<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#madrasah Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/madrasah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/madrasah/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Aug 2021 03:03:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#madrasah Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/madrasah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenag Alokasikan Anggaran Besar di Bidang Pendidikan</title>
		<link>https://prokabar.com/kemenag-alokasikan-anggaran-besar-di-bidang-pendidikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2021 03:03:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[#Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[#Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[#ptkn]]></category>
		<category><![CDATA[#Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[#ukt]]></category>
		<category><![CDATA[Yaqut Cholil Qoumas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=92106</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Jakarta &#8211; Kementerian Agama (Kemenag) mengalokasikan Rp 479 miliar untuk bantuan paket internet selama tiga bulan. Siswa, mahasiswa, guru serta dosen bakal mendapatkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenag-alokasikan-anggaran-besar-di-bidang-pendidikan/">Kemenag Alokasikan Anggaran Besar di Bidang Pendidikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a>, Jakarta &#8211;</strong> Kementerian Agama (Kemenag) mengalokasikan Rp 479 miliar untuk bantuan paket internet selama tiga bulan.</p>
<p>Siswa, mahasiswa, guru serta dosen bakal mendapatkan bantuan ini untuk proses belajar dan mengajar.</p>
<p>&#8220;Untuk bantuan paket internet selama tiga bulan kita menganggarkan Rp 479 miliar,&#8221; kata Menteri Agama Yaqut Cholol Qoumas, Kamis (5/8).</p>
<p>Selain bantuan paket data internet, Kementerian Agama juga menetapkan kebijakan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).</p>
<p>Kebijakan ini berupa pengurangan UKT dan penyicilan UKT pada PTKN BLU.</p>
<p>Yaqut mengatakan kebijakan Kementrian Agama ini merupakan wujud komitmen pemerintah memastikan proses pembelajaran berjalan lancar selama pandemi Covid-19.</p>
<p>Bantuan tersebut juga dapat mencegah angka putus sekolah atau kuliah yang meningkat.</p>
<p>Bantuan paket data internet dan UKT ini merupakan kolaborasi dari tiga kementrian, Kemenag, Kemdikbud, dan Kemenkeu.</p>
<p>Kemenag juga menyiapkan kebijakan penanggulangan lain di bidang pendidikan selama Covid-19.</p>
<p>Yaqut menyebut Kemenag akan memfokuskan kembali anggaran Ditjen Pendis sebesar Rp 574 miliar untuk mengembangkan kurikulum darurat Madrasah, Program Jaga Pesantren dan Paket Imun, serta vaksinasi guru, siswa dan mahasiswa.</p>
<h4><strong>Program Kemenag selain Internet dan UKT</strong></h4>
<p>Kemenag juga menyiapkan program pengembangan kompetensi guru  untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Begitupun dengan penyaluran BOS Madrasah sebesar Rp 3,668 triliun sebagai penunjang pembelajaran digital dan optimalisasi sanitasi madrasah.</p>
<p>&#8220;Demi pengembangan digitalisasi pendidikan kami sudah mengupayakan sejumlah terobosan seperti platform SuperAPP,&#8221; katanya lagi.</p>
<p>Ke depan aplikasi ini akan menjadi rumah digital bagi Kemenag untuk menunjang pendidikan jarak jauh.</p>
<p>Anggaran lainnya dari Kemenag pada tahun 2021 ini adalah bantuan Afirmasi Madrasah untuk optimalisasi sanitasi dan program digitalisasi pendidikan dengan besaran Rp 399,9 miliar untuk 2,666 madrasah.</p>
<p>Yaqut menyadari pandemi Covid-19 ini berdampak serius pada bidang pendidikan.</p>
<p>Sejak Maret 2020 seluruh satuan pendidikan dan perguruan tinggi tutup. Akibatnya lebih dari 10 juta siswa dan 1,6 juta mahasiswa binaan kemenag terdampak Covid-19 dan harus belajar mengajar dari rumah.</p>
