<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#lkaamsumbar Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/lkaamsumbar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/lkaamsumbar/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Aug 2026 09:44:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#lkaamsumbar Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/lkaamsumbar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>LKAAM dan Polda Sumbar Perkuat Sinergi Cegah Narkoba, LGBT, Tawuran hingga Balap Liar</title>
		<link>https://prokabar.com/lkaam-dan-polda-sumbar-perkuat-sinergi-cegah-narkoba-lgbt-tawuran-hingga-balap-liar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 09:44:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#lkaamsumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136225</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatra Barat memperkuat sinergi strategis bersama jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar. Kolaborasi ini difokuskan pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lkaam-dan-polda-sumbar-perkuat-sinergi-cegah-narkoba-lgbt-tawuran-hingga-balap-liar/">LKAAM dan Polda Sumbar Perkuat Sinergi Cegah Narkoba, LGBT, Tawuran hingga Balap Liar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatra Barat memperkuat sinergi strategis bersama jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar. Kolaborasi ini difokuskan pada upaya pencegahan dan pemusnahan berbagai penyakit masyarakat (pekat) yang kian mengancam generasi muda di Minangkabau.</p>
<p>Langkah nyata tersebut ditandai dengan kunjungan silaturahmi Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Sumbar yang baru, Kombes Pol Riki Kurniawan, ke markas LKAAM Sumbar. Pertemuan ini menjadi momentum awal penyatuan visi antara jajaran kepolisian dan para tokoh adat dalam menjaga ketertiban umum.</p>
<p>Ketua LKAAM Sumbar, Dr. Fauzi Bahar, menegaskan bahwa pertemuan ini berfokus pada penyelarasan program aksi nyata di lapangan. Fokus utama pencegahan menyasar empat isu krusial: penyalahgunaan narkotika, aksi balap liar, tawuran antarremaja, hingga maraknya pergerakan LGBT di wilayah Sumatra Barat.</p>
<p>Fauzi Bahar menyoroti ancaman nyata narkoba yang kian mengkhawatirkan karena mayoritas korbannya adalah anak kemenakan (generasi muda Minangkabau). Ia mengapresiasi ketegasan jajaran kepolisian yang telah beberapa kali melakukan pemusnahan barang bukti hasil tangkapan dalam jumlah besar.</p>
<p>Menurut mantan Wali Kota Padang tersebut, penyelamatan generasi muda tidak bisa ditawar lagi. Jika barang haram dan perilaku menyimpang tersebut dibiarkan meluas tanpa pencegahan masif, maka dampak kerusakan sosial bagi masa depan Sumatra Barat akan sangat masif dan memprihatinkan.</p>
<p>Dari sisi kepolisian, Dirintelkam Polda Sumbar Kombes Pol Riki Kurniawan menyampaikan bahwa Direktorat Intelijen Keamanan mengambil peran kunci pada tataran tindakan preventif. Pendekatan pencegahan dini dipandang sebagai langkah paling efektif sebelum tindak kejahatan terjadi.</p>
<p>Polda Sumbar menilai peran lembaga adat seperti LKAAM dan Bundo Kanduang sangat vital karena memiliki legitimasi sosial serta kepercayan tinggi di mata masyarakat Minangkabau. Melalui pengaruh ketokohan adat, pesan-pesan edukasi moral dan hukum dipercayai akan lebih mudah diterima oleh seluruh lapisan warga.</p>
<p>Sinergi ini dirancang melalui diskusi berkala dan evaluasi berkelanjutan untuk merumuskan metode edukasi publik yang paling tepat. Pendekatan persuasif berbasis kearifan lokal diharapkan dapat menjangkau para remaja hingga ke tingkat nagari dan korong.</p>
<p>Melalui kemitraan erat dengan para niniak mamak dan bundo kanduang, Polda Sumbar optimistis masyarakat akan lebih terbuka dalam mendengar serta mematuhi imbauan kamtibmas. Langkah preventif ini diharapkan memagari *anak kemenakan*, saudara, dan keluarga dari jeratan aktivitas negatif.</p>
