<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kerajinan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kerajinan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kerajinan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Sep 2020 03:32:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#kerajinan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kerajinan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Upaya Batik Sampan di Pariaman untuk Tetap Eksis</title>
		<link>https://prokabar.com/upaya-batik-sampan-di-pariaman-untuk-tetap-eksis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2020 03:31:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#Batik]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=74884</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Berbekal semangat sepulang dari kampung Pengrajin Batik di Desa Sungai Kasai mulai menapaki dunia usahanya di Kota Pariaman. Melalui bantuan Dinas Perindagkop...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upaya-batik-sampan-di-pariaman-untuk-tetap-eksis/">Upaya Batik Sampan di Pariaman untuk Tetap Eksis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Berbekal semangat sepulang dari kampung Pengrajin Batik di Desa Sungai Kasai mulai menapaki dunia usahanya di Kota Pariaman.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Melalui bantuan Dinas Perindagkop dan UKM Kelompok Perajin Batik Pesona Minang mulai eksis dengan diikutkan berbagai pelatihan membatik secara profesional namun tetap mempertahankan ciri khas batik lokal yaitu Batik Sampan yang telah ada sejak tahun 1946 di Dusun Sampan desa Pungguang Ladiang</p>
<p data-reader-unique-id="4">Kelompok Pembatik Pesona Minang menggunakan Motif Batik bervariasi seperti, bentuk sampan, tabuik, makanan sala, tanaman kelapa sesuai permintaan.</p>
<p data-reader-unique-id="6">&#8220;Berkat promosi dukungan Perindagkop dan UKM Kota Pariaman Batik Sampan ini sudah dibeli konsumen dari Pariaman dan sekitarnya bahkan sampai ke Pasaman, Medan, Palembang, Jakarta serta Bandung,&#8221; ujar Rahmayeni, salah seorang anggota Kelompok Pembatik Pesona Minang dilansir dari MC Pariaman, Minggu (27/8).</p>
<p data-reader-unique-id="6">Adapun mengenai harga produk berfariasi tergantung motif, Jenis kain, dan Bahan pewarnaan. Rentang harganya berkisar Rp200.000 – 350.000 per 2 meter dengan pewarna sintetis, sedangkan harga Rp285.000 – 450.000 dengan pewarna alam, terangnya.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Selain Kelompok Perajin Batik Pesona Minang juga ada Kelompok pengrajin Batik Tiga Diva Batik yang beranggota 30 orang.Dimana spesifikasi karyanya membuat Jenis Batik tulis menggunakan pewarna sintetis.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Adapun Rentang harga berkisar Rp300.000 – 450.000 dengan panjang kain 2 sampai 3 meter.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Dewi salah satu pengrajin, di Rumah Tiga Diva Batik menambahkan, produk batik yang dihasilkan lebih kurang 30 helai dalam sebulan dan saat ini sasaran pasar masih di sekitar Kota Pariaman.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Sementara Itu ditempat terpisah, Kepala Desa Hendri Saputra yang mendukung program pemko di bawah naungan Perindagkop dan UKM mengatakan pihaknya siap mensupport kelompok pengrajin Batik desa setempat.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit, mengatakan, pihaknya akan terus memantau perkembangan perajin dan selalu Siap pula membantu Pemasaran produk Batik tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Saat ini kita masih melangsungkan pelatihan tentang Pemasaran Produk UKM secara Online dalam kegiatan pembinaan dan peningkatan kapasitas Koperasi dan UKM (DAK) 2020 yang di prakarsai Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman.</p>
<p data-reader-unique-id="14">Pembinaan tersebut, berlangsun di gedung Saiyo Sakato Padang Pariaman, dengan menghadirkan pemateri Gadih Manajemen dengan sasaran para perajin menjadi profesional dalam mengembangkan usahanya.</p>
<p data-reader-unique-id="15">&#8220;Sehingga kota pariaman sebuah kota wisata, perdagangan dan jasa yang religius bisa memberdayakan 7839 UMKM di Kota Pariaman,” ujar Gusniyeti Zaunit. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upaya-batik-sampan-di-pariaman-untuk-tetap-eksis/">Upaya Batik Sampan di Pariaman untuk Tetap Eksis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gedung Promosi Pariaman Belum Ada Aktivitas, Ini Penjelasan Pemko</title>
