<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Kompos Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kompos/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kompos/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Sep 2024 09:20:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Kompos Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kompos/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dukung Padang Bergoro. Semen Padang Gelar Pelatihan Pembuatan Kompos</title>
		<link>https://prokabar.com/dukung-padang-bergoro-semen-padang-gelar-pelatihan-pembuatan-kompos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2024 09:20:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Kompos]]></category>
		<category><![CDATA[#padangbergoro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=123289</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar– PT Semen Padang bagian dari SIG menggelar pelatihan pembuatan kompos untuk mengurangi sampah organik rumah tangga, bertempat di Halaman Kantor Unit Safety...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dukung-padang-bergoro-semen-padang-gelar-pelatihan-pembuatan-kompos/">Dukung Padang Bergoro. Semen Padang Gelar Pelatihan Pembuatan Kompos</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar–</strong> PT Semen Padang bagian dari SIG menggelar pelatihan pembuatan kompos untuk mengurangi sampah organik rumah tangga, bertempat di Halaman Kantor Unit Safety Health Environment (SHE), pada Rabu (25/9/2024).</p>
<p>Pelatihan ini menghadirkan Mina Dewi Sukmawati yang merupakan Direktur Bank Sampah Panca Daya Kota Padang, sebagai pemateri yang diikuti oleh belasan peserta terpilih dari karyawan PT Semen Padang.</p>
<p>Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan, kegiatan pelatihan ini digelar PT Semen Padang dalam rangka mendukung Pemko Padang untuk mensukseskan Program Padang Bergoro.</p>
<p>&#8220;Kami mendukung program Pemko Padang untuk meningkatkan capaian pengurangan sampah dari rumah tangga. Dan, pelatihan pembuatan kompos untuk karyawan ini, merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut dimulai dari rumah tangga masing-masing,&#8221; katanya.</p>
<p>Pelatihan pembuatan kompos ini, lanjut Anita, juga bertujuan untuk mengedukasi kepada karyawan dan karyawati PT Semen Padang yang bersedia menjadi relawan agent of change perusahaan di bidang lingkungan, khususnya dalam pembuatan kompos secara mandiri di rumah.</p>
<p>&#8220;Kami berharap agent of change ini bisa memberikan edukasi lebih luas lagi tidak hanya kepada karyawan dan karyawati di PT Semen Padang lainnya, tapi juga kepada masyarakat di lingkungan tempat mereka tinggal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Staf Environment PT Semen Padang, Ferdy Dinardo, pada pembukaan pelatihan mengatakan, kegiatan ini adalah untuk memberikan keterampilan praktis dalam menghasilkan pupuk berkualitas.</p>
<p>Direktur Bank Sampah Panca Daya Mina Dewi Sukmawati menjelaskan langkah-langkah pembuatan kompos dari sampah organik menggunakan media ember, yang menghasilkan kompos cair dalam dua minggu dan kompos padat dalam satu bulan.</p>
<p>Pertama, dengan memilih komposter atau wadah untuk mengolah kompos. Komposter dapat pula ember itu dilubangi bagian bawahnya. Ember ini lalu diletakkan dengan alas tertentu agar lubang di bagian bawahnya tidak tertutup oleh permukaan tanah atau lantai. Biasanya ini berupa ember dengan keran di bagian bawahnya untuk memanen kompos cair.</p>
<p>Kemudian, menyiapkan sampah hijau dan sampah cokelat. Menurut Dewi, ini merupakan prinsip dasar ini ketika akan membuat kompos. Perlu empat jenis bahan, yaitu karbon (sampah cokelat), nitrogen (sampah hijau), air, dan oksigen.</p>
