<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#lokal Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/lokal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/lokal/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 May 2023 18:18:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#lokal Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/lokal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Juara SEA Games 2023, Indra Sjafri Pelatih Lokal Tersukses</title>
		<link>https://prokabar.com/juara-sea-games-2023-indra-sjafri-pelatih-lokal-tersukses/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 May 2023 18:18:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#lokal]]></category>
		<category><![CDATA[#Pelatih]]></category>
		<category><![CDATA[#tersukses]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113138</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, bolabeten &#8211; Indra Sjafri layak dikedepankan sebagai pelatih lokal tersukses, usai mengantar Timnas Indonesia U-22 juara SEA Games 2023, Selasa (16/5) malam di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/juara-sea-games-2023-indra-sjafri-pelatih-lokal-tersukses/">Juara SEA Games 2023, Indra Sjafri Pelatih Lokal Tersukses</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, bolabeten</strong> &#8211; Indra Sjafri layak dikedepankan sebagai pelatih lokal tersukses, usai mengantar Timnas Indonesia U-22 juara SEA Games 2023, Selasa (16/5) malam di Kamboja.</p>
<p>Indonesia berhasil merebut medali emas cabang olahraga sepak bola putra setelah mengalahkan Thailand dengan skor 5-2 lewat perpanjangan waktu di final SEA Games 2023.</p>
<p>Ini menjadi pelepas dahaga prestasi sepak bola Indonesia yang mandek selama 32 tahun. Sebelumnya, medali emas terakhir diraih Indonesia arahan Anatoli Polosin pada SEA Games 1991.</p>
<p>Indra Sjafri menyamai prestasi Bertje Matulapewa sebagai pelatih Indonesia yang berhasil mempersembahkan medali emas di kejuaraan multievent olahraga ASEAN. Bertje adalah pelatih pertama yang mampu membawa Indonesia juara SEA Games 1987.</p>
<p>Indra Sjafri memang tak punya koleksi trofi sebagai pemain maupun pelatih klub. Namun, rekam jejaknya di timnas usia muda tak perlu diragukan.</p>
<p>Karier pelatih asal Sumatera Barat itu melesat setelah berhasil mengantar Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF 2013 di Sidoarjo.</p>
<p>Dengan filosofi Pepepa (pendek-pendek-panjang), Indra berhasil menyulap timnas remaja U-19 tampil atraktif. Evan Dimas dan kawan-kawan sukses menaklukkan Vietnam 7-6 lewat drama adu penalti.</p>
<p>Enam tahun berselang, Indra Sjafri juga sukses membawa Timnas Indonesia U-22 keluar sebagai juara Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Kala itu Marinus Wanewar dkk sukses membungkam Thailand 2-1 di laga pamungkas.</p>
<p>Sayang, pelatih kelahiran Lubuk Nyiur itu gagal melanjutkan tren positif di SEA Games 2019. Pasukan Garuda Muda dipaksa menyerah 0-3 dari Vietnam pada partai final di Stadion Rizal Memorial, Manila.</p>
<p>Sempat ditunjuk sebagai asisten pelatih Shin Tae Yong pada akhir 2019, Indra Sjafri kemudian diberikan kepercayaan menjadi Direktur Teknik PSSI menggantikan peran Danurwindo.</p>
<p>Eks pelatih Bali United itu kemudian kembali dipercaya menangani Timnas Indonesia U-22 proyeksi SEA Games 2023. Keputusan ini diambil agar Shin Tae Yong fokus menangani Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023.</p>
<p>Sayang, Indonesia akhirnya batal tampil di Piala Dunia U-20 menyusul keputusan FIFA mencabut status tuan rumah Indonesia karena masalah politis. Sebab, beberapa pejabat daerah menolak kehadiran timnas Israel di Indonesia.</p>
