<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#KitaBisa Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kitabisa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kitabisa/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Sep 2019 09:08:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#KitaBisa Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kitabisa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ACT Galang Dana, Wujudkan Rumah Layak untuk Yatim Piatu Bersaudara di Pessel</title>
		<link>https://prokabar.com/act-galang-dana-wujudkan-rumah-layak-untuk-yatim-piatu-bersaudara-di-pessel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2019 09:08:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#donasi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#KitaBisa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45896</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Giswanda (16 Tahun) dan Kirana (11 Tahun) adalah dua kakak beradik yang tengah berjuang menjalani kehidupan ini. Bisa dibayangkan, sejak kecil...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-galang-dana-wujudkan-rumah-layak-untuk-yatim-piatu-bersaudara-di-pessel/">ACT Galang Dana, Wujudkan Rumah Layak untuk Yatim Piatu Bersaudara di Pessel</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Giswanda (16 Tahun) dan Kirana (11 Tahun) adalah dua kakak beradik yang tengah berjuang menjalani kehidupan ini. Bisa dibayangkan, sejak kecil mereka berdua telah ditinggal oleh sang bunda dan sang ayah dikarenakan sakit yang diderita oleh kedua orang tuanya sehingga memaksa mereka menerima keadaan sebagai yatim piatu.</p>
<p>Selama ini, Kirana dan Giswanda tinggal bersama sang nenek di sebuah rumah panggung berdinding bambu yang ternyata rumah tersebut adalah rumah bantuan gempa yang terjadi di daerah ini beberapa tahun lalu. Mereka tinggal di Desa Talang Petai, Kecamatan V Koto, Kab. Muko-muko.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-45901" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/AE3C3BD2-011B-40B3-ADED-412BDCBD27E4.jpeg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/AE3C3BD2-011B-40B3-ADED-412BDCBD27E4.jpeg 1000w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/AE3C3BD2-011B-40B3-ADED-412BDCBD27E4-150x150.jpeg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/AE3C3BD2-011B-40B3-ADED-412BDCBD27E4-300x300.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/AE3C3BD2-011B-40B3-ADED-412BDCBD27E4-768x768.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/AE3C3BD2-011B-40B3-ADED-412BDCBD27E4-80x80.jpeg 80w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Staf Program ACT Sumatera Barat, Aan Saputra menceritakan, yang ditinggalkan oleh kedua orangtua tidaklah hanya kepedihan dan kehilangan sosok orangtua, namun rumah ini menjadi satu-satunya harta yang ditinggalkan oleh mendiang orantua Kirana dan Giswanda.</p>
<p>“Tidak hanya tinggal di rumah yang sudah tidak layak ini, namun Gis dan Kirana memiliki kesulitan untuk mendapatkan biaya pendidikan. Neneknya pun adalah seorang janda yang bekerja sebagai buruh tani ini tidak memiliki penghasilan yang tetap dan menentu.” ungkap Aan melalui keterangan tertulis yang diterima Prokabar, Kamis (5/9).</p>
<p>Lebih lanjut dirinya mengatakan, saat ini ACT sudah mengumpulkan donasi untuk membantu sejak bulan ini melalui laman https://www.kitabisa.com/bantuyatimbersaudara</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-45902" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/F563984A-8C6E-4540-9B35-B0D9FB4A1D0D.jpeg" alt="" width="765" height="884" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/F563984A-8C6E-4540-9B35-B0D9FB4A1D0D.jpeg 765w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/09/F563984A-8C6E-4540-9B35-B0D9FB4A1D0D-260x300.jpeg 260w" sizes="(max-width: 765px) 100vw, 765px" /></p>
