap camat X Koto Adiawarman.</p>
<p>Hal senada juga ditegaskan Bupati Tanah Datar Eka Putra, dimana ia juga mendapatkan informasi serupa dari pihak kepolisian jika masih ada pendaki yang nekat mendaki marapi ditengah intensitas erupsi yang meningkat.</p>
<p>&#8221; saya dapat laporan tadi pagi, masih ada pendaki yang mendaki marapi. Jadi kita minta kepada pihak yang berwenang untuk betul betul mengawasi secara ketat, kalau sudah ditutup, berarti tidak boleh lagi ada yang naik,&#8221; tegas bupati.</p>
<p>Dalam rapat kordinasi mitigasi bencana marapi itu, berbagai pihak meminta ketegasan untuk benar benar menutup akses menuju puncak marapi dari para pendaki. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nekat-ternyata-masih-ada-pendaki-yang-naik-ke-marapi/">Nekat. Ternyata masih ada Pendaki yang Naik Ke Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lembah Marapi Singgalang di Pandai Sikek Kini Tersedia Agro Edu Wisata</title>
		<link>https://prokabar.com/lembah-marapi-singgalang-di-pandai-sikek-kini-tersedia-agro-edu-wisata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2020 17:12:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Singgalang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=79424</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Kementrian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Ketahanan Pangan melakukan soft launching Angro Edu Wisata Lembah Merapi Singgalang atau Lemarsi, Selasa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lembah-marapi-singgalang-di-pandai-sikek-kini-tersedia-agro-edu-wisata/">Lembah Marapi Singgalang di Pandai Sikek Kini Tersedia Agro Edu Wisata</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar &#8211;</strong> Kementrian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Ketahanan Pangan melakukan soft launching Angro Edu Wisata Lembah Merapi Singgalang atau Lemarsi, Selasa (22/12).</p>
<p>Bertempat di Jorong Baruah Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto Tanah Datar, agro edu wisata ini menawarkan konsep pengalaman kepada pengunjung tentang kehidupan pertanian.</p>
<p>Di agro edu wisata ini, pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh petani. Dalam arti kata, wisatawan akan dilibatkan lansung dalam penggunaaan lahan dan komoditas pertanian atau fasilitas terkait yang menjadi daya tarik wisatawan itu sendiri.</p>
<p>Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementrian Republik Indonesia Agung Hendri Adi mengatakan, setiap kabupaten di Indonesia memiliki kesempatan untuk membangun agro edu wisata dalam rangka meningkatkan kesehateraan petani.</p>
<p>Pengembangan agro edu wisata menjadi penting, diantaranya bisa sebagai alternatif upaya diversifikasi atau pemulihan perekonomian dampak covid 19. Selain itu, keberadaan destinasi wisata ini juga bisa sebagai wadah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap sektor pertanian sehingga dapat dikembangkan oleh siapapun nantinya.</p>
<p>Dipilihnya Jorong Baruah Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto Tanah Datar ini sebagai lokasi agro edu wisata telah melalui seleksi yang selektif.</p>
<p>“Salah satu syarat yang harus dilalui untuk mendapatkan program Kementrian Pertanian ini yaitunya lokasi agro edu wisata harus memiliki destinasi wisata lain. Pasalnya, agro edu wisata tidak akan bisa berdiri sendiri dan mesti ditunjang oleh destinasi wisata lain,” ujar Kepala Badan.</p>
<p>Sesuai dengan namanya wisata edukasi lanjut Agug Henri Adi, keberadaan agro edu wisata lembah marapi singgalang diharapkan bisa dilirik oleh wisatawan sehingga dapat membangkitkan perekonomian petani.</p>
<p>“Peran opd terkait seperti Dinas Pariwisata dan Pertanian serta pihak yang berkopeten sangat diharapkan kerjasamanya dalam pengembangan agro edu wisata ini,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar, Irwandi dalam sambutanya menyampaikan, jika selama ini pemerintah kabupaten Tanah Datar telah menjadikan bidang pariwisata sebagai sektor unggulan dalam RPJMD bersama sama dengan bidang pertanian.</p>
<p>“Keberadaan agro edu wisata di Tanah Datar, diharapkan dapat mendatangkan multiplier effect dan lebih cepat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya petani di kecamatan x koto ini,” ujarnya.</p>
