<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#lintaubuo Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/lintaubuo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/lintaubuo/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jan 2024 04:19:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#lintaubuo Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/lintaubuo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Caleg DPRD Sumbar Disiram Air Keras Mantan Suami Siri</title>
		<link>https://prokabar.com/caleg-dprd-sumbar-disiram-air-keras-mantan-suami-siri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jan 2024 04:19:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Calegdisiramairkeras]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#lintaubuo]]></category>
		<category><![CDATA[#polrestanahdatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=117385</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Caleg DPRD Sumbar dari Partai Persatuan Pembangunan Dapil 6 disiram air keras oleh mantan suami siri. Kejadian tersebut terjadi pada 2...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/caleg-dprd-sumbar-disiram-air-keras-mantan-suami-siri/">Caleg DPRD Sumbar Disiram Air Keras Mantan Suami Siri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Caleg DPRD Sumbar dari Partai Persatuan Pembangunan Dapil 6 disiram air keras oleh mantan suami siri. Kejadian tersebut terjadi pada 2 Januari lalu dan baru terungkap pada 5 januari 2024 oleh pihak Kepolisian Resort Tanah Datar.</p>
<p>Kapolres Tanah Datar, AKBP Derry Indra mengatakan terduga pelaku nekat menyiram air keras berupa soda api kepada korban karena faktor cemburu. Adapun aksi terduga pelaku dilakukan di jamban milik korban di daerah Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Tanah Datar.</p>
<p>Antara terduga pelaku dan korban ini juga pernah menjalin hubungan, dengan menikah siri lebih kurang 6 tahun lamanya.</p>
<p>&#8221; jadi terduga pelaku ini sakit hati kepada korban. Sebelumnya korban dan terduga pelaku sempat juga bertengkar. Jadi ini masalah pribadi,&#8221; ungkap Kapolres, Senin (8/1/2024).</p>
<p>Kapolres melanjutkan, jika sebelum bisa diamankan, terduga pelaku sempat mengelak jika telah melakukan tindak pidana itu. Namun setelah penyelidikan petugas dilapangan, akhirnya mengarah kepada terduga pelaku.</p>
<p>&#8221; sebelumnya, pelaku ini sempat mengelak, namun berdasarkan keterangan saksi (anak korban) rekaman CCTV dan keterangan dari pemilik toko tempat korban membeli air keras, akhirnya pelaku akhirnya mengakui perbuatannya,&#8221; ujar Kapolres.</p>
<p>Kapolres menegaskan jika kasus ini murni kekerasan dari masalah pribadi dan sama sekali tidak berhubungan dengan politik karena korbannya merupakan seorang calon legislatif.</p>
<p>&#8221; ini murni kekerasan dan masalah pribadi,&#8221; tegas Kapolres.</p>
<p>Terhadap pelaku, polisi menyangkakan pasal 353 ayat 1 dan 2 jo pasal 531 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/caleg-dprd-sumbar-disiram-air-keras-mantan-suami-siri/">Caleg DPRD Sumbar Disiram Air Keras Mantan Suami Siri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Nagari Taluk Gagalkan Tambang Emas Ilegal</title>
		<link>https://prokabar.com/warga-nagari-taluk-gagalkan-tambang-emas-ilegal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 May 2022 11:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[#lintaubuo]]></category>
		<category><![CDATA[#taluk]]></category>
		<category><![CDATA[#TambangEmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103498</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Diduga melalukan penambangan emas ilegal, tiga orang operator bersama mesin serta peralatan dan perlengkapan tambang diamankan oleh warga bersama Pemuda dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-nagari-taluk-gagalkan-tambang-emas-ilegal/">Warga Nagari Taluk Gagalkan Tambang Emas Ilegal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Diduga melalukan penambangan emas ilegal, tiga orang operator bersama mesin serta peralatan dan perlengkapan tambang diamankan oleh warga bersama Pemuda dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) serta Pemerintah Nagari Taluk, Kecamatan Lintau Buo, Selasa (10/5) sekira pukul 15.00 Wib.</p>
<p>Ketiga operator bersama barang bukti berupa mesin dompeng dan peralatan lainnya langsung diamankan ke Kantor Wali Nagari Taluk. Hingga Selasa sore, ketiga operator dan barang bukti masih diproses pihak Pemerintah Nagari bersama pemuda dan FKPM serta warga untuk ditindak lanjuti.</p>