<p>&#8220;Lebih dari 10 juta siswa dan 1,6 juta mahasiswa terdampak Covid-19 dan harus belajar dari rumah,&#8221; tutupnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenag-alokasikan-anggaran-besar-di-bidang-pendidikan/">Kemenag Alokasikan Anggaran Besar di Bidang Pendidikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Pelajar Madrasah Hasilkan Puluhan Prototipe Solusi IoT, Usai Ikuti Inkubasi Bersama X-Camp</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-pelajar-madrasah-hasilkan-puluhan-prototipe-solusi-iot-usai-ikuti-inkubasi-bersama-x-camp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2021 15:25:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[#xcamp]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<category><![CDATA[#xlaxiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=81343</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Puluhan prototipe solusi Internet of Things (IoT) berhasil tercipta dari tangan para pelajar madrasah peserta program inkubasi Akademi Madrasah Digital 4.0....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-pelajar-madrasah-hasilkan-puluhan-prototipe-solusi-iot-usai-ikuti-inkubasi-bersama-x-camp/">Keren, Pelajar Madrasah Hasilkan Puluhan Prototipe Solusi IoT, Usai Ikuti Inkubasi Bersama X-Camp</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> </span><span class="s2">Puluhan prototipe solusi </span><span class="s3">Internet of Things</span><span class="s2"> (IoT) berhasil tercipta dari tangan para pelajar madrasah peserta program inkubasi Akademi Madrasah Digital 4.0. Di bawah bimbingan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag), inkubasi selama tujuh bulan tersebut juga telah menanamkan pengetahuan dan keahlian kepada para pelajar mengenai pemanfaatan teknologi digital yang bisa dimanfaatkan untuk menjawab problem sosial di masyarakat serta meningkatkan produktivitas dunia usaha.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih mengatakan, Melalui program ini, para pelajar mendapatkan materi dari para para ahli mengenai dinamika industri sesuai yang ada saat ini di mana pemanfaatan teknologi digital semakin luas di berbagai bidang. Mereka juga mendapatkan bimbingan tentang bagaimana menelurkan ide, mendesain suatu perangkat, hingga pengetahuan dasar teknik perancangan Io). </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Pastinya semua materi itu adalah hal baru bagi peserta, tetapi ternyata mereka bisa menyerapnya dengan cepat.” ungkapnya melalui siaran pers, Minggu (7/2).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Tri Wahyuningsih menambahkan, inkubasi yang dilaksanakan sejak Juli 2020 dan diikuti oleh 110 pelajar dari 22 Madrasah Aliyah. Para pengajar merupakan ahli dari Laboratorium IoT X-Camp milik XL Axiata. Guna menyesuaikan dengan protokol kesehatan terkait Covid-19, program ini dilaksanakan secara daring. Para peserta mengikuti dari rumah atau sekolah masing-masing yang tersebar di 22  kota/kabupaten, di 10 provinsi. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Karena itu, proses ini cukup menantang karena idealnya inkubasi dilaksanakan dalam satu lokasi sehingga proses bimbingan bisa berjalan secara intensif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah, A. Umar menyebut, program Akademi Madrasah Digital adalah bentuk respon untuk melakukan proses transformasi digital di madrasah. Hadirnya program ini menjadi momentum bagi siswa-siswi madrasah untuk unjuk kemampuan di Bidang Teknologi. Konsep pembelajaran yang diberikan kepada siswa siswi madrasah melalui Akademi Madrasah Digital yaitu pembelajaran </span><span class="s3">soft skill</span><span class="s2"> dan pendampingan pengembangan prototipe</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Ada lebih dari 1.300 peserta dari 250 Madrasah Aliyah mengirimkan makalah tentang IoT. Seleksi dilakukan untuk mengetahui tingkat keseriusan peserta, aspek originalitas, dan seberapa realistis ide-idenya dapat diwujudkan. Hasilnya, terpilih 22 kelompok peserta, yang terdiri dari 110 pelajar untuk mengikuti inkubasi di dalam program Akademi Madrasah Digital tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dengan disiplin yang ketat, program ini bisa selesai tepat waktu dan berhasil mendukung para pelajar menciptakan puluhan prototipe solusi IoT. Total tercipta sebanyak 22 solusi IoT dengan ide yang sangat beragam, sesuai dengan kebutuhan aktual di masyarakat sekitar mereka, baik terkait dengan persoalan social, maupun kebutuhan usaha atau bisnis. Misalnya adalah terkait dengan meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan, penanganan sampah dan limbah, pencegahan penularan Covid-19, pencegahan kebakaran, penghematan energi, hingga penjernih udara.