<p>&#8220;Sanak saudara dari mendiang orangtua pun memiliki keadaan yang serupa dalam hal ekonomi yang dalam hal mencukupi biaya harian saja mereka sulit. Hal ini membuat mereka tidak dapat memberi bantuan langsung secara ekonomi kepada Gis dan Kirana secara lebih. Maka dari itu, ACT Sumbar menghimbau para dermawan sekalian bersama-sama berikan kado terbaik berupa rumah layak huni di dalam kehidupan Kirana dan Gis&#8221;, tutup Aan Saputra. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-galang-dana-wujudkan-rumah-layak-untuk-yatim-piatu-bersaudara-di-pessel/">ACT Galang Dana, Wujudkan Rumah Layak untuk Yatim Piatu Bersaudara di Pessel</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT Galang Dana Bantu Widodo, Bocah Penderita Iktiosis Lamelar</title>
		<link>https://prokabar.com/act-galang-dana-bantu-widodo-bocah-penderita-iktiosis-lamelar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2019 07:36:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#iktiosislamelar]]></category>
		<category><![CDATA[#KitaBisa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=43190</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Widodo (12), bocah penderita iktiosis lamelar ini terpaksa berhenti sekolah karena penyakit yang ia derita. Akibat dari kelainannya itu menyebabkan kulit Widodo...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-galang-dana-bantu-widodo-bocah-penderita-iktiosis-lamelar/">ACT Galang Dana Bantu Widodo, Bocah Penderita Iktiosis Lamelar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar — </strong>Widodo (12), bocah penderita iktiosis lamelar ini terpaksa berhenti sekolah karena penyakit yang ia derita.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Akibat dari kelainannya itu menyebabkan kulit Widodo menjadi kering hingga bersisik dan sering mengalami luka. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini dia kesulitan melihat karena penyakit sudah menjalar ke bagian mata. Untuk meringankan beban penderitaan Widodo, Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggalang donasi untuk membantu kesembuhannya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami sudah kumpulkan donasi untuk membantunya sejak bulan ini melalui laman https://www.kitabisa.com/bantuwidodosekolah,&#8221; kata Staf Program ACT Sumatera Barat Aan Saputra, Kamis (1/8).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Aan menjelaskan, Widodo sejak lahir sudah menderita penyakit tersebut. Kedua orangtuanya sudah berusaha dengan membawa berobat ke dokter kampung hingga ke dokter spesialis kulit.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Sejak lahir sudah diobati hingga kemudian ayahnya meninggal dunia. Di usia 12 tahun dia sudah tidak bisa beraktivitas normal seperti anak seusianya karena kulit terlalu kering dan sering luka,&#8221; jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Keluarga Widodo tinggal di daerah perbatasan Sumbar dan Bengkulu tepatnya di Desa Talang Sakti , Kecamatan V Koto, Kabupaten Muko-muko, Bengkulu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ibu dan ayah angkatnya yang hanya bekerja sebagai petani masih berusaha untuk kesembuhannya dengan berobat ke RS M Djamil Padang yang memerlukan waktu 12 jam perjalanan dari rumahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jika tidak berobat secara intensif dan menjalani operasi, Widodo bisa mengalami kebutaan dan kelumpuhan permanen. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Keluarganya juga belum menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), namun kami sudah bantu urus hanya saja belum rampung,&#8221; katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Donasi yang dihimpun ACT melalui kitabisa.com saat ini sudah terkumpul dengan target Rp250 juta.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Donasi dari masyarakat akan digunakan untuk pengobatan, pendampingan kesehatan, pemulihan, biaya sekolah dan pendampingan ekonomi untuk membantu memperbaiki perekonomian orangtuanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bantuan yang digalang ACT tersebut merupakan bagian dari program Mobile Social Rescue (MSR) yang fokus dalam pendampingan pasien.<b> (*/hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-galang-dana-bantu-widodo-bocah-penderita-iktiosis-lamelar/">ACT Galang Dana Bantu Widodo, Bocah Penderita Iktiosis Lamelar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Melihat Kehidupan ADHA (Anak Dengan HIV/AIDS) Yang Terlantar, Dimas Beck Menangis</title>
