<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Kuayan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kuayan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kuayan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2018 08:02:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Kuayan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kuayan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Amarah Lama Picu Amuk Massa, Puluhan Orang Terluka</title>
		<link>https://prokabar.com/amarah-lama-picu-amuk-massa-puluhan-orang-terluka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2018 07:51:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#AmukMassa]]></category>
		<category><![CDATA[#Kuayan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=7205</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar &#8211; Massa yang mengamuk di Kampung Simpang Kuayan, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto ternyata dipicu amarah cukup lama. Akibatnya puluhan korban...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/amarah-lama-picu-amuk-massa-puluhan-orang-terluka/">Amarah Lama Picu Amuk Massa, Puluhan Orang Terluka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar &#8211;</strong> Massa yang mengamuk di Kampung Simpang Kuayan, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto ternyata dipicu amarah cukup lama. Akibatnya puluhan korban berjatuhan dalam kejadian berdarah itu.<br />
Belasan masyarakat yang enggan menyebutkan namanya tampak langsung berobat ke puskesmas terdekat. Rata-rata masyarakat yang berobat tersebut mengalami luka robek dan luka memar.</p>
<p>Mereka yang mengamuk merupakan bagian dari masyarakat yang menolak kehadiran tambang emas oleh PT. Inexco Jaya Makmur (IJM). Disinyalir masyarakat, perusahaan yang telah mengurus izin hingga belasan tahun itu telah membohongi masyarakat atas izin yang dikeluarkan oleh Pemkab Pasaman.</p>
<p>“Kehadiran PT IJM telah memecahbelah kami masyarakat Duo Koto. Jika izinnya diurus secara transparan, kami tidak keberatan, namun izin yang dikeluarkan tanpa sepengetahuan kami warga Simpang Kuayan,” kata Meldi, salah satu masyarakat yang masih menduduki base camp PT IJM, Rabu (23/5).</p>
<p>Atas kisruh itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman, Polres Pasaman Kodim 0305 Pasaman hingga pihak pemerintah Provinsi langsung menggelar rapat sekitar pukul 13.30 WIB. Belum jelas apa hasil rapat, hanya saja tuntutan masyarakat jelas, yakni meminta Pemkab Pasaman mencabut izin PT IJM.<strong> (ola)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/amarah-lama-picu-amuk-massa-puluhan-orang-terluka/">Amarah Lama Picu Amuk Massa, Puluhan Orang Terluka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisruh Izin Tambang, Mobil Polisi Dibakar</title>
		<link>https://prokabar.com/kisruh-izin-tambang-mobil-polisi-dibakar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2018 07:50:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Kuayan]]></category>
		<category><![CDATA[#MobilPolisiDibakar]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tambang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=7203</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar &#8211; Satu unit mobil milik anggota Polres Pasaman bernomor polisi BA 1978 LA dibakar massa, Rabu (23/5) dini hari. Mobil tersebut dibakar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisruh-izin-tambang-mobil-polisi-dibakar/">Kisruh Izin Tambang, Mobil Polisi Dibakar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar &#8211;</strong> Satu unit mobil milik anggota Polres Pasaman bernomor polisi BA 1978 LA dibakar massa, Rabu (23/5) dini hari. Mobil tersebut dibakar massa yang naik pitam, saat kisruh penolakan izin tambang emas oleh PT. Inexco Jaya Makmur (IJM).</p>
<p>Pantauan Prokabar.com, pada Selasa (22/5), kisruh ini berawal saat ratusan massa yang merupakan sebagian warga Simpang Tonang ‘menyerbu’ base camp tambang emas milik PT. IJM di Kampung Simpang Kuayan, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, sekitar Pukul 13.00 WIB. IRatusan massa tersebut melakukan perusakan dengan senjata tajam dan batu.</p>