<p>Kolaborasi berkelanjutan antara Polda Sumbar dan LKAAM ini diharapkan menjadi benteng pertahanan sosial yang kokoh. Gerakan bersama ini menjadi komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan Sumatra Barat yang aman, kondusif, dan bebas dari ancaman pekat. <strong>(mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lkaam-dan-polda-sumbar-perkuat-sinergi-cegah-narkoba-lgbt-tawuran-hingga-balap-liar/">LKAAM dan Polda Sumbar Perkuat Sinergi Cegah Narkoba, LGBT, Tawuran hingga Balap Liar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Protes Ditawari Gelar &#8216;Datuak&#8217;, Dajamari Chaniago Dinilai Permalukan Minangkabau</title>
		<link>https://prokabar.com/protes-ditawari-gelar-datuak-dajamari-chaniago-dinilai-permalukan-minangkabau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 06:18:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#lkaamsumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=132728</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (MenkoPolkam RI),Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/protes-ditawari-gelar-datuak-dajamari-chaniago-dinilai-permalukan-minangkabau/">Protes Ditawari Gelar &#8216;Datuak&#8217;, Dajamari Chaniago Dinilai Permalukan Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (MenkoPolkam RI),Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (MenkoPolkam RI), dalam sebuah tayangan video yang viral baru-baru ini di media sosial (Medsos), tampak meradang dan mengaku sangat marah ditawari gelar ‘datuak’ atau datuk dari salah-seorang ketua adat Sumatera Barat (Sumbar), yang datang kepadanya.</p>
<p>Pernyataan tersebut tanpa ia sadari sudah mempermalukan Ranah Minang, ibarat pepatah mengatakan &#8220;bak mancabiak baju di dado&#8221; yang artinya &#8220;mempermalukan diri sendiri&#8221;</p>
<p>Dia mengatakan, orang Minang? (sambil menunjuk-nunjuk kepada siswa yang tampaknya sedang melakukan Dik Sespimti Polri), satu-dua ada lagi? Ya, coba berdiri-berdiri, ya. Oke, terima kasih.</p>
<p>Lebih lanjut ia katakan, mengapa saya secara khusus mengatakan berdiri orang Minang, karena berhadapan langsung dengan saya.</p>
<p>Ceritanya begini, begitu saya jadi MenkoPolkam, datanglah yang namanya ketua adat dari Sumatera Barat, datang ke kantor saya,” ungkap Djamari Chaniago dalam video itu, yang mana dibawah videonya ada tulisan YouTube/Sespim Lemdiklat Polri Yang Viral saat ini.</p>
<p>“Menawarkan kepada saya (ketua adat tadi), untuk dijadikan datuk. Tidak ada angin, tidak ada hujan. Tahu-tahu datang seperti itu. Sebelum-sebelumnya mereka tak kenal saya, celakanya itu.</p>
<p>Begitu jadi Menko Polkam, oh saya jadi orang Minang, baru sekarang toh saya bilang.</p>
<p>Saya orang Minang dari dulu, saya pasang nama Chaniago, sejak taruna saya pasang.</p>
<p>Kenapa baru sekarang orang Minang kenal saya,” imbuhnya.</p>
<p>“Saya sindir seperti itu, agak sedikit, ya merahlah.</p>
<p>Tapi yang lebih merah lagi mukanya adalah pada saat saya ditawari dilantik menjadi datuk di Minang.</p>
<p>Disitulah saya tersentak. Loch, betapa berharganya seorang datuk itu saya bilang.</p>
<p>Oh ya pak, datuk ini begini-begini, macam-macam (menirukan penjelasan ketua adat tadi).</p>
<p>Sampai saya tanyakan, apa untungnya buat saya dan apa untungnya untuk orang Minang, kalau saya jadi datuk.</p>
<p>Ngak bisa jawab dia (ketua adat tadi),” bebernya.</p>
<p>“Kemudian saya katakan, anda tahu tidak, bahwa anda pernah salah, pernah salah besar dalam memilih seorang datuk.</p>
<p>Yang katanya itu adalah kebanggaan suku, kebanggan adat di Minangkabau.</p>
<p>Kenapa salah, kan lantik seorang jenderal datuk dan dia adalah biang keroknya narkoba.</p>
<p>Jadi kamu akan persamakan saya dengan narkoba itu, diam dia (maksudnya ketua adat tadi lagi). Justru saya tanya sama anda, gimana ceritanya anda bisa melantik seseorang, tanpa anda tahu latar belakangnya, dia dilantik menjadi datuk, datuk adalah jabatan kehormatan adat di Minangkabau.</p>
<p>Bukankah anda sendiri (kepada ketua ada tadi lagi pertanyaannya) yang menghancurkan itu,” pungkas Djamari Chaniago, dalam video itu.</p>
<p><strong>Djamari Tidak Tahu</strong></p>
<p>Ketidak tahuan Djamari Chaniago terhadap tawaran tersebut yang sebenarnya telah mempermalukan diri sendiri dan Ranah Minang, kenapa demikian?</p>
<p>Dalam pidato yang dia sebut seorang Jenderal penerima gelar Datuk seorang bos narkoba, itu sindiran terhadap mantan Kapolda Sumbar Tedi Minahasa, dimana sampai saat ini tidak ada gelar satuan disandangnya.</p>