<p>Posisi Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-22 dipertahankan meski Shin Tae Yong &#8216;menganggur&#8217;. Pasalnya, Indra sudah kadung memilih pemain terbaik sesuai dengan skema yang diinginkan.</p>
<p>Di bawah kendali Indra Sjafri, Timnas Indonesia U-22 akhirnya berhasil memenuhi target PSSI dan pemerintah, yakni memboyong medali emas sepak bola yang melanglang buana selama 32 tahun.</p>
<p>Dengan demikian, Indra Sjafri tercatat sebagai pelatih lokal tersukses di Timnas, jika trofi jadi tolok ukurnya. Indra tak terbantahkan sudah mencicipi tiga gelar juara di kelompok usia, yakni bersama Timnas U-19 dan dua kali bersama Timnas U-22.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/juara-sea-games-2023-indra-sjafri-pelatih-lokal-tersukses/">Juara SEA Games 2023, Indra Sjafri Pelatih Lokal Tersukses</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Liga 1 Musim 2022/2023; Bench Dikuasai Pelatih Asing, Pelatih Lokal Mulai Jadi &#8220;Tamu&#8221; di Negeri Sendiri</title>
		<link>https://prokabar.com/liga-1-musim-2022-2023-bench-dikuasai-pelatih-asing-pelatih-lokal-mulai-jadi-tamu-di-negeri-sendiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Apr 2022 05:26:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#asing]]></category>
		<category><![CDATA[#lokal]]></category>
		<category><![CDATA[#Pelatih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103010</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Kursi pelatih tim-tim Liga 1 musim 2022/2023, masih akan dikuasai oleh pelatih asing. Konsekwensinya, pelatih lokal semakin tak dapat tempat dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/liga-1-musim-2022-2023-bench-dikuasai-pelatih-asing-pelatih-lokal-mulai-jadi-tamu-di-negeri-sendiri/">Liga 1 Musim 2022/2023; Bench Dikuasai Pelatih Asing, Pelatih Lokal Mulai Jadi &#8220;Tamu&#8221; di Negeri Sendiri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong> &#8211; Kursi pelatih tim-tim Liga 1 musim 2022/2023, masih akan dikuasai oleh pelatih asing. Konsekwensinya, pelatih lokal semakin tak dapat tempat dan jadi &#8220;tamu&#8221; di negeri sendiri.</p>
<p>Klub-klub Liga 1 tengah disibukkan persiapan diri untuk menatap kompetisi 2022-2023, salah satunya dengan mendatangkan pelatih baru.</p>
<p>Teranyar Persija Jakarta telah mengumumkan Thomas Doll akan menukangi tim untuk Liga 1 musim depan. Thomas Doll menjadi nama baru pelatih asing yang akan menukangi klub di Liga Indonesia.</p>
<p>Tak sedikit klub Liga 1 yang tidak merasa waswas untuk menjalin kerja sama dengan pelatih baru yang belum pernah merasakan atmosfer sepak bola Indonesia.</p>
<p>Belum lama ini PSM Makassar juga mengenalkan pelatih asal Portugal yang akan menukangi tim pada musim depan yakni Bernardo Tavares.</p>
<p>Mendatangkan pelatih asing ini memang bisa dibilang sebagai keputusan yang berani, kalau tak ingin dikatakan berjudi.</p>
<p>Soalnya, tak sedikit pelatih anyar yang gagal beradaptasi dengan sepak bola Indonesia, salah satunya Angelo Alessio dan masih banyak lainnya.</p>
<p>Angelo Alessio didepak oleh Persija Jakarta pada putaran kedua Liga 1 2021-2022 karena performa tim yang tak kunjung meningkat.</p>
<p>Manajemen Persija bahkan mengatakan bahwa filosofi sepak bola Angelo terlalu tinggi sehingga belum bisa diterjemahkan dengan baik oleh para pemain.</p>
<p>Meski telah memiliki pengalaman itu, tim berjulukan Macan Kemayoran itu masih belum kapok dan untuk musim depan tetap menunjuk pelatih asing baru.</p>
<p>Pada dasarnya memilih pelatih asing entah baru atau lama tak lepas dari prestasi dan pengalaman yang menjadi pertimbangan.</p>
