<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Keracunan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/keracunan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/keracunan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Mar 2023 13:13:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Keracunan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/keracunan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Puluhan Warga Pasaman Korban Keracunan Mulai Membaik</title>
		<link>https://prokabar.com/puluhan-warga-pasaman-korban-keracunan-mulai-membaik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Mar 2023 13:13:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=111790</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar &#8211; Puluhan warga Pasaman yang keracunan kondisinya mulai membaik. Ini terungkap setelah Bupati Pasaman, Benny Utama menjenguk langsung para korban di rumah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puluhan-warga-pasaman-korban-keracunan-mulai-membaik/">Puluhan Warga Pasaman Korban Keracunan Mulai Membaik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman,</strong> <strong>Prokabar &#8211; </strong>Puluhan warga Pasaman yang keracunan kondisinya mulai membaik. Ini terungkap setelah Bupati Pasaman, Benny Utama menjenguk langsung para korban di rumah sakit.</p>
<p>“Iya, keadaan mereka mulai membaik,” kata Bupati Benny pada awak media.</p>
<p>&#8220;Ini musibah, kita mesti bersabar. Sekarang bagaimana kondisinya. Kalau masih sakit, jangan minta pulang dulu ya. Kalau sudah sembuh, baru boleh pulang dan perbanyak minum air putih,&#8221; ujar bupati Benny pada beberap pasien.</p>
<p>Wali Nagari Bahagia Padang Gelugur, Ali Fitra yang mendampingi Bupati Pasaman saat itu, mengungkapkan, tidak tertutup kemungkinan, jumlah pasien akan bertambah. Karena masih banyak anak anak sekolah dasar yang belum mau di rawat, lantaran harus mengikuti ujian tengah semester.</p>
<p>Dipastikan, biaya pengobatan pasien ini ditanggung Pemkab Pasaman bersama pemerintah nagari setempat.</p>
<p>Sebelumnya dilaporkan, keracunan masal ini terjadi 5 Maret kemarin. Puluhan warga itu dilaporkan keracunan setelah memakan makanan di acara yasinan di rumah Aslina, salah seorang warga setempat.</p>
<p>Para korban mengalami keluhan seperti muntah, mual, sakit kepala hingga mencret setelah diduga keracunan makanan di acara yasinan tersebut.</p>
<p>Warga diduga mengalami keracunan mulai anak-anak, remaja dan orang tua. Mereka dievakuasi ke RS Ibnu Sina dan juga RS Pratama Padang Gelugur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kini, beberapa sampel makanan telah diambil dan dilakukan uji labor. Ini dilakukan untuk memastikan penyebab keracunan masyarakat. <strong>(Ola)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puluhan-warga-pasaman-korban-keracunan-mulai-membaik/">Puluhan Warga Pasaman Korban Keracunan Mulai Membaik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usai Hadiri Acara Yasinan, Puluhan Warga Kecamatan Padang Gelugur Keracunan</title>
		<link>https://prokabar.com/usai-hadiri-acara-yasinan-puluhan-warga-kecamatan-padang-gelugur-keracunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Mar 2023 13:26:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#polrespasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=111775</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar &#8211; Puluhan warga Kampung Saba Balik, Jorong Durian Kadap, Nagari Bahagia, Kecamatan Padang Gelugur keracunan makanan. Akibatnya, 68 orang warga di daerah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usai-hadiri-acara-yasinan-puluhan-warga-kecamatan-padang-gelugur-keracunan/">Usai Hadiri Acara Yasinan, Puluhan Warga Kecamatan Padang Gelugur Keracunan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar &#8211; </strong>Puluhan warga Kampung Saba Balik, Jorong Durian Kadap, Nagari Bahagia, Kecamatan Padang Gelugur keracunan makanan.</p>
<p>Akibatnya, 68 orang warga di daerah itu dilarikan ke rumah sakit terdekat.</p>