<p>Tedi Minahasa hanya menerima gelar sangsoko atau gelar pernghirnatan yang diberikan melalui satu kaum di sebuah daerah, karena dinilai sudah berjasa terhadap daerah ini, diantaranya melakukan gerakan restoratip justice, penanganan korban coklat, serta berlaku baik dan menolong masyarakat kelas bawah dalam hal perekonomian.</p>
<p>Berdasarkan itu, LKAM menanyakan pada yang bersangkutan, apakah bersedia menerima gelar sangsoko, atau penghormatan karena masyarakat menilai Tedi sudah berjasa, dan dia bersedia.</p>
<p>Atas kesediaan tersebut, LKAM memfasilitasi untuk menanyakan pada kaum di sebuah Nagari, apakah berkenan dan siap memberikan gelar kehormatan, hal tersebut disetujui, maka gelar sangsoko atau gelar kehormatan diberikan.</p>
<p>Yang tidak diketahui Djamari adalah perbedaan gelar SAKO dan gelar Sangsako atau Sangsoko, dimana Sako hanya diberikan pada kaum tersebut berdasarkan garis yang ada, sedangkan Sangsoko bisa diberikan pada siapa saja, tapi syaratnya beragama Islan atau muslim.</p>
<p>Dajamari pada saat didatangi ketua adat dimaksud, bukan ditawari untuk menerima gelar sako atau Datuak, tapi gelar Sangsako yakni gelar kehormatan diluar datuak.</p>
<p>Kalaupun setelah Tedi diberi gelar Sangsako melakukan pelanggaran, tentunya itu diluar kendali pemberi gelar, karena dilihat selama ia bertugas di Sumatera Barat tidak ada gelagat buruk, baik secara pribadi maupun kedinasan</p>
<p><strong>Pernyataan Ketua LKAM</strong></p>
<p>Awak media kemudian melakukan konfirmasi kepada Prof. DR. Fauzi Bahar, selaku Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, terkait pernyataan Djamari Chaniago tersebut.</p>
<p>Dan, iapun tidak memberikan statemen langsung, namun hanya memberikan sebuah kiasan yang sangat menohok.</p>
<p>“Orang Minang selalu mahandokkan kuku (Indonesia: menyembunyikan kuku/ atau maksudnya lebih suka menyembunyikan kehebatannya).</p>
<p>Orang sombong tidak ada dalam ajaran orang Minang,” ungkap Fauzi Bahar, kepada awak media, Selasa (10/3/2026) malam, melalui pesan WhatsAppnya.</p>
<p>“Iblis dikeluarkan dari syorga, karena sombongnya.</p>
<p>Sombong itu pakaian Allah. Tidak masuk syorga orang sombong,” tukuknya, sambil tidak setuju, dengan sikap Djamari Chaniago yang mengumbar pembicaraan itu ditengah publik.(***)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/protes-ditawari-gelar-datuak-dajamari-chaniago-dinilai-permalukan-minangkabau/">Protes Ditawari Gelar &#8216;Datuak&#8217;, Dajamari Chaniago Dinilai Permalukan Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sinergi Pemerintah, Aparat, dan Masyarakat Diperlukan untuk Menanggulangi LGBT di Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/sinergi-pemerintah-aparat-dan-masyarakat-diperlukan-untuk-menanggulangi-lgbt-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 10:52:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bundokanduang]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[#lkaamsumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=118015</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Ninik Mamak dan Bundo Kanduang, pemangku adat Minangkabau, mengecam lambatnya penanganan penyakit Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Sumatera Barat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sinergi-pemerintah-aparat-dan-masyarakat-diperlukan-untuk-menanggulangi-lgbt-di-sumbar/">Sinergi Pemerintah, Aparat, dan Masyarakat Diperlukan untuk Menanggulangi LGBT di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, <a href="http://Prokabar.com">Prokabar</a> –</strong> Ninik Mamak dan Bundo Kanduang, pemangku adat Minangkabau, mengecam lambatnya penanganan penyakit Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Sumatera Barat (Sumbar).</p>
<p>Ketua Harian Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Amril Amir, menilai pemerintah dan aparat terkesan lamban dalam menangani penyakit ini.</p>
<p>LKAAM telah berulang kali menyuarakan dan mengadukan persoalan ini ke Polda Sumbar, namun belum ada tindakan signifikan.</p>