<p>Seperti diketahui, sejak Djadjang Nurdjaman membawa Persib Bandung juara Liga 1 2014 hingga saat ini, belum ada pelatih lokal yang bisa mencapai prestasi yang sama.</p>
<p>Setelah masa itu, gelar juara Liga 1 selalu diraih oleh tim yang ditangani pelatih asing. Pada musim 2017, Simon McManemy membawa Bhayangkara FC menjadi juara Liga 1.</p>
<p>Kemudian Stefano Cugurra meraih hat-trick tiga gelar dengan dua klub berbeda. Masing-masing dengan Persija Jakarta (2018) dan Bali United (2019 serta 2021-2022).</p>
<p>Dengan fakta itu, tak heran apabila lebih banyak klub memutuskan untuk menggunakan jasa pelatih asing.</p>
<p>Beberapa klub bahkan masih mempercayakan timnya untuk diasuh oleh pelatih-pelatih asing di musim lalu.</p>
<p>Mereka adalah Bali United (Stefano Cugurra), Persib Bandung (Robert Alberts), Arema FC (Eduardo Almeida), Madura United (Fabio Araujo Lefundes), dan Persik Kediri (Javier Roca).</p>
<p>Beberapa tim lainnya telah mendatangkan pelatih baru dan dipastikan ada 11 klub Liga 1 yang akan tetap menggunakan pelatih asing.</p>
<p>Sebelas klub tersebut belum termasuk tiga tim yang belum mengumumkan pelatih baru mereka yakni PSIS Semarang, Bhayangkara FC, dan Tira Persikabo.</p>
<p>PSIS Semarang telah menyatakan akan menggunakan jasa pelatih asing untuk menatap Liga 1 2022-2023. Hanya, untuk saat ini masih belum diumumkan dan manajemen PSIS masih menjalin komunikasi.</p>
<p>Dengan begitu, kehadiran pelatih asing makin mendominasi wajah Liga 1 musim depan.</p>
<p>Pengaruh pelatih asing memang terlihat nyata pada Liga 1 2021/2022. Klub empat besar klasemen Liga 1 2021-2022 menggunakan jasa pelatih asing.</p>
<p>Hanya Persebaya Surabaya yang mampu finis di posisi kelima yang ditangani pelatih lokal yakni Aji Santoso.</p>
<p>Untuk musim depan sampai saat ini telah dipastikan hanya ada empat klub yang akan ditangani pelatih lokal.</p>
<p>PSS Sleman baru mendatangkan lagi Seto Nurdiyantoro. Klub promosi yakni RANS Cilegon FC akan dilatih Rahmad Darmawan dan Dewa United ditangani oleh pelatih lokal yakni Nilmaizar.</p>
<p><strong>Daftar Pelatih Asing di Liga 1 2022-2023:<br />
</strong>Arema FC: Eduardo Almeida (Portugal)<br />
Borneo FC: Milomir Seslija (Bosnia dan Herzegovina)<br />
Bali United: Stefano Cugura (Brasil)<br />
Barito Putera: Dejan Antonic (Serbia)<br />
Madura United: Fabio Lefundes (Brasil)<br />
Persib Bandung: Robert Alberts (Belanda)<br />
Persija Jakarta: Thomas Doll (Jerman)<br />
Persik Kediri: Javier Roca (Cile)<br />
PSM Makassar: Bernardo Tavares (Portugal)<br />
Persita Tangerang: Alfredo Vera (Argentina)<br />
Persis Solo: Jacksen F Tiago (Brasil)</p>
<p><strong>Daftar Pelatih Lokal:<br />
</strong>Persebaya Surabaya: Aji Santoso<br />
PSS Sleman: Seto Nurdiantoro<br />
Dewa United: Nilmaizar<br />
Rans Cilegon FC: Rahmad Darmawan</p>
<p><strong>Belum Perkenalkan Pelatih</strong><br />
PSIS Semarang<br />
Bhayangkara FC<br />
Tira Persikabo</p>
<p>Sumber: bolasport</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/liga-1-musim-2022-2023-bench-dikuasai-pelatih-asing-pelatih-lokal-mulai-jadi-tamu-di-negeri-sendiri/">Liga 1 Musim 2022/2023; Bench Dikuasai Pelatih Asing, Pelatih Lokal Mulai Jadi &#8220;Tamu&#8221; di Negeri Sendiri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Produk Lokal, Ryuji Utomo Gabung Ortuseight</title>
		<link>https://prokabar.com/dukung-produk-lokal-ryuji-utomo-gabung-ortuseight/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2020 12:05:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#lokal]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#ortuseight]]></category>