<p>Berdasarkan potensi alam, nagari pandai sikek memang memiliki keunggulan dalam sektor pertanian. Agro edu wisata yang memegang prinsip tanpa merubah fungsi lahan, namun memamfaatkan lahan yang ada, selanjutnya dapat dimamfaatkankan pelaku wisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Dengan telah adanya sof launching agro edu wisata ini, pemerintah kabupaten tanah datar juga berkomitmen akan mempromosikan destinasi wisata baru di pandai sikek ini.</p>
<p>Selama ini, Tanah Datar telah menjadi salah satu daerah tujuan wisata di provinsi Sumatera Barat. Tanah Datar memiliki beraneka ragam potensi wisata, baik wisata alam, sejarah, bahari, budaya, agro, kuliner maupun kerajian kerajinan tangan. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lembah-marapi-singgalang-di-pandai-sikek-kini-tersedia-agro-edu-wisata/">Lembah Marapi Singgalang di Pandai Sikek Kini Tersedia Agro Edu Wisata</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Evakuasi Pendaki Marapi Selesai Tengah Malam, Korban Dibawa ke RSAM Bukittinggi</title>
		<link>https://prokabar.com/evakuasi-pendaki-marapi-selesai-tengah-malam-korban-dibawa-ke-rsam-bukittinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2020 03:20:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=59365</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kotobaru, Prokabar &#8211; Tim evakuasi pendaki yang terjatuh di Marapi akhirnya merampungkan tugasnya setelah berhasil membawa pendaki turun. Komandan Pos Sar Robi Saputra mengatakan,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/evakuasi-pendaki-marapi-selesai-tengah-malam-korban-dibawa-ke-rsam-bukittinggi/">Evakuasi Pendaki Marapi Selesai Tengah Malam, Korban Dibawa ke RSAM Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kotobaru, Prokabar &#8211;</strong> Tim evakuasi pendaki yang terjatuh di Marapi akhirnya merampungkan tugasnya setelah berhasil membawa pendaki turun.</p>
<p>Komandan Pos Sar Robi Saputra mengatakan, tim berhasil tiba di Posko Pendakian Koto Baru sekitar pukul 00.30 WIB, Senin (10/2).</p>
<p>&#8221;Korban langsung kita bawa ke RSAM (Rumah Sakit Achmad Mochtar) Bukittinggi,&#8221; jelas Robi saat dikonfirmasi.</p>
<p>Robi menyebut, korban kondisinya cukup lemah sehingga butuh tindakan medis.</p>
<p>Evakuasi pendaki ini berlangsung dramatis sejak pukul 14.00 WIB Minggu 9 Februari 2020 yang dipimpin Basarnas dan dibantu PMI Bukittinggi, BRT serta Ranger Posko Marapi, tim menghadapi rintangan berupa akses jalan yang terjal.</p>
<p>Sebelumnya, seorang pendaki bernama Rehan Fadilla (17) terjatuh di dekat Tugu Abel.</p>
<p>Ia jatuh dan terguling sejauh 15 meter yang mengakibatkan kaki dan kepalanya cedera. Korban sempat tak sadarkan diri dan tak sanggup berjalan.</p>
<p>Akibat kondisinya, evakuasi dilakukan dengan metode tandu, sementara bobot tubuh korban juga besar.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/evakuasi-pendaki-marapi-selesai-tengah-malam-korban-dibawa-ke-rsam-bukittinggi/">Evakuasi Pendaki Marapi Selesai Tengah Malam, Korban Dibawa ke RSAM Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendaki yang Jatuh di Gunung Marapi Sudah Dievakuasi</title>
		<link>https://prokabar.com/pendaki-yang-jatuh-di-gunung-marapi-sudah-dievakuasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2020 18:03:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=59343</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kotobaru, Prokabar &#8211; Korban Rehan Fadilla (17 tahun) bersama tim evakuasi yang dipimpin Basarnas 50 Kota dibantu PMI Bukittinggi, BRT, Ranger Pos Pendakian Koto...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pendaki-yang-jatuh-di-gunung-marapi-sudah-dievakuasi/">Pendaki yang Jatuh di Gunung Marapi Sudah Dievakuasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>Kotobaru, Prokabar &#8211;</strong> Korban Rehan Fadilla (17 tahun) bersama tim evakuasi yang dipimpin Basarnas 50 Kota dibantu PMI Bukittinggi, BRT, Ranger Pos Pendakian Koto Baru sudah berada di bawah ketinggian 2.000 Mdpl.</p>
<p dir="ltr">Hal ini disampaikan Komandan Pos SAR 50 Kota Robi Saputra via telepon genggam, Minggu (9/2) sekitar pukul 22.00 WIB.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Robi Saputra didampingi Unit Siaga Komunikasi Basarnas 50 Kota Jefri Hunter mengatakan rombongan survivor sudah berada di bawah ketinggian 2.000 Mdpl.</p>
<p dir="ltr">Korban saat dibawa menggunakan basket stretcher atau tandu keranjang yang disiapkan untuk evakuasi di medan sulit dan keras.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Rombongan survivor bersama korban telah dalam perjalanan menuju pesanggerahan untuk bergabung dengan Pos SAR gabungan di dekat pos pelaporan atau tower TVRI,&#8221; kata Robi.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Ia menjelaskan bahwa menjelang gelap Tim SAR 50 telah memasuki rimba belantara dan bertemu dengan survivor.</p>