<p>&#8220;Kami menilai pemerintah daerah lamban. Kami dari niniak mamak hanya bisa bersuara, kekuasaan itu dalam membuat aturan itu ada di tangan pemerintah,&#8221; kata Amril lewat keterangan tertulis, Rabu (7/2).</p>
<p>Amril mengungkapkan, perilaku LGBT sudah merebak hampir di seluruh sektor, termasuk pemerintahan, pendidikan, dan aparat seperti TNI dan Polri.</p>
<p>Ia menegaskan, LGBT harus ditangani seperti narkoba, dengan memutus mata rantainya.</p>
<p>&#8220;Harus ada aturan yang mengikat untuk memutus mata rantai, setidaknya memperkecil penyebarannya. Janganlah para pimpinan ini tutup mata, sebab perilaku ini sudah merebak kemana mana,&#8221; ujar Amril.</p>
<p>LKAAM akan menyampaikan permasalahan ini kepada Kapolda Sumbar sebagai mitra. Amril menegaskan, jika ada personel yang terlibat, harus ditindak tegas.</p>
<p>&#8220;Kita sebagai ninik mamak hanya bisa berkoar koar saja. Di setiap pertemuan, kami selalu menyampaikan kepada perangkat nagari terkait bahaya LGBT dan narkoba. Anehnya lagi, setiap kami melaporkan adanya gejala LGBT ke polisi, tidak ditanggapi,&#8221; kata Amril.</p>
<p>Senada dengan Amril, Ketua Bundo Kanduang, Puti Reno Raudha Thaib, meminta para pemangku kebijakan untuk serius memutus mata rantai LGBT di Ranah Minang.</p>
<p>&#8220;Perilaku ini memalukan. Harus ditanggulangi,&#8221; kata Puti Reno.</p>
<p>Puti Reno memaparkan beberapa langkah untuk menanggulangi LGBT seperti pencegahan, karena perilaku LGBT tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi melalui proses panjang. Perlu upaya pencegahan agar tidak semakin meluas.</p>
<p>Lalu juga dengan langkah Pemulihan. Bagi oknum yang sudah terpapar LGBT, perlu dilakukan pemulihan agar mereka kembali ke kodratnya.</p>
<p>&#8220;Terapi dan rehabilitasi diperlukan untuk membantu pemulihan oknum LGBT,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Langkah selanjutnya adalah Pengawasan. Penyebaran paham LGBT harus diawasi ketat. Pemerintah perlu melakukan sidak ke tempat-tempat berkumpulnya kelompok LGBT.</p>
<p>Puti Reno meminta seluruh pimpinan di Ranah Minang, baik dari pemerintahan hingga aparat, agar serius menangani isu ini. Jangan ditutupi, apabila benar adanya mari dicarikan solusinya.</p>
<p>Puti Reno juga mengingatkan tentang indikator karakter janggal dalam budaya Minangkabau, yang dikenal sebagai &#8220;sumbang duo baleh&#8221;. Hal ini perlu diperhatikan oleh orang tua dalam mendidik anak-anak mereka. (<strong>*/rel</strong>)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sinergi-pemerintah-aparat-dan-masyarakat-diperlukan-untuk-menanggulangi-lgbt-di-sumbar/">Sinergi Pemerintah, Aparat, dan Masyarakat Diperlukan untuk Menanggulangi LGBT di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LKAAM Sumbar dan Direktorat Bimas Polda Sumbar Sepakat Perkuat Restorative Justice</title>
		<link>https://prokabar.com/lkaam-sumbar-dan-direktorat-bimas-polda-sumbar-sepakat-perkuat-restorative-justice/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 08:12:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#lkaamsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=117673</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; LKAAM Sumatera Barat dan Direktorat Bimas Polda Sumatera Barat sepakat bahu membahu bersama ninik mamak dan tokoh masyarakat untuk menjaga Kamtibmas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lkaam-sumbar-dan-direktorat-bimas-polda-sumbar-sepakat-perkuat-restorative-justice/">LKAAM Sumbar dan Direktorat Bimas Polda Sumbar Sepakat Perkuat Restorative Justice</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<header class="cm-entry-header">
<p class="cm-entry-title" style="text-align: left;">Padang, Prokabar &#8211; LKAAM Sumatera Barat dan Direktorat Bimas Polda Sumatera Barat sepakat bahu membahu bersama ninik mamak dan tokoh masyarakat untuk menjaga Kamtibmas di wilayah Sumatera Barat, mencegah perilaku negatif dan merusak tatanan kehidupan sosial di masyarakat.</p>
</header>
<div class="cm-entry-summary">
<p>Hal ini diungkapkan Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si Datuak Nan Sati dihadapan Direktur Bimas Polda Sumbar Kombes (Pol) Teddy Rayendra di Kantor LKAAM Sumbar, Selasa (23/1/2024).</p>