<p>Peristiwa ini bermula dari adanya aksi pencegatan yang dilakukan isalah seorang massa terhadap sopir bangunan yang hendak mengantar semen sekitar 30 sak ke Base Camp PT. IJM.</p>
<p>&#8220;Diketahui sopir yang bernama Jeddi (27) bersama kakaknya Jendi warga Kampung Barilas, Nagari Simpang Tonang hendak mengantar pasokan semen dari gudang Toko Bangunan milik Subhan (40) menuju Base Camp PT. IJM. Namun sampai di Kampung Condoh, Jorong Tanjung Mas dekat lapangan Bola Lambau, sopir dicegat Iwang Cs (40). Kemudian Iwang Cs bersama ratusan massa langsung menuju Base Camp PT. IJM dengan menggunakan senjata tajam,&#8221; jelas Kasatreskrim Polres Pasaman, Iptu Zulhendri.</p>
<p>Atas kejadian itu, puluhan anggota Polres Pasaman beserta anggota TNI datang untuk mengamankan lokasi. Hingga akhirnya, anggota mengamankan puluhan massa yang kedapatan anarkis dan membawa senjata tajam.<br />
Ternyata, kisruh tidak sampai di situ saja. Massa melakukan pemblokiran jalan di sejumlah titik hingga merusak badan jalan di daerah Kampung Barilas sekitar pukul 01.40 WIB dini hari.</p>
<p>“Sehingga seluruh armada beserta aparat gabungan tidak bisa melintasi jalan tersebut untuk pulang. Hanya berselang sekitar 30 menit, rombongan massa kembali menghadang tambahan aparat gabungan lainnya yang datang dari arah berlawanan. Massa yang tidak terkontrol lalu melempar batu ke arah rombongan dan membakar satu unit kendaraan,” jelas Zulhendri.</p>
<p>Setelah bernegosisasi dan mengabulkan permintaan masyarakat untuk melepaskan puluhan masyarakat yang diamankan sebelumnya, anggotapun dipersilahkan melewati jalan untuk pulang.<strong> (ola)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisruh-izin-tambang-mobil-polisi-dibakar/">Kisruh Izin Tambang, Mobil Polisi Dibakar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasca Ricuh di Kuayan, Massa Masih Blokir Jalan</title>
		<link>https://prokabar.com/pasca-ricuh-di-kuayan-massa-masih-blokir-jalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2018 07:46:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Kuayan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=7199</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar &#8211; Pasca ricuh di Kampung Simpang Kuayan, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, masyarakat tampak masih menduduki base camp PT. Inexco Jaya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasca-ricuh-di-kuayan-massa-masih-blokir-jalan/">Pasca Ricuh di Kuayan, Massa Masih Blokir Jalan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar &#8211;</strong> Pasca ricuh di Kampung Simpang Kuayan, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, masyarakat tampak masih menduduki base camp PT. Inexco Jaya Makmur (IJM). Pemblokiran jalan tampak masih dilakukan.<br />
Masyarakat yang masih membara amarahnya masih menunggu hasil tuntutan mereka kepada Bupati Pasaman, Yusuf Lubis untuk mencabut izin PT. Inexco Jaya Makmur (IJM).</p>
<p>Di sisi lain, satu pleton anggota gabungan dari Polres Pasaman dan Brimob Polda Sumbar disiagakan di sekitar lokasi kericuhan. Pantauan Prokabar.com, permohonan pencabutan izin PT. IJM ini ternyata telah lama dilayangkan masyarakat. Bupati dinilai berkilah dengan jawaban yang tidak pasti. Masyarakat yang keberatan malah disuruh untuk menempuh jalur hukum atas keberatan yang dilayangkan.</p>
<p>“Itu bukan jawaban bupati. Kami baca di berbagai media komentar seperti itu. Silahkan turun ke lapangan, lihat apakah lokasi dan cara tambang yang dilakukan oleh PT IJM sesuai dengan prizinan. Ini tidak sesuai, makanya kami menolak,” tutup salah seorang warga yang masih menduduki bace camp PT IJM. <strong>(ola)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasca-ricuh-di-kuayan-massa-masih-blokir-jalan/">Pasca Ricuh di Kuayan, Massa Masih Blokir Jalan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/71 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.022 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:04:19 by W3 Total Cache
-->