<p dir="ltr">Selanjutnya juga telah dilakukan pemeriksaan fisik dan persiapan survivor utk dievakuasi ke posko SAR gabungan yg berada di Pos Lapor yang berada di kaki Gunung Marapi.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Perkiraan kita rombongan akan sampai tengah malam jika cuaca dan penerangan mendukung. Kemungkinan survivor sampai di posko SAR gabungan sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Sebab kondisi medan yang cukup sulit, di mana celah sempit dan licin menjadi kendala tim survivor yang membawa korban,&#8221; ujarnya.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Sebelumnya dilaporkan bahwa korban bernama Rehan Fadilla yang berusia 17 tahun diperkirakan jatuh sekitar pukul 10.00 WIB dan terluka di bagian kepala serta kaki yang mengakibatkan tidak sanggup berjalan.</p>
<p dir="ltr">Pendaki ini berasal dari Kota Padang bersama temannya Arif Pratama yang jatuh saat akan turun dari Tugu Abel<strong>.(*/mbb)</strong></p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pendaki-yang-jatuh-di-gunung-marapi-sudah-dievakuasi/">Pendaki yang Jatuh di Gunung Marapi Sudah Dievakuasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang Pendaki Gunung Marapi Terjatuh, Begini Kondisinya</title>
		<link>https://prokabar.com/seorang-pendaki-gunung-marapi-terjatuh-begini-kondisinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2020 11:34:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=59316</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kotobaru, Prokabar &#8211; Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di cadas Gunung Marapi, Minggu (9/2). Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka. Petugas Pos Pendakian Koto Baru...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/seorang-pendaki-gunung-marapi-terjatuh-begini-kondisinya/">Seorang Pendaki Gunung Marapi Terjatuh, Begini Kondisinya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>Kotobaru, Prokabar &#8211;</strong> Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di cadas Gunung Marapi, Minggu (9/2). Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka.</p>
</div>
<div align="left">Petugas Pos Pendakian Koto Baru Aris, membenarkan kabar tersebut. &#8220;Betul, ada pendaki terjatuh, kejadiannya pukul 08-09.00 wib tadi pagi, &#8221; sebutnya.</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Aris mengatakan, korban terjatuh setelah terpeleset saat berada di puncak gunung.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Kondisinya ada luka di bagian kepala, tapi dia masih sadar,&#8221; katanya.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Korban dikenal bernama Rehan Fadilla (17). Ia berhasil naik pada hari Sabtu bersama rekannya Arif Pratama.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Aris mengutip, saat ini korban sudah berada di cadas dan sudah dijemput petugas pos. Sementara Basarnas dan PMI Bukittinggi sudah berada di lokasi untuk evakuasi.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Kemungkinan korban akan sampai di pos selepas Magrib jika cuaca tak buruk, &#8221; ungkapnya.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Untuk evakuasi korban, Tim Rescue Marapi dilaporkan tiba di lokasi kejadian pada Minggu sore. Sementara Tim Basarnas Limapuluh Kota, Pos SAR juga menerjunkan 15 personel yang dibagi ke dalam dua regu.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Komandan Pos SAR Robi Saputra yang didampingi Unit Siaga Komunikasi Basarnas 50 Kota Jefri Hunter mengatakan, mereka baru mendapat laporan kejadian tersebut sekitar pukul 14.00 WIB, kemudian langsung mengerahkan tim ke lokasi kejadian.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Kami berjumlah 15 orang dan nantinya ditambah dukungan dari kawan-kawan setempat serta Bukittinggi Rescue. Kami langsung berangkat setelah mendapat laporan,&#8221; kata Robi Saputra dan Jefri Hunter.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Ia menjelaskan target tim harus sampai sebelum matahari tenggelam atau kondisi gelap. Ia berharap semoga cuaca dapat mendukung sehingga proses evakuasi dapat terlaksana dengan baik dan korban dapat segera tertolong.