<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#LaNina Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/lanina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/lanina/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Oct 2020 06:36:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#LaNina Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/lanina/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Antisipasi Dampak La Nina, BNPB Sampaikan Surat Terbuka untuk Relawan</title>
		<link>https://prokabar.com/antisipasi-dampak-la-nina-bnpb-sampaikan-surat-terbuka-untuk-relawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2020 06:36:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#LaNina]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76012</guid>

					<description><![CDATA[<p> Jakarta, Prokabar &#8211; Fenomena La Nina mengancam masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Bencana yang ditimbulkan dari fenomena ini bisa mengganggu segala sektor, seperti...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/antisipasi-dampak-la-nina-bnpb-sampaikan-surat-terbuka-untuk-relawan/">Antisipasi Dampak La Nina, BNPB Sampaikan Surat Terbuka untuk Relawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"> <strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Fenomena La Nina mengancam masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Bencana yang ditimbulkan dari fenomena ini bisa mengganggu segala sektor, seperti pertanian, perikanan, transportasi, termasuk berpotensi menyebabkan penularan Covid-19.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan mengingatkan masyarakat Indonesia terkait fenomena La Nina yang akan terjadi di Indonesia ini. Dia juga meminta para relawan untuk mengantisipasi dampak La Nina melalui surat terbuka. Berikut isinya:</p>
</div>
<p dir="ltr"><em>Surat Terbuka untuk Relawan</em></p>
<p dir="ltr"><em>Jakarta, 17 Okt 2020</em></p>
<p dir="ltr"><em>Yth. Relawan Kemanusiaan dan Relawan Penanggulangan Bencana di seluruh pelosok Indonesia.</em></p>
<p dir="ltr"><em>Beberapa hari lalu, Ibu Ka BMKG menyampaikan bahwa mulai Oktober 2020 sd Maret/April 2021, wilayah Indonesia mengalami La Nina, dimana curah hujan diperkirakan 40%  lebih banyak. Hujan adalah rahmat sekalian alam, hal yg sangat kita syukuri bersama.  Akan tetapi daya dukung lingkungan kita yg sudah rusak, dapat membuat bencana terjadi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dsb.</em></p>
<p dir="ltr"><em>Sehubungan dengan hal tsb, mohon dukungan kawan-kawan relawan utk melakukan hal- hal berikut di wilayah masing-masing ;</em><br />
<em>1) susur sungai utk mengidentifikasi potensi bencana  seperti adanya bendungan alam, sumbatan2 sungai, dl</em><br />
<em>(Susur sungai agar dilakukan dengan aman dan prosedur keselamatan serta tidak berada di badan sungai saat hujan di hulu)</em><br />
<em>2) berkoordinasi dengan pihak berwenang (Dinas PUPR, BPBD, Kades, Camat) bila ditemukan potensi bencana dimaksud.</em><br />
<em>3) ikut membantu aksi mengurangi potensi bencana dimaksud dengan ; bersih sungai, dll</em><br />
<em>4) membantu sosialisasi pada masyarakat yg tinggal di sepanjang alur sungai atau daerah rawan banjir, mengenai upaya kesiapsiagaan masyarakat.</em></p>
<p dir="ltr"><em>Upaya-upaya diatas, paling tidak dapat menyelamatkan masyarakat apabila bencana banjir, banjir bandang maupun tanah longsor terjadi. Pencegahan harus menjadi pilihan dan semua orang punya peran dalam penanggulangan bencana. Terimakasih atas dukungan relawan selama ini.</em><br />
<em>Salam tangguh, salam kemanusiaan.</em></p>
<p dir="ltr"><em>Lilik Kurniawan</em><br />
<em>Deputi Bidang Pencegahan BNPB.</em></p>
<p dir="ltr"><strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/antisipasi-dampak-la-nina-bnpb-sampaikan-surat-terbuka-untuk-relawan/">Antisipasi Dampak La Nina, BNPB Sampaikan Surat Terbuka untuk Relawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Minta Masyarakat Pantau Aplikasi Peringatan Dini Terkait Fenomena La Nina</title>
		<link>https://prokabar.com/bmkg-minta-masyarakat-pantau-aplikasi-peringatan-dini-terkait-fenomena-la-nina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2020 00:27:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#InfoCuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#LaNina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=75757</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa puncak La Nina diperkirakan terjadi di bulan Desember-Januari, bersamaan dengan masuknya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-minta-masyarakat-pantau-aplikasi-peringatan-dini-terkait-fenomena-la-nina/">BMKG Minta Masyarakat Pantau Aplikasi Peringatan Dini Terkait Fenomena La Nina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="4"><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa puncak La Nina diperkirakan terjadi di bulan Desember-Januari, bersamaan dengan masuknya musim hujan. Sedangkan puncak musim hujan di Indonesia adalah bulan Januari sampai dengan Februari. Untuk itu, Pemerintah melalui Kepala BMKG mengimbau agar masyarakat mewaspadai dampak dari kondisi tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="5">“Kita perlu mewaspadai puncak La Nina dan musim hujan ini dalam kisaran Desember, Januari, dan Februari,“ kata Dwikorita dilansir Rabu (14/10).</p>