<p>&#8220;Tidak semua sampah organik boleh dimasukkan pada komposter karena akan menghambat atau merugikan proses penguraian di dalam komposter. Jangan memasukkan daging, tulang, minyak, lemak, susu, atau keju, ini akan menghalangi reaksi penguraian di komposter serta menarik hewan-hewan seperti lalat yang menyebabkan munculnya belatung pada proses pengomposan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selanjutnya, campur bahan dan tambahkan activator untuk pengurai, perbandingan ideal sampah cokelat dengan sampah hijau adalah 2:1. Jika bahan sudah siap, campurkan dan masukkan ke dalam komposter.</p>
<p>&#8220;Jangan lupa untuk mengaduk seminggu sekali, buka kembali komposter lalu aduk bahan-bahan didalamnya dan ulangi pengadukan setiap minggu. Pada minggu pertama dan kedua, mikroba mulai bekerja menguraikan sampah,&#8221; kata dia.</p>
<p>Setelah proses diatas selesai, barulah kompos bisa dipanen. Kompos dikatakan sudah jadi apabila warnanya sudah kehitaman dan tidak tercium lagi bau tak sedap khas sampah.</p>
<p>&#8220;Aroma dan tekstur kompos terasa lebih seperti tanah. Jika kompos sudah jadi, pisahkan bagian yang kasar dan halus dengan ayakan dan ambil bagian yang halus. Pupuk kompos yang kasar dapat dicampurkan kembali ke dalam bak pengomposan sebagai activator,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Salah seorang peserta, Yeni Yefrita dari Unit Sarana Umum PT Semen Padang, mengapresiasi pelatihan ini. &#8220;Sampah rumah tangga yang selama ini terbuang bisa dimanfaatkan. Pelatihan ini sangat bermanfaat,&#8221; katanya. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dukung-padang-bergoro-semen-padang-gelar-pelatihan-pembuatan-kompos/">Dukung Padang Bergoro. Semen Padang Gelar Pelatihan Pembuatan Kompos</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semen Padang Serahkan Peralatan Pengolahan Sampah Menjadi Kompos ke Pemprov Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/semen-padang-serahkan-peralatan-pengolahan-sampah-menjadi-kompos-ke-pemprov-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Feb 2024 04:35:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Kompos]]></category>
		<category><![CDATA[#pemprov sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=118085</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2024, PT Semen Padang menyerahkan bantuan peralatan pengolahan sampah menjadi kompos yakni enam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-serahkan-peralatan-pengolahan-sampah-menjadi-kompos-ke-pemprov-sumbar/">Semen Padang Serahkan Peralatan Pengolahan Sampah Menjadi Kompos ke Pemprov Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2024, PT Semen Padang menyerahkan bantuan peralatan pengolahan sampah menjadi kompos yakni enam unit solar biodigester, dua unit tong komposter, serta dua unit drop box sampah botol plastik kepada Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumbar.</p>
<p>Penyerahan dilakukan Direktur Utama (Dirut) PT Semen Padang Indrieffouny Indra kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah di Istana Gubernur Sumbar, Rabu (7/2/2024).</p>
<p>Penyerahan bantuan turut disaksikan sejumlah pejabat Pemprov Sumbar, di antaranya, Asisten II, Arry Yuswandi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Tasliatul Fuadi, dan Kepala Biro Administrasi dan Pimpinan, Mursalim. Kemudian dari PT Semen Padang, hadir Kepala Unit CSR, Dedi M Sidiq, dan Kepala Unit SHE, Asrining Sari.</p>
<p>Dirut PT Semen Padang Indrieffouny Indra mengatakan, bantuan peralatan pengolahan sampah menjadi kompos ini diserahkan sebagai bentuk dukungan PT Semen Padang terhadap persoalan sampah di Kota Padang, dan Sumbar pada umumnya. Bantuan ini diserahkan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2024 yang diperingati setiap 21 Februari.</p>
<p>&#8220;Solar biodigester ini merupakan teknologi sederhana dan ramah lingkungan yang digunakan untuk memproses sampah organik seperti sisa makanan untuk menjadi kompos dan menyuburkan tanah. Begitu juga dengan komposter yang dapat digunakan sebagai media untuk proses penguraian materi organik secara alami,&#8221; katanya.</p>