<p>&#8220;Informasinya keracunan. Kejadiannya Minggu tanggal 5 Maret kemarin sekira pukul 16.00 WIB,&#8221; kata Kapolres AKBP Yudho Huntoro melalui Kapolsek Panti Iptu Makmur Choir didampingi Kanit Intelkam, Selasa.</p>
<p>Puluhan warga itu dilaporkan keracunan setelah memakan makanan di acara yasinan di rumah Aslina, salah seorang warga setempat.</p>
<p>Para korban mengalami keluhan seperti muntah, mual, sakit kepala hingga mencret setelah diduga keracunan makanan di acara yasinan tersebut.</p>
<p>&#8220;Warga diduga mengalami keracunan mulai anak-anak, remaja dan orang tua. Mereka dievakuasi ke RS Ibnu Sina dan juga RS Pratama Padang Gelugur, &#8221; jelasnya</p>
<p>Selanjutnya, kata Kapolsek, jenis makanan yang dimakan warga dari acara yasinan tersebut berupa pecal, bakwan, agar-agar dan semangka.</p>
<p>&#8220;Setelah koordinasi dengan pihak Nagari Bahagia dan pihak yang melaksanakan Hajatan, untuk biaya pengobatan ditanggung oleh pihak nagari, &#8221; ungkapnya.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa dalam keracunan tersebut. <strong>(Ola)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usai-hadiri-acara-yasinan-puluhan-warga-kecamatan-padang-gelugur-keracunan/">Usai Hadiri Acara Yasinan, Puluhan Warga Kecamatan Padang Gelugur Keracunan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kosumsi Ikan Tongkol yang Dijual Murah, Puluhan Warga Tinggam Keracunan</title>
		<link>https://prokabar.com/kosumsi-ikan-tongkol-yang-dijual-murah-puluhan-warga-tinggam-keracunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2020 02:42:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=62416</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Warga Tinggam, Kecamatan Talamau keracunan masal. Hingga Rabu (11/3) malam, terdapat lebih 20 orang warga dilaporkan keracunan. Salah seorang warga setempat melalui...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kosumsi-ikan-tongkol-yang-dijual-murah-puluhan-warga-tinggam-keracunan/">Kosumsi Ikan Tongkol yang Dijual Murah, Puluhan Warga Tinggam Keracunan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Warga Tinggam, Kecamatan Talamau keracunan masal. Hingga Rabu (11/3) malam, terdapat lebih 20 orang warga dilaporkan keracunan.</p>
<p>Salah seorang warga setempat melalui siaran langsung di akun facebooknya, Michelly Cempaka, puluhan warga Tinggam ini diduga keracunan oleh ikan tongkol.</p>
<p>&#8220;Kita sekarang berada di UGD RSUD Jambak, puluhan warga keracunan. Diduga akibat mengkosumsi ikan tongkol,&#8221; kata Michelly.</p>
<p>Diakui Michelly, kasus ini berawal saat warga membeli ikan tongkol di Pasar Talu. Ikan tongkol yang dibeli ini, dijual murah oleh pedagangnya, Rp5 ribu per ekor untuk ukuran cukup besar.</p>
<p>Saat diolah dan dikosumsi, timbul rasa mual, pusing dan muntah. &#8220;Pengakuan masyarakat yang keracunan ini, mereka mengalami gejala pusing dan mual serta muntah setelah mengkosumsi ikan yang sudah dimasak,&#8221; jelas Michelly.</p>
<p>Hingga Kamis (12/3), korban yang keracunan sudah mulai membaik keadaannya. Kini, kasus ini tengah diselidiki oleh kepolisian dan pihak Dinas Kesehatan setempat. (<strong>Ola</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kosumsi-ikan-tongkol-yang-dijual-murah-puluhan-warga-tinggam-keracunan/">Kosumsi Ikan Tongkol yang Dijual Murah, Puluhan Warga Tinggam Keracunan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Malam Pergantian Tahun, 119 Orang Keracunan Ikan Tongkol</title>
		<link>https://prokabar.com/malam-pergantian-tahun-119-orang-keracunan-ikan-tongkol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jan 2020 11:35:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#tongkol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56010</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jember, Prokabar &#8211; Sebanyak 119 orang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur dilaporkan keracunan ikan tongkol saat merayakan pergantian malam tahun baru...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/malam-pergantian-tahun-119-orang-keracunan-ikan-tongkol/">Malam Pergantian Tahun, 119 Orang Keracunan Ikan Tongkol</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Prokabar</strong> &#8211; Sebanyak 119 orang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur dilaporkan keracunan ikan tongkol saat merayakan pergantian malam tahun baru sejak Selasa (31/12) malam hingga Rabu.</p>