		<link>https://prokabar.com/melihat-kehidupan-adha-anak-dengan-hiv-aids-yang-terlantar-dimas-beck-menangis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 May 2019 14:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#DimasBack]]></category>
		<category><![CDATA[#KitaBisa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=36434</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Suara Dimas Beck tiba-tiba memberat. Emosinya tak terkendali ketika ia menceritakan bagaimana ia bertemu dengan seorang ADHA di Yayasan Lentera di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/melihat-kehidupan-adha-anak-dengan-hiv-aids-yang-terlantar-dimas-beck-menangis/">Melihat Kehidupan ADHA (Anak Dengan HIV/AIDS) Yang Terlantar, Dimas Beck Menangis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Suara Dimas Beck tiba-tiba memberat. Emosinya tak terkendali ketika ia menceritakan bagaimana ia bertemu dengan seorang ADHA di Yayasan Lentera di area Taman Makam Pahlawan Surakarta.</p>
<p>&#8220;Dia (ADHA) sedang duduk melihat tembok polos tanpa cat dan memandang sinar matahari yang masuk ke celah jendela. Ia berada di ruang isolasi karena kondisinya yang tidak memungkinkan berada di lingkungan luar. Seperti menunggu ajal datang,&#8221; ucap Dimas sambil terisak.</p>
<p>Melihat dengan mata kepalanya sendiri, Dimas lantas membandingkan kehidupannya yang serba tersedia.</p>
<figure id="attachment_36435" aria-describedby="caption-attachment-36435" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-36435" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0049.jpg" alt="" width="720" height="333" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0049.jpg 1152w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0049-300x139.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0049-768x355.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0049-1024x473.jpg 1024w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-36435" class="wp-caption-text">Foto Beb &#8211; Dimas menunjukan tata letak untuk Kampung Lentera yang akan segera dibangun</figcaption></figure>
<p>&#8220;Saya bandingkan dengan kehidupan saya yang lebih dari cukup. Nggak kepanasan, tidur nyenyak dan bisa menikmati apa saja. Tapi mereka harus berjuang melawan penyakit dan keadaan mereka tidak diinginkan keluarganya,&#8221; beber Dimas seraya mengusap air matanya.</p>
<p>Anak-anak terlantar yang berada di Yayasan Lentera ini adalah ADHA. Sejak kecil mereka dibuang oleh orangtua dan hidup sebatangkara.</p>
<p>Beruntung masih ada orang berhati mulia yang mau merawat mereka. Manusia berhati malaikat ini adalah seorang juru parkir bernama Puger.</p>
<figure id="attachment_36436" aria-describedby="caption-attachment-36436" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-36436" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0048.jpg" alt="" width="720" height="388" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0048.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0048-300x161.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0048-768x413.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0048-1024x551.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-36436" class="wp-caption-text">Foto Beb &#8211; Dimas Beck mengajak penggemar dan masyarakat Indonesia memberikan donasi melalui Kitabisa.com</figcaption></figure>
<p>&#8220;Saya sangat berterima kasih pada Pak Puger karena dalam keterbatasan ekonominya bisa merawat anak-anak itu. Bahkan mereka berpindah tempat karena terusir oleh lingkungan dan keberadaan mereka tidak diinginkan,&#8221; seru Dimas.</p>
<p>Kondisi inilah yang membuat Dimas Beck bersama Kitabisa.com mengajak semua orang membantu meringankan beban Pak Puger. Sama-sama memberikan tempat yang lailyak bagi ADHA terlantar agar mendapat kehidupan yang layak dan pelayanan kesehatan yang baik.</p>
<p>&#8220;Saya ingin mengajak semua orang untuk sama-sama gotong royong menyisihkan rejeki untuk membantu mereka. Dengan cara berdonasi di Kitabisa.com, Kampung Lentera. Berapapun nilainya sangat berarti untuk mereka,&#8221; ajak Dimas. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/melihat-kehidupan-adha-anak-dengan-hiv-aids-yang-terlantar-dimas-beck-menangis/">Melihat Kehidupan ADHA (Anak Dengan HIV/AIDS) Yang Terlantar, Dimas Beck Menangis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rayakan Ulang Tahun Ke 31, Dimas Beck Buka Donasi Online</title>