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dari semua karya para pelajar, terpilih tiga karya terbaik, yaitu solusi IoT bernama “Skyrone” untuk pemantauan lahan jagung, karya Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia dari Tanah Laut, Kalimantan Selatan, meraih predikat sebagai </span><span class="s3">The Most Innovative.</span><span class="s2"> Selanjutnya, “Mustech” sebagai solusi monitoring suhu dan kelembaban jamur tiram karya MAN 2 Majalengka, sebagai </span><span class="s3">The Most Marketable</span><span class="s2">. Terakhir, “Aquiots” berupa solusi sistem aquatiponik bagi </span><span class="s3">urban farming</span><span class="s2">, karya MA Darussalam Jombang sebagai </span><span class="s3">The Most Applicable</span><span class="s2">.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Selain itu, terpilih juga dua solusi terbaik lainnya yang mendapatkan predikat</span><span class="s3"> Top Contender, </span><span class="s2">yaitu “E-Clear” untuk monitoring dan pemilahan sampah menggunakan teknologi </span><span class="s3">machine learning</span><span class="s2">, karya MAN 2 Nganjuk. Satu lagi adalah “Medi Gate”, solusi untuk membantu pembatasan jumlah pengunjung di suatu tempat guna mencegah penyebaran Covid-19, karya MAN 2 Kudus.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Ketiga pemenang kategori terbaik berhak mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp 15 juta dari Kementerian Agama dan modem berserta paket data sebesar 20 GB selama 1 tahun dari XL Axiata. Untuk dua pemenang </span><span class="s3">Top Contender</span><span class="s2"> masing-masing berhak mendapatkan uang tunai Rp 10 juta dari Kemenag dan modem serta paket data XL sebesar 20 GB selama 1 tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Bagi 17 kelompok peserta lainnya tetap akan memiliki kesempatan meraih predikat The Most Attractive Idea untuk 5 kelompok, yang masing-masing akan mendapatkan hadiah Rp 5 juta dari Kementerian Agama dan modem berserta paket data sebesar 20 GB selama 1 tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Secara umum, program Akademi Madrasah Digital dirancang secara khusus dengan melihat kebutuhan para pelajar Madrasah Aliyah di Indonesia. Program menyediakan serangkaian pelatihan </span><span class="s3">online</span><span class="s2"> melalui <a href="http://madrasah.elearn.id/"><span class="s4">http://madrasah.elearn.id/</span></a> dan </span><span class="s3">offline</span><span class="s2"> yang diisi dengan sederet materi pendukung. XL Axiata memberikan dukungan berupa antara lain menyediakan karyawan dengan keahlian khusus dan berpengalaman sebagai pengajar dan pembimbing. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-pelajar-madrasah-hasilkan-puluhan-prototipe-solusi-iot-usai-ikuti-inkubasi-bersama-x-camp/">Keren, Pelajar Madrasah Hasilkan Puluhan Prototipe Solusi IoT, Usai Ikuti Inkubasi Bersama X-Camp</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menag Resmikan Sejumlah Balai Nikah dan Gedung Madrasah di Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/menag-resmikan-sejumlah-balai-nikah-dan-gedung-madrasah-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2020 01:10:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[#menag]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#SumateraBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=77528</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Menteri Agama Fachrul Razi meresmikan sejumlah gedung Balai Nikah dan Manasik Haji dan madrasah di Provinsi Sumatera Barat, Minggu (15/11) kemarin. Peresmian...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menag-resmikan-sejumlah-balai-nikah-dan-gedung-madrasah-di-sumbar/">Menag Resmikan Sejumlah Balai Nikah dan Gedung Madrasah di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Menteri Agama Fachrul Razi meresmikan sejumlah gedung Balai Nikah dan Manasik Haji dan madrasah di Provinsi Sumatera Barat, Minggu (15/11) kemarin. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti gedung oleh Menag disaksikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.</p>