<p>Mudah-mudahan, kata Indrieffouny, bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh Pemprov Sumbar sebagai alat percontohan untuk masyarakat. &#8220;Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh Pemprov untuk mengedukasi masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah. Karena, sumber sampah itu berasal dari dapur,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Indrieffouny juga menyebut bahwa PT Semen Padang, terus berkomitmen dalam membantu pemerintah untuk menanggulangi persoalan sampah. Bahkan, selain menyerahkan bantuan peralatan pengolahan sampah menjadi kompos, PT Semen Padang juga memiliki program Nabuang Sarok berbasis aplikasi.</p>
<p>&#8220;Nabuang Sarok ini adalah sebuah wadah yang disediakan oleh Semen Padang untuk membantu pengelolaan sampah. Kami menawarkan sistem penyetoran sampah dengan sistem yang baru, dimana masyarakat dapat menyetorkan sampah dan mendapatkan reward berupa poin yang nantinya dapat ditukarkan dengan hadiah-hadiah menarik,&#8221; bebernya.</p>
<p>Bagi PT Semen Padang, sampah yang disetor ke Nabuang Sarok akan dimanfaatkan untuk bahan bakar alternatif pengganti batubara dalam proses produksi semen di pabrik PT Semen Padang. &#8220;Aplikasi ini sudah banyak dimanfaatkan masyarakat, termasuk sejumlah instansi, di antaranya Pemko Solok dan juga Kementerian Kelautan dan Perikanan,&#8221; katanya.</p>
<p>Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memberikan bantuan peralatan pengelolahan sampah menjadi kompos, begitu juga dengan drop box sampah plastik yang tentunya berdaya ekonomi, karena sampah plastik dan juga botol plastik yang dikumpulkan bisa dijual.</p>
<p>&#8220;Kita berterima kasih kepada Pak Dirut Semen Padang, karena biodigester dan komposter ini sangat berguna sekali untuk pengolahan sampah-sampah rumah tangga menjadi kompos, begitu juga dengan drop box yang bisa digunakan untuk menyimpan sampah plastik,&#8221; katanya.</p>
<p>Bagi Pemprov Sumbar, bantuan solar biodigester, komposter, dan drop box sampah botol plastik ini, juga bisa menjadi inspirasi dalam mengatasi persoalan sampah. Untuk itu, jika ada masyarakat yang berminat, maka Pemprov Sumbar siap untuk mengupayakannya.</p>
<p>&#8220;Kalau ada yang minat kami upayakan melalui Dinas Lingkungan Hidup, termasuk BUMN yang ada di Sumbar ini untuk bisa membantunya melalui dana CSR, supaya peralatan ini dapat berkembang ke tengah-tengah masyarakat, sehingga dengan begitu, jumlah sampah ke TPA juga dapat berkurang,&#8221; ujar Mahyeldi.</p>
<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Sumbar, Tasliatul Fuadi, menambahkan bahwa teknologi pengolahan sampah menjadi kompos yang diserahkan oleh PT Semen Padang ini, merupakan sebuah inovasi yang mungkin saja tidak banyak masyarakat yang mengetahuinya.</p>
<p>Untuk itu, sesuai dengan arahan yang disampaikan Gubernur Sumbar, maka pihaknya akan mencoba mengedukasi bagaimana masyarakat tertarik untuk bisa memanfaatkan teknologi solar biodigester dan komposter ini untuk mengolah sampah domestik rumah tangga menjadi kompos yang bisa dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.</p>
<p>&#8220;Begitu juga dengan drop box sampah plastik yang bisa digunakan untuk menyimpan sampah plastik seperti botol plastik. Karena sekarang ini sampah plastik menjadi persoalan. Sebab, pembuangan sampah plastik ke TPA hanya dengan menggunakan metode sanitary landfill, yaitu dibuang dan ditimbun. Metode ini lama-kelamaan membuat area TPA menjadi penuh,&#8221; katanya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-serahkan-peralatan-pengolahan-sampah-menjadi-kompos-ke-pemprov-sumbar/">Semen Padang Serahkan Peralatan Pengolahan Sampah Menjadi Kompos ke Pemprov Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 27/57 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:03:10 by W3 Total Cache
-->