		<category><![CDATA[#ryuji utomo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=75966</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, prokabar &#8211; Beberapa tahun terakhir banyak brand lokal bermunculan dan semakin mendapat tempat. Salah satunya adalah Ortuseight, brand sports asli Indonesia yang berdiri...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dukung-produk-lokal-ryuji-utomo-gabung-ortuseight/">Dukung Produk Lokal, Ryuji Utomo Gabung Ortuseight</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, prokabar</strong> &#8211; Beberapa tahun terakhir banyak brand lokal bermunculan dan semakin mendapat tempat. Salah satunya adalah Ortuseight, brand sports asli Indonesia yang berdiri pada tahun 2018 di bawah naungan PT. Vita Nova Atletik ini cukup mencuri perhatian pencinta olahraga.</p>
<p>Meski baru menginjak usia 3 tahun secara kualitas produk Ortuseight mampu bersaingan dengan produk buatan luar negeri. Hal ini bisa dilihat dari produk Ortuseight yang sudah dipakai oleh beberapa atlet sepakbola nasional, sebut saja Fadil Sausu kapten Bali united atau kakak beradik dari persib Gian Zola Nugraha dan Bekcham Putra yang memakai sepatu Ortuseight sebagai senjata andalan mereka di lapangan.</p>
<p>Selain ketiga nama di atas, baru-baru ini Ryuji Utomo Bek Persija Jakarta resmi bergabung dengan<br />
#TeamOrtuseight. #TeamOrtuseight sendiri adalah sebutan untuk orang-orang yang memakai<br />
produk Ortuseight.</p>
<p>Dalam akun Instagramnya Ryuji menyebutkan bahwa kesamaan visi dan misi menjadi alasan utamanya bergabung dengan Ortuseight. Selain itu Ryuji juga mengatakan bahwa Saatnya lokal untuk bangkit dan bicara. &#8220;Selain itu secara kualitas produk lokal juga ga kalah sama produk luar, jadi kalau bukan kita yang dukung produk anak negeri siapa lagi yang dukung?”kata pemain yang mempunyai darah Jepang tersebut</p>
<p>Ryuji Utomo sendiri resmi diumumkan bergabung dengan Ortuseight pada pertengahan September 2020. Namun sebelum diumumkan resmi bergabung dengan Ortuseight , Ryuji sudah beberapa kali terlihat latihan dengan menggunakan Catalyst Legion.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-75968" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/10/utomo-199x300.jpg" alt="" width="412" height="621" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/10/utomo-199x300.jpg 199w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/10/utomo-681x1024.jpg 681w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/10/utomo-768x1155.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/10/utomo.jpg 851w" sizes="(max-width: 412px) 100vw, 412px" /></p>
<p>Catalyst Legion merupakan sepatu yang masuk dalam koleksi Ortuseight Spring 2019 dan diklaim oleh Ortuseight sebagai sepatu teringan. Untuk sepatu sepakbolanya Catalyst Legion memiliki berat 149 gram &amp; untuk edisi futsal memiliki berat 172 gram. Dengan berat yang tergolong ringan, Catalyst Legion sangat cocok dipakai oleh pemain untuk melakukan akselerasi dalam waktu cepat. Seperti mengejar lawan atau mengejar bola.</p>
<p>Selain ikut membantu produk lokal dengan bergabung bersama Ortuseight, Ryuji Utomo juga berharap prestasinya akan semakin meningkat. Sedangkan para pengikuti instagram Ryuji Utomo dan juga pengikut Instagram Ortuseight berharap dengan bergabungnya Ryuji Utomo dalam #TeamOrtuseight kedepannya akan ada sepatu Ortuseight khusus seri Ryuji Utomo x Ortuseight. Menurut Netizen hal ini pasti akan jadi gebrakan baru dan juga bentuk apresiasi untuk pemain lokal.</p>