<p data-reader-unique-id="7">Dwikorita mengungkapkan, rilis yang dikeluarkan BMKG mengenai prakiraan atau prediksi cuaca bersifat makro untuk Indonesia secara keseluruhan. Untuk itu ia meminta masyarakat memantau aplikasi yang dimiliki BMKG untuk mengetahui prakiraan, prediksi, dan peringatan dini untuk skala mikro atau di wilayah masing-masing.</p>
<p data-reader-unique-id="8">“M<span lang="IN" data-reader-unique-id="9">isalnya Bapak</span>–<span lang="IN" data-reader-unique-id="10">Ibu</span><span lang="IN" data-reader-unique-id="11"> tinggalnya di Kecamatan Johar di DKI Jakarta, itu kami juga menyiapkan prakiraan, prediksi, dan peringatan dini untuk skala mikro di level kecamatan. Mohon dicek selalu, dimonitor selalu informasi yang sampai level kecamatan ini melalui aplikasi <i data-reader-unique-id="12">mobile phone </i><b data-reader-unique-id="13">Info BMKG</b></span><span lang="IN" data-reader-unique-id="14">,” kata Kepala BMKG.</span></p>
<p data-reader-unique-id="15">Pada aplikasi berbasis seluler tersebut, tambah Kepala BMKG, disajikan informasi cuaca setiap kecamatan di seluruh wilayah Indonesia untuk 7 hari ke depan. Prakiraan cuaca tersebut diperbaharui  setiap 3-6 jam dalam satu hari.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Selain itu, ujar Dwikorita, BMKG yang ada di seluruh Indonesia juga bekerja sama dengan BPBD dan pemerintah daerah untuk memastikan informasi mengenai perkembangan cuaca tersebut diterima masyarakat serta untuk menyiapkan langkah-langkah dalam mengantisipasi perkembangan tersebut. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-minta-masyarakat-pantau-aplikasi-peringatan-dini-terkait-fenomena-la-nina/">BMKG Minta Masyarakat Pantau Aplikasi Peringatan Dini Terkait Fenomena La Nina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>La Nina Berkembang di Samudra Pasifik, BMKG Beri Peringatan</title>
		<link>https://prokabar.com/la-nina-berkembang-di-samudra-pasifik-bmkg-beri-peringatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2020 11:44:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#badai]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#InfoCuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#LaNina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=75233</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, hingga akhir September 2020, pemantauan terhadap anomali iklim global di Samudra Pasifik Ekuator menunjukkan bahwa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/la-nina-berkembang-di-samudra-pasifik-bmkg-beri-peringatan/">La Nina Berkembang di Samudra Pasifik, BMKG Beri Peringatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, hingga akhir September 2020, pemantauan terhadap anomali iklim global di Samudra Pasifik Ekuator menunjukkan bahwa anomali iklim La Nina sedang berkembang.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Indeks ENSO (El Nino-Southern Oscillation) menunjukkan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik tengah dan timur dalam kondisi dingin selama enam dasarian terakhir dengan nilai anomali telah melewati angka -0.5°C,  yang menjadi ambang batas kategori La Nina.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Perkembangan nilai anomali suhu muka laut di wilayah tersebut masing-masing  adalah -0.6°C pada bulan Agustus, dan -0.9°C pada bulan September 2020.</p>
<p data-reader-unique-id="6">“BMKG dan pusat layanan iklim lainnya seperti NOAA (Amerika Serikat), BoM (Australia), JMA (Jepang) memperkirakan La Nina dapat berkembang terus hingga mencapai intensitas La Nina Moderate pada akhir tahun 2020. Diperkirakan akan mulai meluruh pada Januari-Februari dan berakhir di sekitar Maret-April 2021,” disampaikan Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Herizal secara tertulis, yang diterima Sabtu (3/10).</p>
<p data-reader-unique-id="7">Catatan historis menunjukkan bahwa La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia hingga 40 persen di atas normalnya. Namun, dampak La Nina tidak seragam di seluruh Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="8">“Pada Bulan Oktober-November, peningkatan curah hujan bulanan akibat La Nina dapat terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia kecuali Sumatera. Selanjutnya pada Bulan Desember hingga Februari 2021, peningkatan curah hujan akibat La Nina dapat terjadi di Kalimantan bagian timur, Sulawesi, Maluku-Maluku Utara dan Papua,” terang Herizal.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Di Bulan Oktober ini, lanjutnya, beberapa zona musim di wilayah Indonesia diperkirakan akan memasuki musim hujan, di antaranya: Pesisir timur Aceh, sebagian Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Pulau Bangka, Lampung, Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi, Maluku Utara dan sebagian kecil Nusa Tenggara Barat.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Diingatkan Herizal, peningkatan curah hujan seiring dengan awal musim hujan disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidro-meteorologis seperti banjir dan tanah longsor.</p>
<p data-reader-unique-id="11">“Masyarakat dihimbau agar terus memperbaharui perkembangan informasi dari BMKG dengan memanfaatkan kanal media sosial infoBMKG, atau langsung menghubungi kantor BMKG terdekat,” ujar Herizal. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/la-nina-berkembang-di-samudra-pasifik-bmkg-beri-peringatan/">La Nina Berkembang di Samudra Pasifik, BMKG Beri Peringatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/75 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.013 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:02:59 by W3 Total Cache
-->