<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#keseniantradisional Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/keseniantradisional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/keseniantradisional/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Nov 2022 06:16:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#keseniantradisional Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/keseniantradisional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Alu Katentong, Kesenian Tradisional Khas Nagari Padang Laweh</title>
		<link>https://prokabar.com/alu-katentong-kesenian-tradisional-khas-nagari-padang-laweh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2022 06:16:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#alukatentong]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#keseniantradisional]]></category>
		<category><![CDATA[#padanglaweh]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=108750</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Alu Katentong, merupakan sebuah kesenian khas yang berasal dari Nagari Padang Laweh, Kabupaten Tanah Datar. Kesenian tradisional ini biasanya ditampilkan setiap...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/alu-katentong-kesenian-tradisional-khas-nagari-padang-laweh/">Alu Katentong, Kesenian Tradisional Khas Nagari Padang Laweh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Alu Katentong, merupakan sebuah kesenian khas yang berasal dari Nagari Padang Laweh, Kabupaten Tanah Datar. Kesenian tradisional ini biasanya ditampilkan setiap kegiatan prosesi adat dan pesta perkawinan.</p>
<p>Rosmaini, bundo kanduang Nagari Padang Laweh saat pameran permainan anak nagari di Istano Salinduang Bulan menyampaikan, kesenian Alu Katentong sudah ada semenjak zaman batu, dan terus dilestarikan dari generasi ke generasi.</p>
<p>&#8221; ini terlihat dari penggunaan peralatan berupa kayu dan batu, serta bukan besi, logam dan sejenisnya. Pada mulanya hanya menggunakan alu penumbuk padi di lesung batu,&#8221; katanya, minggu (13/11).</p>
<p>Peralatan yang digunakan dalam penampilan kesenian Alu Katentong diantaranya Alu atau sejenis kayu panjang yang secara umum digunakan untuk menumbuk padi. Alu yang digunakan berukuran panjang 4-5 meter.</p>
<p>Kayu yang digunakan bukan kayu sembarangan dan biasanya jenis kayu<br />
surian dan kayu bayua. Kayu ini dinilai tahan apabila dipukulkan pada batu nantinya.</p>
<p>Batu pipih, batu berukuran tipis dengan permukaan datar dan licin. Warga Padang Laweh sendiri menyebutnya dengan batu nan alah mati.</p>
<p>Kemudian ada Lasuang atau lesung, yaitu batu berbentuk lingkaran serta berlobang pada bagian tengahnya. Biasanya digunakan untuk menumbuk padi secara tradisional.</p>
<p>Dalam penampilannya, biasanya pemain alu katentong akan memasukan sedikit padi kedalam lasuang.</p>
<p>Kemudian Lantak, yaitu ranting pohon yang ditancapkan atau ditanam ke dalam tanah, dan biasanya ditanam antara batu pipih.</p>
<p>Bundo kanduang pemain Alu Katentong rata-rata orang sudah berumah tangga. Bundo kanduang menggunakan tikuluak, baju kuruang sulam ameh, salempang serta basaruang kodek.</p>
<p>Uniknya, memainkan Alu Katentong mesti dalam jumlah bilangan ganjil seperti 5, 7, 9, 11, dan 13 orang. Adapun lagu yang didendangkan seperti lagu Talipuak Layua, lagu Alang Babega, dan lagu Balalu.</p>
<p>&#8220;di samping sebagai hiburan, pada upacara perhelatan perkawinan dahulunya itu biasanya dimainkan pada pagi hari. Ini menandakan adanya pesta dan media informasi untuk mayasarakat kampung saya,&#8221; tutup Nasrul Chaniago, Tokoh Muda Nagari Padang Laweh. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/alu-katentong-kesenian-tradisional-khas-nagari-padang-laweh/">Alu Katentong, Kesenian Tradisional Khas Nagari Padang Laweh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 26/51 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.016 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:43:35 by W3 Total Cache
-->