<p>&#8220;Gejala yang dialami korban keracunan setelah makan ikan tongkol yakni gatal-gatal, mual, nyeri perut, pusing, muntah, lemas, gemetar, dan syok,&#8221; kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember Dyah Kusworini di Jember.</p>
<p>Berdasarkan data yang dihimpun Dinkes Kabupaten Jember tercatat korban keracunan massal tersebut sempat mendapat perawatan yang tersebar di 21 puskesmas di Kabupaten Jember, namun sebagian besar sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing.</p>
<p>&#8220;Kami menetapkan sistem kewaspadaan dini untuk kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan ikan tongkol di Jember, sehingga seluruh puskesmas harus siaga untuk memberikan penanganan kepada korban keracunan tersebut,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Korban keracunan massal akibat mengonsumsi ikan tongkol yang tidak segar tersebut tercatat di Puskesmas Ajung sebanyak 23 kasus, Puskesmas Sukorambi (15 kasus), Puskesmas Arjasa (4 kasus), Puskesmas Panti (13 kasus), Puskesmas Tanggul (6 kasus), Kalisat (11 kasus), Puskesmas Jenggawah (1 kasus), Puskesmas Nogosari (1 kasus), Puskesmas Ambulu (16 kasus).</p>
<p>Kemudian Puskesmas Tempurejo menangani sebanyak 6 kasus, Puskesmas Balung (5 kasus), Puskesmas Sumbersari (1 kasus), Puskesmas Mumbulsari (6 kasus), Puskesmas Sumberbaru (1 kasus), Puskesmas Banjarsengon (3 kasus), Puskesmas Puger (3 kasus), Puskesmas Klatakan (1 kasus), dan Puskesmas Mangli (2 kasus).</p>
<p>&#8220;Total sebanyak 21 puskesmas di Jember merawat 191 pasien yang diduga keracunan akibat makan ikan tongkol saat malam pergantian tahun,&#8221; katanya.</p>
<p>Dyah mengatakan upaya yang dilakukan Dinkes Jember yakni penanganan kasus, pengobatan pasien keracunan sampai sembuh, sehingga sebagian besar atau lebih dari 50 persen korban keracunan sudah pulang ke rumahnya masing-masing.</p>
<p>&#8220;Kami juga melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mencari dugaan penyebab keracunan dan sesuai tata laksana epidemiologi lapangan menyebutkan petugas harus mengamankan sisa makanan yang dimakan oleh korban keracunan tersebut,&#8221; ujarnya. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/malam-pergantian-tahun-119-orang-keracunan-ikan-tongkol/">Malam Pergantian Tahun, 119 Orang Keracunan Ikan Tongkol</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Siswa SD 01 Salibawan Keracunan Usai Santap Nasi Goreng</title>
		<link>https://prokabar.com/lima-siswa-sd-01-salibawan-keracunan-saat-santap-nasi-goreng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2019 02:31:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45482</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Kasus keracunan makanan kembali melanda siswa di Pasaman. Kali ini, lima orang Siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 01 Salibawan, Kecamatan Lubuk Sikaping...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lima-siswa-sd-01-salibawan-keracunan-saat-santap-nasi-goreng/">Lima Siswa SD 01 Salibawan Keracunan Usai Santap Nasi Goreng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong><span class="s1">Pasaman, Prokabar — </span></strong><span class="s1">Kasus keracunan makanan kembali melanda siswa di Pasaman. Kali ini, lima orang Siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 01 Salibawan, Kecamatan Lubuk Sikaping diduga keracunan usai menyantap nasi goreng dan mie kuah kacang. Kejadian naas ini terjadi Sabtu (31/8) sekitar pukul 09.30 WIB.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Puskesmas Sundatar, Fitri Darwini mengatakan, kejadian tersebut berawal dari saat kelima siswa itu membeli nasi goreng dan mie kuah kacang di sebuah kedai yang berada di suar sekolah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kemudian dari pengakuan korban, makanan tersebut terasa pahit. Usai menyantap makanan tersebut, korban merasakan gejala mual, sakit perut, muntah, dan pusing,&#8221; kata Fitri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kelima korban yakni Yelsi (10), Safira Ahdar (12), Acha Septriacha (10), Salsabilla Atika (10), dan Eliza Heriani (10).