<p>Ketiga operator tersebut diduga telah melakukan penambangan emas ilegal di kawasan Sungai Batang Selo, tepatnya dibelakang Masjid Nurul Falah, Lekok, Jorong Aliran Sungai, Nagari Taluk.</p>
<p>Ketua FKPM Nagari Taluk Wasis Putra Pratama, didampingi Ketua Pemuda Ersa Pondra saat ditemui di Kantor Wali Nagari Taluk Selasa sore menyebut, jika ketiga operator itu telah dua hari melakukan upaya penambangan emas secara ilegal di kawasan tersebut.</p>
<p>&#8220;Pada hari pertama mereka masih memakai dulang, namun tadi telah memakai mesin. Hal itu tentu saja tidak bisa dibiarkan,&#8221; ujar Wasis.</p>
<p>Warga dan pemuda serta FKPM sebelumnya juga sudah mengawasi dan mengamati prilaku operator yang ternyata warga luar Nagari Taluk tersebut.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya kejadian serupa juga terjadi menjelang Ramadhan kemarin, namun di Batang Sinamar. Saat itu kami kecolongan karena mereka keburu kabur,&#8221; terangnya.</p>
<p>Oleh karena itu sebutnya, karena tidak ingin kecolongan lagi, pihaknya bersama warga dan pemuda langsung melakukan aksi agar tidak berlarut-larut.</p>
<p>&#8220;Tadi pas kami sampai di lokasi, mereka kami hentikan dan kami tanyai, ternyata mereka bukan warga kita. Kami langsung lakukan pengamanan dan membawa mereka serta alat-alat ke kantor wali nagari,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dari hasil kesepakatan bersama, tindakan ini akan dilaporkan ke pihak berwajib. &#8220;Karena saat ditanyai tadi kepada operatornya ada yang mengaku dibekingi oknum. Oleh karena itu kami ingin hal ini diproses secara hukum juga,&#8221; katanya.</p>
<p>Wasis menyebut, area yang dijadikan oleh penambang liar itu, dahulunya menurut cerita orang tua-tua disana memang merupakan kawasan yang ada emasnya.</p>
<p>&#8220;Cerita dari para tetua dahulu begitu, namun yang kami cemaskan jika dilakukan penambangan nantinya akan merusak lingkungan. Karena disana ada sawah, ada mata pencaharian warga juga dikawasan itu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Wasis menyebutkan, banyak daerah yang dijadikan kawasan tambang ilegal yang rusak setelah ditambang. &#8220;Kita tidak ingin hal itu terjadi juga di daerah kita,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Untuk antisipasi kedepan agar tidak terjadi lagi hal serupa, akan dilakukan pemberdayaan terhadap masyarakat agar tidak mudah diimingi oleh pihak tertentu yang ingin memanfaatkan lahan warga yang berpotensi dijadikan lahan tambang.</p>
<p>Hingga Selasa sore sekira pukul 18.00 Wib, ketiga operator bersama barang bukti mesin dompeng, Slang, serta karpet serta peralatan dan perlengkapan tambang lainnya masih diproses di Kantor Wali Nagari Taluk, dan menunggu kedatangan pihak berwajib. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-nagari-taluk-gagalkan-tambang-emas-ilegal/">Warga Nagari Taluk Gagalkan Tambang Emas Ilegal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Pencurian Marak Di Lintaubuo</title>
		<link>https://prokabar.com/kasus-pencurian-marak-di-lintaubuo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2022 09:29:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#lintaubuo]]></category>
		<category><![CDATA[#Pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[#polrestanahdatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=99769</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Kasus pencurian merupakan kasus paling banyak terjadi di wilayah hukum Polisi Sektor (Polsek) Lintaubuo. Dari beberapa kasus yang terjadi, hingga saat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kasus-pencurian-marak-di-lintaubuo/">Kasus Pencurian Marak Di Lintaubuo</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Kasus pencurian merupakan kasus paling banyak terjadi di wilayah hukum Polisi Sektor (Polsek) Lintaubuo. Dari beberapa kasus yang terjadi, hingga saat ini masih banyak yang belum terungkap. Pada umumnya kasus disebabkan faktor kelalaian pemilik.</p>
<p>Kapolsek Lintaubuo AKP Surya Wahyudi saat ditemui diruangannya menyebut, sejak tiga tahun terakhir telah terjadi sepuluh kasus pencurian yang didominasi oleh Curanmor.</p>
<p>&#8220;Aksi kebanyakan dengan modus tertinggalnya kunci pada kontak, hal itu tentu saja memberikan kemudahan pada pelaku karena luangnya kesempatan untuk melakukan aksi. Oleh karena itu, kita imbau agar para pengendara maupun pemilik kendaraan agar tidak lalai akan hal ini, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Kapolsek menerangkan, kasus curanmor paling banyak terjadi pada tahun 2019 lalu, dimana terjadi tujuh kasus. Dari tujuh itu, hanya dua yang berhasil terungkap, sisanya sebanyak lima kasus hingga saat ini masih dalam penyelidikan.</p>