		<link>https://prokabar.com/gedung-promosi-pariaman-belum-ada-aktivitas-ini-penjelasan-pemko/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2020 01:37:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=74588</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Pemanfaatan Gedung promosi untuk aneka produk kerajinan dan makanan ringan UMKM Kota Pariaman di Muara Pantai Gandoriah kota setempat sampai saat ini...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gedung-promosi-pariaman-belum-ada-aktivitas-ini-penjelasan-pemko/">Gedung Promosi Pariaman Belum Ada Aktivitas, Ini Penjelasan Pemko</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="1"><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Pemanfaatan Gedung promosi untuk aneka produk kerajinan dan makanan ringan UMKM Kota Pariaman di Muara Pantai Gandoriah kota setempat sampai saat ini belum tampak aktifitasnya.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Deretan petak toko dengan merek terpasang Gedung Promosi itu masih tertutup rapat dan tampak jelas secara kasat mata bagi masyarakat yang melewati jalan di depan gedung tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Tempat ini, sebagai ajang promosi aneka produk daerah Kota Pariaman seperti kerajinan dan makanan ringan. &#8220;Memang masih belum berfungsi gedung promosi ini, karena masih mengerjakan interior di bagian dalamnya,&#8221; kata Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Selasa (22/9).</p>
<p data-reader-unique-id="5">Masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, hanya finishing dan kalau semua sudah kelar baru di buka. Lokasi gedung promosi ini, memang dinilai strategis, makanya perlu pembenahan tempat yang mapan. Jadi kalau beraktifitas nantinya benar-benar menjadi perhatian terhadap produk kerajinan yang ditampilkan.</p>
<p data-reader-unique-id="6">&#8220;Tidak lama, paling bulan depan, kita sudah buka gedung promosi ini,&#8221; kata Gusniyeti Zaunit.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Soal pemasaran produk-produk tersebut, juga memanfaatkan internet untuk perluasan pasar. Dan tentu dengan harapan produk-produk kerajinan dan makanan ringan dari daerah ini makin dikenal dan terkenal di pasar yang luas menjadi lebih laris manis.</p>
<p data-reader-unique-id="8">&#8220;Sebentar lagi kok pak, gedung promosi ini dibuka dan aktifitasnya akan berjalan sesuai fungsinya, sebut kadis  Perindagkop dan UKM Kota Pariaman tersebut,&#8221; tutupnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gedung-promosi-pariaman-belum-ada-aktivitas-ini-penjelasan-pemko/">Gedung Promosi Pariaman Belum Ada Aktivitas, Ini Penjelasan Pemko</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Sosok Pria Tua Pengrajin Kain Bugis Di Sekolah Tenun Lintau</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-sosok-pria-tua-pengrajin-kain-bugis-di-sekolah-tenun-lintau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2019 03:53:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#bugis]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kaintenun]]></category>
		<category><![CDATA[#kerajinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34279</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar, Tanah Datar — Ada pemandangan yang berbeda di sekolah tenun Lintau saat dikunjungi oleh istri Wakil Presiden RI yang juga ketua dekranas, Mufidah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-sosok-pria-tua-pengrajin-kain-bugis-di-sekolah-tenun-lintau/">Ini Sosok Pria Tua Pengrajin Kain Bugis Di Sekolah Tenun Lintau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Prokabar</strong>, <strong>Tanah</strong> <strong>Datar</strong> — Ada pemandangan yang berbeda di sekolah tenun Lintau saat dikunjungi oleh istri Wakil Presiden RI yang juga ketua dekranas, Mufidah Kalla, senin (8/4). Dari sekian puluh orang siswa sekolah tenun, dan masih berusia muda, terselip seorang pria tua yang dengan cekatan mengolah benang untuk menjadi kain.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Muslim, itu nama pria berusia 84 tahun tersebut. Karena berbeda usia dengan penenun lainnya, sontak saja ia menjadi pusat perhatian tamu undangan dan pasukan pengamanan kunjungan RI 4<span class="Apple-converted-space">  </span>yang bersiap siaga di dalam gedung sekolah tenun.