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga Minggu (1/9), kelima siswa sudah mulai membaik dan ada yang dipulangkan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Empat diantaranya usai kami obati sudah bisa pulang kerumahnya sekitar pukul 12.30 WIB kemarin. Sementara satu korban atas nama Yelsi terpaksa dirujuk ke RSUD Lubuk Sikaping yang masih dalam kondisi lemas. Sebab korban sebelum kejadian diketahui belum sarapan, ditambah mempunyai riwayat sakit magh. Namun, kondisinya sudah membaik saat ini&#8221;kata Yelsi. (<b>Ola</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lima-siswa-sd-01-salibawan-keracunan-saat-santap-nasi-goreng/">Lima Siswa SD 01 Salibawan Keracunan Usai Santap Nasi Goreng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terus Membaik, 21 Korban Keracunan di Dharmasraya Diperbolehkan Pulang</title>
		<link>https://prokabar.com/terus-membaik-21-korban-keracunan-di-dharmasraya-diperbolehkan-pulang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2019 09:39:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[#Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=43969</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pulau Punjung, Prokabar &#8211; Kondisi 21 korban diduga keracunan makanan di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat sudah mulai membaik. Mereka diperbolehkan pulang setelah melalui sejumlah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terus-membaik-21-korban-keracunan-di-dharmasraya-diperbolehkan-pulang/">Terus Membaik, 21 Korban Keracunan di Dharmasraya Diperbolehkan Pulang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pulau Punjung, Prokabar</strong> &#8211; Kondisi 21 korban diduga keracunan makanan di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat sudah mulai membaik. Mereka diperbolehkan pulang setelah melalui sejumlah perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah kondisi korban terus membaik, data sampai pagi ini sebagian sudah boleh pulang dan menjalani rawat jalan,&#8221; kata Kepala Tata Usaha RSUD Sungai Dareh, Norawiza, Senin.</p>
<p>Ia mengatakan total korban yang diduga mengalami keracunan berjumlah 62 orang. Dari 30 yang menjalani perawatan 21 orang sudah diizinkan pulang.</p>
<p>&#8220;Sembilan korban yang masih mendapatkan perawatan kondisinya juga terus membaik, berkemungkinan hari ini ada yang diizinka pulang dokter,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, Rahmadian mengatakan pihakya masih menunggu hasil laboratorium untuk mengetahui penyebab keracunan yang dialami puluhan ibu-ibu wirid yasin.</p>
<p>Uji labor yang dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sumbar akan memakan waktu empat sampai lima hari ke depan, kata dia.</p>
<p>&#8220;Sampelnya sudah dikirim ke Labkesda Sumbar, di Padang. Kita kirim itu kuah lontong, nasi lontong, bakwan, dan muntahan korban,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Pihaknya menilai makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan tidak mengandung zat kimia berbahaya, dan lebih cenderung pada faktor higienis, kata dia.</p>
<p>&#8220;Jadi uji laboratorium di Padang yang diuji juga kandungan bakterinya,&#8221; katanya.</p>
<p>Terpisah, Sekretaris Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Alfa Edison Nur Kecamatan Sitiung, mengatakan belum ada masyarakat yang ingin menempuh jalur hukum terkait peristiwa keracunan masal itu.</p>
<p>&#8220;Saya pribadi juga korban keracunan, tidak menempuh jalur hukum, begitu juga korban lainnya belum ada laporan sampai hari ini, kami hanya fokus pada penyembuhan agar tidak ada lagi korban,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Sebelumnya puluhan ibu-ibu anggota wirid yasin diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap lontong sayur dalam acara wirid yasin di Jorong Koto Tuo Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung Kabupaten Dhharmasraya, pada Kamis (8/8). <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terus-membaik-21-korban-keracunan-di-dharmasraya-diperbolehkan-pulang/">Terus Membaik, 21 Korban Keracunan di Dharmasraya Diperbolehkan Pulang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Sutan Riska : Korban Keracunan Agar Ditangani Sebaik-baiknya</title>