<p>Fauzi Bahar Datuak Nan Sati yang didampingi Pengurus LKAAM ini menyebutkan, LKAAM dan Bimas Polda ibarat aur dengan tebing, saling berkaitan, saling berhubungan dan saling bergantungan dalam menjaga lingkungan masing masing.</p>
<p>Mantan Walikota Padang dua periode ini juga mengapresiasi Restorative Justice yang digagas oleh Kapolri, hal ini memberikan kewenangan dan peran kepada ninik mamak dalam mengurus anak kemenakannya, terutama jika terjadi masalah-masalah hukum.</p>
<p>Sementara itu Direktur Bimas Polda Sumatera Barat Kombes (Pol) Teddy Rayendra mengapresiasi Pengurus LKAAM Sumbar yang telah bersilaturahmi dan berkomitmen bersama-sama menjaga Kamtibmas.</p>
<p>Kombes Pol Teddy Rayendra juga akan lebih meningkatkan peran Babin Kamtibmas di tingkat nagari, desa dan kelurahan untuk lebih mengedepankan penyelesaian permasalahan dengan cara kekeluargaan bukan dengan penyelesaian secara hukum positif.</p>
<p>Mantan Irbid Itwasda Polda Banten ini juga menambahkan, dirinya berharap dilibatkan oleh LKAAM Sumbar untuk setiap kegiatan hingga ketingkat terendah ikut membantu menyelesaikan setiap permasalahan sosial yang ada di tingkat terendah di semua wilayah Sumatera Barat.</p>
<p>Hadir dalam silaturahmi ini Ketua Harian LKAAM Sumbar Dr. Amril Amir, M.Pd Datuak Lelo Basa, Misral, SH Datuak Batuah, Dr. Zulkarnaini Datuak Muncak Rajo, Buya M. Natsir Sampono Batuah, Zulbaili Datuak Tianso, Johardi Datuak Putiah, Arfa Kasni Datuak Tumangguang, Hariri Gani Sutan Alamsyah dan beberapa orang ninik mamak lainnya. (rls)</p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lkaam-sumbar-dan-direktorat-bimas-polda-sumbar-sepakat-perkuat-restorative-justice/">LKAAM Sumbar dan Direktorat Bimas Polda Sumbar Sepakat Perkuat Restorative Justice</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LKAAM Sumbar Kirim 1,2 Ton Randang Untuk Korban Gempa Cianjur</title>
		<link>https://prokabar.com/lkaam-sumbar-kirim-12-ton-randang-untuk-korban-gempa-cianjur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2022 12:18:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gempacianjur]]></category>
		<category><![CDATA[#lkaamsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#randang]]></category>
		<category><![CDATA[#vky]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=109447</guid>

					<description><![CDATA[<p>PADANG &#8211; Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) mengirimkan 1,245 ton randang dari ranah Minang untuk masyarakat yang terpapar gempa bumi di Cianjur, Jawa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lkaam-sumbar-kirim-12-ton-randang-untuk-korban-gempa-cianjur/">LKAAM Sumbar Kirim 1,2 Ton Randang Untuk Korban Gempa Cianjur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PADANG</strong> &#8211; Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) mengirimkan 1,245 ton randang dari ranah Minang untuk masyarakat yang terpapar gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, Rabu (30/11).</p>
<p>Randang-randang tersebut akan dikirim dengan memakai pesawat Hercules milik TNI AU.</p>
<p>Hal ini diungkapkan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Fauzi Bahar Datuak Nan Sati saat melepas pemberangkatan randang tersebut di Kantor LKAAM di Komplek Mesjid Raya Sumbar.</p>
<p>&#8220;Hari ini kita mengirimkan randang 1,245 ton dari 10 ton rencana yang akan dikirimkan untuk masyarakat korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Fauzi Bahar menambahkan, diberangkatkannya randang tahap pertama dari Pangkalan Udara Sutan Sjahril, Tabing, Padang dengan pesawat hercules akan di jemput langsung perantau dan relawan dari Ranah Minang di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.</p>
<p>&#8220;Hari ini juga, para perantau Minang akan menjemput randang tahap pertama ini, dan akan didistribusikan esok ke korban bencana alam gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pemilihan randang untuk korban bencana alam gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat menurut Fauzi Bahar karena randang yang dikirim dikemas dengan higienis dan siap saji.</p>
