<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kubis Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kubis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kubis/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Aug 2018 08:43:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#kubis Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kubis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Ulakan Tapakis Mulai Bertanam Kubis</title>
		<link>https://prokabar.com/warga-ulakan-tapakis-mulai-bertanam-kubis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2018 08:43:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bumdes]]></category>
		<category><![CDATA[#bumnag]]></category>
		<category><![CDATA[#ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kubis]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=17231</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar — Sungguh takjub masyarakat Korong Parik, Nagari Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar melihat tanaman Kubis atau kol (lobak) tumbuh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-ulakan-tapakis-mulai-bertanam-kubis/">Warga Ulakan Tapakis Mulai Bertanam Kubis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Pariaman, Prokabar — </strong>Sungguh takjub masyarakat Korong Parik, Nagari Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar melihat tanaman Kubis atau kol (lobak) tumbuh subur di daerah tersebut. Biasanya, tanaman ini hanya bisa tumbuh di daerah dingin dan dataran tinggi, seperti Alahan Panjang dan Bukittinggi.</p>
<p>Walinagari Tapakis, Soni Aprison menyebutkan kegiatan tersebut dilakukan oleh seorang pengusaha pertanian yang bekerjasama dengan seorang penggiat bibit dari PT. Panah Merah untuk mengolah lahan kosong di Korong Parik, Nagari Tapakis tersebut.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>&#8220;Kami awalnya tidak percaya sejenis tumbuhan kol atau kubis, dapat tumbuh subur di daratan panas dan rendah ini. Setelah dibuktikan Pengusaha bersama pihak PT. Panah Merah tersebut, akhirnya, kami percaya dan menakjupkan,&#8221; kata Soni.</p>
<p>Saat ini lanjutnya, ada ratusan hektar lahan kosong yang dapat diolah dan dikembangkan di sini. Dan akan mengembangkan daerah ini menjadi area produksi pertanian holtikultura sekaligus agrowisata nantinya.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>&#8220;Kami akan memanfaatkan BUMNAG untuk pengembangan pertanian holtikultura ini. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat nantinya,&#8221; ungkap Walinagari Tapakis tersebut.</p>
<p>Sementara itu, Tranti Afandi selaku pengusaha pertanian tersebut menyebutkan peluang lahan kosong untuk ditanami beragam pertanian holtikultura di Ulakan Tapakis sangat luas. &#8220;Biasanya, masyarakat di sini hanya menanami Jagung. Setelah melihat peluang yang ada, akhirnya kami memberanikan diri untuk menanami kubis hasil riset PT. Panah Merah dari Purwokerto tersebut. Hasilnya luar biasa, seperti yang kita lihat saat ini,&#8221; tutur Afandi.</p>
<p>Ia mengatakan untuk penanaman kubis di area dataran rendah ini perdana di Padang Pariaman. Sebelumnya di Pesisir Selatan juga baru mulai dikembangkan. &#8220;Dan hasil sayur ini tidak kalah saing dengan yang di produksi di Alahan Panjang dan Bukittinggi. Selain kol, ada lagi bibit lainnya yang akan kami tanami. Seperti Buah Melon, Labu Kuning dan Bawang merah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Guntur Gumilang, distributor bibit unggul holtikultura dari PT. Panah Merah mengatakan bibit ini cap Panah Merah variatas sehati F1, prodak promotor. Tanaman yang biasanya ditanam di daerah dataran tinggi dan dingin, sekarang sudah bisa ditanami didataran rendah dan panas.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>&#8220;Masyarakat tidak lagi kebingungan memilih tanaman holtikultura. Ladang usaha mata pencaharian perekonomian mereka semakin banyak, sehingga memudahkan peningkatan kesejahteraan mereka nantinya ,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-ulakan-tapakis-mulai-bertanam-kubis/">Warga Ulakan Tapakis Mulai Bertanam Kubis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 38/42 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 4/7 queries in 0.009 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 04:17:36 by W3 Total Cache
-->