		<link>https://prokabar.com/bupati-sutan-riska-korban-keracunan-agar-ditangani-sebaik-baiknya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2019 12:51:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[#Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=43892</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dharmasraya, Prokabar &#8211; Mendapat informasi atas kejadian di Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung itu, Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan, langsung meninjau korban yang diduga keracunan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bupati-sutan-riska-korban-keracunan-agar-ditangani-sebaik-baiknya/">Bupati Sutan Riska : Korban Keracunan Agar Ditangani Sebaik-baiknya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dharmasraya, Prokabar &#8211;</strong> Mendapat informasi atas kejadian di Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung itu, Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan, langsung meninjau korban yang diduga keracunan makanan tersebut.</p>
<p>Bupati menginstruksikan agar jajaran Kesehatan melaksanakan penanganan dengan sebaik-baiknya, agar beban derita masyarakat segera berakhir.</p>
<p>&#8220;Lakukan yang tebaik bagi untuk para korban ini,&#8221; perintah bupati kepada tim medis disela- sela kegiatan tersebut.</p>
<p>Untuk memastikan peristiwa keracunan puluhan warga Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung tersebut. Pemkab Dharmasraya telah mengirim sampel makanan ke labor BPPOM.</p>
<p>&#8220;Kita lihat apakah sampel lontong itu yang menjadi penyebabnya. Oleh karena itu kita belum memutuskan penerapkan KLB. Kita tunggu hasil labornya,&#8221; pungkas bupati. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bupati-sutan-riska-korban-keracunan-agar-ditangani-sebaik-baiknya/">Bupati Sutan Riska : Korban Keracunan Agar Ditangani Sebaik-baiknya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Warga Dharmasraya Keracunan Makanan dan Dua Meninggal Dunia</title>
		<link>https://prokabar.com/puluhan-warga-dharmasraya-keracunan-makanan-dan-dua-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2019 12:45:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[#Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=43889</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dharmasraya, Prokabar &#8211; Sebanyak 45 dari 59 orang anggota pengajian (Wirid) mingguan di Kenagarian Siguntur, Kecamatan Sitiung, keracuan usai menyantap lontong sayur, Kamis (8/8)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puluhan-warga-dharmasraya-keracunan-makanan-dan-dua-meninggal-dunia/">Puluhan Warga Dharmasraya Keracunan Makanan dan Dua Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dharmasraya, Prokabar</strong> &#8211; Sebanyak 45 dari 59 orang anggota pengajian (Wirid) mingguan di Kenagarian Siguntur, Kecamatan Sitiung, keracuan usai menyantap lontong sayur, Kamis (8/8) malam.</p>
<p>Korban merasakan pusing dan sakit perut. Perasaan tersebut dirasakan korban beberapa jam setelah menyantap lontong sayur, dan puncaknya terjadi, Sabtu (9/8) dini hari. Bahkan dua orang meninggal dunia setelah menjalani perawaran medis di RSUD Sungai Dareh, Dharmasraya, Minggu (10/8).</p>
<p>Peristiwa ini dibenarkan Walinagari Siguntur, Aswat,SE. Katanya, mereka diduga keracunan lontong sayur yang dikomsunsi saat acara penganjian tersebut.</p>
<p>&#8220;Para korban sudah dilarikan ke RSUD Sungai Dareh dan Puskesmas terdekat. Dua orang atas nama, Rahmina (52) dan Jati Aswarti (53) meninggal dunia di RSUD Sungai Dareh,&#8221; jelas Aswat, Minggu ( 10/8) .</p>
<p>Sementara itu, menurut pengakuan salah seorang korban, Alfa Edison menyebutkan, kegiatan pengajian tersebut dilaksanakan sekali dalam seminggu, tepatnya tiap kamis malam.</p>