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Diperkirakan sebelum gelap sudah sampai pesanggrahan kembali bersama korban. Semoga dalam waktu cepat sekitar 2-3 jam proses evakuasi berjalan dengan lancar. Langkah awal nanti yang akan kita lakukan adalah pemeriksaan fisik terhadap korban,&#8221; kata Robi.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Sementara itu, Jefri Hunter menambahkan pengecekan fisik dilakukan agar tidak ada terjadi cidera serius yang dialami korban, kemudian dilakukan tindakan pertama agar korban dapat tenang serta selamat.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Nanti kami akan lakukan pemeriksaan fisik yang bertujuan agar tidak ada cidera berisiko. Kemudian tentunya dilakukan tindakan pertama dan mudahan tidak ada cidera yang mengkhawatirkan,&#8221; ujar Hunter.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Untuk data korban, Hunter mengatakan korban bernama Rehan Fadilla yang berusia 17 tahun yang diperkirakan jatuh pukul 10.00 WIB tadi. Pendaki ini berasal dari Kota Padang bersama temannya Arif Pratama yang jatuh saat akan turun dari Tugu Abel<strong>.(*/mbb)</strong></p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/seorang-pendaki-gunung-marapi-terjatuh-begini-kondisinya/">Seorang Pendaki Gunung Marapi Terjatuh, Begini Kondisinya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Remaja Pendaki Marapi Itu Ditemukan Dalam Keadaan Lemas</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bremaja-pendaki-marapi-itu-ditemukan-dalam-keadaan-lemas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2017 13:46:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#GunungMarapi]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#Pendaki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2059</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar. Pendaki Gunung Marapi, anak remaja bernama Yandri (15), yang terbang hambur karena letusan gunung pada Minggu (4/6), dicari lebih 50 orang orang....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bremaja-pendaki-marapi-itu-ditemukan-dalam-keadaan-lemas/">​Remaja Pendaki Marapi Itu Ditemukan Dalam Keadaan Lemas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar. </b>Pendaki Gunung Marapi, anak remaja bernama Yandri (15), yang terbang hambur karena letusan gunung pada Minggu (4/6), dicari lebih 50 orang orang. Pada Senin (5/6) ditemukan dalam keadaan lemas.<br />
<figure style="width: 648px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="648" height="1080" alt="" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG-20170606-WA0014.jpg" title="" class="size-full wp-image-700"><figcaption class="wp-caption-text">Foto Lukman Syahputra</figcaption></figure><br />
<figure style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG-20170606-WA0013.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" width="1080" height="648" alt="" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG-20170606-WA0013.jpg" title="" class="size-full wp-image-2057" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG-20170606-WA0013.jpg 1080w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG-20170606-WA0013-300x180.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG-20170606-WA0013-768x461.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG-20170606-WA0013-1024x614.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG-20170606-WA0013-603x362.jpg 603w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG-20170606-WA0013-333x200.jpg 333w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a><figcaption class="wp-caption-text">Foto Lukman Syahputra</figcaption></figure></p>
<p>Anak Kuantan Singingi, Riau itu, bertemu Selasa pagi pagi. Ia nyaris tak bisa bergerak. Lemas, haus tiada tara. Ia dievakuasi ke kaki gunung melalui jalur khusus Padang Panjang. Anak ini ditemukan oleh tim di kawasan bunga edelweis Senin pukul 09.00 WIB dan sampai di Puskesmas Simabur pukul 14.15 WIB.</p>