<p>Sedangkan pada tahun 2020 berkurang dengan hanya satu kasus, dan pada tahun 2021 kemarin tercatat dua kasus dengan satu kasus berhasil diungkap dan satu lagi masih dalam lidik.</p>
<p>Selain kasus Curanmor, kasus pencurian dan penipuan terhadap benda berharga lainnya juga mendominasi, seperti pencurian rumah maupun toko. Sejak tiga tahun terakhir tercatat sembilan kasus pencurian dan penipuan dengan dua kasus berhasil diungkap, dan lainnya masih lidik.</p>
<p>&#8220;Kurangnya petunjuk, saksi dan barang bukti menjadi kendala dalam pengungkapan kasus-kasus yang ada, &#8221; jelas Kapolsek.</p>
<p>Kapolsek juga mengimbau masyarakat Lintaubuo khususnya agar lebih waspada terhadap orang-orang baru yang datang. &#8220;Jika ada orang baru yang datang dan ingin berdomisili silahkan melapor kepada pihak jorong dan nagari hingga lebih muda terdata, &#8221; imbaunya.</p>
<p>Selain kasus pencurian dan penipuan, kasus paling banyak lainnya adalah kasus penganiayaan, dimana pada umumnya disebabkan perkelahian.</p>
<p>&#8220;Intinya kasus serupa itu karena tidak bisa menahan emosi. Hingga berujung pada perkelahian. Umumnya kasus itu bisa ditanggapi dan lebih diarahkan pada perdamaian kedua belah pihak, namun ada juga beberapa kasus yang lanjut hingga pengadilan karena tidak ada titik damai, &#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain itu, ada juga beberapa kasus lainnya yang ditangani seperti kasus penggelapan, cabul, penghinaan, KDRT. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kasus-pencurian-marak-di-lintaubuo/">Kasus Pencurian Marak Di Lintaubuo</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lintaubuo Tertinggi Capaian Vaksinasi di Tanah Datar</title>
		<link>https://prokabar.com/lintaubuo-tertinggi-capaian-vaksinasi-di-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Dec 2021 11:05:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#ekaputra #richiaprian]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#lintaubuo]]></category>
		<category><![CDATA[#sumdarsin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinasicovid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98433</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Tanah Datar, Prokabar- Kecamatan Lintaubuo,, Tanah Datar menjadi kecamatan tertinggi realisasi vaksinasi dengan capaian berkisar 62 persen. Capaian ini tidak terlepas dari upaya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lintaubuo-tertinggi-capaian-vaksinasi-di-tanah-datar/">Lintaubuo Tertinggi Capaian Vaksinasi di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Kecamatan Lintaubuo,, Tanah Datar menjadi kecamatan tertinggi realisasi vaksinasi dengan capaian berkisar 62 persen. Capaian ini tidak terlepas dari upaya gerai vaksin yang dilakukan oleh Forkopimca terutama Polsek Lintaubuo.</p>
<p>Hampir setiap hari, sejak tiga bulan terakhir gerai vaksin melakukan vaksinasi hingga ketingkat jorong. Hal ini pun berhasil menambah capaian vaksinasi di kecamatan dengan empat nagari tersebut.</p>
<p>&#8220;Hingga awal Desember ini kita mendekati 62 persen. Data itu dari jumlah empat nagari yang ada di Kecamatan Lintaubuo, &#8221; terang Kapolsek Lintaubuo Iptu Surya Wahyudi.</p>
<p>Dia menyebutkan, hingga akhir tahun ini pihaknya mennargetkan bisa mencapai diatas 90 persen realisasi vaksinasi.</p>
<p>&#8220;Secara kabupaten kan ditarget diatas 70 persen. Khusus di Kecamatan kita upayakan mencapai 90 persen lebih, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Sejauh ini tambahnya, berbagai upaya terus dilakukan agar capaian vaksinasi dapat terus meningkat. &#8220;Selain menggelar gerai vaksin secara kecamatan dan nagari kita juga menggelar hingga tingkat jorong, &#8221; katanya.</p>
<p>Mantan Kapolsek Lintaubuo Utara itu menyebut, jika untuk sisa dari 62 persen yang masih belum divaksin terjadi karena beberapa alasan. &#8220;Jadi masih ada warga kita yang masih berkeras hati untuk tidak mau divaksin, ada juga karena kesibukan warga kita, ada yang berada jauh dari lokasi vaksin, dan ada juga yang memang menderita penyakit bawaan (kormobit), &#8221; terangnya.</p>
<p>Untuk mengupayakan itu katanya, dari wacana yang diambil, bagi warga yang berada jauh dari lokasi vaksin dan yang penuh kesibukan, gerai vaksin bahkan akan dilakukan hingga menyasar door to door.</p>
