<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#keraton Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/keraton/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/keraton/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jan 2020 05:55:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#keraton Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/keraton/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meresahkan, Polisi Tangkap Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat</title>
		<link>https://prokabar.com/meresahkan-polisi-tangkap-raja-dan-permaisuri-keraton-agung-sejagat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2020 05:55:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[#keraton]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=57108</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semarang, Prokabar &#8211; Dinilai meresahkan masyarakat, Polda Jawa Tengah akhirnya menangkap Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat si Purworejo, Totok Santosa dan Fanni Aminadia,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/meresahkan-polisi-tangkap-raja-dan-permaisuri-keraton-agung-sejagat/">Meresahkan, Polisi Tangkap Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang, Prokabar &#8211;</strong> Dinilai meresahkan masyarakat, Polda Jawa Tengah akhirnya menangkap Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat si Purworejo, Totok Santosa dan Fanni Aminadia, yang viral di media sosial beberapa waktu terakhir.</p>
<p>Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Iskandar F Sutisna, membenarkan penahanan itu. &#8220;Malam ini ditahan dan akan dibawa ke Polda Jawa Tengah,&#8221; katanya, Selasa (15/1).</p>
<p>Dari informasi yang dihimpun, penangkapan itu didasarkan atas keresahan masyarakat akibat kehadiran keraton di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo itu.</p>
<p>Totok dan Fanni Aminadia dijerat UU Nomor 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta pasal 378 KuHP tentang penipuan.Sejumlah barang bukti disita, termasuk dokumen yang diduga dipalsukan pelaku.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, Keraton Agung Sejagat ini mulai dikenal publik, setelah mereka mengadakan Wilujengan dan Kirab Budaya, yang dilaksanakan dari Jumat (10/1) hingga Minggu (12/1).</p>
<p>Keraton Agung Sejagat, dipimpin &#8220;seseorang&#8221; yang dipanggil Sinuwun yang bernama asli Totok Santosa Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu yang memiliki nama Dyah Gitarja.Berdasarkan informasi, pengikut dari Keraton Agung Sejagat ini mencapai sekitar 450 orang.</p>
<p>&#8220;Penasihat&#8221; Keraton Agung Sejagat, Resi Joyodiningrat, menegaskan Keraton Agung Sejagat bukan aliran sesat seperti yang dikhawatirkan masyarakat.</p>
<p>Ia mengatakan Keraton Agung Sejagat merupakan kerajaan atau kekaisaran dunia yang muncul karena telah berakhir &#8220;perjanjian 500 tahun&#8221; yang lalu, terhitung sejak hilangnya Kemaharajaan Nusantara, yaitu imperium Majapahit pada 1518 sampai 2018.</p>
<p>Menurut dia, &#8220;perjanjian 500 tahun&#8221; dilakukan Dyah Ranawijaya sebagai penguasa imperium Majapahit dengan Portugis sebagai wakil orang Barat sehingga wilayah itu merupakan bekas koloni Kekaisaran Romawi di Malaka pada 1518</p>
<p>Jodiningrat menyampaikan dengan berakhirnya &#8220;perjanjian&#8221; itu, maka berakhir pula dominasi kekuasaan Barat mengendalikan dunia yang didominasi Amerika Serikat setelah Perang Dunia II dan kekuasaan tertinggi harus dikembalikan ke &#8220;pemilik&#8221;-nya, yaitu Keraton Agung Sejagat sebagai penerus Medang Majapahit yang merupakan Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra<strong>. (*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/meresahkan-polisi-tangkap-raja-dan-permaisuri-keraton-agung-sejagat/">Meresahkan, Polisi Tangkap Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Silaturahmi ke Keraton Yogyakarta</title>
		<link>https://prokabar.com/presiden-silaturahmi-ke-keraton-yogyakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2019 10:05:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lebaran 2019]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#jokowidodo]]></category>
		<category><![CDATA[#keraton]]></category>
		<category><![CDATA[#sultan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=39097</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana beserta cucu pertamanya Jan Ethes pada hari ini, Jumat (7/6), bersilaturahmi ke keluarga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/presiden-silaturahmi-ke-keraton-yogyakarta/">Presiden Silaturahmi ke Keraton Yogyakarta</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yogyakarta, Prokabar — </strong>Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana beserta cucu pertamanya Jan Ethes pada hari ini, Jumat (7/6), bersilaturahmi ke keluarga Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.</p>
<p>Setibanya di keben keraton, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana disambut oleh putri, mantu, dan cucu Sri Sultan Hamengkubuwono X, yaitu GKR Mangkubumi, GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GKR Hayu, GKR Bendara, KPH Wironegoro, KPH Purbadiningrat, KPH Notonegoro, RM Marrel, RM Drastya, dan RAj Irdina.</p>
<p>Presiden kemudian berjalan menuju halaman dalam keraton dan disambut oleh Sultan Hamengkubuwono beserta istrinya GKR Hemas, selanjutnya berjalan masuk ke dalam keraton.</p>
<p>Usai bersilaturahmi selama sekitar 30 menit, Presiden dan Ibu Iriana berpamitan untuk pulang. Sebelum meninggalkan keraton, Presiden dan keluarga Keraton Yogyakarta menyempatkan berfoto bersama.</p>
<p>Sultan beserta seluruh keluarganya lalu mengantar Kepala Negara hingga ke depan keben keraton. Pada pukul 11.12 WIB, Presiden meninggalkan keraton untuk kembali ke Gedung Agung.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/presiden-silaturahmi-ke-keraton-yogyakarta/">Presiden Silaturahmi ke Keraton Yogyakarta</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/61 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.014 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:33:44 by W3 Total Cache
-->