<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kenangan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kenangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kenangan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Mar 2023 14:45:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#kenangan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kenangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Azwar Anas Dalam Kenangan; Sang Penggagas Lahirnya Semen Padang FC</title>
		<link>https://prokabar.com/azwar-anas-dalam-kenangan-sang-penggagas-lahirnya-semen-padang-fc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Mar 2023 14:45:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#azwar anas]]></category>
		<category><![CDATA[#kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[#semen Padang Fc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=111710</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Suatu hari di awal tahun 1980-an, pemilik tim Galatama Pardetex Medan, TD Pardede datang ke Padang. Sang raja textil itu meminta...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/azwar-anas-dalam-kenangan-sang-penggagas-lahirnya-semen-padang-fc/">Azwar Anas Dalam Kenangan; Sang Penggagas Lahirnya Semen Padang FC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> – Suatu hari di awal tahun 1980-an, pemilik tim Galatama Pardetex Medan, TD Pardede datang ke Padang. Sang raja textil itu meminta kepada pemerintah daerah Sumbar untuk menjadikan Padang sebagai homebase.</p>
<p>Antusiasme masyarakat Sumbar yang sangat tinggi pada sepakbola menjadi salah satu alasan Pardedetex ingin berkandang di Padang. Apalagi di Medan klub tersebut juga kurang dapat sambutan dari warga, karena kalah saing dengan PSMS Medan yang menjadi icon sepakbola Medan dan Sumatra Utara.</p>
<p>Tapi permintaan TD Pardede tersebut langsung ditolak oleh Gubernur Sumbar, Ir. H. Azwar Anas. Alasan paling mendasar, karena tim ini bukanlah tim yang memiliki ikatan emosional dengan warga Minang.</p>
<p>Tapi hal itu menjadi salah satu yang melatar belakangi pemikiran bagi Azwar Anas, agar Sumbar juga memiliki tim yang berlaga di pentas nasional. Dari sini lahirlah ide dan gagasan, yang pada akhirnya terwujud dengan tim yang sekarang bernama Semen Padang FC.</p>
<p><strong><em>Innalilahi Waina Ilaihi Rojiun</em></strong><br />
Mantan Gubernur yang dicintai Ranah Minang itu, meninggal dunia, Minggu (5/3/2023) siang pukul 11.40 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Beliu adalah adalah tokoh yang tak kenal lelah dan siap jungkir balik membangun dan memajukan Ranah Minang.</p>
<p>Salah satunya dibidang sepakbola, beliau pencetus ide pendirian Semen Padang FC. Tim yang awalnya bernama PS Semen Padang atau Galatama Semen Padang, sekarang lebih dikenal sebagai Semen Padang FC (SPFC), didirikan pada tanggal 30 November 1980.</p>
<p>Sebelum jadi Gubernur, Azwar Anas merupakan mantan Direktur Utama PT Semen Padang. Almarhum menjabat pada tahun 1970 hingga 1977.</p>
<p>“Ide pendirian PS Semen Padang tersebut, dahulunya berasal dari Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) pada waktu itu, Ir. H. Azwar Anas yang juga merupakan mantan Direktur Utama PT. Semen Padang,” seperti dilansir dari situs semenpadangfc.co.id.</p>
<p>Ide pendirian klub ini kemudian disampaikan kepada PT Semen Padang. Bak gayung bersambut, ide tersebut langsung disambut baik oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Joni Marsinih SE.</p>
<p>Keseriusan dari manajemen PT Semen Padang untuk memiliki klub yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia khususnya Sumbar bersama Gubernur Sumbar Azwar Anas waktu itu, langsung direalisasikan dengan pendaftaran tim Pra Galatama Semen Padang ke PSSI untuk mengikuti kompetisi Divisi II.</p>
<p>Tim perumusan pendirian yg terdiri dari Rustam Gafur, Drs. Suhaimi Irwan, R.E Arlis, Huseini, Jenniwardin, Amril BSc dan Buya Idris langsung bekerja ekstra keras. SK pendirian pun ditandatangani langsung oleh Joni Marsinih awal November 1980.</p>