<p data-reader-unique-id="2">Balai Nikah dan Manasik Haji serta gedung madrasah yang diresmikan Menag yaitu; gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kec. Lubuk Basung, Kab. Agam,  KUA Kec. Pariaman Tengah,  Kota Pariaman, KUA Kec. Pasaman, Kab. Pasaman Barat, KUA Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Gedung Pusat Layanan Kegiatan Siswa Terpadu MAN Insan Cendekia Padang Pariaman, Gedung Keterampilan MA Terpadu MAN 1 Bukittinggi, dan Gedung Workshop dan Pembelajaran Keterampilan MAN 1 Kota Payakumbuh. Balai Nikah dan Manasik Haji  serta gedung madrasah tersebut di biayai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2019.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Menag berharap, dengan adanya gedung Balai Nikah dan Manasik Haji serta madrasah, harus diiringi dengan  peningkatan kualitas  layanan di Kantor Urusan Agama (KUA) dan pendidikan madrasah.</p>
<p data-reader-unique-id="4">&#8220;Bangunan atau gedung Balai Nikah dan Manasik Haji dan madrasah harus dimanfaatkan lebih baik dengan peningkatan kualitas pelayanan KUA dan Pembelajaran di madrasah,&#8221; terang Menag.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Gubenur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Agama yang memberi  perhatian kepada pengembangan layanan keagamaan dan pendidikan di madrasah.</p>
<p data-reader-unique-id="6">&#8220;Terima kasih kepada Kemenag, Insya Allah gedung Balai Nikah dan Manasik Haji serta madrasah yang diresmikan ini memberi manfaat dan maslahat bagi peningkatan layanan keagamaan dan pendidikan di madrasah di Sumbar,&#8221; ujar Gubernur. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menag-resmikan-sejumlah-balai-nikah-dan-gedung-madrasah-di-sumbar/">Menag Resmikan Sejumlah Balai Nikah dan Gedung Madrasah di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelajar Madrasah Sumbar Dapat Bantuan Paket Data dari XL Axiata</title>
		<link>https://prokabar.com/pelajar-madrasah-sumbar-dapat-bantuan-paket-data-dari-xl-axiata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2020 04:25:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<category><![CDATA[#xlaxiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=75339</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus menyalurkan kartu paket data gratis untuk pelajar madrasah di berbagai daerah. Di Provinsi Sumatera Barat,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pelajar-madrasah-sumbar-dapat-bantuan-paket-data-dari-xl-axiata/">Pelajar Madrasah Sumbar Dapat Bantuan Paket Data dari XL Axiata</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><b>Padang, Prokabar — </b><span class="s2">PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus menyalurkan kartu paket data gratis untuk pelajar madrasah di berbagai daerah. Di Provinsi Sumatera Barat, XL Axiata bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat telah menyalurkan sebanyak 112 ribu paket internet agar segera bisa dimanfaatkan para pelajar madrasah untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan akan tetap menyalurkan sesuai kebutuhan pelajar Madrasah yang ada di Sumatera Barat. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Secara simbolis penyerahan dilakukan di Gedung Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Padang, Senin (5/10). Hadir dalam acara ini Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Syamsul Arifin Dewan Pembina Asosiasi Diskominfo Provinsi se Indonesia (ASKOMPSI) mantan Kadis Kominfo Prov. Sumbar, Yeflin dan Territory Sales Manager XL Axiata area Padang, Toddy C Siburian.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi, mengatakan XL Axiata terus berupaya mendukung pemerintah dalam upaya membantu pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, terutama dengan memberikan solusi atas problem masyarakat dalam mendapatkan kuota data untuk mengikuti PJJ. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Semoga dukungan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk PJJ oleh seluruh pelajar dan guru madrasah yang ada di Provinsi Sumatera Barat. Seiring dengan penyaluran paket internet ini, XL Axiata juga memastikan kualitas layanan data dan internet tetap maksimal demi kelancaran PJJ.” ungkapnya melalui keterangan tertulis Selasa (6/10).