<p>&#8220;Seperti biasa usai pengajian, kami menyantap hidangan. Alhamdulillah, saya bersama istri hanya mengalami sakit perut (mencret-red). Namun beberapa orang harus menjalani perawatan medis di RSUD Sungai Dareh dan Puskesmas terdekat. Bahkan dua orang meninggal dunia,&#8221; jelas Sekretaris Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung ini.</p>
<p>Lanjut Alfa Edison, malam Kamis (8/8) itu sedikitnya 59 orang mengikuti pengajian di salah satu rumah warga, tepatnya di Jorong Balai Janggo, Nagari Siguntur.</p>
<p>&#8220;45 orang keracunan, puncaknya terjadi Sabtu (10/8) dini hari. Kasus ini sudah ditangani Polsek Koto Agung, pihak TNI, dan petugas Dinas Kesehatan, Dharmasraya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kemudian tim medis RSUD Sungai Dareh, Dr. Lala menyebutkan, korban keracungan yang dirawat di RSUD setempat sebanyak 10 orang. 2 orang meninggal dunia, dan 3 orang sudah diperbolehkan pulang. Sementara 5 orang harus dirawat secara intensif.</p>
<p>&#8220;Mereka sudah ditangani tim medis,&#8221; pungkasnya<strong>.(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puluhan-warga-dharmasraya-keracunan-makanan-dan-dua-meninggal-dunia/">Puluhan Warga Dharmasraya Keracunan Makanan dan Dua Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Ke-2 Pasca Keracunan Massal di Pasaman Barat, Polisi Tunggu Hasil BBPOM</title>
		<link>https://prokabar.com/hari-ke-2-pasca-keracunan-massal-di-pasaman-barat-polisi-tunggu-hasil-bbpom/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2019 14:35:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=42076</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman Barat, Prokabar — Kasus keracunan 29 orang murid dan guru di Pasaman Barat terus berlanjut. Bahkan, sampel makanan sate, yang diduga menjadi biang kerok...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hari-ke-2-pasca-keracunan-massal-di-pasaman-barat-polisi-tunggu-hasil-bbpom/">Hari Ke-2 Pasca Keracunan Massal di Pasaman Barat, Polisi Tunggu Hasil BBPOM</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman Barat, Prokabar — </strong>Kasus keracunan 29 orang murid dan guru di Pasaman Barat terus berlanjut. Bahkan, sampel makanan sate, yang diduga menjadi biang kerok keracunan massal itu, sudah berlabuh di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang.</p>
<p>&#8220;Kami masih mendalami sampel sate bersama sisa muntah dalam kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di SMKN 1 Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat tersebut,&#8221; kata Kepala BBPOM Padang, Martin Suhendri, Selasa (16/7).</p>
<p>Bahkan, pihak BBPOM sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Pasaman Barat untuk mencari benang merah penyebab kasus tersebut terjadi.</p>
<p>&#8220;Sejauh ini, kami belum bisa menyimpulkan penyebab keracunan massal ini. Kalau diagnosa sementara, bisa jadi bersumber dari daging sate itu sendiri, atau bumbunya. Kemudian bisa jadi dari sumber lain sehingga mengakibatkan korban mual dan muntah. Hasil pastinya, nanti kami kabari,&#8221; kata Martin.</p>
<p>Di siai lain, perihal kasus hukum, pihak kepolisian dari Polsek Lembah Melintang, belum bisa berbuat banyak. &#8220;Sejauh ini, kami sudah memintai keterangan pihak sekolah. Sate-sate yang dimakan oleh korban keracunan itu, dibeli dari Herman (42) warga Jorong Brastagi, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang. Bila nanti hasil BBPOM keluar, baru jelas pula apa yang bakal kami lakukan. Apakah duduk pidananya atau bagaimana,&#8221; tukas Kapolsek Lembah Melintang, Iptu Alfian.</p>
<p>Di sisi lain, 29 orang siswa dan guru korban keracunan ini, terjadi Senin (15/7) siang. Sate itu dibeli untuk sarapan Osis dan guru panitia masa pengenalan lingkungan sekolah. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hari-ke-2-pasca-keracunan-massal-di-pasaman-barat-polisi-tunggu-hasil-bbpom/">Hari Ke-2 Pasca Keracunan Massal di Pasaman Barat, Polisi Tunggu Hasil BBPOM</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makan Sate, 29 Murid dan Guru Dilarikan Ke Puskesmas</title>