<p>Dengan demikian 16 orang pendaki Merapi di bulan Ramadhan itu, telah ditemukan. Yang belum bertemu, alasan &#8220;kenapa anak-anak ini nekad naik gunung saat berpuasa&#8221;<b>. (eda)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bremaja-pendaki-marapi-itu-ditemukan-dalam-keadaan-lemas/">​Remaja Pendaki Marapi Itu Ditemukan Dalam Keadaan Lemas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Marapi Yang Bersih Gunung Masa Kecil Kami</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bmarapi-yang-bersih-gunung-masa-kecil-kami/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jun 2017 09:11:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#GunungMarapi]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#SumateraBarat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2026</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bukittinggi, Prokabar.&#160;&#8220;Wak jangkaulah,&#8221; kata teman semasa kecil. Kami lantas menjangkau Singgalang, kemudian Merapi, dua gunung sahabat anak-anak. Desa kami tak datar, karena menempel kaki...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bmarapi-yang-bersih-gunung-masa-kecil-kami/">​Marapi Yang Bersih Gunung Masa Kecil Kami</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Bukittinggi, Prokabar.&nbsp;</b>&#8220;Wak jangkaulah,&#8221; kata teman semasa kecil. Kami lantas menjangkau Singgalang, kemudian Merapi, dua gunung sahabat anak-anak.<br />
Desa kami tak datar, karena menempel kaki Marapi nan tabah. Kami menyaksikan sarasahnya, menghitung air terjun yang muncul dari gunung itu sehabis hujan.&nbsp;</p>
<p>Dari rumah di desa terlihat lekuk-lekuknya. Bapak-bapak kami ka rimba mencari rotan. Juga ijuk.</p>
<p>Rotan dijual dan ijuk dijalin jadi tali. Talinya yang dijual.</p>
<p>Jika senja datang, langit jernih, gunung yang sahabat sekaligus kami takuti itu, &nbsp;menguning bagai emas oleh sinar matahari.</p>
<p>Malam. Gelap kami tak peduli. Pagi air Marapi terasa sejuk, bahkan nyaris manis.</p>
<p>Kini Marapi meletus kecil. Batuk. Kalau dia marabo, kalang kabutlah kita. <b>(nrs)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bmarapi-yang-bersih-gunung-masa-kecil-kami/">​Marapi Yang Bersih Gunung Masa Kecil Kami</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​PVMBG : Tidak Ada Peningkatan Status Gunung Marapi</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bpvmbg-tidak-ada-peningkatan-status-gunung-marapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jun 2017 06:56:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#AbuVulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[#Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[#SumateraBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[GunungMarapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2021</guid>

					<description><![CDATA[<p>Press Release Marapi, Minggu (4/6/2017) Gunungapi Marapi (2891 mdpl) terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Marapi dikelilingi oleh Kota kabupaten terdekat seperti Bukittinggi,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bpvmbg-tidak-ada-peningkatan-status-gunung-marapi/">​PVMBG : Tidak Ada Peningkatan Status Gunung Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Press Release Marapi, Minggu (4/6/2017)</b></p>
<p>Gunungapi Marapi (2891 mdpl) terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Marapi dikelilingi oleh Kota kabupaten terdekat seperti Bukittinggi, Payakumbuh, Batusangkar, dan Padangpanjang di Provinsi Sumatera Barat.<br />
Hasil pengamatan menunjukkan cuaca cerah dan kadang-kadang berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur. Gunungapi teramati jelas secara visual. Erupsi letusan terjadi sebanyak 2 kali. Letusan pertama terjadi pukul 10:01 WIB, kolom abu tebal dengan tekanan sedang mengepul mencapai ketinggian 300 m dan letusan kedua pukul 10:22 WIB mencapai ketinggian 700 m dari puncak. Tidak terdengar suara gemuruh dan dentuman dari Pos Marapi di Kota Bukittinggi yang berjarak 14 km di baralaut puncak.</p>
<p>Erupsi ini termasuk tipe vulkanian kecil berupa lontaran bom vulkanik yang menyebar sekitar kawah, juga disertai kepulan abu hitam tebal yang menyebar sesuai arah angin. Erupsi ini merupakan ciri khas G. Merapi yang jarang disertai awan panas dan letusan berlangsung dalam waktu singkat.</p>
<p>Kegempaan sebelum letusan tidak tercatat adanya gempa-gempa vulkanik dan hanya terekam gempa tektonik jauh. Setelah erupsi beberapa gempa hembusan terekam.</p>
<p>Tingkat Aktivitas G. Marapi sudah lama dalam tingkat aktivitas Level II (Waspada), dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunungapi Marapi dan masuk dalam radius 3 km dari kawah/puncak.</p>
<p><b>Sumber:&nbsp;</b></p>
<p><b>KESDM, Badan Geologi, PVMBG</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bpvmbg-tidak-ada-peningkatan-status-gunung-marapi/">​PVMBG : Tidak Ada Peningkatan Status Gunung Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 42/262 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/19 queries in 0.026 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 05:39:37 by W3 Total Cache
-->