<p>Mengenai banyaknya permintaan Seri khusus Ortuseight x Ryuji ini baik Ortuseight maupun Ryuji sendiri masih bungkam dan tidak memberi komentar. Namun menurut Yuda Amardika selaku Brand Manager Ortuseigh tidak menutup kemungkinan hal tersebut terwujud, mengingat Ryuji sendiri merupakan salah satu pemain yang cukup inspiratif dan juga berprestasi.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dukung-produk-lokal-ryuji-utomo-gabung-ortuseight/">Dukung Produk Lokal, Ryuji Utomo Gabung Ortuseight</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siap-siap, Menunggu Eduardo Almeida &#8220;Dikeroyok&#8221; Pelatih Lokal</title>
		<link>https://prokabar.com/siap-siap-menunggu-eduardo-almeida-dikeroyok-pelatih-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2020 13:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#eduardo Almeida]]></category>
		<category><![CDATA[#lokal]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#Pelatih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=73616</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis: Rizal Marajo &#8220;Kita serius dengan target lolos ke Liga 1. Kalau kita tak serius, kita tak akan mengontrak kembali Coach Eduardo Almeida untuk...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/siap-siap-menunggu-eduardo-almeida-dikeroyok-pelatih-lokal/">Siap-siap, Menunggu Eduardo Almeida &#8220;Dikeroyok&#8221; Pelatih Lokal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis: <em><strong>Rizal Marajo</strong></em></p>
<p><em>&#8220;Kita serius dengan target lolos ke Liga 1. Kalau kita tak serius, kita tak akan mengontrak kembali Coach Eduardo Almeida untuk jadi pelatih. Dia pelatih yang bagus, bahkan bisa disebut salah satu pelatih termahal di Liga 2&#8221; <strong>(Effendy Syahputra, Manejer Semen Padang FC)</strong></em></p>
<p>**********</p>
<p>Semen Padang FC menunjuk kembali Eduardo Almeida sebagai pelatih mengharungi Liga 2 2020. Walau tak mampu menyelamatkan &#8220;kabau Sirah&#8221; dari degradasi Liga 1 2019, tapi juru taktik asal Portugal di anggap masih layak menukangi tim di Liga 2, yang dibebani target lolos ke Liga 1 2021.</p>
<p>Setengah musim di Liga 1, capaian pria 43 tahun itu tidak terlalu buruk, jika melihat akumulasi angka dan progres permainan tim selama putaran kedua Liga 1. Tapi juga tak bisa dibilang bagus, karena timnya tetap terdegradasi.</p>
<p>Liga 2 2020 akan menjadi pembuktian sesungguhnya bagi pelatih yang memulai kariernya melatih tahun 2001 dengan menjadi asisten pelatih Benfica U-16 selama tiga tahun. Selanjutnya, Almeida menjajal peruntungannya dengan melatih Uniao Almeirim U-19, lalu kembali asisten pelatih di Atletico do Cacem dan South China.</p>
<p>Dengan curicculum vitae yang cukup padat Almeida cukup kompeten sesungguhnya. Dia telah melatih tim senior Atletico do Cacem, African Lyon. Sejak 2012, Almeida melatih tim senior A.S.C, T-Team, Kozarminsleny, African Lyon, Lanexang United, Pinhalnovense, dan Angrense. Dia juga bertualang di Asia Tenggara bersama Melaka United dan Ubon United.</p>
<p>Kini dengan atmosfir Liga 2 yang berbeda dari Liga 1, Almeida dituntut bisa membawa Semen Padang kembali ke Liga 1. Dengan pemain pilihannya sendiri dan kompetisi dimulai dari nol, Almeida jelas tak punya argumen sebenarnya.</p>
<p>Yang ditunggu sekarang adalah bagaimana racikan tactical dan strategi menghadapi para pesaing di Grup D. Sebagai satu-satunya pelatih asing, dia harus bersaing beradu pintar di bench dengan lima pelatih lainnya, yang semuanya adalah pelatih lokal.</p>
<p>Menarik dilihat dan ditelusuri lima pelatih yang akan menjadi lawan Almeida di Grup D. Dan bolabeten mencoba menyigi pelatih PSMS Medan, Sriwijaya FC, Sulut United FC, Persekat tegal, dan Persijap Jepara.</p>
<p><strong>1. Philep Hansen (PSMS Medan)</strong><br />