		<link>https://prokabar.com/makan-sate-29-murid-dan-guru-dilarikan-ke-puskesmas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2019 15:34:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=41984</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman Barat, Prokabar — Hari pertama sekolah diwarnai keracunan. Kejadian naas ini, dialami 29 orang siswa dan guru SMKN 1 Lembah Melintang, Senin (15/7). Semua...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/makan-sate-29-murid-dan-guru-dilarikan-ke-puskesmas/">Makan Sate, 29 Murid dan Guru Dilarikan Ke Puskesmas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman Barat, Prokabar — </strong>Hari pertama sekolah diwarnai keracunan. Kejadian naas ini, dialami 29 orang siswa dan guru SMKN 1 Lembah Melintang, Senin (15/7).</p>
<p>Semua korban awalnya mengalami pusing, mual dan muntah usai menyantap sate. Hingga akhirnya dilarikan ke Puskesmas Ujung Gading.</p>
<p>&#8220;Iya, kenanya pas acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tadi,&#8221; kata Kepala SMKN 1 Lembah Melintang, Rifai.</p>
<p>Diakui Rifai, sate yang dikosumsi para korban ini, awalnya sengaja dipesan oleh panitia MPLS sebanyak 50 bungkus untuk sarapan pagi panitia MPLS yang terdiri dari guru dan OSIS. Namun, setelah sarapan, beberapa siswa dan guru merasakan mual dan pusing.</p>
<p>&#8220;Makin lama-makin marah, dan akhirnya dilarikan ke Puskesmas. Ini, kami masih di Puskesmas,&#8221; kata Rifai, Senin malam.</p>
<p>Diakui Rifai, dari keterangan para korban, tidak ada hal yang mencurigakan pada sate yang mereka santap. Hanya saja, beberapa daging, ada yang keras dan ada yang lunak.</p>
<p>&#8220;Penyebab pasti keracunanya, kami duga karena sate ini. Sebab, para korban berjatuhan setelah mengkosumsi sate. Sampai malam ini, tinggal satu murid dan guru yang masih mendapatkan perawatan intensif. Nanti kalau ada perkembangan, kami kabari lagi,&#8221; tukas Rifai. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/makan-sate-29-murid-dan-guru-dilarikan-ke-puskesmas/">Makan Sate, 29 Murid dan Guru Dilarikan Ke Puskesmas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Sekeluarga Keracunan, Satu Orang Tewas</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bsekeluarga-keracunan-satu-orang-tewas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jan 2018 15:02:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3999</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Seorang warga di Kurao Pagang meninggal dunia, &#160;lantaran diduga keracunan makanan. Sementara 5 orang lainnya dilariian ke rumah sakit karena keluhan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bsekeluarga-keracunan-satu-orang-tewas/">​Sekeluarga Keracunan, Satu Orang Tewas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211; </b>Seorang warga di Kurao Pagang meninggal dunia, &nbsp;lantaran diduga keracunan makanan. Sementara 5 orang lainnya dilariian ke rumah sakit karena keluhan sakit perut. Semuanya adalah satu keluarga, sementara yang meninggal adalah sang ayah.&nbsp;</p>
<p>Dari laporan polisi, peristiwa ini terjadi ketika istri membeli ikan bakar di Berok, Siteba untuk santap malam keluarga itu. Ikan itu kemudian dinikmati bersama sama.&nbsp;</p>
<p>Tak lama kemudian, korban meninggal, mengeluhkan sakit perut dan mencret, menyusul 5 anggota keluarganya. Keluarga itu dilarikan ke RS Ibnu Sina. Malam itu juga keluarga ini diperbolehkan pulang setelah diperiksa dan diobati oleh dokter.</p>
<p>Pada Sabtu pagi, korban bernama Azwar kembali mengeluhkan sakit, dan terpaksa kembali dilarikan ke rumah sakit. Korban kemudian dirujuk ke RSUP M. Djamil, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun Minggu dini hari Azwar menghembuskan nafas terakhirnya.&nbsp;</p>
<p>Atas kematian ini, keluarga mengaku sudah ikhlas. Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban. Sementara itu polisi masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi. <b>(eda)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bsekeluarga-keracunan-satu-orang-tewas/">​Sekeluarga Keracunan, Satu Orang Tewas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 37/157 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.023 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:44:07 by W3 Total Cache
-->