<span class="Apple-converted-space">  </span>Dengan alat tenun yang sederhana dan terbilang tua, jari jemari serta kaki muslim masih terlihat lincah dalam mengolah benang untuk menjadi sehelai kain bugis. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“ Dulu alat tenun ini milik adik saya, karena tidak dipakai lagi dikasih kesaya,” ujar Muslim.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mata Muslim-pun masih terlihat terang, untuk pria seumurnya. Bagaimana tidak, disaat benang yang ia tenun kusut, ia sama sekali tidak meminta bantuan ke siswa lainnya, melainkan membetulkannya secara mandiri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Muslim berkisah,<span class="Apple-converted-space">  </span>ia mulai belajar dan menekuni usaha tenun sejak tahun 1962 silam dari salah satu pengrajin tenun Silungkang di Kabupaten Sijunjung. Namun, usahanya tersebut sempat terhenti pada tahun 1985 karena sesuatu hal. Saat ini, Muslim kembali merintis dan mengembangkan keahlian yang ia miliki seiring dengan berdirinya sekolah tenun Lintau.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“ ini telah tiga puluhan tahun absen menenun, baru akan memulai lagi” ucap Muslim sembari tertawa. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jika diusia muda, Muslim mampu memperoduksi 4 helai kain busi dalam satu hari, namun kini Muslim mengaku<span class="Apple-converted-space">  </span>hanya mampu memproduksi satu helai kain bugis saja dalam satu hari. Harapan terbesarnya, dari sekolah tenun Lintau akan lahir pengrajin kain bugis yang baru. Pasalnya, untuk saat ini sangat sulit ditemui pengrajin kain bugis tradisional, terutama yang diproduksi oleh anak anak muda.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“ Kalau bisa, adalah generasi baru. Anak anak muda yang bias menenun. Kain bugis ini langka,” tutup Muslim. (<b>eym</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-sosok-pria-tua-pengrajin-kain-bugis-di-sekolah-tenun-lintau/">Ini Sosok Pria Tua Pengrajin Kain Bugis Di Sekolah Tenun Lintau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perempuan Muda Hingga Ibu Rumah Tangga Di Pasaman Dapat ‘Pembekalan’</title>
		<link>https://prokabar.com/perempuan-muda-hingga-ibu-rumah-tangga-di-pasaman-dapat-pembekalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2018 11:16:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#produktif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=19407</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Usaha di bidang tata rias pengantin agaknya teramat menjanjikan. Apalagi si pelaku usaha sangat profesional, dijamin tak akan sepi orderan. Melihat peluang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perempuan-muda-hingga-ibu-rumah-tangga-di-pasaman-dapat-pembekalan/">Perempuan Muda Hingga Ibu Rumah Tangga Di Pasaman Dapat ‘Pembekalan’</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Usaha di bidang tata rias pengantin agaknya teramat menjanjikan. Apalagi si pelaku usaha sangat profesional, dijamin tak akan sepi orderan.</p>
<p>Melihat peluang ini, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Amin, Jorong IV, Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao selatan memberikan pelatihan kepada para perempuan muda dan ibu rumah tangga yang mau mengembangkan diri.</p>
<p>Puluhan ibu rumah tangga sekitar kecamatan pun ikut berpartisipasi. Kabid PAUD dan Dikmas, Dinas Pendidikan Pasaman mengatakan, dalam pelatihan ini, peserta dibekali berbagai macam ilmu terkait tata rias pengantin. Dengan mendatangkan narasumber berpengalaman di bidangnya, peserta diajarkan satu persatu tahapan terkait tata rias pengantin.</p>
<p>Mulai dari pemasanga henna, make-up hingga busana pengantin. Semua pelatihan ini gratis, sebab semua sudah difasilitasi dari Pemerintah Kabupaten Pasaman sebagai upaya meminimalisir angka pengangguran di Pasaman.</p>
<p>Ketua PKBM Al-Amin Nurmailis berharap, dengan adanya program pelatihan ini, para peserta dapat meningkatkan kualitas kemampuannya. Sehingga nantinya sudah siap dipakai dalam dunia kerja yang digeluti sesuai dengan kemampuan dan keahliannya. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perempuan-muda-hingga-ibu-rumah-tangga-di-pasaman-dapat-pembekalan/">Perempuan Muda Hingga Ibu Rumah Tangga Di Pasaman Dapat ‘Pembekalan’</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 41/81 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:50:57 by W3 Total Cache
-->