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Desy menambahkan, seluruh 112 ribu paket internet gratis yang diberikan akan disalurkan ke lebih dari 424 madrasah dari total 1.117 madrasah seluruh Sumatera Barat. Pada setiap paket, para pelajar dan guru mendapatkan kartu SIM dan kuota data sebesar 85GB yang bisa mereka manfaatkan selama dua bulan dan sudah langsung bisa dimanfaatkan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Adapun mekanisme penyaluran paket kuota data gratis ini hingga ke tangan siswa dan para guru akan dilakukan oleh sekolah-sekolah berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat. Penyaluran donasi ini akan dilakukan dengan memprioritaskan pelajar kurang mampu yang membutuhkan akses internet untuk kegiatan belajar online, serta disediakan kanal komunikasi untuk diskusi memecahkan masalah teknis operasional sehingga cepat penanganan solusinya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Kuota itu bisa mereka gunakan untuk akses aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan oleh guru untuk mengirimkan bahan pelajaran atau tugas selama PJJ, yaitu Microsoft Teams, Zoom, Google Meet, Google Hangout, serta Google Classroom.  Selain itu, dengan kuota gratis tersebut para pelajar madrasah juga bisa memakainya untuk mengakses bahan pendukung pelajaran yang ada di aplikasi e-learning madrasah, aplikasi Udemy, Ruang Guru, Zenius, dan Sekolahmu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Kuota itu pun juga bisa mereka gunakan untuk mendapatkan materi belajar yang tersediakan di madrasah berbagi yang ada di website https://elearning.kemenag.go.id/madrasahberbagi, Rumah Belajar Kemendikbud yang ada di website https://belajar.kemendikbud.go.id dan Spada Indonesia Kemendikbud di https://spada.kemdikbud.go.id atau https://lmsspada.kemdikbud.go.id/. <strong>(rel)</strong></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pelajar-madrasah-sumbar-dapat-bantuan-paket-data-dari-xl-axiata/">Pelajar Madrasah Sumbar Dapat Bantuan Paket Data dari XL Axiata</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenang Perbolehkan Madrasah di Zona Hijau dan Kuning Gelar Pembelajaran Tatap Muka</title>
		<link>https://prokabar.com/kemenang-perbolehkan-madrasah-di-zona-hijau-dan-kuning-gelar-pembelajaran-tatap-muka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2020 02:30:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#madrasah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=72256</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Agama Fachrul Razi memperbolehkan madrasah di zona hijau dan kuning untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Namun, ada syaratnya dan madrasah harus...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenang-perbolehkan-madrasah-di-zona-hijau-dan-kuning-gelar-pembelajaran-tatap-muka/">Kemenang Perbolehkan Madrasah di Zona Hijau dan Kuning Gelar Pembelajaran Tatap Muka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Agama Fachrul Razi memperbolehkan madrasah di zona hijau dan kuning untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Namun, ada syaratnya dan madrasah harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.</p>
<p data-reader-unique-id="2">Hal ini disampaikan Menag dalam webinar Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. &#8220;Madrasah boleh memilih (pembelajaran tatap muka), dengan pertimbangan masing-masing. Namun tentu dengan memperhatikan protokol kesehatan, agar semuanya tetap aman,&#8221; kata Menag pada Webinar yang disiarkan pada kanal Youtube Kemendikbud RI, dilansir Sabtu (8/8).</p>
<p data-reader-unique-id="3">Menag menyampaikan hal ini diputuskan berdasarkan kesepakatan yang telah dibuatnya bersama dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri. &#8220;Saya akan dukung apa yang sudah disampaikan (Mendikbud) tadi. Sama-sama kita dukung ini, sama-sama kita upayakan untuk mensukseskan dengan sebaik mungkin,&#8221; ujar Menag</p>