<p>&#8220;Sedangkan untuk yang masih berkeras hati, akan kita lakukan lagi edukasi dan sosialisasi,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Sementara itu Camat Lintaubuo Afrizal menjelaskan, hingga 4 Desember kemarin, Kecamatan Lintaubuo telah mencapai 61 persen realisasi vaksinasi, diantaranya 61 persen vaksin tahap awal, dan 30,6 persen vaksin tahap 2.</p>
<p>&#8220;Untuk saat ini Kecamatan Lintaubuo paling atas capaian realisasi vaksinasi di Tanah Datar. Kita akan upayakan lagi semakin bertambah hingga akhir tahun ini, &#8221; tukasnya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lintaubuo-tertinggi-capaian-vaksinasi-di-tanah-datar/">Lintaubuo Tertinggi Capaian Vaksinasi di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Surau Tinggal di Pangian Lintau Buo Terbakar</title>
		<link>https://prokabar.com/surau-tinggal-di-pangian-lintau-buo-terbakar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Nov 2021 12:01:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[#lintaubuo]]></category>
		<category><![CDATA[#surau]]></category>
		<category><![CDATA[#suraupapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97826</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Surau tinggal di Jorong Tago Palange, Nagari Pangian, Kecamatan Lintaubuo terbakar, Senin (22/11) sekira pukul 17.00 Wib. Beruntung tidak ada korban...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/surau-tinggal-di-pangian-lintau-buo-terbakar/">Surau Tinggal di Pangian Lintau Buo Terbakar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Surau tinggal di Jorong Tago Palange, Nagari Pangian, Kecamatan Lintaubuo terbakar, Senin (22/11) sekira pukul 17.00 Wib. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun gudang dan barang-barang yang ada didalamnya ikut terbakar.</p>
<p>Meski warga telah berupaya memadamkan api dengan cara menyiram memakai alat seadanya, namun kalah cepat oleh kobaran api yang merayap melalui bagian atap mushollah yang sering disebut Surau Padang Datar itu.</p>
<p>Kejadian itu menggemparkan warga sekitar dan pengendara yang melintas, hingga berduyun-duyun melihat kelokasi.  Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran, karena saat kejadian bangunan gudang yang terpisah dengan bangunan surau terlebih dahulu ludes terbakar.</p>
<p>Kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang warga yang bernama Nono (43), dia yang saat itu tengah bekerja di sawah yang letaknya tidak jauh dari lokasi surau, melihat kepulan asap. Nono pun berlari memberi tahu kepada warga lainnya dan kembali kelokasi untuk memadamkan api.</p>
<p>Dengan dibantu warga lainnya, mereka berusaha memadamkan api yang sudah membakar bagian atap surau yang memang sudah beberapa tahun terakhir tidak aktif lagi.</p>
<p>Lokasi surau tersebut berada dibelakang rumah warga dan dipinggir areal persawahan.</p>
<p>Melalui pesan berantai, kejadian itu kemudian dilaporkan kepada petugas Posko Damkar di Lintaubuo. Saat petugas datang, warga masih berusaha memadamkan api dengan mengambil air kolam yang berada didepan surau, namun karena menggunakan alat seadanya, upaya warga kalah cepat dengan api.</p>
<p>Selain meludeskan gudang dan nyaris menghabiskan bangunan utama surau, api juga membakar dua pohon kelapa yang berada didekat bangunan gudang surau yang terlebih dahulu ludes terbakar.</p>
<p>Api baru dapat dipadamkan setelah satu unit Mobil Damkar Posko Lintaubuo turun kelokasi bersama lima petugas. Petugas yang dibantu warga akhirnya berhasil memadamkan api yang nyaris meludeskan semua bangunan utama surau.</p>
<p>&#8220;Kami tadi langsung terkejut karena diberitahu surau terbakar, karena tidak ada seorangpun yang tahu jika surau terbakar, &#8221; ujar Hertati, warga setempat saat ditemui dilokasi.</p>
<p>Dia menyebutkan, jika surau itu memang tidak aktif lagi sebagai tempat ibadah. Bangunan itu digunakan untuk menyimpan barang-barang oleh keluarga pemilik surau.</p>
<p>Hertati yang saat kejadian tengah berada di rumah langsung mengabari sang suami yang saat itu berada ditempat usahanya. Beruntung saat itu, sang suami yang tengah ditemani oleh beberapa temannya langsung menghubungi petugas damkar unit Lintaubuo. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/surau-tinggal-di-pangian-lintau-buo-terbakar/">Surau Tinggal di Pangian Lintau Buo Terbakar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/107 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 18:10:42 by W3 Total Cache
-->