<p>&#8220;Randang yang kita kirim ini siap saji. Bisa dipanaskan, dan bisa dimakan langsung oleh pengungsi. Satu kemasan ukuran 2,5 ons yang bisa dimakan langsung oleh satu keluarga,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Fauzi Bahar menjelaskan juga, randang yang dibuat untuk korban bencana alam gempa di Cianjur, dibuat langsung oleh pelaku UMKM yang ada di Sumbar.</p>
<p>&#8220;Jadi, dalam proses pembuatan randang ini, kita melibatkan UMKM yang ada di Sumbar. Jadi, ekonomi UMKM kita bergerak. Insyallah akan kita pesan lagi 2 ton untuk di berangkatkan minggu depan,&#8221; tutup mantan Walikota Padang ini. <strong>(vky)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lkaam-sumbar-kirim-12-ton-randang-untuk-korban-gempa-cianjur/">LKAAM Sumbar Kirim 1,2 Ton Randang Untuk Korban Gempa Cianjur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rekat Tali Silaturahmi, Kesultanan Jambi Kunjungi LKAAM Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/rekat-tali-silaturahmi-kesultanan-jambi-kunjungi-lkaam-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2022 14:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#lkaamsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#vky]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=101482</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sejarah tidak bisa dilupakan atau dihilangkan begitu saja, perlu diingatkan secara terus menerus agar sejarah tidak hilang ditelan zaman, Begitu juga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rekat-tali-silaturahmi-kesultanan-jambi-kunjungi-lkaam-sumbar/">Rekat Tali Silaturahmi, Kesultanan Jambi Kunjungi LKAAM Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Sejarah tidak bisa dilupakan atau dihilangkan begitu saja, perlu diingatkan secara terus menerus agar sejarah tidak hilang ditelan zaman,</p>
<p>Begitu juga dengan kekerabatan antara Jambi dengan Sumatera Barat, jauh sebelum negeri ini merdeka, hubungan dua negeri ini telah tumbuh sejak dulunya.</p>
<p>Hal inilah yang menjadi alasan Kesultanan Jambi untuk bersilaturahmi ke lembaga kerapatan adat alam Minangkabau, Kamis (10/3).</p>
<p>Yusdi Asra, kKetua Pusat Kajian Lembaga Jambi menyebutkan alasan lain bagi Kesultanan Jambi berkunjung ke Sumatera Barat adalah untuk memperkenalkan dan memaparkan zuriat dari Sultan Fuad Rahman selaku pewaris Kesultanan Jambi.</p>
<p>Dengan hubungan Jambi dan Sumatera Barat dalam sejarahnya sangat berkaitan erat, maka Sultan Jambi berupaya untuk menjalin kembali hubungan historis yang pernah ada.</p>
<p>Sultan Fuad Rahman selaku pewaris Kesultanan Jambi menyebutkan, kehadiran ke Sumatera Barat seperti pulang ke kampung sendiri, karena sama-sama berada dalam satu suku Melayu, Sultan Fuad Rahman melalui LKAAM ini insya Allah tersambung dengan historynya.</p>
<p>Pada ajang silaturahmi ini, peneliti pusat kajian Melayu Jambi juga mengenalkan sisilah keturunan Raja-raja Jambi, serta pernak pernik kerajaan berupa stempel yang dimiliki oleh para raja-raja sebelumnya.</p>
<p>Pada kesempatan ini, Sultan Fuad Rahman selaku Sultan Jambi juga akan mengundang pengurus LKAAM Provinsi Sumatera Barat serta pewaris Kerajaan Pagaruyung, dimana pada acara ulang tahun Kota Jambi ini juga dibarengi dengan Haul Sultan Thaha Syaifuddin yang merupakan Pahlawan Nasional dari Jambi yang juga kakek buyut dari YM Fuad Rahman.</p>
<p>Sementara itu, Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat Fauzi Bahar Datuak Nan Sati memberi apresiasi tinggi atas kunjungan dari Kerajaan Jambi ke Sumatera Barat, Fauzi juga akui sejarah Jambi dan Sumatera Barat tidak dipisahkan.</p>
<p>Walikota Padang dua periode ini juga memastikan akan melakukan kunjungan balasan ke Kerajaan Jambi sebagai bentuk keseriusan dalam menjalin hubungan silaturahmi antar dua daerah yang sama-sama dibawah Payung Suku Melayu.</p>
<p>Pada kesempatan ini, mewakili Kerajaan Pagaruyung, Ketua LKAAM Sumatera Barat menyematkan Keris kepada Sultan Jambi sebagai simbol pengakuan oleh masyarakat Minangkabau. <strong>(vky)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rekat-tali-silaturahmi-kesultanan-jambi-kunjungi-lkaam-sumbar/">Rekat Tali Silaturahmi, Kesultanan Jambi Kunjungi LKAAM Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LKAAM Sumbar : Haram Hukumnya Menteri Agama Menginjakkan Kaki Di Ranah Minang</title>