Track record pelatih asal Riau ini memang belum begitu terdengar di level elit sepakbola Indonesia, walau sudah menyandang lisensi A AFC. Belum ada catatan prestasi mengesankan yang ditorehkan Philep di kompetisi nasional.</p>
<p>Memang agak mengherankan, jika tim ambisius seperti PSMS memutuskan mengontrak pelatih kurang terkenal dan belum teruji seperti dirinya. Pasti ada kelebihan yang dilihat manajemen PSMS pada diri Philep, sehingga memilihnya jadi pelatih, menyisihkan belasan pelatih lain yang rata-rata sudah punya nama.</p>
<p>&#8220;Kami sudah cek latar belakangnya dan dia sangat ambisius dan siap dengan target. Jika tidak dapat target di putaran pertama siap dievaluasi. Target kami jelas ke Liga 1. Dalam kontrak juga ada klausul untuk evaluasi. Pelatih jangan takut diberi kewenangan memilih pemain,&#8221;ungkap manejer PSMS Mulyadi Simatupang.</p>
<p>Patut ditunggu kemampuan Philep yang akan menakhodai &#8220;kapal mewah&#8221; PSMS yang sarat pemain-pemain berkelas Liga 1. Penganggum Juergen Kloop ini mengaku lebih mengutamakan fighting spirit dan motivasi.</p>
<p>“Ada syarat khusus, salah satunya kemauan untuk mengenakan jersey hijau. Membawa PSMS ke Liga 1.<br />
Kemauan para pemain yang saya tanya. Dan itu cara melatih saya, yang utama adalah motivasi, kita kasih<br />
wejangan yang bikin pemain semangat. Itu trik saya,” ucapnya. Cukupkah hanya dengan itu?</p>
<p><strong>2. Budiardjo Thalib (Sriwijaya FC)</strong><br />
Sriwijaya FC menaruh harapan besar kepada Budiardjo Thalib. Setelah sukses membawa Persik Kediri promosi ke Liga 1, harapan sama disandarkan Sriwijaya kepada Budiardjo. Manajemen tim percaya sepak terjang Budiardjo bersama Persik Kediri diharapkan bisa menular ke Sriwijaya FC.</p>
<p>Karir pria yang pernah menjadi asisten pelatih PSM Makassar ini, telah kenyang melanglang buana di berbagai klub sepak bola sebagai pemain, seperti PSIS Semarang di tahun 1992. Selain itu, Budiardjo Thalib juga sudah berkarir sebagai pelatih sejak tahun 2007 silam.</p>
<p>Diakui Budiardjo Thalib, dia datang ke Palembang punya tugas besar meloloskan Laskar Wong Kito ke Liga 1. Baginya itu bukan tugas yang mudah, karena itu itu dia meminta dukungan penuh dari pihak Sriwijaya FC, terutama para suporter dan masyarakat Sumsel.</p>
<p>Pelatih namanya melejit sejak membawa Persik promosi, setidaknya membutikan kapasitas dirinya sebagai pelatih yang layak diperhitungkan. Karena itu, dia tak terlalu gentar jika di Grup D akan bertemu dengan klub-klub kuat, khususnya dua tim sumatra lainnya, seperti Semen Padang Fc dan PSMS Medan.</p>
<p>Salah satu kelebihan Budiardjo adalah, dia lebih suka skuadnya dengan pemain muda yang dinilainya lebih punya motivasi dan tenaga. Hal itu dibutikannya di Persik, dengan pemain medioker dia mampu mengantarkan timnya ke LIga 1.</p>
<p><strong>3. Ricky Nelson (Sulut United FC)</strong><br />
Jangan remehkan pelatih yang satu ini, karena mantan pelatih Borneo FC dikenal sangat tegas dan punya kepercayaan diri yang sangat tinggi. Dia juga dikenal seorang motivator ulung. Tak heran, Ricky salah satu pelatih yang karakternya paling meledak-ledak di Indonesia. Dia mirip Iwan Setiawan, yang selalu percaya diri dan tak pernah takut menghadapi lawan manapun.</p>
<p>Prestasi terbaik Ricky Nelson saat membawa Borneo FC ke final Piala Presiden 2017. Setelah menyingkirnkan Persib Bandung di semifinal, Borneo takluk dari Arema Fc di partai puncak. Alasan itulah Sulut United menunjuknya jadi pelatih menggantikan Herry Kiswanto untuk Liga 2 2020.</p>
<p>Namun mungkin banyak orang tidak mengetahui tentang Ricky Nelson pelatih yang sebelumnya lebih dikenal sebagai agen pemain asing dan pegiat sepakbola usia dini. Namun dia diakui sebagai pelatih yang dianggap jeli dalam mengatur taktik dan strategi di lapangan.</p>
