<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kesehatananak Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kesehatananak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kesehatananak/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Mar 2020 02:57:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#kesehatananak Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kesehatananak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sadar Pentingnya Imunisasi, Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi Kota Pariaman Terbentuk</title>
		<link>https://prokabar.com/sadar-pentingnya-imunisasi-forum-komunikasi-masyarakat-peduli-imunisasi-kota-pariaman-terbentuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2020 02:57:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#kesehatananak]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=62064</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Pemerintah Kota Pariaman mengapresiasi dan mendukung terbentuknya  Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi  di Kota Pariaman. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Pariaman...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sadar-pentingnya-imunisasi-forum-komunikasi-masyarakat-peduli-imunisasi-kota-pariaman-terbentuk/">Sadar Pentingnya Imunisasi, Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi Kota Pariaman Terbentuk</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Pemerintah Kota Pariaman mengapresiasi dan mendukung terbentuknya  Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi  di Kota Pariaman. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Minggu (8/3).</p>
<p data-reader-unique-id="4">“Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi ini memang penting sekali karena memang imunisasi adalah pemberian kekebalan berupa vaksin dan tetesan kepada anak-anak kita, yang gunanya untuk menghindarkan anak-anak dari berbagai macam bentuk penyakit ,“ ungkapnya.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Oleh sebab itu inilah upaya pemerintah untuk bagaimana masyarakat kita terutama bayi wajib kita berikan imunisasi, kita menginginkan anak-anak, masyarakat dalam kondisi sehat dan terhindar penyakit .</p>
<p data-reader-unique-id="6">Dengan adanya forum ini, masyarakat Kota Pariaman akan menyisir sampai dari tingkat kota, kecamatan bahkan ke tingkat desa, sehingga tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak mendapat imunisasi dan kebal terhadap penyakit.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Lebih lanjut dikatakan, dari data pada Tahun 2017 yang lalu di seluruh Indonesia anak-anak hanya mendapat imunisasi 9,1% artinya 9% lagi yang tidak mendapatkan imunisasi. Ini menjadi tugas kita agar anak-anak Kota Pariaman jangan sampai tidak mendapatkan imunisasi.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Mardison juga menyampaikan bahwa selain memberikan imunisasi kepada anak-anak kita tidak lupa memberikan asupan makanan bergizi serta didikan yang baik terhadap anak-anak kita.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Di samping upaya Pemko Pariaman melalui Dinas Kesehatan, semua stakeholder yang peduli kesehatan harus menjaga bersama-sama bagaimana bayi sehat, ibunya sehat masyarakat sehat.</p>
<p data-reader-unique-id="10">&#8220;Sehingga munculah masyarakat Kota Pariaman yang sehat dan genius, “ katanya mengahkhiri. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sadar-pentingnya-imunisasi-forum-komunikasi-masyarakat-peduli-imunisasi-kota-pariaman-terbentuk/">Sadar Pentingnya Imunisasi, Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi Kota Pariaman Terbentuk</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Langkah Pasbar Tekan Angka Stunting</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-langkah-pasbar-tekan-angka-stunting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Apr 2019 16:55:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kesehatananak]]></category>
		<category><![CDATA[#PasamanBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34490</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasbar, Prokabar — Kabupaten Pasaman Barat salah satu kabupaten  dari 100 daerah yang penduduknya masih banyak ditemukan kasus Stunting. Berbagai upaya dilakukan untuk menuntaskan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-langkah-pasbar-tekan-angka-stunting/">Ini Langkah Pasbar Tekan Angka Stunting</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Pasbar</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Kabupaten Pasaman Barat salah satu kabupaten<span class="Apple-converted-space">  </span>dari 100 daerah yang penduduknya masih banyak ditemukan kasus Stunting. Berbagai upaya dilakukan untuk menuntaskan kasus tersebut salah satunya dengan melakukan Rembuk aksi Percepatan Penurunan Stunting.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bupati Syahiran mengatakan, stunting atau masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama,<span class="Apple-converted-space">  </span>mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar usianya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kekurangan gizi kronis terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia dua tahun. Dengan demikian periode 1000 hari pertama kehidupan seyogyanya mendapat perhatian khusus karena menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan dan produktivitas seseorang di masa depan,&#8221;papar Syahiran.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia melanjutkan, penanganan stunting perlu koordinasi antar sektor dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah pusat, daerah, nagari. Pasalnya, sektor kesehatan atau gizi spesifik hanya menyumbang 30 persen terhadap prevalensi stunting, sedangkan 70 persen lagi berasal dari aspek lainnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Seperti praktek pengasuhan yang kurang baik, rendahnya ketahanan pangan, kurangnya akses kepada air bersih, akses terhadap layanan kesehatan,&#8221;jelas Syahiran.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan strategi Nasional percepatan pencegahan stunting periode 2018-2024, menetapkan bahwa sasaran prioritas intervensi stunting adalah ibu hamil dan anak berusia 0-23 bila<span class="Apple-converted-space">  </span>atau rumah tangga 1.000 PHK, ditambah anak usia 24-59 bulan, wanita usia subur dan remaja putri. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Rembuk stunting merupakan suatu langkah penting yang dilakukan pemerintah daerah. Rembuk stunting secara khusus membahas rencana kerja aksi Konvergensi stunting pada tahun 2019 dan 2020 yang akan dimasukkan ke dalam RKPD, maupun Remaja OPD,&#8221;tegas Syahiran.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Diakhir sambutannya Syahiran berpesan, agar OPD memprioritaskan intervensi pada lokus dengan prevalensi stunting yang tinggi pada tahun 2020. OPD menyempurnakan data intervensi cakupan program sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.<span class="Apple-converted-space">  </span>Pemerintah nagari meningkatkan dukungan terhadap intervensi stunting melalui APB Nagari. (<b>eym</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-langkah-pasbar-tekan-angka-stunting/">Ini Langkah Pasbar Tekan Angka Stunting</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 36/54 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.391 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 03:15:55 by W3 Total Cache
-->