		<link>https://prokabar.com/lkaam-sumbar-haram-hukumnya-menteri-agama-menginjakkan-kaki-di-ranah-minang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2022 04:15:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Azan]]></category>
		<category><![CDATA[#fauzibahar]]></category>
		<category><![CDATA[#lkaamsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#MenagYaqut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100947</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Menanggapi pernyataan Menteri Agama Yaqut terkait analogi suara anjing menggonggong, Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar Dt Nan Sati merespon dengan keras....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lkaam-sumbar-haram-hukumnya-menteri-agama-menginjakkan-kaki-di-ranah-minang/">LKAAM Sumbar : Haram Hukumnya Menteri Agama Menginjakkan Kaki Di Ranah Minang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Menanggapi pernyataan Menteri Agama Yaqut terkait analogi suara anjing menggonggong, Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar Dt Nan Sati merespon dengan keras.</p>
<p>Fauzi Bahar bahkan menilai Menteri Agama sudah melecehkan umat Islam, sekaligus sudah menyalahgunakan kepercayaan Presiden, karena tidak pantas seorang Menteri Agama mengeluarkan pernyataan yang tidak pantas.</p>
<p>Fauzi bahkan mengancam Yaqut untuk tidak menginjakkan kakinya di Sumatera Barat yang menjunjung tinggi falsafah adat basandi syara&#8217;, syara&#8217; basandi kitabullah.</p>
<p>&#8220;Saya atas nama Ketua LKAAM Sumatera Barat haram untuk Menteri Agama menginjak tanah Minangkabau, haram,&#8221; kata Fauzi Bahar tegas.</p>
<p>&#8220;Sudah kebangetan yang dilakukannya, dan kita sebagai umat Islam menentang pernyataan yang menyamakan suara mic azan dengan suara gonggongan anjing, Demi Allah kita berjuang untuk perjuangan ini,&#8221; lanjut Mantan Walikota Padang ini.</p>
<p>Pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas viral menjadi viral karena dalam sebuah wawancara menganalogikan suara gonggongan anjing dengan suara spiker azan.</p>
<p>&#8220;Contohnya lagi, misalkan tetangga kita kiri kanan depan belakang pelihara anjing semua, misalnya menggonggong di waktu yang bersamaan, kita terganggu tidak? Artinya semua suara-suara harus kita atur agar tidak menjadi gangguan,&#8221; ujar Yaqut saat ditanya wartawan.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lkaam-sumbar-haram-hukumnya-menteri-agama-menginjakkan-kaki-di-ranah-minang/">LKAAM Sumbar : Haram Hukumnya Menteri Agama Menginjakkan Kaki Di Ranah Minang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LKAAM Sumbar Bakal Punya Media Digital Interaktif</title>
		<link>https://prokabar.com/lkaam-sumbar-bakal-punya-media-digital-interaktif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2019 12:10:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#lkaamsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45503</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) merupakan lembaga payung panji kaum adat di Minangkabau Sumatera Barat (Sumbar). LKAAM  berfungsi sebagai pemutus...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lkaam-sumbar-bakal-punya-media-digital-interaktif/">LKAAM Sumbar Bakal Punya Media Digital Interaktif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) merupakan lembaga payung panji kaum adat di Minangkabau Sumatera Barat (Sumbar).</p>
<p>LKAAM  berfungsi sebagai pemutus buhul soal sengketa dan peselisihan adat di Sumbar. LKAAM merupakan lembaga <em>sitawa</em> dan <em>sidingin</em> dalam adat alam minangkabau.</p>
<p>Sehingga itu keberadaannya harus mandiri dan merdeka dalam menjalankan fungsi sebagai payung panji penyelesai dan pencari kata mufakat di Ranah Minang.</p>
<p>&#8220;Mandiri itu prinsip, tapi tidak tabu pula LKAAM bermitra strategis dengan pemerintah atau instansi pemerintahan vertikal lain di Sumbar, asal tidak menggerus kemandirian LKAAM itu sendiri,&#8221;ujar Wakil Ketua LKAAM Sumbar Bidang Sako dan Pusako, Ricky Donals Dt Paduko Marajo.</p>