<p>Salah satu yang menonjol dari penampilan Ricky Nelson adalah selalu memakai jas ketika mendampingi<br />
timnya bertanding. Kebiasaan itu selalu dilakukannya sejak masih menangani tim Divisi Utama Villa<br />
2000, bahkan di klub junior sebelumnya. Tanpa mempedulikan cuaca panas terik, Ricky Nelson tetap<br />
memakai jas. Hal itu dilakukannya karena ingin menghargai profesi sebagai pelatih. menarik ditunggi makan tangan pelatih enerjik yang satu ini.</p>
<p><strong>4. Nazal Mustofa (Persekat tegal)</strong><br />
Nazal Mustofa mungkin layak disebut pelatih yang gemar gonta-ganti klub. selain itu, namanya juga belum familiar di kalangan pecinta sepakbola Indonesia. Dia dianggap pelatih yang memiliki potensi dan hanya menunggu waktu untuk menukangi klub-klub besar.</p>
<p>Nazal pernah melatih klub Kepri 757 Jaya dan Persik Kediri di Liga 2. Artinya, atmosfir Liga 2 bukan sesuati yang asing bagi pelatih yang dikenal religius ini. Dengan pengalaman Nazal, Persekat berharap bisa meraih hasil memuaskan di Liga 2 2020.</p>
<p>Persekat mamang tak punya ambisi besar lolos ke Liga 1. Tim Pantura ini cukup tahu diri, dan awalnya hanya menargetkan bertahan di Liga 2. Tapi dengan dihapuskan degradasi di Liga 2, Persekat akan tampil lebih lepas.</p>
<p>Nazal juga sudah bertekad, walaupun lawannya di Grup D nanti bukan tim sembarangan, tapi dia tak mau timnya hanya jadi pelengkap, apalagi jadi lumbung gol. Dengan skuat gabungan senior dan pemain muda, Nazal menyatakan siap beradu strategi dengan pelatih-pelatih lain di Grup D.</p>
<p>Malah dia merespons hasil undian grup tersebut dengan gembira dan mensyukuri hasil undian grup. Meski Persekat dianggap tim underdog, ia tetap yakin bisa menghadapi tim-tim yang tergabung di Grup D. &#8220;Kami optimistis. Kami juga melakukan persiapan. KKami di grup ini memang dianggap tim underdog, ini bisa jadi motivasi anak-anak,&#8221;tegas pria asli Tegal itu.</p>
<p><strong>5. Widyantoro (Persijap Jepara)</strong><br />
Ketika Pelatih Kepala Persijap Jepara Sahala Saragih mundur, Persijap sigap mencari penggantinya. Pilihan jatuh pada salah satu legenda sepakbola Jawa Tengah, Widyantoro. Eks Asisten Pada PSIS Semarang itu dipercaya Persijap Jepara untuk mengarungi Liga 2 2020.</p>
<p>Pelatih berlisensi A AFC yang pernah menjadi caretaker pelatih kepala PSIS Semarang musim 2019 menggantikan Jafri Sastra, adalah pelatih kaya pengalaman. Dia juga pernah menangani tim-tim<br />
lainnya, seperti PPSM Magelang, PSS Sleman, serta Persis Solo. semasa jadi pemain ia juga pernah sebagai pemain paling lama di klub BPD Jateng, juga pernah memperkuat Timnas Indonesia.</p>
<p>Widyantoro mengaku senang timnya berada di Grup D Liga 2 2020. Walau bertarung dengan tim-tim kuat Sumatra, tapi dia sangat termotivasi membawa tim asuhannya menggapai hasil maksimal. Dia juga tak gentar, walau skuadnya banyak dihuni pemain-pemain muda.</p>
<p>Hanya saja dia sedikit menyayangkan Liga 2 yang diputuskan tanpa degradasi, karena hal itu sedikit banyak bisa mengurangi motivasi tim bermain. “Kalau tidak ada degradasi saya pikir nanti gregetnya kurang, nanti pertandingannya kurang seru.”ujar pria yang ramah dan low profile ini.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/siap-siap-menunggu-eduardo-almeida-dikeroyok-pelatih-lokal/">Siap-siap, Menunggu Eduardo Almeida &#8220;Dikeroyok&#8221; Pelatih Lokal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 26/89 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.012 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 03:21:20 by W3 Total Cache
-->