		<link>https://prokabar.com/rayakan-ulang-tahun-ke-31-dimas-beck-buka-donasi-online/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 May 2019 13:17:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#DimasBack]]></category>
		<category><![CDATA[#KitaBisa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=36421</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Ada yang berbeda dari perayaan Dimas Beck tahun ini. Biasanya, penyanyi yang juga aktor ini merayakan hari bahagianya dengan pesta bersama...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rayakan-ulang-tahun-ke-31-dimas-beck-buka-donasi-online/">Rayakan Ulang Tahun Ke 31, Dimas Beck Buka Donasi Online</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Ada yang berbeda dari perayaan Dimas Beck tahun ini. Biasanya, penyanyi yang juga aktor ini merayakan hari bahagianya dengan pesta bersama keluarga dan sahabat.</p>
<p>Pria kelahiran 8 Mei 1988 ini justru ingin mengajak semua penggemar dan teman-temannya menyisihkan rejeki untuk anak-anak kurang beruntung.</p>
<p>Melalui donasi Kitabisa.com, Dimas Beck ingin mewujudkan Kampung Lentera sebagai tempat Anak Dengan HIV/AIDS (ADHA) yatim piatu di Solo, Jawa Tengah.</p>
<p>&#8220;Ulangtahun saya sekarang, saya nggak mau kado dari penggemar. Tapi saya berharap sekali buat penggemar dan juga masyarakat lain untuk memberikan donasi online di Kitabisa.com,&#8221; ucap Dimas Beck saat ditemui Prokabar.com di Rumah Umara di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Rabu (8/5).</p>
<p>Alasan Dimas Beck tergerak hatinya bergabung dengan Kitabisa.com untuk meringankan dan mewujudkan impian ADHA di Yayasan Lentera di bidang pendidikan.</p>
<p>&#8220;Tadinya saya hanya membantu untuk menarik penggemar untuk berpartisipasi membantu adik-adik kita terutama ADHA di Yayasan Lentera. Yaitu di bidang pendidikan tapi ternyata ada hal yang lain yang harus disediakan,&#8221; bebernya.</p>
<figure id="attachment_36422" aria-describedby="caption-attachment-36422" style="width: 480px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-36422" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0040.jpg" alt="" width="480" height="1039" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0040.jpg 532w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0040-139x300.jpg 139w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190508-WA0040-473x1024.jpg 473w" sizes="auto, (max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-36422" class="wp-caption-text">Foto Beb &#8211; Perayaan ulangtahun ke 31, Dimas Beck buka donasi Kitabisa.com</figcaption></figure>
<p>Ternyata dengan bergabungnya Dimas Beck, donasi terkumpul hingga seratus juta lebih. Inilah yang membuat Dimas penasaran dan ingin melihat langsung aktifitas Yayasan Lentera yang dikelola oleh seorang juru parkir bernama Puger.</p>
<p>&#8220;Setelah saya lihat ke sana dan mendengar cerita langsung dari Pak Puger, saya kok punya ide untuk membangun Kampung Lentera. Yaitu tempat tetap mereka agar tidak berpindah pindah, karena sekarang ini mereka tinggal di area makam pahlawan Surakarta,&#8221; tambahnya lagi.</p>
<p>Fasilitas yang nantinya akan dibangun di Kampung Lentera, antara lain rumah dan ruangan yang layak, klinik, sekolah, perpustakaan, taman bermain, program perkembangan keterampilan dan kemampuan, serta lahan untuk beternak dan bercocok tanam.</p>
<p>Kedepannya, Dimas Beck dan Kitabisa.com berharap akan banyak pihak yang tergerak dan berpartisipasi mendukung proyek ini secara bersama-sama.</p>
<p>“Seperti semangatnya Kitabisa yaitu gotong-royong. Yuk kita buka mata. Inilah realitanya. Mereka perlu kita dan kita juga harus semangat bantu mereka”, tutupnya. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rayakan-ulang-tahun-ke-31-dimas-beck-buka-donasi-online/">Rayakan Ulang Tahun Ke 31, Dimas Beck Buka Donasi Online</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 47/92 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/16 queries in 0.023 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 13:03:40 by W3 Total Cache
-->