<p data-reader-unique-id="4">Sekurangnya ada empat hal yang menjadi persyaratan madrasah atau pun pesantren melakukan pembelajaran tatap muka. Pertama, lingkungan madrasah/pesantren aman covid. Kedua, guru, ustadz, atau pengajar lainnya aman covid. Ketiga, murid atau santrinya aman covid. Keempat, pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Menag juga menuturkan, saat ini hampir seluruh pesantren di Indonesia telah melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka. Dengan melakukan empat hal di atas, Menag menyampaikan bahwa kondisi pesantren hingga saat ini aman dari penyebaran Covid-19.</p>
<p data-reader-unique-id="6">&#8220;Alhamdulillah sejauh ini boleh dikatakan yang kita tahu, hanya ada tiga pesantren (ada kasus covid-19). Jadi kalau dihitung presentasenya hanya 0,0000 sekian persen,&#8221; imbuh Menag.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Menag menyampaikan, pembukaan madrasah tentunya memiliki tantangan yang lebih besar dibandingkan pesantren. &#8220;Kalau pesantren, ustadz dan santrinya masuk, sudah tidak keluar lagi. Masuknya sehat, di dalam suasana sehat, kemudian nggak boleh keluar lagi, protokol kesehatan diterapkan, Alhamdulillah semua sehat,&#8221; kata Menag.</p>
<p data-reader-unique-id="8">&#8220;Sementara kalau di madrasah kan siswanya datang, kemudian kembali lagi ke rumah. Kita tidak tahu dia mampir kemana dulu,&#8221; lanjutnya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Untuk itu Menag mengajak masyarakat khususnya orang tua siswa untuk ikut memantau pergerakan siswa bilamana madrasah mulai melakukan pembelajaran tatap muka. &#8220;Ingatkan anaknya agar langsung pulang ke rumah,&#8221; pesan Menag. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenang-perbolehkan-madrasah-di-zona-hijau-dan-kuning-gelar-pembelajaran-tatap-muka/">Kemenang Perbolehkan Madrasah di Zona Hijau dan Kuning Gelar Pembelajaran Tatap Muka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terkait Isu Penghapusan Mata Pelajaran Agama Islam dan Bahasa Arab, Ini Penjelasan Kemenag</title>
		<link>https://prokabar.com/terkait-isu-penghapusan-mata-pelajaran-agama-islam-dan-bahasa-arab-ini-penjelasan-kemenag/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2020 11:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#bahasaarab]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[#pelajaranagamaislam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=70858</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Madrasah akan memulai tahun pelajaran 2020/2021 mulai 13 Juli mendatang. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar mengatakan bahwa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terkait-isu-penghapusan-mata-pelajaran-agama-islam-dan-bahasa-arab-ini-penjelasan-kemenag/">Terkait Isu Penghapusan Mata Pelajaran Agama Islam dan Bahasa Arab, Ini Penjelasan Kemenag</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Madrasah akan memulai tahun pelajaran 2020/2021 mulai 13 Juli mendatang. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar mengatakan bahwa Madrasah, baik Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs), maupun Aliyah (MA), akan menggunakan kurikulum baru untuk Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.</p>
<p data-reader-unique-id="2">“Mulai tahun pelajaran 2020/2021, pembelajaran di MI, MTs, dan MA akan menggunakan kurikulum baru untuk Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab,” terang Umar dilansir dari halaman Kemenag, Sabtu (11/7).</p>
<p data-reader-unique-id="3">Menurut Umar, Kemenag telah menerbitkan KMA No 183 tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah. Selain itu, diterbitkan juga KMA 184 tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah. Kedua KMA ini akan diberlakukan secara serentak pada semua tingkatan kelas pada tahun pelajaran 2020/2021.</p>
<p data-reader-unique-id="4">“KMA 183 tahun 2019 ini akan menggantikan KMA 165 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah,” ujar Umar.</p>
<p data-reader-unique-id="8">“Sehubungan itu, mulai tahun ajaran ini KMA 165 tahun 2014 tidak berlaku lagi,” lanjutnya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Meski demikian, mata pelajaran dalam Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada KMA 183 Tahun 2019 sama dengan KMA 165 Tahun 2014.  Mata Pelajaran itu mencakup Quran Hadist, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab. “Jadi beda KMA 183 dan 165 lebih pada adanya perbaikan substansi materi pelajaran karena disesuaikan dengan perkembangan kehidupan abad 21,” jelas Umar.</p>