<p>Sebagai Manager tim ditunjuk Drs. Rustam Gani dengan wakil Drs. Suhaimi Irwan. Sedangkan pelatih, dipercayakan kepada R.E Arlis dengan dibantu oleh Sofyan Rahim dan Jeniwardin yang merangkap sebagai pemain.</p>
<p>Mayoritas pemain yg diambil adalah pemain-pemain dari tim Porsep Padang yg menjuarai kompetisi Divisi I PSP Padang.</p>
<p>Selain itu, para pemain PSP Padang seperti, Arief Pribadi, Hendra Pillo juga diikat kontrak.</p>
<p>Pemain lokal yang juga lulus dari Diklat Ragunan seperti, Suranto, Ricky Darman, Idrus Ali, Syafrianto Rusli, Asfinal dan Edi Mukni juga tidak luput dari pantauan tim pelatih.</p>
<p>Tim pelatih juga melakukan tour ke daerah-daerah Sumbar untuk mencari pemain-pemain berbakat. Salah satu talenta terbaik yg terjaring adalah Aprius, striker fenomenal dari Batusangkar yg menjadi andalan tim saat kompetisi.</p>
<p>PS Semen Padang juga menjaring pemain ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut) seperti Dahlan, Ramlan, Muharman dan Ucok Amin. Selain itu, juga meminjam beberapa pemain dari Galatama Pardetex Medan seperti Suharno, John Lenusa dan Hery Kiswanto.</p>
<p>Pembentukan tim untuk menghadapi divisi 2 Liga Galatama langsung dilakukan secara intensif digenjot selama dua tahun. Dalam masa dua tahun pembentukan tim ini bukan tanpa masalah.</p>
<p>Banyak badai permasalahan silih berganti datang. Mulai cemoohan masyarakat yang tidak suka maupun dari internal tim. R.E Arlis sendiri mengundurkan diri sebagai pelatih dan kepempimpinan tim didapuk kepada Adnan Jamil dengan tetap didampingi oleh Jenniwardin dan Sofyan Rahim.</p>
<p>Tim Pardetex Medan dibawah kepemilikan TD Pardede, ikut serta meyakinkan bahwa tim PS Semen Padang akan berjaya nantinya, seiring berjalannya waktu. Tim Galatama Semen Padang juga dibawa ikut serta persiapan tim di Medan dan Pekanbaru.</p>
<p>Lawan-lawan sepadan untuk ujicoba juga ditawarkan kepada PS Semen Padang. Selain Pardetex sendiri ada Galatama Arseto, Jakarta. Selain itu juga ada tim lokal seperti Caltex Riau.</p>
<p>Kembali ke Padang, PS Semen Padang menggelar ujicoba dengan tim Divisi Utama Galatama, Galatama Angkasa.</p>
<p>Lapangan Imam Bonjol yang waktu itu identik dengan PSP Padang, penuh sesak didatangi penonton yang sebagian besar masih meragukan tim PS Semen Padang yang dianggap tidak sepadan dengan lawannya.</p>
<p>Dalam laga tersebut, para penonton, pengamat maupun media massa dibuat terperangah, karena Semen Padang FC berhasil menang dengan skor telak, 5-0.</p>
<p>Barulah setelah itu, tim PS Semen Padang mengikuti kompetisi Divisi II Galatama yang berjalan di tahun 1982.</p>
<p>Berkompetisi dengan Tempo Utama Bandung, Caprina Bali, Bina Kencana Makassar, Cahaya Kita Jakarta, dan Mataram Putra. PS Semen Padang tampil sebagai juara. Itulah awal kiprah tim ini di pentas nasional.</p>
<p>Sampai sekarang kiprah PS Semen Padang atau Semen Padang FC masih berlanjut. Eksistensi tim kebanggaan Sumbar ini masih terjaga, walau kerap dihempas badai dan gelombang persepakbolaan nasional.</p>
<p>Ada prestasi yang talah ditorehkan, ada kebanggaan yang dipersembahkan kepada Ran ah Minang. Tapi Semen Padang juga tak luput dari pasang surut yang membuat tim ini ibarat roller coaster.</p>
<p>Apapun itu, tim ini sampai detik ini masih menjadi tumpuan terbesar sepakbola Sumbar untuk berbicara di tingkat nasional.</p>
<p>Sejarah mencatat, perjalanan tim ini tak akan terpisahkan dari sosok seorang Azwar Anas yang telah meletakan fondasinya, dan terus &#8220;menjaga&#8221; tim ini sampai akhir hayatnya.</p>
<p>Selamat Jalan, Pak Azar Anas.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/azwar-anas-dalam-kenangan-sang-penggagas-lahirnya-semen-padang-fc/">Azwar Anas Dalam Kenangan; Sang Penggagas Lahirnya Semen Padang FC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 26/46 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.024 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:15:37 by W3 Total Cache
-->