<p>Ricky Donals Dt Paduko Marajo pun tidak mau lembaga LKAAM sebagai lembaga peminta-minta APBD. Menurutnya, kalau pemerintah paham fungsi dan tugas LKAAM tidak diminta pun pasti LKAAM diakomodir di APBD Sumbar.</p>
<p>&#8220;Tidak begitu jugalah, terlalu luas potensi dimiliki LKAAM untuk eksistensi lembaga ini di Sumbar, ingat datuak di Minangkabau sejak dulu, kini dan kedepan tetap menjadi tokoh di kaumnya, yang bajalan didahului salangkah dan duduk ditinggian sarantiang,&#8221; ujar penghulu di Tanjung Alam Tanah Datar ini.</p>
<p>Sekarang tantangan LKAAM itu merubah <em>mindset</em> tata kelola kelembagaan, bagaimana pun LKAAM kedepan harus bisa memanfaatkan revolusi industri 4.0 terutama membangun sistem integrasi LKAAM dengan generasi milenial minang.</p>
<p>&#8220;Insya Allah kita akan membangun aplikasi tanya jawab soal adat alam minangkabau dengan memanfaatkan kemajuan informasi teknologi sesuai era kekinian 4.0,&#8221;ujar Dt Ricky Donals.</p>
<p>Dan di era milenial ini, saat informasi ada di ujung jari, LKAAM Sumbar punya tanggung jawab besar mensosialisasikan budaya Minang kepada semua perantau.</p>
<p>Termasuk kaum milenial Minang yang berada di perantauan, Ricky Donals Dt Paduko Marajo katakan dalam waktu dekat LKAAM Sumbar memiliki digital media.</p>
<p>&#8220;Digital media itu akan memuat segala aspek tentang adat istiadat, agama, serta budaya minang serta potensi parawisata halal di Sumbar serta kekayaan budaya alam minang kabau, yakni adaik basandi sarak, sarak basandi kitabullah,&#8221;ujarnya.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lkaam-sumbar-bakal-punya-media-digital-interaktif/">LKAAM Sumbar Bakal Punya Media Digital Interaktif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Donald Dtk Paduko ‘Warnai’ LKAAM</title>
		<link>https://prokabar.com/ricky-donals-dt-paduko-marajo-perkuat-lkaam-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Aug 2019 10:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#LKAAM]]></category>
		<category><![CDATA[#lkaamsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#rickydonals]]></category>
		<category><![CDATA[#tokoh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44208</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar lakukan rombak kepengurusan. Sosok Ricky Donals Dt Paduko Marajo digadang masuk mengisi jajaran Ketua di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ricky-donals-dt-paduko-marajo-perkuat-lkaam-sumbar/">Donald Dtk Paduko ‘Warnai’ LKAAM</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar —</strong> Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar lakukan rombak kepengurusan. Sosok Ricky Donals Dt Paduko Marajo digadang masuk mengisi jajaran Ketua di LKAAM Sumbar.</p>
<p>Ketua Umum LKAAM Sumbar M Sayuti Dt Rajo Penghulu meluruskan istilah rombak kepengurusan.</p>
<p>“Tidak merombak tapi melakukan penyegaran, LKAAM punya tantangan kedepan, apalagi dekatnya masalah ranah dan rantau maka sosok Ricky Donals Dt Panduko Marajo pas masuk sebagai salah satu ketua, Pak Dt Ricky membidangi Ketua Pemberdayaan Aset Sako dan Pusako,”ujar Dt Sayuti, Kamis (15/8).</p>
<p>Sementara itu, Dt Ricky Donals yang juga merupakan Direksi Prokabar mengatakan, kepercayaan yang diberikan pengurus LKAAM siap dirinya jalankan sesuai kapasitasnya.</p>
<p>“Ambo tarimo, karano banyak manfaatnyo (saya terima karena banyak manfaatnya) terutama di ranah maupun di rantau seperti di Jakarta tampek ambo (tempat saya) manetap dan bausaho (berusaho),”ujar Ricky Donals Dt Paduko Marajo usai dilewakan oleh Ketua Umum LKAAM Sumbar siang ini.</p>
<p>Menurut Dt Ricky Donals ketika era informasi teknologi begitu canggih maka LKAAM Sumbar juga harus siap dan mempersiapkan generasi muda minang yang milenial kuat agama dan adat.</p>
<p>“Modernisasi dan kecanggihan informasi teknologi adalah sebuah keniscayaan, semua kita harus siap,”ujar Dt Ricky. (<b>rel/hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ricky-donals-dt-paduko-marajo-perkuat-lkaam-sumbar/">Donald Dtk Paduko ‘Warnai’ LKAAM</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/156 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.022 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:24:15 by W3 Total Cache
-->