<p data-reader-unique-id="10">“Kemenag juga sudah menyiapkan materi pembelajaran PAI dan Bahasa Arab yang baru ini sehingga baik guru dan peserta didik tidak perlu untuk membelinya. Buku-buku tersebut bisa diakses dalam website e-learning madrasah,”  tandasnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terkait-isu-penghapusan-mata-pelajaran-agama-islam-dan-bahasa-arab-ini-penjelasan-kemenag/">Terkait Isu Penghapusan Mata Pelajaran Agama Islam dan Bahasa Arab, Ini Penjelasan Kemenag</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kini Siswa dan Guru Madrasah Bisa Dapat Kuota Data Dengan Harga Terjangkau</title>
		<link>https://prokabar.com/kini-siswa-dan-guru-madrasah-bisa-dapat-kuota-data-dengan-harga-terjangkau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2020 02:34:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#danabos]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenang]]></category>
		<category><![CDATA[#madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[#mts]]></category>
		<category><![CDATA[#paketdata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=67812</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah bekerjasama dengan XL Axiata, Indosat Ooredoo, dan Telkomsel memberikan bantuan kuota internet dengan harga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kini-siswa-dan-guru-madrasah-bisa-dapat-kuota-data-dengan-harga-terjangkau/">Kini Siswa dan Guru Madrasah Bisa Dapat Kuota Data Dengan Harga Terjangkau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah bekerjasama dengan XL Axiata, Indosat Ooredoo, dan Telkomsel memberikan bantuan kuota internet dengan harga terjangkau bagi para pelajar, serta pendidik dan tenaga pendidikan madrasah selama Pandemi Covid-19. Pembelian kuota ini juga bisa bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) madrasah.</p>
<p>&#8220;Ada diskon harga hingga 60%. Paket kuota internet menjadi lebih terjangkau dan itu bisa dibiayai dari BOS sehingga siswa dan guru tidak perlu keluar biaya lagi,&#8221; terang Direktur KSKK Madrasah A Umar dilansir Sabtu (16/05).</p>
<p>Menurut Umar, pihaknya sudah menerbitkan surat edaran kepada Kanwil Kemenag Provinsi terkait program ini. Dia berharap, sinergi ini bisa meringankan beban siswa dan guru madrasah di tengah tuntutan pengajaran secara daring selama Covid-19.</p>
<p>&#8220;Karena sifatnya merupakan bagian dari mitigasi bencana, maka jangka waktunya terbatas, hanya berlaku selama masa Darurat Bencana Pandemi COVID 19,&#8221; terang Umar.</p>
<p>&#8220;Untuk tahap awal ini, hanya sampai 30 Juni 2020 dan tidak berlaku perpanjangan paket dan tidak berlaku autorenewal,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Untuk ikut dalam program ini, siswa dan guru harus mendaftarkan diri. Caranya, pemohon mengakses laman https://madrasah.kemenag.go.id/bantuankuotaterjangkau/, lalu mengikuti proses berikut: 1) mengisi data diri; 2) mengunduh Form Konfirmasi Berlangganan (FKB) dan form isian input paket-nomor HP; 3) mengunggah form tersebut ke situs di atas.</p>
<p>Setelah itu pemohon harus melengkapinya dengan mengirim sejumlah bukti yaitu scan akta lembaga, SK dari kepala lembaga, KTP kepala lembaga, dan NPWP lembaga.</p>
<p>Setelah data lengkap, pemohon akan segera mendapatkan kuota sesuai pilihannya. Ada lima pilihan, yaitu 10GB (Rp40.000), 15GB (Rp50.000), 20GB (Rp60.000), 30GB (Rp85.000), dan 50GB (Rp100.000). Semua pilihan tersebut untuk masa aktif selama 30hari.</p>
<p>&#8220;Satu nomor hanya boleh dapat satu kali paket data dalam sebulan,&#8221; jelas Umar.</p>
<p>Paket ini bersifat penambahan (<em>add-on</em>) dan apabila terdapat kuota pribadi pada ponsel pemohon, maka kuota dalam paket ini akan dikonsumsi lebih dahulu (<em>first priority consumption</em>). (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kini-siswa-dan-guru-madrasah-bisa-dapat-kuota-data-dengan-harga-terjangkau/">Kini Siswa dan Guru Madrasah Bisa Dapat Kuota Data Dengan Harga Terjangkau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 42/142 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.027 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:11:30 by W3 Total Cache
-->